Jurnal Pendidikan Tambusai (Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai)
Not a member yet
21048 research outputs found
Sort by
Pengembangan Lingkungan Hijau dan Berkelanjutan di Desa Pasanggrahan
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan lingkungan hijau dan berkelanjutan di Desa Pasanggrahan melalui peningkatan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat. Permasalahan utama yang dihadapi desa adalah rendahnya pemahaman masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan lingkungan, pemanfaatan ruang hijau, serta penerapan perilaku ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukatif dan pendampingan yang berkelanjutan guna mendorong perubahan sikap dan perilaku masyarakat. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan partisipatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara dengan perangkat desa dan masyarakat, diskusi kelompok terarah, serta dokumentasi kegiatan. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan proses pelaksanaan dan hasil kegiatan pengabdian masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan hijau dan berkelanjutan. Masyarakat mulai terlibat aktif dalam kegiatan lingkungan, seperti pengelolaan kebersihan, pemanfaatan lahan pekarangan, serta partisipasi dalam program-program lingkungan yang dilaksanakan. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antara tim pengabdian, perangkat desa, dan masyarakat dalam upaya menciptakan lingkungan desa yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa program pengembangan lingkungan hijau dan berkelanjutan di Desa Pasanggrahan berhasil mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Pendekatan partisipatif dan metode kualitatif deskriptif terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran serta mendorong peran aktif masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan program lingkungan berkelanjutan di masa mendatang
Tantangan dan Peluang Entrepreneurship pada Kalangan Gen Z
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tantangan dan peluang entrepreneurship di kalangan Generasi Z dan peran ekosistem dalam memperkuat kapasitas kewirausahaan di era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi pustaka (library research) melalui penelusuran dan analisis literatur akademik, artikel ilmiah, prosiding, dan dokumen kebijakan yang relevan dengan kewirausahaan generasi muda, ekonomi digital, dan pengembangan ekosistem bisnis. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi dan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola tantangan, bentuk peluang, dan mekanisme penguatan Entrepreneurship Generasi Z. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Generasi Z menghadapi tantangan multidimensional yang mencakup ketidaksesuaian kompetensi pendidikan, ketahanan mental yang belum stabil, keterbatasan dukungan sosial, kelemahan manajerial dan eksekusi, bias gender, dan ketimpangan akses terhadap ekosistem kewirausahaan. Namun, era digital membuka peluang signifikan melalui berkembangnya e-commerce, ekonomi kreatif digital, gig economy, technopreneurship, dan bisnis berkelanjutan yang sejalan dengan karakteristik Generasi Z sebagai digital native. Penelitian ini menemukan penguatan Entrepreneurship Generasi Z memerlukan pendekatan ekosistemik yang terintegrasi antara institusi pendidikan, ekosistem digital, dunia usaha, pemerintah, dan komunitas dalam membangun kewirausahaan yang adaptif dan berdaya saing jangka panjang.
 
Pendidikan Agama Islam Inklusif: Transformasi Kurikulum dalam Merespons Dinamika Masyarakat Global
Transformasi global telah membawa masyarakat dunia ke dalam pusaran keberagaman yang kompleks sekaligus memicu tantangan eksklusif keagamaan yang dapat mengancam harmoni sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji paradigma pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) yang bersifat inklusif sebagai upaya merespons dinamika masyarakat global yang semakin plural. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menganalisis dokumen kurikulum, literatur pendidikan, dan fenomena sosial keagamaan yang kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum PAI konvensional yang cenderung berfokus pada aspek konvesiponal kognitif perlu direkonstruksi menuju paradigma inklusif humanis. Transformasi ini mencakup tiga aspek utama: pertama, reorientasi materi yang mengedepankan nilai-nilai wasathiyah (moderasi) dan kemanusiaan universal; kedua, penerapan metodologi pembelajaran berbasis dialog dan berpikir kritis untuk menumbuhkan empati lintas budaya; dan ketiga, penguatan peran guru sebagai pendidik menjadi fasilitator moderasi beragama. PAI inklusif tidak berarti memundurkan aqidah, melainkan memperkuat pemahaman bahwa nilai-nilai Islam sejalan dengan prinsip koeksistensi damai, hak asasi manusia, dan keadilan sosial di kancah global. Penelitian ini menyimpulkan bahwa transformasi kurikulum PAI yang inklusif merupakan strategi preventif sekaligus solutif dalam membekali siswa agar luwes berinteraksi sosial secara aktif dan toleran di tengah keragaman global tanpa kehilangan identitas keIslamannya
