Lembaga Jurnal Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Bosowa Makassa
Not a member yet
    691 research outputs found

    MENINGKATKAN PENGUASAAN KOSAKATA SISWA MELALUI PERMAINAN HYPONIM

    Get PDF
    This research was based on students’ problems regarding the students’ vocabulary mastery in English teaching. Where the mean score was categorized as fair classification. Most of the students were not active in learning English language and also hard to understand learning material. Consequently, the students’ vocabulary mastery was low. The objective was to find out wheter the use of hyponymy game able to improve the vocabulay mastery of the students. The researcher applied quasi-experimental method, with two-group pre-test post-test design. The test form was vocabulary test that related to describtive text which consisted of 25 items. The samples was chosen by using random sampling technique which consisted of 60 students of the Tenth Grade Students of SMK Negeri 3 Parepare. Where X.TKJ.1 as experimental class and X.Multimedia.1 as control class. The result of the data analysis showed that the students’ vocabulary mastery improved significantly. It was proved by the mean score of pre-test was 55.86 and the post-test was 81.57. The mean score of the students in post-test was higer than Kriteria Ketuntasan Minimal (71) in SMK Negeri 3 Parepare. After analyzing the data by using SPSS 21, the result of probability value in post-test was (0.00) it was lower than significance value (α) =  (0.05). Those indicated that H0 was rejected and H1 was accepted. It means that the students’ vocabulary mastery where taught by hyponymy game was effective to improve the vocabulary mastery of Tenth Garade Students at SMK Negeri 3 Parepare of academic year 2016/2017.Penelitian ini didasarkan pada masalah siswa terkait pada penguasaan kosa kata dalam pengajaran bahasa Inggris. Dimana nilai siswa dikategorikan sedang (cukup) berdasarkan penilaian. Disamping itu kebanyakan siswa tidak berpartisipasi aktif dalam pembelajaran bahasa Inggris dan siswa juga sulit me ngerti tentang materi. Oleh karena itu, penguasaan kosa kata siswa rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penggunaan permainan hyponymy dapat meningkatkan kosa kata siswa. Peneliti meggunakan metode kuasi-eksperimen dengan desain dua kelompok test awal dan test akhir. Bentuk test adalah test kosa kata yang berhubungan dengan teks describetive yang berisi 25 soal. Sampel dipilih dengan menggunakan tehnik random sampling yang terdiri dari 60 siswa dari dua kelas yang diambil dari populasi siswa kelas sepuluh SMK Negeri 3 Parepare. Dimana kelas X.TKJ.1 sebagai kelas percobaan dan X Multimedia.1 sebagai kelas kontrol. Hasil analisis data menunjukkan bahwa penguasaan kosa kata siswa meningkat secara signifikan. Hal ini dibuktikan dengan nilai rata-rata pre-test adalah 55.86 dan post-test adalah 81.86. Selain nilai yang berbeda dari pre-test dan post-test, nilai rata-rata siswa dalam post-test adalah 81.86 lebih tinggi dari Kriteria Ketuntasan Minimal (71) di SMK Negeri 3 Parepare. Setelah menganalisis data dengan menggunakan SPSS 21, hasil dari probabilitas pada post test adalah (0.00) dan nilai signifikan adalah (0.05). Hal ini mengindikasikan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Sebagai kesimpulan, pengajaran kosa kata menggunakan permainan hyponim efektif untuk meningkatkan penguasaan kosa kata bahasa Inggris siswa kelas sepuluh SMK Negeri 3 Parepare tahun ajaran 2016/2017

    PENINGKATAN HASIL BELAJAR MELALUI PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DENGAN MATERI IPS KEPAHLAWANAN DAN PATRIOTISME KELAS IV SD INPRES PANAIKANG II/1 MAKASSAR

