Portal E-Jurnal Poltekba (Politeknik Negeri Balikpapan)
Not a member yet
    690 research outputs found

    COVER BELAKANG PROSIDING SNITT POLTEKBA 2020

    No full text
    Terlampir Cover Belakang Prosiding SNITT POLTEKBA 202

    ANALISIS UJI SIFAT FISIK BIODIESEL (B100) YANG TERBUAT DARI MINYAK JELANTAH

    Get PDF
    Analisis Uji Sifat Fisik Biodiesel (B100) Yang Terbuat Dari Minyak Jelantah. Peningkatan konsumsi bbm jenis solar yang tinggi menyebabkan terjadinya kekurangan pasokan bbm jenis solar, sehingga peneliti dan pemerintah mencari penggantinya yaitu biodiesel. Tujuan dalam skripsi ini adalah untuk mencari cara membuat biodiesel (B100) dari minyak jelantah dan menguji sifat fisik biodiesel (B100) tersebut, dan apakah sudah sesuai standar biodiesel SNI 7182:2015 Metode transesterifikasi digunakan untuk membuat biodiesel (B100) dari minyak jelantah. Pengambilan data secara langsung pada lab energi baru dan terbarukan Universitas Balikpapan dan lab PT. Petrolab Services Balikpapan yaitu sifat fisik dari 2 sampel biodiesel (B100) Berdasarkan hasil perhitungan didapat Massa jenisnya pada kedua sampel (B100) adalah 880 Kg/m3 dan 870 Kg/m3, dan viskositasnya adalah 6,82 mm2/s dan 5,75 mm2/s. Flash point pada sampel 1 (B100) adalah 1750C dan sampel 2 (B100) adalah 1750C. Pour point adalah 60C pada sampel 1 dan 2 (B100). Cetane index kedua sampel (B100) adalah 36,4).Kata kunci: Minyak jelantah, Transesterifikasi, Biodiesel (B100), Sifat FisikANALYSIS OF THE PHYSICAL PROPERTIES TEST OF BIODIESEL (B100) MADE FROM WASTE COOKING OILAnalysis Of The Physical Properties Of Biodiesel (B100) Made From Waste Cooking Oil. The increase of fuel high consumption of solar caused the shortage of supply of diesel fuel type, so that researchers and government seeking replacement is biodiesel. The purpose in this thesis is to look for how to make biodiesel (B100) from waste cooking oil and test the physical properties of the biodiesel (B100), and whether it is compliant with the biodiesel standard SNI 7182:2015 Transesterification method is used to make Biodiesel (B100) of the waste cooking oil. Data retrieval directly on the Renewable Energy Lab of University of Balikpapan and lab PT. Petrolab Services Balikpapan which is the physical properties of 2 biodiesel samples (B100) based on the results obtained density of the mass in both samples (B100) Is 880 Kg/m3 and 870 Kg/m3, and the viscosity is 6.82 mm2/s and 5.75 mm2/S. Flash point on Sample 1 (B100) is 1750C and sample 2 (B100) is 1750C. Pour Point is 600 C on Sample 1 and 2 (B100). Cetane Index on both samples (B100) is 36.4.Keywords: Waste cooking oil, transesterification, biodiesel (B100), physical properties

    ANALISIS PERILAKU DEFORMASI LATERAL PADA DINDING PENAHAN TANAH PROYEK RDMP BALIKPAPAN MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA

