Jurnal Pendidikan Tambusai (Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai)
Not a member yet
21048 research outputs found
Sort by
Pengaruh Kepercayaan Konsumen, Flash Sale Dan Celebrity Endorser Terhadap Keputusan Pembelian Masyarakat Kota Jambi Pada PT. Ramayana Lestari Sentosa TBK
Di era persaingan bisnis modern yang semakin kompetitif, perusahaan dituntut untuk mampu memahami dan mengelola perilaku konsumen secara efektif guna menciptakan strategi pemasaran yang tepat sasaran. Salah satu strategi yang umum diterapkan adalah membangun kepercayaan konsumen, menawarkan program promosi seperti flash sale, serta memanfaatkan endorser selebriti sebagai sarana komunikasi pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepercayaan konsumen, flash sale, dan endorser selebriti terhadap keputusan pembelian masyarakat Kota Jambi pada PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 100 orang, yang ditentukan berdasarkan rumus Hair. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan pengujian meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, uji t, dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kepercayaan konsumen, flash sale, dan endorser selebriti secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Selain itu, hasil uji simultan juga menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian
Eksplorasi Motif Batik dalam Pembelajaran SBdP untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa SD
Pendidikan Seni Budaya dan Prakarya (SBdP) di tingkat Sekolah Dasar berperan sangat penting dalam menyuplai kreativitas, sensitivitas estetis, serta pengertian budaya di kalangan siswa. Namun, proses belajar seni rupa di sekolah dasar masih lebih memusatkan perhatian pada hasil akhir dan belum sepenuhnya menggabungkan kearifan lokal dengan cara yang tepat. Batik yang merupakan warisan budaya Indonesia memiliki potensi yang besar untuk dijadikan sebagai sarana belajar seni yang berarti. Berdasarkan pengamatan awal dan wawancara di SD Negeri 3 Panjang, pembelajaran SBdP belum berjalan secara optimal dalam mengembangkan kreativitas siswa, yang disebabkan oleh keterbatasan materi ajar dan metode pembelajaran yang berorientasi pada proses. Oleh karena itu, fokus utama dari penelitian ini adalah bagaimana motif batik dapat dimasukkan ke dalam pembelajaran SBdP untuk meningkatkan kreativitas siswa di Sekolah Dasar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan proses pembelajaran yang berbasis eksplorasi motif batik dan menganalisis dampaknya terhadap kreativitas siswa kelas V. Diharapkan, hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi praktis bagi guru dalam merancang pembelajaran SBdP yang berlandaskan kearifan lokal serta menambah wawasan akademis di bidang pendidikan seni. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif naratif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dengan guru SBdP, dan dokumentasi hasil karya siswa. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran SBdP yang ditujukan untuk mengeksplorasi motif batik, yang dilaksanakan melalui tahapan pengenalan, eksplorasi, dan refleksi, mampu meningkatkan kreativitas siswa, yang dapat dilihat dari beragam bentuk, komposisi, dan warna hasil karya yang dihasilkan. Selain itu, aktivitas membatik juga berkontribusi pada pengembangan keterampilan motorik halus, peningkatan rasa percaya diri, dan pemahaman terhadap nilai budaya lokal siswa. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa penjelajahan motif batik dalam pembelajaran SBdP merupakan metode yang efektif untuk meningkatkan kreativitas, pengetahuan budaya, dan pengalaman belajar yang berarti bagi siswa di Sekolah Dasar
Identifikasi Akar Fenomena Turnover Intention Pada Generasi Z: Tinjauan Literatur
Sumber Daya Manusia Merupakan Elemen Krusial Bagi Keberhasilan Organisasi, Namun Fenomena Tingginya Turnover Intention Pada Generasi Z Menjadi Tantangan Signifikan Di Era Globalisasi. Penelitian Ini Bertujuan Untuk Mengidentifikasi Dan Mengklasifikasikan Faktor-Faktor Dominan Yang Menjadi Akar Penyebab Niat Berpindah Kerja Pada Generasi Z. Menggunakan Metode Tinjauan Literatur Sistematis (Systematic Literature Review) Dengan Teknik Analisis Isi (Content Analysis), Penelitian Ini Mengevaluasi Artikel-Artikel Relevan Dari Basis Data Google Scholar Dalam Rentang Sepuluh Tahun Terakhir. Hasil Penelitian Menunjukkan Bahwa Akar Masalah Utama Bersifat Multidimensi, Yang Meliputi Ketidakadilan Ekonomi (Rasio Gaji Terhadap Beban Kerja Yang Tidak Seimbang), Buruknya Kualitas Kehidupan Kerja Yang Memicu Stres Dan Burnout, Serta Lingkungan Kerja Yang Tidak Sehat (Toxic). Ditemukan Pula Adanya Pergeseran Orientasi Karier Di Mana Generasi Z Lebih Memprioritaskan Keseimbangan Kehidupan Kerja (Work-Life Balance), Kesehatan Mental, Dan Keselarasan Nilai Pribadi Dibandingkan Stabilitas Organisasi Jangka Panjang. Penelitian Ini Merekomendasikan Agar Manajemen Organisasi Melakukan Restrukturisasi Sistem Kompensasi, Memformalkan Kebijakan Fleksibilitas Kerja, Dan Mentransformasi Budaya Kepemimpinan Menjadi Lebih Suportif Untuk Meningkatkan Retensi Bakat Muda.
