Journal of Nahdlatul Ulama Sidoarjo University
Not a member yet
1110 research outputs found
Sort by
Peningkatan Pengendalian Kualitas Produk Roti dengan Penerapan Metode FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) dan FTA (Fault Tree Analysis) di Home Industry
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis cacat, penyebabnya dan juga memberikan solusi yang tepat untuk menekan angka kecacatan produksi. Metodologi yang digunakan adalah menggunakan failure mode and effect analysis (FMEA) untuk mengetahui jenis kegagalan, potensi efek kegagalan, penyebab kegagalan, mode deteksi, dan menentukan nilai RPN (Risk Priority Number). Langkah selanjutnya adalah menerapkan fault tree analysis (FTA) untuk mengidentifikasi akar permasalahan produksi, dengan temuan tiga jenis cacat utama: penjamuran (RPN 224), gosong (RPN 180), dan tidak mengembang (RPN 100). Usulan perbaikan meliputi memberikan istirahat yang cukup dan pengawasan pada karyawan, menghitung ulang beban adonan sebelum pengadukan, dan meningkatkan sirkulasi udara di tempat penyimpanan.
This research aims to determine the types of defects and their causes and provide appropriate solutions to reduce the number of production defects. The methodology used is failure mode and effect analysis (FMEA) to determine the type of failure, potential failure effects, causes of failure, detection mode, and the RPN (Risk Priority Number) value. The next step was to apply fault tree analysis (FTA) to identify the root causes of production problems, with the discovery of three main types of defects: moulding (RPN 224), burning (RPN 180), and not expanding (RPN 100). Proposed improvements include providing adequate rest and supervision to employees, recalculating dough loads before mixing, and increasing air circulation in storage area
Pengembangan Material Baru untuk Pengolahan Limbah Industri: Tinjauan Sistematis Literatur
Penelitian ini berfokus pada pengembangan material baru untuk pengolahan limbah industri, yang merupakan isu penting di tengah meningkatnya pencemaran lingkungan akibat limbah industri yang tidak terkelola dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis berbagai material inovatif yang dapat digunakan dalam proses pengolahan limbah industri, serta menilai efektivitas dan keberlanjutan teknologi yang ada saat ini. Keberhasilan penelitian ini terletak pada penemuan bahwa material baru tidak hanya mampu mengurangi kadar polutan, tetapi juga dapat dihasilkan dari sumber yang berkelanjutan, sehingga mendukung prinsip ekonomi sirkular. Implikasi dari penelitian ini sangat luas, mencakup pengembangan kebijakan dan praktik industri yang lebih baik dalam pengelolaan limbah. Temuan ini dapat digunakan sebagai panduan bagi para pemangku kepentingan, termasuk pembuat kebijakan, peneliti, dan pelaku industri, untuk mengadopsi teknologi baru yang lebih efektif dalam mengurangi dampak lingkungan dari limbah industri.
This research focuses on the development of new materials for industrial waste treatment, which is an important issue amidst the increasing environmental pollution caused by poorly managed industrial waste. This research aims to explore and analyze various innovative materials that can be used in the industrial waste treatment process, as well as assess the effectiveness and sustainability of existing technologies. The success of this research lies in the discovery that new materials are not only able to reduce pollutant levels but can also be produced from sustainable sources, thus supporting the principle of a circular economy. The implications of this research are broad, including the development of better industrial policies and practices in waste management. These findings can be used as a guide for stakeholders, including policy makers, researchers, and industry players, to adopt new technologies that are more effective in reducing the environmental impact of industrial waste
Dinamika Pembelajaran Digital di SD Negeri Bluru Kidul 2: Kontribusi Program Kampus Mengajar
Program Kampus Mengajar bertujuan untuk meningkatkan literasi dan numerasi. Selain itu peserta kampus mengajar juga memberikan kontribusi dalam meningakatkan kualitas guru terkait dengan model pembelajaran dan media belajar. Studi ini menggunakan metode penelitian tindakan dengan studi kasus di SD Negeri Bluru Kidul 2 Sidoarjo. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi, mengimplementasi dan merefleksi peran program Kampus Mengajar berbasis pembelajaran digital. Riset ini menggunakan analisis deskriptif eksplanatori. Temuan menunjukkan bahwa program Kampus Mengajar dapat memfasilitasi integrasi teknologi dalam kurikulum sekolah dasar. Program Kampus Mengajar ini berhasil meningkatkan keterlibatan siswa dan memperkaya proses pembelajaran dengan alat-alat digital. Penelitian ini menegaskan pentingnya kerjasama antar-sektor dalam mengadopsi inovasi pendidikan, membuka jalan bagi pendekatan pembelajaran yang lebih dinamis dan inklusif di masa depan.
