Portal E-Jurnal Poltekba (Politeknik Negeri Balikpapan)
Not a member yet
    690 research outputs found

    SISTEM PEMBANGKIT PANEL SURYA DENGAN SOLAR TRACKER DUAL AXIS

    Get PDF
    Listrik merupakan salah satu kebutuhan pendukung aktivitas manusia dan sudah menjadi bagian yang tidak terlepaskan dari manusia. Sehingga penelitian Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) menjadi menarik sebagai energi alternative menghasilkan listrik. Salah satu keunggulan nya karna pengolahan listri tenaga surya ramah akan lingungan. Dalam hal ini kebanyakan sel surya yang terpasang kebanyakan bersifat statis atau diam, sehingga proses penyerapan energi matahari oleh sel surya kurang maksimal. Untuk mendapatkan energi matahari yang maksimal, maka posisi cel surya tersebut harus mengikuti arah datangnya sinar matahari. Pada penelitian ini telah dirancang pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dengan metode yang dapat menggerakkan posisi sel surya agar selalu mengikuti arah pergerakan matahari yaitu metode solar tracker dual axis yang dimana dengan menggunakan metode ini dalam penyerapan energi matahari lebih optimal. Solar tracker dual axis dimanfaatkan sebagai optimalisasi dari penerimaan energi matahari oleh panel surya, terdapat 4 buah sensor cahaya yang bekerja pada sistem ini yang fungsinya membaca pergeseran matahari yang ditempatkan dengan sudut berbeda pada sel surya. Kemudian output dari sensor cahaya dikirim ke mikrokontroller arduino dan arduino akan mengolah data dari sensor cahaya sehingga motor servo akan menggerakan panel surya sesuai perintah. Dari hasil penelitian menunjukkan dengan menggunakan metode solar tracker dual axis, maka total jumlah energi matahari yang dihasilkan lebih besar dibandingkan panel surya statis yaitu hingga sebesar 30% lebih banyak ketimbang panel surya statis. Disimpulkan bahwa metode yang diusulkan dapat menambah daya energi matahari lebih banyak daripada tanpa menggunakan metode (statis).Kata Kunci : Sel Surya, Solar Tracker Dual Axis, Arduino, Sensor cahaya DUAL AXIS SOLAR TRACKING SYSTEM FOR POWER GENERATIONElectricity is one of the needs to support human activities and has become an inseparable part of humans. So that research on Solar Power Plants (PLTS) becomes interesting as an alternative energy to produce electricity. One of the advantages is that solar power processing is environmentally friendly. In this case, most of the installed solar cells are mostly static or stationary, so the process of absorption of solar energy by solar cells is not optimal. To get maximum solar energy, the position of the solar cell must follow the direction of the sun's rays. In this study, a solar power plant (PLTS) has been designed with a method that can move the position of the solar cells so that they always follow the direction of the sun's movement, namely the dual axis solar tracker method, which uses this method to optimize solar energy absorption. The dual axis solar tracker is used as an optimization of solar energy reception by solar panels. There are 4 light sensors that work in this system which functions to read the sun's shift positioned at different angles on the solar cell. Then the output from the light sensor is sent to the Arduino microcontroller and Arduino will process the data from the light sensor so that the servo motor will move the solar panels according to orders. The research results show that using the dual axis solar tracker method, the total amount of solar energy produced is greater than static solar panels, which is up to 30% more than static solar panels. It is concluded that the proposed method can add more solar energy power than without using the (static) method.Keywords: Solar Cell, Solar Tracker Dual Axis Solar Tracker, Arduino, Light Senso

    Hidrolisis Limbah Kulit Nanas dengan Asam Asetat Menggunakan Metode Ultrasound-Assisted Acid Hydrolysis (UAAH) untuk Produksi Oligosakarida

