Jurnal Pendidikan Tambusai (Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai)
Not a member yet
21048 research outputs found
Sort by
Penerapan Kurikulum Merdeka terhadap Perkembangan Seni Tari di Sekolah Dasar
Seni tari dalam Kurikulum Merdeka tidak lagi diposisikan sebatas kegiatan ekstrakurikuler, melainkan menjadi bagian dari pembelajaran intrakurikuler yang berorientasi pada pengembangan potensi peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan Kurikulum Merdeka terhadap perkembangan seni tari di SDN 02 Bukik Malintang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data diuji menggunakan teknik triangulasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran seni tari telah terlaksana dengan baik sesuai dengan modul ajar Kurikulum Merdeka. Siswa menunjukkan antusiasme dan minat yang tinggi terhadap seni tari, khususnya melalui kegiatan penampilan bakat mingguan. Pembelajaran seni tari tidak hanya mengembangkan keterampilan motorik dan estetika, tetapi juga mendukung pembentukan karakter, kreativitas, dan kecintaan terhadap budaya lokal
Pengembangan Media Pembelajaran Booklet Terintegrasi Quick Response Code (QR -Code) Pada Materi Asam Basa
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa booklet yang terintegrasi dengan teknologi Quick Response Code (QR–Code) pada materi asam-basa kelas XI SMA. Penggunaan QR–Code dalam booklet bertujuan menghubungkan media cetak dengan sumber belajar digital seperti video pembelajaran dan kuis daring sehingga menciptakan pembelajaran yang interaktif, menarik, dan fleksibel. Jenis penelitian ini merupakan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Pada tahap define dilakukan analisis kebutuhan dan kurikulum; design merancang tampilan booklet; develop melibatkan validasi ahli dan uji respon guru serta siswa; dan disseminate berupa penyebaran booklet ke sekolah mitra SMA Negeri 13 Medan. Hasil validasi menunjukkan bahwa media booklet terintegrasi QR–Code memperoleh nilai validitas 83% (kategori valid) dari ahli media dan ahli materi. Respon guru terhadap media mencapai 85% (kategori sangat menarik) dan respon siswa 87,5% (kategori sangat menarik). Hal ini membuktikan bahwa booklet terintegrasi QR–Code layak digunakan sebagai media pembelajaran kimia yang inovatif dan efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa
Pengaruh Ekspektasi Pendapatan dan Literasi Digital terhadap Minat Berwirausaha pada Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Angkatan Tahun 2020-2021 Universitas Jambi
Angka pengangguran yang tinggi di Indonesia terutama pada lulusan perguruan tinggi menunjukkan perlunya perubahan pola pikir untuk menciptakan lapangan kerja melalui kegiatan wirausaha. Namun minat berwirausaha di kalangan mahasiswa masih perlu ditingkatkan, karena terindikasi dipengaruhi oleh faktor ekspektasi pendapatan serta tingkat literasi digital yang dimiliki. Data penelitian ini didapat dari mahasiswa Pendidikan Ekonomi Angkatan 2020-2021 FKIP Universitas Jambi dengan pengumpulan data melalui Google Form yang dianalisis secara kuantitatif menggunakan aplikasi MS. Excel dan SPSS 26.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekspektasi pendapatan dan literasi digital memiliki pengaruh terhadap minat berwirausaha. Dari hasil penelitian ini disarankan mahasiswa selalu mencari dan mengembangkan potensi pendapatan dan kemampuan teknologi digital dengan melakukan penguatan dalam kewirausahaan melalui pembelajaran yang dilakukan dalam perkuliahan agar lebih baik dan lebih meningkatkan minat berwirausaha
Pengelolaan Dana BOS dalam Perspektif Nilai-Nilai Pendidikan Islam
Penelitian ini mengkaji pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dalam perspektif nilai-nilai pendidikan Islam dengan menempatkan dimensi etis-spiritual sebagai fondasi tata kelola keuangan pendidikan. Fokus kajian diarahkan pada peran nilai amanah, shiddiq, ‘adalah, maslahah, dan syuro dalam memperkuat transparansi, akuntabilitas, keadilan alokasi, serta orientasi kemanfaatan publik dalam seluruh siklus pengelolaan dana BOS. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan menelaah secara sistematis buku, artikel jurnal, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan, kemudian dianalisis secara deskriptif-analitis. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengelolaan dana BOS yang hanya bertumpu pada kepatuhan administratif belum cukup menjamin integritas keuangan sekolah. Integrasi nilai-nilai pendidikan Islam berfungsi sebagai penguat moral pengelola dana, mendorong partisipasi kolektif, serta meminimalkan potensi penyimpangan anggaran. Dengan demikian, pengelolaan dana BOS berbasis nilai Islam tidak hanya bersifat teknis-prosedural, tetapi juga etis, transendental, dan berorientasi pada kemaslahatan pendidikan.
