Jurnal Online - Universitas Islam Kalimantan
Not a member yet
4346 research outputs found
Sort by
UPAYA MENINGKATKAN KEPUASAN NASABAH MELALUI KUALITAS PELAYANAN PADA DPM CAHAYA MAKMUR KECAMATAN SIMPANG EMPAT KABUPATEN TANAH BUMBU
Upaya Meningkatkan Kepuasan Nasabah Melalui Kualitas Pelayanan Pada Dpm Cahaya Makmur Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Tanah Bumbu, Pembimbing Utama : Anthonius J. Karsudjono Pembimbing Pendamping : Rahmat HilmiPenelitian ini bertujuan untuk Meningkatkan Kepuasan Nasabah Melalui Kualitas PelayananPenelitian ini menggunakan jenis data deskriptif kualitatif, dengan melakukan wawancara, observasi dan dokumentasi, dengan melakukan wawancara kepada beberapa nasabah dan pegawai Dpm Cahaya Makmur Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Tanah Bumb
PEMBERIAN TAMBAHAN VITAMIN E DAN MINYAK IKAN PADA PAKAN INDUKAN IKAN BETOK (Anabas testudineus)
Ikan betok (Anabas testudineus) merupakan salah satu jenis ikan rawa yang dapat dibudidayakan. Pakan ikan yang diberi tambahan vitamin E dan minyak ikan berguna dalam pertumbuhan ikan betok dan mematangkan gonad ikan betok, sehingga menghasilkan larva untuk dibudidayakan dan tidak lagi mengandalkan hasil tangkap dari alam.Penelitian ini bertujuan untuk melihat dampak pemberian vitamin E dan minyak ikan pada pakan indukan ikan betok, yang berguna untuk mematangkan gonad induk betina dan jantan, mengetahui pertumbuhanberat dan panjang mutlak,kelangsungan hidup, fekunditas,jumlah telur menetas dan kualitas air. Pelaksanaan penelitian ini selama 2 minggu pemeliharaan menggunakan 3 buah aquarium yang masing-masing berisi 5 ekor indukan betok betina dan 5 ekor indukan betok jantan, dengan 3 perlakuan yaitu perlakuan A (pakan diberi tambahan vitamin E sebanyak 150mg/kg),perlakuan B (pakan diberi tambahan vitamin E sebanyak 150mg/kg dan minyak ikan 30g/kg) dan perlakuan C (pakan tanpa penambahan ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan B dengan berat mutlak tertinggi (10,86g), dibandingkan dengan perlakuan A (10,76 g) dan C (7,78 g).Pertumbuhan panjang mutlak tertinggi nampak pada Perlakuan B yaitu 1 cm, dibandingkan perlakuan A (0,8cm) dan C (0,6cm). Fekunditas terbanyak pada perlakuanA(3.479 butir telur), B (1.944 butir telur) dan C (970 butir telur). Hatching rate terbanyak pada perlakuan A (82,29%), B (76,49%) dan C (53,91%). Sedangkan kelangsungan hidup larva tertinggi terdapat pada perlakuan A (68,49%), dilanjutkan perlakuan B(62,24%) dan C (58,14%). Parameter kualitas air masih dalam kisaran normal untuk indukan dan kehidupan larva ikan
Kasus Kekerasan Seksual oleh Herry Wirawan terhadap Santrinya di Pondok Pesantren Ditinjau dari Pancasila Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
Kasus Kekerasan Seksual merupakan isu serius yang sedang menjadi pusat perhatian masyarakat sekitar. Di Indonesia masih terdapat banyak kekerasan seksual seperti yang diperbuat oleh Herry Wirawan terhadap santri pondok pesantrennya. Dalam kasus ini sangat bertentangan terhadap nilai Pancasila spesifiknya sila ke-2. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis definisi kekerasan seksual, mendeskripsikan pertentangan tindakan kekerasan seksual yang dilakukan oleh Herry Wirawan dengan nilai-nilai humanis yang adil dan beradab, menganalisis beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya kekerasan seksual, mendeskripsikan upaya dalam pencegahan kekerasan seksual. Artikel ini mengaplikasikan metode penelitian kualitatif yaitu pendekatan dengan studi kepustakaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa pelaku melanggar hak asasi manusia terhadap Perempuan yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila sila ke-2
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SISA HASIL USAHA (SHU) KOPERASI, USAHA KECIL DAN MENENGAH (UKM) KALIMANTAN TENGAH
