Jurnal Universitas Kadiri Kediri
Not a member yet
    2692 research outputs found

    IMPLEMENTASI PEDOMAN TEKNIS PELAKSANAAN PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PLUS (Studi Penelitian Di Kelurahan Setonopande Kota Kediri)

    Get PDF
    Prodamas selain melakukan desain ulang, Prodamas mempunyai enam bidang kemajuan, bidang landasan, bidang moneter, bidang sosial-sosial, bidang pelatihan, bidang kesejahteraan, bidang kepemudaan, yang mengarah pada perluasan kerjasama bidang lokal yang dinamis, bekerja sama, mengartikulasikan kebutuhan daerah setempat, pengembangan lebih lanjut gagasan kerangka ekologi di tingkat RT, pemahaman bantuan pemerintah keuangan daerah yang dikembangkan diatur dalam Pedoman Ketua Kota Kediri No 23/2020 tentang Aturan Khusus Penyelenggaraan Sistem Penguatan Daerah Selain Daerah. Penelitian bertujuan mendiskripsikan dan menganalisis implementasi prodamas plus di Kelurahan Setonopande Kota Kediri, serta faktor pendukung dan faktor penghambat dalam pelaksanaan kegiatan prodamas plus. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan wawancara kepada informan terpilih yaitu Kasi Ekonomi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Setonopande, Sekretaris Kelurahan Setonopande, Ketua RT 04 RW 02 Kelurahan Setonopande, Ketua Pokmas Tangguh Kelurahan Setonopande. Teknik analisis data menggunakan tiga cara : (1) Reduksi data, (2) Penyajian data, (3) Penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan Prodamas Plus yang dilaksanakan oleh Kelurahan Setonopande Kota Kediri sudah berjalan dengan baik dengan melaksanakan sosialisasi, memfasilitasi, mengkoordinasikan, pengendalian, pemantauan prodamas plus meskipun masih ada sedikit hambatan dimasyarakat kurang ikut serta berpartisipasi, akan tetapi tetap berjalan sesuai dengan tujuan serta manfaatnya dapat terlihat dari aspek komunikasi antar aktor pelaksana, aspek sumber daya, aspek disposisi, struktur birokras

    Pengaruh Karakteristik Individu Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT.Cahaya Aspal Buton (CAB)

    Get PDF
    This study aims to (1) determine the effect of individual characteristics and work environment on employees\u27 performance at PT. Light Asphalt Buton (CAB); (2) to determine the effect of individual characteristics on the performance of employees at PT. Light Asphalt Buton (CAB); (3) to determine the effect of the working environment on employees\u27 performance at PT. Light Asphalt Buton (CAB). The population in this study were all employees at PT. Buton Asphalt light, which amounted to 32 people and all the population as respondents or census method that investigators can reach. The data collection method in this study are a questionnaire, and the raw data collected was analyzed with multiple linear regression using IBM SPSS Statistics 20. The results showed that (1) The individual characteristics and work environment significantly affect the performance of employees at PT. Light Asphalt Buton (CAB); (2) The individual characteristics of positive and significant effects on the performance of employees at PT. Light Asphalt Buton (CAB); (3) The working environment has a positive and significant effect on the performance of employees at PT. Light Asphalt Buton (CAB

    Abrams’ Law Formulation for Blended Cement Paste Incorporated with Ground Ferronickel Slag

