Jurnal Universitas Hasyim Asy'ari
Not a member yet
3638 research outputs found
Sort by
Etika Bisnis Islam Menurut Imam Al-Haddad
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemikiran Imam Al-Haddad tentang etika bisnis Islam dan relevansinya terhadap perkembangan etika bisnis Islam. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah pendekatan ontologi dan aksiologi studi tokoh. Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian studi pustaka. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini adalah etika bisnis Islam menurut Imam Al-Haddad terbagi menjadi dua sifat, yaitu etika yang bersifat wajib dan etika yang bersifat sunah. Adapun relevansi pemikiran Imam Al-Haddad terhadap perkembangan etika bisnis Islam adalah menyadari pentingnya belajar ilmu hukum Allah, tata cara niat ala Imam Al-Haddad, dan pentingnya memperkuat dan memperbaiki keyakinan pebisnis dalam berbisnis
Pengaruh Tingkat Pemahaman Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Di Sektor Jasa
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat pemahaman wajib pajak terhadap tingkat kepatuhan mereka dalam memenuhi kewajiban perpajakan di sektor jasa. Tingkat pemahaman pajak merupakan faktor penting yang menentukan kepatuhan wajib pajak, terutama dalam sektor yang dinamis seperti jasa. Berdasarkan studi literatur dan data empiris, ditemukan bahwa peningkatan pemahaman wajib pajak tentang regulasi dan mekanisme perpajakan berbanding lurus dengan kepatuhan mereka dalam pelaporan dan pembayaran pajak. Namun, rendahnya tingkat literasi pajak di sektor jasa sering kali menjadi penghambat dalam meningkatkan penerimaan pajak. Oleh karena itu, diperlukan upaya intensif berupa sosialisasi, edukasi, dan kebijakan yang mendukung untuk meningkatkan pemahaman wajib pajak guna memaksimalkan potensi pajak di sektor ini
Implementasi Akad Murabahah dan Dampaknya Pada Produk Cicil Emas di Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Kediri Pare
This study analyzes the implementation of the murabaha contract in the gold installment product at Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Kediri Pare and its impact on customers and banks. Using a qualitative approach, data were collected through in-depth interviews with customers and bank staff, direct observation, and analysis of operational documents. The results show that the murabahah contract on gold installments makes it easy for customers to own gold with a transparent installment system. In addition, this product increases customer loyalty and bank image. However, there are still obstacles in customer understanding of the contract mechanism, so further education is needed to reduce potential misunderstandings. The implication of this study is the importance of improving Islamic financial literacy to ensure that customers understand the sharia principles in their transactions, which in turn can strengthen the Islamic financial industry as a whole
Analisis Implementasi Green Economy di Program Masyarakat Sejahterakan Petani (MSP) Mojokerto Berdasarkan Maqāṣid Sharīʻah
Penelitian ini mengkaji kontribusi Masyarakat Sejahterakan Petani (MSP) Mojokerto dalam mengatasi permasalahan penumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mojosari melalui penerapan kerangka ekonomi hijau. Fokus penelitian diarahkan pada tiga aspek utama, yaitu perumusan kebijakan terkait ekonomi hijau, implementasi kebijakan tersebut, serta relevansinya dalam perspektif maqāṣid sharīʻah. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan penelitian kebijakan. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen, serta didukung oleh teori ekonomi hijau, pengelolaan sampah, dan maqāṣid sharīʻah. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi, penyajian, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MSP Mojokerto telah merancang program jangka pendek, menengah, dan panjang untuk mengembangkan ekonomi hijau; namun pelaksanaannya masih terkendala oleh keterbatasan sumber daya manusia serta sarana pengelolaan sampah yang belum memadai. Program yang dijalankan meliputi budidaya maggot, budi daya ikan lele dan nila, pemanfaatan lindi, serta produksi paving block dan genteng polysen berbahan sampah. Inisiatif tersebut memberikan dampak ekologis, sosial, dan ekonomi yang signifikan, seperti pengurangan pencemaran, pemberdayaan masyarakat, serta terciptanya peluang ekonomi baru. Dalam kerangka maqāṣid sharīʻah, upaya ini selaras dengan nilai keberlanjutan, kemaslahatan, dan manfaat bagi masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan optimalisasi pelaksanaan program guna memastikan keberlanjutan pengembangan ekonomi hijau di MSP Mojokert
Mempertahankan Karakter Budaya Islam Masyarakat Desa Ujungwatu Donorojo Jepara Di Tengah Globalisasi
Perkembangan pesat di era revolusi industri 5.0, yang dikenal sebagai Society 5.0, membawa dampak signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan, termasuk budaya dan agama. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak revolusi industri 5.0 dan globalisasi terhadap karakter budaya Islam di Desa Ujungwatu, Donorojo, Jepara. Permasalahan yang diangkat mencakup bagaimana masyarakat setempat beradaptasi dengan perubahan yang terjadi akibat globalisasi, serta bagaimana mereka mempertahankan nilai-nilai budaya Islam di tengah arus modernisasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah etnografi, yang melibatkan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen untuk memahami praktik budaya dan keagamaan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Ujungwatu menunjukkan sinkretisme antara ajaran Islam dan budaya lokal, yang tercermin dalam berbagai ritual dan tradisi, seperti sedekah bumi dan sedekah laut. Selain itu, arsitektur dan seni Islam di desa ini juga mencerminkan pengaruh lokal yang kuat. Masyarakat berupaya mempertahankan karakter budaya Islam melalui pendidikan yang komprehensif, akulturasi yang bijaksana, dan sikap kritis terhadap perubahan. Meskipun globalisasi membawa tantangan, masyarakat Desa Ujungwatu berhasil menjaga keseimbangan antara tradisi Islam dan modernitas, serta memastikan bahwa nilai-nilai budaya Islam tetap relevan di era yang terus berubah.Perkembangan pesat di era revolusi industri 5.0, yang dikenal sebagai Society 5.0, membawa dampak signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan, termasuk budaya dan agama. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak revolusi industri 5.0 dan globalisasi terhadap karakter budaya Islam di Desa Ujungwatu, Donorojo, Jepara. Permasalahan yang diangkat mencakup bagaimana masyarakat setempat beradaptasi dengan perubahan yang terjadi akibat globalisasi, serta bagaimana mereka mempertahankan nilai-nilai budaya Islam di tengah arus modernisasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah etnografi, yang melibatkan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen untuk memahami praktik budaya dan keagamaan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Ujungwatu menunjukkan sinkretisme antara ajaran Islam dan budaya lokal, yang tercermin dalam berbagai ritual dan tradisi, seperti sedekah bumi dan sedekah laut. Selain itu, arsitektur dan seni Islam di desa ini juga mencerminkan pengaruh lokal yang kuat. Masyarakat berupaya mempertahankan karakter budaya Islam melalui pendidikan yang komprehensif, akulturasi yang bijaksana, dan sikap kritis terhadap perubahan. Meskipun globalisasi membawa tantangan, masyarakat Desa Ujungwatu berhasil menjaga keseimbangan antara tradisi Islam dan modernitas, serta memastikan bahwa nilai-nilai budaya Islam tetap relevan di era yang terus berubah
