Portal E-Jurnal Poltekba (Politeknik Negeri Balikpapan)
Not a member yet
690 research outputs found
Sort by
KARAKTERISTIK SIFAT SENSORIS SAUS CABAI DENGAN PENAMBAHAN BUAH SALAK (SALACCA ZALACCA)
Salak (salacca zalacca) merupakan salah satu komoditi yang banyak terdapat dikota Balikpapan. Perkebunan salak dikota Balikpapan sendiri didominasi terdapat di jalan Soekarno Hatta KM 21, KM 23, dan KM 28 sehingga membuat salak menjadi ciri khas buah tangan dari kota Balikpapan. Pembuatan saus cabai buah salak bertujuan untuk menigkatkan daya jual buah salak maupun cabai di Kota Balikpapan. Selain itu, penulis membuat saus cabai buah salak untuk dijadikan olahan saus sebagai oleh-oleh khas Balikpapan. Pada penelitian ini penulis ingin mengetahui tingkat kesukaan dan tingkat mutu saus cabai buah salak dari segi warna, aroma, tektur, dan rasa. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen dengan menggunakan 3 jenis formulasi yang berbeda (F1, F2, dan F3). Tahap pertama adalah penelitian pendahuluan untuk menguji resep saus cabai buah salak. Tahap kedua adalah penelitian lanjutan berupa penyebaran angket uji hedonik (kesukaan) dan uji mutu hedonik kepada 25 panelis agak terlatih. Hasil dari tes menggunakan friedman test menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan antara F1, F2 dan F3 pada variabel warna (P = 0,987) dan tekstur (P = 0,984), namun ada perbedaan antara F1, F2 dan F3 pada variabel aroma (P = 0,003) dan variabel rasa (P=0,000). Kata kunci : Salak, Saus Cabai, Uji Hedonik, Uji Mutu Hedonik SENSORY CHARACTERISTIC OF CHILI SAUCE BY ADDING SNACK FRUIT (SALACCA ZALACCA)Snack fruit is one of the most abundant comodities in Balikpapan. Snack fruit plantation are dominated by Soekarno Hatta street in KM 21, KM 23, and KM 28, so that make snack fruit one of typical small gift from Balikpapan. Making chili sauce from snack fruit aims increase the selling power of snack fruit and chili in Balikpapan. In addition, the author wants to know the level of preference and the level of quality of snack fruit chili sauce in term of color, smell, texture, and flavor. This study used an experimental research using 3 different formulation (F1, F2, and F3). The first stage was testing snack fruit chili sauce recipe. The second stage was distributing hedonic test and hedonic quality test questionnaire to 25 moderately trained panelists. The result of the test using friedman test showed that there was no difference between F1, F2, and F3 on color variable (P=0,987) and texture variable (P=0,984), but there was a difference between F1, F2, and F3 on smell variable (P=0,003) and flavor variable (P=0,000).Keywords : Snack fruit, Chili Sauce, Hedonic test, Hedonic Quality Tes
Rancang Bangun Sistem Monitoring Suhu dan Kelembaban Udara Pada Ruang Server Berbasis Wireless Sensor Network
A server has a pivotal role that needs certain attention when the server starts up. The server has data such as important documents stored on the server computer database. One of the factors that obstacle the server performance is a room that has a high temperature or humidity. In addition, the administrator is not able to check the state of the server room frequently. The purpose of this research is to design a temperature and humidity monitoring system in a server room based wireless sensor network. The method used is wireless sensor network. This method pursues the network administrators to monitor the conditions of the temperature and humidity in the server room. The research results show that the error generated by the sensor is relatively small. The average error generated by the temperature sensor is 0.12985% and the error generated by the air humidity sensor is 0.611538%. The collected temperature and humidity data can be displayed and stored on the web application and mobile vie