    Get PDF
    Dinding penahan tanah (retaining wall) merupakan salah satu komponen yang harus diperhatikan dalam sektor pembangunan konstruksi dalam hal apapun, apalagi dalam kawasan tersebut terdapat lereng curam yang dapat mengakibatkan ke longsoran dan bangunan di sekitarnya akan mengalami efek yang besar dari perubahan tanah tersebut. Dinding penahan tanah tersebut dibuat untuk menahan jalan di atasnya dan melindungi tanah menjadi longsor, dikarenakan ada pipa-pipa gas yang dikhawatirkan akan bocor jika terkena runtuhan tanah. Gerakan tanah merupakan proses perpindahan massa tanah atau batuan dengan arah tegak, mendatar atau miring terhadap kedudukan semula karena pengaruh air, gravitasi dan beban luar. Dari permasalahan tersebut maka dianalisa lah perilaku gerakan massa tanah nya untuk mengetahui nilai faktor keamanan stabilitas dinding penahan tanah pada saat belum dibebani dan sesudah menerima beban berupa beban lalu lintas dan beban gempa. Selanjutnya deformasi maksimum yang terjadi pada massa tanah dinding penahan tanah. Setelah dilakukan analisa terhadap dinding penahan tanah maka didapatkanlah nilai faktor keamanan stabilitas dinding penahan tanah sebelum dibebani sebesar 3,783 lebih besar dari yang disyaratkan. Perilaku deformasi yang terjadi pada saat menerima beban lalu lintas didapatkan total displacement sebesar 0,00184 m dan saat menerima beban lalu lintas dengan beban gempa didapatkan total displacement sebesar 0,00184 m lebih kecil dari batas pergerakan longsor yang ditoleransi kan 0,2-0,4 m.Kata kunci : Deformasi Lateral, Stabilitas Dinding Penahan Tanah, Metode Elemen Hingga BEHAVIOR ANALYSIS OF LATERAL DEFORMATION ON LAND WALL OF RDMP BALIKPAPAN PROJECT USING FINITE ELEMENT METHODSRetaining walls are one of the components that must be considered in the construction sector in any case, especially in that area there are steep slopes that can cause landslides and surrounding buildings to experience a major effect from the land change. The retaining wall is made to hold the road above it and protect the soil from landslides, because there are gas pipes that are feared to leak if hit by soil collapse. Soil movement is the process of moving the mass of soil or rock in an upright, horizontal or tilted direction to its original position due to the influence of water, gravity and external loads. From these problems, the behavior of the soil mass movement is analyzed to determine the value of the safety factor for the stability of the retaining wall of the soil when it is not loaded and after receiving the load in the form of traffic loads and earthquake loads. Furthermore, the maximum deformation that occurs in the soil mass of the retaining wall. After analyzing the retaining wall, the value of the stability factor for the stability of the retaining wall before being loaded is 3,783, greater than required. Deformation behavior that occurs when receiving traffic loads gets a total displacement of 0.00184 m and when receiving a traffic load with an earthquake load, a total displacement of 0.00184 m is less than the tolerable limit of landslide movement of 0.2-0.4 m.Key words : Lateral Deformation, Stability of Retaining Walls, Finite Element Method

    MODIFIKASI CYLINDER HEAD DAN INJEKSI GAS HHO TERHADAP PERFORMA MESIN 4 LANGKAH 1 SILINDER

    Get PDF
    Kendaraan yang high performance dan irit bahan bakar dapat dihasilkan dari memodifikasi mesin. Tujuan penelitian adalah memodifikasi intake dan exhaust cylinder head  menggunakan bahan bakar pertalite dengan penambahan gas HHO (Hidrogen Hidrogen Oksigen), kemudian menganalisa pengaruhnya terhadap performa mesin. Dengan memperbesar diameter intake dan exhaust menjadi 28.35 mm dari ukuran standar 26 mm (intake) dan 26.5 mm (exhaust). Kemudian menambahkan dimple pada intake dengan jarak berdempetan (variasi 1) dan berjarak 1 mm (variasi 2). Pengujian performa dilakukan dengan dynotest. Berdasarkan pengujian, variasi 1 memiliki performa lebih baik dibanding standar. Daya maksimum standar yaitu 18.2 hp putaran 6690 rpm, daya terendah yaitu 7.8 hp putaran 10.000 rpm. Daya maksimum variasi 1 yaitu 18.9 hp putaran 7175 rpm, daya terendah yaitu 9.4 hp putaran 6240 rpm. Torsi maksimum standar yaitu 19.24 N.m putaran 6671 rpm, torsi terendah yaitu 5.49 N.m putaran 10000 rpm. Torsi maksimum variasi 1 yaitu 18.8 putaran 7133 rpm, torsi terendah yaitu 17.38 N.m putaran 10000 rpm. Dari hasil penelitian diketahui bahwa mesin modifikasi memiliki kestabilan performa lebih baik dibandingkan mesin standar, disebabkan bahan bakar yang terendap pada dimple namun performa puncak mesin modifikasi tidak lebih baik dari mesin standar dikarenakan suplai bahan bakar yang sama dari karburator

