Dinamika Rekayasa (E-Journal - Engineering Departement Jenderal Soedirman University UNSOED)
Not a member yet
    192 research outputs found

    Interpretasi Penentuan Struktur Geologi yang Dihubungkan dengan Kemunculan Gas CO2 pada Kawasan Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah

    Full text link
    Kawasan dataran tinggi dieng memiliki 3 kawah aktif yaitu Kawah Sinila, Kawah Timbang, dan Kawah Candradimuka. Karakteristik dari kawah ini memiliki kandungan gas CO2 yang tinggi namun selain ketiga sumber itu tersebar pula titik-titik kemunculan gas CO2 dengan konsentrasi yang beragam. Kemunculan gas CO2 identik dengan daerah panas bumi yang salah satu kontrolnya adalah struktur geologi, sehingga pendekatan struktur dapat digunakan untuk mengetahui titik-titik kemungkinan munculnya gas CO2 agar dapat mengetahui zona atau daerah-daerah yang rawan dengan kemunculan gas CO2 . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur geologi, sebaran zona permebalitias, serta hubungan dan pengaruh struktur geologi pada kemunculan gas CO2. Menggunakan metode analisis Fault Fracture Density pada data citra DEM yang dibantu dengan analisis Land Surface Temperature (LST) dari Citra Landsat 8 OLI/TIRS, selain itu menggunakan analisis spektral, lithology discrimination untuk mengetahui litologi daerah penelitian. FFD menghasilkan kelurusan dengan arah dominan barat daya – timur laut, 2 sebaran zona permeabilitas yaitu zona permeabilitas tinggi dan sedang dengan zona permeabilitas nilai tinggi maksimal 7.1 km-1 zona permeabilitas ini berada di daerah Kawah Candradimuka sebelah timur Desa Kepakisan dan menghasilkan interpretasi 6 struktur geologi dengan arah barat daya - timur laut. Suhu permukaan daerah penelitian miliki nilai tertinggi adalah 31,6oC dan terendah 15,5oC. Dari beberapa hasil keterdapatan struktur geologi dan titik kemunculan gas CO2 mengikuti pola yang disebebkan oleh struktur geolog

    Back Cover

    No full text

    Perencanaan Sistem Parkir RFID Menggunakan Long Range Protokol

    Full text link
    Area parkir yang luas dan banyaknya kendaraan yang keluar masuk area parkir membutuhkan keamanan yang ekstra untuk menjaga kendaraan mahasiswa dari hal-hal yang tidak diinginkan seperti pencurian kendaraan bermotor. Untuk itu, sistem parkir yang dirancang pada area parkir IT Telkom Purwokerto dirancang menggunakan Radio Frequency Identification (RFID). Hal ini dilakukan sebagai bentuk menjaga keamanan kendaraan yang terparkir pada area parkir IT Telkom Purwokerto. RFID menyimpan setiap data mahasiswa meliputi, ID, Nama, keterangan terdaftar atau tidak pada database kampus, serta keterangan status parkir. Saat mahasiswa melakukan tag RFID, maka LORA akan melakukan pengiriman data pada server untuk dilakukan pengecekan pada cloud website firebase apakah ID sudah terdaftar atau belum. Hasil pengecekan akan dikirimkan kembali oleh server ke LORA untuk ditampilkan pada LCD. Ada 3 kondisi yang akan ditampilkan pada LCD. Kondisi pertama jika RFID sudah terdaftar, maka akan muncul keterangan nama mahasiswa dan keterangan masuk parkir bersamaan dengan portal yang terbuka. Portal akan menutup kembali apabila pada sensor ultrasonic mendeteksi object sudah melewati portal. Kondisi kedua jika RFID tidak terdaftar, maka akan muncul keterangan ID tidak terdaftar pada LCD dan portal tidak akan membuka. Sedangkan kondisi ketiga ketika RFID yang sudah berstatus masuk parkir pada firebase, namun belum tap RFID keluar kemudian melakukan tap RFID menggunakan kartu yg sama pada pintu masuk maka akan muncul keterangan Access Denied Double User. Kondisi ini juga berlaku di pintu keluar, jika RFID yang sudah berstatus keluar parkir kemudian melakukan tap RFID pada pintu keluar menggunakan kartu yang sama maka akan muncul keterangan Access Denied Double User pada LC

    Analisis Pemilihan Asosiasi Jasa Konstruksi Berdasarkan Persepsi Kontraktor di Palangka Raya