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV dengan materi IPS  kepahlawanan dan patriotisme dengan menggunakan pembelajaran kooperatif tipe jigsaw . Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). PTK ini dilakukan dengan dua siklus, masing-masing siklus terdiri atas dua pertemuan. Pada setiap siklus terdapat kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian yaitu siswa kelas IV SD Inpres Panaikang II/1 Makasar yang berjumlah 30 siswa, terdiri atas 19 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data meliputi observasi dan tes (pilihan ganda) yang dilakukan pada akhir pertemuan tiap siklus. Instrumen yang digunakan yaitu soal tes berbentuk pilihan ganda dan lembar observasi proses belajar guru dan siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dalam pembelajaran IPS pada materi Kepahlawanan dan Patriotisme telah berhasil meningkatkan prestasi belajar siswa kelas IV SD Inpres Panaikang II/1 Makassar. Adapun peningkatan prestasi belajar siswa terlihat dari pencapaian nilai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) 75 yaitu, pada pra tindakan, ketuntasan hasil belajar siswa baru mencapai 30 (%), nilai rata-rata 58,67. Pada siklus I ketuntasan prestasi belajar siswa mencapai 60 % nilai rata-rata 67,33. Pada siklus II hasil siswa yang mencapai nilai KKM 75 sebanyak 83 (%), nilai rata-rata 75, selisih peningkatan nilai siklus I ke siklus II sebanyak 23 (%), dengan selisih nilai rata-rata antara siklus I dan siklus II yaitu 7,67. Berdasarkan hasil di atas diharapkan agar seluruh siswa aktif dan dapat bekerjasama baik dengan siswa maupun siswa dengan guru dalam pembelajaran/diskusi kelompok kecil pada pelajaran IPS, sehingga terjadi peningkatan prestasi belajar sesuai yang diharapka

    HUBUNGAN MINAT BACA DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA SEKOLAH DASAR DI KOTA MAKASSAR

    Get PDF
    This study aims to: (1) Knowing the relationship of reading interest with learning outcomes (2) Knowing the relationship of learning motivation with learning result Language (3) Knowing the relation of reading interest and learning motivation learning result Indonesian. Thisresearch ex postfacto which is coresional characteristic. ex postfacto research is a research that looks for un-manipulated relationship by the researcher.Population in this study are students in all Primary School in Makassar city which amounted to 100 students. Data collection techniques taken through the questionnaires. The research instrument used is questionnaire of reading interest and questionnaire of learning motivation with likert scale assessment, alternative answer consists of four options: strongly agree (SS), agree (S), disagree (TS), strongly disagree (STS). Technique of data analysis of descriptive analysis and inferential analysis.The results of this study indicate: (1) There is a significant relationship between reading interest and learning result of Indonesian language (2) There is a relationship between learning motivation and learning outcome of Indonesian language (3) There is a significant relationship between reading interest and learning motivation with learning result of Indonesian language.Penelitian ini bertujuan: (1) Mengetahui hubungan minat baca dengan hasil belajar (2) Mengetahui hubungan motivasi  belajar dengan hasil belajar Bahasa (3) Mengetahui hubungan minat baca dan motivasi belajar dengan hasil belajar Bahasa Indonesia. Jenis penelitian ex postfacto yang sifatnya koresional. Penelitian ex postfacto merupakan penelitian yang mencari hubungan yang tidak dimanipulasi oleh peneliti. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa Sekolah Dasar Kota Makassar yang berjumlah 100 siswa. Teknik pengumpulan data diambil melalui kuesioner. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu berupa angket minat baca dan angket motivasi belajar dengan penilaian skala likert,alternatif jawaban terdiri atas empat pilihan yaitu: sangat setuju (SS; setuju (S); tidak setuju (TS); sangat tidak setuju (STS) Teknik analisis data terdiri atas analisis deskriptif dan analisis inferensial. Hasil penelitian menunjukkan (1) Terdapat hubungan yang signifikan antara minat baca dan hasil belajar Bahasa Indonesia (2) Terdapat hubungan antara motivasi belajar dan hasil belajar Bahasa Indonesia (3) Terdapat hubungan yang signifikan antara minat baca dan motivasi belajar dengan hasil belajar Bahasa Indonesia

    PENINGKATAN HASIL BELAJAR PKn MELALUI MODEL PEMBELAJARAN DIRECT INSTRUCTION PADA SISWA KELAS II SD INPRES NIPA-NIPA KOTA MAKASSAR

