Portal E-Jurnal Poltekba (Politeknik Negeri Balikpapan)
Not a member yet
690 research outputs found
Sort by
Penambahan Tepung Daun Singkong pada Pembuatan Nugget Jamur Merang
This research is culinary art research which make nugget product with adding cassava and flour from cassava leaf. The purpose of this research are : 1) to find out the process of making merang mushroom nugget with the of cassava leaf powder addition, 2) to determine the colour test, aroma, texture and taste in making merang mushroom nuggets with the addition of cassava leaf powder, 3) to determine the test of color quality, texture, aroma and taste of the merang mushroom nugget with the addition of cassava leaf powder. This study consisted of two stages, namely experiments and organoleptic tests. The test involved 38 less trained panelists, then the results were analyzed using SPSS 24.0 for Windows. The Analysis results expressed interest with the highest test average result of the color hedonic was 3.87, aroma was 4.03, texture was 3.79, and taste was 4.18. Meanwhile, the average results of the highest value of color hedonic quality test that express interested was 4.21, aroma was 3.76, taste was 3.89, and texture 3.53 was less interested. Of the two formulas most favored by panelists is F2 by adding 50 grams powder.Keywords: Merang Mushroom Nugget (Volvariella Volvacea), Cassava Leaf Powder (Manihot Utilissima).ABSTRAKPenelitian ini merupakan penelitian diranah boga dengan membuat produk nugget jamur. Pembuatan nugget jamur merang dengan penambahan tepung daun singkong sebagai diversifikasi produk nugget yang berasal dari bahan nabati. Adapun tujuan penelitian ini: 1) untuk mengetahui proses pembuatan nugget jamur merang dengan penambahan bubuk daun singkong, 2) untuk mengetahui uji kesukaan warna, aroma, tekstur dan rasa pada pembuatan nugget jamur merang dengan penambahan bubuk daun singkong, 3) untuk mengetahui uji mutu warna, tekstur, aroma dan rasa nugget jamur merang dengan penambahan bubuk daun singkong. Penelitian ini terdiri dari dua tahap yaitu eksperimen dan uji organoleptik. Pengujian melibatkan 38 orang panelis agak terlatih, kemudian hasilnya dianalisa menggunakan SPSS 24.0 For Windows. Hasil rata-rata tertinggi uji hedonik warna dengan nilai 3.87 menyatakan suka, aroma 4.03 menyatakan suka, tekstur 3.79 menyatakan suka, rasa 4.18 menyatakan suka. Sedangkan hasil rata rata tertinggi uji mutu hedonik warna dengan nilai 4.21 menyatakan suka, aroma 3.76 menyatakan suka, tekstur 3.53 menyatakan agak suka, rasa 3.89 menyatakan suka. Dari kedua formula yang paling disukai panelis adalah F2 dengan penambahan 50 gram tepung.Kata Kunci: Nugget Jamur Merang (Volvariella Volvacea), Bubuk Daun Singkong (Manihot Utilissima
IDENTIFIKASI FAKTOR DAN VARIABEL RISIKO KONTRAK DESIGN AND BUILD PADA PROYEK SIMPANG SUSUN SEMANGGI
Pembangunan sarana dan prasarana transportasi jalan merupakan bagian yang amat penting dalam pembangunan wilayah yang merupakan prasarana publik yang memiliki nilai ekonomis, nilai sosial dan nilai strategis. Dalam era desentralisasi, prasarana jalan layang bisa berfungsi sebagai ikon suatu kota. Untuk meningkatkan daya saing di sektor Jasa Konstruksi Nasional Pemerintah membuat beberapa alternatif kontrak konstruksi. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan pekerjaan yang berbasis Design and Build (Rancang Bangun). Pembangunan Simpang Susun Semanggi, memiliki tingkat kompleksitas yang tinggi dalam pelaksanaan pembangunan proyek, maka akan berpotensi memiliki resiko yang lebih tinggi dibandingkan dengan proyek konstruksi yang tingkat kompleksitasnya rendah. Adanya potensi resiko, para pihak yang berkepentingan dalam pelaksanaan konstruksi ini mendistribusikan risikonya ke pihak lain, salah satunya dengan metode pelaksanaan proyek konstruksi design and build. Pada Penelitian ini tujuannya adalah untuk identifikasi faktor dan variabel risiko terhadap kontrak design and buid pada proyek simpang susun semanggi. Dimana penelitian ini akan mengkaji studi pustaka dan hasil penelitian yang