Jurnal FKIP Universitas Mulawarman (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan)
Not a member yet
    1842 research outputs found

    Analisis Volume Minyak Gaharu (Aquilaria malaccensis Lamk.) Hasil Teknik Inokulasi Pelukaan dengan ditukak (Sebagai Penunjang Mata Pelajaran Biologi SMA Kelas XII Materi Bioteknologi)

    No full text
    Analisis Volume Minyak Gaharu (Aquilaria malaccensis Lamk.) Hasil Teknik Inokulasi Pelukaan dengan ditukak (Sebagai Penunjang Mata Pelajaran Biologi SMA Kelas XII Materi Bioteknologi). Penenlitian ini dibimbing oleh Dr. H. Jailani, M.Si selaku pembimbing I dan Dr. Hj. Herliani, M.Pd selaku pembimbing II. Gaharu adalah salah satu komoditas yang memiliki nilai jual tinggi dan memiliki berbagai manfaat. Gaharu dapat digunakan sebagai obat, wewangian maupun digunakan dalam sebuah upacara dalam keagamaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jumlah volume minyak gaharu (Aquilaria malaccensis Lamk.) hasil teknik inokulasi pelukaan dengan ditukak yang minyaknya dapat dihasilkan melalui penyulingan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dengan analisis deskriptif yang dilakukan di industri penyulingan berskala rumah tangga. Hasil analisis data menunjukkan bahwa volume minyak gaharu (Aquilaria malaccensis Lamk.) dengan tipe kemendengan yang dihasilkan pada penyulingan pertama yaitu sebanyak 4,8 gram, pada penyulingan kedua yaitu sebanyak 3,4 gram dan pada penyulingan ketiga sebanyak 4,9 gram. Jadi hasil pada setiap proses penyulingan memiliki perbedaan. Adanya perbedaan dalam volume minyak yang dihasilkan dipengaruhi banyak sedikitnya kadar resin yang terdapat di dalam gaharu walaupun dari jenis yang sama

    Menjelajahi Pengalaman dalam Mengevaluasi Pembelajaran Pendidikan Jasmani di Kelas Inklusif

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki kesulitan yang dihadapi oleh guru saat mengevaluasi pendidikan jasmani di kelas inklusif. Metode yang digunakan yaitu dengan pendekatakan kualitatif melalui desain studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui observasi kelas dan wawancara mendalam dengan guru pendidikan jasmani yang bekerja di lingkungan pendidikan inklusif. Temuan tersebut mengungkapkan bahwa mayoritas guru belum memiliki kompetensi dan kesiapan yang memadai dalam melakukan evaluasi yang adil dan inklusif. Kendala utama meliputi pengalaman langsung yang terbatas dengan peserta didik berkebutuhan khusus selama masa perkuliahan, kurangnya pelatihan profesional, serta ketiadaan pedoman evaluasi khusus. Guru juga sering kali mengandalkan metode evaluasi konvensional yang tidak memperhitungkan berbagai kemampuan peserta didik mereka. Selain itu, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) belum sepenuhnya disesuaikan secara memadai untuk memenuhi kebutuhan peserta didik dengan disabilitas

    Strategi Manajemen Pendidikan Pada Tingkat Dasar, Menengah, Dan Tinggi: Kajian Komperatif Dalam Mewujudkan Pendidikan Bermutu

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi manajemen pendidikan di tiga jenjang utama—pendidikan dasar, menengah, dan perguruan tinggi—dalam rangka meningkatkan mutu dan efektivitas layanan pendidikan di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif, studi ini mengeksplorasi kebijakan, tata kelola, peran kepemimpinan, dan keterlibatan pemangku kepentingan pada masing-masing jenjang pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa setiap level pendidikan memiliki tantangan dan strategi manajemen yang berbeda namun saling berkaitan. Perencanaan berbasis data, kolaborasi dengan masyarakat, dan penguatan kapasitas guru dan dosen menjadi kunci keberhasilan manajemen di ketiga jenjang tersebut. Implikasi hasil penelitian ini mendorong perumusan kebijakan pendidikan yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan

    Integrasi Problem Based Learning Dan Culturally Responsive Teaching Dalam Pembelajaran Berdiferensiasi Berbasis Media Kontekstual Di SMPN 5 Samarinda

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman siswa terhadap konsep luas permukaan tabung dan bola yang bersifat abstrak serta kurang dikaitkan dengan konteks kehidupan nyata. Siswa kelas IX C SMP Negeri 5 Samarinda menunjukkan partisipasi yang rendah dalam diskusi kelompok dan capaian akademik yang masih di bawah kriteria ketuntasan minimal. Penelitian ini berfokus untuk meningkatkan pemahaman konsep luas permukaan tabung dan bola melalui integrasi model Problem Based Learning (PBL) dan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dalam pembelajaran berdiferensiasi berbasis media kontekstual. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 30 siswa dengan karakteristik budaya dan kemampuan akademik yang beragam. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan penilaian kinerja siswa. Instrumen penelitian berupa lembar observasi, rubrik penilaian keterampilan, dan lembar kerja siswa yang telah didesain berdasarkan prinsip diferensiasi. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui tahap reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis PBL dan CRT yang dikaitkan dengan budaya lokal Kalimantan Timur, seperti penggunaan jeruk dan kertas origami serta pengenalan konteks budaya seperti onde-onde dan tas anjat, mampu meningkatkan partisipasi, keterlibatan, dan hasil belajar siswa. Nilai rata-rata meningkat dari 56,8 pada kondisi awal menjadi 83,4 pada siklus kedua, dengan tingkat ketuntasan mencapai 90%. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi integratif yang menggabungkan aspek pedagogis, diferensiasi, dan budaya lokal dapat menciptakan pembelajaran matematika yang lebih bermakna, relevan, dan adaptif terhadap kebutuhan siswa

    Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Pelajaran IPAS Melalui Pendekatan Berdiferensiasi Proses Berbasis Gaya Belajar

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) pada materi nilai-nilai tradisi di Indonesia melalui penerapan pendekatan berdiferensiasi proses berbasis gaya belajar pada peserta didik kelas III-C SDN 007 Samarinda Ulu. Masalah utama yang diidentifikasi adalah rendahnya hasil belajar peserta didik yang disebabkan oleh perbedaan gaya belajar yang tidak terfasilitasi dalam pembelajaran konvensional. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) dengan subjek 28 peserta didik kelas III-C. Instrumen yang digunakan meliputi lembar observasi, angket gaya belajar, dan tes hasil belajar. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada hasil belajar peserta didik setelah penerapan pembelajaran berdiferensiasi proses berbasis gaya belajar. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya guru untuk mengidentifikasi dan memfasilitasi gaya belajar peserta didik dalam proses pembelajaran guna meningkatkan hasil belajar secara optimal

    Efektivitas Penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) Dalam Meningkatkan Motivasi Dan Hasil Belajar Matematika Siswa SMP

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa di SMP Adhyaksa Medan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat dan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran matematika, serta perkembangan teknologi yang semakin pesat sehingga membuka peluang untuk memanfaatkan AI sebagai media pendukung dalam proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain one-group pretest-posttest design. Subjek penelitian ini terdiri dari 21 siswa kelas IX-A SMP Adhyaksa Medan. Pembelajaran matematika dilakukan dengan memanfaatkan aplikasi berbasis AI untuk mendukung pemahaman materi kubus dan balok. Data dikumpulkan melalui tes awal (pretest), tes akhir (posttest), dan angket motivasi belajar. Hasil analisis menunjukkan skor N-gain antara data pretest dan posttest adalah 0,7537 (75,37%) yang menunjukkan kategori tinggi atau berada dalam kategori sangat efektif. Hasil uji-t dengan bantuan SPSS menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000<0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara hasil pretest dan posttest. Selain itu, hasil angket motivasi belajar menunjukkan 79,3% siswa memberikan respon positif, yang termasuk dalam kategori kuat. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan AI dalam pembelajaran matematika efektif dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa

    Eksplorasi Etnomatematika Pada Bangunan Masjid Darussalam Blokagung

    Get PDF
    Matematika adalah bidang ilmu yang bersifat konseptual dan terus berkembang. Dalam proses belajar matematika, sering kali dibahas masalah yang muncul dalam kehidupan sehari-hari. Sementara itu, budaya muncul dari kebiasaan manusia dalam menjalani kehidupan. Berdasarkan hal ini, budaya memiliki hubungan yang kuat dengan matematika, sehingga menciptakan sebuah pembelajaran yang menitikberatkan pada kedua hal tersebut. Hal ini dikenal sebagai etnomatematika. Penelitian ini bertujuan untuk menjelajahi elemen-elemen etnomatematika yang ada dalam arsitektur Masjid Darussalam Blokagung di Banyuwangi, Jawa Timur. Pendekatan etnomatematika dimanfaatkan untuk menghubungkan gagasan-gagasan matematika dengan kebudayaan lokal melalui analisis arsitektur masjid, sebagai usaha untuk memperkaya pembelajaran matematika yang berbasis konteks dan kearifan lokal. Dengan menggunakan metode kualitatif berupa studi etnografi, data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan pengumpulan dokumentasi visual, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masjid Darussalam blokagung terdapat unsur etnomatematika berupa bangun datar dan bangun ruang. Sehingga konsep konsep matematikanya dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan dan memahami dengan melalui budaya lokal

    Application of Digital Comic ‘History of Bestie and Bosque’ Prehistoric Period in Class X Students of SMA Negeri 10 Samarinda

    Get PDF
    This study aims to understand the application of digital comic media ‘Sejarah Bestie dan Bosque’ in learning prehistoric history in class X students of SMA Negeri 10 Samarinda. This research uses qualitative methodology with a case study approach. Data were obtained through interviews with both teachers and students, classroom observation and documentation. Data validity was carried out by means of data reduction, data presentation and conclusion drawing or verification. The results revealed that the use of digital comics ‘Sejarah Bestie dan Bosque’ strengthened students understanding of prehistoric material through interactive and fun visualisation. Students welcomed this digital comic as an innovative media. The results of this study are expected to provide practical insights for the development of history learning media that are more effective and relevant to technological developments, as well as input for schools to consider the integration of digital media in learning

    De Javasche Bank Nationalization Policy: From Private Bank to Bank Indonesia, 1951-1953

    Get PDF
    This article examines the nationalization policy by the Indonesian government towards foreign private banks owned by the Dutch East Indies colonial government to become Bank Indonesia in the period of 1951-1953. De Javasche Bank was nationalized because having significant power in the economic, political and monetary sector, being a source of livelihood, and wealth. The article uses the historical method consisting of four stages, namely heuristics, criticism, interpretation and historiography. Throughout this research, the validity is obtained that on 30 April 1951, the Minister of Finance, Yusuf Wibisono, had plans to nationalize De Javasche Bank. On 2 July 1951, the Prime Minister Sukiman formed the De Javasche Bank Nationalization Committee. Sumitro Djojohadikusumo, the new Minister of Finance, submitted a draft law regarding the nationalization of De Javasche Bank on 22 August 1952 and it was approved on 10 April 1953 with the provisions of Law no. 11 of 1953

    Comparative Study on the Role of Character Education in Shaping Social Studies Curricula in Japan and Indonesia

    Get PDF
    This study explores the character values as the foundation for Social Studies curriculum development through a comparative analysis between Indonesia and Japan. Employing a qualitative descriptive method with content analysis of official curriculum documents, the research reveals that both nations place strong emphasis on character formation, though shaped by distinct historical, cultural, and philosophical contexts. Japan’s approach is deeply rooted in a consistent and centralized education system that blends constitutional nationalism, cultural collectivism, and Bushidō ethics into daily school life. Meanwhile, Indonesia has experienced a dynamic transformation from ideological and centralized models to more flexible, contextual, and culturally responsive curricula, particularly under the Merdeka Curriculum. The findings underscore the need for localized pedagogical strategies and enhanced teacher competencies to effectively translate character education into practice, enabling the development of socially responsible, globally aware citizens grounded in national values

    1,605

    full texts

    1,842

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal FKIP Universitas Mulawarman (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