Portal E-Jurnal Poltekba (Politeknik Negeri Balikpapan)
Not a member yet
690 research outputs found
Sort by
Efektivitas Pemanfaatan Dana Desa dalam Mengentaskan Kemiskinan (Studi Kasus Kecamatan Kuala Kabupaten Nagan Raya)
This study aims to analyze and see the effectiveness of the distribution of village fund utilization in Kuala sub-district of Nagan Raya District and its relation to the poverty level. the data used in the form of time-series data from 2015 to 2018 are collected through primary and secondary data. Primary data was obtained by going directly to villages in Kuala Sub-district. While the secondary data obtained from the website of the Central Bureau of Statistics (BPS), study documents, articles related to the object of research. This research conducted observation on 10 villages as a sample from 17 villages in Kuala Sub-District. The analysis method uses panel data regression with a random effect model (REM). From the result of the regression of random effect, the model found that the variable of village fund has a positive and significant influence on poverty with probability to 0,0000 = p-value α = 5%. Then the variable allocation of village funds has a significant negative effect on poverty with a probability of 0.0000 = p-value α = 5%. This means that adding 1% of village funds or increasing village funds will reduce poverty in Kuala sub-district of Nagan Raya District.Keywords: effectiveness, village funding, poverty.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan menganalisa dan melihat efektifitas distribusi pemanfaatan dana desa di Kecamatan Kuala Kabupaten Nagan Raya dan hubungannya dengan tingkat kemiskinan. Data yang digunakan berupa data time series dari tahun 2015 hingga tahun 2018 yang dikumpulkan melalui data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dengan mendatangi langsung ke desa-desa di kecamatan kuala. Sementara data sekunder diperoleh dari website Badan Pusat Statistik (BPS), telaah dokumen, artikel yang berhubungan dengan objek penelitian.Penelitian ini melakukan observasi terhadap 10 desa sebagai sample dari 17 desa di Kecamatan Kuala. Metode analisa mengunakan regresi data panel dengan metode analisa random effect model (REM). Dari hasil regresi model random effectditemukan bahwa variabel dana desa berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemisikinan dengan Probabilitas sebesar 0,0000 = p-value α = 5%. Kemudian variabel alokasi dana desa berpengaruh negatif signifikan terhadap kemiskinan dengan Probabilitas sebesar 0,0000 = p-value α = 5%. Artinya dengan menambahkan 1% dana desa atau meningkatkan dana desa akan mengurangi kemiskinan di Kecamatan Kuala Kabupaten Nagan Raya.Kata kunci: efektifitas, dana desa, kemiskinan
Analisa Tingkat Resiko pada Komponen Pembangkit Listrik di Kota Balikpapan Dengan Metode FMEA
Company X is a power plant that supplies Balikpapan city electricity. In order to maintain the availability of electricity, regular maintenance is carried out, predictive, preventive and corrective maintenance in company X. The maintenance scheme of each component is based on the level of risk and priority scale. In this study, the determination of the level of risk and priority scale for each component uses Failure Mode And Effect Analysis (FMEA). The subject of the research was the W20V320 engine type diesel fuel component in the X power plant in Balikpapan City. Maintenance data for 2 years, 2017 and 2018, with 420 failure modes from 67 components used as research data. Engines are grouped into 12 systems and each system has a RPN (Risk Priority Number) value. In the RPN the Severity, Occurance, and Detection values are arranged based on company X's condition at the time the report is written. The highest RPN value is found in the Radiator Motor Fan component in the Radiator system and the LO Separator component in the Lube Oil Supply System which is 144. Components with an RPN value> 40 receive predictive and preventive maintenance services, while components with an RPN value 40 mendapatkan jensi perawatan prediktif dan preventif, sedangkan komponen dengan nilai RPN<20 mendapatkan perawatan corrective.Kata kunci : FMEA, Maintenance, RP
Rancang Bangun Biometric Starting System Berbasis Microcontroller ATmega328P Untuk Operator Alat Berat Dozer D3K Caterpillar
