Jurnal Universitas Hasyim Asy'ari
Not a member yet
    3638 research outputs found

    PERAN KETELADANAN KYAI DALAM MEMBENTUK SIKAP TAWADHU’ SANTRI

    No full text
    Abstract: This research is intended to answer the questions: 1. What is the exemplary role of the Kyai at the Darul Falah 5 Cukir Jombang Islamic Boarding School 2. What is the role of the Kyai in forming the tawadhu' attitude of students at the Darul Falah 5 Cukir Jombang Islamic Boarding School 3. What are the supporting and inhibiting factors for the Kyai's role in forming the tawadlu' attitude of students at the Darul Falah 5 Cukir Jombang Islamic Boarding School. This research is qualitative field research which is descriptive qualitative in nature. Data collection techniques in this research used observation, interviews, documentation and triangulation techniques. Then analyzed using qualitative descriptive analysis. The results of this research show that the role of the kyai at the Darul Falah 5 Islamic Boarding School has a big influence on the attitudes, personality and spirit of the students. There are also many kyai attitudes that can be emulated by the students, including always being kind to others, always respecting everyone around them, being humble, never showing their strengths to others and other things that should be exemplary for the students and applied in everyday life. This is one of the best ways to instill an attitude of tawadhu' for students. Not only that, by teaching the importance of implementing good manners such as respecting elders and respecting younger ones in order to maintain harmony both with kyai and students in Islamic boarding schools and parents at home. In the Darul Falah Islamic Boarding School, the 5 most important things that need to be considered so that students have an attitude of tawadhu' are istiqomahan in carrying out sunnah and obligatory worship. Because if the students are used to worship, the attitude of tawadhu' can easily be formed in every student at the Islamic Boarding School.Abstrak: Penelitian ini dimaksudkan untuk menjawab pertanyaan: 1. Bagaimana Peran Keteladanan Kyai di Pondok Pesantren Darul Falah 5 Cukir Jombang 2. Bagaimana Peran Kyai dalam membentuk  sikap tawadhu’ santri di Pondok Pesantren Darul Falah 5 Cukir Jombang 3. Apa saja faktor pendukung dan penghambat Peran Kyai dalam membentuk sikap tawadlu’ santri di Pondok Pesantren Darul Falah 5 Cukir Jombang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif lapangan (field research)  yang bersifat kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik Observasi, wawancara, dokumentasi dan Triangulasi.  Kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Dari hasil penilitian ini menunjukan bahwa peran kyai di Pondok Pesantren Darul Falah 5 memiliki pengaruh yang besar bagi sikap, kepribadian, dan semangat para santri. Terdapat banyak pula sikap kyai yang dapat di teladani bagi para santri diantaranya, selalu bersikap baik kepada orang lain, selalu menghormati siapapun yang ada di sekitarnya, rendah hati, tidak pernah menunjukkan kelebihannya kepada orang lain dan hal lain yang patut dicontoh bagi para santri dan diterapkan di kehidupan sehari-hari. Hal tersebut menjadi salah satu cara terbaik dalam penanaman sikap tawadhu’ bagi para santri. Tidak hanya itu, dengan mengajarkan pentingnya menerapkan adab yang baik seperti menghormati yang lebih tua dan menghargai yang lebih muda guna menjaga keharmonisan baik itu kepada kyai dan santri di dalam pondok pesantren maupun orang tua ketika di rumah. Di dalam Pondok Pesantren Darul Falah 5 hal terpenting yang perlu diperhatikan agar santri memiliki sikap tawadhu’ ialah keistiqomahan dalam melakukan ibadah-ibadah sunnah maupun wajib. Karena jika para santri sudah terbiasa melakukan ibadah maka sikap tawadhu’ dapat dengan mudah terbentuk dalam diri setiap santri di Pondok Pesantren

    Sosialisasi Pentingnya Berorganisasi dalam Pengembangan Karakter dan Keterampilan Berpikir Kritis Mahasiswa

