E-Journal Institut Agama Islam (IAI) Sunan Giri Bojonegoro
Not a member yet
    331 research outputs found

    من طوابع اللغة العربية

    Full text link
    اللغة العربية هي اللغة الممتازة عند المسلمين ÙÙŠ جميع انحاء العالم. ظهرت مميزاتها واضحة لأن مصدرى الاسلام وهما القرأن الكريم والحديث الشري٠كلاهما باللغة العربية. زيادة عن ذلك ÙØ¥Ù† كبار العلماء المسلمين قديما وحديثا عندما ألÙوا Ù…ØµÙ†ÙØ§ØªÙ‡Ù… الإسلامية عبروها باللغة العربية مهما كانوا غير عرب، وكذلك كبار العلماء الإندونسيين. ÙØ£Ù†Ø¸Ø± الى ما صنÙÙ‡ الشيخ النواوي البنتاني والشيخ محÙوظ الترميسي والشيخ نورالدين الرانري وغير ذلك. ومن مميزاتها أيضا أن اللغة العربية تعتبر من اللغات القديمة، Ùقد استعملها أمة العرب قبل العصر الإسلامى. مهما كانت كذلك ÙØ¥Ù†Ù‡Ø§ ما زالت سالمة من Ø§Ù„Ø§Ù†ÙØ±Ø§Ø¶ والإندثار، محÙوظة Ø§Ù„Ø£Ù„ÙØ§Ø¸ والتراكيب والمعانى. كانت النصوص القديمة، ÙÙŠ العصر الجاهلي او ÙÙŠ عصر الاسلام ما زالت مقرءة ومÙهومة ÙÙŠ مرور الأزمان الى الأن. Ø¥Ø¶Ø§ÙØ© الى ما سبق قام الباحث، بحث عن جانب آخر من خصائص اللغة العربية حيث تمتاز بها عن غيرها من اللغات وللحصول الى الغاية سلك الباحث مناهج البحث منها منهج الاستقراء والاستنتاج والبياني. ومما اكتشÙÙ‡ الباحث ان اللغة العربية ذات خصائص منها ما بدت ÙÙŠ الأصوات اللغوية ÙˆÙÙŠ سعة الاشتقاق ÙˆÙÙŠ كتابتها ÙˆÙÙŠ الاحكام الاعرابية التي جرت Ùيها

    PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF MELALUI USAHA BROSTAN DAN KRIPIK TAHU PONGSI DI SIMBATAN BOJONEGORO

    Full text link
    Bojonegoro memiliki banyak khas kuliner, salah satunya adalah ledre. Sebenarnya tidak hanya camilan ledre yang menjadi kekhasan dari Bojonegoro, ada wisata, garabah, dan sebagainya. Desa Simbatan merupakan salah satu desa yang berada di kecamatan kanor, Bojonegoro. Desa Simbatan memiliki banyak aset yang bisa dikembangkan. Mayoritas masyarakat Simbatan bertani, sehingga untuk memenuhi kebutuhan hidup sangat bergantung pada hasil pertanian. Akan tetapi di sisi lain, ketika musim penghujan sebagian besar lahan pertanian terkena banjir. hal ini menyebabkan gagal panen. Sehingga akan berdampak pada perekonomian warga. Kemudian peneliti melakukan transect, peneliti meneukan adanya pabrik yang memproduksi tahu. Menurut hemat peneliti perlu produk tahu ini bisa dikembangkan sehingga memiliki harga jual yang lebih tinggi. Jadi masyarakat tidak bergantung sepenuhnya pada hasil pertanian. Berdasarkan latar belakang di atas maka peneliti mengadakan pendampingan kepada masyarakat. Dalam pendampingan peneliti menggunakan pendekatan ABCD (Asset-Based community development). Dengan pendekatan ABCD, peneliti mengajak masyarakat untuk mengembangkan aset, potensi, yang ada di desa Simbatan  secara mandiri dan maksimal. Produk tahu merupakan aset yang bisa dikembangkan untuk menjadi makanan yang lebih enak, tahan lama dan memiliki harga jual yang lebih tinggi salah satunya menjadi kripik tahu pong. Melalui pendampingan ini diharapkan masyarakat lebih terampil dalam memanfaatkan potensi dan peluang yang ada sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Oleh karena itu, peneliti mengajak masyarakat untuk menjalin kerja sama dengan berbagai pihak terkait dengan pemasaran produk PongSi, yaitu pemilik ruko-ruko dan sebagainya. Di samping itu, peneliti juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan media sosial yang ada

    PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN PRODUKTIVITAS PENGRAJIN ANYAMAN BAMBU DI DESA TEMU KECAMATAN KANOR KABUPATEN BOJONEGORO

    Full text link
    Kerajinan anyaman bambu merupakah karya seni tradisional asli Indonesia yang dapat dijumpai hampir diseluruh pelosok pulau jawa, salah satunya adalah desa Temu, kecamatan Kanor, kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Desa Temu memiliki 6 RW dan 28 RT dengan jumlah penduduk 4.123 jiwa dengan keunggulan anyaman bambu berupa rembesek¸ sehingga masyarakat luar seringkali menjulukinya dengan desa anyaman. Mindest masyarakat terhadap nilai jual anyaman yang rendah, kebergantungan pengrajin kepada pengepul serta hasil kerajinan yang monoton berupa rembesek tentu berdampak pada perekonomian yang stagnan. Fenomena ini mendukung perlunya kegiatan pengabdian ini agar masyarakat lebih kreatif, produktif dan aware akan potensi desa. Tujuan dari pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan perekonomian masyarakat, khususnya pengrajin anyaman bambu. Pengabdian ini berlangsung selama satu bulan dan menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan partisipasi masyarakat. Kegiatan yang dilakukan selama pengabdian diawali dengan sarasehan (talk show), pelatihan pelbagai olahan anyaman bambu dan pemasarannya. Hasil dari pengabdian ini, masyarakat lebih melek dan aware terhadap aset desa, yaitu kerajinan anyaman bambu; meningkatkan pengetahuan dan kreatifitas pengrajin sehingga tidak hanya menghasilkan rembesek saja, melainkan pelbagai aksesoris dan furniture anyaman bambu; terlepas dari pengepul yang membeli dengan harga rendah dan  mampu memasarkannya dengan tepat, sehingga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat serta terwujudnya transformasi sosial yang lebih baik

    ANALISIS PENDIDIKAN SOSIAL ANAK PERSPEKTIF ABDULLAH NASIH ULWAN DALAM KITAB TARBIYAH AL-AWLAD FI AL-ISLAM

    Full text link
    era globalisasi adalah era kemajuan. Diantaranya adalah kemajuan teknologi. Hal ini pasti akan banyak berimbas kepada kehidupan manusia. Utamanya kehidupan dalam bermasyarakat. Tidak dapat dipungkiri kemajuan teknologi sangat memberi dampak kepada kehidupan manusia. Disatu sisi membawa kemajuan, disisi lain membawa perubahan dalam kehidupan bermasyarakat. Pengaruh globalisasi dengan ditandai keterbukaan media semakin membanjiri anak-anak. Anak-anak lebih tertarik dengan gadget dibanding bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya. Padahal masyarakat merupakan salah satu tempat berlangsungnya Pendidikan. Maka bermasyarakat merupakan suatu keniscayaan. Sudah sepatutnya tanggung jawab pendidikan sosial anak amat penting bagi orang tua dan guru dalam mendidik anak agar menjadi anggota masyarakat yang baik. Terdapat banyak sekali konsep pendidikan sosial anak, Salah satu konsep pendidikan sosial untuk anak tertuang dalam kitab Tarbiyah Al-Awlad Fi Al-Islam karya Abdullah Nasih Ulwan. Menurut Abdullah Nasih Ulwan, Pendidikan sosial adalah mendidik anak sejak dini untuk komit dengan etika sosial yang baik dan dasar-dasar jiwa yang luhur, yang bersumber dari akidah islam yang abadi dan perasaan iman yang dalam. Dengan demikian si anak dapat hidup di masyarakat dengan pergaulan dan adab yang baik, pemikiran yang matang, dan bertindak secara bijaksana. &nbsp

