Journal Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
Not a member yet
    1806 research outputs found

    Analisis Penentuan Sektor Unggulan Perekonomian Wilayah Kabupaten Asahan

    Get PDF
    Regional development planning in the regional economy is a regional development policy with limited resources. As a result, it must concentrate on the growth of sectors that have a significant multiplier effect on other sectors or the sector as a whole. The GRDP of the Asahan Regency economy will increase between 2017 and 2021 (except in 2020 which will decrease due to the co-19 pandemic). The purpose of this research is to identify the most successful sectors in Kabupaten Asahan and ways to improve and develop these sectors to make them even more successful. Klassen Typology Analysis, Location Quotient (LQ), and Shift Share are the analytical tools used. The results show that the agriculture, forestry and fishery sectors, the manufacturing sector, and the wholesale and retail trade sector are three leading sector analysis tools that have the potential to be developed based on the results of this analysis; the car and motorcycle maintenance industry as well as other services The remaining four industries are industries that have the potential to be developed further in an effort to boost the economy of Asahan Regency.

    Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Kompensasi, Motivasi, Dan Lingkungan Kerja Terhadap Peningkatan Kinerja Guru

    Get PDF
    The aim of this research is to analyze the influence of leadership style, compensation, motivation and work environment, both partially and simultaneously on improving teacher performance at Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Huda Sumbertanggul, Mojosari District, Mojokerto Regency. The research method used was a quantitative approach, involving the participation of 30 teachers. Data was collected through distributing questionnaires and analyzed using multiple regression. The results of the analysis show that leadership style, compensation, motivation and work environment simultaneously or partially influence teacher performance improvement at Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Huda, Sumbertanggul, Mojosari District, Mojokerto Regency. With an adjusted R-square value of 0.766, it shows that 76.6% of the variation in teacher performance improvement can be explained by these factors and 23.4% is influenced by factors outside the scope of the research. The conclusions of this research are: 1) Leadership style has a partially significant effect on improving teacher performance. 2) Compensation has a partially significant effect on improving teacher performance. 3) Motivation has a partially significant effect on improving teacher performance. 4) The work environment has a partially significant effect on improving teacher performance. 5) Leadership Style, Compensation, Motivation and Work Environment simultaneously have a significant effect on improving teacher performance

    ANALISIS TINDAK TUTUR NOVEL HAFALAN SHALAT DELISA KARYA TERE LIYE MENGGUNAKAN PENDEKATAN PRAGMATIK

    No full text
    This study discusses the analysis of speech acts in the novel entitled Memorization of Prayer Delisa by Tere Liye. The purpose of this study is (1) to describe the form of locutionary speech acts (2) to describe the form of illocutionary speech acts (3) to describe the form of perlocutionary speech acts. This research is expected to be useful for: (1) for students, the results of this study can be used as reference material for future research with related discussions. (2) the results of this study can provide additional knowledge and insight for readers about the pragmatic point of view contained in the novel, especially the novel Memorization of Prayer Delisa by Tere Liye. This type of research is descriptive qualitative. The source of the data taken by the researcher is a novel entitled Memories of Delisa Prayers by Tere Liye. The method used is reading and taking notes. The instruments used are (1) the researcher as the first instrument, (2) the Memorable Prayer Delisa novel by Tere Liye. Data collection uses the method of reading and taking notes if the dialogue results in speechlessness. The results of the research are as follows. First, the researcher found the types of speech acts consisting of (1) locutionary speech acts, (2) illocutionary speech acts, (3) perlocutionary speech acts. These types of speech acts contain communication functions including (1) Imperative locutionary speech acts, (2) Declarative locutionary speech acts, (3) Interrogative locutionary speech acts, (4) Arrestive illocutionary speech acts, (5) Directive illocutionary speech acts, (6) Commissive illocutionary speech acts, (7) Expressive illocutionary speech acts, (8) illocutionary declaration speech acts

