Portal E-Jurnal Poltekba (Politeknik Negeri Balikpapan)
Not a member yet
    690 research outputs found

    Optimasi Produksi Sumur CBM dengan Radial Jet Drilling (RJD)

    Get PDF
    To produce gas methane from the coal bed methane (CBM) field requires the right completion system that considers the reservoir properties which are encountered. One of technologies that is recommended to produce gas methane in the CBM field is Radial Jet Drilling System (RJD). Two important aspects which are considered to test the feasibility of RJD in the CBM field are the problems that usually show up while drilling and producing. The other aspects are the principle of RJD that considers several special tools like radial jetting and length of radial and the problems that usually present during RJD’s application in conventional field like water blocking, hole positioning and hole cleaning. To see the effectiveness of RJD, a comparison with other completion systems (vertical well) is done through simulation step by using WS field data, precisely at BP formation. CBM field simulation that is produced with vertical well system is sensed by adding wells. Meanwhile the CBM field that is produced by RJD completion is sensed by the number of radial phases and the length of each phase.The results show that RJD can be applied in the CBM well with certain parameters then the RJD effectiveness can be achieved with the minimum number of three phases, where the distance of each phase is 90 degrees and length of each radial phase is 300 until 500 ft.Key words: Completion, CBM, RJD, radial jetting, water blocking, hole cleaning, hole positioning, simulation, WS fieldABSTRAK Untuk memperoleh produksi gas metan pada lapangan CBM maka dibutuhkan sistem komplesi yang tepat dengan tetap mempertimbangkan karakteristik reservoir CBM yang dihadapi.  Salah satu teknologi yang di rekomendasikan untuk memproduksi gas metan pada lapangan CBM adalah Radial Jet Drilling (RJD).Dua aspek penting yang dipertimbangkan untuk menguji kelaikan RJD pada lapangan CBM ialah masalah yang biasa muncul pada saat pemboran dan pada saat proses produksi. Aspek berikutnya adalah prinsip kerja RJD yang mempertimbangkan beberapa alat khusus seperti radial jetting dan panjang radial, serta masalah yang biasa muncul seiring dengan aplikasi RJD pada lapangan konvensional seperti water blocking, hole position dan hole cleaning.Sementara untuk melihat keefektifan RJD maka dilakukan perbandingan dengan sistem komplesi lain (sumur vertical) melalui tahap simulasi dengan menggunakan data lapangan WS tepatnya pada formasi BP. Simulasi lapangan CBM yang diproduksi dengan sistem sumur vertikal di sensitivitas dengan menambahkan sumur. Sedangkan lapangan CBM yang diproduksi dengan sistem komplesi RJD di sensitivitas terhadap jumlah fase radial dan panjang masing-masing fase.Hasil pengujian menunjukkan bahwa RJD dapat diaplikasikan pada sumur CBM dengan parameter tertentu sedangkan efektifitas RJD dapat dicapai pada jumlah fase minumum 3 (tiga), dengan jarak antara fase 90o dan dengan panjang radial masing-masing fase 300 ft – 500 ft.Kata kunci : Komplesi, CBM, RJD, radial jetting, water blocking, hole cleaning, hole position, simulasi, WS

    ANALISIS PENGARUH JARAK GADING TERHADAP KEKUATANN MEMANJANG KAPAL FERRY RO-RO 5000 GT

    Get PDF
    Salah satu faktor yang mempengaruhi kekuatan kapal adalah jarak gading. Perkembangan konstruksi tidak lagi mengatur jarak gading, sehingga para perancang kapal merencanakan jarak gading optimal dengan batasan tegangan maksimum pada pelat menurut aturan klasifikasi. Momen batas struktur kapal harus sama dengan atau lebih besar dari 1.2 kali momen lentur vertikal (sagging dan hogging), sehingga momen total kapal dapat dihitung berdasarkan aturan BKI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jarak gading terhadap kekuatan memanjang kapal dan mengetahui jarak gading optimal. Metode yang digunakan yakni FEM (Finite Element Method) dengan variasi jarak gading pada kapal ferry ro-ro. Hasil penelitian didapatkan kekuatan batas untuk jarak gading 700 mm pada kondisi hogging berada pada momen sebesar 1.88x1012 Nmm dan pada kondisi sagging sebesar -1.33x1012 Nmm. Kekuatan batas untuk jarak gading 800 mm pada kondisi hogging berada pada momen sebesar 1.87x1012 Nmm dan pada kondisi sagging sebesar -1.33x1012 Nmm. Kekuatan batas untuk jarak gading 900 mm pada kondisi hogging berada pada momen sebesar 1.85x1012 Nmm dan pada kondisi sagging sebesar -1.32x1012 Nmm. Kekuatan batas untuk jarak gading 1000 mm pada kondisi hogging berada pada momen sebesar 1.79x1012 Nmm dan pada kondisi sagging sebesar -1.32x1012 Nmm. Jarak gading optimal berada pada variasi jarak gading 700 mm dengan momen batas pada kondisi hogging sebesar 1.88x1012 Nmm dan pada kondisi sagging sebesar -1.33x1012 Nmm

