Journal of Nahdlatul Ulama Sidoarjo University
Not a member yet
    1110 research outputs found

    (Satpol PP)

    No full text
    The Civil Service Police Unit or The Municipal Police Force (Satpol PP) is tasked with enforcing regional regulations, maintaining public order, and protecting the public. Officers often face risks in the field, such as regulating markets and land at risk of clashes with sellers and thugs. Safety vests are needed because they can protect vital points from the dangers of beatings or sharp object attacks. Another function can be used to indicate the Satpol PP identity so that it is better known to the public. This study aims to redesign a safety vest that can be used in various field duty conditions. The research method uses a mixed method, namely by combining qualitative and quantitative methods. Data were collected through observation, interviews, and online questionnaires. The resulting data analysis is in the form of a redesign of a multifunctional vest to meet the security needs of Satpol PP. The application of graphic design with the selection of colors and shapes produces characters that match the identity of Satpol PP officers.Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bertugas menegakkan peraturan daerah, menjaga ketertiban umum, dan melindungi masyarakat. Petugas sering menghadapi risiko di lapangan, seperti penertiban pasar dan lahan yang beresiko terjadi bentrokan dengan penjual dan preman. Rompi keselamatan diperlukan karena dapat melindungi titik vital dari bahaya pemukulan atau serangan benda tajam. Fungsi lain dapat digunakan sebagai penunjuk identitas Satpol PP agar lebih dikenal masyarakat. Penelitian ini bertujuan meredesain rompi keselamatan yang dapat digunakan dalam berbagai kondisi tugas lapangan. Metode penelitian menggunakan metode gabungan atau mixed method, yaitu dengan menggabungkan metode kualitatif dan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner secara online. Analisis data yang dihasilkan berupa redesain rompi multifungsi untuk memenuhi kebutuhan terhadap keamanan bagi Satpol PP. Aplikasi desain grafis dengan pemilihan warna dan bentuk menghasilkan karakter yang sesuai dengan identitas petugas Satpol PP

    PERENCANAAN PEMELIHARAAN DAN PENINGKATAN KUALITAS MESIN PEMURNIAN AIR LAUT MENJADI AIR MINUM GUNA MEMINIMASI DOWN TIME YANG BERBASIS PADA OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) PADA INDUSTRI MENENGAH MANLEU METINARO TIMOR LESTE

    No full text
    Overall Equipment Effectiveness (OEE) sangat penting bagi perusahaan (Desalinasi) dalam proses pemurnian air laut menjadi air minum. OEE yang biasa dikenal Perhitungan Effektivitas Peralatan Total (PEPT) digunakan untuk meminimasi downtime yang sering terjadi secara berkesinambungan guna meningkatkan effectivitas mesin sesuai dengan standar pemeliharaanyang menyatakan pengecekan setiap saat dengan menggunakan Overall Equipment Effectiveness (OEE). Overall Equipment Effectiveness (OEE) sebaagai alat ukur (Metrik) untuk mengetahui besarnya effektivitas peningkatan kualitas peralatan mesin yang dimiliki. Berdasarkan perhitungan menggunakan Overall Equipment Effectiveness (OEE) dengan nilai Availability = 43,33 nilai Performance Efficiency -12,37% dan nilai Quality Rate = 100 % dan hasil OEE = -43,59%. Ini menujukkan bahwa kualitas mesin tetap handal dalam melakukan permurnian air laut menjadi air baku

    Usulan Perbaikan Proses Changeover Bagian Upper di PT XYZ Menggunakan Single Minute Exchange Of Die (SMED)

    No full text
    PT XYZ is a manufacturing company engaged in the production of leather shoes. In carrying out production activities, the company prioritizes quality production results and good productivity levels. The problem with the company was the high time set up changeover of the engine in the upper division. A change of engine is required to work on shoe products in this division. This current set up changeover caused the production process to be interrupted and timed out. The number of set up changeover times reaches 119.16 minutes for one set up changeover. This study aims to find out the factors that cause the changeover set up process and improve with the Single Minutes Exchange of Dies (SMED) method. Fishbone diagrams produce that long cause set up changeover due to method, human, machine and environmental factors. With the implementation of the SMED method, 25 internal activities were converted into 12 internal activities. This change resulted in an engine setup time of 119.16 minutes to 55.46 minutes and a 46.5% reduction in engine set up time

    Jurnal Integrasi Metode Servqual dan Design for Six Sigma Untuk Peningkatan Layanan Jasa: (Studi Kasus Berkat Jaya Ekspedisi Surabaya)