KAJIAN PERBANDINGAN EFEKTIVITAS ADSORBEN AMPAS KOPI DAN FLY ASH PADA PENURUNAN KONSENTRASI AMONIA (NH3) DALAM LIMBAH CAIR UREA
Amonia merupakan senyawa anorganik yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan pupuk Urea, sehingga limbah dari produksi urea dapat mengandung amonia. Salah satu cara pengolahan limbah amonia dalam urea adalah metode adsorpsi menggunakan arang aktif. Ampas kopi memiliki kandungan karbon yang tinggi dan fly ash yang mengandung senyawa karbonat sehingga keduanya dapat digunakan sebagai adsorben. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa perbandingan efektivitas adsorpsi amonia dalam limbah cair urea menggunakan adsorben ampas kopi dan fly ash dengan menggunakan variabel jumlah adsorben. Penelitian ini dilakukan dengan mengkontakkan adsorbat terhadap variasi dosis adsorben, 0,5 gram; 1 gram; 1,5 gram; 2 gram; 2,5 gram. Pengontakan dilakukan dengan cara pengadukan pada kecepatan 300 rpm dan dalam waktu 30 menit. Adsorbat hasil adsorpsi diuji dengan Spektrofotometer UV-Vis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Semakin besar jumlah adsorben yang dikontakkan pada adsorbat maka semakin besar pula penyisihan amonia dalam adsorbat. Ampas kopi dianggap lebih efektif karena memiliki efisiensi penyerapan lebih besar yaitu 84,64 %, dengan jumlah adsorben lebih sedikit yaitu 2 gram, sedangkan fly ash hanya mampu mencapai efisiensi penyerapan 75,16 % dengan jumlah adsorben 2,5 gram. Adsorpsi dengan adsorben fly ash memenuhi persamaan Freundlich dengan Harga Koefisien korelasi R2 0,7864 sedangkan pada adsorben ampas kopi memenuhi persamaan Langmuir dengan R2 0,95325
Rancang Bangun Z-Source Inverter 1 Fasa Menggunakan Metode Maximum Boost Control Untuk Suplai Motor Induksi 1 Fasa
Penelitian mengenai elektronika daya semakin berkembang, salah satunya yaitu Z-source inverter sebagai alternatif konsep konversi daya guna meningkatkan tegangan tanpa adanya penambahan topologi peningkat tegangan (single stage) sebelum dihubungkan ke inverter. Penambahan topologi peningkat tegangan menimbulkan rugi-rugi switcing yang cukup besar yang dapat menurunkan nilai efisiensi. Oleh karena itu, diperlukan desain topologi yang dapat beroperasi sebagai boost converter serta mengurangi rugi-rugi tegangan. Z-source Inverter merupakan perkembangan dari Voltage Source Inverter dengan penambahan rangakain sumber impedansi dan kontrol penyalaan menggunakan Maximum Boost Control. Maximum Boost Control merupakan sinusoidal PWM (SPWM) yang dimodifikasi dengan menambahkan kondisi Shoot Through Zero State serta meminimalkan nilai index modulation (M) dan memaksimalkan nilai Boost (B) dengan faktor peningkat tegangan (B) sebesar 3.27 kali untuk suplai motor induksi 1 fasa. Dimana dari tegangan masukan inverter DC 96 Volt langsung dapat dinaikan menjadi tegangan AC 223.9 Volt hanya dengan satu kali topologi dengan efisiensi mencapai 90%
KUAT TEKAN DAN TARIK BETON DAUR ULANG YANG DIBUAT DARI BONGKARAN BETON PERKERASAN KAKU JALAN SEBAGAI AGREGAT KASAR: STUDI EKSPERIMENTAL
ABSTRAKBeton daur ulang merupakan campuran dari agregat kasar atau agregat halus daur ulang. Salah satunya dibuat dari hasil bongkaran pelat beton perkesaran kaku jalan (rigid pavement). Pembongkaran ini disebabkan oleh kerusakan, keretakan dan keausan pada perkerasan kaku yang diakibatkan oleh beban kendaraan. Bongkaran beton tersebut seringkali dibuang di sembarangan tempat atau hanya menjadi bahan urugan saja. Hal ini tidak menguntungkan, sehingga pada penelitian ini, bongkaran perkerasan kaku tersebut dijadikan sebagai agregat daur ulang. Pemanfaatan bongkaran beton ini merupakan perkembangan material beton, namun belum umum digunakan untuk material perkerasan kaku. Oleh