AbstractHeavy equipment industry ia an employment sector with potentially high rate of accidents, which might occur due to the operator's own fault, where he or she does not have competence in operating such an equipment. This operator's fault accident ranks number two after that of the mechanic's accident rate, which is the focus of this research. In line with the latest digital electronical development, companies have been able to solve problems confronted with operators, one of which is through the application of biometric authorization device, which has been expected to be able to reduce the rate in the industrial accidents in heavy equipment rental. This device works by requiring authorization of the operator without inserting the manually inserted Ignition key to the machine, but the operator' fingerprint that has been authorized into the system to operate such a machine. This, in turn, Will be able to reduce risks of getting an accident among operators. Fingerprint has Ita function to recognize the operator's identity as well as password to the electronical Ignition key to the machine that not everybody can get acceses to operating the machine to start it up. Design of this electronically controled device is to produce biometrically engine start-up relpacing the currently recognize Ignition switch to crank and switch off the engine using microcontrolled ATmega328P sytem. Results of the study gained from the tests based on the standard operating procedures show based on the standard Operating procedures show a 100% success without any obstacles Keywords : biometric, starting system, mokrokontroller, fingerprint AbstrakIndustri alat berat merupakan lapangan pekerjaan yang dimana memiliki tingkat kecelakaan kerja yang tinggi, banyak kecelakaan kerja terjadi dikarenakan kesalahan operator alat berat itu sendiri, baik itu karena operator tersebut tidak memiliki kompetensi keahlian dalam mengoperasikan kendaraan alat berat tersebut, sehingga operator alat berat menjadi pekerjaan dengan tingkat kecelakaan tertinggi kedua setelah mekanik, itulah yg menjadi dasar penelitian ini dilakukan. Seiring dengan perkembangan teknologi elektronika digital dewasa ini, maka persoalan-persoalan yang dihadapi mampu untuk dipecahkan dan disolusikan yang dialami perusahaan terhadap para operator dilapangan, salah satunya adalah biometric authorization, yang diharapkan dapat mengurangi tingkat kecelakaan kerja didunia industri rental alat berat yang pekerjaannya memerlukan proses otorisasi para operatornya, dimana yang biasanya autorisasi tersebut biasanya menggunakan kunci kontak akan diganti dengan sidik jari (fingerprint). hanya operator yang telah terotorisasilah yang dapat masuk kedalam sistem tersebut untuk mengoperasikan unit. Sehingga diharapkan dapat meminimalisir kecelakaan kerja dikalangan operator. Fingerprint berfungsi sebagai identitas operator dan password sebagai kunci elektroniknya. Dengan menggunakan fingerprint seseorang tak akan mudah mengoperasikan unit dengan sembarangan karena hanya sang operator yang sudah terotorisasi yang bisa starting engine. Tujuan dari pembuatan alat ini adalah untuk merancang dan membuat biometric starting engine otomatis menggantikan fungsi key star switch yang selama ini digunakan untuk cranking engine dan turn off the engine dengan kendali akses menggunakan fingerprint dan password berbasis mikrokontroler ATmega328P. Hasil yang diperoleh dari pengujian berdasarkan SOP yang telah dibuat berhasil 100% tanpa ada problem. Kata kunci : biometric, starting system, microcontroller, fingerprin
Pengujian dan Analisa Reverse Engineering Pada Platform Android (Studi Kasus: Tebak_Gambar.apk)
Tidak semua perangkat lunak (aplikasi) menyediakan langsung sumber kodenya kepada para pengguna. Aplikasi dengan sumber kode tertutup hanya menyediakan binary siap pakai untuk diinstal atau dijalankan langsung. Hal ini menyulitkan pengguna untuk mempelajari struktur di dalam aplikasi tersebut beserta dengan sumber kode dan komponen di dalamnya. Dalam hal ini, reverse engineering yang dilakukan pada aplikasi sumber kode tertutup, dapat membantu pengguna untuk mengetahui hal - hal tersebut. Pada penelitian ini, dicoba untuk melakukan reverse engineering pada aplikasi di platform Android bernama Tebak_Gambar.apk. Tebak_Gambar.apk merupakan aplikasi permainan dalam bentuk quiz, untuk menebak suatu pesan tersirat dari beberapa buah gambar yang ditampilkan ke pengguna. Hasil akhir dari reverse engineering terhadap aplikasi Tebak_Gambar.apk adalah pengetahuan yang diperoleh pengguna mengenai struktur di dalamnya, beserta dengan source code (Java), xml (activity scheme), dan komponen tambahan (gambar, audio, font).
