Jurnal Pendidikan Tambusai (Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai)
Not a member yet
21048 research outputs found
Sort by
Aplikasi Kalkulus Diferensial dalam Menganalisis Perubahan Kecepatan pada Sistem Dinamis
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan kalkulus diferensial dalam memahami perubahan kecepatan pada sistem dinamis. Kalkulus diferensial digunakan sebagai dasar untuk mempelajari hubungan antara posisi, kecepatan, dan percepatan suatu objek yang bergerak. Melalui pendekatan kuantitatif deskriptif dan simulasi matematis, penelitian ini mengkaji perubahan kecepatan berdasarkan fungsi posisi terhadap waktu dengan menggunakan turunan pertama dan kedua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecepatan objek meningkat secara linier terhadap waktu ketika percepatan bersifat konstan, sedangkan posisi objek menunjukkan pola perubahan kuadratik. Simulasi menggunakan model gerak lurus bebas hambatan membuktikan bahwa kalkulus diferensial mampu menggambarkan perilaku sistem dinamis secara akurat dan terukur. Selain itu, analisis grafik memperlihatkan hubungan yang konsisten antara variabel posisi, kecepatan, dan percepatan, sehingga dapat dijadikan acuan dalam memahami dinamika perubahan gerak dalam berbagai bidang, seperti fisika, teknik, maupun ekonomi. Penelitian ini juga menyoroti bahwa kalkulus diferensial tidak hanya relevan dalam konteks teoritis, tetapi juga memiliki aplikasi praktis yang luas dalam perancangan dan pengendalian sistem yang melibatkan perubahan kecepatan, seperti sistem kendali otomatis dan pergerakan benda dalam ruang. Dengan pemodelan yang tepat, kalkulus diferensial dapat membantu memprediksi perilaku sistem dinamis dan meningkatkan efisiensi dalam penerapan teknologi modern. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman mahasiswa dan peneliti terhadap peran kalkulus diferensial dalam menganalisis perubahan kecepatan serta menjadi dasar untuk penelitian lanjutan yang melibatkan sistem dengan kondisi non-linier dan gaya eksternal yang bervariasi
Analisis Stabilitas Fisik Sediaan Sirup Domperidone Melalui Uji Organoleptik Pada Suhu Penyimpanan yang Berbeda
Stabilitas obat dipengaruhi oleh suhu dan lama penyimpanan. Domperidone sirup merupakan sediaan farmasi yang memerlukan kondisi penyimpanan suhu 15–30°C. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyimpanan suhu kamar dan suhu lemari es terhadap stabilitas fisik Domperidone sirup. Metode penelitian yang digunakan adalah uji organoleptik meliputi pengamatan warna, rasa, aroma, dan kekentalan selama ±2 bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Domperidone sirup yang disimpan pada suhu kamar tidak mengalami perubahan fisik, sedangkan penyimpanan pada suhu lemari es menyebabkan perubahan warna, aroma, dan kekentalan. Kesimpulan penelitian ini adalah Domperidone sirup lebih stabil disimpan pada suhu kamar sesuai dengan ketentuan penyimpanan obat
Pemberdayaan Masyarakat Desa oleh Mahasiswa Kukerta di Desa Bram Itam Raya
Pemberdayaan masyarakat desa merupakan permasalahan strategis dalam mewujudkan pembangunan lokal yang berkelanjutan. Rendahnya kapasitas sosial, ekonomi, pendidikan, hukum, dan keagamaan menjadi tantangan yang dihadapi masyarakat Desa Bram Itam Raya. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan serta hasil program pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan kolaboratif dengan melibatkan pemerintah desa, tokoh masyarakat, lembaga pendidikan, dan masyarakat setempat. Tahapan kegiatan meliputi survei kebutuhan, perencanaan program, pelaksanaan, serta monitoring dan evaluasi. Program yang dilaksanakan mencakup sosialisasi pencegahan perundungan, literasi keuangan syariah sejak dini, pelatihan kewirausahaan skala kecil, perlindungan hukum perempuan dan anak, perbaikan data kependudukan, kegiatan pendidikan, penguatan keagamaan, dan olahraga masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan partisipasi, pemahaman, keterampilan, serta penguatan nilai sosial dan keagamaan masyarakat desa
Pengaruh Metode Gamifikasi terhadap Keaktifan Belajar Matematika Siswa