karena itu, penelitian ini memanfaatkan bongkaran beton tersebut sebagai bahan baku beton dan diuji secara eksperimental untuk mendapatkan sifat fisik dan mekanik beton daur ulang. Hasil pengujian laboratorium menunjukkan bahwa persentase kadar air dan berat jenis agregat daur ulang lebih kecil dari agregat alam atau batu pecah, namun persentase abrasi dan penyerapan air atau porositas lebih besar dari pada agregat alam. Selanjutnya, agregat daur ulang tersebut digunakan sebagai pengganti agregat kasar alam dengan variasi 0, 25, 50, 75 dan 100%, dan kuat tekan rencana beton 20, 25 dan 30 Mpa. Hasil uji slump sebagai salah satu jenis uji beton segar mengalami penurunan, karena adanya peningkatkan kandungan agregat daur ulang, yaitu 2,17 – 15,74 %. Begitu juga penurunan hasil uji berat volume yaitu 0.88 – 9,28%, nilai kuat tekan beton adalah 3.7 - 25,7% dan tarik beton adalah 21,90 – 65,22%. Hal ini diakibatkan oleh peningkatan nilai persentase abrasi dan penyerapan air pada agregat daur ulang. ABSTRACTRecycled concrete is a mixture from recycled coarse or fine aggregate. One of them is made from demolished of road rigid pavement of concrete slab. It is coused by to damage, cracks and abrasion on the rigid pavement that is caused by vehicle loaded. The concrete demolished is often dumped in the any places or becomes fill material only. It has not benefited, so in this research, demolished of rigid pavement is made as a recycled aggregate. Utilization of this demolished concrete is a concrete material development, but it is not used commonly for rigid pavement material yet. Therefore, this research was use concrete demolished as raw material of concrete and it is tested experimentally to obtain the physical and mechanical properties of recycle concrete. Laboratory test result of water content percentage and specific gravity of recycled aggregate are smaller than natural aggregate or crush rock, but abrasion and water absorption or porosity percentage are greater than natural aggregate. Furthermore, the recycled aggregate is used as a substitute for natural coarse aggregate which variations of 0, 25, 50, 75 and 100%, and concrete compressive strength design is 20, 25 and 30 MPa. Result of the slump test as false The slump test as a kind of fresh concrete test does decrease when increasing the recycled aggregate content, that is 2 -16,%.. Likewise, decreasing of concrete weight volume is 0.88 – 9,28%, concrete compressive test results us 3.7 - 25,7% and concrete tensile strength is 21,90 – 65,22%. Those are caused by increasing abrasion and water absorption percentage of recycled aggregate
Pengaruh Beban dan Filter pada Penyearah AC-DC Terkendali untuk Rangkaian Pengisi Li-ion Berbasis Bridge Rectifier dan Buck Converter Menggunakan Metode CC/CV
Saat ini, banyak perangkat elektronik yang menggunakan baterai sebagai sumber dayanya seperti handphone dan laptop. Sebuah charger baterai yang bersumber AC (Alternating Current) memiliki sebuah penyearah AC ke DC (Direct Current). Keluaran penyearah AC-DC tidak sesuai untuk pengisian CC/CV (Constant Current/Constant Voltage), sehingga diperlukan buck converter untuk menghasilkan nilai yang diinginkan. Selain itu, penyearahan AC-DC membawa ripple yang dapat merusak baterai dan mempengaruhi rectification ratio (RR), sehingga memerlukan filter untuk mengurangi ripple dan meningkatkan rectification ratio. Percobaan dilakukan pada kondisi arus konstan atau CC 1,5A dan kondisi tegangan konstan atau CV 4,2V menggunakan variasi beban. Pada percobaan CC, diketahui bahwa peningkatan beban akan menyebabkan peningkatan duty cycle yang dibutuhkan. Pada uji coba CV, diperoleh hasil bahwa peningkatan beban menyebabkan pengurangan duty cycle yang dibutuhkan. Penggunaan filter pada kondisi