Tangible and Natural Of Indonesian Cultural Heritage Presented In English Textbooks For Senior High School Student
Cultural elements play an essential role in learning a foreign language; thus, it is unavoidable that EFL (English Foreign Language) textbooks carry cultural elements. This study was framed with qualitative research and aim to explore the presence of intangible and tangible cultural heritage in the visual materials (painting, photography, drawing, digital drawing) and to examine their distribution according to their types. The data to be analyzed was obtained from two textbooks for senior high school students entitled English Skills for Better Future for grade tenth and eleventh in senior high school. Content analysis was applied to analyze types of visual materials that present cultural heritage. The result showed that 163 visuals material were determined as 84 photos, 14 digital drawings, nine brochures, 35 advertisements, four flyers, nine forms, 16 proverbs, and one riddle. Cultural bias and stereotypes have not been detected in the images presented in both textbooks with the same title for 10th and 11th grade students in senior high school. The images presented are suitable for students at the senior high school level. Visual has an aesthetic value and aims to bring students to know the various Indonesian culture elements presented in these textbooks. Teachers and students who use books published by PT Grafindo Medika Pratama as a learning resource, this study might help in mapping the type of culture presented in the textbooks.Keywords: Indonesian, cultural, heritage, visual, textbookAbstrakUnsur budaya memainkan peran penting dalam mempelajari bahasa asing; Dengan demikian, tidak dapat dipungkiri bahwa buku teks EFL (Bahasa Asing Inggris) mengandung unsur budaya. Dibingkai dengan penelitian kualitatif, penelitian ini bertujuan mengeksplorasi keberadaan warisan budaya berwujud benda dan tak benda yang disajikan dalam bentuk gambar (lukisan, fotografi, gambar, gambar digital) dan mengkaji sebarannya menurut jenisnya. Data yang akan dianalisis diperoleh dari dua buku siswa yang berjudul English Skills for the Future. Kedua buku ini digunakan oleh siswa kelas sepuluh dan sebelas di sekolah menengah atas. Analisis isi digunakan untuk menganalisis jenis gambar yang menjelaskan warisan budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 163 gambar yang ditampillan, 84 berupa foto, 14 gambar digital, sembilan brosur, 35 iklan, empat brosur, sembilan formulir, 16 peribahasa, dan satu teka-teki. Bias budaya dan stereotip belum terdeteksi dalam gambar yang disajikan di kedua buku teks dengan judul yang sama untuk siswa kelas 10 dan 11 SMA. Gambar yang disajikan sesuai untuk siswa di tingkat sekolah menengah atas. Visual yang disajikan memiliki nilai estetika dan bertujuan agar siswa mengenal berbagai unsur budaya Indonesia yang disajikan dalam buku teks tersebut. Guru dan siswa yang menggunakan buku terbitan PT Grafindo Medika Pratama sebagai sumber belajar, penelitian ini dapat membantu dalam memetakan dan mendeskripsikan jenis budaya yang disajikan dalam buku teks.Kata Kunci: Indonesia, budaya, warisan, gambar, bukuteks,
RANCANGAN SISTEM INFORMASI PENJUALAN PADA RIVER SIDE STORE SAMARINDA MENGGUNAKAN MACRO MICROSOFT EXCEL
Penelitian dengan judul “Rancangan Sistem Informasi Penjualan Pada Riverside Store Samarinda Menggunakan Macro Microsoft Excel” didasari pekembangan IPTEK bidang pengolahan data secara otomotisasi dalam upaya untuk menanggulangi keterlambatan proses administrasi penjualan pada Riverside Store Samarinda sebagai unit usaha ritel. Proses pencatatan transaksi penjualan UMKM meliputi pencatatan data barang masuk, penjualan barang dagangan, proses pelaporan transaksi penjualan dan mencetak Nota Penjualan. Riverside Store Samarinda masih menggunakan cara manual dan belum menggunakan aplikasi komputer yang terintegrasi sehingga sering terjadi permasalahan diantaranya, sulit mencari data dalam berkas yang tertumpuk dan perhitungan-perhitungan hasil usaha yang akan berdampak kepada biaya dan waktu yang cukup lama serta