Journal Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
Not a member yet
1806 research outputs found
Sort by
Analisis Faktor-Faktor yang Memengaruhi Tingkat Adopsi Petani Padi dalam Penggunaan Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) (Analysis of Factors Affecting Rice Farmer`s Adoption of Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) Application)
The use of Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) as a biofertilizer is an alternative fertilization method that can enhance soil fertility and reduce environmental pollution caused by excessive use of chemical fertilizers. This study aims to analyze the influence of age (X1), education level (X2), farming experience (X3), the role of agricultural extension workers (X4), and the role of farmer groups (X5) on the adoption level of PGPR (awareness, interest, evaluation, trial, adoption). The research was conducted in Tirtomartani Village, Kalasan, Sleman, Yogyakarta Special Region, from November 2024 to April 2025, using a quantitative approach through a survey method with questionnaires administered to 38 respondents. The analysis results showed that all independent variables (X) simultaneously had a significant effect on the adoption level of PGPR. However, partially, only the role of farmer groups had a significant influence. Therefore, empowering farmer groups is essential, particularly in raising farmers’ awareness through training on the production and application of PGPR, as an effort to improve their knowledge, attitudes, and skills in using biofertilizers. Keywords: Adoption Rate, Rice Farmer, PGPR
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI MINAT PETANI DALAM BUDIDAYA TANAMAN SEHAT KOMODITAS PADI (Oryza sativa L.) DI KALURAHAN TIRTOMARTANI KAPANEWON KALASAN KABUPATEN SLEMAN (Influencing Farmers Interest in Healthy Rice (Oryza sativa L.) Cultivation in Tirtomartani Village Kalasan Subdistrict Sleman Regency)
This study aims to analyze the factors that influence farmers’ interest in adopting healthy cultivation (BTS) of rice (Oryza sativa L.) in Tirtomartani Village, Kalasan Subdistrict, Sleman Regency. A quantitative approach was used, involving 64 farmer respondents who had adopted healthy cultivation practices. Data were analyzed using multiple linear regression to examine the effect of non-formal education, agricultural extension support, government support, and market access on farmers’ interest. The results showed that only two variables had a significant effect: non-formal education and government support. This indicates that increased participation in training and extension activities, as well as strong government involvement through supportive policies and infrastructure, play a critical role in encouraging farmers to adopt healthy and sustainable rice farming practices. These findings are expected to serve as a reference for agricultural extension agents, policymakers, and related stakeholders in designing effective empowerment programs.Keywords: Interest, Healthy Cultivation, Rice, Non-Formal Education, Government Support
DAMPAK PELATIHAN LITERASI KEUANGAN TERHADAP INKLUSI KEUANGAN PETANI DI KECAMATAN TUTUR KABUPATEN PASURUAN (The Impact of Financial Literacy Training on Financial Inclusion of Farmers in Tutur District, Pasuruan Regency)
This study analyzes the impact of financial literacy training for young farmers in Tutur District, Pasuruan Regency, which aims to improve financial management capacity and access to formal financial products. The training was conducted by agricultural extension workers and financial practitioners. Data were collected through questionnaires, observations, and interviews with 35 young farmers (purposive sampling) and analyzed using multiple linear regression with variables of method, material, duration, and facilitator. The results showed: Training methods and facilitators have a significant effect on increasing financial inclusion of young farmers, Training material and duration have no significant impact, The model explains 88.5% of the variation in financial inclusion (11.5% is influenced by other factors). These findings highlight the importance of an interactive training approach and ongoing mentoring by extension workers. Financial literacy training is effective in encouraging access to formal finance, which can strengthen farming business development. Policy implications emphasize the need for post-training mentoring programs to maximize the impact of financial literacy.Keywords: financial literacy, financial inclusion, young farmers, agribusiness, agricultural trainin
PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN HARGA TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN SAYUR DAN BUAH DI LOTTE GROSIR WARU SIDOARJO: The Influence of Product Quality and Price on Customer Satisfaction of Vegetables and Fruits at Lotte Grosir Waru Sidoarjo
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas produk dan harga terhadap kepuasan pelanggan sayur dan buah di Lotte Grosir Waru Sidoarjo. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya penurunan penjualan yang terjadi pada produk sayur dan buah di Lotte Grosir Waru Sidoarjo yang diduga berkaitan dengan kualitas produk dan harga yang ditawarkan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 100 responden yang merupakan pelanggan Lotte Grosir Waru Sidoarjo. Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Harga juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kualitas produk dan penetapan harga yang kompetitif dapat meningkatkan kepuasan pelanggan yang pada akhirnya dapat mendorong peningkatan penjualan produk sayur dan buah di Lotte Grosir Waru Sidoarjo. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pihak manajemen dalam menyusun strategi pemasaran yang tepat untuk mempertahankan dan meningkatkan loyalitas pelanggan.
