Jurnal Pendidikan Tambusai (Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai)
Not a member yet
    21048 research outputs found

    Penjualan Kosmetik Pinkflash Eyeshadow yang Mengandung Bahan Berbahaya Ditinjau dari Pasal (4) UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen

    No full text
    Di era modern, kosmetik telah menjadi salah satu kebutuhan penting dalam kehidupan Masyarakat, terutama bagi perempuan. Meskipun demikian, peredaran kosmetik berbahaya masih berlangsung, seperti produk eyeshadow bermerek Pinkflash yang ditemukan mengandung bahan berbahaya, antara lain merkuri dan hidrokuinon. Produk ini dijual secara luas melalui berbagai platform marketplace, padahal belum mendapat izin edar resmi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan perlindungan hak konsumen sebagaimana diatur dalam Pasal 4 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, khususnya hak atas keamanan, kenyamanan, serta informasi yang benar dan jujur. Hak-hak tersebut tidak diimplementasikan oleh penjual kosmetik eyeshadow merek PinkFlash. Metode studi yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif dengan menelaah peraturan perundang-undangan, literatur yang relevan, serta laporan resmi dari BPOM. Hasil studi menunjukkan bahwa pelaku usaha yang menjual kosmetik eyeshadow Pinkflash berbahaya tanpa izin edar dapat dikenai pertanggungjawaban perdata

    Efektivitas Metode Pembelajaran Jigsaw dalam Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Kolaboratif Siswa Kelas V Madrasah Ibtidaiyah

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penerapan metode pembelajaran Jigsaw sebagai salah satu model cooperative learning dalam meningkatkan keterampilan komunikasi kolaboratif siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuasi-eksperimen dengan melibatkan dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang menerapkan metode pembelajaran Jigsaw dan kelompok kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Instrumen pengumpulan data berupa angket dengan skala Likert digunakan untuk mengukur keterampilan komunikasi siswa, yang mencakup kemampuan berinteraksi, bekerja sama, serta menyampaikan pendapat dalam kegiatan pembelajaran kelompok. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dan uji Kolmogorov-Smirnov Two Independent Samples untuk mengetahui perbedaan peningkatan keterampilan komunikasi antara kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa pada kelompok eksperimen mengalami peningkatan keterampilan komunikasi kolaboratif yang lebih signifikan dibandingkan dengan kelompok kontrol, yang ditunjukkan oleh nilai rata-rata post-test kelompok eksperimen sebesar 85,35, lebih tinggi dibandingkan nilai rata-rata kelompok kontrol sebesar 76,50. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan metode Jigsaw memberikan pengaruh positif terhadap pengembangan keterampilan komunikasi siswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis cooperative learning, khususnya metode Jigsaw, efektif dalam meningkatkan keterlibatan aktif siswa serta keterampilan komunikasi kolaboratif dalam proses pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Ulum Tunggak Cerme

    Klasifikasi Kandungan Gizi Makanan dan Risiko Kesehatan Berdasarkan Citra Menggunakan Metode CNN

    No full text
    Kesehatan manusia sangat bergantung pada pola konsumsi makanan. Namun, masyarakat modern cenderung tidak terkontrol dalam memilih makanan, lebih mementingkan kepraktisan dan rasa daripada nutrisi. Hal ini menyebabkan peningkatan penyakit seperti obesitas, diabetes, dan hipertensi. Kurangnya kesadaran akan informasi gizi menjadi faktor utama. Oleh karena itu, penelitian ini merancang aplikasi berbasis website. Aplikasi ini menggunakan metode Convolutional Neural Network (CNN), dengan arsitektur transfer learning MobileNetV2 untuk melakukan klasifikasi makanan, kandungan gizi dan risiko Kesehatan. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem bekerja dengan baik, mudah digunakan, dan dapat menjadi media edukasi digital untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pola makan yang sehat. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan akurasi yang konsisten hingga mencapai 99,8% pada data training, sementara nilai loss turun menjadi 0,031. Data validasi juga menunjukkan performa stabil dengan akurasi mencapai 100% dan loss sebesar 0,018, menandakan bahwa model mampu melakukan generalisasi dengan baik