The Teaching Campus program aims to improve literacy and numeracy. In addition, teaching campus participants also contribute to improving the quality of teachers related to learning models and learning media. This study uses an action research method with a case study at SD Negeri Bluru Kidul 2 Sidoarjo. This study aims to identify, implement and reflect on the role of the Teaching Campus program based on digital learning. This research uses explanatory descriptive analysis. The findings show that the Teaching Campus program can facilitate the integration of technology in the primary school curriculum. The Teaching Campus program successfully increased student engagement and enriched the learning process with digital tools. This research confirms the importance of inter-sectoral cooperation in adopting educational innovations, paving the way for a more dynamic and inclusive approach to learning in the future.The Teaching Campus program aims to improve literacy and numeracy. In addition, teaching campus participants also contribute to improving the quality of teachers related to learning models and learning media. This study uses an action research method with a case study at SD Negeri Bluru Kidul 2 Sidoarjo. This study aims to identify, implement and reflect on the role of the Teaching Campus program based on digital learning. This research uses explanatory descriptive analysis. The findings show that the Teaching Campus program can facilitate the integration of technology in the primary school curriculum. The Teaching Campus program successfully increased student engagement and enriched the learning process with digital tools. This research confirms the importance of inter-sectoral cooperation in adopting educational innovations, paving the way for a more dynamic and inclusive approach to learning in the future
Revolusi Hijau dalam Pembangunan: Integrasi Teknologi Ramah Lingkungan dalam Proyek Infrastruktur
Pembangunan berkelanjutan, integrasi teknologi ramah lingkungan dalam proyek infrastruktur menawarkan solusi inovatif untuk mendukung revolusi hijau. Tujuan dari review paper ini adalah untuk mengkaji dan menganalisis literatur yang ada mengenai penerapan teknologi ramah lingkungan dalam pembangunan infrastruktur, guna mengidentifikasi manfaat, tantangan, dan strategi efektif dalam implementasinya. Metode systematic literature review digunakan, melibatkan pencarian, seleksi, dan analisis literatur terkait dari berbagai database ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat kemajuan signifikan dalam adopsi teknologi ramah lingkungan, masih terdapat hambatan signifikan yang perlu diatasi, termasuk kendala finansial, teknis, dan regulasi. Penelitian ini memberikan kontribusi dengan mengidentifikasi faktor-faktor yang memfasilitasi dan menghambat integrasi teknologi ramah lingkungan, serta mengusulkan rekomendasi untuk meningkatkan efektivitas penerapannya dalam pembangunan infrastruktur berkelanjutan. Dengan demikian, paper ini menawarkan wawasan berharga bagi para pembuat kebijakan, praktisi, dan peneliti dalam upaya meningkatkan keberlanjutan pembangunan infrastruktur.
Sustainable development, the integration of green technologies in infrastructure projects offers innovative solutions to support the green revolution. The purpose of this review paper is to review and analyze the existing literature on the application of green technologies in infrastructure development, in order to identify the benefits, challenges, and effective strategies for their implementation. A systematic literature review method was used, involving the search, selection, and analysis of relevant literature from various scientific databases. The results show that despite significant progress in the adoption of green technologies, there are still significant barriers that need to be overcome, including financial, technical and regulatory constraints. This research contributes by identifying factors that facilitate and hinder the integration of green technologies, and proposes recommendations to improve the effectiveness of their application in sustainable infrastructure development. As such, it offers valuable insights for policymakers, practitioners and researchers in their efforts to improve the sustainability of infrastructure development.Sustainable development, the integration of green technologies in infrastructure projects offers innovative solutions to support the green revolution. The purpose of this review paper is to review and analyze the existing literature on the application of green technologies in infrastructure development, in order to identify the benefits, challenges, and effective strategies for their implementation. A systematic literature review method was used, involving the search, selection, and analysis of relevant literature from various scientific databases. The results show that despite significant progress in the adoption of green technologies, there are still significant barriers that need to be overcome, including financial, technical and regulatory constraints. This research contributes by identifying factors that facilitate and hinder the integration of green technologies, and proposes recommendations to improve the effectiveness of their application in sustainable infrastructure development. As such, it offers valuable insights for policymakers, practitioners and researchers in their efforts to improve the sustainability of infrastructure development
Pengembangan Media Diorama untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Pembelajaran IPAS Materi Siklus Air
Keterbatasan media pembelajaran konkret dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar menjadi isu krusial yang berdampak pada rendahnya kemampuan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan media pembelajaran diorama sebagai alat bantu visual pada materi siklus air. Menggunakan model ADDIE, media dikembangkan melalui tahap analisis kebutuhan, desain, validasi ahli, implementasi di Sekolah Dasar dan evaluasi efektivitas. Hasil penelitian menunjukkan media diorama memiliki tingkat validitas sangat baik, mendapat respon positif dari pendidik dan peserta didik, serta mampu meningkatkan skor keterampilan berpikir kritis. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada integrasi visual-spasial media diorama dengan pendekatan pembelajaran berbasis masalah dalam konteks IPAS. Implikasinya, media ini dapat menjadi solusi inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran tematik dan kemampuan berpikir kritis peserta didik sekolah dasar.