    Get PDF
    Pineapple peel waste has a lot of fiber and carbohydrate content so that it has the potential to become raw material for making oligosaccharides. Oligosaccharide production can be done through hydrolysis with acidic compounds. This research aims to determine the effect of ultrasonic waves application  in acid hydrolysis to pineapple peel waste. Hydrolysis was carried out with 0.5 M acetic acid with variations in volume of 10, 15, 20, 25, and 30 mL as well as variations in the time of use of ultrasonic waves for 5, 10, 15, 20, and 25 minutes. The results of hydrolysis showed varying Rf in the analysis using thin layer chromatography (TLC).Based on Rf, oligosaccharides have been produced (Rf ≤ 0.64), including the smallest solvent volume (10 mL) and the shortest duration of ultrasonic wave application (5 minutes).Keywords : Pineapple peel  waste, ultrasound-assisted acid hydrolysis, oligosaccharides, prebiotic ABSTRAKLimbah kulit nanas memiliki banyak kandungan serat dan karbohidrat sehingga berpotensi menjadi bahan dasar pembuatan oligosakarida. Preparasi oligosakarida dapat dilakukan melalui hidrolisis dengan senyawa asam. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari efek penerapan gelombang ultrasonik dalam hidrolisis asam terhadap limbah kulit nanas. Hidrolisis dilakukan dengan asam asetat 0,5 M dengan variasi volume 10, 15, 20, 25, dan 30 mL serta variasi waktu penggunaan gelombang ultrasonik selama 5, 10, 15, 20, dan 25 menit. Hasil hidrolisis menunjukkan Rf yang beragam pada analisis menggunakan kromatografi lapis tipis (KLT). Berdasarkan Rf, oligosakarida telah dihasilkan, termasuk dengan volume pelarut terkecil dan durasi aplikasi gelombang ultrasonik yang paling singkat.Kata kunci :  Limbah kulit nanas, ultrasound-assisted acid hydrolysis, oligosakarida, prebioti

    Pola Komunikasi Penyanyi Dangdut, Konflik, dan Resolusi Penyelesaiannya (Studi pada Penyanyi Dangdut di Desa Banjarsawah, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo)

    Get PDF
    Being a dangdut singer is not an easy profession. There are still many negative assumptions from the community towards this profession. Even so, there are still many women who become dangdut singers, although often criticized. As happened in the village of Banjarsawah, Tegalsiwalan District, Probolinggo Regency. This study seeks to describe the communication carried out by dangdut singers and the audience so that they are liked a lot, the conflicts experienced by dangdut singers, and the treatment of conflicts and communication efforts in the resolution process. This study uses descriptive qualitative method. The results showed that the dangdut singer tried to establish good communication with the audience by always greeting and asking the songs you want to listen to. Conflicts often occur between dangdut singers and with their neighborhoods. The settlement process is done by ignoring the negative assumptions given by the community, improving communication, and avoiding the community that is acting badtowards them. Keywordi: communication. conflict, dangsdut singer, resolutionAbstrakMenjadi penyanyi dangdut bukanlah profesi yang mudah. Masih banyak anggapan negatif dari masyarakat terhadap profesi ini. Meskipun begitu, masih banyak perempuan yang menjadi penyanyi dangdut walaupun seringkali mendapat kecaman. Seperti yang terjadi di Desa Banjarsawah, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo. Penelitian ini berusaha untuk mendeskripsikan komunikasi yang dilakukan penyanyi dangdut dengan penonton agar banyak disukai, konflik yang dialami oleh penyanyi dangdut, dan perlakuan konflik serta upaya komunikasi dalam proses resolusinya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyanyi dangdut berusaha untuk menjalin komunikasi yang baik dengan penonton dengan cara selalu menyapa dan menanyakan lagu yang ingin didengarkan. Konflik sering terjadi baik antar penyanyi dangdut maupun dengan lingkungan tempat tinggal mereka. Proses penyelesaian yang dilakukan adalah dengan jalan mengabaikan anggapan negatif yang diberikan masyarakat, memperbaiki komunikasi, dan menghindari masyarakat yang berlaku buruk terhadap mereka.Kata Kunci: Komunikasi, Konflik, Penyanyi Dangdut, Resolusi

    Intervensi Edukasi terhadap Perilaku Penggunaan Pestisida secara Aman dan Sehat pada Petani di Bima Indonesia

