Lembaga Jurnal Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Bosowa Makassa
Not a member yet
691 research outputs found
Sort by
LANGUAGE SHIFT IN COMMUNICATION BY THE COMMUNITY OF LAIKANG VILLAGE IN TAKALAR DISTRICT
Language contact that occurs in multilingual society causes various linguistic events. One of these linguistic events is language shift. In this case a person or group of people leave the first language or common language and switch to using a second language. The study of language shift in the village community of Laikang Village, Takalar Regency aims to describe the form of community language use based on the age domain, namely children, adolescents, and adults. The type of research used is descriptive qualitative research. Based on the form of the use of the Makassar language and Indonesian language with data sources from the Laikang village community, Takalar district obtained by using the listening method, namely listening techniques, engaging conversations, free listening techniques, engaging conversations, recording techniques, and note-taking techniques as well as speaking or interviewing methods in cases the phenomenon of language shift resulted in the finding that the Makassar language which is the language of the Laikang village community experienced a language shift. Even though adults are able to use the Makassar language actively, they show the dominant use of Indonesian in the form of their use of the language. Adolescents, although able to understand the Makassar language, are not able to use the Makassar language actively, while the children are very difficult and even unable to use the Makassar language, another indication is the existence of the Indonesian language which has shifted the existence of the Makassar language.Kontak bahasa yang terjadi pada masyarakat multibahasa menyebabkan berbagai peristiwa-peristiwa kebahasaan. Salah satu peristiwa kebahasaan tersebut adalah pergeseran bahasa. Dalam hal ini seorang atau sekelompok orang meninggalkan bahasa pertama atau bahasa guyup dan beralih menggunakan bahasa kedua. Penelitian pergeseran bahasa pada masyarakat kampung Desa Laikang Kabupaten Takalar bertujuan untuk mendeskripsikan wujud penggunaan bahasa masyarakat berdasarkan ranah usia, yaitu anak-anak, remaja, dan dewasa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Berdasarkan wujud penggunaan bahasa Makassar dan bahasa Indonesia dengan sumber data masyarakat kampung desa Laikang kabupaten Takalar yang diperoleh dengan menggunakan metode simak, yaitu teknik simak, libat cakap, teknik simak bebas libat cakap, teknik rekam, dan teknik catat serta metode cakap atau wawancara pada kasus fenomena pergeseran bahasa dihasilkan temuan bahwa bahasa Makassar yang merupakan bahasa guyup masyarakat kampung desa Laikang mengalami pergeseran Bahasa. Masyarakat dewasa meski mampu menggunakan bahasa Makassar secara aktif, namun menunjukkan penggunaan bahasa Indonesia secara dominan pada wujud penggunaan bahasa mereka. Masyarakat remaja meski mampu memahami bahasa Makassar, namun tidak mampu menggunakan bahasa Makassar secara aktif, sedangkan anak-anak sangat kesulitan bahkan tidak mampu lagi menggunakan bahasa Makassar, indikasi lain yaitu keberadaan bahasa Indonesia yang telah menggeser keberadaan bahasa Makassar
BELAJAR KOLABORASI BERBASIS TEKNOLOGI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SPEAKING SISWA SELAMA PANDEMIK COVID 19
This research aims to investigate the integration of technology for students to learn collaboratively in practicing their speaking. This study took another possible way to use the google meet link through Google classroom to meet students and improve their speaking on different topics. This research applied a pre-experimental study. In semester six, the population was all students, English department Universitas Borneo Tarakan. Through random sampling, the samples were Class A consisting of 31 students. The instrument was a spoken test administered as a pre-test and post-test and speaking scoring rubric and the data on students’ speaking was analyzed using SPSS 17. The result showed the value of t-count greater than t-table (26 372> 2042), and a p-value less than α (0.000 <0.050) which means that there are significant differences between pre-and post-by-paired t speaking measured scoring. As a result, technology-based online collaborative learning can significantly increase the total score of students' speaking skills in English. This research was expected to contribute to the body of knowledge on how technology brought a change and opportunity to keep learning during pandemics and this study also tended to assist the students to improve their spoken languagePenelitian ini bertujuan untuk meneliti bagaimana teknologi berpesan dalam belajar secara kolaboratif untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa. Studi ini menyelidiki penggunaan teknologi yang terhubung dengan google meet melalui Google classroom dalam meningkatkan kemampuan berbicara siswa dengan topik yang berbeda. Penelitian ini merupakan penelitian pre-eksperimental dengan sampel pada semester enam yang populasinya adalah seluruh mahasiswa jurusan Bahasa Inggris Universitas Borneo Tarakan. Melalui random sampling, sampelnya adalah Kelas A yang terdiri dari 31 siswa dan instrumen yang digunakan adalah tes speaking dengan penggunaan Rubrik penilaian pada pre-test dan post-test dan speaking dan data kemampuan berbicara siswa dianalisis menggunakan SPSS 17. Hasil penelitian menunjukkan nilai t-hitung lebih besar dari t-tabel (26372> 2042), dan p-value lebih kecil dari (0,000 < 0,050) yang berarti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara skor t-test berbicara sebelum dan sesudah berpasangan. Hasilnya, pembelajaran kolaboratif online berbasis teknologi dapat secara signifikan meningkatkan skor total keterampilan berbicara bahasa Inggris siswa. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pengetahuan tentang bagaimana teknologi membawa perubahan dan kesempatan untuk terus belajar selama pandemi dan penelitian ini juga cenderung membantu siswa untuk meningkatkan bahasa lisan merek
PROFIL HASIL BELAJAR IPA PESERTA DIDIK KELAS V PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI SD INPRES PAROPO KOTA MAKASSAR
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hasil belajar IPA peserta didik kelas V Tahun Ajaran 2020/2021 pada masa pandemi Covid-19 di SD Inpres Paropo Kota Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Adapun subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas V Tahun Ajaran 2020/2021 dan guru kelas V sebagai informan.Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar IPA yang dimiliki oleh peserta didik berada pada kategori baik dan keseluruhan telah mencapai KKM. Skor tertinggi adalah 88 dan skor terendah adalah 75 yang mencapai batas KKM IPA yang telah ditetapkan dengan nilai rata-rata hasil belajar IPA yaitu 80,81. Pembelajaran online ini menggunakan media WhatsApp karena lebih mudah digunakan. Media pendukung lainnya yang digunakan yaitu video youtube dan buku tematik. Dengan demikian hasil belajar IPA pada pembelajaran online dapat dikatakan efektif dan dapat dilaksanakan walaupun dipengaruhi oleh beberapa faktor kendala seperti masalah jaringan internet yang kurang stabil dan media pembelajaran yang digunakan terbatas yaitu media WhatsApp, video youtube dan buku tematik serta dalam proses pengerjaannya masih dibantu oleh orang tua
CODE SWITCHING OF THE INDONESIAN-ENGLISH FOUND IN SELECTED PROFESSIONS’ UTTERANCES IN TALK SHOWS
Switching languages from one language to a different one has using by those who understand two or more languages. It then becomes a trend either in bilingual or multilingual society specifically in Indonesia. The aim of this study are to discover and analyze the types of code switching used by the selected professions in talk shows and reasons of those selected professions using code switching in their utterances. The data sources used in this study are selected talk show videos on YouTube. The data were obtained by downloading, transcribing, highlighting the utterances, and underlying the English phrases, clauses, or words. The writer used qualitative descriptive method and used Charlotte Hoffmann’s theory in analyzing the data. The results of this study showed that there were 3 types of types of code switching used by the selected professions, they are intrasentential, intersentential, and emblematic switching. There were also 5 reasons found why those selected professions using code switching in their utterances. They were talking about particular topic, quoting somebody else’s statements, being emphatic about something, interjection, and repetition used for clarification. The reasons of express group identity and clarifying the speech content for the interlocutor are not foundSwitching languages from one language to a different one has using by those who understand two or more languages. It then becomes a trend either in bilingual or multilingual society specifically in Indonesia. The aim of this study are to discover and analyze the types of code switching used by the selected professions in talk shows and reasons of those selected professions using code switching in their utterances. The data sources used in this study are selected talk show videos on YouTube. The data were obtained by downloading, transcribing, highlighting the utterances, and underlying the English phrases, clauses, or words. The writer used qualitative descriptive method and used Charlotte Hoffmann’s theory in analyzing the data. The results of this study showed that there were 3 types of types of code switching used by the selected professions, they are intrasentential, intersentential, and emblematic switching. There were also 5 reasons found why those selected professions using code switching in their utterances. They were talking about particular topic, quoting somebody else’s statements, being emphatic about something, interjection, and repetition used for clarification. The reasons of express group identity and clarifying the speech content for the interlocutor are not foun
