Journal Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
Not a member yet
1806 research outputs found
Sort by
ANALISIS KINERJA GEDUNG BETON BERTULANG DENGAN VARIASI PENEMPATAN DINDING GESER TERHADAP BEBAN GEMPA
ABSTRAK: Indonesia merupakan negara rawan gempa yang memiliki tingkat resiko gempa dari gempa rendah sampai dengan gempa tinggi. Bangunan tingkat tinggi pada daerah gempa rentan mengalami simpangan yang berlebih. Untuk mengatasi permasalahan simpangan pada bangunan tingkat tinggi dapat dilakukan dengan penambahan kekakuan struktur dengan penggunaan dinding geser. Lokasi dinding geser berpengaruh pada perilaku struktur gedung bertingkat dalam responsnya terhadap beban lateral khususnya gempa. Penelitian ini bertujuan mengetahui kinerja bangunan dengan beberapa variasi dinding geser menggunakan analisis pushover, karena analisis ini memiliki keunggulan dalam komputasi yang cepat dan lebih sederhana. Terdapat 3 (tiga) variasi permodelan dalam penelitian ini, yaitu permodelan SW-0 (SRPM), permodelan SW-1 (penempatan dinding geser di tepi bangunan) dan permodelan SW-2 (penempatan dinding geser di tengah bangunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa level kinerja untuk tiap variasi permodelan masuk dalam kategori IO (Immediate Occupancy) yang berarti saat terjadi gempa, tidak ada kerusakan berarti pada gedung, dimana kekuatan maupun kekakuan masih sama dengan kondisi pada saat sebelum terjadi gempa dan gedung dapat langsung difungsikan. KATA KUNCI : level kinerja, gempa, dinding geser, sistem gand
Distribution of Risk Factors and Mode of Delivery in Pregnant and Postpartum Women with Covid-19
In the beginning of 2020, COVID-19 widely spread from Wuhan City of China causing a global pandemic. Pregnant women are a group that is prone to suffer from this disease due to their physiology and immune response changes. In the early stages of pregnancy, COVID-19 infection has the potential to affect organ growth and fetal development. Risk factors, such as late pregnancy, obesity, diabetes mellitus, and cardiovascular disease have been found to cause more severe manifestation and can increase the risk of premature birth to abortion. There is also a risk for vertical transmission which further endanger the postnatal outcome. The purpose of this study is to figure out the depiction of distribution of risk factors and mode of delivery in pregnant and postpartum women to better understand the major health problem that commonly found and which mode physicians preferred for safe delivery. This study uses an analytical descriptive approach with cross-sectional design in a period of April 2020 to September 2021 in Regional General Hospital Sidoarjo.. 231 respondents were selected with total sampling of the population and are based on the positive result of antigen swab and/or RT-PCR COVID-19 test and risk factor categories which has been determined. The obtained data then statistically analyzed using The IBM SPSS Statistics and described in a table. The result of this study showed that the majority of respondents are not in the risk category yet certain conditions are commonly found and C-section is preferred for delivery
Modulation of Autophagy and Mitochondrial Dynamics Gene Expression by Turmeric and Mangosteen Peel Extract
High fat diet (HFD) induces oxidative stress and mitochondrial dysfunction which culminates in fatty liver disease. Autophagy and mitochondrial dynamics are affected by HFD. Turmeric and mangosteen have potential roles as antioxidants and regulators of mitochondrial function in the liver. The study aims to examine the effect of turmeric and mangosteen peel extract on autophagy and mitochondrial dynamics in the liver after HFD induction. Five groups of animals (n=5) as used: negative control, positive control (HFD), turmeric (HFD + 270 mg/kg BW turmeric extract), mangosteen (HFD + mangosteen 270 mg/kg BW peel extract), and fenofibrate (HFD + 15 mg/kg BW fenofibrate). HFD was given for 7 weeks, continued by another 7 weeks plus treatment. Liver sections were extracted to conduct semi-quantitative PCR. Autophagy (LC3, p62), mitophagy (Pink1, Parkin, Bnip3), mitochondrial fission (Drp1, Fis1), and mitochondrial fusion (Opa1, Mfn1, Mfn2) gene expression were measured. LC3 (p=0.048), p62 (p=0.043), Pink1 (p=0.012), Bnip3 (p=0.010), Mfn1 (p=0.015), and Mfn2 (p=0.035) gene expressions were differed significantly, while Parkin (p=0.098) Drp1 (p=0.962), Fis1 (p=0.570), and Opa1 (p=0.055) gene expressions did not differ between groups. Both turmeric and mangosteen peel extract have positive effects by activating autophagy, mitophagy, and mitochondrial fusion in rat liver induced by HFD