    Full text link
    Industri konstruksi di Indonesia mengalami peningkatan yang signifikan terutama pada bidang infrastruktur. Berdasarkan data statistik tahun 2020 menunjukkan kontribusi produk domestik bruto sektor konstruksi di Indonesia menempati peringkat ke 2 setelah negara Kamboja. Kondisi ini memberi peluang berdirinya beberapa organisasi dan asosiasi jasa konstruksi baru yang menaungi kontraktor sebagai syarat dalam mengikuti lelang proyek pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana variabel biaya, promosi, dan pelayanan berpengaruh terhadap keputusan dalam memilih asosiasi jasa konstruksi. Analisis penelitian menggunakan metode regresi linier berganda dengan jumlah sampel 377 responden dari 461 respoden yang berasal dari kontraktor yang merupakan anggota asosiasi jasa konstruksi di kota Palangka Raya. Hasil penelitian ini menemukan bahwa variabel biaya, promosi, dan pelayanan berpengaruh nyata terhadap keputusan anggota badan usaha dalam memilih asosiasi jasa konstruksi. Analisis statistik menunjukkan variabel biaya mempunyai pengaruh paling dominan dan sangat signifikan sebesar 0,546, selanjudnya variabel promosi dan pelayanan sebesar 0,275 dan  0,259. Ketiga variabel ini meminiliki tingkat signifikasi lebih besar dari 0,05 (99%) terhadap keputusan anggota badan usaha dalam memilih asosiasi jasa konstruksi di Palangka Raya. Hasil penelitian ini mendukung teori yang menyatakan bahwa variabel biaya, promosi dan pelayanan mempunyai pengaruh terhadap keputusan konsume

    Game Edukasi Pengenalan Hewan Untuk Anak Berkebutuhan Khusus Tunagrahita Kelas 3 Sekolah Dasar

    Full text link
    Anak berkebutuhan khusus tunagrahita adalah anak yang memiliki kemampuan daya pikir di bawah anak-anak pada umumnya. Dibutuhkan pendidikan dan metode pembelajaran yang berbeda dari anak pada umunnya. Dalam penyampaian pembelajaran dibutuhkan teknik yang inovatif dan modern. Seiring perkembangan zaman, pembelajaran yang inovatif ini dapat menggunakan media edukasi. Game edukasi yang membantu guru dalam menyampaikan materi yang bersifat inovatif. Berdasarkan wawancara dan pemantauan game edukasi ini yang dapat membantu perkembangan kognitif dan sensorik anak tunagrahita. Game edukasi ini berupa pengenalan hewan berkaki dua yang ada di lingkungan sekitar yang sangat familiar bagi anak. Pengerjaan game ini menggunakan software constructs 2. Penerapan game ini dilakukan di SLB Negeri Sukoharjo. Pengujian pertama berdasarkan hasil pengujian blackbox, game edukasi dapat berjalan sesuai dengan yang diinginkan. Pengujian kedua adalah pengujian berdasarkan kuesioner. Pengujian ini telah dibagikan dan nilai setelah game dipresentasikan di hadapan 30 responden yang berasal dari bapak-ibu guru, diperoleh hasil rata-rata persentase 88,8%. Berdasarkan hasil pengujian menunjukkan bahwa game edukasi pengenalan hewan berkaki dua mampu menjadi suatu sarana yang dapat membantu guru dalam menyampaikan pembelajaran kepada siswa yang membuat pembelajaran menjadi kreatif, inovatif dan modern yang dapat diterima dengan mudah oleh siswa SLB Negeri Sukoharj

    Perancangan Antena Mikrostrip Array Multiple Input Multiple Output (MIMO) 4 Elemen Dengan Slits dan Slots

    Full text link
    Penelitian ini mengusulkan perancangan dan simulasi antena mikrostrip dengan metode array Multiple Input Multiple Output (MIMO) dengan 4 elemen dengan penambahan slits dan slots pada frekuensi kerja 3,5 GHz. Bahan substrat yang digunakan pada perancangan adalah RT-Duroid R5880, Duroid R5880 memiliki permitivitas, (ɛr) sebesar 2,2, loss tangent 0,0009 dan ketebalan (h) 1,57 mm. Dengan penambahan metode slits dan slots berhasil mereduksi nilai return loss sebesar 61 % dibandigkan dengan antena single element. Pada perancangan antena array 2x1 elemen didapatkan nilai return loss sebesar -36 dB, bandwidth sebesar 220 MHz, gain sebesar 7,9 dB. Hasil desain yang paling optimal pada perancangan antena mikrostrip dengan metode Multiple Input Multiple Output (MIMO) 4 elemen didapatkan nilai return loss sebesar -27 dB, bandwidth sebesar 220 MHz, gain sebesar 10,5 dB, mutual coupling sebesar -70 dB dan pola radiasi directional. Penerapan metode array MIMO 4 elemen berhasil meningkatkan performansi antena yaitu gain 53%, bandwidth 31,8%, dan memiliki pola radiasi yang lebih terarah dibandingkan dengan antena single element dan dapat direkomendasikan sebagai antena penerima pada sistem komunikasi 5

    Front Cover

    No full text

    Pengaruh Pemasangan Anyaman Karet Ban Bekas Pada Tanah Pasir dengan Pembebanan Berulang