The limitations of concrete learning media in science learning in elementary schools are a crucial issue that has an impact on the low critical thinking skills of students. This study aims to develop and test the feasibility of diorama learning media as a visual aid in water cycle material. Using the ADDIE model, the media was developed through the stages of needs analysis, design, expert validation, implementation in elementary schools and evaluation of effectiveness. The results of the study showed that diorama media had a very good level of validity, received positive responses from educators and students, and was able to increase critical thinking skill scores. The novelty of this study lies in the visual-spatial integration of diorama media with a problem-based learning approach in the context of science. The implication is that this media can be an innovative solution to improve the quality of thematic learning and critical thinking skills of elementary school students
Edukasi Pemanfaatan Sampah pada Siswa SMA di Sidoarjo: Limbah Serabut Kelapa sebagai Bahan Penguat pada Pembuatan Plastik Biodegradable
Waste is one of the causes of environmental problems, especially plastic waste. Therefore, education is carried out regarding knowledge about waste and waste utilization to minimize the accumulation of plastic waste. The aim of this education is so that high school students have environmental awareness and are able to be creative in utilizing surrounding waste to make environmentally friendly products that have high economic value. This education was carried out using a presentation method regarding waste materials and examples of waste utilization, namely coconut fiber waste which has the potential to be used as a strengthening material in the manufacture of biodegradable plastic. The results of the education provided show that there has been an increase in understanding regarding waste and its use on the "sangat mengetahui" indicator of 86.67%
Notes on the Implementation of the Teaching Assistance Program in Educational Institutions
Implementasi program Asistensi Mengajar dianggap mendorong kemandirian siswa, partisipasi aktif dalam pembelajaran, dan transformasi paradigma pendidikan di Indonesia. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi, mengimplementasi dan menganalisis peran serta dampak mahasiswa dalam program Asistensi Mengajar terhadap peningkatan kompetensi di lembaga pendidikan. Kajian ini menggunakan studi kasus tunggal di Madrasah Tsanawiyah Islamiyah Tanggulangin, Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan dengan partisipasi guru dan siswa sebagai subjek utama. Catatan hasil penelitian menunjukkan keterlibatan mahasiswa dalam implementasi Asistensi Mengajar dapat berperan dalam peningkatan kompetensi lembaga pendidikan dengan menginspirasi perkembangan cara siswa belajar.