Kata kunci: Buah, Harga, Kualitas Produk, Kepuasan Pelanggan, Sayur.
This study aims to analyze the influence of product quality and price on customer satisfaction for vegetables and fruits at Lotte Grosir Waru Sidoarjo. This research is motivated by a decline in sales of vegetables and fruits at Lotte Grosir Waru Sidoarjo, which is suspected to be related to the product quality and pricing offered. The research method used is quantitative with a descriptive approach. Data were collected through questionnaires distributed to 100 respondents who are customers of Lotte Grosir Waru Sidoarjo. Data analysis techniques used Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS). The results of the study show that product quality has a positive and significant effect on customer satisfaction. Price also has a positive and significant effect on customer satisfaction. These findings indicate that improving product quality and setting competitive prices can increase customer satisfaction, which in turn can encourage increased sales of vegetable and fruit products at Lotte Grosir Waru Sidoarjo. This study is expected to serve as a consideration for management in formulating appropriate marketing strategies to maintain and enhance customer loyalty.
Keywords: Fruit, Price, Product Quality, Customer Satisfaction, Vegetables.
PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN PELAYANAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MINUMAN VARIAN SUSU DI KEDAI LAB MILK CANDI SIDOARJO: The Effect of Product Quality and Service on Purchase Decisions for Milk Variants of Drink at Lab Milk Candi Sidoarjo
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Kualitas Produk dan Kualitas Pelayanan Terhadap Keputusan Pembelian minuman varian susu di Kedai Lab Milk Candi Sidoarjo. Dalam Penelitian ini menggunakan metpde pengambilan sampel non-probability sampling dengan pendekatan accidental sampling, dimana sampel yang dipilih secara sengaja dengan menyebarkan kuesioner kepada responden sebanyak 56 responden. Data yang digunakan di penelitian ini data primer dan data sekunder. Penelitian ini menggunakan metode Analisa data SEM-PLS dengan menggunakan software Smart PLS. Teknik analisa data yang digunakan adalah Analisa uji validitas, uji reliabilitas dan uji regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kualitas Produk dan Kualitas Pelayanan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian.
Kata kunci: Kualitas Produk, Kualitas Pelayanan, Keputusan Pembelian, Susu.
This study aims to analyze the effect of Product Quality and Service Quality on Purchase Decisions for milk variant drinks at Kedai Lab Milk Candi Sidoarjo. This study uses a non-probability sampling method with an accidental sampling approach, where the sample is selected intentionally by distributing questionnaires to 56 respondents. The data used in this study are primary data and secondary data. This study uses the SEM-PLS data analysis method using Smart PLS software. The data analysis techniques used are validity test analysis, reliability test and multiple linear regression test. The results of this study indicate that Product Quality and Service Quality have a positive and significant influence on Purchase Decisions.
Keywords: Milk, Product Quality, Service Quality, Purchase Decision
ANALISIS KOMPARATIF METODE BINA MARGA DAN LWD TERHADAP PENILAIAN KERUSAKAN JALAN RAYA SUMBERSARI-PATRANG, KABUPATEN JEMBER.
