STIT Raden Wijaya: Journal Online of Education
Not a member yet
    171 research outputs found

    Trilogi Epistemologi Muhammed Abid al-Jabiri

    Full text link
    Mengikuti arus dan tidak terkena arus, layak menjadi kata bijak bagi seorang Jabiri, dengan langkah modernitas yang ia bangun mencoba mengenalkan bangunan epistemologinya pada dunia barat, ia merupakan tokoh yang banyak mencatut wacana lama dan memolesnya dengan gaya baru sehingga orisinalitasnya bisa berkesan seperti yang ia bangun sampai sekarang masih menggema sebagai sebuah wacana. Hal itu menjadi pilihan yang tidak terelakkan, karena mampu mencakup segala hal yang berhubungan dengan sumber pengetahuan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan data-data deskriptif tentang konsep trilogi epistemologi Mohammed Abid Al Jabiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber pustaka seperti buku, majalah, catatan, dan kisah-kisah sejarah. Penelitian ini bersifat menyeluruh (holistik) dengan menganggap keseluruhan sebagai kesatuan yang lebih penting daripada satu bagian. Al-Jabiri mencoba mendasari keilmuan dengan tiga hal, bayani, irfani dan burhani, yang menjadi epistemologi Islam. Namun di sisi lain, pemikirannya banyak menuai kritikan tajam, karena ada unsur subjektifitas yang ia lakukan, jika ada tokoh yang mendukungnya dari pemikirannya, maka ia catut dan mengalahkan pemikir pemikir atau pendapat yang lain, selain itu, pemikir selanjutnya menemukan bahwa pemikiran yang dicetuskan oleh Jabiri adalah sesuatu yang tidak orisinil, hal ini didapat dari pemikir Zaki Najib Mahmud yang dicetuskan pada tahun 1977. Namun setidaknya Jabiri mampu membangun wacana epistemologi dengan trilogi pemikirannya, walau terdapat kesalahan di sana-sini, hal itu merupakan hal yang wajar, karena bagaimanapun juga Jabiri adalah manusia biasa yang mencoba membangun modernitas di dunia Islam tanpa kehilangan ruh Islamnya

    Pentingnya Pendidikan Hukum Islam di Era Digital

    Full text link
    Pendidikan adalah bagian dari proses belajar untuk membentuk karakter individu pada bangsa dan negara. Kualitas proses pendidikan menentukan hasil dari proses belajar, yaitu arah pemikiran dan langkah kehidupan manusia. Harapan masyarakat cukuplah besar untuk menjadikan seorang anak atau individu bisa mendapatkan pendidikan karakter yang baik, agar menjadi manusia yang berkarakter, berbudi pekerti luhur, dan dapat menjalankan kehidupannya sesuai dengan syariat Islam. Penulis menggunakan metode penelitian hukum normatif untuk meneliti dan menulis pembahasan. Tipe penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Penelitian hukum deskriptif bersifat pemaparan dan bertujuan untuk memperoleh gambaran atau deskripsi lengkap tentang keadaan hukum yang berlaku ditempat tertentu dan pada saat tertentu yang terjadi dalam masyarakat. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi secara jelas dan rinci dalam memaparkan revitalisasi pendidikan hukum di era digital. Kemajuan teknologi, akses ilmu pengetahuan tanpa batas, membuat manusia dapat menjelajah ruang dan waktu dimanapun dan kapanpun. Hampir semua lini dalam kehidupan sosial bangsa negara dapat difasilitasi dengan teknologi. Hal inilah yang membust revitalisasi pendidikan hukum di era digital menjadi sangat penting untuk membuat lingkungan masyarakat berbangsa dan bernegara tetap kondusif dan selalu menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan yang ada serta dengan batasan peraturan yang jelas mengatur segala tingkah laku masyarakat, demi terciptanya peradaban insan manusia Indonesia yang maju berkarakter dengan menjunjung tinggi kearifan lokal. Kemajuan generasi bangsa adalah melalui prose pembelajaran yang baik dan dilakukan secara komprehensif melibatkan berbagai pihak. Oleh karenanya revitalisasi pendidikan hukum di era digital akan terus dibutuhkan untuk terus dikembangkan sesuai dengan kemajuan jaman demi majunya peradaban generasi bangsa