The implementation of the Teaching Assistance program is considered to encourage student independence, active participation in learning, and the transformation of the education paradigm in Indonesia. This study aims to identify, implement and analyze the role and impact of students in the Teaching Assistance program on improving competence in education institution. This study uses a single case study in Madrasah Tsanawiyah Islamiyah Tanggulangin, Sidoarjo. The research notes show that student involvement in the implementation of Teaching Assistance can play a role in improving the competence of educational institutions by inspiring the development of the way students learn.The implementation of the Teaching Assistance program is considered to encourage student independence, active participation in learning, and the transformation of the education paradigm in Indonesia. This study aims to identify, implement and analyze the role and impact of students in the Teaching Assistance program on improving competence in education institution. This study uses a single case study in Madrasah Tsanawiyah Islamiyah Tanggulangin, Sidoarjo. The research notes show that student involvement in the implementation of Teaching Assistance can play a role in improving the competence of educational institutions by inspiring the development of the way students learn
Kontribusi Ekstrakurikuler English Conversation Club terhadap Pengembangan Kemampuan Bahasa Inggris Siswa
This study discusses the contribution of English Conversation Club (ECC) to the development of students\u27 English skills in the era of globalization, where language skills are in great demand. The purpose of this study is to explore the role of ECC in improving students\u27 speaking skills. The method used is Systematic Literature Review (SLR), by reviewing various studies related to ECC and English development. The results of the study indicate that ECC has a positive impact on students\u27 speaking fluency, self-confidence, and motivation in using English. In addition, the quality of the facilitator and the frequency of ECC activities are important factors in its effectiveness. The contribution of this study is to provide insight into the importance of integrating ECC into the curriculum to support the Merdeka Belajar policy.
Penelitian ini membahas kontribusi English Conversation Club (ECC) terhadap pengembangan kemampuan Bahasa Inggris siswa di era globalisasi, di mana keterampilan bahasa sangat dibutuhkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi peran ECC dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR), dengan menelaah berbagai studi terkait ECC dan pengembangan Bahasa Inggris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ECC memberikan dampak positif terhadap kelancaran berbicara, kepercayaan diri, dan motivasi siswa dalam menggunakan Bahasa Inggris. Selain itu, kualitas fasilitator dan frekuensi kegiatan ECC menjadi faktor penting dalam efektivitasnya. Kontribusi penelitian ini adalah memberikan wawasan tentang pentingnya pengintegrasian ECC dalam kurikulum untuk mendukung kebijakan Merdeka Belajar.Penelitian ini membahas kontribusi English Conversation Club (ECC) terhadap pengembangan kemampuan Bahasa Inggris siswa di era globalisasi, di mana keterampilan bahasa sangat dibutuhkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi peran ECC dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR), dengan menelaah berbagai studi terkait ECC dan pengembangan Bahasa Inggris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ECC memberikan dampak positif terhadap kelancaran berbicara, kepercayaan diri, dan motivasi siswa dalam menggunakan Bahasa Inggris. Selain itu, kualitas fasilitator dan frekuensi kegiatan ECC menjadi faktor penting dalam efektivitasnya. Kontribusi penelitian ini adalah memberikan wawasan tentang pentingnya pengintegrasian ECC dalam kurikulum untuk mendukung kebijakan Merdeka Belajar
Dinamika Implementasi Sistem Instalasi Pengolahan Air Bersih: Studi Kasus Perumda Delta Tirta Sidoarjo
Pertumbuhan penduduk yang sangat pesat berpotensi mengakibatkan pencemaran lingkungan khususnya air sungai disekitar kita. Air sungai dapat digunakan sebagai air baku yang yang akan diolah menjadi air bersih. Studi ini bertujuan untuk mengetahui implementasi tahapan sistem instalasi pengolahan air bersih, jumlah debit air dan kualitas air yang didistribusikan sesuai dengan PermenKes No 492 Tahun 2010. Riset ini menggunakan studi kasus tunggal di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Siwalanpanji - Perumda Delta Tirta Sidoarjo. Metode yang dilakukan saat pelaksanaan studi adalah studi literatur, observasi, uji laboratorium, wawancara dan dokumentasi. Uji laboratorium terhadap air baku Perumda Delta Tirta, IPA Siwalanpanji pada bulan Mei 2022, ditemukan sejumlah parameter seperti DO, BOD, COD, Fosfat dan Warna yang belum memenuhi baku mutu air sungai kelas 1. Hasil penelitian menunjukkan air yang di distribusikan oleh Perumda Delta Tirta, IPA Siwalanpanji Sidoarjo telah memenuhi baku mutu air minum yang telah ditetapkan dalam PermenKes No. 492 Tahun 2010.