    No full text
    It is estimated that millions of Indonesian people who are involved in agricultural works are suffered from pesticide poisoning due to unsafe and lack of healthy pesticides used in crops. To describe the knowledge, attitude, and practices on pesticides use among farmers in Bima before and after the intervention. Subsequently, this study was aimed to determine the effectiveness of education intervention in improving farmers’ knowledge, attitudes, and practices on pesticide use. This study utilized a quasi-experimental research with pre- and post-test design. The intervention group were given an educational intervention using a pocketbook to explain about safe and healthy use of pesticides. Finally, the result of pre- and post-test on knowledge, attitude and practice on the use of pesticides were compared. A significant result was found that there was a significant difference before and after receiving an educational intervention on safe and healthy use of pesticides among farmers in Bima, Indonesia (p-value: 0.000; α: 0.005).Keywords: Farmers’ occupational health, pesticides, health and safety at work, agricultural health promotionABSTRAKSetiap hari ribuan petani dan para pekerja di sektor pertanian di Indonesia teracuni pestisida dan setiap tahun diperkirakan jutaan orang yang terlibat di pertanian menderita keracunan akibat pestisida, karena perilaku penggunaan pestisida tidak aman dan tidak sehat. Tujuan: Untuk menganalisa aspek pengetahuan, sikap, dan praktik penggunaan pestisida bagi para petani di Bima sebelum dan setelah dilakukan intervensi edukasi penggunaan pestisida aman dan sehat. Jenis penelitian ini adalah quasi-experiment dengan rancangan pre- dan post test untuk menguji perbedaan sebelum dan sesudah menerima edukasi penggunaan pestisida secara aman dan sehat pada petani di Bima. Perbandingan skor pre- dan post-test atau sebelum dan sesudah diberikan edukasi penggunakan pestisida secara aman dan sehat, pada kelompok petani yang menjadi subyek penelitian berbeda secara signifikan dengan p value: 0.000 pada α: 0.005. Skor pengetahuan, sikap dan perilaku penggunaan pestisida secara aman dan sehat sesudah pemberian edukasi lebih tinggi dibandingkan dengan skor sebelum diberikan edukasi.Kata kunci: Kesehatan Kerja Petani, pestisida, bekerja secara aman dan sehat, promosi kesehatan di pertania

    Estimasi Koefisien Transfer Oksigen (KLa) Pada Metode Aerasi Fine Bubble Diffuser. Studi Kasus : Pengolahan Air Lindi TPA Manggar Kota Balikpapan

    Get PDF
    Leachate is a liquid from the decomposition of waste material in landfills. Leachate can be dangerous if it flows into the ground, consequently making pollution on soil and groundwater. Due to its harmful to the environment, therefore treatment of the leachate is needed. The increase in dissolved oxygen is one of the aerobic treatment processes needed for leachate. In this study, the method of increasing dissolved oxygen (DO) uses a fine bubble diffuser. According to the problem, the purpose of this study is to determine the effect of using a fine bubble diffuser in leachate water treatment by calculating the amount of DO and the oxygen transfer coefficient (KLa) that occurs. In this study, using variations of diameter nozzle diffuser 1.5 mm, 2 mm and 3 mm. The results from this study are the DO concentration to increase based on aeration time. DO concentration with maximum aeration time of 20 minutes at nozzle diameter 1,5 mm, 2 mm, 3 mm, respectively are 1.4 mg/l; 0.7 mg/l; 0.8 mg/l. The results of KLa at nozzle diameter 1.5 mm, 2 mm, 3 mm sequentially are 0.65 / hour; 0.34 / hour; 0.34 / hour. These results indicate that the KLa value decreased. In conclusion, decreased KLa indicates that the oxygen condition in leachate approaches saturated conditions or in other words that the DO concentration is relatively increased with time during aeration.Keywords: Aeration, Dissolved Oxygen, Fine Bubble Diffuser, Oxygen Transfer CoefficientABSTRAKAir lindi merupakan cairan hasil dekomposisi material sampah yang ada di landfill. Air lindi dapat menjadi berbahaya jika meresap ke dalam tanah sehingga menyebabkan pencemaran tanah dan air tanah. Dikarenakan sifatnya yang berbahaya bagi lingkungan maka diperlukan pengolahan terhadap air lindi tersebut. Peningkatan oksigen terlarut merupakan salah satu proses pengolahan aerobik yang diperlukan bagi air lindi. Pada penelitian ini metode peningkatan oksigen terlarut (DO) menggunakan fine bubble diffuser sehingga tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh penggunaan fine bubble diffuser dalam pengolahan air lindi dengan menghitung jumlah DO dan koefisien transfer oksigen (KLa) yang terjadi. Dalam penelitian ini menggunakan variasi lubang/nozzle diffuser yaitu 1,5 mm, 2 mm dan 3 mm untuk mengolah air lindi TPA Manggar Kota Balikpapan. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah secara keseluruhan konsentrasi DO semakin meningkat berdasarkan waktu aerasi, sementara konsentrasi maksimum DO dengan waktu aerasi 20 menit pada diameter nozzle 1,5 mm adalah 1,4 mg/, diameter nozzle  2 mm adalah 0,7 mg/l dan diameter nozzle 3 mm adalah 0,8 mg/l. Adapun hasil KLa pada 1,5 mm adalah 0,65/jam; 2 mm adalah 0,34/jam; 3 mm 0,34/jam. Hasil tersebut menunjukkan bahwa nilai KLa mengalami penurunan. KLa yang semakin menurun meindikasikan bahwa kondisi oksigen dalam air lindi mendekati kodisi jenuh atau dengan kata lain bahwa konsentrasi DO relatif meningkat terhadap waktu pada saat aerasi.Kata Kunci : Aerasi, Oksigen Terlarut, Fine Bubble Diffuser, Koefisien Transfer Oksige

