Jurnal Pendidikan Tambusai (Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai)
Not a member yet
21048 research outputs found
Sort by
Perkembangan Metodologi Tafsir dari Masa Klasik Hingga Modern
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan metodologi tafsir Al-Qur’an dari masa klasik hingga masa modern. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research) melalui penelusuran kitab-kitab tafsir klasik, karya mufasir modern, serta literatur yang relevan dengan kajian Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada masa klasik, metodologi tafsir didominasi oleh pendekatan tafsir bi al-ma’tsur yang menekankan pada periwayatan dari Al-Qur’an, hadis, dan pendapat para sahabat. Pada periode klasik pertengahan, metodologi tafsir berkembang dengan munculnya berbagai corak penafsiran seperti tafsir fiqhi, kalami, falsafi, dan lughawi yang memadukan antara teks wahyu dan rasio. Sementara itu, pada masa modern, metodologi tafsir mengalami pergeseran menuju pendekatan yang lebih kontekstual melalui penggunaan metode tematik serta pendekatan historis dan sosial dalam memahami ayat-ayat Al-Qur’an. Perkembangan ini menunjukkan bahwa metodologi tafsir bersifat dinamis dan adaptif terhadap perubahan zaman, tanpa meninggalkan prinsip-prinsip dasar Ulumul Qur’an. Dengan demikian, kajian ini menegaskan pentingnya memahami perkembangan metodologi tafsir sebagai bagian dari khazanah intelektual Islam dalam menjaga relevansi Al-Qur’an di setiap masa
Peran Strategis Teknologi Pendidikan dalam Transformasi Praktik Pembelajaran
Transformasi praktik pembelajaran menjadi isu strategis seiring pesatnya perkembangan teknologi pendidikan. Integrasi teknologi tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu pembelajaran, tetapi juga berperan dalam mengubah pendekatan, strategi, dan pengalaman belajar peserta didik. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran strategis teknologi pendidikan dalam mentransformasi praktik pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kajian literatur sistematis terhadap artikel-artikel ilmiah relevan yang dipublikasikan pada jurnal nasional dan internasional dalam kurun waktu tertentu. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi pendidikan berperan signifikan dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran, memperluas akses belajar, mendorong pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, serta mendukung inovasi pedagogik. Namun demikian, implementasi teknologi pendidikan juga menghadapi tantangan, seperti kesiapan pendidik, infrastruktur, dan literasi digital. Temuan ini menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi pendidikan secara strategis merupakan kunci dalam mewujudkan transformasi praktik pembelajaran yang berkelanjutan.
 
Peran Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK dalam Persetujuan Kredit di Bank BJB KCP Surade
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam proses persetujuan kredit di Bank bjb Kantor Cabang Pembantu (KCP) Surade. SLIK OJK digunakan sebagai sistem informasi yang menyediakan data riwayat keuangan debitur guna mendukung penerapan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran kredit perbankan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Bank bjb KCP Surade. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SLIK OJK berperan penting dalam membantu analis kredit memperoleh informasi yang akurat dan terintegrasi mengenai riwayat kredit calon debitur, sehingga meningkatkan kualitas dan objektivitas pengambilan keputusan kredit serta meminimalkan risiko kredit bermasalah. Selain memberikan manfaat dalam efisiensi proses analisis kredit, penerapan SLIK OJK juga menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan pemahaman nasabah dan kendala teknis sistem. Oleh karena itu, optimalisasi penggunaan SLIK OJK melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia dan sosialisasi kepada nasabah menjadi hal yang penting untuk mendukung proses persetujuan kredit yang lebih efektif dan berkelanjutan
Peran Kematangan Emosi dan Budaya Organisasi ’Humanis Solution’ terhadap Perilaku Agresi Verbal Anggota Satpol PP Kota Surabaya
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kematangan emosi dan budaya organisasi ‘humanis solution’ dengan perilaku agresi verbal pada anggota Satuan Polisi Pamong Praja Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan melibatkan 168 anggota Satpol PP Kota Surabaya yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan terdiri dari skala perilaku agresi verbal, budaya organisasi dan kematangan emosi yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara kematangan emosi dengan perilaku agresi verbal, dan antara budaya organisasi dengan perilaku agresi verbal. Secara simultan, kedua variabel bebas tersebut berkontribusi sebesar 70,6% terhadap perilaku agresi verbal anggota Satpol PP Kota Surabaya. Temuan ini mengindikasikan bahwa kematangan emosi dan budaya organisasi ‘humanis solution’ merupakan dua faktor penting yang dapat menurukan kecenderungan melakukan perilaku agresi verbal pada anggota Satpol PP