menguras tenaga. Oleh karena itu diperlukan suatu pengembangan atau pembuatan software aplikasi terpadu yang mudah digunakan untuk memproses segala transaksi penjualan dan laporan yang dibutuhkan secata otomatis, cepat dan akurat. Metode pendekatan yang digunakan adalah metode Waterfall atau juga dinamakan sebagai siklus hidup klasik (classic life cycle), dimana metode ini menggambarkan pendekatan secara sistematis yang cocok pada pengembangan sistem informasi berbasis komputer berupa perangkat lunak. Tahapan-tahapan yang akan digunakan dalam proses perancangan sistem aplikasi antara lain identifikasi masalah, menganalisa prosedur dan sistem pengolahan data keuangan, merancang Data Flow Diagram (DFD), menulis program dengan bahasa Macro Visual Basic for Application (VBA) Microsoft Excel, merancang Form-form inputan data, nota penjualan dan model output laporan. Dengan menerapkan sistem informasi penjualan ini maka seluruh proses pengolahan data stock, pembelian, penjualana barang dagangan dapat dilakukan dengan cepat, akurat dan praktis sehingga mempercepat proses pelayanan pelanggan dan akhirnya akan meningkatkan omset penjualan.Kata Kunci: Rancangan, Sistem Informasi Penjualan, Macro Microsoft Excel, VBADESIGNING SALES INFORMATION SYSTEM AT RIVERSIDE STORE SAMARINDA USING MACRO MICROSOFT EXCELThe research entitled "Designing Sales Information System at Riverside Store Samarinda using Macro Microsoft Excel" is based on the development of science and technology in the field of automated data processing in an effort to overcome slows in the sales administration process at Riverside Store Samarinda as a retail business unit. The process of recording sales transactions includes recording incoming goods, selling merchandise, reporting sales transactions and printing Sales Receipts. Riverside Store Samarinda still used manual process is no integrated computerized application. This leads to some problems, among of which are difficulty in searching data in the pilled files and calculations of business outcomes; these will effect on much costs and longer time as well as more exhausting. Thus, it is necessary for a development or creation of integrated application that is easy to be used to process all required reports in an automatic manner. The approach method used is the Waterfall model or also known as the classic life cycle, where this method describes a systematic approach that is suitable for developing computer-based information systems in the form of software. There are some stages taken in the designing process of the application system, namely identification problems, analyzing financial data processing system and procedure, designing Data Flow Diagram (DFD), writing down the program in Macro Visual Basic for Application (VBA) Microsoft Excel, designing forms of data inputs and designing report output model. By applying this Integrated Information System, then all of the processing processes of purchase and sales data can be conducted in a fast and accurate practically so as to speed up the customer service process and ultimately increase sales turnover.Keywords: Designing, Sales Information System, Macro Microsoft Excel, VB
TEKNOLOGI BIOGAS DENGAN BAHAN BAKU BERSUMBER DARI LIMBAH SAPI
Teknologi biogas saat ini sudah dikembangkan oleh masyarakat pedesaan. Teknologi biogas bermanfaat dalam meminimalkan pencemaran lingkungan. Teknologi biogas telah dikembangkan di pedesaan dengan memanfaatkan limbah kotoran ternak sapi. Permasalahannya sejauhmana teknologi biogas dimanfaatkan oleh masyarakat pedesaan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui pemanfaatan kotoran sapi dan manfaat biogas bagi masyarakat pedesaan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei, dengan pendekatan PRA dan studi kasus. Data yang dikumpulkan adalah data primer dan sekunder. Penentuan lokasi Kecamatan dan Desa sampel adalah secara purposive sampling. Kecamatan yang dipilih adalah Kecamatan Sangkub yang memiliki populasi sapi terbanyak. Desa yang dipilih adalah Desa Sidodadi dan Tombolango yang memiliki kelompok petani yang telah memanfaatkan