    Pengaruh Orientasi Kewirausahaan dan Orientasi Pasar terhadap Kinerja UMKM

    Get PDF
    Entrepreneurial orientation and market orientation are very importantthat must be owned by an entrepreneur in order to succeed in the business. This study aims to determine and to know the influence of entrepreneurial orientation and market orientation on the performance of SMEs inthe fashion sector in Labuhanbatu Regency and Labuhanbatu Selatan Regency, North Sumatra Province. This study involved 205 SMEs as the owners of the fashion industry in Labuhanbatu Regency and South Labuhanbatu Regency. The study was analyzed with Structural Equation Modeling using AMOS software version 23.The results showed that entrepreneurship orientation and market orientation has a significant role in improving the performance of the fashion industry. We also found that market orientation has the most influence in improving performance. Besides that, it was found that the dominant factor in increasing entrepreneurial orientation was the ability to capture and identify business opportunities, while to shape market orientation, giving attention and customer satisfaction has an important role. We recommend for providing training to entrepreneurs related to how to identify and capture opportunities and also about increasing customer satisfaction.Key Words: Entrepreneurial Orientation, Market0Orientation, SMEs PerformanceABSTRAKOrientasi kewirausahaan dan orientasi pasar memiliki peran yang sangat penting yang harus dimiliki seorang pengusaha agar berhasil dalam menjalankan bisnisnya. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskanpengaruh orientasi kewirausahaan danorientasi pasar terhadap kinerja UMKM sektor fashiondi Kabupaten Labuhanbatu dan Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini melibatkan 205 UMKM pemilik industri fashion di Kabupaten Labuhanbatu dan Kabupaten Labuhanbatu Selatan.  Penelitian dianalisisdenganStructural Equation Modeling dengan menggunakan software AMOS versi 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orientasi kewirausahaan maupun orientasi pasar memiliki peran yang signifikan dalam meningkatkan kinerja UMKM sektorindustri fashion. Kami jugamenemukan bahwa orientasi pasar memiliki pengaruh yang paling besar dalam meningkatkan kinerja UMKM. Disamping itu ditemukan bahwa faktor yang dominan dalam meningkatkan orientasi kewirasauhaan adalah kemampuan dalam menangkap dan mengidentifikasi peluang bisnis, sedangkan untuk membentuk orientasi pasar, memberikan perhatian dan kepuasan pelanggan memiliki peran penting.  Penulis merekomendasikan untuk memberikan pelatihan kepada pelaku usaha UMKM berkaitan dengan bagaimana mengidentifikasi dan menangkap peluang dan juga tentang peningkatan kepuasan pelanggan. Kata Kunci  :Orientasi Kewirausahaan,0Orientasi Pasar, Kinerja UMK

    Uji Coba Produk Nugget Berbahan Dasar Ikan Cakalang (Katsuwonus Pelamis) dengan Penambahan Tepung Daun Kelor (Moringa Oleifera L)

