Jurnal Universitas Kadiri Kediri
Not a member yet
2692 research outputs found
Sort by
KARAKTERISTIK IBU DENGAN PERKEMBANGAN ANAK USIA 48-72 BULAN
Masa emas atau Golden Age disebut sebagai masa paling penting anak terutama untuk pertumbuhan dan perkembangannya khususnya di masa pra sekolah (48-72 bulan). Perkembangan anak yang optimal memerlukan stimulasi yang baik oleh orang tua terutama ibu. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan karakteristik ibu dengan perkembangan anak usia 48-72 bulan. Desain penelitian adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah anak usia 48 sampai 72 bulan didampingi oleh orang tua atau pengasuh di PAUD Bintang Ceria II Bandar Lampung. Sampel adalah sampel jenuh yaitu total populasi yang memenuhi kriteria inklusi yaitu bersedia menjadi responden dan hadir saat dilakukan pemeriksaan KPSP kepada anak yaitu 30 siswa. Data kategorik yang kemudian dianalisis dengan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan usia ibu (p value = 0,100) dan pekerjaan ibu (p value = 0,513) dengan perkembangan anak usia 48-72 bulan. Perlu dilakukan penelitian lebih luas dari karakteristik ibu yang lain dan pengaruh pola asuh, quality time dan bentuk kreatifitas stimulasi oleh orang tua kepada anak terhadap perkembangan anak
Analisis Komparatif Pendapatan Usahatani Tebu (Saccharum Officinarum L) Sistem Ratoon Cane (RC) Dan Sistem Plant Cane (PC) di Desa Gondang Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri
This research analyses differences in production cost levels between Ratoon Cane sugarcane farming and the Plant Cane system. The research was conducted in Gondang Village,Plosoklaten District, Kediri Regency. The research was carried out from March to May 2023. Respondents were determined using a saturated sampling method. The number of respondents in this study were 10 who were Ratoon Cane (RC) system sugar cane farmers and 10 who were Plant Cane (PC) system sugar cane farmers. Thus, the total number of respondents was 20 farmers. The data analysis method was carried out using qualitative and quantitative analysis. From the results of research and data analysis, it can be obtained that the production costs used for Plant Cane sugar cane farming are higher than for Ratoon Cane sugar cane farming, namely an average per hectare of IDR57,623,212. Meanwhile, the average Ratoon Cane sugar cane farmer per hectare is only IDR46,240,466. There is a difference in production between Ratoon Cane and Plant Cane sugar cane farming in Gondang Village, Plosoklaten District, Kediri Regency, in 2021-2022. The average production per ha of Ratoon Cane farming is 828 quintals, and Plant Cane sugar cane farming is 908 quintals. Thus, it will affect revenue, namely IDR72,233,663 Ratoon Cane sugar cane and Rp78,314,663 Plant Cane sugar cane. There is a difference in revenue of IDR6,081,000 per hectare. Ratoon Cane\u27s sugar cane farming income is IDR25,993,196, higher than Plant Cane\u27s IDR20,691,450.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan tingkat biaya produksi antara usahatani tebu Ratoon Cane dengan sistem Plant Cane. Penelitian dilakukan di Desa Gondang Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri. Penelitian dilaksanakan mulai Bulan Maret sampai dengan bulan Mei tahun 2023. Penentuan responden menggunakan metode sampling jenuh, jumlah responden pada penelitian ini 10 orang responden petani tebu sistem Ratoon Cane (RC) dan 10 orang responden petani tebu sistem Plant Cane (PC). Dengan demikian jumlah responden keseluruhan sebanyak 20 orang petani. Metode analisis data yang dilakukan dengan analisis kualitatif dan kuantitatif. Dari hasil penelitian dan analisa data, dapat diperoleh hasil bahwa penggunaan biayao produksi usahatani tebu Plant Cane lebih tinggi dibanding dengan usahatani tebu Ratoon Cane yaitu