    No full text
    Organizations are a real means for students to develop aspects of character development and critical thinking skills. At Universitas Nusantara PGRI Kediri there are various organizations that are able to provide insight for students in developing their competencies. The aim of this Community Service activity is to provide insight into the importance of organizing for new students in developing character and critical thinking skills. The Community Service Method is socialization which includes preparation, implementation, documentation and evaluation stages. The essence of implementing socialization activities is sharing knowledge and brainstorming. The participants in the Community Service activities are all new students from the Elementary School Teacher Education Study Program for the 2022/2023 academic year. The positive results obtained from socialization activities have a positive impact on the importance of joining organizations for students as a form of implication in increasing scientific insight and networking, responsiveness in problem solving, improving communication and leadership skills, training entrepreneurial skills, administrative governance, forming a disciplined and responsible attitude. responsibility, independence, forming a high work ethic, and forming social attitudes.Organisasi menjadi sarana nyata bagi mahasiswa dalam mengembangkan aspek pengembangan karakter dan keterampilan berpikir kritis. Di Universitas Nusantara PGRI Kediri terdapat berbagai macam organisasi yang mampu memberikan wawasan bagi mahasiswa dalam mengembangankan kompetensinya. Tujuan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah memberikan wawasan tentang pentingnya berorganisasi bagi mahasiswa baru dalam mengembangkan karakter dan keterampilan berpikir kritis. Metode Pengabdian Kepada Masyarakat adalah sosialisasi yang meliputi tahapan persiapan, pelaksanaan, dokumentasi, dan evaluasi. Inti dari pelaksanaan kegiatan sosialisasi adalah berbagi ilmu dan curah pendapat. Adapun peserta dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yaitu seluruh mahasiswa baru dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar tahun ajaran 2022/2023. Hasil positif yang didapat dari adanya kegiatan sosialisasi berdampak positif tentang pentingnya mengikuti organisasi bagi mahasiswa sebagai bentuk implikasi dalam menambah wawasan keilmuan dan jaringan, responsif dalam penyelesaian masalah, meningkatkan kemampuan komunikasi dan kepemimpinan, melatih kemampuan berwirausaha, tata kelola administrasi, membentuk sikap disiplin dan bertanggung jawab, kemandirian, membentuk etos kerja tinggi, dan membentuk sikap sosial.   &nbsp

    Implementasi mengaji ba'da maghrib dalam meningkatkan bacaan Al-Qur'an Anak Studi Kasus : Desa Ketanonageng, Sragi, Pekalongan

    No full text
    In Ketanonageng Village, Sragi District, the activity of reciting the Maghrib Koran has become part of the community's tradition. This activity, which is usually participated in by children, aims to introduce them more closely to the Koran and Islamic values, as well as strengthen their devotion from an early age. The iqro' method is the method used in Koran recitation activities in Ketanonageng Village, Sragi District. The aim of this research is to find out how the Maghrib Koran recitation activity is implemented in Ketanonageng Village, Sragi District, Pekalongan Regency, and to find out the level of success that has been achieved in this activity. Keywords​: ​​ Tradition, Koran Recitation Activities, Iqro' MethodDi Desa Ketanonageng, Kecamatan Sragi, kegiatan mengaji ba'da maghrib sudah menjadi bagian dari tradisi masyarakat. Kegiatan ini, yang biasanya diikuti oleh anak-anak, bertujuan untuk memperkenalkan mereka lebih dekat dengan Al-Qur’an dan nilai-nilai Islam, serta memperkuat ketaqwaan mereka sejak usia dini. Metode iqro’ menjadi metode yang digunakan dalam kegiatan mengaji di Desa Ketanonageng Kecamatan Sragi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi dalam kegiatan mengaji ba’da maghrib di Desa Ketanonageng Kecamatan Sragi Kabupaten Pekalongan, dan untuk mengetahui tingkat keberhasilan yang telah dicapai dalam kegiatan tersebut. Kata kunci: Tradisi, Kegiatan Mengaji, Metode Iqro

