Jurnal Online - Universitas Islam Kalimantan
Not a member yet
    4346 research outputs found

    PENGEMBANGAN MEDIA AUDIO VISUAL ANIMASI BERORIENTASI BUDAYA PONTIANAK PADA MATERI DAERAHKU KEBANGGAANKU DI SEKOLAH DASAR

    No full text
    The animated audiovisual media that teachers have been using are generally not self-made and do not incorporate local cultural elements of the students, resulting in low effectiveness in increasing learning interest and understanding of regional culture. This study aims to develop Pontianak-oriented animated audiovisual media that can be used in the learning process of fifth-grade students at SDN 33 Pontianak Barat to support the implementation of the independent curriculum. This study employs the Research and Development (R&D) method using the ADDIE model approach. Data collection is conducted through measurement instruments and interviews. The developed materials are validated by experts, achieving a validity rate of 99% from content experts, 97% from media experts, and 91% from language experts, all falling within the “Highly Valid” category. Teachers' responses to the media reached 95% in the “Very Readable” category, while students' responses reached 84.47%, also falling under the “Very Readable” category. The use of audiovisual media featuring animations based on the local culture of Pontianak is highly suitable for the learning process. This media has the potential to increase students' interest, enhance understanding of local culture, and encourage teachers to design more innovative learning media

    HUBUNGAN KONFORMITAS TEMAN SEBAYA DENGAN REGULASI DIRI SISWA DI SMP NEGERI 16 KOTA JAMBI

    No full text
    The aim of this research is to determine the relationship between peer conformity and student self-regulation at SMP Negeri 16 Jambi City. This study uses a quantitative approach with correlational research methods. The population in this study were students in grades VII and VIII at SMP Negeri 16 Jambi City. The sampling technique in this study used stratified random sampling so that a total sample size of 250 students was obtained. The data analysis technique was carried out by descriptive analysis, statistical assumptions, and correlation with the product moment method. The results showed that there was a significant relationship between peer conofmity and student self-regulation. The results of the analysis with a significant value of 0.000 <0.05 with the acquisition of r count 0.332 which is interpreted as a low correlation. The results of the study are positive which means that the higher the level of peer conformity, the higher the level of student self-regulation and vice versa, the lower the level of peer conformity, the lower the student self-regulatio

    Teknologi Multi Soil Layering Dalam Pengolahan Limbah Cair Sasirangan di Desa Sungai Gampa Kecamatan Rantau Badauh

    No full text
    Multi Soil Layering (MSL) merupakan teknologi berbasis inovasi ilmiah untuk pengolahan limbah cair sasirangan (LCS) yang merupakan produk samping dari usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) kain sasirangan khas Banjarmasin.  MSL hadir sebagai perwujudan kepedulian terhadap kesehatan lingkungan. Pengolahan LCS dengan MSL efektif dan efisien dikarenakan proses pengolahan LCS yang tidak mahal namun tepat guna, mudah diimplementasikan dan dapat digunakan secara berkelanjutan tanpa membutuhkan perawatan yang banyak dan rumit. Pengabdian ini bertujuan sebagai bentuk upaya untuk memperkenalkan MSL kepada masyarakat sehingga dapat menjaga dan melestarikan lingkungan, dilaksanakan sesuai dengan metode yang telah disusun yang mencakup observasi dan pemberian materi penyuluhan MSL, diakhiri dengan evaluasi kegiatan yaitu memberikan angket respon kepada masyarakat desa Sungai Gampa, kecamatan Rantau Badauh. Penyampaian materi penyuluhan mencakup komposisi alat dan bahan yang digunakan serta efektifitas penggunaan MSL dalam reduksi LCS. Hasil penyuluhan menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi, kegiatan terlaksana dengan lancar dan terjalin diskusi yang aktif dengan rata-rata persentase dari angket respon masyarakat adalah 87,50%, sehingga dapat disimpulkan bahwa khalayak sasaran pengabdian meningkatkan pengetahuan dan pemahaman serta kesadaran terhadap kesehatan lingkungan dengan pemanfaatan teknologi MSL

    HALAMAN DEPAN JBKR Vol. 11 No. 1 TAHUN 2025

    No full text

    Menelisik Kecemasan Sosial dengan Social Networking Site (SNS) Addiction Pada Gen Z