    PANDANGAN AL- QARADAWI TENTANG HUKUM NIKAH MISYAR (KAJIAN ANALISIS KRITIS PERSPEKTIF DHAWABITH AL-MASLAHAH SYEKH RAMADHAN AL-BUTI)

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan memaparkan pandangan al-Qaradawi tentang hukum nikah misyar Kajian Analisis Kritis Prepektif Dhawabith Al-Maslahah Syekh Ramadhan AlButi. Rumusan masalah dalam penelitian ini, Pertama, Bagaimanakah al-Qaradawi menghukumi (berfatwa) tentang nikah misyar? Kedua, Bagaimanakah hukum nikah misyar menurut al-Qaradawi ditinjau dari perpektif dhawabith al-maslahah Ramadhan al-buti?. Implementasi dari penelitian ini adalah: pertama, Untuk mengetahui hukum nikah misyar menurut Yusuf al-Qaradawi, dan landasan fatwa hukum nikah misyar. Kedua, Untuk mengetahui dhawabith al-maslahah dalam syariat Islam dan aplikasinya terhadap problematika kontemporer, dalam hal ini problematika nikah misyar yang masuk dalam kategori problematika kontemporer. Ketiga, Kritik ilmiah terhadap fatwa al-qaradawi seputar hukum nikah misyar dengan menggunakan “dhawabith almaslahah†perspektif Ramadhan al-Buti sebagai pisau analisa. Hasil penelitian ini, pertama, Hukum nikah misyar menurut al-qaradawi adalah boleh akan tetapi makruh karena beberapa hal, salah satunya karena terpenuhinya syarat dan rukun dalam pernikahan. Kedua, Pandangan al-qaradawi ditinjau dari “dhawabith al-maslahah†dalam syariat Islam tidak bertentangan dengan hukum legal (fiqh) karena sempurnanya syarat dan rukun. Apabila ditinjau dari tujuan-tujuan syariat (maqosid syari’ah) terdapat pertentangan karena tidak adanya sakinah, mawaddah dan rahmat yang tidak bisa digapai kecuali dengan pernikahan syar’i dan umum. Ditinjau dari dhawabith (kriteria) ke lima dari dhawabith al-maslahah,yaitu “tidak adanya pertentantangan dengan maslahat yang lebih besar atau sejajarâ€, pandangan al-Qaradawi masih menjadi ranah perdebatan. Karena al-Qaradawi kurang memperhatikan masa depan anak-anak yang lahir dari pernikahan misyar berupa pendidikan, pengasuhan, arahan dan nasehatnasehat bagi mereka

    PENDIDIKAN KEBAHAGIAAN DI SEKOLAH;: Menyiapkan Generasi Indonesia Emas 2045

    Full text link
    Everyone's happiness has various causes. Everyone has different conditions of happiness. Human journey is always within the realm of achieving happiness during life. Schools become an important medium to teach everyone in the days of students to know and be able to achieve ways to be happy. Knowledge in this school will be a provision for every generation to get a happy and happy life. Through the literature review approach of each idea that discusses how to achieve happiness in education, this paper presents ideas for education in schools in order to prepare a golden generation of Indonesia. Indonesia has the potential to get a happy and advanced life of its people through increasing demographic bonuses and digital trends. Formal and non formal education institutions have important responsibilities to prepare happy and happy generations.Everyone's happiness has various causes. Everyone has different conditions of happiness. Human journey is always within the realm of achieving happiness during life. Schools become an important medium to teach everyone in the days of students to know and be able to achieve ways to be happy. Knowledge in this school will be a provision for every generation to get a happy and happy life.Through the literature review approach of each idea that discusses how to achieve happiness in education, this paper presents ideas for education in schools in order to prepare a golden generation of Indonesia. Indonesia has the potential to get a happy and advanced life of its people through increasing demographic bonuses and digital trends. Formal and non formal education institutions have important responsibilities to prepare happy and happy generations

    Metode Maternal Reflektif Dan Media Visual Sebagai Alternatif Pembelajaran Salat Pada Siswa Tuna Rungu