    Relasi Kyai dan Jamaah Ditinjau dari Teori Pertukaran Sosial

    Full text link
    Status Kyai sebagai bentuk hormat atas kepemimpinannya yang karismatik. Hubungan Kyai dengan pengikutnya adalah berpaternalistik karena kehormatan yang dibutuhkan untuk peran Kyai dan ketaatan militan dari pengikut. Penelitian ini akan menganalisis relasi antara Kyai dan pengikutnya dari perspektif teori pertukaran sosial. Menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan pendekatan riset perpustakaan, penelitian ini melibatkan pengumpulan informasi, seperti artikel atau data ilmiah, yang terkait dengan hubungan antara Kyai dan pengikutnya melalui perspektif teori pertukaran sosial. Pengumpulan data untuk penelitian ini dilakukan dengan mencari data penelitian sebelumnya untuk mendukung analisis, didukung oleh berbagai sumber dengan kedalaman teoritis dari para ahli. Menurut teori pertukaran sosial, dakwah melibatkan hubungan antara pendakwah dan jamaah (mad\u27u). Pendakwah, dalam hal ini Kyai, melibatkan atribut dan status yang dikemas dengan baik untuk memberikan kepuasan pada Mad\u27u. Mad\u27u juga mengorbankan waktu, kekayaan, dan energi untuk menghadiri dakwah. Saat modernisasi menyerang dakwah, pendakwah juga membutuhkan perantara yang disebut agen komodifikasi agama. Pada akhirnya, dakwah ditentukan oleh agen komodifikasi, bukan Kyai sebagai pendakwah

    Konsep Ijma\u27 dalam Mu\u27amalah Kontemporer

    No full text
    Ijma\u27 memiliki posisi ketiga setelah Al-Qur\u27an dan sunnah, dan dianggap sebagai salah satu proposisi hukum syariah. Namun, ada juga kelompok yang menolak ijma\u27 sebagai argumen hukum. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan konsep ijma\u27 dalam literatur ushul fiqh dan aplikasinya dalam mu\u27amalah maliyyah (hukum ekonomi syariah). Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif, dan didasarkan pada sumber-sumber sekunder berupa studi literatur. Spesifikasi penelitian yang digunakan adalah analitis deskriptif, dan metode analisis data yang digunakan adalah metode kualitatif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pertama, persetujuan para mujtahid umat Muslim pada suatu waktu tentang hukum syariah setelah kematian Nabi, dan mayoritas ulama melihat bahwa ijma\u27 dapat digunakan sebagai bukti dalam menentukan hukum; kedua, aplikasi ijma\u27 dalam konteks mu\u27amalah maliyyah klasik diterapkan pada kontrak bisnis seperti jual beli, kerjasama, dan sewa menyewa seperti yang diterangkan oleh Ibn al-Mundzir dalam buku al-ijma\u27. Aplikasi ijma\u27 dalam mu\u27amalah kontemporer adalah ijma\u27 mengenai larangan bunga bank, asuransi konvensional, dan investasi reksa dana konvensional

    Gambaran Akhlak Murid Madrasah Diniah Mamba’ul Ihsan Kota Mojokerto Ditinjau dari Kitab Washoya Al Abaa’ Lil Abnaa’

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan akhlak siswa di Madrasah Diniah Mamba\u27ul Ihsan di Kota Mojokerto berdasarkan kitab Washoya Al Abaa\u27 Lil Abnaa\u27. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa di Madrasah Diniah Mamba\u27ul Ihsan di Kota Mojokerto menunjukkan akhlak mulia sesuai dengan ajaran buku Washoya Al Abaa\u27 Lil Abnaa\u27. Namun, ada faktor-faktor seperti kurangnya pemahaman nilai-nilai akhlak dan pengaruh hubungan sebaya yang dapat memengaruhi kurangnya bimbingan moral. Penulis berharap bahwa makalah ini dapat menjadi referensi bagi guru dan pengajar di madrasah dalam membimbing dan memotivasi siswa dalam pendidikan akhlak. Selain itu, penelitian ini juga diharapkan menjadi sumber daya berharga bagi peneliti masa depan yang tertarik pada topik serupa

    Shalat Dhuha: Rahasia Mencapai Kecerdasan Spiritual Ala Santri Ponpes Sabilul Muttaqin Mojokerto

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi shalat Dhuha sebagai upaya mencapai kecerdasan spiritual di kalangan siswa Pondok Pesantren Sabilul Muttaqin di Mojokerto. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan sampel terdiri dari 10 siswa, 4 administrator, dan 4 guru. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dan dianalisis menggunakan analisis deskriptif oleh Milles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan melaksanakan shalat Dhuha di Pondok Pesantren Sabilul Muttaqin telah diimplementasikan secara efektif. Kegiatan ini membantu siswa mencapai kecerdasan spiritual, yang ditandai dengan rasa ketenangan dan kedekatan dengan Allah SWT. Selain itu, kebiasaan melaksanakan shalat Dhuha juga membentuk karakter yang disiplin, bertanggung jawab, dan konsisten di kalangan siswa. Hal ini berdampak pada aktivitas sehari-hari mereka, seperti kepekaan terhadap sesama, menjaga kebersihan, dan keteraturan di dalam kelas. Penulis mendorong administrator dan guru di Pondok Pesantren Sabilul Muttaqin untuk meningkatkan kebiasaan melaksanakan shalat Dhuha sebagai cara yang efektif untuk mengembangkan kecerdasan spiritual siswa