    Persepsi Industri Perhotelan Terhadap Kesiapan Kerja Mahasiswa Prodi Tata Boga Politeknik Negeri Balikpapan

    No full text
    The aim of this research is to know the perception of the hospitality industry with the students’ readiness to work in the culinary department which includes communication skills, ability to cooperate, the ability of self-reliance, creativity, basic ability, and ability to look.  This research used ex-post facto capital with the quantitative approach. The research subject used 25 employees of 5 hotels that consist of some job positions such as a head of HRD, Executive Chef, Sausage Chef, Chef de Partie, Head of Waiter from some hotels that have been used for students to do On the Job Training. Data collection techniques using a poll with a scale model Likert 5 alternative answers. Data analysis used with descriptive statistics with 6 independent variables. This research found five results that consist of: First, the perception of employees hotel toward students’ communication skills is 60% with a very high category. Second, the perception of employees hotels toward students’ teamwork ability is 24% with a very high category. Third, the perception of employees hotels toward students’ autonomy ability is 20% with a very high category. Fourth, the perception of employees hotels toward students’ creativity ability is 32% with a very high category. Fifth, the hotel employee's perception of the basic ability of the students according to industry perception as much as 64% with a very high category. Six, the perception  of employees hotel toward students’ appearance ability is 24% with high category Keywords: perception, job readiness, students’ skillABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi industri terhadap kesiapan kerja mahasiswa yang meliputi kemampuan berkomunikasi, kemampuan bekerjasama, kemampuan kemandirian, kreatifitas, kemampuan dasar dan kemampuan berpenampilan.Penelitian ini merupakan penelitian ex-post facto dengan pendekatan kuantitatif.Subjek dari penelitian ini yakni sebanyak 25 karyawan dari 5 hoteldengan jabatan pekerjaan pimpinan HRD, Executif Chef, Sause Chef, Chef de Partie, Head Waiter dari hotel yang telah digunakan mahasiswa untuk Praktek Kerja Lapangan. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dengan model skala likert 5 alternatif jawaban.Analisis data yang digunakan dengan statistk deskriptif dengan 6 variabel bebas. Penelitian ini menghasilkan 5temuan antara lain:Pertama, persepsi karyawan hotel terhadap kemampuan berkomunikasi mahasiswa sebanyak 60% dengan kategori sangat tinggi. Kedua, persepsi karyawan hotel terhadap kemampuan bekerjasama mahasiswa sebanyak 24% dengan kategori sangat tinggi.Ketiga, persepsi karyawan hotel terhadap kemampuan kemandirian mahasiswa sebanyak 20% dengan kategori sangat tinggi.Keempat, persepsi industri terhadap Kemampuan kreatifitas mahasiswa menurut persepsi industri sebanyak 32% dengan kategori sangat tinggi.Kelima, persepsi karyawan hotel terhadapkemampuan kemampuan dasar boga mahasiswa menurut persepsi industri sebanyak 64% dengan kategori sangat tinggi.Keenampersepsi karyawan hotel terhadapkemampuan berpenampilan mahasiswa menurut persepsi industri sebanyak 24% sangat tinggi. Kata kunci :persepsi, kesiapan kerja, kemampuan mahasisw

    Strategi Pengembangan Obyek Wisata Goa Tengkorak Batu Kajang sebagai Atraksi Pariwisata

