Jurnal Online - Universitas Islam Kalimantan
Not a member yet
4346 research outputs found
Sort by
EVALUASI KOMPETENSI GURU DALAM PELATIHAN PADA MEDIA PLATFORM MERDEKA MENGAJAR DI SDN SUNGAI GAMPA ASAHI DAN SDN SUNGAI BAMBAN KABUPATEN BARITO KUALA
Penelitian ini dengan tujuan (1) Mengetahui persiapan perencanaan pelaksanaan Implementasi Kurikulum merdeka pada SDN Sungai Gampa Asahi dan SDN Sungai Bamban (2) Pelaksanaan Implementasi Kurikulum merdeka di SDN Sungai Gampa Asahi dan SDN Sungai Bamban (3) Evalausi Pelaksanaan Kurikulum merdeka di SDN Sungai Gampa Asahi dan SDN Sungai Bamban.Jenis Penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan kepala sekolah dan guru sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen yang ada.Hasil Penelitian sebagai berikut, (1) Persiapan pelaksanaan kurikulum merdeka di SDN Sungai Gampa Asahi adalah dengan melaksanakan pelatihan mandiri menggunakan platform merdeka mengajar metode diskusi terbimbing, melibatkan Seluruh Guru dalam penyusunan Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP), sedangkan di SDN Sungai Bamban dimulai menyusun kurikulum yang relevan dengan pengalaman hidup sehari-hari siswa, mengadakan pelatihan mandiri dengan menggunakan platform merdeka mengajar metode workshop(2) Pelaksanaan Kurikulum merdeka di SDN Sungai Gampa Asahi dengan melibatkan peserta didik sesuai konsep merdeka mengajar, penerapan pembelajaran berdeferensiasi, sedangkan di SDN Sungai Bamban pelaksanaan kurikulum merdeka dengan melaksanakan pembelajaran berdeferensiasi, guru lebih mengutamakan keseimbangan antara proses yang baik dan mengahasilkan produk hasil belajar (3) Evaluasi Pelaksanaan kurikulum merdeka di SDN Sungai Gampa Asahi sudah sesuai dengan pelatihan mandiri menggunakan Platform Merdeka Mengajar untuk mendapatkan pemahaman konsep merdeka mengajar, evaluasi yang dilakukan kepala sekolah terhadap guru adalah dengan supervisi akademis, sedangkan di SDN Sungai Bamban Evaluasi pelaksanaan kurikulum merdeka dengan memastikan Konsep merdeka mengajar dapat melalui supervisi akademik, melakukan refleksi dan memberikan umpan balik dan tindak lanjut terhadap kegiatan pembelajaran
PERSPEKTIF INTERAKSIONISME SIMBOLIK DALAM PEMBERDAYAAN PENYANDANG DISABILITAS DI KOPI DIFABIS
Penelitian ini bertujuan untuk memahami komunikasi interpersonal melalui interaksi penyandang disabilitas di Kopi Difabis. Perspektif Interaksionisme Simbolik (IS) menjadi landasan analisis dalam menguraikan gambaran pemberdayaan penyandang disabilitas di dunia kerja. Penyandang disabilitas sering mendapatkan perlakuan diskriminasi serta kesulitan dalam bidang pekerjaan. Baznas DKI Jakarta bekerja sama dengan Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta dalam membangun Kopi Difabis yang melibatkan penyandang disabilitas agar setara dengan non disabilitas. Membangun Kopi Difabis dilakukan untuk memberdayakan penyandang disabilitas agar memiliki kesempatan di dunia kerja. Pemberdayaan penyandang disabilitas di Kopi Difabis menciptakan interaksi antara tenaga kerja dan konsumen melalui komunikasi interpersonal. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan data awal melalui wawancara dan data pendukung dari berbagai sumber yang mendukung. Hasil dalam penelitian ini adalah kesesuaian makna yang tercipta dari interaksi komunikasi antara penyandang disabilitas dan konsumen Kopi Difabis. Perilaku yang tergambar melalui interaksi menghasilkan makna yang sesuai dengan tujuan komunikasi dalam perspektif IS. Keterbatasan komunikasi lisan penyandang disabilitas diperkuat dengan media komunikasi seperti gawai elektronik dan papan petunjuk bahasa isyarat yang membantu proses komunikasi. Adanya kesesuaian makna dalam interaksi mewujudkan pemberdayaan penyandang disabilitas dalam memenuhi profesionalitasnya. Kopi Difabis menjadi wadah inklusif dimana mereka merasa setara, mandiri, diterima dan dihargai tanpa diskriminasi.Kata Kunci: Disabilitas; Kopi Difabis; Interaksionisme Simbolik; Komunikasi Interpersona
EVALUASI SALURAN DRAINASE KELURAHAN SUNGAI BESAR DAN SUNGAI ULIN KOTA BANJARBARU