Penelitian ini mengkaji pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dalam perspektif nilai-nilai Pendidikan Islam dengan tujuan merumuskan landasan etis bagi tata kelola dana pendidikan. Permasalahan penelitian difokuskan pada bagaimana prinsip-prinsip spiritual Islam dapat memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan tanggung jawab dalam pengelolaan dana BOS. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan menelaah secara sistematis berbagai buku, artikel jurnal, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan. Data dianalisis secara deskriptif-analitis untuk memperoleh pemahaman konseptual yang komprehensif. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengelolaan dana BOS menuntut kepatuhan terhadap regulasi serta penerapan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Dalam perspektif Islam, nilai amanah, keadilan, kejujuran, dan tanggung jawab moral berfungsi sebagai fondasi normatif yang memperkuat integritas pengelola dana. Integrasi nilai-nilai tersebut menjadikan pengelolaan dana BOS tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga etis dan berorientasi pada kemaslahatan pendidikan.
Pendekatan Etnografi dalam Penelitian Seni Tari Tradisional Berbasis Kearifan Lokal di Kabupaten Rejang Lebong
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara etnografi tentang seni tari tradisional berbasis kearifan lokal di Kabupaten Rejang Lebong. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui studi pustaka, observasi, wawancara, dokumentasi. Data dalam penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Langkah-langkah menganalisis data adalah proses pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukakn bahwa pendekatan etnografi tidak hanya mendokumentasikan gerak tari, tetapi juga memahami tari sebagai hidup yang dijalani (lived experience) oleh masyarakat Rejang Lebong. Dengan demikian, penelitian dapat mengungkap bagaimana kearifan lokal tetap hidup, bertransformasi, atau terancam dalam seni tari tradisional. Hasilnya dapat menjadi dasar untuk pelestarian berbasis komunitas dan pengembangan pendidikan budaya yang kontekstual.
 
Pengaruh Harga, Pendapatan Dan Literasi Keuangan Terhadap Keputusan Pembelian Emas Perhiasan Di Kalangan Konsumen Muslim Kota Jambi
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh harga, pendapatan, dan literasi keuangan terhadap keputusan pembelian emas perhiasan di kalangan konsumen muslim Kota Jambi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh beberapa fenomena, yaitu meningkatnya pembelian emas perhiasan meskipun harga emas sedang tinggi, tingkat literasi keuangan yang baik namun tidak sejalan dengan prinsip investasi yang ideal, serta adanya temuan bahwa konsumen dengan pendapatan lebih rendah justru lebih sering membeli emas perhiasan dibandingkan dengan konsumen berpendapatan tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik survei melalui kuesioner terhadap 97 responden perempuan muslim yang berdomisili di Kota Jambi, berusia minimal 35 tahun, memiliki penghasilan, dan telah membeli emas perhiasan dalam satu tahun terakhir. Pengolahan dan analisis data dilakukan menggunakan aplikasi SPSS dengan metode regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, variabel harga dan pendapatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian emas perhiasan, sedangkan variabel literasi keuangan berpengaruh negatif dan signifikan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Temuan ini menunjukkan bahwa keputusan pembelian emas perhiasan lebih didorong oleh daya beli dan persepsi terhadap harga, sementara tingkat literasi keuangan yang tinggi justru membuat konsumen lebih rasional dan berhati-hati dalam membeli emas perhiasan sebagai bentuk investasi
Mengembangkan Kemampuan Bahasa Anak Usia Dini Melalui Metode Read Aloud di PAUD An-Nur Aceh Besar
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan bahasa anak kelompok A usia 4-5 tahun di PAUD An-Nur Aceh Besar, khususnya dalam menceritakan kembali cerita yang telah didengar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan bahasa anak usia dini melalui metode read aloud. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan pada 7 anak, terdiri dari 4 anak perempuan dan 3 anak laki-laki. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi terhadap guru dan anak untuk melihat perkembangan kemampuan bahasa dengan indikator keberhasilan kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) sebesar 75%. Langkah pembelajaran read aloud meliputi penjelasan kegiatan, pengenalan buku cerita penyampaian isi cerita secara singkat, pembacaan dengan intonasi variatif, pelibatan anak melalui tanya jawab, serta meminta anak menceritakan kembali cerita. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan bahasa anak, yaitu 39% pada siklus I, 57% pada siklus II, dan 78%. Dengan demikian, metode read aloud terbukti efektif dalam mengembangkan kemampuan bahasa anak usia 4-5 tahun