    Psikologi Sosial dalam Pendidikan: Analisis Komprehensif Dinamika Kelas, Interaksi Guru-Siswa, dan Peer Learning

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif peran dan manifestasi psikologi sosial dalam lingkungan pendidikan, berfokus pada dinamika kelas, interaksi guru-siswa, dan efektivitas peer learning (pembelajaran sebaya). Dengan menggunakan pendekatan kualitatif-interpretif melalui studi literatur sistematis dan analisis kasus, temuan menunjukkan bahwa faktor psikologi sosial, seperti norma kelompok, identitas sosial, dan persepsi interpersonal, secara signifikan membentuk iklim pembelajaran. Dinamika kelas yang sehat ditandai oleh kohesivitas yang tinggi, sementara interaksi guru-siswa yang efektif didasarkan pada self-efficacy guru dan dukungan sosial emosional yang dirasakan siswa. Selain itu, peer learning optimal terjadi ketika ada kesamaan status dan reciprocity dalam proses kognitif. Implikasi penelitian ini menekankan perlunya intervensi berbasis psikologi sosial untuk meningkatkan keterlibatan siswa dan hasil akademik secara keseluruhan

    Model Pembelajaran Creative Learning terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas IV SD

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh model pembelajaran creative learning terhadap kemampuan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas IV SD. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode eksperimen dengan desain one group pretest posttest design design bentuk tes. Berdasarkan hasil penelitian pada rumusan masalah diperoleh hasil bahwa model pembelajaran creative learning berpengaruh terhadap kemampuan hasil belajar siswa. Hal tersebut dibuktikan dengan pengujian hipotesis uji beda rata-rata nilai pre-test dan nilai post-test siswa, diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,004 yang berarti terdapat pengaruh model pembelajaran creative learning terhadap kemampuan hasil belajar siswa. Hal tersebut diperkuat dengan perolehan rata-rata gain siswa yaitu sebesar 0,47 yang termasuk pada kategori sedang. &nbsp

    Analisis Kesulitan Mahasiswa dalam Menyelesaikan Soal Persamaan Linear Pada Mata Kuliah Matematika Dasar

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang berbagai jenis masalah yang dihadapi siswa dalam mata kuliah Matematika Dasar saat mengerjakan soal persamaan linear. Meskipun materi persamaan linear termasuk dalam materi yang telah dipelajari di kelas sebelumnya, banyak siswa yang melakukan kesalahan saat menyelesaikannya. Kesalahan perhitungan terkait dengan pemahaman konsep dan penggunaan.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pendekatan deskriptif.Metode purposive sampling digunakan untuk memilih subjek penelitian dari 30 mahasiswa semester pertama. Peneliti menggunakan alat diagnostik, yaitu soal uraian dan wawancara yang didasarkan pada tugas. Untuk menentukan jenis kesalahan yang muncul pada setiap tahap penyelesaian soal, analisis data menggunakan tahapan kesalahan Newman.Hasil menunjukkan bahwa kesalahan tahap transformasi juga dikenal sebagai kesalahan transformasi adalah yang paling sering terjadi, sebesar 40%, terutama saat mahasiswa mencoba mengubah masalah kontekstual menjadi model matematika. Selain itu, ditemukan kesalahan keterampilan proses sebesar 20%, juga dikenal sebagai kesalahan keterampilan proses. Kelemahan mahasiswa dalam melakukan operasi aljabar dengan benar dikaitkan dengan temuan ini. Kesulitan tersebut menunjukkan bahwa pemahaman konsep aljabar, terutama prinsip kesetaraan dalam operasi matematika, masih belum dikuasai secara baik oleh sebagian mahasiswa.Berdasarkan hasil yang diperoleh, penelitian ini menekankan pentingnya penguatan literasi matematis sejak awal perkuliahan.Selain itu, penggunaan media visual dan pendekatan pembelajaran yang lebih kontekstual perlu ditingkatkan agar mahasiswa dapat memahami konsep persamaan linear secara lebih bermakna dan mengurangi miskonsepsi yang terjadi. &nbsp