CC dan CV dapat mengurangi ripple dan meningkatkan RR. Pada kondisi CC, ripple matematis, simulasi, dan uji coba secara berturut-turut berkurang 46,45%, 46,43%, dan 45,46%. RR matematis, simulasi, dan uji coba secara berturut-turut meningkat 18,17%, 18,17%, dan 21,59%. Pada kondisi CV, ripple matematis, simulasi, dan uji coba secara berturut-turut berkurang 46,44%, 46,6%, dan 48,78%. RR matematis, simulasi, dan uji coba secara berturut-turut meningkat 18,17%, 18,17%, dan 20,99%. Pengisian Li-ion 3Ah memakan waktu 4 jam 58 detik. Dimana pengisian CC selama 32 menit 10 detik dan pengisian CV selama 3 jam 28 menit 48 detik. Pada pengisian CC duty cycle meningkat saat terjadinya peningkatan tegangan baterai. Sedangkan pada pengisian CV, duty cycle menurun saat berkurangnya arus pengisian
INVESTIGASI LIFT CYLINDER ROD DRIFT PADA WHEEL LOADER WA 600-3A
Produktivitas wheel loader salah satunya ditentukan oleh kinerja sistem hidrolik. Berdasarkan studi kasus terjadi permasalahan pada peralatan kerja wheel loader WA 600-3A Komatsu dengan serial number 52719. Lift cylinder rod pada unit mengalami penurunan (drift) diluar batas standar unit. Permasalahan ini terjadi pada hours meter (HM) unit sebesar HM 6.398. Pengukuran gerak lift cylinder rod, pengamatan visual, data riwayat periodical service (PS) dan trouble, serta hasil analisa oli hidrolik dilakukan untuk menentukan penyebab kerusakan. Berdasarkan hasil pengukuran gerak pada lift cylinder rod bahwa didapatkan hasil ukur sebesar 130 mm/15 menit. Hasil tersebut menunjukkan bahwa telah terjadi penyimpangan nilai gerak sebesar 90 mm dari batas standar unit. Berdasarkan hasil pengamatan visual, bahwa ditemukan keausan pada dinding bagian dalam lift cylinder, wear ring, dan piston ring. Selain itu, ditemukan adanya debris pada komponen return filter dan juga terjadi kebocoran oli hidrolik melalui seal head lift cylinder. Masa pakai oli hidrolik berdasarkan data PS dan trouble unit, bahwa diketahui telah melampui standar masa pakai oli hidrolik. Penggunaan oli hidrolik melampaui standar masa pakai menyebabkan turunnya kemampuan oli untuk melumasi diantara komponen yang saling bergesekan. Internal lift cylinder mengalami gesekan berlebih sehingga terjadi keausan. Akibat adanya keausan tersebut, menyebabkan lift cylinder rod mengalami drift diluar standar unit. Adanya debris akibat keausan dan kontaminasi juga telah ditunjukkan oleh hasil analisa oli hidrolik
GELANG PEMANTAU KEBERADAAN SISWA – SISWI DI SEKOLAH LUAR BIASA (SLB) TUNAS BANGSA DI KOTA BALIKPAPAN
Tujuan dari penelitian ini adalah membuat Gelang Pemantau Keberadaan Bagi Siswa – Siswi di Sekolah Luar Biasa (SLB) Tunas Bangsa di kota Balikpapan agar dapat membantu kecemasan orangtua murid terhadap anaknya jika keluar dari area sekolah tanpa sepengetahuan guru di sekolah dan orangtua murid yang dapat di lacak menggunakan modul GPS yang terhubung dengan HP Android. Dalam kegiatan penelitian ini, peneliti akan merancang sebuah gelang pemantau keberadaan bagi siswa – siswi di Sekolah Luar Biasa (SLB) Tunas Bangsa yang terdiri dari satu modul minimum sistem kontroler, satu modul GPS, satu modul SIM900A, satu dioda, satu kapasitor, dan kabel jumper secukupnya. Perancangan komponen – komponen diatas diperlukan untuk menampilkan titik keberadaan siswa – siswi SLB Tunas Bangsa selama aktivitas belajar di sekolah. Guru dan orangtua murid dapat memantau keberadaan siswa – siswi dengan menggunakan aplikasi Google Maps yang ada di HP Android masing – masing guru dan orangtua murid. Dapat dijelaskan bahwa Gelang Pemantau Keberadaan Bagi Siswa – Siswi di Sekolah Luar Biasa (SLB) Tunas Bangsa di kota Balikpapan sangat diperlukan untuk membantu kekhawatiran dari bapak dan ibu guru di sekolah serta orangtua murid siswa – siswi. Harapan