Keaktifan belajar merupakan hal penting yang harus dimiliki siswa dalam proses pembelajaran, karena keaktifan dapat memicu rasa keingintahuan yang besar dan mengoptimalkan seluruh potensi yang dimiliki siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode gamifikasi terhadap keaktifan siswa. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan desain non-equivalent control group design. Populasi penelitian ini mencakup 256 siswa kelas X di salah satu SMA di Yogyakarta, dengan sampel yang dipilih melalui Teknik purposive sampling yang terdiri dari kelas eksperimen yang menggunakan metode gamifikasi sebanyak 32 siswa, dan kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional sebanyak 32 siswa. Instrument yang digunakan adalah angket keaktifan belajar matematika siswa yang mencakup aspek keterlibatan perilaku, keterlibatan emosional, dan keterlibatan kognitif. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor keaktifan yang sangat signifikan pada kelas eksperimen sebesar 3,84 (dari 38,94 menjadi 42,78), sedangkan kelas kontrol justru mengalami penurunan rata-rata sebesar 1,22 (dari 42,66 menjadi 41,44). Meskipun hasil uji independent sample t-test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,351 (Sig. > 0,05) yang berarti tidak terdapat perbedaan rata-rata akhir yang signifikan antara kedua kelas, namun metode gamifikasi terbukti efektif dalam meningkatkan keaktifan siswa pada kategori tinggi.
 
Teacher’s Difficulties and Strategies in Choosing English Teaching Material in the Merdeka Curriculum
Latar belakang penelitian ini didasarkan pada beberapa permasalahan dalam memilih bahan ajar di Kurikulum Merdeka di SMPN 1 Palembayan. Pertama, guru mengalami kesulitan dalam memilih bahan ajar yang sesuai dengan gaya belajar siswa yang beragam, seperti visual, auditori, dan kinestetik. Kedua, guru cenderung hanya mengandalkan buku teks dan mengalami kesulitan dalam menyediakan sumber bahan ajar tambahan. Ketiga, guru memiliki keterbatasan dalam pemanfaatan teknologi secara efektif dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kesulitan yang dihadapi guru bahasa Inggris dan mengidentifikasi strategi yang digunakan dalam memilih bahan ajar pada implementasi Kurikulum Merdeka. Desain penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui lembar observasi dan wawancara, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru bahasa Inggris menghadapi berbagai kesulitan dalam memilih bahan ajar pada Kurikulum Merdeka, seperti relevan dengan kurikulum dan tujuan pembelajaran, ketersediaan dan aksesibilitas bahan ajar, serta keterbatasan waktu, sehingga guru menerapkan strategi seperti mengadaptasi dan melengkapi bahan ajar, menggunakan bahan autentik, berkolaborasi dengan teman sejawat, dan mengintegrasikan teknologi.
 
Meningkatkan Kemampuan Bahasa Anak Melalui Media Film Kartun Animasi
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bahasa anak melalui film kartun animasi pada kelompok B di TK Dharma Wanita Desa Bhangkali Barat Kabupaten Muna. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Tahapan-tahapan dalam penelitian ini mengikuti prosedur penelitian tindakan kelas, yaitu (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi, (4) refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan anak didik pada kelompok B TK Dharma Wanita Desa Bhangkali Barat Kabupaten Muna yang berjumlah 15 anak yang terdiri atas 11 anak perempuan dan 4 anak laki-laki. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti yaitu observasi (pengamatan langsung), dan studi dokumen. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif. Berdasarkan hasil observasi pemerolehan aktivitas mengajar guru pada siklus I yaitu 83% kemudian mengalami peningkatan pada siklus II sebesar 94%. Pada aktivitas belajar anak siklus I memperoleh nilai presentase sebesar 83% dan mengalami peningkatan pada siklus II yaitu sebesar 94%. Hasil belajar anak didik pada observasi awal hanya mencapai hasil 20%, kemudian mengalami peningkatan pada persiklusnya yaitu pada siklus I memperoleh nilai presentase sebesar 47%, dan meningkat pada siklus II menjadi 93%. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kemampuan bahasa anak dapat ditingkatkan melalui media film kartun animasi di TK Dharma Wanita Desa Bhangkali Barat Kabupaten Muna.