    Analisis Pemanfaatan Energi Biogas Dari Campuran Limbah Kotoran Sapi Dan Kulit Durian Sebagai Energi Alternatif

    Get PDF
    The continuous use of fossil energy as an energy source will have an impact on the environment and the availability of fossil energy sources. As a precautionary measure due to the impact of the use of fossil energy, the use of renewable energy as an alternative energy to substitute for fossil energy is decreasing. One of the ways to use renewable energy is biogas technology. This biogas uses waste or underutilized animal waste as an energy source. This study aims to determine the utilization of biogas energy production from a mixture of cow dung and durian peel. The production of biogas energy will be used for gas stoves and rice cookers. The research method uses quantitative methods, starting from making biogas technology tools, collecting biogas raw materials and collecting data and biogas utilization testing. Variations of a mixture of cow dung and durian peel 50:50; 70:30; 80:20. From the test results, the 70:30 variation has the best biogas production compared to the 50:50 and 80:20 variations. The maximum pressure is obtained on the 15th day with pressure 0.15 Bar with the gas volume 0.088 m3 and the volume of gas produced for 30 days is 1.2605 m3. The color of the flame from the biogas energy is bluish and there are reddish sparks and the stove has a long flame for 9 minutes 49 seconds to boil 1000 ml of water. The time needed to cook 100 grams of rice in the rice cooker for 7 minutes 30 seconds

    Analisis Stabilitas Kapal Ikan Katamaran Daerah Perairan Kalimantan Timur

    Get PDF
    This paper discusses fishermen who have modified fishing vessels to get a greater number of captures, so that the technical requirements of the ship are not met. Catamaran hull shape has a wider deck surface and has a good level of safety. The purpose of this study is to analyze the stability of fishing vessels when operating. The method used is ship basic data and optimization methods using maxsurf software. The results showed the stability curve area at a heeling of 0° - 30°, 0° - 40°, and 30° - 40°, there was a reduction in the area from loadcase 1 to loadcase 3. The actual GM is above the minimum GM while the actual maximum GZ value occurs above the 10° heeling. All variable values of catamaran hull ship stability value meet the criteria in accordance with IMO A. 749 chapter 3regulations and High Speed Craft 2000 annex 7 Multihull.Key words :  Stability, Loadcase, Fishing Vessels, CatamaranABSTRAKMakalah ini membahas tentang nelayan yang telah memodifikasi kapal ikan untuk mendapatkan jumlah tangkap yang lebih besar, sehingga persyaratan teknis kapal tidak terpenuhi. Bentuk lambung katamaran mempunyai  permukaan deck yang lebih luas dan mempunyai tingkat keselamatan yang baik. Tujuan penelitian menganalisa stabilitas kapal ikan ketika beroperasi. Metode yang digunakan adalah ship basic data dan metode optimasi menggunakan software maxsurf. Hasil penelitian didapatkan area kurva stabilitas pada kemiringan 0°-30°, 0°-40°, dan 30°-40°, terjadi reduksi luasan dari loadcase 1 menuju loadcase 3. GM aktual berada di atas GM minimum sedangkan nilai GZ maksimum aktual terjadi di atas kemiringan 10°. Semua variabel nilai stabilitas kapal ikan lambung katamaran memenuhi kriteria sesuai regulasi IMO dan High Speed Craft 2000 annex 7 Multihull.Kata kunci :Stabilitas, skenario pemuatan, Kapal Ikan, Katamara

    Rasionalitas Pembentukan Perilaku Judi “Togel” : Studi Kasus Masyarakat Desa Sambigede, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang

    Get PDF
    The phenomenon of gambling is not an strange things anymore. Gambling has become an social problem that get many attention from several parties, from common society untill law enforcer. One of the gambling that familiar is lottery gambling. This research aims to describe the rationality of lottery gambling behaviour and the utilization of money as a result of gambling by the community of Sambigede Village, Sumberpucung Disctric, Malang Regency. This study uses qualitative methods with a type of descriptive approach. The research subjects consisted of three informants (Mrs. Semi, Mr. Kusman, and Mr. Yanto) who were determined using purposive and snowball sampling techniques. The techniques used in collecting data are observation, interviews, and documentation. The data analysis technique used is data collection, data reduction, data display, and drawing conclusions. The result of this research shows that the rationality of lottery gambling is based on the economy condition that underprivileged or less fortunate, and environmental influences. That matter seen from the stimulus factor of gambling that begun from three important factors, those are internalisation, socialization, and enculturation process that shown by family environment behaviour and the behaviour of neighbour that make the informants take a part in the lottery gambling. Beside that, all of the informants stated that the utilization of gambling result was used to meet their daily need.Keywords: Behaviour, Lottery Gambling, Rational ChoiceAbstrakFenomena perjudian bukan lagi menjadi hal yang asing di telinga kita. Perjudian sudah menjadi suatu permasalahan sosial yang banyak mendapat perhatian dari berbagai pihak, dari masyarakat awam sampai penegak hukum. Salah satu bentuk perjudian yang terkenal adalah perjudian togel. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan rasionalitas pembentukan perilaku judi togel (Toto Gelap) dan pemanfaatan uang hasil perjudian oleh masyarakat di Desa Sambigede, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari tiga informan (Ibu Semi, Bpk. Kusman, dan Bpk. Yanto) yang ditentukan menggunakan teknik purposive dan snowball sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan, teknik analisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa rasionalitas pembentukan perilaku judi togel didasarkan pada kondisi perekonomian yang kurang mampu, dan pengaruh lingkungan. Hal tersebut terlihat dari faktor pendorong perjudian yang berawal dari tiga faktor penting yaitu proses internalisasi, sosialisasi, dan enkulturasi yang ditunjukkan oleh perilaku lingkungan keluarga dan perilaku tetangga yang membuat informan turut andil dalam perjudian togel. Selain itu, semua informan menyatakan bahwa pemanfaatan hasil judi digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kata Kunci: Perilaku, Perjudian Togel, Pilihan Rasiona

    PENGENDALIAN PERSEDIAN BAHAN BAKU DENGAN METODE MATERIAL REQUIREMENT PLANNING (MRP) UNTUK PRODUK KUE DI PERUSAHAAN “Q”

    Get PDF
    Perusahaan Q adalah perusahaan yang bergerak dibidang food and beverage. Salah satu produknya adalahkue, dengan banyaknya bahan baku yang diperlukan, persediaan bahan baku sangat penting untuk dijaga agar proses produksi tetap lancar. Persediaan merupakan salah satu yang mempunyai peranan penting dalam proses produksi. Dengan pengendalian persediaan akan dapat mempertahankan suatu proses produksi berjalan baik dengan adanya ketersediaan bahan baku yang cukup untuk proses produksi. Dalam penelitian ini peramalan yang digunakan adalah metode Constant Model, Linear Model, dan Quadratic Model. Metode Constant Model memberikan kesalahan nilai peramalan terkecil yaitu dengan nilai MAD 565, MSE 576.442, dan MAPE 3,75%.Untuk metode persediaan MRP menggunakan pendekatan Lot Size Lot For Lot, Economic Order Quantity, dan Periode Order Quantity untuk melakukan penelitian pengendalian persediaan bahan baku kue padaperusahaan Q. Dengan hasil metode Periode Order Quantity memberikan hasil total biaya persediaan terendah dibandingkan dengan metode Lot For Lot dan Economic Order Quantity dengan nilai total biaya sebesar Rp 418.077.190,62. Sehingga metode Periode Order Quantity baik untuk diimplementasikan pada perusahan dengan periode pemesanan sebanyak 3 kali dalam satu tahun.Kata kunci : Peramalan, MRP, LFL, EOQ, POQCONTROL OF RAW MATERIAL INVENTORIES USING MATERIAL REQUIREMENT PLANNING (MRP) METHOD FOR CAKE PRODUCTS IN “Q” COMPANYCompany Q is a company engaged in food and beverafes. One of the products is cake, with the larger number of raw materials needed, the supply of raw materials is very important to be maintained so that the production process remains smooth. Inventory is one that has an important role in the production process. By controlling inventory, it will be able to maintain a production process running wel with the availability of sufficient raw materials for the production process. In this study, the forecasting used is the Constant Model, Linear Model, an Quadratic Model method. The Constant Model method provide the smallest error in forecasting values, namely MAD 565, MSE 576.442, and 3.75% MAPE method. For the MRP inventory method, the Lot Size Lot For Lot, Economic Order Quantity, and Periode Order Quantity approaches are used tto conduct research on material inventory control standard Cake at company Q. With the results of the Periode Order Quantity method, it gives the lowest total inventory cost compared to the Lot For Lot and Economic Order Quantity methods with a total cost value of Rp 418,077,190.62. so that the Periode Order Quantity method is good to be implemented in companies with ordering periods 3 times a year.Keywords : Forecasting, MRP, LFL, EOQ, PO