Peran Kiai Dalam Menanggulangi Fenomena Bullying Di Pondok Pesantren Tahfidhul Qur’an Safinatul Huda Diwek Jombang
Peran kiai sebagai tokoh sentral dalam pesantren menjadi sorotan dalam penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap peran kiai dalam mengatasi fenomena bullying di Pondok Pesantren Safinatul Huda. Melalui pendekatan kualitatif dan studi kasus, penelitian ini menemukan bahwa kiai memiliki peran krusial dalam berbagai aspek pesantren, termasuk dalam mencegah dan mengatasi bullying. Bullying yang terjadi di pesantren ini disebabkan oleh adanya ketidakseimbangan kekuasaan, baik secara fisik maupun psikologis. Korban sering kali sulit membela diri karena merasa lemah. Untuk mengatasi masalah ini, kiai di Pondok Pesantren Safinatul Huda telah menerapkan program TASABA (Taaruf Santri Baru) sebagai upaya preventif. Program ini bertujuan untuk menciptakan iklim yang kondusif dan mengurangi resiko terjadinya bullying. Selain itu, kiai juga memberikan penanganan tegas terhadap kasus bullying yang terjadi
Analisis Sanad Keilmuan Kiai Ageng Donopuro Ponorogo (Dari Sunan Bonang Hingga KH. Hasyim Asyari)
Kiai Ageng Donopuro merupakan keturunan dari Sunan Tembayat yang sanad keilmuannya turun-temurun dari Sunan Bonang hingga KH. Hasyim Asyari, salah satu pendiri Nahdlatul Ulama. Penelitian kualitatif dengan studi kepustakaan ini akan menganalisis sanad keilmuan Kiai Ageng Donopuro Ponorogo yang berasal dari Sunan Bonang hingga bersambung turun-temurun kepada KH. Hasyim Asyari. Teknik analisa datanya menggunakan analisis isi dengan memilah-milah hal-hal yang sesuai dengan fokus dan tujuan penelitian. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa sanad keilmuan Kiai Ageng Donopuro yang berasal dari Sunan Bonang turun-temurun kepada KH. Hasyim Asyari dan murid-muridnya melalui Kiai Ageng Donopuro kemudian diturunkan kepada Kiai Ageng Muhammad Besari, kemudian turun kepada Kiai Muhammad Ilyas, kemudian turun kepada Kiai Hasan Besari, kemudian turun ke Kiai Anggamaya, kemudian turun ke Kiai Ageng Yosodipuro, kemudian turun ke Kiai Ketib Anom, kemudian turun ke Kiai Shaleh Asnawi, kemudian turun kepada Kiai Shaleh Darat Semarang, kemudian turun kepada KH. Hasyim Asyari. Dari KH. Hasyim Asyari kemudian turun kepada murid-muridnya, antara lain: KH. Abdul Wahab Hasbullah, KH. Abdul Karim Lirboyo, KH. Abbas Buntet Cirebon, KH. Syatori Cirebon, KH. Solihin Ciwaringin, KH. Asnawi Kudus, KH. Dahlan Kudus, KH. Bisri Syansuri, KH. Ahmad Dimyati Bandung, KH. Abu Bakar Yusuf Karawang, KH. Ma'mun Nawawi dan para ulama lainnya.Kiai Ageng Donopuro merupakan keturunan dari Sunan Tembayat yang sanad keilmuannya turun-temurun dari Sunan Bonang hingga KH. Hasyim Asyari, salah satu pendiri Nahdlatul Ulama. Penelitian kualitatif dengan studi kepustakaan ini akan menganalisis sanad keilmuan Kiai Ageng Donopuro Ponorogo yang berasal dari Sunan Bonang hingga bersambung turun-temurun kepada KH. Hasyim Asyari. Teknik analisa datanya menggunakan analisis isi dengan memilah-milah hal-hal yang sesuai dengan fokus dan tujuan penelitian. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa sanad keilmuan Kiai Ageng Donopuro yang berasal dari Sunan Bonang turun-temurun kepada KH. Hasyim Asyari dan murid-muridnya melalui Kiai Ageng Donopuro kemudian diturunkan kepada Kiai Ageng Muhammad Besari, kemudian turun kepada Kiai Muhammad Ilyas, kemudian turun kepada Kiai Hasan Besari, kemudian turun ke Kiai Anggamaya, kemudian turun ke Kiai Ageng Yosodipuro, kemudian turun ke Kiai Ketib Anom, kemudian turun ke Kiai Shaleh Asnawi, kemudian turun kepada Kiai Shaleh Darat Semarang, kemudian turun kepada KH. Hasyim Asyari. Dari KH. Hasyim Asyari kemudian turun kepada murid-muridnya, antara lain: KH. Abdul Wahab Hasbullah, KH. Abdul Karim Lirboyo, KH. Abbas Buntet Cirebon, KH. Syatori Cirebon, KH. Solihin Ciwaringin, KH. Asnawi Kudus, KH. Dahlan Kudus, KH. Bisri Syansuri, KH. Ahmad Dimyati Bandung, KH. Abu Bakar Yusuf Karawang, KH. Ma'mun Nawawi dan para ulama lainnya
Tathbiq Thoriqoh Al-Ghina’ Li Tanmiyati Dawafi’ Tholabah al-Fashli al-Tsamin Atsna’a Ta’lim al-Lughoh al-Arobiyyah fi al-Madrosah al-Mutawassithoh al-Ahliyah “Ruh Al-Jadid” Jombang
Motivation is the path that leads a person to achieve the desired goal. In learning, motivation plays an important role in increasing students' enthusiasm for learning. Therefore, teachers are required to choose methods and learning media that are fun for students so that students are motivated and more enthusiastic in learning
The focus of this research: (1) Motivation of 8th graders of SMPIT Ar-Ruhul Jadid Jombang in learning Arabic, (2) Application of the singing method in increasing student motivation in learning Arabic of 8t h graders of SMPIT Ar-Ruhul Jadid Jombang
This study used descriptive qualitative method . This study describes students' learning motivation in learning Arabic, how to apply the singing method in increasing motivation to learn Arabic in 8th grade students of SMPIT Ar-Ruhul Jadid Jombang, Arabic learning activities, and supporting factors for Arabic language development. Data obtained through observation, interviews and documentation. Data analysis using data reduction, data presentation and data inference
The results obtained are: (1) the motivation of the 8th graders of SMPIT Ar-Ruhul Jadid Jombang who is very extraordinary and diverse in learning Arabic, they have high learning motivation and curiosity to master Arabic, (2) singing method is an effective learning method. The application of the singing method in learning Arabic for 8th grade students of SMPIT Ar-Ruhul Jadid Jombang is very useful for students at the school. With the implementation of the singing method, students are more active and enthusiastic in learning, and make students more confident to perform and speak in Arabic
Motivasi adalah jalan yang mengantarkan seseorang untuk mencapai tujuan yang diinginkannya. Di dalam pembelajaran, motivasi sangat berperan penting untuk meningkatkan semangat belajar siswa. Oleh karena itu, guru dituntut untuk memilih metode dan media pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa agar siswa termotivasi dan lebih semangat dalam belajar.
Fokus penelitian ini : (1) Motivasi siswa kelas 8 SMPIT Ar-Ruhul Jadid Jombang dalam pembelajaran bahasa Arab, (2) Penerapan metode bernyanyi dalam meningkatkan motivasi siswa dalam pembelajaran bahasa siswa kelas 8 Arab di SMPIT Ar-Ruhul Jadid Jombang.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif . penelitian ini menggambarkan tentang motivasi belajar siswa dalam pembelajaran bahasa Arab, bagaimana penerapan metode bernyanyi dalam meningkatkan motivasi belajar bahasa Arab siswa kelas 8 SMPIT Ar-Ruhul Jadid Jombang, kegiatan pembelajaran bahasa Arab, dan faktor-faktor pendukung pengembangan bahasa Arab. Data yang diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dengan menggunakan reduksi data, penyajian data dan penyimpulan data.