    No full text
    Perusahaan Berkat Jaya Ekspedisi Surabaya merupakan salah satu perusahaan jasa transportasi khususnya pada jasa pengiriman barang. Perusahaan masih memiliki beberapa aktivitas yang mengalami permasalahan seperti, kerusakan barang, kehilangan barang, human error, delay dan permasalahan lainnya. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu, untuk menentukan gap yang terjadi pada kualitas layanan yang harus diperbaiki, menentukan nilai DPMO dan level sigma kualitas pelayanan, dan memberikan usulan perbaikan sistem pelayanan menggunakan metode integrasi Servqual dan Design for Six Sigma. Hasil dari penelitian yang dilakukan yaitu melakukan fokus perbaikan pada atribut T2 “Kualitas Armada” dengan nilai gap -1,23 dan nilai DPMO 432.000 serta level sigma 1,67; atribut K2 “Ketepatan Waktu Pengiriman” dengan nilai gap -1,00 dan nilai DPMO 400.000 serta level sigma 1,75; atribut T1 “Fasilitas Pengecekan dan Pengukuran” dengan nilai gap -0,91 dan nilai DPMO 338.000 serta level sigma 1,92; dan atribut T4 “Desain Tata Letak” dengan nilai gap -0,91 dan nilai DPMO 338.000 serta level sigma 1,92. Didapatkan beberapa akar permasalahan yang digunakan untuk menentukan strategi usulan perbaikan layanan yang diverifikasi dengan keinginan pelanggan

    Inovasi Pemanfaatan Limbah Sampah Menjadi Paving Block di Desa Kalanganyar Sidoarjo

    No full text
    Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengedukasi masyarakat bahwa pentingnya memiliki pengetahuan untuk mengelola limbah sampah dengan baik. Salah satu cara mengelola limbah sampah yakni memanfaatkan abu menjadi bahan untuk pembuatan paving. Sumber Informasi diperoleh dari pengamatan langsung dan wawancara kepada kepala pengelola TPST3R yang ada di Desa Kalanganyar. Kegitan pengelolaan abu sampah menjadi bahan pembuatan paving ini dilakukan di desa Kalanganyar, kecamatan Sedati, kabupaten Sidoarjo. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa ada beberapa tahapan dalam pengelolaan limbah sampah berupa abu untuk bisa menjadi paving block, antara lain: Pemilahan sampah, pembakaran sampah, pencampuran bahan baku, pencetakan paving block, dan tahap pengeringan. This research uses a qualitative descriptive method to educate the public about the importance of properly managing waste. One way to manage waste is to use ash to make paving. Sources of information were obtained from direct observation and interviews with the head of TPST3R management in Kalanganyar Village. Waste ash is managed in paving materials in Kalanganyar village, Sedati sub-district, Sidoarjo district. This research concludes that there are several stages in managing waste in the form of ash to make paving blocks, including sorting waste, burning waste, mixing raw materials, printing paving blocks, and the drying stage

    Peran Nomor Induk Berusaha dan Sertifikat Halal dalam Meningkatkan Nilai Jual UMKM

    No full text
    Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Usaha Menengah (UMKM) di Desa Kalanganyar berperan penting dalam ekonomi daerah dengan mengolah ikan bandeng. Namun, untuk mengoptimalkan usaha, perizinan dan sertifikasi halal sangat diperlukan. Rendahnya kesadaran UMKM akan sertifikasi halal disebabkan oleh kurangnya informasi dan pemahaman tentang proses pengajuannya. Penelitian ini menggunakan metode R&D (Research and Development). Terdapat beberapa tahapan dalam penelitian ini yakni survei dan pendataan pemilik UMKM terkait Nomor Induk Berusaha dan Sertifikasi Halal di Desa Kalanganyar, serta sosialisasi pentingnya perizinan dan sertifikasi halal untuk meningkatkan nilai jual produk. Hasil penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran UMKM tentang sertifikasi halal, memfasilitasi perizinan, dan meningkatkan kualitas produk, sehingga UMKM di Desa Kalanganyar dapat berkembang dan berkontribusi positif pada ekonomi daerah. Micro Enterprises, Small Enterprises, and Medium Enterprises (MSMEs) in Kalanganyar Village play an important role in the regional economy by processing milkfish. However, to optimize business, halal permits, and certification is very necessary. The low awareness of MSMEs regarding halal certification is caused by a lack of information and understanding about the application process. This research uses the R&D (Research and Development) method. There are several stages in this research, namely surveying and collecting data on MSME owners regarding Business Identification Numbers and Halal Certification in Kalanganyar Village, as well as socializing the importance of halal licensing and certification to increase the selling value of products. The results of this research aim to increase MSME awareness about halal certification, facilitate licensing, and improve product quality so that MSMEs in Kalanganyar Village can develop and contribute positively to the regional economy

    Pelatihan Administrasi Keuangan Dan Kesekretariatan Bagi Generasi Z Di Wilayah Sidoarjo