    Get PDF
    Ground ferronickel slag (GFS) is a form of an industrial waste by-product generated during the smelting process of nickel ore that has been crushed and ground into fine powder. GFS is a pozzolanic substance that may be employed as an environmentally beneficial binding agent when blended with Portland cement. This research aims to apply the Abrams Law formulation to blended cement combined with GFS. GFS was utilized as a Portland cement composite (PCC) replacement at varying percentages of 0, 10, 20, 30, 40, and 50 wt.%. The blended cement paste incorporated with GFS was tested at three water to cementitious material ratio (w/cm) levels of 0.4, 0.5, and 0.6. After samples have been made, a compressive strength test is carried out. The research results showed that at 28 days, the optimum amount of GFS was found in the percentage of 20 wt.% induced the compressive strength by 40.41 MPa with a w/cm of 0.4. The equations based on Abrams’ Law have been proposed for estimating the correlation of 28-day compressive strength with w/cm in the range from 0.4 to 0.6. In addition, the hardened densities of binary blended cement paste were investigated. It was found that the density decreased with an increase of w/cm. The proposed equations provide the beneficial interpretation for estimating the compressive strength of blended cement paste based on the w/cm.

    Pengetahuan Perawat Tentang Penanganan Restrain Dalam Kegawatdaruratan Psikiatri : Deskriptif Kuantitatif Survey

    Get PDF
    Background: Mental health crisis is a major issue for ODGJ and can endanger others and the environment. In handling psychiatric emergencies, the expertise of nurses is very important and needed. In the process, nurses have personal traits or qualities that can influence knowledge. Objective: The purpose of this study was to find the effect of age and education on the knowledge of health center nurses on how to handle patients with psychiatric emergencies. Methods: Using a sample of 91 respondents selected by cluster sampling technique. The research method used a cross-sectional approach. Demographic survey and knowledge assessment test (The Phisical Restraint Questionare) on how to handle psychiatric emergencies in patients were used to collect data. Results: Ordinal logistic regression analysis of the model fitting data provided results in the form of an association between the variables of age and education with knowledge and the degree of nurse expertise as indicated by a decrease in the value of -2 log Like hood decreased from 73.99 (Intercept Only) to 61.52 (Final) with p=0.029 (<0.05). Conclusion: The variables show that the model fits the data, meaning that the variables of age and education level together affect the level of knowledge of nurses about handling restraints in psychiatric emergency patients. Suggestion: Training programs for nurses on physical restraints need to be carried out continuously so that the quality of care provided by nurses when physically restraining psychiatric patients is getting better.   Keywords: Knowledge, Restraint, Psychiatric EmergencyPendahuluan: Krisis kesehatan jiwa merupakan isu utama bagi ODGJ dan dapat membahayakan orang lain serta lingkungan. Dalam penanganan kegawatdaruratan psikiatri, keahlian perawat sangat penting dan dibutuhkan. Dalam prosesnya, perawat memiliki sifat atau kualitas pribadi yang dapat mempengaruhi pengetahuan. Tujuan: Tujuan penelitian adalah mencari pengaruh usia dan pendidikan terhadap pengetahuan perawat puskesmas tentang cara penanganan pasien dengan kegawatdaruratan psikiatri. Metode: Menggunakan sampel sebanyak 91 responden yang dipilih dengan teknik cluster sampling. Metode penelitian menggunakan pendekatan cross-sectional. Survei demografis serta tes penilaian pengetahuan (The Phisical Restraint Questionare) tentang cara menangani keadaan darurat psikiatri pada pasien digunakan untuk mengumpulkan data. Hasil: Analisis regresi logistik ordinal terhadap data model fitting memberikan hasil berupa adanya hubungan antara variabel usia dan pendidikan dengan pengetahuan dengan derajat keahlian perawat yang ditunjukkan dengan penurunan nilai -2 log Like hood mengalami penurunan nilai dari 73,99 (Intercept Only) ke 61,52 (Final) dengan p=0.029 (<0,05). Kesimpulan: Variabel menunjukkan bahwa model fit dengan data artinya variabel usia dan level pendidikan bersama-sama  berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan perawat tentang penanganan restrain pada pasien kegawat daruratan psikiatri. Saran: Program pelatihan bagi perawat tentang pengekangan fisik perlu dilakukan berkelanjutan. agar kualitas perawatan yang diberikan oleh perawat saat pengekangan fisik pasien psikiatri semakin baik.   Kata Kunci: Pengetahuan, Restrain, Kegawatdaruratan Psikiatr