biogas bersumber dari kotoran sapi. Responden ditentukan secara purposive sampling yaitu petani yang memanfaatkan biogas, pejabat Dinas Pertanian Peternakan dan penyuluh. Analisis data menggunakan analisis deskriptif. Teknologi biogas diintroduksi bagi petani yang memiliki ternak sapi yang dikandangkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah ternak sapi milik petani dalam kelompok Beringin Jaya berjumlah 6 ekor dan kelompok Keong Mas 24 ekor. Limbah ternak sapi bila tidak diminimalkan memberikan dampak negatif terhadap pencemaran lingkungan. Reaktor dibangun untuk menampung limbah kotoran sapi dan menghasilkan gas. Biogas bersumber dari limbah sapi telah dihasilkan dan dimanfaatkan oleh petani peternak. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa teknologi biogas bermanfaat bagi petani dalam minimalisasi biaya pembelian gas LPG dan menghasilkan pupuk cair. Saran, perlu sosialisasi dan intervensi pemerintah untuk introduksi biogas bagi petani yang lain.Kata Kunci : teknologi, biogas, limbah, ternak sapiBIOGAS TECHNOLOGY WITH RAW MATERIALS SOURCED FROM CATTLE WASTECurrently, biogas technology has been developed by rural communities. Biogas technology was useful in minimizing environmental pollution. Biogas technology was developed in rural areas by utilizing cattle waste. The problem was the extent to which biogas technology was used by rural communities. This study was conducted with the aim of knowing the use of cattle waste and the benefits of biogas for rural communities in North Bolaang Mongondow Regency. The research method used was a survey method, with the PRA approach and case studies. The data collected were primary and secondary data. The determination of the locations of the sample districts and villages was purposive sampling. The district chosen was Sangkub District which had the largest cattle population. The villages chosen were Sidodadi and Tombolango which had groups of farmers who have used biogas from cattle waste. Respondents were determined by purposive sampling, namely farmers who use biogas, officials from the Department of Agriculture and Livestock and extension workers. Data were analyzed using descriptive analysis. Biogas technology was introduced for farmers who had cattles that were penned. The results showed that the number of cattles belonging to farmers in the Beringin Jaya group was 6 cows and 24 cows in the Keong Mas group. If not minimized, cattle waste had a negative impact on environmental pollution. The biogas reactor was built to accommodate cattle waste and produce gas. Biogas with raw materials sourced from cow waste was produced and utilized by farmers. Based on the research results, it can be concluded that biogas technology was beneficial for farmers in minimizing the cost of purchasing LPG gas and producing liquid fertilizer. Suggestions, socialization and government intervention was needed for the introduction of biogas for other farmers.Keywords: technology, biogas, waste, cattl
Kamus Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (KASIBI) dengan Voice Recognition sebagai Pendukung Belajar Bahasa Isyarat Berbasis Android
Deaf children are children who have disturbances in the sense of hearing, both permanent and non-permanent. Deaf children have obstacles in terms of communication, both communicating verbally and in writing, exacerbated by the difficulty of getting exclusive learning media for deaf children also complicates parents to be able to assist in the learning process of deaf children. Therefore, there is needs an exclusive learning media dictionary for deaf children, so it can help parents in helping the learning process of them. Based on these problems, this research proposes an application "Dictionary of Indonesian Sign Language Systems (KASIBI) with Voice Recognition as Support for Android-Based Sign Language Learning". This research method consists of starting from changing sound into text (speech to text), searching words in a database, and displaying animated displays in 3D. The results test show that KASIBI can be a learning media for sign language based