Analisis Kesulitan Mahasiswa dalam Mempelajari Materi Integral pada Mata Kuliah Matematika Lanjutan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan mahasiswa dalam mempelajari materi integral pada mata kuliah Matematika Lanjutan. Melalui pendekatan mixed methods, penelitian ini menggabungkan data kuantitatif dari tes diagnostik dan data kualitatif dari wawancara serta observasi untuk mengidentifikasi jenis kesalahan dan penyebabnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan mahasiswa terdiri atas: (1) pemahaman konsep dasar yang belum kuat, (2) kesalahan prosedural dan komputasi, (3) miskonsepsi bentuk soal, serta (4) kurangnya latihan mandiri dan kemampuan visualisasi. Temuan ini memberikan rekomendasi penguatan pembelajaran integral melalui media visual, latihan sistematis, dan pendekatan pemecahan masalah yang kontekstual
Representasi Visual Kecemasan dan Perasaan Terjebak dalam Desain Komunikasi Visual: Analisis Semiotika dan Psikologi Persepsi pada Karya \u27Set Me Free\u27
Kecemasan dan perasaan terjebak (entrapment) merupakan fenomena psikologis yang semakin prevalen dalam masyarakat kontemporer, namun representasi visualnya dalam ranah desain komunikasi visual seringkali terjebak pada stereotip yang dangkal. Penelitian ini bertujuan untuk membedah mekanisme visual dan psikologis dibalik representasi kecemasan melalui studi kasus mendalam terhadap karya \u27Set Me Free\u27. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis, penelitian ini mengintegrasikan teori neuroestetika, psikologi Gestalt, dan semiotika visual untuk mendekoding bagaimana elemen grafis mentransmisikan distres psikologis. Data dikumpulkan melalui observasi visual intensif (close reading) dan studi literatur komprehensif yang mencakup temuan neurobiologis tentang default mode network dan generalisasi rasa takut. Temuan utama menunjukkan bahwa \u27Set Me Free\u27 memanfaatkan disonansi kognitif melalui fragmentasi simbolik, ketegangan komposisi Gestalt, dan penggunaan tekstur visual kasar untuk memicu respons "visceral" pada audiens. Lebih jauh, penelitian ini mengungkapkan bahwa perasaan terjebak tidak hanya direpresentasikan melalui metafora spasial, tetapi juga melalui ambiguitas perseptual yang memaksa otak audiens melakukan pemecahan masalah visual yang memicu stres. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa desaian komunikasi visual memiliki kapasitas tidak hanya sebagai medium ekspresi, tetapi sebagai pemicu resonansi neurobiologis yang valid dalam konteks kesehatan mental
Peran Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia dalam Menumbuhkan Sikap Toleransi di Tengah Keberagaman Budaya Bangsa Indonesia
Penelitian ini mengkaji peran mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia dalam menumbuhkan sikap toleransi di tengah keragaman budaya Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat toleransi mahasiswa serta penerapannya dalam kehidupan kampus sehari-hari. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif, dengan metode survei melalui pengukuran beberapa indikator toleransi meliputi penghargaan terhadap perbedaan latar belakang, kerja sama dalam keberagaman, keterbukaan dalam interaksi sosial, sikap adil dan anti-diskriminasi, serta partisipasi dalam kegiatan kampus yang inklusif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa umumnya memiliki tingkat toleransi yang tinggi pada seluruh indikator, dengan skor tertinggi pada aspek menghargai perbedaan latar belakang. Meskipun demikian, sikap adil dan anti-diskriminasi memperoleh skor paling rendah. Kesimpulan penelitian menegaskan pentingnya peran aktif mahasiswa, dukungan institusi, dan lingkungan kampus yang inklusif dalam membangun budaya toleransi yang berkelanjutan di perguruan tinggi
Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Harga terhadap Kepuasan Pelanggan di Pustaka Coffee Banda Aceh
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis seberapa besar pengaruh kualitas pelayanan dan harga terhadap kepuasan pelanggan di Pustaka Coffee Banda Aceh. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh ataupun hubungan antara dua variabel atau lebih. Sampel dalam penelitian ini adalah pelanggan Pustaka Coffee Banda Aceh dari populasi menggunakan rumus slovin yaitu sebanyak 94 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan (t = 5,258; sig. 0,000) dan harga (t = 6,323; sig. 0,000) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan, serta berpengaruh simultan (F = 141,688; sig. 0,000). Hubungan kedua variabel dengan kepuasan pelanggan sangat kuat (R = 0,870) dengan koefisien determinasi sebesar 0,757, yang berarti 75,7% kepuasan pelanggan dapat dijelaskan oleh kualitas pelayanan dan harga. Kesimpulannya, semakin baik kualitas pelayanan dan semakin sesuai harga, maka semakin tinggi kepuasan pelanggan