    No full text
    Pelatihan Administrasi Keuangan dan Kesekretariatan bagi Generasi Z adalah langkah penting untuk mempersiapkan mahasiswa dalam organisasi kemahasiswaan dan kontribusi pembangunan masyarakat. Melalui metode ceramah dan pendekatan andragogi, pelatihan dilaksanakan di Villa Cahaya Claket dengan hasil yang menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman, keterampilan, dan kepercayaan diri peserta. Pelatihan ini juga berhasil membangun jaringan sosial yang kuat di antara peserta, dosen, dan praktisi yang terlibat. Saran untuk pengembangan program berkelanjutan, diversifikasi metode pembelajaran, dan pengukuran teratur diharapkan meningkatkan efektivitas dan dampak positif pelatihan pada Generasi Z. Kesimpulannya, investasi dalam pengembangan keterampilan administratif bagi mahasiswa penting untuk membangun generasi siap menghadapi tantangan masa depan. Financial Administration and Secretarial Training for Generation Z is an important step to prepare students to participate in student organizations and contribute to community development. Through lecture methods and an andragogy approach, training was carried out at Villa Cahaya Claket with results showing significant improvements in participants\u27 understanding, skills, and self-confidence. This training was also successful in building a strong social network among the participants, lecturers, and practitioners involved. Suggestions for sustainable program development, diversification of learning methods, and regular measurement are expected to increase the effectiveness and positive impact of training on Generation Z. In conclusion, investment in developing administrative skills for students is important to build a generation ready to face future challenges.Pelatihan Administrasi Keuangan dan Kesekretariatan bagi Generasi Z merupakan langkah penting dalam mempersiapkan mahasiswa untuk terlibat dalam organisasi kemahasiswaan dan berkontribusi dalam pembangunan masyarakat. Artikel ini menyoroti pentingnya pemahaman dan keterampilan administratif bagi mahasiswa Generasi Z, serta memberikan panduan praktis tentang pelaksanaan dan manfaat pelatihan semacam itu. Melalui metode ceramah dan pendekatan andragogi, pelatihan dilaksanakan di Villa Cahaya Claket dengan hasil yang menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman, keterampilan, dan kepercayaan diri peserta. Pelatihan ini juga berhasil membangun jaringan sosial yang kuat di antara peserta, dosen, dan praktisi yang terlibat. Saran untuk pengembangan program berkelanjutan, diversifikasi metode pembelajaran, dan pengukuran yang teratur diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan dampak positif pelatihan ini pada Generasi Z. Kesimpulannya, investasi dalam pengembangan keterampilan administratif bagi mahasiswa merupakan langkah penting dalam membangun generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan

    Perancangan Komik Edukasi Cosplay untuk Generasi Muda di Indonesia

    No full text
     Cosplay (コスプレ, kosupure) is an act in which someone imitates the identity or character of an anime, comic, cartoon, or another famous character by wearing clothes, hats, wigs, shoes, and other accessories. The development of cosplay as pop culture in Indonesia provides many opportunities for ordinary people, especially teenagers, to start this hobby. However, there are still many beginner teenagers and ordinary people who do not have the resources to start cosplay. Therefore, designing comics as an educational medium to start cosplay is very much needed so that beginners can get direction and get the essence of cosplay in it. The method used in this design is qualitative descriptive and phenomenology with professional cosplayers, the Surabaya cosplay community (COSURA), and also comic artist Kang Cilok. The results of this study are expected to provide education on how to start a cosplay hobby for beginners in an entertaining way and can be used as a reference for the development of further educational comics.Cosplay (コスプレ, kosupure) merupakan tindakan di mana seseorang meniru identitas atau karakter dari karakter anime, komik, kartun, atau karakter terkenal lainnya dengan mengenakan pakaian, topi, rambut palsu, sepatu, dan aksesoris lainnya. Berkembangnya cosplay sebagai pop culture di Indonesia memberikan banyak sekali peluang bagi orang-orang awam terutama remaja untuk memulai hobi ini. Akan tetapi, masih banyak remaja pemula dan orang awam yang tidak memiliki sumber untuk memulai cosplay. Oleh karena itu perancangan komik sebagai media edukasi untuk memulai cosplay sangat dibutuhkan agar pemula dapat mendapatkan arahan dan mendapatkan esensi cosplay di dalamnya. Metode yang digunakan dalam perancangan ini adalah kualitatif deskriptif dan fenomenologi bersama professional cosplayer, komunitas cosplay Surabaya (COSURA), dan juga komikus Kang Cilok. Hasil dari penelitian ini diharapkan agar dapat memberikan edukasi cara memulai hobi cosplay kepada pemula dengan menghibur dan dapat dijadikan referensi bagi pengembangan komik edukasi selanjutnya

    Pengaruh Elemen Visual pada Konten Feeds Instagram @P3SMANDIRI dalam meningkatkan Brand awareness