relevan. Dengan penelitian ini akan dihasilkan identifikasi faktor dan variabel risiko terhadap kontrak design and build pada proyek simpang susun semanggi yang akan bermanfaan kepada para pihak yang terlibat.Kata kunci: identifikasi faktor dan variabel risiko, design and buildIDENTIFICATION OF RISK FACTORS AND VARIABLES OF DESIGN AND BUILD CONTRACTS IN THE SEMANGGI INTERCHANGE PROJECTThe construction of road transportation facilities and infrastructure is a very important part of the development area, which is a public infrastructure that has economic, social and strategic value. In the era of decentralization, the infrastructure flyover can function as an icon of a city. To increase competitiveness in the National Construction Services sector, the Government made several alternative construction contracts. One way is to take advantage of work based on Design and Build (Rancang Bangun). The construction of the Semanggi Interchange, which has a high level of complexity in the implementation of project development, will have a higher risk compared to a construction project with a low level of complexity. There is a potential risk, the parties with an interest in the implementation of this construction have their risk scheme to other parties, one of which is the construction and construction project implementation methods. In this study is to determine the risk factors and variables on the contract design and buid in the semanggi interchange project. Where this research will examine literature studies and relevant research results. This research will generate an indication of the risk factors and variables for the design and building contracts in the Semanggi interchange project which will benefit the parties involved..Keywords: identification of risk factors and variables, design and buil
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kualitas Penyajian Laporan Keuangan di Lingkungan Pemerintah Kota Padang Panjang
This study aims to examine the effect of the adoption of Government Accounting Standards and Human Resource Competencies on the quality of the presentation of the Regional Financial Statements within the Government of Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, Indonesia. The phenomenon is seen from the findings of the government auditors on the Padang Panjang Municipal Government Financial Report. In 2016 there were 14 findings that consisting of 8 findings on Compliance and 6 findings on Internal Control Systems, and in 2017 there were 11 findings consisting of 5 findings on Compliance and 6 findings on Internal Control Systems. As well as dealing with Human Resources Competence, there are still employees who are not / less competent, especially in the financial section in each organization. The sampling technique was purposive sampling, with 100 respondents, but only 50 respondents returned their questionnaires. Hypothesis testing using Multiple linear regression analysis with SPSS 16 application tools. The results showed that (1) the Application of Government Accounting Standards has a positive effect on the Quality of the Presentation of Government Financial Statements, (2) Human Resources Competence has a positive effect on the Quality of the Presentation of Government Financial StatementsKeywords: government accounting standards, human resources competence, quality of the financial statement ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penerapan standar akuntansi pemerintah dan kompetensi sumberdaya manusia terhadap kualitas penyajian Laporan Keuangan Daerah di lingkungan Pemerintah Kota Padang Panjang. Fenomena penelitian ini didasarkan pada hasil pemeriksaan BPK-RI pada Tahun 2016 terdapat sejumlah 14 (empat belas) temuan yang terdiri dari 8 (delapan) temuan tentang kepatuhan dan 6 (enam) temuan tentang sistem pengendalian internal. Pada tahun 2017 terdapat sejumlah 11 (sebelas) temuan yang terdiri dari 5 (lima) temuan tentang kepatuhan dan 6 (enam) temuan tentang sistem pengendalian internal. Begitu juga dengan kompetensi Sumber Daya Manusia, masih ada karyawan yang tidak / kurang kompeten, terutama di bagian keuangan di organisasi pemerintah.Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling, dengan 100 responden, tetapi hanya 50 responden mengembalikan kuesioner.Pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan menggunakan aplikasi SPSS 16.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penerapan standar akuntansi pemerintah memiliki pengaruh positif terhadap kualitas penyajian laporan keuangan pemerintah, (2) kompetensi sumberdaya manusia berpengaruh positif terhadap kualitas penyajian laporan keuangan pemerintah.Katakunci : standar akuntansi pemerintah, kompetensi sumberdaya manusia, kualitas penyajian laporan keuanga
Daftar Isi Vol. 4 No. 2 2020
Kata PengantarPuji dan syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, karena atas berkat dan rahmat-Nya Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan (JSHP) Volume 4 Nomor 2 Tahun 2020 dapat diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Balikpapan.JSHP diterbitkan secara berkala sebagai wadah publikasi hasil penelitian dan karya ilmiah dibidang Sosial, Humaniora dan Pendidikan Tinggi yang dilakukan oleh Dosen dan Peneliti baik internal Politeknik Negeri Balikpapan serta insan akademik dari perguruan tinggi lain.Dengan terbitnya JSHP ini secara berkala semoga dapat meningkatkan motivasi dan produktivitas dosen dan peneliti di Kota Balikpapan dan sekitarnya untuk lebih banyak menghasilkan karya-karya penelitian yang bermanfaat dan menjawab kebutuhan masyarakat. Disamping itu JSHP ini semoga dapat menjadi sumber referensi untuk kegiatan penelitian serta dapat memperkaya bahan ajar bagi kegiatan belajar mengajar di Kampus Politeknik Negeri Balikpapan dan Kampus lainnya.Akhirnya redaksi JSHP mengucapkan selamat dan terimakasih pada para dosen/peneliti yang telah berkontribusi dalam penerbitan JSHP bulan Juli 2020. Balikpapan, Juli 2020 Hormat Kami
Destination Branding Pantai Blimbingsari sebagai Sentra Kuliner Ikan Bakar di Kabupaten Banyuwangi
Blimbingsari beach is one of a kind of Banyuwangi’s beach that have a high potential on grilled fish special culinary aspect This beach became the pioneer of Banyuwangi’s very first seafood and grilled fish restaurant with ‘lesehan’ type, and that was the brand was formed ever since. Thus also makes the image of Blimbingsari skyrocket and built perspective of tourists for years and the paradigm brings many people to come and try the dish by themselves. However, Blimbingsari beach has not optimalize the brand identity they have and has no tagline or destination icon to increase the branding yet. The main purpose of this research is to formulate of priority strategies of Blimbingsari destination branding as a grilled fish culinary center which lies in Banyuwangi.This research is using qualitative descriptive with SWOT analysis and AHP for making desicion in a path of top priority strategies. And the result itself, shows that the culinary potential has been being built by brand and long-journey tourist perspective, the taste of the grilled fish itself, best price dishes and comfortable ambiance. The highest strenght factor owned Blimbingsari beach is having a strategic location, the main weakness factor is inadequate food utensils. The major opportunity of factor is the sinergy between to communities to increase regional profit and the main threat factor is the emergence of new competitors. In addition, this research also produced five priority strategies.Keywords: Blimbingsari beach, destination branding, grilled fish culinaryAbstrakPantai Blimbingsari merupakan salah satu pantai di Kabupaten Banyuwangi yang memiliki potensi kuliner yaitu ikan bakar. Citra kuliner ini terbentuk karena Pantai Blimbingsari menjadi pionir warung dengan sajian ikan bakar yang mengusung tema lesehan di Banyuwangi. Hal ini menjadikan citra kuliner Pantai Blimbingsari melejit dan membangun perspektif wisatawan selama bertahun-tahun. Namun, Pantai Blimbingsari belum memaksimalkan brand identity yang dimiliki seperti belum ada ikon dan