    Full text link
    Perkuatan tanah pasir dengan anyaman karet ban bekas merupakan upaya mengatasi permasalahan kapasitas dukung jalan raya, dengan mamanfaatkan limbah ban bekas. Anyaman ban bekas berfungsi sebagai tulangan tanah pengganti geogrid. Anyaman dibuat dengan ukuran 3 cm x 2 mm dengan spasi 10 cm, yang dipasang 10 cm di bawah permukaan tanah. Efektifitas anyaman karet ban bekas dikaji pada pembebanan statis dan pembebanan berulang. Pembebanan berulang dilakukan untuk menirukan perilaku beban kendaraan yang sifatnya berulang. Penelitian dilakukan di laboratorium dengan melakukan pengujian pembebanan di dalam kotak uji. Tanah yang digunakan berupa tanah pasir denngan pemadatan rendah, yaitu 5% dari energi pemadatan proctor standard. Pembebanan berulang dilakukan sebanyak 12 kali, yang masing-masing untuk beban 45 kg, 90 kg, 135 kg, dan 180 kg. Setelah beban berulang dilakukan, pembebanan dilanjutkan untuk mendapatkan kuat dukungnya. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemasangan anyaman karet ban bekas mampu meningkatkan kapasitas dukung tanah, baik pada pembebanan statis, maupun pasca pembebanan berulang. Pada penelitian ini tidak terjadi efek fatique akibat beban berulan

    Arsitektur Endapan Vulkaniklastik Berdasarkan Studi Singkapan Formasi Semilir di Daerah Ngoro-Oro, D.I.Yogyakarta

    Full text link
    Formasi Semilir merupakan produk aktivitas vulkanik dari sistem subduksi antara lempeng benua Indo-Australia yang bergerak di bawah Lempeng Eurasia. Formasi Semilir memiliki umur Miosen Awal sebagai bagian dari Zona Pegunungan Selatan. Aktivitas vulkanik ini menghasilkan batuan vulkanik tebal yang kemudian mengendap di lingkungan laut dalam dan menciptakan berbagai karakteristik stratigrafi batuan. Penelitian ini dilakukan di dua lokasi yang berdekatan yaitu di Desa Gayamharjo dan Desa Ngoro-oro, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah stratigrafi detil pada singkapan batuan vulkanislastik yang ideal yang didasarkan pada beberapa aspek beserta urutan untuk mengidentifikasi mekanisme transportasi, serta perubahan fasies vertikal dan lateral. Tujuan dari penelitian di daerah penelitian ini adalah untuk merekonstruksi mekanisme sedimentasi, lingkungan pengendapan, dan transportasi endapan massa (MTD), menentukan material asal berdasarkan analisis detil stratigrafi. Berdasarkan identifikasi dua singkapan diperoleh duabelas litofasies yang terbagi menjadi enam litofasies pada singkapan Gayamharjo yang terdiri dari endapan debris flow, batupasir slump, breksi load cast, batupasir graded bedding, batupasir massif, dan perselingan batu pasir dengan batulanau. Litofasies pada singkapan Ngoro-oro terdiri dari perselingan batupasir dengan batu lempung, batu pasir perlapisan, perselingan batu pasir tufan dengan batu lanau, batupasir masif, batulanau laminasi, dan batu pasir konvolut. Data yang diperoleh dari observasi lapangan dan analisis laboratorium dalam penelitian ini dapat diinterpretasikan dengan model dari peneliti sebelumnya. Hasil penelitian secara umum menunjukkan bahwa daerah penelitian ini berasal dari lingkungan suprafan lobs pada mid fan dan upper fan channel fill deposit

    Analisa keseimbangan Lintasan dengan Metode Killbridge Wester dan Helgeson Birnie (Studi Kasus : Line Welding PT. Suzuki Indomobil Motor Plant Tambun II)

    Full text link
    Penelitian ini merupakan studi kasus yang dilakukan pada Line Welding PT. Suzuki Indomobil Motor Plant Tambun II. Hasil dari analisis efisiensi lini menunjukkan bahwa lini rear floor YR9 memiliki efisiensi paling rendah yaitu 75,16 %. Oleh karena itu, peneliti melakukan analisa pada lini rear floor YR9 dengan metode Line Balancing. Peneliti melakukan Analisa perbaikan lini dengan dua metode yaitu Killbridge Wester dan Hegelson Birnie dengan menggunakan Cycle Time (CT) = 20,09 menit dan CT=19 menit untuk line efficiency, balance delay, dan smoothness index. Berdasarkan analisis, metode Hegelson Birnie dengan CT= 19 menit menghasilkan nilai line efficiency yang terbaik yaitu sebesar 94,22%, nilai balance delay sebesar 5,70%, dan nilai smoothness index sebesar 1,32

    166

    full texts

    192

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Dinamika Rekayasa (E-Journal - Engineering Departement Jenderal Soedirman University UNSOED)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