on SIBI standard with an average value of 3.362 out of 4 scalas.Keywords: Deaf Children, Learning Media, Dictionary, VisualizationABSTRAKAnak tunarungu adalah anak yang mengalami gangguan dalam hal pendengaran, baik yang permanen maupun yang tidak permanen. Anak-anak tunarungu memiliki kendala dalam hal komunikasi, baik berkomunikasi secara lisan maupun tulisan, diperburuk oleh kesulitan mendapatkan media pembelajaran eksklusif bagi anak-anak tunarungu juga mempersulit orang tua untuk dapat membantu dalam proses pembelajaran anak-anak tunarungu. Sehingga dibutuhkan media pembelajaran dalam bentuk kamus eksklusif untuk anak-anak tuna rungu dan dapat membantu orang tua dalam membantu proses pembelajaran mereka. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini mengajukan sebuah aplikasi "Kamus Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (KASIBI) dengan Pengenalan Suara sebagai Pendukung Pembelajaran Bahasa Isyarat berbasis Android". Metode penelitian ini terdiri dimulai dari merubah suara menjadi text (speech to text), pencarian kata dalam database, dan menampilkan animasi peraga dalam bentuk 3D.Hasil pengujian menunjukkan bahwa KASIBI dapat menjadi media pembelajaran untuk bahasa isyarat dengan standar SIBI dengan nilai rata-rata 3.362 dari 4 scalas. Kata kunci : Anak Tunarungu, Media Pembelajaran, Kamus, Visualisasi
Analisis Preventive Maintenance Pada Mesin Produksi dengan Metode Fuzzy FMEA
Kegiatan perawatan mesin (maintenance) merupakan kegiatan yang memiliki peran yang sangat penting untuk menunjang kelancaran proses produksi. Maintenance yang tidak teratur dapat mengakibatkan mesin mengalami gangguan atau kerusakan (downtime), hal ini dapat menghambat kelancaran proses produksi. Agar proses produksi dapat berjalan sesuai dengan perencanaan, maka harus ditunjang dengan keadaan mesin yang handal sehingga diperlukan perencanaan perawatan mesin yang baik. Pereventive maintenance merupakan salah satu perencanaan perawatan yang banyak digunakan untuk memastikan bahwa mesin dapat berjalan sesuai dengan fungsinya. Pada penelitian ini, studi kasus dilakukan di PT PLN Sektor Tello Makassar sebab perusahaan tersebut mempunyai peranan penting dalam menyuplai arus listrik di kota Makassar yaitu sebesar 197,61 MW. Jika terjadi kerusakan mesin maka akan berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat yang dapat menyebabkan kerugian, saat ini perencanaan maintenance yang dilakukan oleh PT PLN Sektor Tello Makassar belum berjalan optimal karena masih terjadinya kerusakan mesin generator saat proses produksi berlangsung. Agar kegagalan mesin dapat dikurangi, maka penelitian ini akan menggunakan metode Fuzzy FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) untuk mengidentifikasi kerusakan mesin dan menentukan prioritas mesin dalam proses perawatan serta jenis perawatannya berdasarkan nilai RPN (Risk Priority Number)
Analisis Kuat Geser Tanah Lempung menggunakan Kapur dan Petrasoil
Several studies have added lime, fly ash, or gypsum to clay soils to increase the shear strength of relatively low clay soils. The addition of lime and petrasoil as solvents in water was carried out in this study, where petrsoil is often used in Indonesian road construction works. This study aims to obtain the effect of adding lime and petrasoil to the shear strength of clay. The tests consists of the index properties, seive analysis, atterberg limits, soil compaction, and shear strength testing, based on SNI and ASTM. Mixed variations consist of 6, namely: (i) soil + petrasoil; (ii) soil + 10% lime + petrasoil; (iii) soil + 15% lime + petrasoil; (iv) soil + 20% lime + petrasoil; (v) soil + 10% lime + water; (vi) soil + water; all variations without ripening. The test results showed an increase in the value of soil cohesion in the addition of petrasoil and lime variations of 20%, amounting to 50.94. While the angle of shear of the soil increased with the addition of lime at a variation of 10% both with water and with petrasoil, which amounted to 35.10. This shows an increase in soil shear strength with the addition of petrasoil and lime to the soil