Pengaruh Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah Terhadap Kinerja Guru Di UPT SPF SD Inpres Galangan Kapal II Kota Makassar
Gabriel Dammen. 2023. Pengaruh Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah Terhadap Kinerja Guru Di UPT SPF SD Inpres Galangan Kapal II Kota Makassar. Skripsi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Iimu Pendidikan dan Sastra, Universitas Bosowa. Dibimbing oleh Dr. Burhan, S.Pd.,M.Pd. dan Dr. Ifa Safira, S.Pd.,M.Pd. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan transfrormasional kepala sekolah terhadap kinerja guru di UPT SPF SD Inpres Galangan Kapal II Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah survei dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian ini semua kinerja guru sebanyak 17 guru. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan angket dan dokumentasi yang dianalisis dengan teknik analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional kepala sekolah berpengaruh positif terhadap kinerja guru sebesar 20,9% . Dengan faktor indikator yang mempengaruhi kepemimpinan transformasional kepala sekolah yakni pengaruh ideal, motivasi insiprasi, stimulasi intelektual dan pertimbangan individual
WOMEN’S STRUGGLE TO ACHIEVE THEIR GENDER EQUALITY IN PRIDE AND PREJUDICE AND JURNAL PH.D MAMA: A COMPARATIVE STUDY
Women’s struggle to achieve their gender equality in Pride and Prejudice (1813) and Jurnal P.hD Mama (2019) were showed clearly. Interestingly, since in Regency Period until this time, women needed extra effort to achieve their gender equality or to struggle even for their rights in life. This study aimed to compare and reve al the women’s struggle to achieve their gender equality in Pride and Prejudice and Jurnal P.hD Mama. This article used qualitative method, and applied feminist literary approach. The data are collected from primary and secondary sources. The primary sources were the novel entitled Pride and Prejudice written by Jane Austen and Jurnal P.hD Mama written by Kanti Pertiwi et.al. The second sources were some related books and articles that are supporting this study. The result of this study was revealing women’s struggle that happened in the novels and the reasons behind it since Regency Period (1795-1837) and still suitable until this modern era. Indirectly, this study reveals the position of gender equality. It could be reality or dream. This study show how gender could influence human to achieve their rights. There was gap and no equal between man and woman. Gender equality had become a concept that is difficult to achieve. This study also has great significances to ELT, especially in education field. Teacher and student should have the right perspective about gender equality, so in the process of learning, gender could not become boundary to human in gain knowledge and social skillPerjuangan perempuan untuk mencapai kesetaraan gender dalam Pride and Prejudice (1813) dan Jurnal P.hD Mama (2019) terlihat jelas. Menariknya, sejak masa Kabupaten hingga saat ini, perempuan membutuhkan upaya ekstra untuk mencapai kesetaraan gendernya atau bahkan memperjuangkan haknya dalam hidup. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan dan mengungkap perjuangan perempuan untuk mencapai kesetaraan gender dalam Pride and Prejudice dan Jurnal P.hD Mama. Artikel ini menggunakan metode kualitatif, dan menerapkan pendekatan sastra feminis. Data dikumpulkan dari sumber primer dan sekunder. Sumber utama adalah novel Pride and Prejudice karya Jane Austen dan Jurnal P.hD Mama karya Kanti Pertiwi et.al. Sumber kedua adalah beberapa buku dan artikel terkait yang mendukung penelitian ini. Hasil dari penelitian ini adalah mengungkap perjuangan perempuan yang terjadi dalam novel dan alasan di baliknya sejak Periode Kabupaten (1795-1837) dan masih cocok hingga era modern ini. Secara tidak langsung, penelitian ini mengungkap posisi kesetaraan gender. Bisa jadi kenyataan atau mimpi. Studi ini menunjukkan bagaimana gender dapat mempengaruhi manusia untuk mencapai hak-haknya. Ada kesenjangan dan tidak ada kesetaraan antara laki-laki dan perempuan. Kesetaraan gender sempat menjadi konsep yang sulit diwujudkan. Kajian ini juga memiliki arti penting bagi ELT, khususnya di bidang pendidikan. Guru dan siswa harus memiliki perspektif yang benar tentang kesetaraan gender, sehingga dalam proses pembelajaran, gender tidak bisa menjadi batasan bagi manusia dalam memperoleh pengetahuan dan keterampilan sosial