    Simulasi 3 Skenario Perbaikan Kemacetan Jagir Wonokromo Dampak dan Implementasi

    Get PDF
    Traffic congestion in Indonesian cities is a major problem, due to uneven mobility. The Jagir Wonokromo intersection, one of the busiest intersections in Surabaya, experiences traffic congestion during rush hour. This congestion can have a variety of negative impacts, such as air pollution and queuesat each intersection. This study analyzes the traffic congestion problems at the Jagir Wonokromo intersection and proposes the appropriate improvement scenario. A simulation design was developed to test three traffic congestion improvement scenarios at the Jagir Wonokromo intersection in Surabaya. The study sample was 40 vehicles that passed through during rush hour. The simulation results showed that scenario 3 is the most appropriate improvement scenario. This scenario successfully reduced the time in the system by 20.2% compared to the initial condition. The impact of scenario 3 is that traffic congestion at the intersection is reduced, but the travel time of vehicles from the DTC direction to Jalan Jagir Wonokromo also increases. Scenario 3 is considered to be in accordance with the conditions of the intersection and can be easily implemented. The study of traffic congestion at the Jagir Wonokromo intersection offers opportunities for the government and the public to address traffic congestion with effective simulation of improvement scenarios

    Asuhan Kebidanan Komprehensif Ny. N Di Klinik Cahaya Bekasi Jawa Barat Tahun 2023

    Get PDF
    Latar Belakang: Berdasarkan data World Health Organization (WHO) pada tahun 2020, sebanyak 295.000 (810/hari) perempuan meninggal selama dan setelah kehamilan dan persalinan (WHO,2023). Coc merupakan pemberian pelayanan berkesinambungan mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir serta keluarga berencana yang dilakukan oleh bidan (Ariyanti, 2022).Tujuan: penulisan Laporan Tugas Akhir ini untuk memberikan asuhan kebidanan secara komprehensif pada Ny. N di Klinik Cahaya Bekasi Jawa Barat Tahun 2023. Metode Penelitian: Laporan Tugas Akhir ini membahas tentang asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. N di Klinik Cahaya dengan menggunakan metode studi kasus (case study) dengan cara continuity of care. Pengambilan kasus melalui pendekatan SOAP. Hasil Penelitian: adanya kesenjangan antara teori dengan praktik pada persalinan kala I Ny. N. Kesimpulan: Ny. N melakukan kunjungan ANC sebanyak 4 kali dengan keluhan fisiologis, proses persalinan normal, kunjungan BBL normal 3 kali, kunjungan nifas 4 kali, dan menjadi akseptor baru KB suntik 3 bulan. Melalui Laporan Tugas Akhir ini diharapkan tenaga kesehatan di Klinik Cahaya dapat mempertahankan serta meningkatkan pelayanan dalam memberikan asuhan kebidanan selama masa kehamilan, bersalin, BBL, nifas, dan KB, sehingga dapat meminimalkan angka kematian dan atau angka kesakitan pada ibu dan bayi

    PENGARUH PEMBERIAN KUNYIT ASAM TERHADAP PENURUNAN NYERI DYSMENORRHEA PRIMER

    Get PDF
    Abstrak Dysmenorrhea adalah rasa nyeri selama menstruasi yang ditandai dengan rasa kram diperut bawah.  Tujuan penelitian ini  adalah untuk mengetahui ada Pengaruh Pemberian kunyit asam terhadap Dysmenorrhea pada mahasiswa  Sarjana Kebidanan di Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Kadiri. Rancangan penelirian ini adalah Pre Eksperimen dengan menggunakan metode one group pre test – post test desain. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 16 responden diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling, penilaian  skala  numerik   sebelum   dan   sesudah   diberikan  perlakuan.   Hasil penelitian ini di analisa dengan menggunakan uji statistic wilcoxon. Berdasarkan uji wilcoxon ada pengaruh pemberian kunyit asam pada mahasiswa Sarjana Kebidanan di Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Kadiri  Berdasarkan  hasil  penelitian  diatas  diharapkan  bagi  mahasiswa  yang mengalami Dysmenorrhea dapat diberikan salah satu perlakuan berupa pemberian kunyit asam atau air kelapa hijau terhadap Dysmenorrhea.   Kata kunci : Kunyit Asam, Menstruasi, Dysmenorrhe

