Jurnal Online - Universitas Islam Kalimantan
Not a member yet
4346 research outputs found
Sort by
PENGARUH SISTEM INFORMASI KEPEGAWAIAN DAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN TERHADAP LAYANAN KENAIKAN PANGKAT PNS (Studi Kasus pada BKD Pemerintah Propinsi Kalimantan Selatan)
This research aims to: (1) Investigate and assess the impact of the Personnel Information System on public servant advancement services at the Regional Personnel Agency of the South Kalimantan Provincial Government. (2) Investigate and assess the impact of Education and Training on the promotion services of public servants at the Regional Personnel Agency of the South Kalimantan Provincial Government. (3) Investigate and assess the concurrent impact of the Personnel Information System and Education & Training on public servant advancement services at the Regional Personnel Agency of the South Kalimantan Provincial Government.This study was carried out at the Regional Personnel Agency of the South Kalimantan Provincial Government. The used methodology is descriptive quantitative. This study's population comprises public servants and non-permanent workers of the Regional Personnel Agency of the South Kalimantan Provincial Government. The sample included 48 respondents chosen by purposive sampling, with data collection conducted using surveys and questionnaires. Data analysis methodologies used SPSS Version 25. The Personnel Information System has a favourable and substantial impact on civil servant advancement services at the Regional Personnel Agency of the South Kalimantan Provincial Government. Education and training have a favourable and substantial influence on the promotion services for public servants at the Regional Personnel Agency of the South Kalimantan Provincial Government. The Personnel Information System and Education & Training concurrently have a substantial impact on civil servant advancement services at the Regional Personnel Agency of the South Kalimantan Provincial Government.This study concludes that the Personnel Information System and Education & Training each exert a positive and significant partial influence on civil servant promotion services. Furthermore, both the Personnel Information System and Education & Training collectively have a significant impact on civil servant promotion services at the Regional Personnel Agency of the South Kalimantan Provincial Government.
PENERAPAN BUSINESS PROCESS REENGINEERING MENGGUNAKAN FRAMEWORK SHAREPOINT PADA PORTAL PROFIL PERUSAHAAN DI PT XYZ
PT XYZ merupakan perusahaan penyedia layanan digital yang menerapkan teknologi digital pada bisnis suatu organisasi dengan menyediakan solusi dan teknologi digital. Oleh karena itu, PT XYZ terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi terkini. Sebagai bagian dari strategi perusahaan dalam meningkatkan kepuasan pelanggan dan memperluas jangkauan layanan, PT XYZ memahami bahwa beberapa perusahaan klien masih menghadapi tantangan dalam memanfaatkan sistem informasi dalam manajemen sebagai sumber daya yang akan menimbulkan permasalahan karena kurangnya optimalisasi seperti manajemen informasi yang buruk, manajemen dokumen yang tidak terorganisir, komunikasi internal yang terganggu. Berdasarkan permasalahan yang timbul maka PT XYZ merencanakan pengembangan sistem informasi berbasis Portal Perusahaan di microsoft Sharepoint. Dengan merancang menggunakan pendekatan waterfall dan pendekatan menggunakan pendekatan Business Process Reengineering (BPR). Didapat hasil berdasarkan perhitungan efisiensi throughput dari 17,24% menjadi 100%
Pengembangan Model Collaborative Filtering untuk Rekomendasi Postingan di Media Sosial Studi Kasus Opinia
Membuat model collaborative filtering item based dikembangkan menggunakan bahasapemrograman python dengan library surprise dan algoritma K-Nearest Neighbor (KNN) untuk membangun sistem rekomendasi postingan Opinia
PERAN KIMIA HIJAU DALAM PENDIDIKAN UNTUK PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN
Pembangunan berkelanjutan menjadi isu penting yang membutuhkan solusi inovatif dan pendekatan multidisiplin. Kimia hijau merupakan pendekatan yang fokus pada desain proses dan produk kimia ramah lingkungan dan memiliki peran penting dalam mewujudkan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan (ESD). Penelitian ini bertujuan untuk meninjau literatur tentang peran kimia hijau dalam pendidikan berkelanjutan. Tinjauan ini mencakup analisis terhadap berbagai sumber dalam 10 tahun terakhir mengenai kimia hijau dalam pendidikan, prinsip-prinsip kimia hijau dalam pendidikan, pembangunan berkelanjutan dalam pendidikan, manfaat dan tantangan implementasinya dalam pendidikan, serta efektivitas kimia hijau dalam meningkatkan pemahaman belajar siswa. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa kimia hijau dapat menjadi landasan pendidikan yang transformatif karena dapat membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan untuk berkontribusi pada masyarakat berkelanjutan. Meski begitu, tantangan seperti keterbatasan sumber daya dan resistensi terhadap perubahan harus diatasi agar implementasi pendekatan kimia hijau dalam pembelajaran dapat berjalan efektif
PENGAMAN PENYEDOT LENDIR PADA PASIEN YANG LAHIR DENGAN ASFIKSA BERBASIS SENSOR HC-SR04
Asfiksia neonatorum merupakan salah satu penyebab utama kematian bayi baru lahir di Indonesia, dengan kontribusi sebesar 27%. Penanganan dini sangat penting, salah satunya melalui penyedotan lendir pada saluran napas bayi. Alat penyedot lendir manual yang selama ini digunakan memiliki berbagai kelemahan seperti risiko tertelannya cairan oleh tenaga medis dan keterbatasan jangkauan hisap. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan alat penyedot lendir otomatis berbasis microcontroller Arduino Uno dan sensor ultrasonik HC-SR04 yang mampu mengatur tekanan hisap berdasarkan jarak lendir secara real-time.Metode penelitian dilakukan melalui perancangan, pembuatan, dan pengujian sistem yang terdiri atas sensor HC-SR04, Arduino Uno, motor pump, dan mucus extractor. Pengujian meliputi respons sensor, daya hisap optimal, dan efektivitas alat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat mampu mendeteksi jarak secara akurat dan menghasilkan tekanan sesuai standar Kementerian Kesehatan RI untuk neonatus (50–95 mmHg), dengan tingkat keberhasilan penyedotan mencapai 89%.Meskipun alat menunjukkan performa yang baik, fluktuasi pembacaan jarak dan keterbatasan daya motor masih menjadi kendala. Oleh karena itu, pengembangan lebih lanjut diperlukan dengan menambahkan sistem alarm otomatis dan peningkatan stabilitas tekanan motor. Alat ini diharapkan dapat menjadi solusi inovatif dan aman bagi tenaga medis dalam menangani kasus asfiksia neonatal
MANAJEMEN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENANAMKAN NILAI-NILAI MODERASI BERAGAMA PADA SMKN 1 TAMIANG LAYANG KABUPATEN BARITO TIMUR
The research aims to (1) Describe the strategies implemented by the school principal in instilling the values of religious moderation at SMKN 1 Tamiang Layang, East Barito Regency (2) Describe the perceptions of teachers and students regarding the values of religious moderation applied by the principal at SMKN 1 Tamiang Layang Regency. East Barito (3) Describe the challenges faced by school principals in implementing the values of religious moderation at SMKN 1 Tamiang Layang, East Barito Regency. Qualitative descriptive research method, with data collection techniques in the form of observation, interviews, documentation. Data analysis techniques by validating data, organizing data and information, presenting findings and interpreting findings or making conclusions. Data validity testing is carried out by increasing persistence in research, triangulation, discussions with colleagues and member checking.The results of research on the strategy implemented by the school principal in instilling the values of religious moderation at SMKN 1 Tamiang Layang, East Barito Regency are planning by identifying needs through a survey of teachers' and students' understanding of the value of religious moderation, organizing by dividing tasks through meetings, creating an organizational structure and task description, Implementation by instilling five points, namely including