tagline destinasi untuk meningkatkan branding-nya. Tujuan utama penelitian ini adalah merumuskan strategi prioritas destination branding Pantai Blimbingsari sebagai sentra kuliner ikan bakar di Kabupaten Banyuwangi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis SWOT serta AHP sebagai metode pengambilan keputusan. Hasil dari penelitian ini menunjukan potensi kuliner ikan bakar meliputi citra dan perspektif wisatawan yang telah terbentuk sejak lama, cita rasa yang lezat, harga yang terjangkau serta suasananya yang nyaman. Faktor kekuatan tertingginya adalah lokasinya yang strategis dan faktor kelemahan utamanya adalah penggunaan alat-alat saji yang kurang layak. Serta faktor peluang tertingginya adalah sinergi antar masyarakat untuk meningkatkan profit daerah dan ancaman utamanya adalah munculnya kompetitor baru. Selain itu, penelitian ini juga menghasilkan 5 strategi prioritas.Kata kunci: destination branding, kuliner ikan bakar, pantai Blimbingsar
PENAMBAHAN TEPUNG DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA L) DALAM PEMBUATAN KUE ECLAIRS
Kue sus (Choux paste) merupakan kue yang memiliki tekstur lembut yang berongga pada bagian tengahnya, sehingga rongga pada bagian tengah tersebut bisa diisi dengan beraneka jenis isian dan topping baik gurih maupun rasa manis. Produk kue eclairs yang akan dikembangkan agar semakin dikenal dan digemari oleh masyarakat Balikpapan. Untuk meningkatkan kandungan gizi eclairs maka perlunya penambahan sayuran yang memiliki serat dan vitamin yang lengkap, salah satu contoh sayuran tersebut adalah tanaman kelor (Moringa oleifera). Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan formulasi resep kue eclairs dengan substitusi tepung daun kelor. Tujuan khusus penelitian ini adalah mendeskripsikan pengembangan resep eclairs dengan substitusi tepung daun kelor sebagai kue yang bergizi, mempraktekkan resep eclairs dan tepung daun kelor, dan mendeskripsikan hasil uji sensori terhadap resep eclairs dengan substitusi tepung daun kelor. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimental. Penelitian ini melibatkan 25 mahasiswa Politeknik Negeri Balikpapan jurusan Tata Boga. Hasil uji hedonik disimpulkan bahwa produk F3 dengan penambahan tepung kelor 15% pada pembuatan éclair dengan nilai rata-rata (3.58) yang berarti panelis suka. Hasil uji mutu hedonic, disimpulkan bahwa hasil rata-rata tertinggi yang didapatkan pada penambahan tepung daun kelor sebanyak 15% pada aspek warna (3.12) yang menyatakan sangat berwarna hijau lumut, pada penambahan tepung daun kelor sebanyak 15% pada aspek aroma (3.52) yang menyatakan beraroma daun kelor, pada penambahan tepung daun kelor sebanyak 15% pada aspek tekstur (3.44) yang menyatakan bertekstur renyah ,dan penambahan tepung daun kelor sebanyak 15% pada aspek rasa (3.60) yang menyatakan sangat berasa daun kelor.Kata Kunci : Eclairs, Tepung Daun KelorMORINGA FLOUR (MORINGA OLEIFERA L) ADDITION IN MAKING ECLAIRSChoux paste is a cake that has a soft texture that is hollow in the middle so that the cavity in the middle can be filled with various types of fillings and toppings, both savory and sweet. Eclairs cake products that will be developed so that the people of Balikpapan are increasingly recognized and favored. To increase the nutritional content of eclairs, it is necessary to add vegetables that have complete fiber and vitamins, one example of these vegetables is the Moringa oleifera plant. This the study aims to develop an eclairs cake recipe formulation by substituting Moringa leaf flour. The specific objectives of this study are to describe the development of eclairs recipes with the substitution of Moringa leaf flour as a nutritious cake, to practice the eclairs recipe and Moringa leaf flour, and to describe the sensory test results of the eclairs recipe with the substitution of Moringa leaf flour. This type of research is a type of quantitative research using experimental methods. This research involved 25 students of Balikpapan State Polytechnic majoring in Catering. The hedonic test results concluded