Kota Banjarbaru merupakan ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan yang mengalami pesatnya perkembangan dan pertumbuhan baru. Namun, pertumbuhan ini menimbulkan banyak permasalahan, salah satunya adalah banjir dan genangan air. Tujuan dari penelitian tersebut adalah melakukan evaluasi terhadap saluran drainase di Kelurahan Sungai Besar dan Sungai Ulin Kota Banjarbaru guna mengatasi permasalahan banjir dan genangan air yang terjadi di kota tersebut. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Sungai Besar dan Sungai Ulin, Kota Banjarbaru dengan menggunakan 2 data yaitu Data Sekunder dan Data Primer. Data Primer yang digunakan adalah Data curah hujan 20 tahun serta peta jaringan drainase, dan Data Sekunder yaitu Menghitung curah hujan rerata, curah hujan rancangan, intensitas hujan, waktu konsentrasi, koefisien aliran, debit banjir, mendesain saluran serta evaluasi Saluran Drainase. Hasil dari penelitian ini adalah diperlukannya penggantian dimensi karena tidak mampu menampung air yang masuk. Oleh karena itu, disarankan untuk melakukan perbaikan dan desain ulang saluran drainase guna mengurangi banjir dan genangan air disarankan untuk melakukan perbaikan dan desain ulang saluran drainase guna mengurangi banjir dan genangan air di Kota Banjarbaru. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kedua saluran tersebut memerlukan penggantian dimensi karena tidak mampu menampung air yang masuk, maka diperlukan perbaikan dan desain ulang saluran untuk mengurangi banjir tersebut
Human Resources Transformation to Technology in Industry 4.0: Systematic Literature Review (SLR)
This research aims to analyze the impact of Industry 4.0 technological transformation on human resource development (HRD) across various sectors, aligning with the Sustainable Development Goals (SDGs). Utilizing a systematic literature review (SLR) approach, it examined 15 scientific articles exploring this subject from diverse perspectives. The findings highlight substantial changes in HR management driven by Industry 4.0, emphasizing heightened demands for digital literacy, information technology skills, and adaptability to rapid change. Effective HR policies and strategies, such as ongoing training initiatives and the adoption of HR management technologies, are pivotal in supporting this transformative process. The study underscores the necessity of a holistic approach encompassing investments in training, cultivation of an innovative organizational culture, and leveraging technology to enhance HR management efficiency and effectiveness. In conclusion, companies capable of adeptly managing HR transformation within the context of Industry 4.0 stand to achieve significant competitive advantages, contributing to sustainable business practices and advancing towards the SDGs
ANALISIS STABILITAS LERENG SUNGAI KAHAYAN DAN FAKTOR KEAMANAN PERKUATAN DINDING TURAP BAJA PADA PEMBANGUNAN DERMAGA PALAMBAHEN KABUPATEN PULANG PISAU
Dermaga merupakan suatu bangunan atau infrastruktur yang sangat penting bagi perekonomian suatu daerah maupun negara dan berfungsi sebagai sarana bongkar muat orang maupun barang. Untuk menunjang hal tersebut, maka Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau Provinsi Kalimantan Tengah merencanakan Pembangunan Dermaga Palambahen. Berdasarkan hasil penyelidikan tanah yang dilakukan pada daerah tersebut didominasi oleh jenis tanah lempung dengan kedalaman tanah keras mencapai 26,8 meter. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui analisis stabilitas lereng dan alternatif penanggulangan longsoran yang aman dengan bantuan Program PLAXIS V.8.2. Pengolahan data tanah dilakukan di lapangan dan laboratorium, kemudian dilakukan analisis stabilitas lereng dengan menggunakan metode Alan.W.Bishop. Untuk menentukan tekanan tanah aktif dan pasif digunakan metode Rankine. Hasil penelitian melalui analisis stabilitas lereng menggunakan Program PLAXIS V.8.2 menunjukkan bahwa kondisi awal lereng tidak aman dengan nilai Safety Factor (SF) sebesar 1,204. Untuk menanggulangi kelongsoran tersebut, digunakan alternatif pemasangan turap baja bentuk kotak jenis FSP VIL (Profil A dan B), dengan panjang total 30,3 meter dari permukaan tanah. Untuk menahan gaya lateral digunakan jangkar sepanjang 7,5 meter dengan diameter jangkar sebesar 3 cm, sehingga diperoleh kondisi lereng menjadi aman dengan nilai SF sebesar 5,121