THE EFFECT OF E-LEARNING BASED LEARNING DURING THE COVID-19 PANDEMIC ON ACCOUNTING COMPUTER LEARNING RESULTS IN CLASS XII STUDENTS IN ACCOUNTING EXPERTISE PROGRAM IN SMK NEGERI I PANGKEP
This study aims to determine the magnitude of the influence of E-learning-based learning during the Covid-19 pandemic on student accounting learning outcomes at SMK Negeri 1 Pangkep. The variables in this study are E-learning-based learning during the Covid-19 pandemic as the independent variable and learning outcomes as the dependent variable. The population in this study were all students of the accounting expertise program at SMK Negeri 1 Pangkep consisting of 144 students. The sampling technique used a proportionate stratified random sampling technique with a total sample of 59 students. Data collection techniques used are questionnaires and documentation. The data analysis technique used is descriptive analysis of percentages, instrument testing and hypothesis testing. Instrument test consists of validity test and reliability test. The hypothesis test consists of simple linear regression analysis, t-test, and coefficient of determination. The results of this study indicate that students have difficulty learning Myob Accounting online during the Covid-19 pandemic with a fairly high level of difficulty obtained from the indicators, namely technical difficulties with a percentage of 43% which are categorized as quite high, which includes internet signal strength in the high category, limited internet quota with low category and supporting devices with low category. Then the indicator of student adaptation difficulties with a percentage of 57% is categorized as quite high which includes unconducive home conditions in the low category, not used to online learning in the high category, more online assignments in the high category and difficulty dividing time in the sufficient category. The indicator of lecturer unpreparedness with a percentage of 67% is categorized as high which includes explanations that are still lacking in the high category, the limited form of material provided is in the high category and the limited applications used in online learning are in the high category. Furthermore, based on the results of the regression analysis, the simple linear regression equation model Y' = 31.092 + 0.375X means that E-learning-based learning has a positive effect on learning outcomes where each additional value of one independent variable increases the value of the dependent variable by 0.375 units. From the results of the analysis of the coefficient of determination (r = 12.7%, which means that E-learning-based learning contributes to student learning outcomes by 12.7% and the remaining 87.3% is influenced by other factors. Meanwhile, the t-test analysis results obtained a significant value 0.003 <0.05 which means that the independent variable has a significant effect on the dependent variable, thus the hypothesis is accepted.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh pembelajaran berbasis E-learning pada masa pandemi Covid-19 terhadap hasil belajar akuntansi siswa di SMK Negeri 1 Pangkep. Variabel dalam penelitian ini adalah pembelajaran berbasis E-learning pada masa pandemi Covid-19 sebagai variabel bebas dan hasil belajar sebagai variabel terikat. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa program keahlian akuntansi SMK Negeri 1 Pangkep yang berjumlah 144 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik proportional stratified random sampling dengan jumlah sampel 59 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif persentase, uji instrumen dan uji hipotesis. Uji instrumen terdiri dari uji validitas dan uji reliabilitas. Uji hipotesis terdiri dari analisis regresi linier sederhana, uji-t, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa mengalami kesulitan belajar Myob Accounting secara online di masa pandemi Covid-19 dengan tingkat kesulitan yang cukup tinggi yang diperoleh dari indikatornya yaitu kesulitan teknis dengan persentase 43% yang dikategorikan cukup tinggi yang meliputi kekuatan sinyal internet kategori tinggi, kuota internet terbatas kategori rendah dan perangkat pendukung kategori rendah. Kemudian indikator kesulitan adaptasi siswa dengan persentase 57% dikategorikan cukup tinggi yang meliputi kondisi rumah yang tidak kondusif pada kategori rendah, tidak terbiasa belajar online pada kategori tinggi, tugas online lebih banyak pada kategori tinggi dan kesulitan membagi waktu pada kategori cukup. Indikator ketidaksiapan dosen dengan persentase 67% dikategorikan tinggi yang meliputi penjelasan yang masih kurang dalam kategori tinggi, keterbatasan bentuk materi yang diberikan dalam kategori tinggi dan keterbatasan