PERENCANAAN TEBAL PERKERASAN LENTUR UNTUK PENINGKATAN JALAN DANGKA MANGKA "“ WATUNGGONG, KABUPATEN MANGGARAI TIMUR MENGGUNAKAN METODE BINA MARGA
ABSTRAK: Ruas jalan Dangka Mangka – Watunggong merupakan jalan Lokal Primer, dan pembangunannya bertujuan untuk memberikan kelancaran, keamanan, dan kenyamanan bagi pengguna jalan, selain untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Karena pelayanan dan kondisi jalan tidak sesuai dengan kondisi kelayakan, maka terjadi kerusakan jalan yang cukup signifikan. Ini merupakan jalur satu-satunya bagi warga empat kecamatan yang menempuh jalan Dangka Mangka-Watunggong untuk mencapai ibu kota dan sekitarnya. Oleh karena itu, semakin lama pembangunan jalan, dampaknya terhadap kegiatan ekonomi masyarakat akan semakin besar. Hasil perhitungan tebal perkerasan pondasi bawah berupa batupasir grade C dengan tebal 20 cm, pondasi atas berupa batu pecah kelas C dengan tebal 16 cm, dan lapisan permukaan pada berupa HRS - Base dengan tebal 4 cm, perencanaan perkerasan lentur jalan Dangka Mangka - Watunggong Kabupaten Manggarai Timur di STA 00plus00 - 10plus00 dengan lebar (Dua Puluh Dua Miliar Tiga Ratus Sembilan Puluh Juta Dua Ratus Empat Puluh Empat Ribu Tiga Ratus Sembilan Puluh Lima Rupiah). KATA KUNCI : Perkerasan Lentur, Bina Marga, Manual Desain Perkerasan 2017, Rencana Anggaran Biay
PENERAPAN VALUE ENGINEERING PADA PROYEK PEMBANGUNAN JEMBATAN MAUBASA BELU NTT
ABSTRAK: Jembatan sangat dibutuhkan guna memperlancar kegiatan sehari-hari. Seperti halnya proyek pembangunan jembatan Maubasa yang berlokasi di Maubasa, Atambua, Belu, NTT. Agar biaya yang digunakan tidak membengkak, dilakukanlah studi Manajemen Konstruksi agar dapat mencegah kebengkakan yang akan terjadi. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan rekayasa nilai (value engineering). Tujuan dilakukannya value engineering adalah untuk melakukan penghematan biaya tanpa mengurangi fungsi dari suatu proyek, sehingga mutu dari pekerjaan yang dikerjakan tetap terjaga. Dengan begitu pengeluaran biaya yang dipakai akan lebih optimal. Pada proyek pembangunan jembatan Maubasa ini, terdapat satu (1) item pekerjaan yang dilakukan rekayasa nilai, yaitu pada pekerjaan divisi tujuh atau pekerjaan struktur, tepatnya pada sub pekerjaan KRB dan pemasangannya. Berdasarkan hasil analisa nilai (value engineering) yang telah dilakukan dengan empat tahap job plan , yaitu tahap informasi, tahap kreatif, tahap analisa, dan tahap rekomendasi, didapat dua alternatif yang dapat dipakai agar dapat mengganti pekerjaan KRB dan pemasangan, yaitu pekerjaan balok prategang dengan menggunakan girder PCI dan juga pekerjaan balok konvensional. Pada pekerjaan girder PCI, penghematan yang didapat sebesar Rp.2.104.119.078,00 atau sebesar 22 persen dari desain awal RAB. pada pekerjaan balok konvensional, penghematan yang didapat sebesar Rp.2.688.323.920,00 atau sebesar 27 persen dari desain awal RAB. KATA KUNCI : Rekayasa Nilai, Proyek Jembatan, Penghemata
PERENCANAAN STRUKTUR BETON BERTULANG HOTEL VELINS 10 LANTAI DI KOTA YOGYAKARTA DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM RANGKA PEMIKUL MOMEN KHUSUS (SRPMK)
ABSTRAK:Kota Yogyakarta merupakan kota yang memiliki berbagai potensi, salah satunya yaitu sebagai kota pariwisata yang memberikan akomodasi yang sangat tinggi seperti Hotel. Tujuan dari perencanaan gedung hotel Velins ini yaitu; untuk mengetahui simpangan horizontal yang terjadi pada setiap lantai yang sesuai dengan SRPMK, untuk mengetahui Strong Column Weak Beam (SCWB) pada perencanaan gedung telah memenuhi batas izin minimum menggunakan metode SRPMK dan untuk mengetahui Hubungan Balok Kolom (HBK) terkait tulangan geser pada perencanaan gedung ini telah memenuhi persyaratan sesuai dengan peraturan SNI 2847-2019. Hotel Velins direncanakan di Kota Yogyakarta dengan tinggi 10 lantai yang menggunakan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) karena Yogyakarta termasuk kategori desain seismik D. SRPMK memiliki kelebihan antara pendetailannya menghasilkan struktur