PEMANFAATAN FLY ASHSEBAGAI BAHAN SUBTITUSI AGREGAT HALUS PEMBUATAN PAVING BLOK DITINJAU DARI UJI KUAT TEKAN DAN UJI POROSITAS
Material abu bekas pembakaran batu bara atau fly ash saat ini merupakan suatu limbah industri yang memiliki sifat pozzolan dapat dimanfaatkan sebagai bahan pengganti agregat halus atau pasir yang bersifat mengikat karena mengandung silika dan aluminium. Salah satu pemanfaatan fly ashadalah sebagai bahan subtitusi dalam pembuatan paving blok. Paving blok merupakan produk bahan kontruksi yang ramah lingkungan, yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai perkerasan jalan, trotoar, carport dan Iain-lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi campuran, kuat tekan dan porositas paving blok dengan variasi fly ash 0%, 10%, 20%, 30%, 40%, 50%. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental yang dilaksanakan di Laboratorium Struktur Program Studi Teknik Sipil Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin. Nilai kuat tekan paving blok dengan subtitusi fly ashyang dihasilkan 15,42 Mpa, 16,18 Mpa, 32,88 Mpa, 26,77 Mpa, 22,71 Mpa, 21,54 dengan hasil ini nilai porositas memasuki kelas mutu B
Productivity Performance and Feasibility Analysis of Broiler Chicken Business Partnership Patterns
Differences in the cage management systems used by broiler chicken breeders in this case open house, semi closed house, and closed house. These three cage management systems certainly affect the costs incurred by farmers in the process of raising chickens, so that they will affect the profits obtained. Therefore, there is a need for further research regarding income and productivity performance in chicken farms broiler which uses a cage management system open house, semi closed house, and closed house. The type of data analysis used in this research is quantitative research. The analysis used is descriptive analysis and business feasibility analysis to determine the productivity performance and feasibility of the chicken business broiler partnership pattern at PT. Sinar Jaya Partners. IP value on the enclosure open house with an average of 332, including the good category, the IP value in the cage semi closed house with an average of 381 including the very good category and the IP value at home closed house 478 are included in the special group category. The IOFCC value is highest in the cage system closed house, compared to the cage semi closed house and open house. PT partnership system. Mitra Sinar Jaya uses the cage type open house, semi closed house nor closed house meets business feasibility standards because the R/C Ratio value is >1. The NPV value shows that the partnership pattern livestock business at PT. Mitra Sinar Jaya is worth running because it has NPV>0. Meanwhile, it has an IRR value greater than the value discount rate used (6.5%)
STRATEGI BAURAN PEMASARAN 7P DI CV. TANI ORGANIK MERAPI (TOM), KECAMATAN WUKISARI, KABUPATEN SLEMAN
This research discusses the implementation of the 7P marketing mix strategy at CV. Tani Organik Merapi is a company operating in the field of organic agriculture. This research also identifies the 7P marketing mix which includes product, price, promotion, place, people, process, and physical evidence, and how it is applied in the context of an organic farming company. This research aims to be able to analyze the SWOT to formulate an effective marketing strategy. The research results show that internal and external factors can influence a company, including strengths, weaknesses, opportunities and threats. This research method uses a mixed method by carrying out a research approach that combines quantitative and qualitative data analysis to obtain more comprehensive and accurate results. The analysis results show that CV's 7P marketing mix strategy. Merapi Organic Farming shows success in several aspects but requires improvement in the Promotion aspect. By using SWOT analysis, CV. Merapi Organic Farmers can develop 12 alternative strategies to improve performance and success in marketing organic vegetable products.