 
Pengembangan dan Implementasi Nilai-Nilai Pendidikan Karakter melalui Pembelajaran Tematik pada Kelas IV Sekolah Dasar Negeri 03 Alai Kota Padang
Pendidikan karakter merupakan bagian integral dari tujuan pendidikan nasional yang berfungsi membentuk watak dan peradaban bangsa yang bermartabat. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan nilai-nilai pendidikan karakter melalui pembelajaran tematik pada kelas IV Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian dan Pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan 4-D yang meliputi tahap pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop), dan penyebaran (disseminate). Subjek penelitian adalah siswa kelas IV.B SDN 03 Alai Kota Padang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui analisis kurikulum, analisis materi, dan analisis karakter yang terintegrasi dalam pembelajaran tematik tema Berbagai Pekerjaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran tematik memiliki potensi besar dalam mengintegrasikan nilai-nilai pendidikan karakter, khususnya karakter religius, jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, percaya diri, dan rasa ingin tahu. Implementasi pembelajaran tematik dengan pendekatan saintifik mampu menumbuhkan sikap dan perilaku positif peserta didik secara alami melalui pengalaman belajar yang kontekstual. Dengan demikian, pengembangan pembelajaran tematik berbasis pendidikan karakter dapat menjadi salah satu alternatif strategis dalam memperkuat pembentukan karakter peserta didik di sekolah dasar
Kehidupan Sosial Transmigran Jawa di Pemukiman Baru II Kenagarian Parit Kabupaten Pasaman Barat Tahun 1993-1994
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan masuknya transmigran Jawa ke Pemukiman Baru II tahun 1993. Pada awal kedatangan mereka menghadapi berbagai tantangan untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan yang ada di Pemukiman Baru II. Proses adaptasi yang terjadi antara transmigran Jawa dan masyarakat lokal menghadapi beberapa masalah tetapi mereka bisa menyesuaikan diri dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang kehidupan masyarakat transmigran Jawa dengan penduduk lokal di Pemukiman Baru II Pasaman Barat tahun 1993-1994.Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian sejarah yaitu tahap heuristik, yang mencakup pengumpulan data primer dan sekunder. Data primer pada penelitian ini diambil dari sejumlah Surat Keputusan (SK), kemudian Sertifikat Hak Tanah transmigran Jawa, disertai foto rumah asli transmigran Jawa, serta menekankan pada aspek kedalaman informasi yang diperoleh melalui wawancara dan didukung oleh metode observasi lapangan. Kemudian data sekunder diambil dari beberapa buku dan jurnal yang berkaitan dengan objek penelitian. Kemudian selanjutnya tahap kritik sumber, interpretasi, hingga historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transmigran Jawa yang datang ke Pemukiman Baru II adalah orang-orang yang berasal dari 3 Provinsi yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur dari Kabupaten yang berbeda. Adapun yang menjadi alasan para transmigran Jawa mangikuti program transmigrasi karena ingin merubah keadaan ekonomi dan kehidupan mereka dari yang sebelumnya di Pulau Jawa. Selain itu pada awal kedatangan mereka mampu beradaptasi dengan baik di lingkungan baru dengan penduduk lokal. Ada beberapa hal yang mereka lakukan untuk menysesuaikan diri atau beradaptasi sosial di Pemukiman Baru II. Mereka melakukan beberapa cara yaitu saling menghargai, saling keterbukaan dan menyesuaikan diri dengan norma dan peraturan yang berlaku di Pemukiman Baru II.Interaksi yang terjalin antara transmigran Jawa dan penduduk lokal di Pemukiman Baru II pada tahun 1993-1994 tentu tidak akan berjalan dengan baik saja, ada beberapa konflik sosial yang terjadi antara transmigran Jawa dan penduduk lokal seperti konflik penguasaan tanah, konflik antara pemuda-pemuda trans dan lokal, serta konflik kebudayaan antara keduanya 1994 penyelesaianya