kami dalam penelitian ini, semoga gelang pemantau keberadaan bagi siswa – siswi di Sekolah Luar Biasa (SLB) Tunas Bangsa yang kami buat dapat digunakan dengan sebaik – baiknya.Kata kunci: Gelang, Pemantau, SLB, Google Maps, HP AndroidWATCH BRACELET EXISTENCE STUDENTS IN SEKOLAH LUAR BIASA (SLB) TUNAS BANGSA IN BALIKPAPAN CITYThe purpose of this research is to make Watch Bracelet Existence students in Sekolah Luar Biasa (SLB) Tunas Bangsa in Balikpapan City in order to help parents worry about their children if they leave the school area without the knowledge of teachers at school and parents who can be tracked using a GPS module that is connected to an Android cellphone. In this research activity, the researcher will design a presence monitoring bracelet for students in Sekolah Luar Biasa (SLB) Tunas Bangsa which consists of one minimum controller system module, one GPS module, one SIM900A module, one diode, one capacitor, and enough jumper cables. The design of the above components is needed to display the point of existence of SLB Tunas Bangsa during their learning activities at school. Teachers and parents can monitor the whereabouts of students by using the Google Maps application on Android phones, respectively, teachers and parents of students. It can be explained that Watch Bracelet Existence students in Sekolah Luar Biasa (SLB) Tunas Bangsa in Balikpapan City is very necessary to help the concerns of teachers at school and parents of students. Our hope in this research is that Watch Bracelet Existence students in Sekolah Luar Biasa (SLB) Tunas Bangsa in Balikpapan City for students at SLB Tunas Bangsa that we made can be used as well as possible.Keywords: Bracelet, Monitor, Sekolah Luar Biasa (SLB), Google Maps, Android Phon
ANALISIS KOMPARASI NILAI DAYA DUKUNG VERTIKAL PONDASI BORE PILE BERDASARKAN DATA N-SPT, UJI PDA DAN METODE ELEMEN HINGGA (STUDI EMPIRIS PROYEK PEMBANGUNAN JEMBATAN ARANIO KABUPATEN BANJAR)
Pondasi bore pile menahan dan meneruskan beban yang bekerja dalam sistem rekayasa konstruksi ke lapisan tanah dibawahnya. Pondasi bore pile memiliki keunggulan dapat menembus batuan jika dibandingkan dengan pondasi tiang pancang hal ini adalah salah satu penyebab digunakannya pondasi ini dalam proyek pembangunan jembatan Aranio. Daya dukung ijin harus lebih besar dari gaya yang bekerja penelitian ini bertujuan mengevaluasi dan membandingkan besarnya daya dukung yang diperoleh dari berbagai metode, effisiensi kelompok tiang pondasi bore pile serta penurunan yang terjadi akibat beban yang bekerja. Metode yang digunakan antara lain Resee & Wright, Poulus & Davis, Metode Feld dan Metode Elemen Hingga yaitu software Plaxis 2D V 8.6 sebagai alat bantu hitung dan pemodelan, sehingga nantinya hasil analisis dapat dibandingkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya dukung ultimit (Qu) berdasarkan metode Reese & Wright sebesar 733,22 ton, Metode PDA sebesar 633 ton dan metode elemen hingga sebesar 687,25 ton. Penurunan yang terjadi dengan metode Poulus & Davis sebesar 1,32mm, metode PDA sebesar 7,4 mm dan metode elemen hingga sebesar 1,60 mm. Berdasarkan hasil yang diperoleh perlu dilakukan analisis lanjutan dengan metode lainnya,agar didapatkan hasil yang bervariasi.Kata Kunci : Bore Pile, Daya Dukung Vertikal, Data N-SPT, Uji PDA, Metode Elemen HinggaCOMPARATIVE ANALYSIS OF VERTICAL BEARING CAPACITY OF BORE PILE FOUNDATION BASED ON N-SPT DATA, PDA TEST AND FINITE ELEMENT METHODS (EMPIRICAL STUDY OF THE ARANIO BRIDGE CONSTRUCTUTION PROJECT, BANJAR REGENCY)Pondasi bore pile menahan dan meneruskan beban yang bekerja dalam sistem rekayasa konstruksi ke lapisan tanah dibawahnya. Pondasi bore pile memiliki keunggulan dapat menembus batuan jika dibandingkan dengan pondasi tiang pancang hal ini