aplikasi yang digunakan dalam pembelajaran daring berada dalam kategori tinggi. kategori. Selanjutnya berdasarkan hasil analisis regresi, model persamaan regresi linier sederhana Y' = 31,092 + 0,375X artinya pembelajaran berbasis E-learning berpengaruh positif terhadap hasil belajar dimana setiap penambahan nilai satu variabel bebas meningkatkan nilai variabel dependen sebesar 0,375 satuan. Dari hasil analisis koefisien determinasi (r = 12,7%, artinya pembelajaran berbasis E-learning memberikan kontribusi terhadap hasil belajar siswa sebesar 12,7% dan sisanya sebesar 87,3% dipengaruhi oleh faktor lain. Sedangkan t- hasil analisis uji diperoleh nilai signifikansi 0,003 < 0,05 yang berarti variabel independen berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen, dengan demikian hipotesis diterim
Upaya Pembinaan Karakter Siswa pada Era Digital di UPT SPF SD Inpres Galangan Kapal IV Makassar
Perkembangan era digital berdampak pada segala bidang yang mengharuskan setiap elemen beradaptasi terhadap perubahan yang terjadi. Hal tersebut berdampak terhadap karakter. Untuk mengatasi perubahan karakter, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui upaya pembinaan karakter siswa pada era digital di UPT SPF SD Inpres Galangan Kapal IV Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teknik Observasi, dokumentasi, dan wawancara. Data yang diperoleh akan diidentifikasi, kemudian diklasifikasi, dan di analisis dengan reduksi data, display data, dan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upaya pembinaan karakter siswa pada era digital, yaitu 1) membentuk dan mengembangkan karakter siswa melalui multimedia interaktif berbasis karakter, menekankan nilai karakter positif pada materi pembelajaran, pembentukan kedisiplinan, pembentukan ketakwaan, pembentukan sosial, pembentukan literasi, dan pengembangan melalui ekstrakurikuler. 2) penguatan dan perbaikan melalui pemberian pujian dan apresiasi dan sosialisasi penggunaan media digital bertanggung jawab. 3) penyaringan karakter melalui pemantauan aktivitas digital dan memperkenalkan budaya lokal
Penanaman Nilai Toleransi Sebagai Upaya Guru Dalam Mengatasi Terjadinya Bullying Pada Peserta didik di Kelas IV UPT SPF SD Inpres Galangan Kapal II Kota Makassar
Sischa Arruan. 2023. Penanaman Nilai Toleransi Sebagai Upaya Guru Dalam Mengatasi Terjadinya Bullying Pada Peserta didik di Kelas IV UPT SPF SD Inpres Galangan Kapal II Kota Makassar. Skripsi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan dan Sastra, Universitas Bosowa. Dibimbing oleh Susalti Nur Arsyad S.Pd., M.Pd dan Masni S.Pd., M.Pd. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui penanaman nilai toleransi sebagai upaya guru dalam mengatasi terjadinya bullying pada peserta didik di kelas IV UPT SPF SD Inpres Galangan Kapal II Kota Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Subjek penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Guru Wali Kelas IV, dan Peserta Didik kelas IV. Proses pengumpulan data meliputi obesrvasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru dalam menanaman nilai toleransi sebagai upaya guru dalam mengatasi terjadinya bullying pada peserta didik di kelas IV UPT SPF SD Inpres Galangan Kapal II Kota Makassar dilakukan dengan cara menjadi teladan bagi peserta didik dan membantu peserta didik dalam menerima dan menghargai perbedaan sedangkan strategi yang digunakan dalam menanamkan nilai toleransi sebagai upaya guru dalam mengatasi terjadinya bullying pada peserta didik dikelas IV UPT SPF SD Inpres Galangan Kapal II Kota Makassar adalah melalui Pemberian Nasihat, Pengaturan tempat duduk, dan Pemasangan media cetak di dinding sekolah
AN ANALYSIS OF TEACHERS’ TALK IN TEACHING ENGLISH ON VIRTUAL CLASS AT MTs MUHAMMADIYAH TOLITOLI
This research is aimed to find out the teachers’ talk in teaching English on virtual class at MTs Muhammadiyah Tolitoli. This study uses a qualitative descriptive. The researcher using theory FLINT (Foreign Language Interaction) by Brown H.D (2007) which leads to Indirect Influence and Direct Influence. The research sample were two (2) teachers who teach English at MTs Muhammadiyah Tolitoli. The techniques for collecting data were Interview and Documentation and analyzed using Miles & Huberman theory. The results of this study shows that teachers’ talk divided into 2, namely Direct Influence are consists of giving information, correcting, gives directions, Criticizes, and Indirect Influence are consists of deal with feelings, praises or encourages, uses students idea, ask questions, and learning through virtual classes at MTs Muhammadiyah has implemented all teacher talk by Brown. These teachers’ talk Have been applied but less than optimal due to problems regarding the network from students and teachers themselves
Keywords: Teachers’ Talk, Foreign Language Interaction