rata-rata per hektar sebesar Rp57.623.212,-.Sedangkan petani tebu Ratoon Cane rata-rata per hektar hanya sebesar Rp46.240.466.. Terdapat perbedaan produksi antara usahatani tebu Ratoon Cane dan Plant Cane di Desa Gondang Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri pada tahun 2021-2022. Rata-rata produksi per ha usahatani Ratoon Cane sebesar 828 kuintal dan usahatani tebu Plant Cane sebesar 908 kuintal. Dengan demikian akan berpengaruh terhadap penerimaan yaitu sebesar Rp72.233.663 tebu Ratoon Cane dan sebesar Rp78.314.663 tebu Plant Cane. Terdapat selisih penerimaan sebesar Rp6.081.000,- per hektar. Pendapatan usahatani tebu Ratoon Cane sebesar Rp25.993.196,- lebih tinggi dibandingkan dengan usahatani tebu Plant Cane sebesar Rp20.691.450
Analisa Postur Kerja untuk Mengukur Risiko Cedera Dengan Metode Cornell Musculoskeletal Discomfort Questionnaires, Rapid Upper Limb Assessment dan Rapid Entire Body Assessment
PT. XYZ is a company that focuses on providing construction materials such as ready mix concrete. The workforce is currently in decline due to the reduced prevalence of work behavior. The initial 1 hour produced 100m3 but the realization in the Company only produced 50m3. The purpose of this study was to measure the potential risk of musculoskeletal injury caused by non-ergonomic work postures. The methods used in this study are Cornell Musculoskeletal Discomfort Questionnaires (CMDQ), Rapid Upper Limb Assessment (RULA), Rapid Entire Body Assessment (REBA). This study found a significant relationship between the level of musculoskeletal discomfort obtained in respondents through CMDQ with ergonomic risk factors identified through RULA and REBA analysis. These can include poor body position, repetitive movements, or excessive workload. These findings could help in the development of theories regarding ergonomics and factors related to worker health and well-being
Perlindungan Hukum Terhadap Tenaga Kerja Anak Berdasarkan Hukum Ketenagakerjaan UndangUndang Nomor 13 Tahun 2003
ABSTRAKTenaga kerja merupakan seseorang yang dapat melakukan pekerjaan gunamenghasilkan suatu barang dan/atau jasa baik untuk memenuhi kebutuhan sendirimaupun untuk masyarakat. Mengenai tenaga kerja saat ini di Indonesia keterlibatananak khususnya anak yang dibawah umur dalam bidang ketenagakerjaan semakinmeningkat, kemiskinan menjadi faktor yang menyababkan anak bekerja walaupundiberikan upah rendah dan pekerjaan yang berbahaya. Faktor lainnya adalahlegitimasi negara atas keberadaan pekerja/buruh anak serta lemahnya penegakkanhukum yg akhirnya menimbulkan pelanggaran hak asasi manusia terhadap anak.Penelitian ini merupakan penelitian yuridis normatif dengan menggunakanpendekatan peraturan perundang-undangan (The Statute Approach). Penelitian inidilakukan dengan mencari informasi secara kepustakaan. Berdasarkan hasilpenelitian terhadap peraturan perundang-undangan ditemukan peraturan yangterdapat pada Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaanyang mengatur mengenai perlindungan hukum terhadap tenaga kerja anak.Kata Kunci : Perlindungan Hukum, Tenaga Kerja Anak, Peraturan
Formulasi dan Uji Stabilitas Sunscreen Bedak Padat dari Ekstrak Daun Tapak Dara (Catharanthus roseus L.): Formulation and Stability Testing of Compact Powder Sunscreen with Ethanol Extract of Tapak Dara (Catharanthus roseus L.) Leaves