    Get PDF
     This study aims to identify internal and external factors that support and hold up the development of attractions in Goa Tengkorak. This Study also aims to describe a strategy for tourism development Goa Tengkorak by using SWOT analysis. The method used in this study was descriptive qualitative method.The results showed thatthe supporting factor in developing Goa Tengkorak is the human skull in the cavewhich is a unique attraction and this location near another tourist attraction have chance to be sustainable tourism. On the other side, the inhibitors factor in developing Goa Tengkorak is there is no expert team of who conduct regular maintenance of the skulls in the cave and the weakness of regulation to managing Goa Tengkorak. Referring to these factors, a suitable development strategy for the Goa Tengkorak is to re-organize the "Bontang" tradition, maximizing promotion by utilizing technology, utilizing natural resources and arts to produce souvenirs of Goa Tengkorak. Keywords: Development Strategy, Goa Attraction, SWOT analysisABSTRAK Tujuan dari penelitian adalah mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dari segi internal dan eksternal dalam pengembangan objek wisata Goa Tengkorak dan mendeskripsikan strategi bagi pengembangan dalam wisata Goa Tengkorak dengan menggunakan analisis SWOT. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pendukung dalam mengembangkan objek wisata Goa Tengkorak adalah atraksi wisata yang unik yaitu tengkorak manusia yang ada didalam goa dan lokasi objek wisata yang berdekatan dengan objek wisata lain berpeluang menjadi objek wisata yang berkelanjutan. Disisi lain, faktor penghambat dalam mengembangkan objek wisata Goa Tengkorak yaitu belum ada tim ahli yang melakukan perawatan secara berkala terhadap tengkorak-tengkorak yang ada didalam goa dan lemahnya regulasi dalam mengelola objek wisata tersebut. Mengacu pada faktor-faktor tersebutstrategi pengembangan yang cocok untuk obyek wisata Goa Tengkorak adalah menyelenggarakan kembali tradisi “Bontang”, memaksimalkan promosi dengan memanfaatkan teknologi yang ada, pemanfaatan kekayaan alam dan seni untuk menghasilkan cinderamata khas obyek wisata Goa Tengkorak. Kata Kunci: Strategi Pengembangan, Obyek Wisata Goa, analisis SWO

    Evaluasi Penerapan Program Penghematan Air Bersih di Gedung Perkantoran (Studi Kasus Penghematan Air Bersih di Gedung Perkantoran PT TEPI)

    Get PDF
    Kebutuhan dan pemakaian air bersih terus meningkat setiap tahunnya, seiring dengan pertumbuhan penduduk, jumlah industri dan gedung-gedung perkantoran. PT TEPI sebagai salah satu perusahaan di Balikpapan, berpacu untuk turut serta melakukan upaya penghematan air demi masa depan yang lebih baik, sejalan dengan penerapan Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001 diperusahaan tersebut. Tujuan dari penulisan paper ini adalah untuk melakukan identifikasi upaya-upaya dalam melaksanakan kegiatan penghematan air di gedung perkantoran dan mengevaluasi penerapan program penghematan penggunaan air bersih yang telah dilakukan. Metodologi penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan data sekunder, melakukan survei dan obervasi lapangan, mengevaluasi penggunaan air bersih dengan menghitung berapa penghematan yang dapat dilakukan sebelum dan sesudah dilakukan beberapa perbaikan. Program penghematan air yang telah dilakukan diantaranya adalah komitmen dari manajemen puncak untuk mendukung secara penuh pada gerakan penghematan air, pembentukan tim komite hemat energi dan air, melakukan sosialisasi peningkatan kesadaran karyawan, deteksi kebocoran air, memperbaiki kran bocor dan meter air yang rusak, mengganti kran manual menjadi kran autostop, pemakaian dual flush toilet, dan sprinkler untuk menyiram tanaman. Melalui gerakan ini, PT TEPI telah melakukan penurunan pemakaian air sebesar 34,18% terhitung mulai dari tahun 2009- 2017, dan rata-rata pemakaian air perkapita adalah sebesar 312,44 L/orang/hari.