TOTAL BAKTERI DAN KOLIFORM PADA MEDIA PERTUMBUHAN MAGGOT Black Soldier Fly KOMBINASI FESES SAPI PERAH, ENDAPAN SUSU DAN SAMPAH ORGANIK DAPUR
Livestock industry waste and kitchen waste contain high levels of organic matter and are dangerous if not managed properly. To overcome this problem, bioconversion can be carried out using BSF maggot. This research aims to determine whether the growth media after being degraded by BSF maggots still contains bacteria and coliform that meet the requirements for solid organic fertilizer Kepmentan No. 261 Tahun 2019. The research was carried out experimentally with 4 treatments and 5 repetitions. Treatment consists of P0 = 100% organic kitchen waste, P1 = 50% dairy cow feces and 50% organic kitchen waste, P2 = 50% milk sludge and 50% organic kitchen waste, P3 = 33,33% dairy cow feces, milk sludge 33,33% and kitchen organic waste 33,33%. The data was analyzed using a paired t-test. The results for total bacteria and coliform before and after degradation of BSF maggot experienced a significant decrease (P<0,05) and fulfilled the requirements for Escherichia coli in the coliform group with a total of <102 MPN/g in the BSF maggot growth media
Hubungan Konsep Diri Dengan Prokrastinasi Akademik Siswa
This research explores the relationship between self-concept and academic procrastination in Class Self-concept, as an individual's view of themselves, can also influence the level of academic procrastination experienced. This research involved 118 students as respondents, chosen randomly from a total of 170 students. The data collection method uses a questionnaire, with data analysis using the Pearson test. The analysis results show a significant relationship between self-concept and academic procrastination, with a correlation coefficient of 0.343. This value shows a positive correlation between the two variables, indicating that there is a unidirectional relationship between self-concept and academic procrastination. The findings of this research contribute to the understanding of the factors that influence academic procrastination in class X Accounting students. The implications of this research can be used as a basis for developing interventions aimed at reducing the level of academic procrastination among students. Future research is expected to deepen understanding of this relationship and identify more effective strategies for overcoming academic procrastination in students. In conclusion, this research confirms the existence of a relationship between self-concept and academic procrastination in Class X Accounting students at SMK 01 Diponegoro. Thus, related parties need to pay attention to self-concept factors in efforts to prevent and handle academic procrastination in the educational environment._____________________________________________________________Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara konsep diri dan prokrastinasi akademik pada siswa Kelas X Akuntansi di SMK 01 Diponegoro. Prokrastinasi akademik, yang merupakan kecenderungan untuk menunda pekerjaan akademik, dapat menghambat kemajuan siswa dalam mencapai tujuan akademik mereka. Konsep diri, sebagai pandangan individu terhadap diri mereka sendiri, juga dapat mempengaruhi tingkat prokrastinasi akademik yang dialami. Penelitian ini melibatkan 118 siswa sebagai responden, dipilih secara acak sederhana dari total 170 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner atau angket, dengan analisis data menggunakan uji Pearson. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan signifikan antara konsep diri dan prokrastinasi akademik, dengan koefisien korelasi sebesar 0.343. Nilai ini menunjukkan korelasi positif antara kedua variabel, menunjukkan adanya hubungan searah antara konsep diri dan prokrastinasi akademik.Temuan penelitian ini memberikan kontribusi dalam pemahaman tentang faktor- faktor yang memengaruhi prokrastinasi akademik pada siswa kelas X Akuntansi. Implikasi dari penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar untuk pengembangan intervensi yang bertujuan untuk mengurangi tingkat prokrastinasi akademik di kalangan siswa. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat memperdalam pemahaman tentang hubungan ini dan mengidentifikasi strategi yang lebih efektif dalam mengatasi prokrastinasi akademik pada siswa. Kesimpulannya, penelitian ini menegaskan adanya hubungan antara konsep diri dan prokrastinasi akademik pada siswa Kelas X Akuntansi di SMK 01 Diponegoro. Dengan demikian, penting bagi pihak terkait untuk memperhatikan faktor konsep diri dalam upaya pencegahan dan penanganan prokrastinasi akademik di lingkungan pendidikan