    Pandangan dan Respon Mahasiswa Muslim Unimed terhadap Normalisasi Living Together dalam Media dan Kehidupan Sosial di Kalangan Generasi Muda

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pandangan dan sikap mahasiswa Muslim Universitas Negeri Medan (UNIMED) terhadap fenomena normalisasi living together (kohabitasi) yang marak dipromosikan melalui media digital dan budaya populer. Metode yang digunakan adalah survei kuantitatif dengan melibatkan 150 mahasiswa Muslim sebagai responden. Hasil kuisioner menunjukkan bahwa 68,4% mahasiswa menyadari bahwa praktik kohabitasi bertentangan dengan ajaran Islam dan norma moral masyarakat Indonesia, meskipun media sering menampilkan gaya hidup ini sebagai bagian dari tren modern dan kebebasan individu. Sebanyak 52,6% mahasiswa sangat setuju untuk menegur teman yang menormalisasi living together, dan 65,8% merasa tidak nyaman melihat konten media yang menampilkan kohabitasi. Faktor utama yang mempengaruhi pandangan mereka meliputi nilai agama (85%), pendidikan karakter melalui PAI (78%), serta lingkungan sosial dan paparan media digital (70%). Mahasiswa memandang kohabitasi sebagai perbuatan mendekati zina, dilarang dalam fiqh Islam, dan bertentangan dengan maqashid syariah, khususnya penjagaan kehormatan dan keturunan, sehingga berpotensi merusak moral pribadi, akademik, dan solidaritas sosial mereka. Penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun media digital berperan dalam menormalisasi perilaku ini, ketahanan nilai moral mahasiswa tetap terjaga berkat penguatan pemahaman agama dan lingkungan religius di kampus. Secara umum, mahasiswa menunjukkan sikap penolakan yang konsisten terhadap praktik living together, yang didukung oleh norma agama dan budaya sosial, serta menunjukkan tanggung jawab moral dengan memberikan edukasi kepada teman sebaya. Hasil ini menegaskan pentingnya peran pendidikan agama dan media dalam memperkuat norma moral berbasis agama agar generasi muda tetap berpegang teguh pada nilai-nilai keagamaan dan moral. Implikasi dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan strategi pendidikan dan komunikasi yang efektif dalam menanggulangi normalisasi perilaku menyimpang di kalangan mahasiswa

    Pengaruh Servant Leadership dan Green Human Ressource Managemen terhadap Business Sustainability di Mediasi Self Efficacy di PT. Tirta Alam Segar Bekasi

    No full text
    Penelitian ini membahas keberlanjutan bisnis sebagai isu strategis pada perusahaan manufaktur, khususnya PT Tirta Alam Segar. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh Servant Leadership dan Green Human Resource Management (GHRM) terhadap Business Sustainability dengan Self-Efficacy sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif metode explanatory dengan data kuesioner dari 94 karyawan yang dianalisis menggunakan SEM-PLS melalui SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Servant Leadership dan Self-Efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap Business Sustainability, sedangkan GHRM tidak berpengaruh secara langsung. Servant Leadership dan GHRM berpengaruh positif terhadap Self-Efficacy. Self-Efficacy mampu memediasi pengaruh Servant Leadership terhadap Business Sustainability, namun tidak memediasi pengaruh GHRM. Temuan ini menunjukkan bahwa keberlanjutan bisnis dipengaruhi oleh gaya kepemimpinan dan faktor psikologis karyawan, sehingga perusahaan perlu memperkuat servant leadership dan meningkatkan self-efficacy karyawan