Tinjauan Yuridis Perlindungan Hak Cipta Karya Seni Digital atas Gambar Non-Fungible Token dalam Hukum Kekayaan Intelektual Berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 di Indonesia
Skripsi ini membahas mengenai analisis yuridis perlindungan hak cipta atas gambar Non Fungible Token (NFT) ditinjau dari Undang-Undang Hak Cipta. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengaturan, dan perlindungan hak cipta atas gambar yang diperuntukkan sebagai Non-Fungible Token yang berada di indonesia dengan menggunakan perbandingan negara amerika dan UniEropa. Jenis penelitian hukum normatif penelitian ini terfokus kepada doktrin ataupun peraturan perundang-undangan (law in books) dipandang dari hukum positif atau das sollen. Bahan hukum primer, sekunder, dan tersier adalah sumber bahan hukum yang akan digunakan sebagai acuan dalam merancang penelitian normatif ini. penelitian normatif terutama berkaitan dengan data sekunder, yang mencakup undang-undang, putusan pengadilan, teori hukum, konsep hukum, dan hasil penelitian ilmiah akademisi (doktrin). Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Pengaturan Hak Cipta di Indonesia seperti Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta. Belum secara spesifik mengatur keberadaan hak cipta melalui NFT. Selain itu, bentuk sistem pengawasan hak cipta belum sepenuhnya adaptif terhadap teknologi baru seperti blockchain. Di Amerika Serikat, undang-undang hak cipta, terutama Digital Millennium Copyright Act (DMCA) dan Undang-Undang Hak Cipta 1976, mengatur perlindungan karya yang dicetak sebagai NFT. Uni Eropa belum memiliki UU khusus yang mengatur hak cipta NFT secara spesifik, Pengaturan Directive on Copyright In The Digital Single Market (EU 2019/790) dalam pasal 17 yang memberikan hak eksklusif kepada pemegang hak cipta atas karya digital
Eksistensi Tradisi Uang Japuik di Pariaman terhadap Wanita yang akan Menikah di Tinjau Menurut Perspektif Ninik Mamak
Penelitian ini dimotivasi oleh praktik masyarakat Minangkabau, Nagari Sunua, Sumatra Barat, sebuah desa kecil di Pariaman, yang mengharuskan mempelai wanita (anak daro) membawa sejumlah uang atau benda berharga lainnya untuk menjemput mempelai pria (marapulai) sebelum menikah, sebagai mas kawin tradisioanal sebelum upacara pernikahan berlangsung. Namun, tradisi uang japuik ini sangat merepotkan bagi wanita yang harus menikah untuk menghindari perilaku tercela, tetapi cenderung menjadi ranah transaksi keluarga. Untuk memperoleh data peneliini, penulis menggunakan penelitian lapangan kualitatif fi Nagari Sunua, Kabupaten Padang Pariaman. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan Ninik Mamak (biarawati), pemimpin agama, dan anggota masyarakat yang mempraktikkan tradisi uang japuik, serta observasi lapangan langsung. Data sekunder diperoleh dari dokumen, buku, dan artikel yang releva. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan indukti, dengan mendiskripsikan data sebagaimana adanya, dilengkapi dengan penjelasan dan interpretasi, kemudian menarik kesimpulan dari yang spesifik ke yang umum. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa keberadaan tradisi pemberian uang japuik di Pariaman merupakan tradisi yang mengharuskan mempelai wanita memberikan sejumlah uang kepada mempelai pria sebagai bentuk penghormatan dan dan bagian dari proses pernikahan, dipandang sebagai simbol penghargaan dan rasa hormat, bukan sebagai mahar atau kewajiban yang memberatkan. Berdasarkan perspektif Ninik Mamak, keberadaan tradisi ini termasuk dalam kategori ‘urf shahih karena sesuai dengan hukum Islam, dan mencerminkan bentuk kepedulian keluarga mempelai wanita terhadap menantu laki-laki dan keponakannya
تطوير المواد التعليمية للغة العربية بوسيلة "E-booklet" في المدرسة المتوسطة الإسلامية الحكومية 12 آغام
Latar belakang penelitian ini adalah guru mengajar menggunakan media yang kurang beragam, dan bahan ajar yang digunakan adalah lembar kerja siswa, sehingga banyak siswa merasa bosan dengan bahan ajar yang tidak berwarna. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan desain pengembangan bahan ajar dan untuk menentukan validitas dan kepraktisan bahan ajar Bahasa Arab menggunakan “E-booklet” untuk siswa kelas tujuh mata pelajaran Fasilitas Sekolah di MTsN 12 Agam. Peneliti menggunakan penelitian pengembangan dan model 4D, yang terdiri dari tahapan definisi, desain, pengembangan, dan diseminasi. Namun, peneliti membatasi penelitian hanya pada tahap pengembangan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media “E-booklet” dikembangkan menggunakan Canva Pro, dengan persentase validitas 87,14% dari ahli materi pelajaran dan 100% dari ahli media. Persentase kepraktisan yang diperoleh menggunakan kuesioner guru adalah 93,84% dan kuesioner tanggapan siswa adalah 89,80%. Dapat disimpulkan bahwa media yang dikembangkan sangat praktis untuk digunakan. Oleh karena itu, media yang dikembangkan sangat valid untuk digunakan sebagai bahan pengajaran bahasa Arab