Analisis Kritis Pendekatan Normatif-Teologis dan Keilmuan Tasawuf-Spiritualitas dalam Studi Islam
Studi Islam sebagai disiplin keilmuan berkembang melalui beragam pendekatan yang digunakan untuk memahami teks, doktrin, dan realitas keberagamaan umat Islam. Dua pendekatan yang sering dipertentangkan adalah pendekatan normatif-teologis dan pendekatan keilmuan tasawuf-spiritualitas. Permasalahan utama penelitian ini adalah adanya ketegangan epistemologis dan metodologis antara kedua pendekatan tersebut, yang kerap melahirkan sikap keagamaan yang eksklusif atau, sebaliknya, spiritualitas yang lepas dari kerangka normatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis karakteristik, keunggulan, dan keterbatasan kedua pendekatan, serta mengkaji kemungkinan integrasi keduanya dalam kerangka studi Islam kontemporer. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif dan analisis kritis terhadap literatur klasik dan kontemporer yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan normatif-teologis memiliki kekuatan dalam menjaga ortodoksi, kepastian hukum, dan identitas keagamaan, namun cenderung formalistik dan kurang menyentuh dimensi batin. Sementara itu, pendekatan tasawuf-spiritualitas menawarkan kedalaman makna, transformasi moral, dan ketenangan batin, tetapi rentan terhadap subjektivitas dan penyimpangan jika tidak dikendalikan oleh syariat. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa kedua pendekatan tersebut bersifat komplementer dan tidak seharusnya dipertentangkan. Implikasi penelitian ini adalah pentingnya pengembangan paradigma integratif dalam studi Islam yang memadukan keteguhan normatif dengan kedalaman spiritual guna merespons tantangan keagamaan dan kemanusiaan di era modern
Analisis Pelayanan Haji melalui Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT) Kemenag Sijunjung
Penelitian ini dilatarbelakanggi oleh pandangan jamaah haji terhadap pelayanan haji melalui penggunaan Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu. Melihat banyaknya jamaah haji berangkat setiap tahunnya,sehingga tidak menutup kemungkinan pelayanannya juga harus ditingkatkan. Berdasarkan hal ini penelitian dilakukan pada salah satu Kementerian Agama yang terletak di Kabupaten Sijunjung. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui Analisis Pelayanan Ibadah Haji Melalui Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu yang dijalankan serta kendala yang terjadi pada saat penggunaan Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu. Tujuan dilakukannya Penelitian ini yaitu untuk menganalisis pelayanan haji melalui sistem informasi dan komputerisasi haji terpadu ( SISKOHAT )Penelitian ini merupakan penelitian dilapangan dengan memakai metode deskriptif kualitatif, dan metode pengumpulan data dalam penelitian ini melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisa data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data, validasi (penarikan kesimpulan). Hasil penelitian ini menunjukan analisis pelayanan haji melalui sistem informasi dan komputerisasi haji terpadu sudah dilakukan dengan baik, hanya saja belum semuanya terealisasikan secara maksimal. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor seperti adanya kekurangan dan keterbatasan. Seperti salah satunya kecepatan pengaksesan dan pengoperasian sistem yang lambat. Cara mengatasi hal tersebut yaitu meningkatkan pelayanan pada seksi penyelenggaraan ibadah haji