    No full text
    Rapid technological development has led to an increase in internet users, which in turn has spurred the emergence of numerous Social Networking Sites (SNS). High SNS usage is often associated with social anxiety. This study was conducted on Generation Z social media users who spend more than 4 hours a day using social media. The study included 250 subjects, employing an incidental sampling technique. Two psychological measurement tools were used in this study: The Social Anxiety Scale for Social Media Users (SAS-SMU) for social anxiety, and the Social Networking Addiction Scale (SNAS) for Social Networking Site addiction. Based on the research results, a p-value of 0.000 (<0.05) was obtained. These results indicate that social anxiety played a role in social networking site addiction by 46.5%, with the remainder influenced by other factors. This study recommends the importance of not using social media excessively, as it can have detrimental psychological effects on individuals. _____________________________________________________________Perkembangan teknologi yang semakin pesat menyebabkan meningkatnya pengguna internet, hal ini yang melatarbelakangi munculnya sejumlah Social Networking Sites (SNS). Tingginya penggunaan SNS seringkali dikaitkan dengan social anxiety. Penelitian ini dilakukan pada generasi Z pengguna media sosial, menggunakan media sosial lebih dari 4 jam sehari. Jumlah subyek yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 250 orang dengan menggunakan teknik pengambilan sampel, insidental sampling. Alat ukur psikologi yang digunakan dalam penelitian ini ada dua yaitu kecemasan sosial menggunakan Social Anxiety Scale for Social Media Users (SAS-SMU) dan Social Networking Site addiction (SNS) menggunakan Social Networking Addiction Scale (SNAS). Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai nilai p sebesar 0,000 (<0,05), hasil ini menunjukkan bahwa ada peran kecemasan sosial dalam kecanduan situs jejaring sosial sebesar 46,5%, dan sisanya dipengaruhi faktor lain. Penelitian ini, merekomendasikan bahwa pentingnya untuk menggunakan media sosial secara tidak berlebihan karena dapat memberikan dampak yang buruk terhadap psikologis individu

    INTERPRETASI PERSEPSI PEGAWAI TERHADAP EFEKTIVITAS PROGRAM E-STAMINA DALAM EFISIENSI PRESENSI APARATUR SIPIL NEGARA

    No full text
                                                                         Abstract Digital transformation in personnel administration has become a basic need for government agencies in an effort to improve the efficiency and effectiveness of State Civil Apparatus (ASN) management. The E-STAMINA (Electronic System Time Attendance Management Information and Administration) program implemented at the DKUPP for Trade in Bantaran Market, Bantaran District, Probolinggo Regency is one of the strategic initiatives in modernizing the ASN attendance system. This study aims to analyze and interpret employee perceptions of the effectiveness of the E-STAMINA program in improving the efficiency of the ASN attendance system.This study uses a qualitative approach with a case study method. Data collection was conducted through in-depth interviews with 25 informants consisting of agency leaders, system admins, and E-STAMINA user employees, participatory observation of system implementation, and documentation studies of related reports and data. Data analysis used thematic analysis techniques with an interpretative phenomenological analysis approach to reveal the meaning of user experiences in adopting a digital attendance system.The results of the study showed that employees had a positive perception of the effectiveness of the E-STAMINA program, which was reflected in four main themes: (1) Increasing administrative efficiency, with a reduction in data processing time of up to 85% and elimination of manual recording errors; (2) Strengthening accountability, through a dual verification system and real-time monitoring that minimizes data manipulation; (3) System adaptability, which allows flexibility in hybrid work modes and field tasks; and (4) Increasing productivity, with optimization of working hours and improvement of employee discipline. This study produces strategic recommendations for optimizing the implementation of E-STAMINA, including: strengthening technological infrastructure, developing sustainable human resource capacity, improving system features based on user feedback, and strengthening monitoring and evaluation mechanisms. The research findings contribute to the development of a body of knowledge in the implementation of personnel information systems in the public sector and provide empirical references for other government agencies in adopting digital attendance systems.

    KOLERANSI ANTARA STATUS HUBUNGAN, KONFLIK MEDIA SOSIAL DAN TINGKAT KECANDUAN MEDIA SOSIAL TERHADAP KESEHATAN MENTAL SISWA DENGAN MECHINE LEARNING