    PENGARUH JARAK REAKTOR TERHADAP PENURUNAN KADAR COD DAN TSS PADA LIMBAH TAHU DI KOTA SAMARINDA

    Get PDF
    Limbah cair industri tahu memiliki nilai COD dan TSS yang melebihi baku mutu lingkungan yang telah ditetapkan. Tingginya nilai COD dan TSS limbah cair industri tahu disebabkan oleh kandungan organic yang tinggi. Kandungan organic dalam limbah cair industry tahu dapat diturunkan dengan proses fermentasi menggunakan reaktor. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh panjang reaktor terhadap penurunan kadar COD dan TSS limbah cair industri tahu menggunakan metode fermentasi menggunakan starter usus sapi. Penelitian ini dilakukan dengan memvariasikan jarak sampling pada reaktor alir pipa yaitu 20 cm, 40 cm, 60 cm, dan 80 cm. Proses dilakukan dengan waktu 45 hari dan loading rate 0,8 L/5 hari. Berdasarkan hasil penelitian waktu dan jarak sampling berpengaruh terhadap % penurunan kadar COD dan TSS. Proses fermentasi dengan menggunakan reaktor alir pipa mampu menurunkan COD hingga 98,57% dengan nilai COD 196 mg/L pada jarak sampling 80 cm di hari ke 45, sedangkan TSS dapat diturunkan hingga 77,38% dengan nilai TSS 38 mg/L pada jarak sampling 80 cm di hari ke 45. Nilai COD dan TSS tersebut telah mencapai baku mutu lingkungan berdasarkan peraturan daerah provinsi Kalimantan Timur nomor 02 tahun 2011.Kata kunci: COD, Limbah cair tahu, Panjang, Reaktor, TSS. THE EFFECT OF REACTOR DISTANCE ON COD AND TSS REDUCTION IN KNOW WASTE IN SAMARINDA CITYTofu industry liquid waste has COD and TSS values that exceed established environmental quality standards. The high value of COD and TSS of tofu industry wastewater is caused by high organic content. Organic content in tofu industry liquid waste can be reduced by the fermentation process using a reactor. This research was conducted to determine the effect of reactor length on reducing levels of COD and TSS of tofu industrial wastewater using fermentation method using cow intestinal starter. This research was conducted by varying the sampling distance in the pipeline flow reactor, namely 20 cm, 40 cm, 60 cm, and 80 cm. The process is carried out with 45 days and a loading rate of 0.8 L / 5 days. Based on the results of the study the time and distance of the sampling effect on% decrease in COD and TSS levels. The fermentation process using a pipeline reactor can reduce COD up to 98.57% with a COD value of 196 mg / L at a sampling distance of 80 cm on the 45th day, whereas TSS can be reduced to 77.38% with a TSS value of 38 mg / L at a distance sampling 80 cm on day 45. The COD and TSS values have reached the environmental quality standard based on the East Kalimantan provincial regulation number 02 of 2011.Keywords: COD, Tofu liquid waste, Length, Reactor, TSS