Hasil penelitian yang didapat adalah: (1) motivasi siswa kelas 8 SMPIT Ar-Ruhul Jadid Jombang yang sangat luar biasa dan beragam dalam pembelajaran bahasa Arab, mereka memiliki motivasi belajar dan rasa ingin tau yang tinggi untuk menguasai bahasa Arab, (2) metode bernyanyi addalah metode pembelajaran yang efektif. Penerapan metode bernyanyi dalam pembelajaran bahasa Arab siswa kls 8 SMPIT Ar-Ruhul Jadid Jombang sangat bermanfaat bagi siswa-siswi di sekolah tersebut. Dengan diterapkannya metode bernyanyi siswa lebih aktif dan semangat dalam belajar, dan membuat siswa lebih percaya diri untuk tampil dan berbicara menggunakan bahasa Arab
Problematika Mahasiswa STIQ Rakha Amuntai dalam Mengikuti Program Remedial Bahasa Arab
The purpose of this study, namely: 1). To describe the problems faced by students who take the STIQ Amuntai Arabic remedial program. 2). To find out what are the supporting factors and inhibiting factors faced by students who take the STIQ Amuntai Arabic remedial program. This study uses descriptive qualitative research. The subjects of this study were teachers, Arabic remedial program supervisors and students who took the remedial program. Data collection techniques used observation, interviews and documentation. While the data analysis techniques used were data reduction techniques, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study are that: 1) the problems faced by students who take the Arabic remedial program are: (a) school educational background, (b) limited time to carry out the Arabic remedial program, (c) books taught (d) teacher or lecturer competence. 2) Things that are supporting factors for students who take the Arabic remedial program: (a) students' high interest in Arabic, (b) appropriate learning methods, (c) qualified teachers, (d) and curriculum. The inhibiting factors are: (a) inadequate learning media (b) facilities and infrastructure.The purpose of this study, namely: 1). To describe the problems faced by students who take the STIQ Amuntai Arabic remedial program. 2). To find out what are the supporting factors and inhibiting factors faced by students who take the STIQ Amuntai Arabic remedial program. This study uses descriptive qualitative research. The subjects of this study were teachers, Arabic remedial program supervisors and students who took the remedial program. Data collection techniques used observation, interviews and documentation. While the data analysis techniques used were data reduction techniques, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study are that: 1) the problems faced by students who take the Arabic remedial program are: (a) school educational background, (b) limited time to carry out the Arabic remedial program, (c) books taught (d) teacher or lecturer competence. 2) Things that are supporting factors for students who take the Arabic remedial program: (a) students' high interest in Arabic, (b) appropriate learning methods, (c) qualified teachers, (d) and curriculum. The inhibiting factors are: (a) inadequate learning media (b) facilities and infrastructur
PENERAPAN METODE READING ALOUD DALAM MENGHAFAL AMTSILATI TASHRIFIYAH
Dalam memahami pelajaran, kita sering kali menghafalkan materi pelajaran. Dengan menghafal, kita menjadi lebih mudah memahami materi pelajaran sehingga kita tidak perlu membuka buku atau materi lagi ketika ada tugas yang menuntut pemahaman terhadap materi tersebut, salah satunya adalah menghafal amsilati tashrifiyyah. Dalam menghafal, setiap orang memiliki caranya masing-masing, salah satunya adalah metode membaca nyaring atau disebut juga metode membaca nyaring. Rumusan masalah penelitian ini adalah Bagaimana penerapan metode membaca nyaring dalam menghafal amsilati tashrifiyyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berupa studi kasus dengan teknik observasi dan wawancara untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode menghafal yang digunakan oleh siswa di madrasah yang menghafal amsilati tashrifiyyah dengan cara mengeraskan suara dan membacanya secara berulang-ulang dan ketika mendapat pertanyaan tentang materi mereka dengan mudah menjawab pertanyaan tersebut.Dalam memahami suatu pelajaran tidak jarang kita perlu untuk menghafal banyak sekali materi yang perlu kita pelajari. Dengan menghafal materi kita akan lebih mudah dalam memahami bahan pelajaran tersebut sehingga kita tidak perlu lagi repot repot membuka buku atau materi lagi Ketika terdapat tugas yang membutuhkan pemahaman kepada materi tersebut. Ketika menghafalpun tiap orang memiliki cara mereka masing-masing seperti metode membaca berulang ulang, metode menghafal inti materi, menghafal materi dengan Menyusun materi secara sistematis sehingga dapat mempermudah hafalan, membaca dengan keras dan lain lain. Didalam artikel ini si penulis akan membahas mengenai metode menghafal dengan cara atau metode membaca dengan suara lantang atau keras atau juga bisa disebut juga dengan metode reading aloud. Metode tersebut dipiih oleh si penulis dikarenakan penulis tertarik dengan metode menghafal yang dilakukan oleh siswa di madrasah yang melakukan hafalan dengan mengeraskan suara mereka dan membacanya secara berulang kali dan Ketika mereka mendapatkan pertanyaan mengenai materi tersebut mereka dengan mudah menjawab pertanyaan tersebut. Penulisan artikel ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan cara menganalisis sumber referensi seperti buku untuk meneliti hal tersebut