    Potensi Antipiretik Ekstrak Daun Cengkeh (Syzygium aromaticum. L) Pada Mencit Jantan (Mus musculus) dengan Metode Induksi Pepton: Antipyretic Potential of Clove Leaf Extract (Syzygium aromaticum. L) in Male Mice (Mus musculus) using Peptone Induction Method

    Get PDF
    Salah satu tanaman yang dapat digunakan sebagai penurun demam adalah daun Cengkeh (Syzygium aromaticum. L). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas ekstrak etanol daun Cengkeh (Syzygium aromaticum. L) sebagai penurun demam pada mencit jantan (Mus musculus) yang diinduksi pepton 5%. Pengujian aktivitas penurun demam pada penelitian ini dengan cara mencit diinduksi pepton 5% secara subkutan. Terdapat 5 kelompok perlakuan yaitu kelompok kontrol negatif (na-cmc), kelompok kontrol positif (parasetamol), dan kelompok dosis (100, 200, 400mg/kgBB). Pengukuran suhu melalui rektal mencit. Pengukuran suhu rektal dilakukan selama 180 menit dengan interval waktu 30 menit. Data yang diperoleh dari aplikasi SPSS hasil uji one way anova didapatkan nilai sig (0,000) < nilai sig (p) 0,05 dapat dikatakan data memiliki perbedaan rata-rata suhu setiap kelompok. Selanjutnya dilakukan uji lanjutan post hoc LSD diperoleh dosis ekstrak daun Cengkeh yang paling efektif adalah 400mg/kgBB.Demam dapat diredakan menggunakan obat tradisional yang berbahan dasar tanaman. Salah satu tanaman yang dapat digunakan sebagai penurun demam adalah daun Cengkeh (Syzygium aromaticum. L). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas ekstrak etanol daun Cengkeh (Syzygium aromaticum. L) sebagai penurun demam pada mencit jantan (Mus musculus) yang diinduksi pepton 5%. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental. Pengujian aktivitas penurun demam pada penelitian ini dengan cara mencit diinduksi pepton 5% secara subkutan. Terdapat 5 kelompok perlakuan yaitu kelompok kontrol negatif (na-cmc), kelompok kontrol positif (parasetamol), dan kelompok dosis (100, 200, 400mg/kgBB). Pengukuran suhu melalui rektal mencit. Pengukuran suhu rektal dilakukan selama 180 menit dengan interval waktu 30 menit. Data yang diperoleh dari aplikasi SPSS hasil uji one way anova didapatkan nilai sig (0,000) < nilai sig (p) 0,05 dapat dikatakan data memiliki perbedaan rata-rata suhu setiap kelompok. Selanjutnya dilakukan uji lanjutan post hoc LSD diperoleh dosis ekstrak daun Cengkeh yang paling efektif adalah dosis 3 (400mg/kgBB). Dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun Cengkeh memiliki aktivitas sebagai penurun demam pada mencit

    Pola Asuh Orang Tua dan Kecakapan Hidup (Life Skill) Personal dan Sosial Remaja dalam Pencegahan HIV/AIDS di Kabupaten Tuban