Kajian Literatur : Analisis Rekomendasi Lean Hospital terhadap Alur Pasien di IGD
Penerapan Lean Hospital bertujuan untuk meminimalisir pemborosan (waste) pada setiap tahapan alur pasien sehingga mutu pelayanan dapat tercapai dengan baik. Instalasi Gawat Darurat menimbulkan waktu tunggu pada setiap alur prosesnya mulai dari ketika datang ke IGD dan dilakukan proses triase sampai pasien ditempatkan di ruang rawat inap, Pada proses pelayanan di IGD dibutuhkan respon (respond time) dan penanganan cepat. Lean Hospital merupakan salah satu upaya yang dapat digunakan untuk meningkatkan alur pasien dengan mengurangi aktivitas yang tidak memiliki nilai tambah (Value) serta membantu Rumah Sakit mengubah tatanan organisasinya menjadi lebih baik dan produktif. Penulisan artikel ini bertujuan untuk menganalisis rekomendasi penerapan Lean Hospital di unit IGD Rumah Sakit, dengan fokus pada identifikasi dan eliminasi pemborosan (waste) dalam proses pelayanan yang memengaruhi alur pasien. Metode yang digunakan pada penelitian inil ini adalah literature review. Artikel didapatkan melalui database Google Scholar dan Pubmed dengan kata kunci “Rumah Sakit”, “IGD”, “ Lean Hospital”, “Alur Pasien”. Total Temuan 149 Artikel, terdapat 6 artikel yang sesuai kriteria inklusi, berdasarkan artikel yang dianalisis keseluruhan artikel menunjukkan pelaksanaan Lean Hospital mampu menjadi upaya intervensi dalam menangani kegiatan pemborosan yang menyebabkan terkendalanya alur pasien dalam pemberian pelayanan di IGD, baik dari sisi staff atau petugas, tenaga kesehatan dan pasien. Implementasi Lean Hospital terbukti efektif meminimalisir pemborosan (waste) yang menghambat alur pasien di IGD, terutama akibat waktu tunggu pengambilan spesimen dan administrasi. Analisis waste berkala dan implementasi Bed Management System, didukung sarana prasarana memadai, menjadi solusi kunci untuk mengoptimalkan pelayanan sesuai standar
Arbitrase Syariah sebagai Mekanisme Penyelesaian Sengketa Ekonomi Islam dalam Sistem Hukum Nasional Indonesia
Penelitian ini membahas eksistensi dan peran arbitrase syariah (tahkim/hakam) sebagai mekanisme penyelesaian sengketa alternatif dalam kegiatan ekonomi syariah di Indonesia. Arbitrase syariah berfungsi sebagai instrumen untuk menyelesaikan sengketa keperdataan (mu’amalah) berdasarkan prinsip keadilan, kejujuran, dan kesetaraan yang mencerminkan nilai-nilai Islam dalam praktik hukum modern. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan menganalisis peraturan perundang-undangan, sumber hukum Islam, dan literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arbitrase syariah, yang memiliki landasan normatif kuat dalam Al-Qur’an, Hadis, dan ijma’ ulama, telah diakui dalam hukum positif Indonesia melalui Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa. Namun, penerapannya masih menghadapi tantangan, terutama dalam hal pengakuan dan pelaksanaan putusan oleh pengadilan negeri. Oleh karena itu, penguatan aspek kelembagaan dan kerangka hukum arbitrase syariah menjadi penting untuk mewujudkan penyelesaian sengketa yang efektif, adil, dan sesuai prinsip syariah di Indonesia
Proses Penerapan Strategi Pembelajaran Kontekstual dalam Pembelajaran Akidah Akhlak di MAS Persiapan Negeri 4 Medan
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses penerapan strategi pembelajaran kontekstual (Contextual Teaching and Learning/CTL) dalam pembelajaran Akidah Akhlak, serta mengidentifikasi hasil penerapannya terhadap keaktifan dan pemahaman siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologis. Subjek penelitian adalah guru Akidah Akhlak, sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran kontekstual telah diterapkan secara bertahap dan sistematis melalui tujuh komponen utama kontekstual, yaitu konstruktivisme, inkuiri, questioning, learning community, modeling, refleksi, dan penilaian autentik. Penerapan strategi ini mampu mengaitkan materi Akidah Akhlak dengan realitas kehidupan siswa, meningkatkan partisipasi aktif, kemampuan berpikir kritis, serta membantu internalisasi nilai-nilai akidah dan akhlak dalam sikap dan perilaku siswa. Dengan demikian, strategi pembelajaran kontekstual dinilai efektif dalam menciptakan pembelajaran Akidah Akhlak yang bermakna, interaktif, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa
UbD dan Capaian Pembelajaran: Analisis Normatif terhadap Pembelajaran Berbasis Backward Design
Pendidikan nasional bertujuan untuk membentuk manusia di Indonesia yang beriman, berpengetahuan, kompeten, serta mampu berfikir kritis dalam menghadapi tantangan abad ke-21 adapun faktor penentu keberhasilan pendidikan merupakan perencanaan pembelajaran yang terarah dan berorientasi pada capaian pembelajaran. Tetapi, dalam praktiknya perencanaan pembelajaran lebih sering berfokus pada urutan materi maupun aktivitas, tanpa penjelasan yang jelas antara tujuan pembelajaran, penilaian, dan aktivitas pembelajaran. artikel ini ditulis untuk mengkaji secara normatif pendekatan Understanding by Design (UbD) sebagai kerangka perencanaan pembelajaran berbasis Backward design serta keterkaitannya untuk capaian pembelajaran. penelitian ini menggunakan metode normativif – kualitatif dengan Teknik studi Pustaka terhadap artikel jurnal, UbD, Backward Design, dan capaian dalam pembelajaran. hasil kajian ini menentukan bahwa pendekatan UbD menekankan dalam keterpaduan anatara tujuan pembelajaran, penilaian, dan perancangan proses pembelajaran. pendekatan ini menggunakan capaian pembelajaran sebagai acuan utama dalam perencanaan pembelajaran sehingga dapat mendorong tercapainnya pemahaman konseptual dan pengembangan keterampilan berpikir tinggakt tinggi (Higher Order Thinking Skills). Secara normative, UbD memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran yang lebih sistematis, terarah, dan berorientasi pada pemahaman peserta didik. Oleh karena itu, pendekatan Understending by Design dapat disajikan sebagai alternatif strategis dalam mendukungnya pencapaian tujuan pendidikan dan peningkatan mutu pembelajaran.
 
Deskripsi Perilaku Ketergantungan Anak Pada Gadget di Desa Dongkala Kecamatan Pasarwajo Kabupaten Buton
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku ketergantungan anak pada gadget di Desa Dongkala, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengambilan subjek menggunakan purposive sampling, yaitu pemilihan subjek secara sengaja berdasarkan kriteria tertentu. Adapun kriteria subjek dalam penelitian ini adalah (1) orang tua yang memiliki anak usia 5–6 tahun yang menggunakan gadget, (2) orang tua yang memberikan akses gadget kepada anak, dan (3) anak yang menggunakan gadget selama 3–9 jam sehari. Berdasarkan kriteria tersebut, dipilih dua anak beserta orang tua mereka. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data model Miles & Huberman yang terdiri dari empat tahapan, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua anak memperlihatkan perilaku ketergantungan terhadap gadget pada enam aspek utama, yaitu salience, mood modification, tolerance, withdrawal, conflict, dan relapse. Anak menjadikan gadget sebagai pusat perhatian utama, mengalami perubahan emosi ketika penggunaannya dibatasi, menunjukkan peningkatan durasi bermain, serta mengalami kesulitan mengendalikan diri untuk berhenti. Ketergantungan ini berdampak pada perilaku sosial, emosi, dan interaksi anak, serta diperkuat oleh kurangnya pengawasan orang tua dan kemudahan akses terhadap teknologi. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kedua anak mudah marah atau emosional ketika penggunaan gadget dibatasi, menarik diri dari interaksi sosial, serta mengalami penurunan minat terhadap aktivitas bermain dan belajar. Saran bagi orang tua adalah mendampingi anak saat menggunakan gadget serta menjadi teladan dalam penggunaan gadget secara bijak
Tanggung Jawab Hukum Negara atas Kebocoran Data Publik di Era Interkoneksi Digital Nasional: Analisis Kasus Serangan Siber PDNS Kementerian Komunikasi dan Digital
Kebocoran data publik akibat serangan siber terhadap PDNS Kementerian Komunikasi dan Digital pada Juni 2024 mengakibatkan gangguan masif terhadap 282 instansi pemerintah dan kebocoran data jutaan warga negara. Penelitian yuridis normatif ini menganalisis tanggung jawab hukum negara atas kebocoran data publik dengan fokus kasus PDNS. Hasil penelitian menunjukkan kekosongan hukum mengenai tanggung jawab negara, ketidakjelasan rezim hukum yang berlaku, lemahnya standar keamanan siber, ketiadaan mekanisme ganti rugi memadai, serta minimnya transparansi penanganan insiden. Faktor penyebab meliputi fragmentasi regulasi, keterbatasan infrastruktur dan SDM, serta lemahnya koordinasi antar lembaga. Serangan ransomware Brain Cipher mengeksploitasi kerentanan sistemik, mengakibatkan kerugian ekonomi langsung Rp 300 miliar dan hilangnya kepercayaan publik. Penelitian merekomendasikan konstruksi doktrin tanggung jawab negara komprehensif berbasis strict liability, harmonisasi regulasi, pembentukan standar nasional keamanan data, penguatan kapasitas kelembagaan, dan mekanisme kompensasi efektif bagi korban