 
Pembaruan Hukum Digital Etika Kecerdasan Buatan Berbasis Pancasila sebagai Solusi Ancaman Deepfake
Perkembangan kecerdasan buatan, khususnya teknologi deepfake, menimbulkan tantangan serius dalam aspek etika, hukum, dan perlindungan hak asasi manusia di ruang digital. Kemampuan deepfake dalam memanipulasi visual dan audio secara realistis berpotensi disalahgunakan untuk kejahatan siber, disinformasi, serta pelanggaran privasi. Regulasi di Indonesia saat ini masih bersifat parsial dan belum secara khusus mengatur pemanfaatan kecerdasan buatan, terutama deepfake. Penelitian ini bertujuan mengkaji urgensi pembaruan hukum digital melalui pendekatan etika kecerdasan buatan berbasis nilai-nilai Pancasila. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur, dengan menelaah berbagai sumber ilmiah, peraturan perundang-undangan, dan laporan institusi terkait kecerdasan buatan dan deepfake. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila relevan sebagai landasan etis dalam merumuskan kebijakan hukum digital yang berkeadilan, beradab, dan berorientasi pada kemanusiaan, sehingga mampu merespons ancaman penyalahgunaan teknologi deepfake secara komprehensif.
 
Pengaruh Return on Assets dan Return on Equity terhadap Pertumbuhan Laba pada Perusahaan Properti yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2020 - 2024
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Return on Assets (ROA) dan Return on Equity (ROE) terhadap pertumbuhan laba pada perusahaan properti yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020–2024. Pertumbuhan laba merupakan indikator penting dalam menilai kinerja keuangan perusahaan, serta menjadi pertimbangan utama bagi investor dalam pengambilan keputusan investasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif. Sampel penelitian ditentukan melalui teknik purposive sampling, yang menghasilkan 12 perusahaan properti sebagai objek penelitian. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan yang dipublikasikan di situs resmi BEI. Analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, Return on Assets (ROA) berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan laba. Sedangkan, Return on Equity (ROE) menunjukkan pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan laba. Secara simultan, ROA dan ROE berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba perusahaan. Temuan ini mengindikasikan bahwa efisiensi penggunaan aset dan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dari modal sendiri merupakan faktor kunci dalam mendorong pertumbuhan laba di sektor properti. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi manajemen perusahaan, investor, dan peneliti selanjutnya dalam memahami faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan laba
Rasionalitas Masyarakat Menjadi Pembeli di Warung Madura Kelurahan Sukorame Kota Kediri
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rasionalitas masyarakat Desa Sukorame Kota Kediri dalam memilih Warung Madura sebagai tempat berbelanja. Permasalahan penelitian berangkat dari fenomena bertahannya Warung Madura di tengah maraknya ritel modern, yang menimbulkan pertanyaan mengenai dasar rasional di balik pilihan konsumsi masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan orientasi verstehen sebagaimana dikemukakan Max Weber. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi lapangan, dengan analisis data menggunakan pendekatan grounded research melalui tahapan open coding, axial coding, dan selective coding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasionalitas masyarakat tidak hanya bersifat instrumental, tetapi juga mencakup rasionalitas nilai, tradisional, dan afektif. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa keputusan masyarakat berbelanja di Warung Madura merupakan tindakan sosial yang dipengaruhi oleh pertimbangan ekonomi sekaligus nilai-nilai sosial dan budaya lokal
Peran Tokoh Agama dalam Dakwah Mitigasi Bencana Banjir di Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terjadinya hujan dengan intensitas tinggi yang menyebabkan banjir parah di Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara. Banjir tidak hanya merendam dan merusak rumah warga, tetapi juga berdampak pada fasilitas umum, pendidikan, perkebunan, dan pertanian masyarakat. Data menunjukkan enam jembatan gantung putus, 49 rumah mengalami kerusakan berat, dua rumah terbawa arus, serta 2.839 rumah terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 80 cm hingga 1 meter. Kondisi ini diperparah oleh minimnya pemahaman masyarakat mengenai mitigasi bencana, yang berpotensi menimbulkan korban jiwa dan kerugian harta benda. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran tokoh agama dalam dakwah mitigasi bencana banjir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif. Informan terdiri atas tiga tokoh agama sebagai informan kunci, empat masyarakat terdampak banjir, serta satu sekretaris camat sebagai informan pendukung. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan uji keabsahan data melalui perpanjangan pengamatan, peningkatan kecermatan, dan triangulasi sumber, teknik, serta waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh agama berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat mengenai mitigasi banjir melalui dakwah yang menekankan ajaran Islam tentang menjaga lingkungan, solidaritas sosial, dan tanggung jawab manusia terhadap alam. Dakwah dilakukan melalui khutbah Jumat, pengajian, penyuluhan, serta kegiatan sosial, sehingga meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mitigasi bencana
Pengaruh Model Flipped Learning terhadap Kemampuan Menulis Teks Puisi Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 37 Medan
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya keterampilan menulis teks Puisi siswa kelas VIII SMP Negeri 37 Medan yang disebabkan oleh penggunaan model pembelajaran yang kurang variatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Flipped Learning terhadap keterampilan menulis teks Puisi. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain eksperimen two group posttest only control design Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 37 Medan pada tahun pembelajaran 2026/2027 dengan jumlah siswa sebanyak 170 siswa. Sampel penelitian berjumlah 34 siswa yang diambil dengan teknik random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observas tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai keterampilan menulis teks puisi sebelum perlakuan sebesar 64 dan setelah perlakuan meningkat menjadi 76. Uji-t menunjukkan thitung = 4.197 > ttabel = 1,99 dengan signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga terdapat pengaruh signifikan penggunaan model Flipped Learning terhadap keterampilan menulis teks Puisi. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model Flipped Learning dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran inovatif untuk meningkatkan kemampuan menulis siswa
Evaluasi Implementasi Asesmen Formatif dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Mendalam Pada Fase B Kurikulum Merdeka di SDN Tangerang 4
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi dan efektivitas asesmen formatif sebagai bagian integral dari Kurikulum Merdeka, khususnya dalam mendukung Pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) pada peserta didik Fase B Kelas 3 di SDN Tangerang 4. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara guru, dan analisis dokumen Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) atau Modul Ajar yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Asesmen Formatif diterapkan dengan baik dan terbukti efektif dalam memicu deep learning, dengan teknik pertanyaan pemantik atau Probing menjadi yang paling dominan di gunakan guru (40% dari total frekuensi asesmen formatif). Namun, tantangan utama ditemukan pada aspek manajemen waktu pemberian umpan balik tertulis, yang di akui oleh 100% guru. Kesimpulannya, Asesmen Formatif memainkan peran krusial dalam mempromosikan pemahaman konsep yang lebih dalam (deep learning), namun perlu penguatan pada aspek feedback loop dan tindak lanjut.
 
Kesenjangan Sosial di Daerah Pertambangan: Analisis Pemerataan Kesejahteraan berdasarkan Sila Keadilan Sosial
Kegiatan pertambangan di Indonesia memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional, tetapi pada saat yang sama juga memunculkan kesenjangan sosial yang tajam di wilayah sekitar tambang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketidakadilan yang timbul akibat aktivitas pertambangan, khususnya ketimpangan ekonomi, hilangnya sumber penghidupan tradisional, kerusakan lingkungan, serta lemahnya perlindungan terhadap kelompok rentan seperti pekerja perempuan. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan, analisis hukum, serta kajian yuridisempiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pertambangan sering kali memperbesar jurang sosial-ekonomi antara kelompok yang memperoleh keuntungan dan masyarakat lokal yang menanggung dampak negatif. Analisis berdasarkan nilai Pancasila menunjukkan bahwa: sila ketiga menekankan pentingnya mengutamakan kepentingan sosial untuk menjaga persatuan, sila keempat menuntut dialog sosial yang inklusif dalam pengambilan keputusan, dan sila kelima menegaskan pemerataan kesejahteraan sosial. Dengan demikian, penyelesaian kesenjangan sosial di daerah pertambangan membutuhkan kebijakan yang menekankan pada partisipasi masyarakat, keadilan distributif dan prosedural, serta perlindungan terhadap seluruh warga demi terwujudnya pembangunan berkelanjutan yang adil