    Dinar sebagai Alternatif Keuangan Syariah: antara Instrumen Investasi dan Alat Tukar dalam Regulasi Indonesia (Pendekatan Quantitative Analytic Network Process)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis posisi Dinar emas dalam sistem keuangan dan regulasi Indonesia serta menentukan strategi pemanfaatannya yang paling optimal sesuai prinsip syariah dan kerangka hukum nasional. Latar belakang penelitian ini adalah perdebatan antara nilai historis dan syariah Dinar sebagai mata uang dengan regulasi negara yang menetapkan Rupiah sebagai satu-satunya alat pembayaran sah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Analytic Network Process (ANP) untuk memodelkan keputusan yang kompleks dengan memperhitungkan keterkaitan antar faktor, meliputi aspek regulasi, ekonomi, syariah, dan sosial. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan kuesioner perbandingan berpasangan dari lima pakar yang mewakili perspektif akademik, regulasi, praktik pasar, ulama, dan ekonomi. Analisis ANP dilakukan melalui penyusunan jaringan keputusan, matriks perbandingan berpasangan, perhitungan bobot prioritas lokal, uji konsistensi, hingga pembentukan limit supermatrix untuk memperoleh bobot global. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor regulasi merupakan dominan dalam menentukan posisi Dinar di Indonesia dengan bobot prioritas tertinggi (45,5%), sedangkan aspek ekonomi dan syariah masing-masing sebesar 28,5% dan 16,0%. Strategi optimal adalah memposisikan Dinar sebagai instrumen investasi (store of value) dengan bobot prioritas 72,58%, dibandingkan sebagai alat tukar (27,42%). Temuan ini menegaskan bahwa pemanfaatan Dinar sebagai aset lindung nilai legal dan likuid merupakan solusi pragmatis yang selaras dengan prinsip syariah dan kedaulatan moneter Indonesia

    Analisis Pernikahan Usia Dini pada Remaja di Desa Ujung Kubu Kecamatan Nibung Hangus Kabupaten Batu Bara Tahun 2025

    No full text
    Pernikahan usia dini didefinisikan sebagai pernikahan yang dilakukan di bawah usia 25 tahun bagi laki-laki dan di bawah 20 tahun bagi perempuan. Pernikahan usia dini memiliki dampak yang serius pada remaja seperti dampak fisik (perdarahan pasca persalinan, kontraksi palsu, masalah tumbuh kembang anak, dan pengasuhan yang belum optimal, dan KDRT), dampak sosial (risiko perceraian, kehilangan masa remaja, putus sekolah, dan hilangnya peluang pekerjaan), dan dampak psikologis (malu, cemas menghadapi peran baru, penyesalan, terhindar dari perbuatan zina, dan peningkatan rasa tanggung jawab). Berdasarkan hasil dari survei pendahuluan pernikahan usia dini yang telah dilakukan pada 2 informan terjadi karena adanya pergaulan bebas dan kurangnya perhatian dari orang tua tentang pergaulan pada remaja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan penelitian terdiri dari 4 remaja putri yang menikah di usia dini sebagai informan kunci, serta 9 informan pendukung seperti suami, keluarga (ibu/nenek), dan tokoh masyarakat. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik snowball sampling dan purposive sampling. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab, dampak, proses pernikahan usia dini, dan dukungan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab pernikahan usia dini disebabkan oleh beberapa faktor yaitu pengaruh lingkungan pergaulan bebas, keterbatasan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi, faktor ekonomi yang tidak mampu membiayai pendidikan, serta paksaan dari orang tua. Dampak yang dialami remaja meliputi dampak fisik, dampak sosial, dan dampak psikologis. Terdapat dua proses pernikahan usia dini yaitu nikah secara agama/siri dan nikah di KUA melalui dispensasi pengadilan agama. Dukungan sosial yang dibutuhkan remaja putri berasal dari keluarga yang memiliki kedekatan emosional seperti suami, ibu, dan nenek. Disarankan kepada remaja untuk meningkatkan pengetahuan dampak pernikahan usia dini, kepada orang tua untuk memberikan pendampingan dan pengawasan yang baik, serta kepada pemerintah untuk memperkuat program edukasi dan regulasi terkait pencegahan pernikahan usia dini

    17,662

    full texts

    21,048

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Pendidikan Tambusai (Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