Jurnal Pendidikan Tambusai (Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai)
Not a member yet
21048 research outputs found
Sort by
Peran Orang Tua dalam Mengatur Screen Time Anak Usia Dini
Penggunaan gawai dan media digital pada anak usia dini semakin meningkat seiring dengan perkembangan teknologi dan perubahan pola pengasuhan dalam keluarga. Kondisi ini menuntut peran orang tua yang lebih aktif dalam mengatur screen time agar tidak berdampak negatif terhadap perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran orang tua dalam mengatur screen time anak usia dini melalui pendekatan studi kasus. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas seorang anak usia 22 bulan yang diasuh dengan pembatasan screen time yang ketat dan konsisten. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan orang tua, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan screen time yang dilakukan secara terbatas, konsisten, dan disertai aktivitas alternatif yang bermakna berkontribusi positif terhadap perkembangan anak. Anak menunjukkan perilaku aktif, kemampuan berbicara yang berkembang dengan baik, kosakata yang cukup beragam, serta tidak menunjukkan ketergantungan terhadap gawai. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keterlibatan aktif dan konsisten orang tua sangat berperan dalam mengelola screen time anak usia dini secara sehat.
 
Online Media Production and Marketing Process
Perkembangan tekonologi diigital telah mengubah pola konsumsi informasi dan perilaku belanja masyarakat dari model tradisional ke pasar daring (onlin marketplace). Keberhasilan pemasaran dalam ekosistem ini sangat bergantung pada kualitas konten media yang diproduksi. Artikel ini membahas proses produksi konten media pasar online yang mencakup tahap pra-produksi, produksi, dan pasca-produksi, serta strategi pemasaran yang mengintegrasikan branding, promosi multi-kanal, dan optimalisasi algoritma platform. Hasil kajian menunjukkan bahwa sinergi antara kualitas produksi yang tinggi dan strategipemasaran yang data-driven merupakan kunci utama dalam mempertahankan relevansi dan mencapai tujuan bisnis di pasar digital yang dinamis
Penerapan Bermain Bowling untuk Mengenalkan Bilangan bagi Anak di PAUD Ar Rayyan Darussalam
Penelitian ini dilatarbelakangi masih rendahnya kemampuan mengenal bilangan anak pada kelompok A di PAUD Ar Rayyan Darussalam, khususnya anak belum mampu menyebutkan lambang bilangan 1-10 dan mampu membilang banyak benda 1-10. Penelitian ini bertujuan untuk mengenalkan bilangan untuk anak usia dini melalui bermain bowling. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas (PTK) model Kurt Lewin yang dilaksanakan dalam 3 siklus, dimana setiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi dengan subjek 8 orang anak. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan unjuk kerja. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pada kemampuan mengenal bilangan anak yaitu dengan indikator keberhasilan mencapai 75% atau 6 dari 8 anak mencapai kategori anak sudah mampu menyebutkan lambang bilangan 1-10 dengan tepat tanpa bantuan guru, anak sudah mampu membilang banyak benda 1-10 dengan tepat tanpa bantuan guru, dan anak sudah mampu mencocokkan banyak benda dengan lambang bilangan 1-10. Pelaksanaan tindakan yang dilakukan, guru memperlihatkan dan menyebutkan lambang bilangan 1-10 kepada anak, guru mendemonstrasikan cara bermain bowling kepada anak, guru meminta anak maju ke depan secara bergantian untuk bermain bowling, menyebutkan lambang bilangan membilang banyak benda 1-10 dan mencocokkan banyak benda dengan lambang bilangan 1-10
Analisis Strategi Komunikasi Bisnis pada PT Bank Syariah Indonesia Cabang Lubuk Begalung Kota Padang
Persaingan di industri perbankan mendorong bank syariah untuk menerapkan strategi komunikasi bisnis yang efektif guna meningkatkan kepercayaan dan loyalitas nasabah. PT Bank Syariah Indonesia Cabang Lubuk Begalung Kota Padang menghadapi tantangan dalam menyampaikan informasi produk dan nilai-nilai perbankan syariah kepada masyarakat yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi bisnis yang diterapkan oleh PT Bank Syariah Indonesia Cabang Lubuk Begalung Kota Padang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan pihak manajemen, pegawai, dan nasabah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi bisnis yang diterapkan meliputi komunikasi interpersonal melalui pelayanan langsung, pemanfaatan media promosi, serta penggunaan media digital untuk memperluas jangkauan informasi. Strategi tersebut dinilai efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kepercayaan nasabah terhadap produk dan layanan bank syariah, meskipun masih ditemukan kendala berupa keterbatasan pengetahuan masyarakat mengenai sistem perbankan syariah. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan strategi komunikasi bisnis yang tepat berperan penting dalam mendukung citra dan daya saing PT Bank Syariah Indonesia Cabang Lubuk Begalung Kota Padang
Dari Overtourism ke Ecotourism: Implementasi Nilai-Nilai Kewarganegaraan untuk Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan di Kuta, Bali
Fenomena overtourism di Kuta, Bali terus memunculkan tekanan lingkungan, sosial, dan infrastruktur yang mendesak adanya perubahan menuju pariwisata yang lebih berkelanjutan. Penelitian ini dilakukan untuk melihat bagaimana nilai-nilai kewarganegaraan lingkungan, tanggung jawab bersama, dan kepedulian sosial dapat menjadi dasar pengembangan ekowisata di kawasan Kuta melalui kajian literatur atas artikel ilmiah, laporan kebijakan, dan publikasi terkait pariwisata berkelanjutan. Melalui pendekatan ini, penelitian merumuskan strategi yang menekankan pentingnya pengelolaan pesisir secara bijak, peningkatan peran masyarakat, serta pengalaman wisata yang lebih etis dan bertanggung jawab. Hasil kajian menunjukkan bahwa penguatan pendidikan kewarganegaraan dan penerapan nilai partisipatif berpotensi mendukung transisi Kuta dari overtourism menuju ecotourism. Rekomendasi mencakup penyusunan kebijakan yang adaptif, kampanye edukasi publik, dan modal pengelolaan wisata yang mengutamakan keberlanjutan serta kesejahteraan masyarakat lokal.