    STUDI BANJIR DI WILAYAH TANJUNGSARI SURABAYA

    Get PDF
    ABSTRAK: Bencana banjir sering melanda kota-kota besar di Indonesia. Salah satunya terjadi di kota Surabaya khususnya di wilayah Tanjungsari, Surabaya. Berdasarkan data tahun 2020, lamanya genangan di wilayah Tanjungsari adalah selama 15,22 menit dengan kedalaman 6,77 cm. Daerah Tanjungsari merupakan salah satu wilayah industri dan dengan adanya permasalahan banjir di wilayah ini akan menganggu mobilisasi kendaraan dan manusia yang berdampak pada terhambatnya kegiatan produksi. Maka dari itu perlunya dilakukan studi drainase untuk menangani masalah banjir, agar saluran dapat menampung debit yang ada di kawasan tersebut. Berdasarkan Permen PU no.12 Tahun 2014, perencanaan  saluran drainase untuk daerah perkotaan ialah selama 5 tahun. Maka dari itu, curah hujan rencana yang dipakai pada studi banjir ini ialah selama lima tahun (R5) dengan metode Gumbell sebesar R5 = 67,092 mm. Total debit banjir rencana akan dibandingkan dengan kapasitas saluran eksisting yang dihitung dengan perumusan manning dan hasilnya ada tiga saluran tersier yang tidak dapat menampung total debit banjir rencana. Tiga saluran itu ialah saluran Tanjungsari 1, Tanjungsari 2, dan Tanjungsari 3 dimana dimensi eksistingnya yakni lebar saluran (b) = 60cm dan tinggi saluran (h) = 80cm. Saluran yang tidak dapat menampung debit banjir yang diakibatkan oleh kecilnya dimensi saluran yang ada, maka diperlukan perencanaan    ulang (redesign) dimensi saluran yang sesuai dengan kebutuhan. Hasil redesign ketiga saluran tersebut di dapat dimensi baru untuk saluran Tanjungsari 1 dan 3 yaitu lebar saluran (b) = 100cm dan tinggi saluran (h) = 120cm, sedangkan saluran Tanjungsari 2 yaitu lebar saluran (b) = 120cm dan tinggi saluran (h) = 120cm, dan masing-masing menggunakan precast saluran U-ditch.  KATA KUNCI : Analisa Banjir, Metode Gumbell, Saluran Tersier Tanjungsar

    PERENCANAAN ULANG STRUKTUR ATAS JEMBATAN BETON PRATEGANG MENGGUNAKAN V-GIRDER DI KECAMATAN BUSANG, KABUPATEN KUTAI TIMUR, KALIMANTAN TIMUR

    Get PDF
    ABSTRAK: Jembatan Amai Benny Subianto berlokasi di Kecamatan Busang, Kabupaten Kutai timur, Kalimantan Timur. Jembatan tersebut tergolong kelas jembatan C dengan rangka baja yang memiliki panjang total 120 meter dan lebar total 4,5 meter, hanya memiliki 1 jalur. Tujuan perencanaan ulang agar jembatan tersebut menjadi kelas jemabatan B dan memiliki 2 jalur, sehingga mempermudah akses transportasi anatar desa dan mampu menambah efektivitas jarak tempuh sarana angkutan kelapa sawit. Menggunakan beton prategang dengan jenis penampang V-Girder, panjang total 120 m dengan lebar total 7. Peraturan pembebanan jembatan megacu pada SNI 1725:2016 dan peraturan perancangan beton prategang mengacu pada SNI 7388:2012. Hasil perencanaan diperoleh V-Girder dengan dimensi 2 x 1 m, membutuhkan 3 buah balok induk dengan tulangan lentur D22 – 100 mm, tulangan sengkang D13 – 100 mm. Pada bentang 50 m menggunakan 4 tendon dengan 1 tendon berisi 23 strand, bentang 35 m menggunakan 4 tendon dengan 1 tendon berisi 12 strand. Hasil perencanaan balok memanjang diperoleh dimensi 50 x 40 cm dengan tulangan lentur 5D16 mm dan 3D16 mm, tulangan sengkang 2D10 – 200 mm. Hasil perencanaan balok diafragma diperoleh dimensi 90 x 30 cm dengan tulangan lentur 6D16 mm dan 3D16 mm, tulangan sengkang 2D10 – 100 mm. Hasil abutmen diperoleh dimensi 7,8 x 7 m, penulangan kepala abutmen menggunakan tulangan lentur D22 – 50 mm dan tulangan sengkang D13 – 200 mm, penulangan konsol pendek menggunakan tulangan lentur D25 – 75 mm dan tulangan sengkang D13 – 200 mm, dan penulangan badan abutmen menggunakan tulangan lentur D25 – 50 mm dan tulangan sengkang D13 – 200 mm. KATA KUNCI : Jembatan, Perencanaan ulang, V-Girder

    Implikasi Pengaruh Experiential Marketing Terhadap Kepuasan Konsumen Di Pasar Blauran Kotamadya Surabaya