    ANALISIS FAKTOR DAN VARIABEL PENGGUNAAN APLIKASI “X MOBILE” YANG EFEKTIF DI PERUSAHAAN KONTRAKTOR PT. XYZ

    Get PDF
    Kemajuan pertumbuhan ekonomi dan industri yang terjadi sekarang ini tidak terlepas dari pengaruh kemajuan teknologi. Perusahaan harus mempunyai strategi , antara lain adalah dengan menciptakan sebuah inovasi untuk mengimplementasikan management mutu melalui teknologi digital dalam hal memonitor ketidaksesuaian yang terjadi di proyek. PT. XYZ merupakan perusahaan konstruksi yang telah berhasil mengimplementasikan management mutu dengan penggunaan teknologi digital melalui aplikasi “X Mobile”. Tujuan penelitian yang ingin dicapai adalah untuk mengetahui tingkat efektifitas penggunaan aplikasi ”X Mobile” yang sudah digunakan dan dijalankan di lingkup area proyek terhadap Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015, untuk mengetahui apa saja faktor dan variabel penggunaan aplikasi ”X Mobile” yang efektif di perusahaan kontraktor PT. XYZ dan untuk mengetahui hasil analisis penggunaan aplikasi ”X Mobile” yang efektif di perusahaan kontraktor PT. XYZ terhadap berbagai hasil penelitian yang relevan yang dikaji dalam penelitian ini. Metodologi penelitian yang dilakukan dalam menganalisis efektivitas penggunaan aplikasi “X Mobile” adalah penggabungan dari PDCA dan Eight Steps. Hasil penelitian yang diharapkan dari penelitian ini adalah efektivitas penggunaan aplikasi “X Mobile” di lingkup area proyek menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi “X Mobile” di proyek sudah 70% efektif sehingga berdasarkan hasil tersebut aplikasi “X Mobile” dapat digunakan sebagai acuan pembuatan aplikasi baru yang dapat digunakan untuk pelaksanaan Internal Audit yang efisiensi dan efektif dalam me monitoring dan menganalisa penyebab (PICA) terhadap suatu temuan.Kata kunci : ISO 9001:2015, Manajemen Mutu, PDCA, Eight Steps, PICA FACTORS AND VARIABLES ANALYSIS OF USING EFFECTIVE “X MOBILE” APPLICATION IN CONTRACTOR COMPANY PT. XYZThe current progress of economic and industrial growth cannot be separated from the influence of technological advances. Companies must have a strategy, including by creating an innovation to implement quality management through digital technology in terms of monitoring discrepancies that occur in projects. PT. XYZ is a construction company that has successfully implemented quality management using digital technology through the "X Mobile" application. The research objective to be achieved is to determine the level of effectiveness of using the "X Mobile" application that has been used and implemented in the scope of the project area of the ISO 9001: 2015 Quality Management System, to find out what are the factors and variables of the use of the "X Mobile" application that is effective in contractor company PT. XYZ and to determine the results of the analysis of the effective use of the "X Mobile" application at the contractor company PT. XYZ against various relevant research results examined in this study. The research methodology used in analyzing the effectiveness of using the "X Mobile" application is a combination of PDCA and Eight Steps. The expected result of this research is the effectiveness of using the "X Mobile" application in the scope of the project area. It shows that the use of the "X Mobile" application in the project is 70% effective so that based on these results the "X Mobile" application can be used as a reference for making new applications. can be used for the efficient and effective implementation of Internal Audit in monitoring and analyzing the causes (PICA) of a finding.Keywords: ISO 9001:2015, Quality Management, PDCA, Eight Steps, PIC