    No full text
    Penggunaan media sosial yang intensif di kalangan pelajar kini menjadi fenomena umum, namun dapat memicu dampak psikologis yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi keterkaitan antara status hubungan personal, frekuensi konflik karena media sosial, serta tingkat kecanduan terhadap media sosial terhadap kondisi kesehatan mental siswa. Data yang dianalisis diperoleh dari 200 siswa yang berasal dari berbagai negara. Metode K-Means Clustering digunakan untuk mengelompokkan responden berdasarkan variabel-variabel tersebut, disertai analisis korelasi untuk melihat kekuatan hubungan antar faktor. Hasil penelitian menunjukkan adanya tiga kelompok utama. Kelompok pertama terdiri dari siswa dengan skor kecanduan dan konflik tertinggi serta kondisi mental yang cenderung buruk. Kelompok kedua memiliki penggunaan media sosial yang cukup tinggi tetapi minim konflik dan dengan tingkat kesehatan mental yang baik. Kelompok ketiga mencakup siswa dengan status hubungan stabil serta tingkat kecanduan yang rendah. Korelasi statistik mengungkapkan bahwa Terdapat hubungan negatif yang cukup kuat antara kecanduan media sosial dan kesehatan mental (r = -0,62) Konflik sosial yang muncul akibat penggunaan media sosial juga berkorelasi negatif terhadap kesehatan mental (r = -0,48).Siswa dengan status hubungan yang tidak stabil, seperti dalam hubungan yang rumit (complicated), menunjukkan kecenderungan memiliki tingkat konflik dan kecanduan lebih tinggi serta kesehatan mental yang lebih buruk. Dari temuan ini, dapat disimpulkan bahwa status hubungan sosial dan interaksi di media sosial memiliki dampak signifikan terhadap kesejahteraan psikologis siswa. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi lembaga pendidikan dalam merancang pendekatan preventif yang lebih tepat untuk mendampingi siswa dalam penggunaan media sosial secara sehat dan seimbang.Kata kunci: Media sosial, kecanduan, konflik digital, kesehatan mental,  K-Means clusterin

    Desain Dan Implementasi Aplikasi Mobile Untuk Konsultasi Penyakit Ayam

    No full text
    Penelitian ini membahas desain dan implementasi aplikasi mobile untuk konsultasi penyakit ayam yang bertujuan membantu peternak dalam mengidentifikasi dan menangani berbagai penyakit pada ayam secara cepat dan akurat. Aplikasi ini dirancang dengan antarmuka yang ramah pengguna dan dilengkapi fitur konsultasi berbasis gejala, informasi penyakit, serta saran penanganan awal. Metode pengembangan yang digunakan adalah metode prototipe dengan pengujian fungsional untuk memastikan keandalan aplikasi. Hasil implementasi menunjukkan bahwa aplikasi dapat memberikan informasi yang relevan dan meningkatkan efisiensi dalam pengambilan keputusan peternak terkait kesehatan ayam. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi solusi digital yang praktis dalam mendukung sektor peternakan unggas

    Pengembangan Gim Teka-Teki Silang Sebagai Media Pendukung Pembelajaran IPA Tingkat SD

    No full text
    Mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) merupakan mata pelajaran yang sering dijumpai pada kehidupan sehari-hari. Namun, terdapat beberapa materi yang bersifat abstrak dan kompleks. Jika materi-materi tersebut diajarkan dengan cara konvenvsional membuat siswa menjadi kurang tertarik dengan materi tersebut terutama pada siswa sekolah dasar (SD). Berdasarkan permasalahan tersebut mendorong perlunya inovasi dalam pembelajaran yang bisa meningkatkan minat belajar dan pemahaman siswa terhadap materi IPA. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan game berbentuk teka-teki silang yang bisa digunakan sebagai media pendukung dalam pembelajaran IPA. Metode pengembangan yang digunakan adalah Game Development life Cycle (GDLC) dengan subjek penelitian siswa kelas 5 SD. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini didapatkan skor kelayakan yang dihitung menggunakan metode System Usability Scale (SUS) dengan skor sebesar 87,38. Skor tersebut masuk ke dalam kategori excellent yang artinya game ini bisa digunakan sebagai media pendukung pada pembelajaran IPA

    RANCANG BANGUN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENERIMAAN BEASISWA DENGAN PENGUJIAN BLACK BOX DAN UAT

    No full text
    Beasiswa memiliki peran penting dalam memberikan dukungan kepada mahasiswa agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Namun demikian, mekanisme seleksi penerima sering kali tidak efisien, berpotensi bias, serta kurang transparan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini merancang sebuah Sistem Pendukung Keputusan berbasis web dengan menggunakan metode Simple Additive Weighting. Aplikasi dibangun dengan memanfaatkan framework Laravel dan dikembangkan melalui pendekatan Rapid Application Development, yang memungkinkan pembuatan prototipe secara cepat serta adanya umpan balik berkelanjutan dari pengguna. Proses verifikasi sistem dilakukan dengan Black Box Testing untuk memastikan seluruh fungsi berjalan dengan benar, sementara User Acceptance Testing digunakan untuk mengukur tingkat kepuasan pengguna. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa semua fitur berfungsi sebagaimana mestinya dengan tingkat penerimaan pengguna sebesar 87,7 persen, sehingga sistem dinilai layak digunakan. Secara keseluruhan, sistem ini mampu meningkatkan proses seleksi beasiswa agar menjadi lebih efisien, transparan, dan objektif

    2,318

    full texts

    4,346

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online - Universitas Islam Kalimantan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