    Get PDF
    Artikel penelitian ini bertujuan mengidentifikasikan sejauhmana kontribusi pengaruh positip experiential marketing (sense, feel, think, act, relate) terhadap aktualisasi tercapainya nilai kepuasan konsumen di pasar blauran. Sampel penelitian terdiri dari 60 partisipan konsumen penggiat belanja di pasar blauran kodya surabaya melalui pendekatan metode purposive sampling (Cooper & Emory, 2015). Parameter  sense  tidak berpengaruh secara positip terhadap kepuasan, terindikasikan perilaku para partisipan pada saat berbelanja di pasar blauran tidak terlalu mengandalkan elemen panca inderanya melainkan mengandalkan feel (perasaan) manakala berbelanja. Parameter feel berpengaruh positip secara bermakna terhadap kepuasan pelanggan, terindikasikan para partisipan yang berbelanja di pasar blauran tersebut, memiliki dorongan emosional  yang  sangat  kuat  guna melakukan  keputusan pembelian secara bijak. Parameter think berpengaruh positip secara bermakna terhadap kepuasan pelanggan, terindikasikan sebelum partisipan memutuskan pembelian barang di pasar blauran, mereka lebih mengutamakan berpikir secara rasional (think). Parameter act  berpengaruh negatip secara bermakna terhadap kepuasan pelanggan, terindikasikan rata rata partisipan penelitian ketika berbelanja di pasar blauran tidak senantiasa mengikuti kebiasaan hedonisme (act) terkait perilaku life style masyarakat  perkotaan yang cenderung konsumeris manakala melakukan kegiatan berbelanja. Parameter relate  berpengaruh negatip secara bermakna terhadap kepuasan pelanggan, terindikasikan kondisional persepsi para partisipan tersebut manakala berbelanja di pasar blauran lebih mengutamakan dimensional sense dikuti oleh feel, think maupun act secara komprehensif. Optimalisasi keberhasilan pencapaian nilai kepuasan pelanggan dapat teraktualisasikan melalui kolaborasi pemberdayaan elemen-elemen experiental marketing (sense, feel, think, act, relate) guna merelevansikan kepositipan sikap loyal pelanggan secara nyata dewasa ini

    Analisis Preferensi Konsumen Bunga Krisan Potong (Chrysanthemum morifolium) Di Jawa Timur

    Get PDF
    This study aims to analyze the attributes of cut chrysanthemums that have a relationship with the consumption of cut chrysanthemums in East Java, analyze the attributes of cut chrysanthemums that are preferred and most considered in East Java and analyze consumer attitudes towards the attributes of cut chrysanthemums in East Java. The research location was determined deliberately, namely in East Java which is a consumptive area for cut flowers. Respondents were determined by the Solvin Formula, namely 100 respondents. The analytical method used is the chi-square analysis method and fishbein multi-attribute analysis. The results showed that: Attributes that were significantly related to the consumption of cut chrysanthemum flowers were type attributes, consumer preferences in East Java were spray cut chrysanthemum flowers, white in color, and in the shape of a pompom. The attribute of cut chrysanthemums that is most considered in purchasing decisions is the color attribute. The most considered to the less considered attributes are color, shape, and type. Consumer attitudes towards the attributes of shape, type, and color of cut chrysanthemum flowers are positive.Keywords: Chrysanthemum Flower, Chi-Square Analysis, Consumer Preference, Fishbein Multiattribute Analysi

    STRATEGI PEMASARAN CABAI (Capsicum annum L.) DALAM UPAYA MENINGKATKAN VOLUME PENJUALAN DI PASAR INDUK PARE KABUPATEN KEDIRI

    No full text
    This study aims to analyze the internal factors and external factors as well as analyze the marketing strategy of the chili business at the Pare Kediri Central Market. Data analysis was carried out by identifying internal factor evaluation (IFE) and external factor evaluation (EFE), determining the appropriate strategy through the IE matrix and SWOT matrix. The results of the study found that internal factors influenced the marketing of chili businesses at the Pare Kediri Main Market. External factors that had an influence were the existence of partnerships between farmers, traders and industry players to expand the marketing network as an opportunity in chili business marketing while the chili payment system used a hanger system which is a threat to chili traders. Judging from the results of the analysis of IFAS and EFAS factors using the SWOT quadrant matrix, the marketing strategy for the chili business is in quadrant I, which means that this condition has a positive meaning to continue marketing the chili business at the Pare Central Market, Kediri. By paying attention to the several SO strategies that have been prepared, one of the right strategies is to expand the marketing and distribution of chili commodities by utilizing social media technology to increase sales volume inside and outside the Kediri Pare Central Market in a sustainable manner.Keywords: Chili, Marketing Strategy, SWO