    Get PDF
    The research was to describe the Direct Instruction Method for Increasing Of study result Nationality Learning sub title environment treatment in Elementary School of Nipa-Nipa Makassar.Type of this research was Classroom Ation Research which based on several steps, such as planning, action implementation observation, evaluation, and reflection. Subject of the research were II class students SD Inpres Nipa-Nipai Makassar as many as 27 students. Data collection used observation and the next test analyzed by descriptive method. The result of the research showed that the Direct Instruction Method could improve learnig result of students in II class SD Inpres Nipa-Nipa Makassar. In this case based on the improvement average value of learning result from 54.23% in cycle I became 78.63% in cycle II and the increase of average value is eleven percent. So, this research is considered successful on minimal criteria completeness from 34% at cycle I to 81% at cycle II.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan model pembelajaran Direct Instruction pada pembelajaran PKn pokok bahasan memelihara lingkungan dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas II SD Inpres Nipa-nipa Kota Makassar.Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yang terdiri atas beberapa tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, evaluasi, dan refleksi.Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas II SD Inpres Nipa-nipa Kota Makassar sebanyak 27 siswa.Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi dan tes yang selanjutnya dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Direct Instruction dalam pembelajaran PKn pokok bahasan “Memelihara Lingkungan†dapat meningkatkan hasil belajar pada siswa kelas II SD Inpres Nipa-Nipa Kota Makassar. Hal tersebut berdasarkan adanya peningkatan nilai rata-rata hasil belajar dari 54,23 pada siklus I menjadi 78,63 pada siklus II dan peningkatan ketuntasan hasil belajar dari 34% pada siklus I menjadi 81% pada siklus II

    PENERAPAN METODE FIELD TRIP UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA DALAM MENULIS KARANGAN DESKRIPSI PADA SISWA KELAS V-4 SD NEGERI MANGKURA II MAKASSAR

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan memperoleh data dan informasi mengenai Peningkatan kemampuan menulis karangan deskripsi dengan menggunakan penerapan metode field trip siswa kelas V-4 SD Negeri Mangkura II Makassar. Teknik yang dilakukan untuk mengumpulkan data yaitu observasi dan tes. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Field Trip. Pelaksanaan penelitian terdiri atas dua siklus yaitu siklus I dan II yang tiap siklus terdapat empat tahapan yaitu perencanaan, tindakan, observasi, refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Field Trip dapat meningkatkan kemampuan menulis karangan deskripsi siswa. Hal ini dibuktikan dengan terjadinya peningkatan dari siklus I (66,48) dan siklus II (89,18)

    EFEKTIFITAS MEDIA KOMPUTER DENGAN PERANGKAT LUNAK POWERPOINT DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INGGRIS MATERI PRONOUN PADA PESERTA DIDIK KELAS X TEKNIK SURVEYING DI SMK NEGERI 3 GORONTALO TAHUN PELAJARAN 2018/2019

    Get PDF
    The objective of this research is to enlarge the teaching and learning tools which is basedon PowerPoint software of   computer and will be applied to the X grade students of Surveying. Hopefully, by using this media the students can enlarge their learning in English especially in Pronoun. The data of first circle shows that the students who get score less than 75 % is 15 students (40,54 %). Students mastery learning is 75,5 %. Students who are active is 21 students and not active is 16. In the second circle there are 2 students who get score 75 (5,41 %). Students mastery learning is 81,49%. Students who are active is 29 students (78,38%) and 8 students who are not active (21,62%).  The data of using media in teaching and learning process shows that all the students are very interesting with the media of PowerPoint software of computer. This is shows that 100 % of the students are exciting, 89,19 % students said that they are easy going to learn, 86,49 % os the students are more active, 75,68 % of the students are motivated to learn, 83,78 % of the students said that they are understand and 0% of students are  boring and 89,19 % of students are happy tu study.   The student’s motivation in learning material of Pronoun is great, it is about 75,68%. In same case, there are 29 students (78,38%) who said that their English score is betterr. there are 35 students (94,59%) said that they are more motivated in learning. Form those data above can be concluded that teaching and learning process by using PowerPoint software of computer is more significant than the conventional one.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran yang berbasis komputer dengan perangkat lunak PowerPoint yang diimplementasikan pada peserta didik kelas X program keahlian Teknik Surveying, dengan harapan dapat meningkatkan ketuntasan belajar Bahasa Inggris peserta didik pada materi Pronoun. Dari data pada siklus I menunjukkan: peserta didik memperoleh nilai kurang dari 75 sebanyak 15 peserta didik (40,54 %) dan rentang nilai lebih dari 75 sebanyak 22 peserta didik (59,46%). Daya serap peserta didik mencapai 75,5 %. Aktifitas peserta didik dari 37 orang terdapat 21 peserta didik (56,76%) termasuk sangat aktif dan aktif, dan 16 peserta didik (43,24 %) tergolong kategori kurang aktif dan tidak aktif. Pada siklus II dari 37 peserta didik diperoleh data nilai kurang dari 75 sebanyak 2 peserta didik (5,41 %) dan rentang nilai lebih dari 75 sebanyak 35 peserta didik (94,59 %). Daya serap peserta didik mencapai 81,49 %. Aktifitas peserta didik dari 37 orang terdapat 29 peserta didik (78,38 %) termasuk sangat aktif dan aktif, dan 8 peserta didik (21,62%) termasuk kategori cukup aktif dan kurang aktif. Data pemanfaatan media dalam proses pembelajaran diperoleh bahwa semua peserta didik sangat tertarik dengan penggunaan media power point. Hal ini dapat dilihat bahwa 100 % peserta didik menyatakan menyenangkan, 89,19 % menyatakan menerima pelajaran dengan mudah, 86,49 % peserta didik menjadi lebih aktif, peserta didik sangat termotivasi sebanyak 75,68 % dan 83,78 % peserta didik menyatakan paham, peserta didik yang menyatakan jenuh dalam menerima pelajaran tidak ada, tetapi yang menyatakan tidak merasa bosan sebanyak 33 peserta didik (89,19 %). Tingkat kesungguhan peserta didik dalam memperhatikan materi pelajaran yang disampaikan dengan media pembelajaran sangat besar yaitu 75,68 %, dalam meningkatkan prestasi belajar peserta didik yang menyatakan nilainya menjadi lebih bagus sebanyak 29 peserta didik (78,38 %), meningkatkan semangat dalam belajar peserta didik menyatakan lebih giat belajar sebanyak 35 peserta didik (94,59 %). Dari data tersebut diperoleh kesimpulan bahwa pembelajaran dengan media perangkat lunak power point secara signifikan lebih baik jika dibandingkan dengan pembelajaran konvensional yang selama ini dilakukan