The aim of this research is to determine the factors that influence the remaining results of cooperative businesses in Central Kalimantan province. The dependent variable in this research is Remaining Business Results. The independent variables in this research are Number of Members, Own Capital, Loan Capital, and Business Volume. The data analysis method used is the Error Correction Model (ECM). This research uses secondary data and annual time series data with a research period of 30 years, starting from 1994 to 2023. Based on the research results, it can be concluded that in the long term the number of members and capital themselves have a significant effect on the remaining business results. , while loan capital and business volume have no effect on the remaining business results. In the short term, the number of members and own capital do not affect the remaining business results, while loan capital and business volume influence the remaining business results
Validasi Modul Pelatihan Regulasi Emosi Untuk Siswa SMP
Middle School students are among the teenagers who are at risk of emotional problems because of their emotional instability. This study tested the validity of an intervention, Emotion Regulation Training for Middle School Students. The validity of this intervention module is tested in three stages: 1) Validation Test by professional judgment, namely two psychologists who have permits to practice psychology from the Indonesian Psychologists Association using Aiken's content validation method; 2) Module Trial on subjects that meet the criteria located in SMP Negeri 7 Tambun Selatan; and 3) Module Manipulation Check. The validation test results in the Emotion Regulation Training Module for Middle School Students consisted of seven sessions: rapport building, psychoeducation about emotions, situation selection, situation modification, attention deployment, cognitive change, and response modulation. Based on the three stages of validation tests conducted, an Emotion Regulation Training Module for Middle School Students has been produced that is valid, appropriate, and follows the psychology code of ethics.___________________________________________________________________Siswa Sekolah Menengah Pertama termasuk dalam remaja yang rentan terhadap gangguan emosional karena pada saat ini kondisi emosional siswa belum stabil. Penelitian ini bertujuan untuk menguji validitas program intervensi, yaitu Pelatihan Regulasi Emosi Untuk Siswa SMP. Pengujian validitas modul ini dilakukan melalui tuga tahap, yaitu Uji Validasi Oleh professional judgement yaitu dua orang psikolog yang memiliki ijin praktik psikologi dari Himpunan Psikolog Indonesia dengan menggunakan metode validasi isi Aiken’s, Tahap kedua dengan melakukan Uji Coba Modul terhadap subjek yang sesuai kriteria yang bertempat di SMP Negeri 7 Tambun Selatan, dan tahap ketiga adalah Cek Manipulasi Modul. Hasil dari uji validasi menghasilkan modul pelatihan regulasi emosi untuk siswa SMP yang terdiri dari tujuh sesi yaitu rapport building, psikoedukasi tentang emosi, situation selection, situation modification, attention deployment, cognitive change dan response modulation. Berdasar tiga tahap uji validasi yang telah dilakukan dihasilkan Modul Pelatihan Regulasi Emosi Untuk Siswa SMP yang sudah valid, layak dan sesuai dengan kode etik psikologi
Kecenderungan Mekanisme Pertahanan Diri Remaja dalam Situasi Konflik, Cemas, dan Frustrasi
The aim of the research is to determine the self-defense mechanisms that are often and very rarely used by students at SMKN 1 Makassar when they are in situations of anxiety, conflict and frustration. The approach used is a quantitative approach. The population in the study was 60 students at SMKN 1 Makassar. The research instrument in this study used a psychological scale of adolescent self-defense mechanisms. The psychological scale consists of 10 statements which are divided into 7 indicators including Repression, Sublimation, Projection, Displacement, Rationalization, Reaction Formation, Regression. These forms of self-defense mechanisms are a concept from the psychoanalytic approach. Sigmund Freud explained that when individuals are in a situation of conflict, feelings of anxiety and frustration, to reduce this the individual uses self-defense mechanisms. The data analysis technique uses descriptive analysis. The results of the research show that the self-defense mechanism that is often used by students at SMKN 1 Makassar when they are in a state of conflict, anxiety and frustration is repression. Meanwhile, a form of self-defense mechanism that is rarely used is displacement._________________________________________________________________Tujuan penelitian untuk mengetahui mekanisme pertahanan diri yang sering dilakukan dan sangat jarang dilakukan oleh peserta didik di SMKN 1 Makassar ketika dalam situasi cemas, konflik, dan merasa frustrasi. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian yaitu 60 peserta didik di SMKN 1 Makassar. Instrumen penelitian dalam penelitian ini menggunakan skala psikologis mekanisme pertahanan diri remaja. Skala psikologis terdiri dari 10 pernyataan yang terbagi menjadi 7 indikator diantaranya Represi, Sublimasi, Proyeksi, Displacement, Rasionalisasi, Reaksi Formasi, Regresi. Bentuk-bentuk mekanisme pertahahan diri ini merupakan konsep dari pendekatan psikoanalisis Sigmund Freud menjelaskan bahwa ketika individu berada dalam situasi konflik, perasaan cemas, dan frustrasi maka untuk mereduksi hal tersebut individu melakukan mekanisme pertahanan diri. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme pertahanan diri yang sering dilakukan oleh peserta didik di SMKN 1 Makassar ketika berada dalam kondisi konflk, cemas, dan frustrasi ialah represi. Sementara bentuk mekanisme pertahanan diri yang jarang dilakukan yaitu displacement
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMERINTAH TERHADAP PEMBATASAN USIA PERNIKAHAN ANAK (STUDI KASUS DI DESA LAMBANGKUNING, KECAMATAN LUMBANG, KABUPATEN PROBOLINGGO)
The policy of limiting the age of child marriage is an important effort to improve the quality of life of children and prevent early marriage which can have a negative impact on their health and development. This research aims to analyze the implementation of this policy in Lambangkuning Village, Lumbang District, Probolinggo Regency in 2022-2023. The research method used is qualitative with a case study approach. Data was obtained through in-depth interviews, observation and documentation. The research results show that even though the policy has been implemented, there are still challenges in its implementation, including cultural, economic factors and lack of socialization.Keywords: Implementation, Policy, Minimum Age Limit, Early Marriag
Desain Sistem Informasi Penentuan Keluarga Miskin menggunakan Metode SMART
Semaju apapun taraf kehidupan atau perekonomian sebuah negara, pasti ada kelompok masyarakatnya yang mengalami kemiskinan, seperti tidak memiliki rumah sama sekali, maupun memiliki rumah, namun tidak layak huni, atau di lain pihak, mereka tidak bisa makan secara teratur, maupun tidak bisa memiliki akses pendidikan dan kesehatan yang layak. Negara - negara maju, yang perekonomiannya relatif stabil seperti Jepang, di benua Asia maupun Jerman atau Prancis di benua Eropa, juga ada masyarakatnya yang mengalami kemiskinan. Sebagai negara berdaulat, Indonesia juga memiliki masalah kemiskinan. Menurut data Badan Pusat Statistik Indonesia (BPS) (Statistik), 2023), Jumlah penduduk miskin pada Maret 2023 sebesar 25,90 juta orang. Jika dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia keseluruhan yang diproyeksikan oleh BPS pada 2023 sebesar 275,7 Jiwa, maka secara persentase, jumlah penduduk miskin di Indonesia adalah di kisaran 9,39 %. Namun demikian, jika dilihat data jumlah kemiskinan selama 10 tahun terakhir ini, jumlah rakyat miskin, ternyata mengalami penurunan yang berarti, di Maret 2013, jumlah penduduk miskin Indonesia mencapai 28,1 Juta Jiwa. Turun sebanyak 2,2 Juta Jiwa. Penurunan kemiskinan tersebut, salah satu penyebabnya, adalah diakibatkan oleh membaiknya perekonomian, dan juga penanganan yang tepat dan jitu dari pihak – pihak terkait. Guna mendapatkan langkah – langkah maupun solusi yang paling tepat untuk mengatasi kemiskinan di daerah tertentu, maka diperlukan data – data yang akurat. Perumpamaannya adalah jika seseorang sakit dan ke dokter, maka pasien akan konsultasi dengan dokter, guna mengetahui gejala – gejala apa saja yang dialami, sehingga bisa diberikan obat yang paling tepat dan cocok untuk mengatasi