 
Pengaruh Kepemimpinan Transformasional, Literasi Digital Guru dan Efikasi Diri Guru terhadap Kepuasan Kerja Guru di Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Se-Kabupaten Tangerang
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional, literasi digital guru, dan efikasi diri guru terhadap kepuasan kerja guru pada Madrasah Aliyah Swasta (MAS) di Kabupaten Tangerang. Latar belakang penelitian berangkat dari meningkatnya tuntutan profesionalisme guru serta perubahan ekosistem pendidikan yang menekankan kompetensi teknologi dan kualitas manajerial madrasah. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Sampel penelitian terdiri dari guru MAS yang dipilih melalui teknik proportional random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan regresi linier berganda untuk menguji pengaruh simultan dan parsial antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja guru. Literasi digital guru juga memiliki pengaruh positif dan signifikan, yang mengindikasikan bahwa kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi pendidikan turut meningkatkan kenyamanan dan efektivitas kerja. Selain itu, efikasi diri guru terbukti menjadi prediktor kuat yang memengaruhi kepuasan kerja, mencerminkan peran keyakinan diri dalam menghadapi tuntutan pembelajaran dan tugas profesional. Secara simultan, ketiga variabel tersebut memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kepuasan kerja guru di MAS Kabupaten Tangerang. Temuan penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan kepemimpinan transformasional pada tingkat madrasah, peningkatan literasi digital guru secara berkelanjutan, serta pengembangan program yang dapat memperkuat efikasi diri guru. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pengambil kebijakan pendidikan Islam swasta dalam meningkatkan kualitas lingkungan kerja guru dan mutu pembelajaran.
 
Integrasi Analisis Kebutuhan, Rekrutmen, dan Seleksi SDM Pendidikan untuk Meningkatkan Efektivitas Manajemen SDM: Kajian Literatur
Efektivitas manajemen sumber daya manusia (SDM) merupakan faktor penting dalam keberhasilan lembaga pendidikan. Namun, integrasi antara analisis kebutuhan, rekrutmen, dan seleksi SDM sering belum optimal, menimbulkan mismatch antara kebutuhan lembaga dan kompetensi tenaga pendidik. Fenomena ini berdampak pada menurunnya kinerja institusi, kualitas layanan, dan daya saing lembaga. Penelitian ini bertujuan mengkaji secara konseptual hubungan dan sinkronisasi ketiga proses tersebut dalam mewujudkan efektivitas manajemen SDM. Metode penelitian menggunakan studi pustaka dengan analisis isi secara sistematis. Data diperoleh dari buku akademik, artikel jurnal bereputasi, dan publikasi ilmiah terkait manajemen SDM pendidikan, diklasifikasikan tematis ke dalam analisis kebutuhan, rekrutmen, seleksi, dan efektivitas SDM. Analisis dilakukan melalui reduksi data dan klasifikasi tematik, kemudian disintesiskan secara konseptual dengan triangulasi sumber untuk menjamin validitas. Hasil kajian menunjukkan bahwa efektivitas manajemen SDM bergantung pada analisis kebutuhan yang sistematis, rekrutmen berbasis kompetensi, serta seleksi yang akurat dan konsisten. Integrasi ketiga proses ini membentuk sistem manajemen SDM berkelanjutan, meningkatkan kinerja tenaga pendidik dan kependidikan, profesionalisme, dan mutu pendidikan. Implikasinya, lembaga yang menerapkan integrasi proses SDM memperoleh tenaga pendidik dan kependidikan sesuai kebutuhan dan memperkuat keberlanjutan mutu pendidikan. Penelitian ini merekomendasikan penerapan model manajemen SDM terpadu berbasis bukti dan multi-sumber, pengembangan kapasitas manajerial, serta kebijakan institusional yang mendukung integrasi proses untuk meningkatkan efektivitas dan mutu pendidikan secara berkelanjuta
Kajian Literatur: Manajemen Sumber Daya Manusia Pendidikan Pada Era Digital