    Pengaruh Penggunaan Aplikasi Cake Apps terhadap Kemampuan Berbicara Siswa

    Full text link
    Speaking adalah salah satu jenis keterampilan berbahasa Inggris yang menghasilkan produk lisan untuk berinteraksi dan berkomunikasi dengan orang lain. Dalam hal pengajaran penampilan berbicara, para guru diharapkan mampu menciptakan cara, media, dan metode baru yang inovatif dalam pembelajaran di kelas. Hal ini dimaksudkan agar siswa dapat meningkatkan kemampuan berbicara mereka meskipun hal itu tidak terjadi di dalam kelas. Banyak metode serta media yang dapat digunakan dalam pembelajaran speaking, misalnya penggunaan teknologi dapat menjadi salah satu pilihan media pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian pre-experimental dengan desain one group pre-test and post-test design yang berfokus pada pengaruh penggunaan aplikasi Cake App terhadap kemampuan Speaking siswa. Penelitian ini melibatkan 20 siswa SMP sebagai partisipan. Instrumen penelitian ini adalah tes dan angket untuk menjawab pertanyaan penelitian. Berdasarkan hasil tersebut, terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan aplikasi Cake App terhadap kemampuan berbicara siswa. Hasil kuisioner diharapkan agar aplikasi Cake App dapat membantu para siswa, terutama dalam kemampuan berbicara mereka

    Pengaruh Pendidikan dan Ekonomi Orang Tua Terhadap Minat ke Perguruan Tinggi Siswa MA Bahrul Ulum Kupang Jetis

    Full text link
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tingkat pendidikan dan ekonomi orang tua terhadap minat anak untuk melanjutkan ke perguruan tinggi di MA. Bahrul Ulum Kupang Jetis Mojokerto. Populasi penelitian dalam penyusunan skripsi ini adalah siswa kelas XII MA. Bahrul Ulum Kupang Jetis Mojokerto Tahun Pelajaran 2023/2024 yang berjumlah 65 siswa. Dari jumlah populasi yang berjumlah 65 siswa maka secara otomatis diambil secara keseluruhan untuk dijadikan sampel, maka jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 65 siswa. Peneliti menggunakan teknik analisis regresi linear sederhana.  Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh positif yang signifikan tingkat pendidikan dan ekonomi orang tua terhadap minat anak untuk melanjutkan ke perguruan tinggi pada MA. Bahrul Ulum Kupang Jetis Mojokerto Tahun Pelajaran 2023/2024

    Konsep Pendidikan Islam Menurut Muhammad Quthb

    Full text link
    Berbicara tentang pendidikan berarti tidak bisa terlepas dari berbicara manusia dan tujuan hidupnya. Bahkan masalah pendidikan merupakan masalah yang tidak pernah habis untuk dibicarakan. Tidak diragukan lagi bahwa pendidikan tumbuh bersamaan dengan munculnya manusia di muka bumi. Ini menunjukkan bahwa pendidikan merupakan suatu kebutuhan yang paling hakiki bagi kelangsungan hidup manusia. Karena manusia tidak akan bisa hidup secara wajar tanpa adanya sebuah proses pendidikan. Muhammad Quthb mengatakan bahwa pendidikan (dalam hal ini pendidikan Islam) pada hakikatnya adalah pendidikan manusia seutuhnya, sehingga tidak ada yang tertinggal dan terabaikan sedikitpun, baik segi jasmani maupun segi rohani, baik kehidupannya secara fisik maupun kehidupannya secara mental, dan segala kegiatannya di bumi ini. Karena Islam memandang manusia secara totalitas, mendekatinya atas dasar apa yang terdapat dalam dirinya, atas dasar fitrah yang diberikan Allah kepada dirinya tidak ada sedikitpun yang diabaikan dan tidak memaksakan apapun selain apa yang dijadikan sesuai dengan fitrahnya. Pendekatan penelitian ini seluruhnya berdasarkan atas kajian pustaka atau studi literer. Yang dimaksud dengan kajian pustaka (literary research) adalah telaah yang dilaksanakan untuk memecahkan suatu masalah yang pada dasarnya  bertumpu pada penelaahan kritis dan mendalam terhadap bahan-bahan pustaka yang relevan

    Memahami Akar Budaya Islam Indonesia: Telaah Relevansi Strategi Problem Based Learning dalam Pembelajaran SKI

    Full text link
    Fokus penelitian ini untuk mengkaji konsep sejarah kebudayaan Islam, penerapan strategi PBL, serta relevansi strategi PBL pada pembelajaran SKI sebagai upaya memahami akar budaya Islam di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian yaitu studi kepustakaan/literatur (library research). Data yang dikumpulkan bersumber baik itu dari buku, jurnal, maupun teks lainnya yang dianggap relevan. Berdasarkan analisis data yang ditemukan, diketahui bahwa pengaplikasian strategi PBL dapat mendukung dan memudahkan peserta didik dalam berpikir kritis untuk menyelesaikan permasalahan yang diberikan. Dari segi aspek pemahaman akar budaya Islam di Indonesia, digunakannya strategi PBL ini juga dapat memudahkan peserta didik membangun pemahaman mengenai hubungan antara budaya dan Islam yang pada dasarnya keduanya saling berkaitan

    153

    full texts

    171

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    STIT Raden Wijaya: Journal Online of Education
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