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan antara metode penilaian kerusakan jalan secara visual (Bina Marga) dan metode struktural menggunakan Light Weight Deflectometer (LWD) pada ruas Jalan Sumbersari–Patrang, Kabupaten Jember. Metode Bina Marga digunakan untuk menentukan nilai kondisi jalan berdasarkan jenis dan luas kerusakan permukaan, sementara LWD digunakan untuk mengukur lendutan akibat beban dinamis guna menghitung modulus elastisitas perkerasan. Penelitian dilakukan pada 10 segmen pengamatan dan 25 titik uji LWD.Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang sangat kuat dan signifikan secara statistik antara nilai kondisi jalan dan lendutan, dengan persamaan regresi y=−38,28x+451,12y = -38{,}28x + 451{,}12y=−38,28x+451,12, R kuadrat = 0,938, dan p lebih kecil dari 0,00001. Artinya, semakin buruk kondisi visual jalan, semakin besar lendutan struktural yang terjadi. Meskipun kedua metode menilai aspek yang berbeda, keduanya dapat saling melengkapi dalam memberikan gambaran menyeluruh terhadap kondisi perkerasan jalan, sehingga lebih efektif digunakan secara terpadu dalam perencanaan pemeliharaan
OPTIMASI PENJADWALAN WAKTU PROYEK REKONSTRUKSI JALAN RIGID MENGGUNAKAN METODE LINE OF BALANCE (LOB)
Dalam dunia konstruksi, terdapat pekerjaan yang berulang. Untuk proyek dengan elemen yang serupa, diperlukan penjadwalan yang dapat memenuhi kebutuhan sumber daya secara berkelanjutan dan teratur tanpa hambatan. Penelitian ini membahas proyek Rekonstruksi Jalan Penganten-Ngampal yang telah mengalami penundaan cukup lama dan menghitung Ketenagakerjaan, Bahan, dan Peralatan. Tujuan dari penelitian agar dapat mengetahui hasil penjadwalan proyek dan untuk menghitung selisih waktu yang diperoleh setelah dianalisis menggunakan metode Line Of Balance (LOB). Pendekatan yang diterapkan adalah dengan melakukan wawancara dan mengumpulkan data proyek dalam bentuk RAB, Jadwal Waktu, MC 0/MC 100 yang kemudian diproses menjadi diagram Line Of Balance (LOB). Hasil penjadwalan proyek Rekonstruksi Jalan Penganten-Ngampal menggunakan metode ini menunjukkan bahwa Pembagian 1. Umum dilakukan selama 1 minggu, Pembagian 2. Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) dilakukan selama 2 minggu, Pembagian 4. Pekerjaan Tanah dan Geosintetik dilakukan selama 3 minggu, Pembagian 6. Perkerasan Granular dan Perkerasan Beton Semen dilakukan selama 2 minggu, Pembagian 8. Struktur dilakukan selama 4 minggu, Pembagian 7. Perkerasan Aspal dilakukan selama 1 minggu, Pembagian 10. Pekerjaan Harian dan Pekerjaan Lain dilakukan selama 1 minggu. Durasi proyek Rekonstruksi Jalan Penganten - Ngampal awalnya adalah 17 minggu (120 hari kalender). Setelah diatur ulang menggunakan metode ini, optimasi durasi Jadwal menjadi 16 minggu (112 hari kalender), dengan perbedaan waktu 1 minggu
EVALUASI PELAYANAN DAN TARIF KERETA API LOGAWA METODE ABILITY TO PAY – WILLINGNESS TO PAY
Kereta Api Ekonomi Premium Logawa merupakan salah satu moda transportasi antarkota yang melayani rute Surabaya–Jember dengan tarif terjangkau dan pelayanan yang mendukung mobilitas masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelayanan Kereta Api Ekonomi Premium Logawa berdasarkan Standar Pelayanan Minimum (SPM) perjalanan kereta api serta menganalisis kesesuaian tarif menggunakan metode Ability to Pay (ATP) dan Willingness to Pay (WTP). Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner kepada 150 responden penumpang. Metode Importance Performance Analysis (IPA) digunakan untuk mengukur kesesuaian antara kinerja dan harapan penumpang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas penumpang berjenis kelamin laki-laki (58persen), berusia 20-30 tahun (42,7persen), dan berstatus pelajar atau mahasiswa (31,3persen), dengan frekuensi perjalanan sebagian besar hanya 1-2 kali per bulan (82persen). Nilai rata-rata ATP penumpang adalah Rp345.378,00 sedangkan nilai rata-rata tambahan tarif WTP sebesar Rp9.267,00, menunjukkan tarif saat ini masih dapat dinaikkan dengan catatan peningkatan kualitas pelayanan. Nilai rata-rata tingkat kesesuaian pelayanan adalah 96,40persen. Berdasarkan analisis IPA, atribut prioritas utama peningkatan (kuadran I) meliputi kondisi pintu antar gerbong, CCTV, kenyamanan tempat duduk, fasilitas dan kebersihan toilet, serta fasilitas kereta makan. Sementara atribut yang kinerjanya perlu dipertahankan (kuadran II) adalah lampu penerangan, ketepatan waktu, rak bagasi, informasi perjalanan, sistem pembelian tiket, kaca film jendela, serta keberadaan nama/relasi dan nomor urut kereta. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun kemampuan membayar penumpang cukup tinggi, kesediaan untuk membayar lebih masih rendah apabila kualitas pelayanan tidak ditingkatkan
PERANCANGAN STRUKTUR GEDUNG KANTOR UNIVERSITAS ADZKIA KOTA PADANG DENGAN SISTEM GANDA SESUAI SNI GEMPA 1726:2019
Kota Padang merupakan wilayah dengan tingkat aktivitas seismik yang tinggi, sehingga memerlukan desain struktur bangunan yang adaptif dan andal terhadap beban gempa. Perancangan ini bertujuan merancang struktur Gedung Universitas Adzkia berlantai enam menggunakan Sistem Ganda sesuai ketentuan SNI 1726:2019 dan SNI 2847:2019. Metodologi perancangan meliputi studi literatur untuk menentukan sistem struktur yang tepat, perencanaan awal (preliminary design), pemodelan 3D menggunakan software ETABS v.18 dengan penambahan elemen shear wall, serta analisis struktur terhadap kombinasi pembebanan mengacu pada ketentuan desain Sistem Ganda dan metode dinamik respons spektrum. Hasil analisis menunjukkan bahwa struktur memenuhi seluruh persyaratan desain gempa, dengan faktor koreksi skala terhadap gaya geser dinamis terhadap statis sebesar 1644,98 kN, partisipasi massa melebihi 90persen, simpangan antar lantai di bawah batas 0,002h, serta stabil terhadap pengaruh efek P-Delta. Pada arah X, nilai interstory drift ratio (teta) tertinggi terjadi di lantai 3 sebesar 0,0177 rad dan terendah di atap sebesar 0,0022 rad, sedangkan pada arah Y, nilai tertinggi sebesar 0,0161 rad dan terendah 0,0116 rad. Seluruh nilai teta berada jauh di bawah batas 0,0909 rad (lebih kecil 0,25). Sistem Ganda yang diterapkan mampu memikul 26,24persen gaya lateral gempa pada arah X dan 26,31persen pada arah Y, melampaui syarat minimum 25persen. Elemen struktur seperti balok, kolom, pelat lantai setebal 125 mm, dan shear wall setebal 300 mm dirancang sesuai standar kekuatan dan kekakuan sebesar 73,76persen arah X dan 73,69persen arah Y. Dengan demikian, penerapan Sistem Ganda pada Gedung kantor Universitas Adzkia terbukti efektif, aman, dan relevan untuk pengembangan desain bangunan tahan gempa khususnya Kota Padan
ANALISIS KEBUTUHAN AIR IRIGASI PADA DAERAH IRIGASI BARAMMAMASE KABUPATEN LUWU PROVINSI SULAWESI SELATAN
Sungai Battang sebagai sumber daya air strategis di Kabupaten Luwu. Namun, pemanfaatannya kini dihadapkan pada berbagai tantangan, mulai dari perubahan iklim, perubahan pemanfaatan lahan, hingga meningkatnya tekanan aktivitas manusia, sehingga pengelolaan yang optimal menjadi semakin penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana ketersediaan air di lokasi perencanaan mampu memenuhi kebutuhan irigasi sesui pola tanam yang diiteraapkan. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, dengan data primer yang dikumpulkan melalui pengamatan langsung di lokasi penelitian meliputi jenis tanaman, pola tanam, dan luas daerah irigasi, serta data sekunder dari instansi terkait mencakup curah hujan, suhu udara, kelembapan, lama penyinaran matahari, dan kecepatan angin. Analisis hidrologi dilakukan untuk menghitung kebutuhan air di sawah (Gross Farm Requirement), volume air yang harus disalurkan dari sumber (Diversion Requirement), serta kebutuhan bersih tanaman di sawah (Net Farm Requirement). Hasil penelitian diperoleh bahwa untuk luas lahan sebesar 78 hektar, total kebutuhan air mencapai 0,106 m³/detik, sedangkan debit air yang tersedia sebesar 17,46 m³/detik. Dengan menerapkan pola tanam padi–padi yang telah ada, ketersediaan dan kebutuhan air di lokasi perencanaan masih dapat terpenuhi meskipun belum terdapat bendung