    KAJIAN PENGARUH PENCEMARAN BUTIRAN BATU BARA PADA PASIR SUNGAI MAHAKAM SEBAGAI BAHAN KONSTRUKSI BETON

    Get PDF
    Exploitation of coal mining activities that implement open pit mining negative impact on the environment, such as ecosystems and pollution around the mine area, especially the Mahakam River polluted by coal on river sand grains are widely used as a construction material in the surrounding community. This research was conducted with the objective (1) To determine the level of pollution in the coal grains of sand (2) Knowing the Mahakam river sand quality as a result of the concrete mix granular coal pollution that occurs (3) The content of the sand grains of coal in the Mahakam River as a concrete construction materials still can be tolerated while still meeting quality.This research was conducted testing by taking samples of sand to Samarinda Tenggarong segment is divided into five locations, were tested for the percentage content of grains of coal in the sand, how strong press 'bk) with K-250 plan and how much percentage contentcharacteristics ( of grain coal in the sand which is still tolerated by the still qualify.Results of the study (1) The content of the sand grains of coal in the Mahakam River Tenggarong segment to Samarinda range of 2.60 to 6.50% (2) compressive strength concrete characteristics that meet the quality that is above the K-250 just on a sample of five locations namely Tenggarong while location others are less then K-250 (3) Percentage content of grains of coal in the Mahakam river sand which is still tolerated and still qualify a maximum of 2.75%

    PENGEMBANGAN AC POWER SUPPLY SEBAGAI ALAT PENUNJANG KEGIATAN PRAKTIKUM MAHASISWA

    Get PDF
    Laboratory equipment is one of the supporting facilities in lectures, especially in practicum activities. Practicum that is easy and practical will be able to help students to be able to understand good practicum concepts and materials. It can save practical time and use of electronic components. students can achieve physical endurance, work power, and a high level of health so as to create high work comfort and work safety. In this study, a power supply that is low voltage AC power supply will be made easier for students to learn about electronic experiments that use Low voltage AC voltage safely and easily. This is from a case study in basic electronics and electrical engineering basic subjects which in practicum still use unsecured transformers. The method used in building this tool is to build a device in a casing and the components are arranged based on the scheme that has been designed that the output of the tool will have 4 low-voltage AC outputs that can be paired for a DC voltage electronic circuit experiment. From the test results, the practicum tools that have been built have produced 4 output terminals with desired values and have been tried with electronic circuits. The results of this study, the tools that will be made will be able to help students for practicum activities that want to use low voltage AC voltage safely and easily

    Analisis kualitas briket arang tempurung kelapa dengan bahan perekat tepung kanji dan tepung sagu sebagai bahan bakar alternatif

    Get PDF
    AbstrakPenelitian ini dilakukan untuk memanfaatkan limbah tempurung kelapa yang ada di masyarakat dengan mengolahnya menjadi briket. Tujuan penelitian  untuk mengetahui kualitas briket arang tempurung kelapa yang baik untuk digunakan sebagai bahan bakar alternatif. Pembatasan masalah dalam penelitian ini yaitu tepung kanji dan tepung sagu dengan perbandingan komposisi 90:10. Tekanan pengepresan yang digunakan yaitu 2000 kg/cm2. Suhu pengeringan yaitu 100°C menggunakan panas matahari selama 3 hari. Suhu karbonisasi adalah  500°C. Tempurung kelapa yaitu 1 kg, perbandingan perekat adalah  100 gram/0,2 liter air dan tidak menggunakan pelapis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pirolisis dengan proses pembakaran menggunakan tungku pembakaran tertutup dan pengayakan menggunakan ayakan dengan ukuran 40-60 mesh. Selanjutnya pengujian kualitas briket yaitu kadar air briket (%), kadar abu briket (%), kadar zat menguap (volatile matters) (%), kadar karbon terikat (fixed carbon) (%), pengukuran kerapatan (density) (g/cm2), berat jenis (kg/m3), pengukuran laju pembakaran  (gr/menit) dan keteguhan tekan (kg/cm2). Hasil pengujian kualitas briket arang tempurung kelapa didapatkan nilai rata-rata kadar air adalah 3,42 %, nilai rata-rata kadar abu adalah 3,318 %, nilai rata-rata kadar zat menguap adalah 3,31%, nilai rata-rata kadar karbon terikat adalah  93,37%, nilai rata-rata kerapatan adalah 1,55 g/cm3, nilai rata-rata berat jenis adalah 1,52×10-6 kg/m2.s2, nilai rata-rata laju pembakaran adalah 0,342 g/cm2, nilai rata-rata keteguhan tekan adalah 761,5 N/m2.Kata kunci: Biomassa, Bahan bakar alternatif, Briket, Kualitas, Analisis

    628

    full texts

    690

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Portal E-Jurnal Poltekba (Politeknik Negeri Balikpapan)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