moderation values in the school's vision and mission, integrating moderation principles in school culture, integrating moderation values in the curriculum, conducting training for teachers and collaborating with various related parties. The perception of teachers and students regarding the values of religious moderation implemented by the principal at SMKN 1 Tamiang Layang, East Barito Regency is that overall the value of religious moderation has been implemented by the principal through an approach to religion that emphasizes tolerance, mutual respect for differences, inviting joint activities, understanding that religion teaches the values of goodness and peace. The values of religious moderation that are implemented are group worship, providing facilities for every religious follower and celebrating religious holidays. The challenges faced by school principals in implementing the values of religious moderation at SMKN 1 Tamiang Layang, East Barito Regency are the diversity of cultures and beliefs, namely how to manage diversity so that conflicts or problems do not occur, the lack of understanding by teachers and students about the meaning of religious moderation and the politicization of religion which influences whether someone likes it or not.Keywords: Principal Leadership Management, Religious Moderation ValuesPenelitian bertujuan (1) Mendeskripsikan strategi yang diterapkan kepala sekolah dalam menanamkan nilai-nilai moderasi beragama pada SMKN 1 Tamiang Layang Kabupaten Barito Timur (2) Mendeskripsikan persepsi guru dan siswa mengenai nilai-nilai moderasi beragama yang diterapkan kepala sekolah pada SMKN 1 Tamiang Layang Kabupaten Barito Timur (3) Mendeskripsikan tantangan yang dihadapi oleh kepala sekolah dalam menerapkan nilai-nilai moderasi beragama pada SMKN 1 Tamiang Layang Kabupaten Barito Timur. Metode penelitian deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data yaitu berupa observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik Analisis data dengan memvalidasi data, mengorganisasi data dan informasi, menyajikan temuan dan penafsiran temuan atau membuat kesimpulan. Uji keabsahan data dilakukan dengan peningkatan ketekunan dalam penelitian, triangulasi, diskusi dengan teman sejawat dan membercheck.Hasil penelitian strategi yang diterapkan kepala sekolah dalam menanamkan nilai-nilai moderasi beragama pada SMKN 1 Tamiang Layang Kabupaten Barito Timur adalah perencanaan dengan melakukan identifikasi kebutuhan melalui survei pemahaman guru dan siswa tentang nilai moderasi beragama, pengorganisasian dilakukan membagi tugas melalui rapat, membuat struktur organisasi dan penjabaran tugas, Pelaksanaan dengan menanamkan lima poin yaitu memasukan nilai moderasi dalam visi misi sekolah, mengintegrasikan prinsip moderasi dalam budaya sekolah, mengintegrasikan nilai moderasi dalam kurikulum, melakukan pelatihan bagi guru dan bekerjasama dengan berbagai pihak terkait. Persepsi guru dan siswa mengenai nilai-nilai moderasi beragama yang diterapkan kepala sekolah pada SMKN 1 Tamiang Layang Kabupaten Barito Timur yaitu bahwa secara keseluruhan nilai moderasi beragama telah diterapkan kepala sekolah melalui pendekatan dalam beragama menekankan sikap toleransi, saling menghormati perbedaan, mengajak kegiatan bersama, memahami bahwa agama mengajarkan nilai-nilai kebaikan dan kedamaian. Nilai-nilai moderasi beragama yang diimplementasikan adalah ibadah bersama, memberikan fasilitas pada setiap pemeluk agama dan merayakan hari besar keagamaan.Tantangan yang dihadapi oleh kepala sekolah dalam menerapkan nilai-nilai moderasi beragama pada SMKN 1 Tamiang Layang Kabupaten Barito Timur adalah keragaman budaya dan keyakinan yakni cara mengelola keragaman agar tidak terjadi konflik atau permasalahan, minimnya pemahaman guru dan siswa tentang makna moderasi beragama dan adanya politisasi agama yang menjadi pengaruh terhadap suka dan tidaknya terhadap seseorang.Kata Kunci : Manajemen Kepemimpinan Kepala Sekolah, Nilai Moderasi Beragam
CONTRIBUTION OF ARM MUSCLE STRENGTH AND BACK FLEXIBILITY TO THE ABILITY OF KAYANG IN FLOOR GYMNASTICS OF MA IBADURRAHMAN MUTTAHIDAH STUDENTS