that the F3 product with the addition of 15% moringa flour in éclair production with an average value (3.58) which means the panelists like it. The results of the hedonic quality test, it was concluded that the highest average yield obtained was 15% in the addition of Moringa leaf flour in the color aspect (3.12) which stated that it was very moss green, the addition of Moringa leaf flour was 15% in the aroma aspect (3.52) which stated that it smelled of Moringa leaves, the addition of Moringa leaf flour was 15% in the texture aspect (3.44) which stated that it had a crunchy texture and the addition of Moringa leaf flour was 15% in the taste aspect (3.60) which stated that it was very tasting.Keywords: Eclairs, Moringa Leaf Flou
PENGARUH DEBT TO EQUITY RATIO (DER), RETURN ON EQUITY (ROE), DAN NET PROFIT MARGIN (NPM) TERHADAP HARGA SAHAM (PADA BANK UMUM MILIK NEGARA YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2009-2019)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari Debt to Euity Ratio (DER), Return On Equity (ROE), dan Net Profit Margin (NPM) terhadap harga saham (Pada Bank Umum Milik Negara yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2009-2019). Data dalam penelitian ini diperoleh dari Annual Report yang dipublikasikan oleh Bursa Efek Indonesia periode 2009-2019menggunakan teknik purposive sampling maka sampel dalam penelitian adalah Bank Umum Milik negara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2009-2019. Model analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian diperoleh persamaan regresi Y= 10566,189-8,283X1-72,126X2+46,518X3. Hsil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan Debt to Euity Ratio (DER), Return On Equity (ROE), dan Net Profit Margin (NPM) berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Secara parsial Debt to Euity Ratio (DER) secara signifikan berpengaruh terhadap harga saham, Return On Equity (ROE) tidak berpengaruh terhadap harga saham , dan Net Profit Margin (NPM) secara signifikan berpengaruh terhadap harga saham.Kata kunci: Debt to Euity Ratio, Return On Equity, Net Profit Margin, Harga Saham.EFFECT OF DEBT TO EQUITY RATIO (DER), RETURN ON EQUITY (ROE), AND NET PROFIT MARGIN (NPM) ON STOCK PRICE (IN STATAE-OWNED COMMERCIAL BANKS LISTED ON INDONESIA STOCK EXCHANGE 2009-2019 PERIOD)This study aims to determine the effect of Debt to Equity Ratio (DER), Return On Equity (ROE), and Net Profit Margin (NPM) on stock prices (on State-Owned Commercial Banks Listed on the Indonesia Stock Exchange Period 2009-2019). The data in this study were obtained from the Annual Report published by the Indonesia Stock Exchange in the 2009-2019 period using purposive sampling techniques, so the sample in the study was the state-owned commercial banks listed on the Indonesia Stock Exchange in the 2009-2019 period. The data analysis model for testing hypotheses using used is multiple linear regression. The results obtained by the regression equationY= 10566,189 - 8,283X1 - 72,126X2+ 46,518X3. The results showed that the simultaneousDebt to Euity Ratio (DER), Return On Equity (ROE), dan Net Profit Margin (NPM) significantly influenced the stock. Partial test (t) concluded that Debt to Euity Ratio (DER) significantly affected stock prices, Return On Equity (ROE) had no effect on stock prices, and Net Profit Margin (NPM) significantly affected stock prices.Keywords: Debt to Equity Ratio, Return On Equity, Net Profit Margin, Share Price
MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS KARAKTER DI MASA PANDEMI COVID 19
Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengembangkan media pembelajaran berbasis multimedia interaktif untuk pembelajaran PAK SMP Kelas VII pada materi Indahnya mengampuni; 2) Mengetahui kelayakan multimedia interaktif berdasarkan penilaian ahli media, materi, bahasa, praktisi dan pendidikan karakter. Penelitian ini merupakan metode penelitian pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model pengembangan versi ADDIE. Adapaun tahapan dalam penelitian ini adalah : 1) Analysis meliputi studi lapangan dan studi literature; 2) Design meliputi pembuatan cakupan materi, flowchart dan storyboard; 3)Development meliputi pembuatan produk, validasi ahli materi, bahasa, media dan Implementation meliputi uji coba kelompok kecil melibatkan 11 orang peserta didik kelas 7 SMP N 6 Ratahan dan kelompok besar melibatkan 57 orang peserta didik (10 orang SMP N 54 Batam, 10 orang SMP N 2 Kairatu Barat dan 37 orang SMP Negeri 36 Batam). Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif yang dikonversikan ke data kualitatif dengan skala Likert. Hasil pengembangan multimedia interaktif menunjukkan bahwa: 1) Pengembangan multimedia pembelajaran interaktif berhasil dikembangkan melalui beberapa tahapan, yaitu Analysis, Design, Development, dan Implementation, 2) Ahli materi memberikan nilai rata-rata keseluruhan 4,09 dengan kategori “Baik”; Ahli bahasa memberikan nilai rata-rata 4,2 dalam kategori “Baik”; Ahli media memberikan nilai rata-rata keseluruhan 4,4 dengan kategori “sangat baik”; dan Hasil uji coba pada peserta didik mendapatkan nilai rata-rata 4,2 dengan kategori “Baik”. 3) Nilai-nilai yang terkandung dalam multimedia interaktif berdasarkan penilaian ahli pendidikan karakter dan guru PAK adalah: aspek materi adalah Religius, Jujur, Toleransi, cinta damai, Kreatif, Mandiri, Disiplin, Rasa Ingin Tahu, Tanggung jawab. Dan pada aspek media adalah Religius, Kreatif, Disiplin, Rasa ingin tahu, Jujur, Mandiri, Tanggung jawab. Dengan demikian, multimedia interaktif layak digunakan sebagai media pembelajaran PAK untuk kelas VII SMP pada materi Indahnya Mengampuni.Kata Kunci: Multimedia Interaktif, Covid-19, Pendidikan KarakterCHARACTER-BASED INTERACTIVE MULTIMEDIA IN THE PANDEMIC COVID 19This study aims to 1) develop interactive multimedia-based learning media for Class VII PAK SMP class VII on the material Beautiful forgives; 2) Knowing the feasibility of interactive multimedia based on expert judgment on media, material, language, practitioners and character education. This research is a research and development method using the ADDIE version of the development model. The stages in this research are: 1) Analysis includes field studies and literature studies; 2) Design includes making material coverage, flowchart and storyboard; 3) Development includes making products, validating material, language, media and implementation experts including small group trials involving 11 grade 7 students at SMP N 6 Ratahan and large groups involving 57 students (10 students from SMP N 54 Batam, 10 people SMP N 2 Kairatu Barat and 37 people SMP Negeri 36 Batam). The data analysis technique used is quantitative descriptive analysis which is converted to qualitative data with a Likert scale. The results of the development of interactive multimedia show that: 1) The development of interactive multimedia learning has been successfully developed through several stages, namely Analysis, Design, Development, and Implementation, 2) The material expert gave an overall average score of 4.09 in the "Good" category; The linguists gave an average score of 4.2 in the "Good" category; The media expert gave an overall average score of 4.4 in the “very good” category; and the results of trials on students got an average score of 4.2 in the "Good" category. 3) The values contained in interactive multimedia based on the assessment of character education experts and PAK teachers are: the material aspects are Religious, Honest, Tolerance, Peaceful, Creative, Independent, Discipline, Curiosity, Responsibility. And the media aspect is Religious, Creative, Discipline, Curiosity, Honest, Independent, Responsibility. Thus, interactive multimedia is appropriate for use as a PAK learning medium for grade VII SMP on the Beautifully Forgiving material.Keywords: Interactive Multimedia, Covid-19, Character Educatio
Pengaruh Kompetensi, Kompensasi dan Stres Kerja Terhadap Kinerja Tenaga Kontrak di Kantor Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Malaka