Rapid population growth has the potential to cause environmental pollution, especially the river water around us. River water can be used as raw water which will be processed into clean water. This study aims to determine the implementation of the stages of the clean water treatment plant system, the amount of water discharge and the quality of water distributed in accordance with PermenKes No 492 of 2010. This research uses a single case study at the Siwalanpanji Water Treatment Plant (IPA) - Perumda Delta Tirta Sidoarjo. The methods used during the study were literature study, observation, laboratory tests, interviews and documentation. Laboratory tests on raw water from Perumda Delta Tirta, Siwalanpanji Water Treatment Plant in May 2022, found a number of parameters such as DO, BOD, COD, Phosphate and Color that did not meet the quality standards of class 1 river water. The results showed that the water distributed by Perumda Delta Tirta, Siwalanpanji Water Treatment Plant in Sidoarjo has met the drinking water quality standards set in PermenKes No. 492 of 2010.Rapid population growth has the potential to cause environmental pollution, especially the river water around us. River water can be used as raw water which will be processed into clean water. This study aims to determine the implementation of the stages of the clean water treatment plant system, the amount of water discharge and the quality of water distributed in accordance with PermenKes No 492 of 2010. This research uses a single case study at the Siwalanpanji Water Treatment Plant (IPA) - Perumda Delta Tirta Sidoarjo. The methods used during the study were literature study, observation, laboratory tests, interviews and documentation. Laboratory tests on raw water from Perumda Delta Tirta, Siwalanpanji Water Treatment Plant in May 2022, found a number of parameters such as DO, BOD, COD, Phosphate and Color that did not meet the quality standards of class 1 river water. The results showed that the water distributed by Perumda Delta Tirta, Siwalanpanji Water Treatment Plant in Sidoarjo has met the drinking water quality standards set in PermenKes No. 492 of 2010
Inovasi Teknologi dalam Pengolahan Lumpur Tinja untuk Peningkatan Kesehatan Lingkungan
Pengelolaan limbah tinja merupakan tantangan kritis dalam menjaga kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan. Penelitian ini mengkaji penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) Jabon, Kabupaten Sidoarjo, dengan fokus pada evaluasi proses pengolahan dan strategi pengelolaan limbah yang berkelanjutan. Melalui metode observasi langsung dan wawancara dengan operator serta analisis dokumen terkait, penelitian ini mengidentifikasi praktik pengelolaan limbah tinja yang ada, termasuk tantangan dan limitasi yang dihadapi dalam operasional harian. Temuan utama menunjukkan bahwa kapasitas pengolahan IPLT terbatas oleh kondisi cuaca, terutama selama musim penghujan yang memperpanjang durasi pengolahan lumpur tinja. Penelitian ini mengevaluasi penerapan standar K3, mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan untuk mengurangi risiko kesehatan dan keselamatan bagi pekerja dan masyarakat sekitar. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pengelola IPLT dan pemangku kepentingan terkait untuk mengembangkan praktik pengelolaan limbah tinja yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Fecal waste management is a critical challenge in maintaining public health and environmental sustainability. This study examines the implementation of Occupational Safety and Health (OHS) at the Jabon Fecal Sludge Treatment Plant (STP), Sidoarjo Regency, with a focus on evaluating the treatment process and sustainable waste management strategies. Through direct observation and interviews with operators as well as analysis of relevant documents, this study identified the existing fecal waste management practices, including the challenges and limitations faced in daily operations. Key findings show that the treatment capacity of the STP is limited by weather conditions, especially during the rainy season which extends the duration of desludging treatment. The study evaluated the implementation of OHS standards, identifying areas that require improvement to reduce health and safety risks for workers and the surrounding community. The results of this study are expected to provide insights for the STP managers and relevant stakeholders to develop more effective and sustainable septage management practices.Pengelolaan limbah tinja merupakan tantangan kritis dalam menjaga kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan. Penelitian ini mengkaji penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) Jabon, Kabupaten Sidoarjo, dengan fokus pada evaluasi proses pengolahan dan strategi pengelolaan limbah yang berkelanjutan. Melalui metode observasi langsung dan wawancara dengan operator serta analisis dokumen terkait, penelitian ini mengidentifikasi praktik pengelolaan limbah tinja yang ada, termasuk tantangan dan limitasi yang dihadapi dalam operasional harian. Temuan utama menunjukkan bahwa kapasitas pengolahan IPLT terbatas oleh kondisi cuaca, terutama selama musim penghujan yang memperpanjang durasi pengolahan lumpur tinja. Penelitian ini mengevaluasi penerapan standar K3, mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan untuk mengurangi risiko kesehatan dan keselamatan bagi pekerja dan masyarakat sekitar. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pengelola IPLT dan pemangku kepentingan terkait untuk mengembangkan praktik pengelolaan limbah tinja yang lebih efektif dan berkelanjutan