    PENERAPAN VALUE ENGINEERING PROYEK PEMBANGUNAN RUKO PROMENADE TAMAN ASRI PONDOK TJANDRA SURABAYA

    Get PDF
    ABSTRAK: Proyek pembangunan Ruko Promenade Taman asri Pondok Tjandra yang berlokasi di Jl. Dr. Ir. H. Soekarno Selatan, Kedung Baruk, Kec. Rungkut, Kota Surabaya. Proyek Pembangunan ruko ini nantinyanakan digunakan sebagai Kawasan pertokoan dan atau dapat digunakan sebagai tempat tinggal. Penerapan Value Engineering  dilakukan dengan melihat kondidi saat ini ekonomi sedang terpuruk dan adanya kemungkinan terjadinya biaya tidak perlu (unnecessary cost) pada proyek pembangunan Ruko Promenade Taman Asri Pondok Tjandra. Hal-hal yang mungkin menyebabkan adanya biaya tidak perlu diantaranya, kekurangan ide, perubahan persyaratan pemilik, kesalahan pembuatan kosep, dan lain sebagainya. Peraturan Departemen Pekerjaan Umum Nomor 222/KPTS/CK/1991 Direktorat Jenddral Cipta Karya mengharuskan bahwa bangunan yang memiliki nilai atau biaya pengerjaan lebih dari 1 milyar maka dapat dilakukan analisis rekayasa nilai guna meningkatkan nilai dan kualitas dari proyek tersebut. Melalui penelitian ini diharapkan dapat memunculkan alternative sebagai pengganti item pekerjaan dengan fungsi yang lebih baik atau sama akan tetapi dengan biaya yang lebih hemat dari rencana anggaran biaya. Penerapan rekayasa nilai yang akan dilakukan mempunyai empat tahapan yaitu tahap informasi, tahap kreatif, tahap analisis dan tahap rekomendasi. Dari hasil penelitian terdapat item pekerjaan yang memiliki biaya tertinggi yaitu pada pekerjaan pasangan bata dan pekerjaan lantai. Setelah dilakukan Value Engineering diperoleh penghematan sebesar Rp 68,955,355.81 dari biaya awal pada pekerjaan pasangan bata, sedangkan untuk pekerjaan lantai setelah dilakukan Value Engineering diperoleh penghematan sebersar Rp 74,044,435.47 dari biaya awal. Dengan demikian tercapailah salah satu tujuan penerapan rekayasa nilai yaitu penghematan biaya. KATA KUNCI : Biaya, Penerapan, Rekayasa Nila

    PENGARUH TULANG SAPI SEBAGAI BAHAN SUBSTITUSI SEBAGIAN AGREGAT HALUS PADA PAVING BLOK

    Get PDF
    ABSTRAK : Paving blok adalah suatu komponen bahan bangunan yang digunakan sebagai lapisan atas struktur jalan selain aspal dan beton yang terbuat dari campuran semen, agregat dan air. Penggunaan paving blok semakin meningkat, sehingga diperlukan inovasi material untuk pembuatan paving blok. Pada penelitian ini paving blok menggunakan limbah tulang sapi sebagai bahan pengganti sebagian pasir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan tulang sapi sebagai bahan pengganti sebagian pasir dalam pembuatan paving blok, dengan menggunakan perbandingan komposisi campuran 1 PC : 3 PS dengan limbah tulang sapi 0 persen, 10 persen, dan 20 persen terhadap berat pasir. Benda uji paving blok berbentuk persegi panjang dengan ukuran 20cm x 10cm x 8cm. Hasil penelitian didapatkan nilai kuat tekan tertinggi diperoleh paving blok pada campuran 20 persen limbah tulang sapi dengan nilai kuat tekan rata-rata 23,96 MPa, nilai kuat tekan tersebut lebih tinggi 6,34 persen dari paving blok campuran 0 persen limbah tulang sapi, dan lebih tinggi 3,05 persen dari paving blok campuran 10 persen limbah tulang sapi. Nilai kuat tekan paving blok 0 persen, 10 persen, 20 persen termasuk klasifikasi kelas B. Hasil dari pengujian porositas terendah diperoleh pada campuran 20 persen limbah tulang sapi dengan nilai 13,3 persen lebih rendah 3 persen dari campuran 10 persen limbah tulang sapi, dan lebih rendah 3,3 persen dari campuran 0 persen limbah tulang sapi. KATA KUNCI : Limbah Tulang Sapi, Kuat Tekan, Paving Blok, Porosita

    1,522

    full texts

    1,806

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