Contribution of Arm Muscle Strength and Back Flexibility to the Kayang Ability in Floor Gymnastics of MA Ibadurrahman Muttahidah Students. This study aims to determine the contribution of arm muscle strength and back flexibility to the kayang ability in floor gymnastics of MA Ibadurrahman Muttahidah students. This study is a quantitative study using a regression technique. The population is grade X and XI students of MA Ibadurrahman Muttahidah, and the sample used is 15 people with all male students. The data analysis technique used is the Regression Test (R). The results of the data analysis are as follows: (1). There is a contribution of arm muscle strength to the kayang ability in floor gymnastics, where the R value is obtained = 0.137 with sig. 0.003 < 0.05 (2). There is a contribution of back flexibility to the kayang ability in floor gymnastics, where the R value is obtained = 0.218 with sig. 0.002 < 0.05 (3). There is a contribution of arm muscle strength and back flexibility to the ability to do a bridge in floor gymnastics, where the value of R^2 = 0.781 is obtained with sig. 0.003 <0.05. The conclusion of this study shows that there is a contribution between arm muscle strength and back flexibility to the ability to do a bridge of MA Ibadurrahman Muttahidah students.Budiman, Febrianto, A., Budiman, A., Rusmana, R., Pasundan, S., & Barat, J. (2019). Hubungan antara Fleksibilitas Panggul dengan Keterampilan Kayang dalam Senam Lantai The Relationship between Pelvic Flexibility with Kayang Skills in Gymnastics. 1(2).Febrihan, A. S., & Rosyida, E. (2019). Kontribusi Kelincahan Dan Kekuatan Otot Lengan Terhadap Keterampilan Indian Dribble Pada Siswa Ekstrakurikuler Hockey Di SMA Negeri 1 Menganti. Jurnal Kesehatan Olahraga, 7(2), 367–372.Fenanlampir, A., & Faruq, M. M. (2015). Tes dan pengukuran dalam olahraga. Penerbit Andi.Hadjarati, H., & Haryanto, A. I. (2020). Motivasi Untuk Hasil Pembelajaran Senam Lantai. Multilateral Jurnal Pendidikan Jasmani Dan Olahraga, 19(2), 137. https://doi.org/10.20527/multilateral.v19i2.8646Ihsan, A., Asyhari, H., Sufitriono, & Kamaruddin, I. (2022). Pengukuran Komponen Fisik Atlet PON Cabang Olahraga Dayung Sulawesi Selatan. ABDIKAN: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains Dan Teknologi, 1(2), 218–224. https://doi.org/10.55123/abdikan.v1i2.291Kristiaputra, P. S., & Sugiarto, S. (2023). Hubungan Kekuatan Otot Lengan Dan Otot Tungkai Terhadap Kecepatan Renang Gaya Dada Atlet Oasis Swimming Club. Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training), 7(1), 63–71. https://doi.org/10.37058/sport.v7i1.6584Mikel, P., & Ismaya, B. (2023). Pengaruh Flexibilitas Tubuh Siswa Terhadap Gerakan Kayang Senam Lantai dalam Menunjang Pembelajaran Penjas. JPKO Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga, 1(2), 82–90. https://journal.sabajayapublisher.com/index.php/jpko/article/view/122Musrifin, A. Y., & Bausad, A. A. (2020). Analisis Unsur Kondisi Fisik Pemain Sepak Bola Mataram Soccer Akademi Ntb. Jurnal Ilmiah Mandala Education, 6(1), 113–119. https://doi.org/10.58258/jime.v6i1.1116NUR, M. (2023). Hubungan antara Kelentukan Otot Punggung, Kekuatan Otot Lengan dan Kekuatan Otot Tungkai dengan Keterampilan Gerak Dasar Kayang dalam Senam pada Siswa SDN 1 Rajabasa Raya.Prima, P., & Kartiko, D. C. (2021). Survei Kondisi Fisik Atlet Pada Berbagai Cabang Olahraga. Jurnal Pendidikan Olahraga Dan Kesehatan, 9(1), 161–170. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikn-jasmani/issue/archivePurnama, Y., lusiana, L., & Hidayah, D. F. (2021). Upaya Peningkatkan Hasil Belajar Kayang Senam Lantai melalui Metode Pembelajaran Tutor Sebaya. Jurnal Porkes, 4(1), 8–13. https://doi.org/10.29408/porkes.v4i1.3354Samsudin, S. (2022). Pengaruh Kelincahan dan Kekuatan Otot Lengan terhadap Kemampuan Menggiring Bola dalam permainan bola basket Pada siswa Ekstrakurikuler SMP Negeri 3 Belo. Jurnal Pendidikan Olahraga, 12(1), 11–16. https://doi.org/10.37630/jpo.v12i1.691Setiawan, I. N. D., Made Agus Wijaya, & Ni Luh Putu Spyanawati. (2022). Media Pembelajaran Senam Lantai Berorientasi ICT TPACK untuk Peserta Didik Kelas VII