    Full text link
    The focus of this research is to find out how to apply reflective maternal methods and visual media as an alternative to prayer learning for deaf students. This research is a type of meta-analysis research, namely research that uses libraries, books or journals as data sources. This meta-analysis research is a study that uses secondary data in the form of data from the results of previous studies. The results of the study show that students with hearing impairment are given a stimulus image in the form of reading and praying, which in the end the child reflects with speech and the teacher responds through conversations so that students are more active and confident because they try to reflect on what vocabulary they know so that children can easily understand the material being taught. The conclusion of this research is that reflective maternal methods and visual media can be used as an alternative to learning prayer for deaf students. This is because when the implementation of the maternal reflective method is required to reveal what they know about what they learned that day through talking, deaf children are required to actively use their speech and the teacher can act as someone who understands what the child is saying and justifies the child's speech. When children experience errors and visual media can help deaf children in learning Salat because the knowledge of deaf students is obtained through visuals in accordance with the function of visual media, namely as attention. affective, cognitive, compensatoryFokus penelitian untuk mengetahui bagaimanakah penerapan metode maternal reflektif dan media visual sebagai alternatif pembelajaran salat pada siswa tuna rungu. Penelitian ini merupakan jenis penelitian meta-analisis yaitu penelitian yang menggunakan pustaka, buku atau jurnal sebagai sumber datanya. Penelitian meta analisis ini merupakan penelitian yang menggunakan data sekunder berupa data-data dari hasil penelitian sebelumnya. Adapun hasil penelitian bahwa siswa tuna rungu diberi stimulus gambar berupa bacaan dan gerakkan salat yang akhirnya anak merefleksi dengan ucapan dan guru merespon melaui percakapan sehingga siswa lebih aktif dan percaya diri karena mereka berusaha merefleksikkan perbendaharaan kata apa yang mereka ketahui sehingga anak mudah memahami materi yang diajarkan. Adapun kesimpulkan dalam penelitian ini metode maternal reflektif dan media visual bisa dijadikan sebagai alternatif pembelajaran Salat pada siswa tuna rungu. hal ini dikarenakan ketika implementasi metode maternal reflektif  dituntut untuk mengungkapkan apa yang mereka ketahui tentang hal yang dipelajari hari itu melalui bicara, anak  tuna rungu dituntut aktif untuk menggunakan bicarnya dan guru bisa berperan sebagai seseorang yang memahami apa yang di ucapkan oleh anak dan membenarkan ucapan anak ketika anak mengalami kekeliruan dan media visual dapat membantu anak tuna rungu dalam pembelajaranSalat karena pengetahuan siswa tuna rungu diperoleh melaui visualnya sesuai dengan fungsi media visual yaitu sebagai atensi. afektif, kognitif,  kompensatori

    Analisis Kebijakan Standar Kompetensi Lulusan dan Standar Isi Pendidikan Agama Islam dalam Kurikulum Nasional

    Full text link
    The substance of Islamic education is reflected in the substance of the formulation of national education goals, namely "people who believe in and fear God Almighty and noble character", in the perspective of religions that people who believe, have faith, and have good morals are a reality that from the beginning became projections are presented religious education because in an effort can be achieved with religious education, especially PAI for Muslims. Basically, the teachings of Islam consist of Aqeedah, Sharia, and Morals. Of the three spheres of Islamic education, the school then unites as a subject of Islamic Religious Education which includes elements of aqeedah, morals, al-Qur'an, Hadith, History, and Fiqh. this certainly must be reviewed regarding government policies regarding curriculum content and Graduation Competency Standards (SKL) of Islamic Religious Education in schools so that the core objectives of Islamic education can be achieved. The method used in this research is a literature study with a descriptive qualitative approach and critical analysis of Islamic Religious Education policies in Indonesia sourced from some primary literature. The result is that the status of Islamic Religious Education is integrated into the national curriculum as a subject that is mandatory for all levels of education and in the renewal of moral education as the main objective of Islamic education has now become a necessity for every subject.Substansi pendidikan Islam yang tercermin dalam substansi rumusan tujuan pendidikan nasional, yaitu “manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan akhlak muliaâ€, dalam perspektif agama-agama bahwa manusia yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia adalah kenyataan yang sejak awal menjadi proyeksi disajikan pendidikan agama, karena secara ikhtiar dapat dicapai dengan pendidikan agama, khususnya PAI bagi umat Islam. Secara pokok ajaran Islam itu terdiri dari Akidah, Syariah dan Akhlak. Dari ketiga lingkup pendidikan islam tersebut, dalam sekolah kemudian menyatu sebagai sebuah mata peelajaran Pendidikan Agama Islam yang didalamnya mecakup unsur aqidah, akhlak, al-Qur’an, Hadits, Sejarah, serta Fiqh. hal ini tentu haru ditinjau mengenai kebijakan pemerintah tentang isi kurikulum serta Standar Kompetensi Kelulusan (SKL) Pendidikan Agama Islam di sekolah sehingga tujuan inti pendidikan islam dapat tercapai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif serta analisis kritis terhadap kebijakan Pendidikan Agama Islam di Indonesia yang bersumber dari beberapa literatur primer. Hasilnya adalah bahwa status Pendidikan Agama Islam terintegrasi dalam kurikulum nasional sebagai sebuah mata pelajaran yang sifatnya wajib bagi seluruh jenjang pendidikan serta dalam pembaharuannya pendidikan akhlak sebagai tujuan utama pedidikan Islam sekarang telah menjadi keharusan setiap mata pelajaran