    No full text
    This study aims to analyze the impact of visual elements on the Instagram feed content of the @P3SMANDIRI account on increasing brand awareness using a quantitative approach. In an increasingly competitive digital marketing ecosystem, visual elements such as color, typography, layout, illustration, and graphic design are often considered important components that can shape consumer perceptions of a brand. However, there is still limited research that specifically examines how these visual elements contribute to increasing brand awareness, especially on social media platforms such as Instagram. This study was conducted by collecting data through a survey using a Likert scale as a measurement instrument. This survey was distributed to 100 respondents who were Instagram users and also followers of the @P3SMANDIRI Instagram account. The data obtained were analyzed quantitatively using SPSS statistical software to map the relationship between visual elements and brand awareness. The main focus of this survey was to identify and evaluate which visual elements were the most influential in attracting user attention while encouraging increased brand awareness. The results of this study provide in-depth insights into the role of visual strategies in increasing brand awareness, showing that effective visual elements can significantly influence audience perception and engagement with a brand, and provide practical guidance for marketers in designing effective visual content on social media. The conclusions of this study highlight the importance of implementing a planned visual strategy in digital marketing activities, especially on social media such as Instagram. This study not only provides practical insights for marketers in designing effective visual content but also enriches the academic literature on the role of visual elements in building brand awareness in the social media ecosystem.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak elemen visual pada konten feed Instagram akun @P3SMANDIRI terhadap peningkatan kesadaran merek (brand awareness) menggunakan pendekatan kuantitatif. Dalam ekosistem pemasaran digital yang semakin kompetitif, elemen-elemen visual seperti warna, tipografi, tata letak, ilustrasi, dan desain grafis sering dianggap sebagai komponen penting yang mampu membentuk persepsi konsumen terhadap sebuah merek. Meskipun demikian, masih terbatasnya penelitian yang secara spesifik menelaah bagaimana elemen-elemen visual tersebut berkontribusi dalam meningkatkan brand awareness, terutama pada platform media sosial seperti Instagram. Penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan data melalui survei menggunakan skala likert sebagai instrument pengukuran. Survei ini disebarkan kepada 100 responden pengguna instagram dan juga pengikut akun Instagram @P3SMANDIRI. Data yang diperoleh, dianalisis secara kuantitatif menggunakan perangkat lunak statistik SPSS untuk memetakkan hubungan elemen visual dengan kesadaran merek (brand awareness). Fokus utama dari survei ini adalah untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi elemen visual mana yang paling berpengaruh dalam menarik perhatian pengguna sekaligus mendorong meningkatkan kesadaran merek (brand awareness). Hasil penelitian ini menunjukkan wawasan mendalam mengenai peran strategi visual dalam meningkatkan kesadaran merek (brand awareness), menunjukkan bahwa elemen-elemen visual yang efektif dapat secara signifikan mempengaruhi persepsi dan keterlibatan audiens terhadap merek, serta memberikan panduan praktis bagi pemasar dalam merancang konten visual yang efektif di media sosial. Kesimpulan dari penelitian ini menyoroti pentingnya penerapan strategi visual yang terencana dalam kegiatan pemasaran digital, terutama pada media sosial seperti Instagram. Penelitian ini tidak hanya memberikan wawasan praktis bagi pemasar dalam merancang konten visual yang efektif, tetapi juga memperkaya literatur akademik mengenai peran elemen visual dalam membangun kesadaran merek (brand awareness) pada ekosistem media sosial

    IMPLIKASI APLIKASI TIK TOK SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA

    No full text
    Kemajuan pesat ilmu pengetahuan dan teknologi di era revolusi industry 5.0 sangat mempengaruhi aspek kehidupan manusia termasuk pendidikan. Pendidikan harus mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Memanfaatkan media pendidikan yang disesuaikan dengan minat dan kebutuhan siswa merupakan komponen penting dari sistem pendidikan, khususnya dalam era digital saat ini. Untuk memenuhi tuntutan generasi z dan generasi alpha, diperlukan metode pembelajaran digital, karena pembelajaran tradisional sudah tidak berlaku lagi di era digital ini. Media digital memiliki kekurangan, tetapi jika digunakan dengan benar, kelebihannya lebih banyak. Pembuatan sistem informasi pendidikan berbasis it telah mendapat dukungan dari pemerintah. Tiktok, platform media sosial dan video musik yang menarik perhatian gen z. Berdasarkan bukti, tiktok berpotensi menjadi alat pembelajaran yang bermanfaat karena menarik dan relevan bagi siswa, terutama saat belajar bahasa indonesia. Untuk menentukan seberapa bermanfaat tiktok dalam meningkatkan penguasaan bahasa indonesia, diperlukan penelitian lebih lanjut

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal of Nahdlatul Ulama Sidoarjo University
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