adalah salah satu penyebab digunakannya pondasi ini dalam proyek pembangunan jembatan Aranio. Daya dukung ijin harus lebih besar dari gaya yang bekerja penelitian ini bertujuan mengevaluasi dan membandingkan besarnya daya dukung yang diperoleh dari berbagai metode, effisiensi kelompok tiang pondasi bore pile serta penurunan yang terjadi akibat beban yang bekerja. Metode yang digunakan antara lain Resee & Wright, Poulus & Davis, Metode Feld dan Metode Elemen Hingga yaitu software Plaxis 2D V 8.6 sebagai alat bantu hitung dan pemodelan, sehingga nantinya hasil analisis dapat dibandingkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya dukung ultimit (Qu) berdasarkan metode Reese & Wright sebesar 733,22 ton, Metode PDA sebesar 633 ton dan metode elemen hingga sebesar 687,25 ton. Penurunan yang terjadi dengan metode Poulus & Davis sebesar 1,32mm, metode PDA sebesar 7,4 mm dan metode elemen hingga sebesar 1,60 mm. Berdasarkan hasil yang diperoleh perlu dilakukan analisis lanjutan dengan metode lainnya,agar didapatkan hasil yang bervariasi.Kata Kunci : Bore Pile, Daya Dukung Vertikal, Data N-SPT, Uji PDA, Metode Elemen Hingg
Analisis Karakteristik Pengunjung Obyek Wisata Kebun Raya Balikpapan
In this study, the authors aims to analyze characteristics of visitor at the Balikpapan Botanical Gardens Tourism Object. This study aims to determine the characteristics of visitors based on demographic characteristics, physiological characteristics and characteristics of travel patterns. The method used is descriptive qualitative research method with a rationalistic approach based on data obtained through questionnaires. The research results obtained, the demographic characteristics of visitors to the Balikpapan Botanical Gardens are dominated by the unmarried young generation, aged 17-30 years and dominated by male gender. As many as 36% of visitor respondents are students and university students. Physiological characteristics of visitors show that 98% of visitor respondents are tourists who make short visits <12 hours, and the largest budget allocation is for transportation so it is not consumptive. Based on the characteristics of the travel pattern, it was found that the majority of visitors (97.2% of respondents) were group visitors who arranged their own trips without the help of a travel agency for vacation purposes and the dominant vehicle preferences were using cars and motorbikes.Keywords : Botanical Gardens, Tourism, Visitor, CharacteristicABSTRAKDalam penelitian ini penulis menganalisis karakteristik pengunjung Objek Wisata Kebun Raya Balikpapan, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pengunjung berdasarkan karakteristik demografis, karakteristik fisiologis dan karakteristik pola perjalanan. Metode yang digunakan yaitu, metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan rasionalistik berdasarkan data yang didapatkan melalui kuisioner. Hasil penelitian yang didapatkan, maka karakteristik demografis pengunjung Kebun Raya Balikpapan didominasi oleh generasi muda belum menikah, berusia 17-30 tahun dan didominasi oleh jenis kelamin laki-laki. Sebanyak 36% dari responden pengunjung merupakan pelajar dan mahasiswa. Karakteristik pengunjung secara fisiologis diperoleh hasil bahwa 98% responden pengunjung adalah wisatawan yang melakukan kunjungan singkat < 12 jam, dan alokasi anggaran terbesar adalah untuk transportasi sehingga tidak konsumtif. Berdasarkan karakteristik pola perjalanannya, diperoleh hasil bahwa mayoritas pengunjung (97,2% responden) merupakan pengunjung rombongan yang mengatur perjalanannya sendiri tanpa bantuan biro perjalanan dengan tujuan liburan dan preferensi kendaraan dominan adalah menggunakan mobil dan sepeda motor.Kata kunci : Karakteristik, Kebun Raya, Pengunjung, Wisat