    Efektivitas EFT untuk Menurunkan Kecemasan Menghadapi Penyakit Degeneratif pada Lansia Ditinjau dari Dukungan Sosial

    No full text
    Elderly is a phase of reduced physical ability and the emergence of various diseases that affect psychological conditions, one of which is anxiety. The same thing is experienced by Further age who have low social support. Lack of attention and affection can increase anxiety. One therapy that can be used is the Emotional freedom technique (EFT). This study uses an experimental approach with the pretest-posttest control group design technique. The random sampling method is used to select 20 subjects based on several criteria. Based on the results of identification conducted by researchers found that 20 participants experienced high and moderate anxiety where 10 participants had moderate to high social support, while 10 participants had low social support. Subjects were divided into two groups: the experimental group and the control group. The results showed that there was a very significant correlation between EF and Anxiety which meant that the higher the EF value, the anxiety would decrease. The results of the second hypothesis are concluded that there is no difference in anxiety both those who have high or low social support. Social support is also influenced by each individual's perception

    الجناس للكلمة ساعة ÙÙ‰ القرآن الكريم التي قبلها حرÙ

    No full text
    المستخلص: "الجناس هو نوع من الدراسة البلاغية Ùˆ التى يكون التحسين بها راجعا الى Ø§Ù„Ù„ÙØ¸. هذا البحث يبحث عن الجناس للكلمة "ساعة" ÙÙ‰ القرآن الكريم. لانّ تلك الكلمة تشتمل المميزات، قد وجدت الباحثة الكلمة "ساعة" ÙÙ‰ أربعة عشرين أماكن Ùقط ÙÙ‰ القرآن الكريم ÙˆÙقا لعدد الساعات ÙÙŠ يوم واحد ليلة واحدة أي 24 ساعة. وأدواته البحث هي الملاحظة والوثائقية. ومصادر البيانات هي القرآن الكريم Ùˆ كتب بلاغة Ùˆ كتب ØªÙØ³ÙŠØ± التي تتعلق به. اما نتائج البحث لهذا البحث هي المعنى ÙˆØ§Ù„ÙØ§Ø¦Ø¯Ø© للكلمة "ساعة" ÙÙŠ القرآن الكريم هو بمعنيان، المعنى الاول بمعنى "القيامة" موجود ÙÙ‰ 21 أماكن من القرآن الكريم أما المعنى الثانى بمعنى "الوقت" موجود ÙÙ‰ 3 أماكن من القرآن الكريم. وأسلوب الجناس للكلمة "ساعة" ÙÙ‰ القرىن الكريم هو الجناس التام (مماثل) لان كلمتين المتجانسين من نوع واحد ÙØ¹Ù„ Ùˆ ÙØ¹Ù„.

    297

    full texts

    331

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Institut Agama Islam (IAI) Sunan Giri Bojonegoro
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