    POJOK PAJAK: BAKTI RELAWAN PAJAK (RENJANI) UNTUK MASYARAKAT

    No full text
    The Tax Volunteer Program at Universitas Hasyim Asy’ari aims to increase tax awareness in the community through assistance with Annual Tax Return (SPT) filing. This initiative involves students as volunteers who undergo intensive training in taxation, including SPT filing procedures and the tax volunteer code of conduct. During the February–March 2025 period, the volunteers assisted approximately 800 taxpayers at various locations, in collaboration with the Jombang Primary Tax Office (KPP Pratama Jombang). Evaluation results indicate that the program ran successfully and made a significant contribution to supporting taxpayer compliance, with success measured by activity scores validated by the Directorate General of Taxes of the Republic of Indonesia. As a follow-up, a “Tax Goes to School” program is planned to instill tax awareness from an early age. This program not only supports the Directorate General of Taxes but also enriches students’ experience in community service in line with the Tri Dharma of Higher Education.Program Relawan Pajak Universitas Hasyim Asy’ari bertujuan meningkatkan kesadaran pajak di masyarakat melalui asistensi pelaporan SPT Tahunan. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa sebagai relawan yang telah menjalani pelatihan intensif terkait perpajakan, termasuk pengisian SPT dan kode etik relawan. Selama periode Februari–Maret 2025, para relawan membantu sekitar 800 wajib pajak di berbagai lokasi, bekerja sama dengan KPP Pratama Jombang. Hasil evaluasi menunjukkan program ini berjalan dengan baik dan memberikan kontribusi nyata dalam mendukung kepatuhan wajib pajak. Keberhasilan ini diukur melalui skor kegiatan yang divalidasi oleh Ditjen Pajak RI. Sebagai tindak lanjut, direncanakan program “Tax Goes to School” untuk menanamkan kesadaran pajak sejak dini. Program ini tidak hanya mendukung Direktorat Jenderal Pajak, tetapi juga memperkaya pengalaman mahasiswa dalam pengabdian masyarakat sesuai Tri Dharma Perguruan Tinggi

    PENDAMPINGAN USAHA MAKANAN AMAN DAN SEHAT PADA IBU-IBU KEMBANG KUNING MULYO, SURABAYA

    No full text
    Women dominate food traders in the Kembang Kuning area. Most of the food businesses they run are small businesses carried out at home or around the grave area. The business activities carried out by Kembang Kuning Mulyo women are still relatively simple. Food products are only sold in front of the house using a table to place food. Unfortunately, traders pay little attention to hygiene standards, have limited knowledge of capital calculations and product cost, and refrain from using promotional media. The solution to overcome this problem is to provide education and practice regarding healthy and clean food business management, provide simple counseling regarding business finances, and help design promotional media such as banners or posters. Program implementation begins with problem identification, followed by implementing each activity according to plan, monitoring and evaluation, and assistance after completing the program. Through this service program, women can apply hygienic steps in every business process, calculate profits and losses from their merchandise, and have banners to beautify their stalls. Overall, this community service program ran smoothly. The partners showed high enthusiasm during the mentoring, as evidenced by their willingness to provide information, participate in counseling, and have active discussions.Pedagang makanan di daerah Kembang Kuning didominasi oleh ibu-ibu. Usaha makanan yang mereka jalankan sebagian besar merupakan usaha kecil-kecilan yang dilakukan di rumah atau di sekitar area makam. Kegiatan usaha yang dilakukan oleh ibu-ibu Kembang Kuning Mulyo masih tergolong sangat sederhana. Produk makanan hanya dijual di depan rumah dengan menggunakan meja sebagai tempat untuk meletakkan makanan. Sayangnya, para pedagang kurang memperhatikan standar kebersihan, keterbatasan pengetahuan tentang perhitungan modal dan harga pokok produk, serta tidak menggunakan media promosi apapun. Solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan memberikan penyuluhan dan praktik tentang pengelolaan usaha makanan yang sehat dan bersih, memberikan penyuluhan sederhana mengenai keuangan usaha, serta membantu mendesain media promosi seperti banner atau spanduk. Pelaksanaan program dimulai dengan identifikasi masalah, diikuti dengan pelaksanaan setiap kegiatan sesuai rencana, monitoring dan evaluasi, serta pendampingan setelah program selesai. Melalui program pengabdian ini, ibu-ibu mampu menerapkan langkah- langkah higienis dalam setiap proses usaha, menghitung keuntungan dan kerugian dari hasil dagangan, serta memiliki banner untuk mempercantik lapak dagangan. Secara keseluruhan, program pengabdian masyarakat ini berjalan lancar. Para mitra menunjukkan antusiasme yang tinggi selama pendampingan, terbukti dari kesediaan mereka untuk memberikan informasi, mengikuti penyuluhan, dan aktif berdiskusi

