E-Journal Universitas Alkhairaat Palu
Not a member yet
174 research outputs found
Sort by
MAKNA KEADILAN PADA KETENTUAN 2:1 (DUA BANDING SATU) DALAM KONSEP WARIS ISLAM
Perolehan laki dan perempuan pada pembagian waris Islam yaitu 2:1 (dua banding satu) banyak mendapat sorotan karena dianggap tidak lagi sesuai dengan perkembangan zaman. Tulisan ini memberikan informasi bahwa konsep keadilan yang terdapat dalam hukum Islam yang mana dalam pembahasannya lebih memfokuskan pada apakah perbedaan penerimaan antara waris laki-laki dan waris perempuan sudah memenuhi konsep keadilan dalam sistim kewarisan Islam ataukah memiliki pemikiran yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam hukum Islam, hakikatnya adalah bahwa keimanan seseorang tidak mempengaruhi defenisi, dalam artian bahwa segala yang ditetapkan adil oleh Allah Swt. pasti adil. Keadilan tidak sepenuhnya digantungkan pada penalaran manusia, karena keadilan sendiri selalu berubah dari masyarakat satu ke masyarakat yang lain. Walaupun pada akhirnya keragaman sistem pembagian waris dan belum adanya satu kesatuan hukum yang menjadi rujukan umat dalam menerapkan hukum kewarisan ditengah masyarakat menjadi salah satu penyebab anggapan 2:1 bisa jadi berubah sesuai dengan hukum yang dipilih untuk diterapkan dalam hal pembagian harta waris. Bahwa anggapan ini terpicu dari pemikiran bahwa saat ini kaum perempuan tidak menutup kemungkinan menjadi tulang punggung dalam keluarga. Kata kunci: konsep keadilan, kewarisan Islam, bagian waris 2:1
ERROR ANALYSIS ON SENTENCE CONSTRUCTION BY USING GRAMMAR TRANSLATION METHOD TO THE FIRST SEMESTER STUDENTS OF ARABIC EDUCATION STUDY PROGRAM AT DATOKARAMA STATE ISLAMIC UNIVERSITY PALU
This is a qualitative research focusing on answering the research question, “What kinds of error occur on sentence construction by using Grammar Translation Method to the first semester students of Arabic Education Study Program at Datokarama State Islamic University Palu?” The participants of this research are thirty two first semester students of Arabic Education Study Program at Datokarama State Islamic University Palu. The instrument of the research is a document analysis of a hundred Indonesian sentences translated into English. The result of this research shows that there are five types of error occurred: (1) omission; (2) addition; (3) misformation; (4) misorder; and (5) word misuse. Omission errors can be found on the article for the singular nouns, -s/-es ending for plural marker of nouns, to be in nominal sentences, measured quantities for uncountable nouns, and –s/-es ending for verbs in simple present tense. When the mother tongue interferes the sentence construction, the addition errors then took place. Misformation errors occurred on the use of demonstrative determiners, subject-verb agreement in present perfect tense as well as in nominal sentences. Misorder errors can be showed on the word order of present perfect tense. Word misuse errors occurred when the participants translated the sentences one word by one word literally while the vocabulary is not sufficien
ANALISIS USAHA ALAT TANGKAP BAGAN SATU PERAHU DI DESA KALANGKANGAN KECAMATAN GALANG KABUPATEN TOLITOLI
Secara sosial ekonomi usaha bagan satu perahu sangat penting bagi kehidupan masyarakatnya di desa kalangkangan, dimana sebagian masyarakatnya menggantukan hidupnya dengan menggunakan alat tangkap bagan satu perahu, Sehingga melakukan penangkapan ikan menggunakan alat tangkap bagan perahu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aspek teknis dan ekonomi usaha alat tangkap bagan perahu di Desa Kalangkangan Kecamatan Galang Kabupaten Tolitoli. Penelitian ini dilaksanakan selama 5 bulan terhitung sejak bulan Maret sampai Juli 2019. Metode penelitian yang digunakan adalah bersifat studi kasus. Metode analis yang digunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini berupa data primer dan data sekunder. Untuk mengetahui kelayakan ekonomi usaha bagan perahu di Desa Kalangkangan Kabupaten Tolitoli digunakan peralatan alat analisis Revenue Cost Ratio (R/C) dan Payback Period. Hasil analisis menunjukan bahwa usaha bagan satu perahu layak dikembangkan yakni dengan nilai R/C Ratio sebesar 1.8. Sedangkan hasil analisis payback period sebesar 0,9 tahun. Artinya nilai investasi yang digunakan dalam usaha bagan satu perahu dapat dikembalikan dalam jangka waktu 10 bulan 28 hari. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan secara teknis usaha alat tangkap bagan satu perahu di Desa Kalangkangan Kabupaten Tolitoli layak untuk dioperasikan dan secara ekonomi usaha tersebut layak untuk dikembangkan
OPTIMASI EKONOMI PENGELOLAAN SUMBERDAYA PERIKANAN CAKALANG DI KABUPATEN PARIGI MOUTONG, SULAWESI TENGAH
Optimalisasi pemanfaatan sumberdaya perikanan cakalang di Kabupaten Parigi Moutong dalam penelitian ini menggunkan analisis bioekonomi model Gordon-Schaefer. Analisis bioekonomi model Gordon-Schaefer merupakan cara sederhana dalam melakukan pendugaan pemanfaatan optimal sumberdaya perikanan dan dapat dijadikan titik awal untuk memahami sistem perikanan yang kompleks. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keseimbangan biologi dan ekonomi dalam pengelolaan sumberdaya perikanan cakalang di Kabupaten Parigi Moutong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa saat ini sumberdaya perikanan cakalang sudah mengalami overfishing, hal ini disebabkan jumlah effort aktual telah melebihi jumlah effort optimum. Jumlah effort aktual sebesar 14.229 trip sedangkan jumlah effort optimum adalah 12.679 trip per tahun. Produksi maksimum secara biologi (hMSY) sebesar 4.634 ton per tahun. Keuntungan masksmium diperoleh pada produksi (hMEY) sebesar Rp. 36.459 miliar per tahun dan keseimbangan perikanan open access (hOAY) terjadi pada tingkat produksi 2.516 ton per tahun. Jumlah upaya optimum secara bilologi (EMSY) adalah 12.679 trip per tahun, secara ekonomi (EMEY) sebesar 10.625 trip per tahun dan pada perikanan open access sebesar (EOAY) 21.251 trip per tahun. Hasil analisis ini menunjukkan bahwa keseimbangan bilogi terjadi saat jumlah produksi maksimum 4.634 ton per tahun dengan upaya 12.679 trip per tahun. Keseimbangan tersebut bukan merupakan titik keuntungan maksimum. Secara ekonomi keuntungan maksimum terjadi pada jumlah produksi (hMEY) sebesar 4.513 ton per tahun dengan upaya sebanyak 10.116 trip per tahun, kondisi ini lebih rendah dari keseimbangan biologi (hMSY)
MASKULINISASI IKAN LELE SANGKURIANG (Clarias gariepinus) MENGGUNAKAN AIR KELAPA DENGAN LAMA PERENDAMAN BERBEDA
Ikan lele sangkuriang merupakan satu dari sepuluh komoditas unggulan budidaya yang bersaing dan berkelanjutan. Salah satu upaya teknis yang dilakukan dalam mengoptimalkan produksi ikan lele adalah melalui teknik maskulinisasi. Maskulinisasi dilakukan untuk memperoleh ikan jantan yang unggul karena pertumbuhan ikan lele jantan cenderung lebih cepat dari betina. Selain itu, pada proses pemijahan secara buatan pada ikan lele, mengharuskan mematikan ikan lele jantan karena tidak bisa dilakukan stripping. Sehingga menyebabkan ketersediaan ikan lele jantan semakin lama berkurang, sedangkan untuk ketersediaan ikan lele jantan sangat penting dalam keberlanjutan budidaya ikan. Salah satu bahan alami yang digunakan sebagai bahan maskulinisasi yaitu air kelapa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan air kelapa dengan lama perendaman yang berbeda terhadap maskulinisasi ikan lele sangkuriang (Clarias gariepinus). Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan meliputi perlakuan A (kontrol), B (perendaman selama 8 jam), C (perendaman selama 10 jam) dan D (perendaman selama 12 jam). Hasil penelitian menunjukkan lama perendaman menggunakan air kelapa berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap maskulinisasi ikan lele sangkuriang, dengan persentase kelamin jantan tertinggi diperoleh pada perlakuan C (perendaman selama 10 jam) yakni sebesar 82,59%.