    PERANAN RELAWAN BACA DALAM MENINGKATKAN LITERASI MASYARAKAT DESA LEMBANG LOHE KECAMATAN KAJANG KABUPATEN BULUKUMBA

    Get PDF
    This study aims to obtain information and knowledge based on data or facts that are valid, correct and reliable about the role of reading volunteers in improving community literacy. This research was conducted from June 2020 to August 2020 in Lembang Lohe Village, Kajang District, Bulukumba Regency. This research is a qualitative research. With data collection techniques used are observation, interviews, documentation, and literature. Researchers get research data from informants. The key informants of this research are the coordinator and facilitator who is also the manager of the Smart House. Meanwhile, the core informants were reading volunteers and community learning participants in Lembang Lohe Village, Kajang District, Bulukumba Regency. Based on the results of these field findings, reading volunteers have a series of programs to support their role in increasing the literacy of rural communities. The programs implemented in each activity have gradually increased interest in reading, writing and arithmetic. Starting from a sense of interest in books, a sense of pleasure in reading, a sense of need for reading, and an attitude of trying to find a reading. The programs that support the improvement of literacy in rural communities are studying every weekend, and a mobile library. Despite the many obstacles faced on their journey to improve the literacy of rural communities, reading volunteers are still active in carrying out their programs.Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi dan pengetahuan berdasarkan data atau fakta yang valid, benar dan dapat dipercaya tentang peranan relawan baca dalam meningkatkan literasi masyarakat. Penelitian ini dilakukan sejak bulan Juni 2020 sampai dengan bulan Agustus 2020 di Desa Lembang Lohe Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi, dan kepustakaan. Peneliti mendapatkan data-data penelitian dari para informan. Adapun informan kunci penelitian ini adalah Koordinator dan fasilitator yang juga merupakan pengelola Rumah Pintar. Sedangkan informan inti adalah relawan-relawan baca dan peserta belajar masyarakat di Desa Lembang Lohe Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba. Berdasarkan hasil temuan lapangan tersebut bahwa relawan baca memiliki serangkaian program untuk mendukung peranannya dalam meningkatkan literasi masyarakat desa. Program-program yang diterapkan di setiap kegiatan secara perlahan telah meningkatkan minat membaca, menulis dan berhitung. Mulai dari rasa ketertarikan pada buku, rasa senang akan membaca, rasa butuh akan bacaan, dan sikap berusaha untuk mencari bacaan. Adapun program-program yang mendukung peningkatan literasi masyarakat desa adalah belajar tiap akhir pekan, dan perpustakaan keliling. Meskipun banyak kendala yang dihadapi dalam perjalanannya untuk meningkatkan literasi masyarakat desa, relawan baca tetap giat menjalankan program-programnya

    PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS DESKRIPSI BAHASA INDONESIA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR PADA SISWA KELAS V SD INPRES TANGKALA II KOTA MAKASSAR