    PENGEMBANGAN MEDIA DAKON PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR

    No full text
    This study aims to develop the dakon media as a learning aid for teaching FPB dan KPK materials to elementary school students. Dakon media was chosen because of its potential to make learning more interactive and enjoyable, thus enhancing students understanding of mathematical concepts that are often considered difficult. The development of this mathematical dakon media uses the Borg and Gall Research and Development (R&D) model. There are 10 steps: identifying potentials and problems, collecting information, product design, design validation, design revision, product trial, product revision, usage trial, final product revision, and mass production. The needs analysis results indicate that students have never used dakon media in mathematic learning, and the absence of suitable media makes it difficult for them to understand the concepts of FPB dan KPK. The developed dakon media was validated by subject matter experts and media experts to ensure its feasibility as a learning tool. Product testing was conducted on fourth grade students at SDN Sukosari Jogoroto. The results of the mathematical dakon media development showed that the percentage obtained from media expert validators was 94,12%. The percentage result from subject matter expert validators was 88,33%, furthermore, the teacher trial result was 91,34%. A small group trial was conducted with 5 students, resulting in a percentage of 92,69%, while the fields trial conducted with 15 students yielded a percentage of 93,58%. Based on the overall data analysis, it can be concluded that the development of mathematical dakon media is suitable for use as a mathematics learning tool in elementary schools

    ALUR INSPEKSI QUALITY CONTROL DALAM FABRIKASI BAJA

    No full text
    Proses fabrikasi baja merupakan tahapan penting dalam industri konstruksi sehingga memerlukan pengawasan dalam proses produksi untuk menghasilkan kualitas produk yang baik. Setiap tahap, mulai dari penerimaan material hingga pengiriman produk akhir, harus melalui serangkaian inspeksi untuk memastikan kesesuaian terhadap standar teknis dan spesifikasi proyek. Tujuan penelitian ini adalah memahami dan menerapkan proses inspeksi dalam proyek konstruksi, serta mengidentifikasi langkah-langkah penting dalam diagram alir inspeksi yang digunakan untuk memastikan kualitas produk dan kepatuhan terhadap standar yang ditetapkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengamatan dan observasi yang dilakukan di PT. Pamitra Jaya Konstruksi selama tiga bulan, dari 2 September hingga 25 November 2024. Prosedur inspeksi mencakup pemeriksaan material awal, pemotongan (pre-cut), perakitan, pengelasan, pengujian non-destruktif (NDT), penyelesaian akhir, hingga perlakuan permukaan seperti pengecatan atau galvanisasi. Laporan inspeksi disusun di setiap tahapan untuk mendokumentasikan hasil pemeriksaan dan menjamin proses pelaksanaan dan kualitas material. Hasil inspeksi menunjukkan bahwa penerapan diagram alir inspeksi efektif dalam meningkatkan akuntabilitas dan efisiensi operasional.Proses fabrikasi baja merupakan tahapan penting dalam industri konstruksi sehingga memerlukan pengawasan dalam proses produksi untuk menghasilkan kualitas produk yang baik. Setiap tahap, mulai dari penerimaan material hingga pengiriman produk akhir, harus melalui serangkaian inspeksi untuk memastikan kesesuaian terhadap standar teknis dan spesifikasi proyek. Tujuan penelitian ini adalah memahami dan menerapkan proses inspeksi dalam proyek konstruksi, serta mengidentifikasi langkah-langkah penting dalam diagram alir inspeksi yang digunakan untuk memastikan kualitas produk dan kepatuhan terhadap standar yang ditetapkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengamatan dan observasi yang dilakukan di PT. Pamitra Jaya Konstruksi selama tiga bulan, dari 2 September hingga 25 November 2024. Prosedur inspeksi mencakup pemeriksaan material awal, pemotongan (pre-cut), perakitan, pengelasan, pengujian non-destruktif (NDT), penyelesaian akhir, hingga perlakuan permukaan seperti pengecatan atau galvanisasi. Laporan inspeksi disusun di setiap tahapan untuk mendokumentasikan hasil pemeriksaan dan menjamin proses pelaksanaan dan kualitas material. Hasil inspeksi menunjukkan bahwa penerapan diagram alir inspeksi efektif dalam meningkatkan akuntabilitas dan efisiensi operasional