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan tantangan manajemen sumber daya manusia (MSDM) dalam dunia pendidikan pada era digital. Transformasi digital telah mengubah paradigma pengelolaan SDM dari sistem konvensional menuju sistem berbasis teknologi yang lebih efisien, adaptif, dan berorientasi nilai. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research), penelitian ini mengkaji berbagai literatur yang relevan mengenai pengaruh digitalisasi terhadap pengelolaan tenaga pendidik dan kependidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi memberikan dampak positif terhadap efisiensi manajemen, transparansi data, serta peningkatan kompetensi guru melalui pemanfaatan teknologi seperti Learning Management System (LMS) dan Human Resource Information System (HRIS). Namun, tantangan tetap muncul dalam bentuk kesenjangan literasi digital, isu etika dan keamanan data, serta risiko dehumanisasi dalam pendidikan. Oleh karena itu, manajemen SDM pendidikan pada era digital harus menyeimbangkan antara pemanfaatan teknologi dan penguatan nilai-nilai spiritual, etika, serta kemanusiaan agar tercipta tenaga pendidik yang profesional, berkarakter, dan berdaya saing global.
 
Manajemen Strategis dan Analisis Kebijakan Pendidikan (Implementasi Manajemen Strategis)
Manajemen strategis dalam lembaga pendidikan merupakan proses perencanaan, implementasi, evaluasi, dan perbaikan kebijakan yang bertujuan meningkatkan efektivitas organisasi, kualitas layanan pendidikan, serta kinerja sumber daya manusia. Tahapan pengesahan peraturan menjadi dasar legitimasi hukum dan arah kebijakan, sementara pelaksanaan program implementasi menerjemahkan strategi ke dalam tindakan nyata melalui koordinasi, komunikasi, dan partisipasi seluruh unit kerja. Kesediaan unit kerja, yang dipengaruhi oleh kepemimpinan, motivasi, dan budaya organisasi, menjadi faktor kunci keberhasilan implementasi. Dampak nyata dari penerapan strategi mencakup peningkatan efektivitas organisasi, mutu pembelajaran, budaya kerja kolaboratif, kinerja SDM, serta reputasi lembaga. Pelaksanaan strategi yang selaras dengan ekspektasi manajemen menghasilkan pencapaian target strategis, efisiensi sumber daya, penguatan budaya profesional, dan peningkatan kepercayaan publik. Selain itu, upaya perbaikan kebijakan secara berkelanjutan melalui siklus refleksi, revisi, dan reintegrasi memastikan adaptabilitas lembaga terhadap perubahan lingkungan pendidikan. Dengan demikian, manajemen strategis pendidikan tidak hanya bersifat teoretis, tetapi juga menghasilkan transformasi nyata yang mendukung tercapainya tujuan jangka panjang, keberlanjutan organisasi, dan peningkatan mutu pendidikan secara menyeluruh
Analisis Faktor Penyebab Siswa Kelas IV Kesulitan Memahami Teks Bacaan di SDN 14 Badat
Memahami teks bacaan adalah kemampuan dasar yang harus dikuasai siswa sekolah dasar untuk belajar di berbagai pelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab siswa kelas IV mengalami kesulitan dalam memahami teks bacaan di SDN 14 Badat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah guru wali kelas IV, 12 siswa kelas IV, dan orang tua siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi terstruktur, wawancara mendalam, tes pemahaman bacaan, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal yang paling dominan mempengaruhi kesulitan pemahaman teks bacaan adalah kemampuan literasi dasar yang rendah (83%), motivasi membaca yang kurang (75%), dan keterbatasan kosakata (67%). Faktor eksternal meliputi minimnya bahan bacaan yang sesuai (58%), kurangnya dukungan orang tua (67%), dan metode pembelajaran yang kurang variatif (50%). Siswa mengalami kesulitan dalam mengidentifikasi ide pokok, membuat inferensi, dan menginterpretasi makna implisit teks bacaan. Penelitian ini merekomendasikan penerapan strategi pembelajaran pemahaman bacaan yang terstruktur, peningkatan kolaborasi guru-orang tua, dan penyediaan bahan bacaan yang berjenjang sesuai kemampuan siswa