    Get PDF
    Laju pertumbuhan HIV/AIDS dapat ditekan dengan meningkatkan upaya kecakapan remaja dalam pencegahan HIV/AIDS. Lingkungan keluarga sangat berperan dalam mengoptimalkan perkembangan kecakapan hidup remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pola asuh orang tua dengan kecakapan hidup (life skill) personal dan sosial remaja dalam pencegahan HIV AIDS di Kabupaten Tuban. Desain penelitian menggunakan korelasi dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh remaja kelas IX di SMPN 2 Kabupaten Tuban sejumlah 250 siswa. Besar sampel yang digunakan 154 siswa menggunakan tehnik purposive sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner dan analisis yang digunakan adalah uji spearman rho. Hasil penelitian menginformasikan hampir seluruhnya (86,4%) pola asuh orang tua adalah demokrasi, sebagian besar (54,3%) kecakapan personal remaja adalah baik, sebagian besar (63,6%) kecakapan sosial remaja sebagian besar adalah cukup. Uji spearman rho didapatka nilai p = 0,429 (p< 0,005) tidak ada hubungan antara pola asuh orang tua dengan life skill (kecakapan personal) remaja dalam pencegahan HIV-AIDS dan  p = 0,299 (p<0,005) tidak terdapat hubungan antara pola asuh orang tua dengan life skill (kecakapan sosial) remaja dalam pencegahan HIV-AIDS. Pola asuh orang tua bukan merupakan satu-satunya yang mempengaruhi Kecakapan hidup (life skill) remaja, akan tetapi lingkungan sekolah dan masyarakat juga berperan dalam membentuk pribadi remaja.Laju pertumbuhan HIV/AIDS dapat ditekan dengan meningkatkan upaya kecakapan remaja dalam pencegahan HIV/AIDS. Lingkungan keluarga sangat berperan dalam mengoptimalkan perkembangan kecakapan hidup remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pola asuh orang tua dengan kecakapan hidup (life skill) personal dan sosial remaja dalam pencegahan HIV AIDS di Kabupaten Tuban. Desain penelitian menggunakan korelasi dengan menggunakan pendekatan scros sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh remaja kelas IX di SMPN 2 Kabupaten Tuban sejumlah 250 siswa. Besar sampel yang digunakan 154 siswa menggunakan tehnik purposive sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner dan analisis yang digunakan adalah uji spearman rho. Hasil penelitian menginformasikan hampir seluruhnya (86,4%) pola asuh orang tua adalah demokrasi, sebagian besar (54,3%) kecakapan personal remaa adalah baik, sebagian besar (63,6%) kecakapan sosial remaja sebagian besar adalah cukup. Uji spearman rho didapatka nilai p = 0,429 tidak ada hubungan antara pola asuh orang tua dengan life skill (kecakapan personal) remaja dalam pencegahan HIV-AIDS dan  p = 0,299 tidak terdapat hubungan antara pola asuh orang tua dengan life skill (kecakapan sosial) remaja dalam pencegahan HIV-AIDS. Pola asuh orang tua bukan merupakan satu-satunya yang mempengaruhi Kecakapan hidup (life skill) remaja, akan tetapi lingkungan sekolah dan masyarakat juga berperan dalam membentuk pribadi remaja. Kata kunci: pola asuh, kecakapan hidup (life skill), remaj

    PENGOLAHAN MINYAK JELANTAH UNTUK BAHAN DASAR PEMBUATAN SABUN CUCI PADA IBU-IBU RUMAH TANGGA

    Get PDF
    Used cooking oil is a serious problem for the environment. It is expected that its management can be regulated properly. People in Kampung Pulo do not know well about cooking oil management. The repeated use of cooking oil is in fact bad for health. Through this program, it is hoped that the community can find out how to process used cooking oil into soap economically. The method of implementing the activity begins with the problem discussion stage, socialization of the dangers of used cooking oil, soap making training, and activity evaluation. The results of the activity obtained that the community can know insights related to the dangers of used cooking oil well and its processing into laundry soap that can be used in household activities. It is hoped that the implementation of the program can be sustainable and even generate income for the community through soap products that have selling valu

    2,486

    full texts

    2,692

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Universitas Kadiri Kediri
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