penyakitnya. Demikian juga, untuk penanganan kemiskinan di daerah tertentu, diperlukan data – data terkait yang paling pas dan sesuai dengan karakteristiknya. Salah satu cara untuk mendapatkan solusi mengatasi kemiskinan adalah dengan membuat desain penanganan yang tepat dengan program SMART. Sebagai hasil dari kegiatan pendalaman yang dilakukan, maka dapat diperoleh sebuah konsep untuk merancang Sistem Informasi guna menentukan Keluarga Miskin berdasarkan 2 variabel mendasar, yaitu variabel penghasilan dan variabel kondisi rumah.Dengan adanya penelitian ini, maka diharapkan akan dapat diketahui wilayah – wilayah mana saja yang mengalami kemiskinan, dan diketahui kondisinya, sehingga bisa diambil solusi terbaik untuk mengatasinya dan tentunya diharapkan akan menurunkan terus angka kemiskinan
Pengklasifikasian masyarakat pra sejahtera dengan mengimplementasikan algoritma k-nearest neighbor (KNN) di kelurahan antasan besar
Setiap kecamatan di Provinsi Kalimantan Selatan dapat mengelola dana bantuan dari pemerintah, Masyarakat Pra Sejahtera merupakan permasalah yang sangat umum yang terdapat di seluruh bagian negara indonesia bahkan dunia, beberapa indikator nya berupa dari rendahnya pendidikan, pendapatan keluarga, kesehatan serta taraf hidup masyarakat. Masyarakat pra sejahtera juga merupakan faktor penghambat seseorang untuk mendapatkan kehidupan yang layak. Banyak kesukaran mengolah data selama ini yaitu menentukan penduduk Pra sejahtera yang menjadi penerima bantuan di antara sekian banyak data penduduk Pra sejahtera di kelurahan antasan besar, Kesulitan itu muncul akibat banyaknya jumlah penduduk pra sejahtera di setiap desa atau kelurahan, yang harus mempertimbangkan banyak faktor seperti pendapatan rata rata perbulan , Anggota keluarga yang masih sekolah, status kepemilikan rumah yang di tinggali, jumlah orang dalam suatu rumah tangga. Dari persoalan di atas data mining menggunakan proses clustering dengan algoritma KNN sangat tepat digunakan untuk memprediksi masyarakat apakah tergolong miskin atau tidak di kelurahan Antasan Besar, Data set masyarakat yang diuji sebanyak 192 KK penerima bantuan yang ada di kelurahan Antasan Besar, dan dari hasil pengolahan data masyarkat yang ada di kelurahan Antasan Besar dengan menggunakan rapid miner didapat hasil sebagai berikut, total data prediksi masyarakat miskin sebanyak 162 KK, dan sebanyak 30 KK di perdiksi tidak miskin
Pengembangan Sistem Informasi Toko Kelontong Berbasis Google Apps Script pada Toko Asih
Pengelolaan toko kelontong sering menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam mencatat transaksi, mengelola stok, dan menangani layanan tambahan seperti BRILink, terutama jika dilakukan secara manual. Proses manual ini tidak hanya memakan waktu, tetapi juga berisiko tinggi terhadap kesalahan pencatatan yang dapat berdampak negatif pada kinerja operasional toko. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem informasi pengelolaan toko kelontong dengan memanfaatkan Google Apps Script (GAS) sebagai backend dan Spreadsheets sebagai basis data. Sistem yang dirancang dapat mengotomatiskan berbagai proses penting, termasuk pencatatan transaksi penjualan, pengelolaan data barang, serta pengolahan transaksi BRILink, pembayaran PDAM dan listrik, serta pengelolaan hutang. Dengan otomatisasi ini, diharapkan dapat mengurangi beban kerja manual dan meningkatkan akurasi dalam pengelolaan data. Antarmuka pengguna dikembangkan dengan menggunakan HTML, CSS, dan Bootstrap untuk memastikan tampilan yang responsif dan mudah digunakan, sehingga pengguna dari berbagai latar belakang dapat mengakses sistem dengan nyaman. Pengujian dilakukan dengan metode black box testing, yang menunjukkan bahwa semua fitur utama berfungsi sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan, tanpa adanya kesalahan signifikan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem informasi yang dikembangkan mampu meningkatkan efisiensi operasional, transparansi, dan memudahkan pemantauan aktivitas toko secara real-time, sehingga dapat memenuhi kebutuhan pengelolaan toko kelontong secara efektif dan memberikan nilai tambah bagi pemilik usaha