SMP. Indonesian Journal of Sport & Tourism, 4(2), 66–73. https://doi.org/10.23887/ijst.v4i2.49237Sriratih, A., & Muzaffar, A. (2022). Survei Tingkat Kebugaran Jasmani Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 11 Muaro Jambi Pasca Masa Pandemi. Cerdas Sifa Pendidikan, 11(2), 119–129. https://doi.org/10.22437/csp.v11i2.19712Sugiyono, D. R. (2009). Metodologi penelitian pendidikan. Bandung: Alfabeta.Sukmayadi, & Hernawati, R. (2021). Pengaruh Efektivitas Kontribusi dan Potensi Pajak Reklame Terhadap Pendapatan Asli Daerah. Jurnal Ilmu Manajemen Retail (JIMAT), 2(1), 38–50.Tresnowati, I., Panggraita, G. N., & Ramadiansyah, A. T. (2021). Korelasi Kekuatan Otot Lengan dan Power Otot Tungkai Dengan Keterampilan Senam Lantai. Jendela Olahraga, 6(2), 78–87. https://doi.org/10.26877/jo.v6i2.8911Widiastuti. (2015). Tes Pengukuran Olahraga. 221.Yuliatin, E., & Noor, M. (2012). Bugar dengan olahraga. Pt Balai Pustaka (Persero)
MODEL SEJARAH DAN POLA PENDIDIKAN ISLAM PADA MASA RASULULLAH SAW DAN IMPLEMENTASINYA
Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis library research. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pola pendidikan Islam pada masa Rasulullah Saw, sebagai rujukan dan pijakan dalam melaksanakan pendidikan pada masa kini dan masa yang akan datang, agar normanorma dan nilai-nilai ajaran Islam tetap utuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa antara pendidikan Islam yang diajarkan oleh Nabi Muhammad Saw. di Makkah dan Madinah memiliki karakter, pola, dan perkembangannya yang berbeda. Di Makkah lebih kepada pengajaran pendidikan Islam yang menekankan pada pemahaman tauhid dan pengajaran alquran, sedangkan di Madinah lebih meluas cakupannya yakni selain diajarkan tauhid dan alquran, masyarakat Madinah dibekali dengan pendidikan akhlak, amal ibadah, kehidupan sosial kemasyarakatan dan keagamaan, ekonomi, kesehatan, bahkan kehidupan bernegara
PENGEMBANGAN PLATFORM WEB UNTUK MONITORING DAN EVALUASI DATA BANTUAN SOSIAL BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI
Pengembangan platform web untuk monitoring dan evaluasi data bantuan sosial dilaksanakan untuk menjawab tantangan akurasi, efisiensi, dan transparansi dalam pengelolaan bantuan di Kelurahan Sungai Bilu. Penelitian ini bertujuan merancang sistem informasi berbasis web yang mampu mendukung pencatatan data bantuan secara terstruktur, mempercepat pelaporan, dan memudahkan evaluasi bantuan. Penelitian menggunakan metode pengembangan prototipe, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan uji coba sistem. Analisis dilakukan secara deskriptif melalui pengujian fungsionalitas dan uji keterpakaian menggunakan instrumen skala kelayakan sistem. Hasil menunjukkan bahwa seluruh fitur utama berfungsi sesuai kebutuhan pengguna dan mendukung proses kerja secara signifikan. Pengujian keterpakaian menggunakan skala kelayakan sistem menghasilkan skor sebesar delapan puluh dua koma lima, yang dikategorikan sebagai sangat layak. Temuan ini menegaskan bahwa sistem dapat digunakan secara efektif oleh petugas di lapangan dan mampu menjadi solusi digital dalam pengelolaan bantuan sosial yang lebih akuntabel dan tepat sasara
PERANAN UREA DAN SP-36 DALAM MENINGKATAN PERTUMBUHAN TANAMAN SORGUM DI LAHAN MARGINAL
The Urea and SP-36 dosages in this study mean to discover how it affects sorghum growth in Ultisol soil, using a factorial randomized block design with two components employed in the investigation. The first consideration is the urea dose (u), which consists of four treatment levels.: = 100 kg , = 150 kg , = 200 kg , and = 250 kg . The second factor is the SP-36 dose consisting of 3 levels: = 100 kg , = 150 kg , and = 200 kg . The observations include plant height (cm), leaf area per plant ( ), shoot dry weight (g), root dry weight (g), final vegetative shoot-root ratio, and final generative shoot-root ratio. The results indicate that the interaction of Urea and SP-36 did not significantly affect all variables. However, the single factor of Urea significantly affected the final vegetative shoot-root ratio, while SP-36 significantly affected the plant height at 63 days after sowing.