Literature Review: Fitoterapi Berbasis Tanaman Herbal Pada Bronkitis Sebagai Terapi Komplementer
Bronkitis merupakan penyakit inflamasi pada saluran pernapasan yang ditandai dengan batuk produktif, hipersekresi mukus, serta gangguan fungsi paru, dan dapat berkembang menjadi kondisi kronis yang berkontribusi terhadap peningkatan morbiditas dan mortalitas. Terapi konvensional seperti bronkodilator, ekspektoran, dan antibiotik sering digunakan, namun memiliki keterbatasan, terutama terkait efek samping dan risiko resistensi antimikroba. Oleh karena itu, fitoterapi berbasis tanaman herbal mulai dikembangkan sebagai terapi komplementer yang lebih aman dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi dan efektivitas fitoterapi dalam penanganan bronkitis berdasarkan bukti ilmiah terkini. Metode yang digunakan adalah literature review dengan penelusuran artikel ilmiah melalui Google Scholar menggunakan kata kunci fitoterapi, tanaman obat, dan sistem pernapasan.. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa berbagai tanaman herbal dan formula herbal, seperti Tropaeolum majus, Armoracia rusticana, Glycyrrhiza sp., Nigella sativa, propolis, serta formula kompleks Regan Saibisitan, memiliki aktivitas antiinflamasi, imunomodulator, mukolitik, dan antimikroba. Secara klinis, fitoterapi terbukti mampu menurunkan keparahan gejala bronkitis, mempercepat perbaikan batuk, serta mengurangi kebutuhan penggunaan antibiotik. Dengan demikian, fitoterapi memiliki potensi besar sebagai terapi komplementer berbasis bukti ilmiah dalam pengelolaan bronkitis akut maupun kronis, sekaligus mendukung upaya pencegahan resistensi antimikroba
Sistem Manajemen Sanggar Tari Gema Serunai di Kota Manna Kabupaten Bengkulu Selatan
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sistem manajemen yang diterapakan di Sanggar Tari Gema Serunai di Kota Manna Kabupaten Bengkulu Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri dan dibantu dengan instrument pendukung seperti alat tulis, kamera, dan perekam suara. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem manajemen Sanggar Tari Gema Serunai meliputi fungsi perencanaan, pengorganisasian, pergerakkan, dan pengawasan. Perencanaan dilakukan melalui penyusunan program latihan dan pertunjukan secara terjadwal. Pengorganisasian diwujudkan melalui struktur kepengurusan sanggar yang jelas. Pergerakkan dilakukan melalui pembinaan penari dan pengelolaan produksi pertunjukan seni tari. Pengawasan dilakukan melalui evaluasi rutin terhadap kegiatan sanggar dan pengelolan keuangan. Teknik pemasaran yang diterapkan Sanggar Tari Gema Serunai dilakukan melalui promosi dari mulut ke mulut, pemanfaatan media sosial sebagai sarana publikasi kegiatan. Penerapan teknik pemasaran tersebut berkontribusi terhadap meningkatnya kesempatan tampil, dikenal luas oleh masyarakat, serta keberlangsungan Sanggar Tari Gema Serunai
Isu dan Tantangan Kebugaran Jasmani Siswa Sekolah Dasar di Era Pembelajaran Modern: Literature Review
Kebugaran jasmani merupakan salah satu indikator penting dalam menunjang kesehatan, perkembangan motorik, dan kesiapan belajar siswa sekolah dasar. Namun, di era pembelajaran modern, tingkat kebugaran jasmani anak cenderung menghadapi berbagai tantangan akibat perubahan gaya hidup yang semakin sedentari serta meningkatnya penggunaan teknologi digital. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif isu dan tantangan kebugaran jasmani siswa sekolah dasar dalam konteks pendidikan jasmani melalui pendekatan literature review. Penelusuran literatur dilakukan pada berbagai basis data ilmiah bereputasi dengan kriteria artikel yang relevan dan diterbitkan dalam sepuluh tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa sekolah dasar memiliki tingkat kebugaran jasmani pada kategori rendah hingga sedang, terutama pada komponen daya tahan kardiovaskular dan kekuatan otot. Faktor gaya hidup modern, keterbatasan implementasi pembelajaran PJOK, kurangnya sarana prasarana, serta tantangan kompetensi guru menjadi faktor utama yang memengaruhi kondisi tersebut. Oleh karena itu, diperlukan strategi pembelajaran pendidikan jasmani yang lebih inovatif, berorientasi pada aktivitas fisik bermakna, serta didukung oleh kebijakan dan lingkungan sekolah yang kondusif. Temuan dalam artikel ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi guru, sekolah, dan pemangku kepentingan pendidikan dalam meningkatkan kebugaran jasmani siswa sekolah dasar secara berkelanjutan