 
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV TEMA 6 CITA-CITAKU MELALUI PENERAPAN MODEL DEMONSTRATION DI SD 01 GULANG
This Classroom Action Research is motivated by the low learning outcomes of students in Indonesian and PPKn lessons. This research is in the form of classroom action research, by adapting the model of Classroom Action Research by Kemmis, and Mc. Taggart. This Classroom Action Research was conducted through two cycles. The stages in this classroom action research are (1) action planning, (2) action implementation, (3) observation, and (4) reflection. The research subjects in this Classroom Action Research, namely grade IV SD 01 Gulang, Mejobo District, Kudus Regency, with a total of 32 students, consisting of 12 male students, and 20 female students, and a fourth grade teacher. The assessment instrument used in this Classroom Action Research is an assessment for work learning outcomes. The results of this Classroom Action Research are the researchers using the demonstration method through the Puzzle media which will be used in the learning process. So the use of the demonstration method through puzzle media on the theme 6 My Goals can improve student learning outcomes in grade IV SD 01 Gulang Mejobo Kudu
ANALISIS KESALAHAN EJAAN BAHASA INDONESIA PADA TUGAS MAKALAH MAHASISWA PROGRAM STUDI TADRIS ILMU PENGETAHUAN ALAM (TIPA) FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN UNIVERSITAS ISLAM NEGERI DATOKARAMA PALU
This study aims to examine the form of error in the use of Indonesian Spelling (EBI) on paper assignments for students of the Natural Sciences Tadris Study Program (TIPA), from the Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, Datokarama State Islamic University Palu. The date in this study is in the form of errors in the use of Indonesian spelling in the paper assignments of semester 1 (one) students of Indonesian language courses. The source of the data in this study was a group paper assignment for semester 1 (one) Indonesian language courses. The results showed that there were 20 errors in the use of capital letters, 10 errors in writing italics, 5 errors in writing number symbols, 15 errors in writing prepositions, 7 errors in writing particles, 5 errors in writing abbreviations, and 5 errors. On punctuation writing, as well as 6 mistakes in writing compound words. Based on results research shows that students in college students Program Traditional Studies of Science Knowledge Semester nature one not yet mastered the technique, especially in the use of Nature Spelling Indonesian (EBI) capital letters, italic
METODE PEMBELAJARAN SASTRA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA
This paper aims to introduce the method of learning literature in Indonesian subjects. Literary material, especially poetry appreciation, is often a problem for teachers and students. To overcome this problem, one of the solutions offered by the author is in the form of a method that is considered to be able to solve problems in literary learning, especially in poetry appreciation. Some of the literary teaching methods applied include the lecture and question and answer method, discussion, audio-visual and content analysis. The implementation steps taken by teachers and students are (a) choosing poetry literary texts (b) choosing learning media, (c) analyzing poetry literary texts together. (d) form groups of students. (e) student work assignments. (f) the percentage of students in front of the class using the media. (g) discussion and question and answe