dengan daktilitas penuh yang memiliki kemampuan dalam berdeformasi inelastis tanpa kehilangan kekuatan. Standar peraturan yang menjadi rujukan dalam perencanaan ini yaitu SNI 1726-2019, SNI 1727-2020, SNI 2847-2019, serta SNI 03-1727-1989. Pemodelan perencanaan komponen struktur bangunan beton bertulang serta analisa struktur menggunakan program struktur. Berdasarkan hasil perhitungan dapat disimpulkan bahwa struktur bangunan termasuk bangunan tahan gempa. Nilai simpangan horizontal rerata yaitu 25,76 mm telah memenuhi persyaratan dengan tidak melebihi izin simpangan horizontal yaitu 100 mm. Selain itu, gedung ini juga memenuhi syarat SCWB dengan sigma Mnc sama dengan 3698,46 kNm lebih besar (1,2) sigma Mnb sama dengan 989,66 kNm dan HBK pada kondisi terkekang 4 balok maupun 3 atau 2 balok dengan nilai Vn lebih besar Vx-x sama dengan 2715,5 kN lebih besar dari 1534,05 kN telah memenuhi persyaratanKATA KUNCI : Hotel Velins, Kota Yogyakarta, Struktur Beton Bertulang, Struktur Gedung Tahan Gempa, Sistem Rangka Pemikul Momen Khusu
Kanre Juma: Tradisi Jumat Berkah di Wilayah Peri Urban Desa Kaballokang Pakkabba Kabupaten Takalar
Society is formed through a process of social relations that takes place on an ongoing basis between individuals and individuals, individuals and groups, and groups and groups. Interactions that occur continuously for a long time produce togetherness. In addition, social interaction also produces several patterns of shared relationships, shared values, social institutions and social care. In the context of rural communities, especially in Kaballokang Pakkabba Village, this social concern is manifested in the activity of sharing rice on Fridays (kanre juma). This study aims to elaborate in depth on the origins of the emergence of Kanre Juma and its function for society. This research was conducted using qualitative methods. Data was collected through observation and interviews. The results of the study showed that the division of the juma kanre was a continuation of people's habits during the Covid-19 pandemic. Kanre Juma in the perspective of functional theory has the functions of adaptation, goal attainment, integration and latency. The division of kanre juma has two dimensions in people's lives, namely as a form of worship that expects favor from God, and on the other hand it also strengthens family ties or social relations within the community.Keywords: generous, kanre juma, social solidarit
Hubungan Pencarian Informasi Lee Jeno pada Akun Twitter @LeeJeno_IDN dengan Kebutuhan Informasi Followers
Information seeking activities are also usually carried out to meet the needs of each individual and on this activity can be done on social media especially Twitter. Purpose Research. This study aims to find out whether there is a significant correlation between information seeking with the fulfillment information of cognitive needs, affective needs, social integrative needs, and escapist needs of @LeeJeno_IDN’s followers. Methods. This research used correlational quantitative method by using Pearson Correlation. On this population of this research were the followers themselves and got drawn sample with amount 100 using Simple Random Sampling. Result. And the result of this research shown that there is a significant correlation between information seeking with the fulfillment information of cognitive needs, affective needs, social integrative needs, and escapist needs of @LeeJeno_IDN’s followers. Keywords: Information Seeking, Information Needing, Twitter, Social Media, Informatio
BEST PRACTICE PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR BERSERI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS CERPEN
This best practice activity was carried out at SMP Negeri 1 Pelalawan, which is located at Jalan Tugu Kemerdekaan 05 Pelalawan, Pelalawan Village, Pelalawan Regency, Riau Province. The problem encountered was the low ability of class IX students of SMP Negeri 1 Pelalawan, Pelalawan District, in writing short stories. The purpose of this best practice activity is to improve students’ ability to write short stories. The model used is Problem Based Learning (PBL) using serial image media. The results of the best practice activities showed an increase in the ability of class IX students of SMP Negeri 1 Pelalawan, Pelalawan District, in writing short stories.