    Get PDF
    Cakalang fish nuggets is a product of skipjack fish meat with dough and coating to maintain its quality. To increase the nutritional content of nuggets by adding Moringa leaf flour. The specific objectives of this study are to describe the development of skipjack-based nugget recipes by adding Moringa leaf flour, to apply skipjack tuna and Moringa leaf flour recipes, and to describe the results of sensory tests on tuna fish nugget recipes by adding Moringa leaf flour. This research was conducted at Balikpapan. This study involved 25 students majoring in Food Management as panellists. Based on the results of the hedonic test, the panellists stated that the formula 2 product with the addition of 10% Moringa flour in the production of skipjack tuna with an average value (3.97), which means panelists like it. Based on the hedonic quality test, it was concluded that the highest average results obtained in formula 3 with the addition of moringa leaf flour as much as 15% in the colour aspect (4.72) which states very green moss, in the addition of Moringa leaf flour as much as 15% in the aspect of aroma (3.96) which states scented Moringa leaves, the addition of Moringa leaf flour as much as 15% in the aspect of texture (4.04) which states solid textured, and the addition of Moringa leaf flour as much as 15% in the aspect of taste (4.20) which states savory and tastes of Moringa leaves. The suggestion for this research is the need to make labels and packaging for cakalang fish (katsuwonus pelamis) based nugget products with the addition of moringa leaf flour (moringa oleifera l) so that it can be directly marketed to the public. Keywords: Nugget, Skipjack Fish, Moringa Leaf FlourABSTRAKNugget ikan cakalang adalah produk daging ikan cakalang dengan adonan dan pelapis untuk mempertahankan kualitasnya. Untuk meningkatkan kandungan gizi nugget dengan menambahkan tepung daun kelor. Tujuan khusus penelitian ini adalah mendeskripsikan pengembangan resep nugget berbahan dasar ikan cakalang dengan penambahan tepung daun kelor, mempraktekkan resep nugget ikan cakalang dan tepung daun kelor, dan mendeskripsikan hasil uji sensori terhadap resep nugget ikan cakalang dengan penambahan tepung daun kelor. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimental. Penelitian ini melibatkan 25 mahasiswa jurusan tata boga sebagai panelis. Hasil uji hedonik disimpulkan bahwa produk Formula 2 dengan penambahan tepung kelor 10% pada pembuatan nugget ikan cakalang dengan nilai rata-rata (3.97) yang berarti panelis suka. Berdasarkan uji mutu hedonik, disimpulkan bahwa hasil rata-rata tertinggi yang didapatkan pada formula 3 dengan penambahan tepung daun kelor sebanyak 15% pada aspek warna (4.72) yang menyatakan sangat berwarna hijau lumut, pada penambahan tepung daun kelor sebanyak 15% pada aspek aroma (3.96) yang menyatakan beraroma daun kelor, pada penambahan tepung daun kelor sebanyak 15% pada aspek tekstur (4.04) yang menyatakan bertekstur padat ,dan penambahan tepung daun kelor sebanyak 15% pada aspek rasa (4.20) yang menyatakan gurih dan berasa daun kelor. Saran untuk penelitian ini adalah perlunya pembuatan label dan kemasan untuk produk nugget berbahan dasar ikan cakalang (katsuwonus pelamis) dengan penambahan tepung daun kelor (moringa oleifera l) sehingga dapat langsung dipasarkan kepada masyarakat . Kata Kunci: Nugget, Ikan Cakalang, Tepung Daun Kelor 

    Analisis Whirling Vibration Sistem Propulsi Pada Kapal Tugboat BPW 3

    No full text
    Getaran yang terjadi pada kapal memiliki efek samping yang berpengaruh cukup besar terhadap ketahanan kontruksi kapal. Sistem propulsi merupakan salah satu komponen utama yang menyebabkan terjadinya getaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis getaran lateral dengan variasi nilai (b) dan (l) untuk mendapatkan kecepatn kritis yang disebabkan propeller serta mendapatkan nilai tingkat kebisingan. Metode yang digunakan metode numerical dan estimation method. Hasil penelitian didapatkan nilai estimasi terbesar terjadi pada kondisi fixed forward end, reverse whirl sebesar 31,96 Rpm dengan variasi (b) = 298,39 mm, dan pada kondisi simple support, reverse whirl estimasi kecepatan kritis terbesar adalah 10,72 Rpm. Sedangkan untuk nilai kebisingan pada nilai (b) = 298,39 mm pada frekuensi 2,13 Hz, nilai (b) = 399,99 mm pada frekuensi 1,5 Hz, dan pada nilai (b) = 544 mm pada frekuensi 1,07 Hz bernilai 134 dB, semuanya di bawah  nilai  standar ICES 209 yakni 135 dB yang berarti kodisinya baik

    Strategi Usaha Biro Perjalanan Wisata Sumatera Barat dalam Menghadapi Krisis Pandemi Covid-19