The purpose of this study is to research the antecedent aspects of competence, compensation, and work pressure on the performance of contract employees. The study was conducted in eastern Indonesia in the Malacca District, East Nusa Tenggara. The study population was all contract employees in the Public Works Office. The total population of the study was 166 respondents. The number of samples in this study was 63 people. Data analysis techniques used multiple linear regression analysis. The results of this study indicate that the variables of competence and compensation have a positive effect on the performance of contract employees, while work pressure does not affect the performance of contract employees.Keywords: Competence, compensation, works pressure, the performance of contract employees ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah menguji aspek anteseden kompetensi, kompensasi, dan stres kerja terhadap kinerja tenaga kontrak. Penelitian dilakukan di Indonesia wilayah timur di Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur. Populasi penelitian ini adalah seluruh pegawai kontrak di Kantor Dinas Pekerjaan Umum. Jumlah populasi penelitian sebanyak 166 responden. Pengambilan sampelnya menggunakan rumus slovin, jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 63 orang. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel kompetensi, dan kompensasi berpengaruh positif terhadap kinerja tenaga kontrak, sedangkan stres kerja tidak mempengaruhi kinerja tenaga kontrak.Kata kunci: Kompetensi, kompensasi, stres kerja, kinerja tenaga kontrak
Perubahan Karakteristik Bahan Pangan pada Keripik Buah dengan Metode Freeze Drying (Review)
Food processing is changing from thermal to non thermal process nowadays for non thermal process could maintain food quality including sensory and nutrition value. Freeze drying is a non thermal drying method using low temperature. The water content of the product is frozen from the water phase to ice phase and into gas phase (sublimation process) to control the pressure and temperature. There are some changes in food characteristic in fruit chips processing using freeze drying method In the physical charcteristic, there are geometry, mechanic, optical, and other physical value changes. In the physical charcteristic, geometry value, mechanic value, optical value, and other physical value changes, while in sensory characteristic a freeze drying method could maintain food colour, flavour, texture and odor(aroma). Freeze drying could inhibit bacteria growth but could not kill the spores in microbiological characteristics. Furthermore, freeze drying could maintain vitamin, mineral and active compound in the product instead of thermal drying process.Keywords : freeze drying, non thermal, sensory, chemistry, physic, microbiologyABSTRAKProses pengolahan makanan saat ini beralih dari proses termal ke proses non termal. Hal ini disebabkan karena proses non termal dapat mempertahankan mutu pangan didalamnya, meliputi sensorik dan nilai gizinya. Pengeringan beku/freeze drying merupakan metode pengeringan non termal yang dilakukan dengan menggunakan suhu yang rendah. Kandungan air didalam produk dalam fase air dibekukan menjadi fase padat (es) kemudian diubah menjadi fase udara dengan menggunakan prinsip sublimasi dengan mengendalikan suhu dan tekanannya. Terdapat perubahan karakteristik bahan pangan pada pengolahan keripik buah dengan metode freeze drying. Dari sifat fisik, meliputi perubahan sifat geometri, sifat mekanik, sifat optik dan sifat lainnya. Dilihat dari karakteristik sensorik proses pengeringan beku dinilai dapat mempertahkan sifat sensorik meliputi warna, rasa, tekstur dan aroma. Metode freeze drying dinilai dapat menghambat pertumbuhan bakteri, namun tidak dapat membunuh spora bakteri apabila dilihat dari karakteristik mikrobiologinya. Selanjutnya dari karakteristik kimia, diketahui metode freeze drying dinilai lebih baik dalam mempertahankan vitamin, mineral, dan bahan aktif di dalam produk dibanding dengan metode pengeringan dengan termal. Kata Kunci :freeze drying, non termal, sensorik, kimia, fisik, mikrobiolog