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis deskripsi Bahasa Indonesia dengan menggunakan media gambar pada siswa kelas V SD Inpres Tangkala II Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (clasroom action reaserch) yang terdiri dari dua siklus di mana setiap siklus dilaksanakan sebanyak tiga kali pertemuan. Setiap siklus terdiri dari 4 tahap, yaitu: perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu dengan menggunakan teknik analisis kualitatif dan kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah Siswa Kelas V SD Inpres Tangkala II sebanyak 37 orang terdiri dari 20 laki-laki dan 17 perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan kemampuan menulis deskripsi siswa kelas V. Pada siklus I kemampuan menulis deskripsi yang tuntas secara individual dari 36 siswa hanya 21 siswa atau 58,33%. Sedangkan pada siklus II dimana dari 36 siswa terdapat 33 siswa atau 91,67%. Berdasarkan penyajian hasil data analisis, dapat disimpulkan bahwa kemampuan menulis deskripsi teks dengan menggunakan media gambar mengalami peningkatan

    PENERAPAN PENDEKATAN SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT (STM) UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN PENCEMARAN LINGKUNGAN PADA SISWA KELAS III SD KEMALA BHAYANGKARI MAKASSAR

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah Untuk Peningkatan Pemahaman Pencemaran Lingkungan Melalui Penerapan Pendekatan Sains Teknologi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas III SD Kemala Bhayangkari Makassar dengan jumlah siswa sebanyak 20 orang masing – masing 11 orang siswa laki – laki dan 9 orang siswa perempuan . Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa evaluasi pada setiap akhir pembelajaran menunjukkan bahwa pada tindakan siklus I nilai rata-rata kelas mencapai 51,75% dan ketuntasan belajar mencapai 35% atau sebanyak 7 orang siswa yang memperoleh nilai 70 ke atas. Sedangkan pada tindakan siklus II nilai rata-rata kelas mencapai 77,75%  dan ketuntasan belajar mencapai 100% atau sebanyak 20 orang siswa memperoleh nilai 70 keatas.  Hal ini membuktikan bahwa Penerapan pendekatan Sains Teknologi Masyarakat (STM) dalam proses pembelajaran pencemaran lingkungan pada siswa kelas III SD Kemala Bhayangkari mengalami peningkatan. Hal ini terbukti adanya perkembangan hasil belajar  siswa dari siklus pertama dan siklus kedua

    PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA GRAFIS TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI 55 PAREPARE

    Get PDF
    This study examines the presence or absence of the influence of using graphic media on learning outcomes in Indonesian subjects. The formulation of the problem studied is whether there is an influence of the use of graphic media on student learning outcomes in Indonesian subjects, namely the ability to read comprehension in the material types of characters in fiction. This study aims to determine the effect of using graphic media on learning outcomes in Indonesian subjects. This research uses a quantitative approach to the type of experimental research and uses pre-experimental design in the form of one-group pretest-posttest design. The sampling technique used in this study is the Non Probability Sampling technique with a sample size of 23. The data collection technique used in this study is a test of learning outcomes and documentation. The data analysis technique used in the study is a t-test to test the hypothesis preceded by the analysis prerequisite test in the form of a normality test. The results of hypothesis testing using the Paired Sample T-test which shows Sig (2-tailed) <0.05 so that H0 is rejected and Ha is accepted which means that the graphic image learning media has a good effect because it improves the learning outcomes of Indonesian about reading comprehension of fourth grade students public elementary school 55 Parepare.Penelitian ini menelaah tentang ada tidaknya pengaruh penggunaan media grafis terhadap hasil belajar mata pelajaran Bahasa Indonesia. Rumusan masalah yang dikaji yaitu apakah ada pengaruh penggunaan media grafis terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia yaitu kemampuan membaca pemahaman pada materi jenis-jenis tokoh dalam cerita fiksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media grafis terhadap hasil belajar mata pelajaran Bahasa Indonesia. Penelitan ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen dan menggunakan desain pre-experimental dalam bentukone-group pretest-posttest design. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik Non Probability Sampling dengan jumlah sampel yakni 23. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah t-test untuk menguji hipotesis yang didahului dengan uji prasyaratan alisis berupa uji normalitas. Hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan uji Paired Sample T-test yang menunjukkan Sig (2-tailed) < 0,05 sehingga H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti bahwa media pembelajaran gambar grafis berpengaruh baik sebab meningkatkan hasil belajar bahasa Indonesia tentang membaca pemahaman siswa kelas IV SD Negeri 55 Parepare

    659

    full texts

    691

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Lembaga Jurnal Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Bosowa Makassa
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