    Get PDF
    The study is aimed to formulate the stategies of West Sumatera’s Tour Operator in facing the COVID-19 Pandemic crisis. The limitation of mobilization in travelling to break the chain of the spreading of COVID-19 Pandemic, has paralyzed the Tour operator business in all regions including in West Sumatera. The strategies are formulated using SWOT analysis (Strength, Weakness, Opportunity, Thread), by minimizing the weakness and thread and maximizing the strength and opportunity. Research data collection is conducted through in depth interview with some tour operator business stakeholders in West Sumatera, using purposive sampling method. Then, the data is analyzed descriptively, by noticing the strength, weakness, opportunity and thread factors of tour operator business in West Sumatera to formulate the strategies in facing the COVID-19 Pandemic crisis. The result reveals that there are several strategies conducted by tour operators in West Sumatera in the stage of short-term strategies, medium term strategies and long-term strategies to sustain the business. Keywords: strategies, business,tour operator, West Sumatera, COVID-19 pandemicAbstrak Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi usaha Biro Perjalanan Wisata (BPW) di Sumatera Barat dalam menghadapi krisis Pandemi COVID-19. Terhentinya mobilisasi dalam melakukan perjalanan wisata  untuk memutus mata rantai penyebaran Pandemi COVID-19 telah melumpuhkan usaha BPW diseluruh daerah tak terkecuali di Sumatera Barat. Strategi dirumuskan dengan menggunakan analisis SWOT  (Strength, Weakness, Opportunity, Thread),  dengan memperkecil kelemahan dan ancaman serta memperbesar  kekuatan dan peluang yang ada. Pengumpulan data penelitian dilakukan melalui wawancara dengan beberapa stakeholder pelaku usaha BPW di Sumatera Barat dengan menggunakan metode purposive sampling. Selanjutnya data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif, dengan memperhatikan faktor kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang dimiliki oleh BPW di Sumatera Barat untuk merumuskan strategi dalam menghadapi krisis Pandemi COVID-19. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa strategi yang bisa dilakukan oleh usaha BPW Sumatera Barat yaitu strategi jangka pendek, jangka meneangah dan jangka panjang demi keberlangsungan usahanya.Kata Kunci: Strategi, usaha, Biro Perjalanan Wisata, Sumatera Barat, Pandemi COVID-19

    SISTEM MONITORING SOLAR CELL MENGGUNAKAN MIKROKONTROLLER ARDUINO UNO R3 DAN DATA LOGGER SECARA REAL TIME

    Get PDF
    Sistem monitoring output solar cell saat ini masih banyak yang menggunakan alat ukur konvensional berupa Voltmeter dan Ampermeter dimana data yang ditampilkan tidak dapat langsung tersimpan dan dilihat secara real time karena kita harus mencatat ulang data tersebut secara manual. Oleh karna itu dibuat alat untuk memonitoring solar cell yang memfungsikan sensor arus, sensor tegangan dan Mikrokontroler Arduino uno yang berfungsi untuk memonitoring output pada solar cell sehingga data tersebut otomatis tersimpan. dengan prinsip kerja solar cell menerima inputan berupa cahaya matahari selanjutnya solar cell akan mensupply beban berupa lampu pijar agar dapat memonitoring arus nya. kemudian sensor arus dan tegangan akan menerima sinyal analog dari Solar cell dan beban lampu yang akan di proses mikrokontroler arduino uno menjadi sinyal digital dimana hasil konversi tersebut dapat di tampilkan pada visual basic atau blynk secara real time dan data tersebut lebih akurat dibanding pengukuran konvensional sehingga data pengukuran menggunakan sensor arus, sensor tegangan dan Mikrokontroler arduino uno tersimpan pada microsoft acces agar kita dapat menganalisis data tersebut sewaktu-waktu di butuhkan.Kata kunci: Monitoring, Solar cell, Arduino uno,sensor arus sensor teganganSOLAR CELL MONITORING SYSTEM USING ARDUINO UNO R3 MICROCONTROLLER AND DATA LOGGER REAL TIMECurrently, there are still many solar cell output monitoring systems that use conventional measuring instruments in the form of VoltMeters and Ampermeter where the data displayed cannot be stored and viewed in real time because we have to re-record the data manually. Because of that, a tool was made to monitor solar cells using current sensors, voltage sensors and Arduino Uno Microcontrollers which function to monitor the output of the solar cell so that the data is automatically stored. With the working principle of the solar cell, receiving input in the form of sunlight, then the solar cell will supply a load in the form of an incandescent lamp so that it can monitor the current. then the current and voltage sensors will receive an analog signal from the solar cell and the light load will be processed by the Arduino Uno R3 microcontroller into a digital signal where the conversion results can be displayed on visual basic or blynk in real time and the data is more accurate than conventional measurements so that Measurement data using current sensors, voltage sensors and Arduino uno microcontrollers are stored on Microsoft Access so that we can analyze the data whenever needed.Keywords: Monitoring, Solar cell, Arduino uno, current sensors, voltage sensor

    628

    full texts

    690

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Portal E-Jurnal Poltekba (Politeknik Negeri Balikpapan)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