    Replicating the Success of KB Villages: A Mock Study of Mamasa District as a Development Model in Lempangang Village

    No full text
    This research discusses the success of the family planning village that has been implemented in Lempangan Village, Gowa Regency, in significantly reducing stunting rates. This study uses a descriptive qualitative approach to describe the success factors of this programme. The results show that active community participation, collaboration between the village government, community health centres, and related institutions, and the use of technology in health education are the main keys. In addition, a family-based approach that involves all family members in maternal and child health management also plays an important role in overcoming the problem of stunting. The KB Village model in Lempangang Village can be used as an example for other regions in an effort to reduce stunting and improve the quality of life of the community in a sustainable manner

    Inovasi Produk Jamu: Strategi Peningkatan Nilai Melalui Konsep Kantong Celup yang Praktis dan Efisien

    No full text
    Di era modern, jamu sebagai warisan budaya dan kesehatan tradisional Indonesia, kurang diminati di kalangan masyarakat. Inovasi penting untuk meningkatkan daya tarik dan melestarikan eksistensi jamu di tengah perkembangan zaman. Salah satu inovasi yaitu membuat jamu siap seduh dengan kemasan kantong celup yang berisi rempah herbal kering yang sudah dihaluskan. Pengabdian ini bertujuan untuk mensosialisasikan potensi jamu kantong celup, sebagai produk kesehatan praktis dan peluang usaha baru sehingga menarik minat dan melestarikan jamu tradisional di era modern. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah ceramah, membagikan brosur, dan presentasi jamu kantong celup kepada masyarakat. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan minat masyarakat terhadap jamu tradisional serta antusiasme terhadap inovasi jamu kantong celup. Program ini memberikan dampak positif dengan mendorong penggunaan jamu tradisional yang berkontribusi pada kesehatan masyarakat dan membuka peluang ekonomi baru. Inovasi program ini terletak pada cara pengolahan jamu yang memanfaatkan teknologi modern melalui kantong celup

    Strategy of Islamic Marketing: Studi Kasus Pada Pariwisata Religi

    No full text
    Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi pemasaran Islam dalam upaya menjadikan pedagang yang sukses yang sesuai dengan ajaran Rasulullah SAW. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus menurut Robert K. Yin yang dimodifikasi sejalan dengan Al-Qur’an dan Al-Hadits. Hasil dari penelitian ini terdapat lima strategi pemasaran Islam meliputi Strategi Online dan offline, peningkatan kualitas layanan, peningkatan kualitas barang, penitipan di tempat lain, dan adanya relasi yang baik dengan konsumen dan pedagang lain. Kelima strategi pemasaran di atas sesuai dengan cara berdagang yang diajarkan oleh Rasulullah SAW

    2

    full texts

    3,638

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Universitas Hasyim Asy'ari
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