    EVALUASI PENILAIAN JALAN MENGGUNAKAN IRI ROADROID DI RUAS JALAN KABUPATEN BANYUMAS

    Get PDF
    Penyelenggaraan evaluasi dan pemeliharaan jalan merupakan kegiatan yang sangat penting guna menjaga kemantapan jalan tetap terjaga sesuai umur rencana yang sudah ditetapkan sebelumnya. Terkait dengan peningkatan pelayanan jalan, diperlukan perencanaan di dasarkan pada data yang baik. Sehingga alokasi biaya yang diperuntukkan dalam penyelenggaraan jalan dapat tepat sasaran. Salah satu program dari pemerintah Kabupaten Banyumas yaitu meningkatkan kualitas penyelenggaraan jaringan jalan. Untuk mendukung rencana pengembangan jalan dalam rangka pengembangan wilayah sesuai dengan RTRW Kabupaten Banyumas, maka diperlukan Studi Pengembangan Jalan Daerah dalam mendukung terwujudnya pengembangan wilayah dan konektivitas jaringan jalan daerah. Evaluasi penilaian jalan sangat diperlukan untuk mendapatkan prioritas penanganan pemeliharaan jalan yang diperlukan. Alat IRI Roadroid merupakan salah satu alat penilaian jalan, dimana alat tersebut tergolong alat yang sederhana dan relatif murah dalam penilaian jalan. Hasil survei dan analisis menggunakan alat IRI Roadroid terdapat beberapa ruas jalan obyek penelitian yang memiliki kondisi kerusakan jalan rusak ringan sampai berat, sehingga diperlukan penanganan pemeliharaan jalan yang serius. Selain itu hasil dari analisis, kerusakan jalan dapat dilihat dalam bentuk peta Roadroid, sehingga memudahkan untuk mengetahui jenis dan lokasi kerusakan jalan yang terjadi di ruas jalan obyek penelitian tersebut. Rata-rata dari ruas jalan memperoleh nilai e-IRI 3,96. Berdasarkan Permen PU No. 13/PRT/M/2011, nilai tersebut memiliki kondisi ruas jalan eksisting yang dikategorikan baik.Kata Kunci: Kondisi Jalan, IRI Roadroid, Evaluasi JalanEVALUATION OF ROAD ASSESMENT USING IRI ROADROID IN ROAD SEGMENT OF BANYUMAS REGENCYImplementation of road evaluation and maintenance is a very important activity in order to maintain road stability in good condition appropriate with age of the road plan which has been predetermined. Related to the improvement of road services, planning is needed based on good data. So that the allocation of costs intended for the road operation can be right on target. One of the programs of the Banyumas Regency Government is to improve the quality of the implementation of the road network. For support the road development in order to regional development suitable RTRW of Banyumas Regency, then, study of regional road development is needed to support the realization of regional development and regional road network connectivity. Evaluation of road assesment is very important to get priority handling of road maintenance required. The IRI Roadroid tool is a road assessment tool, which is classified as a simple and relatively inexpensive tool in road assessment. The result of survey and analysis using IRI Roadroid tool, there are research object road segment which have damage condition in mild and severe condition, so serious maintenance road is needed. Beside the analysis result, road damage can be seen in the Roadroid maps, so it can make it easier to find out the type and location of damage that occurred on the research object road segment. The road segment average has an e-IRI score of 3.9. Based on Permen PU No. 13/ PRT/M/2011, this score has the condition of existing roads which are categorized as good.Keywords: Road Condition, IRI Roadroid, Road Evaluatio

    EVALUASI KERUSAKAN PIPA BAWAH LAUT DAN METODE PERBAIKANNYA

    Get PDF
    Aplikasi suplai crude oil dengan pipa bawah laut adalah pilihan yang tepat dan efisien untuk menjamin kelancaran suplai feed intake sehingga unit proses dapat beroperasi dengan lancar. Permasalahan yang dihadapi adalah kesulitan perbaikan pipa bawah laut yang mengalami kerusakan dan putus didasar laut. Tujuan penelitian adalah memberikan gambaran penyebab kerusakan dan putusnya pipa bawah serta metode perbaikan yang paling sesuai dan cocok digunakan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian terpakai dengan pendekatan kasus kerusakan dan putusnya pipa suplai material Crude oil di Teluk Balikpapan. Hasil penelitian menunjukan penyebab permasalahan adalah pipa bawah laut rusak dan putus akibat terseret jangkar kapal. Penggantian pipa bawah laut menggunakan metode Lay Barge terbukti sesuai, cocok dan aman digunakan. Hasil penelitian ini juga merekomendasikan agar metode kerja ini dapat direplikasi untuk mengatasi permasalahan sejenis di unit kerja lain.Kata kunci: pipa bawah laut, metode lay barge.SUBMARINE PIPELINE DAMAGED AND REPAIR METHODThe application of submarine pipeline for crude oil supply is perfect and efficient to ensure supply of feed intake to other process unit can operate smoothly. The problem faced is the difficulty of repairing submarine pipes that have been damaged and have broken off the seabed. The research objective is to provide an overview of the causes of damage and breakdown of the down pipe and the most suitable and suitable repair method for use. This study uses a used research method with a case approach of damage and breaking of the Crude oil material supply pipe in Balikpapan Bay. The results showed that the cause of the problem was the underwater pipe was damaged and broke due to being dragged along the ship's anchor. Submarine pipe replacement using the Lay Barge method is proven to be suitable, suitable and safe to use. The results of this study also recommend that this work method be replicated to solve similar problems in other work units.Keywords: submarine pipe line, lay barge method

    628

    full texts

    690

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Portal E-Jurnal Poltekba (Politeknik Negeri Balikpapan)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