Daun Tapak Dara mengandung berbagai senyawa fitokimia yang berperan sebagai antioksidan. Kandungan senyawa aktif ekstrak etanol daun tapak dara dapat membantu mencegah berbagai penyakit yang salah satunya disebabkan oleh paparan sinar UV. Tujuan penelitian ini yaitu untuk memformulasikan ekstrak etanol daun tapak dara sebagai sediaan bedak padat tabir surya dan mengevaluasi stabilitas fisiknya. Metode yang dipakai yaitu secara kuantitatif menggunakan eksperimen true experimental. Ekstraksi daun tapak dara dilakukan menggunakan etanol 96%. Ekstrak yang dihasilkan ada empat sediaan, yaitu F0 (0%), F1 (0,4%), F2 (0,8%), dan F3 (1,6%). Uji stabilitas fisik dilakukan melalui cycling test dan uji fotostabilitas, dengan pengamatan terhadap perubahan bau, warna, bentuk, dan pH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun tapak dara bisa diaplikasikan sebagai bedak padat tabir surya dengan nilai absorpsi sinar UV yang semakin tinggi berbanding lurus dengan nilai konsentrasi ekstrak etanol daun tapak dara. Hasil stabilitas fisik menunjukkan hasil yang konsisten, di mana sediaan tidak mengalami perubahan bau, warna, dan bentuk selama pengujian cycling test termasuk pH
The Role of Brand Trust in Increasing the Influence of e-WOM and Hedonistic Lifestyle on Purchase Decisions for Used iPhone Devices: Peran Kepercayaan Merek dalam Meningkatkan Pengaruh e-WOM dan Gaya Hidup Hedonisme terhadap Keputusan Pembelian Gawai Bekas iPhone
This study aims to analyze the role of brand trust in mediating the influence of electronic word of mouth (e-WOM) and hedonistic lifestyle on purchasing decisions for used iPhone devices. The study employed a quantitative approach and a survey method, selecting 150 students from KH. A. Wahab Hasbullah University through purposive sampling. Data were collected using a questionnaire and analyzed using structural equation modeling (SEM) based on partial least squares (PLS). The results showed that e-WOM did not have a direct effect on purchasing decisions but had an indirect effect through brand trust. Hedonistic lifestyle has a positive effect both directly and indirectly on purchasing decisions through brand trust. Brand trust proved to be an effective mediator in the relationship between e-WOM and hedonistic lifestyles in purchasing decisions. These findings imply that sellers of used iPhone devices need to focus their marketing strategies on building brand trust through effective online review management and considering hedonic aspects in their marketing strategies
The Influence Of Price Discounts, Product Bundling, Brand Collaboration On Purchasing Decisions At The Es Teh Indonesia Bandar Kediri Branch
The increase in consumer spending is driving Indonesia\u27s economic growth. The culinary industry has emerged as a solution to meet the needs of the community. The culinary industry is rapidly growing, leading to intense business competition. Es Teh Indonesia Bandar Kediri is one of the culinary companies in Kediri that is making efforts to face business competition by using promotional strategies such as price discounts, product bundling, and brand collaboration to attract buyer interest, increase sales, and expand market reach. This research uses a quantitative research method. The population is the consumers of Es Teh Indonesia in Bandar Kediri, with a sample size of 385 respondents. Non-probability sampling research method, accidental sampling technique, questionnaire sample collection technique. Techniques for analysis include validity testing, reliability testing, classical assumption testing, multiple linear regression testing, t-testing, f-testing, and coefficient of determination testing. Based on the research findings, it is concluded that price discounts have a significant impact on purchasing decisions, product bundling does not have a significant effect, and brand collaboration has a significant influence. All three variables significantly influence the purchasing decisio
Water Quality Study to Improve Technology and Sustainability of Farmer’s Pond in Banjarpanji Village Sidoarjo
The technology used in pond processing in Banjar Panji village is still traditional, with minimal labor involvement. This extensive or traditional pond does not utilize windmills, and the feed is natural. The purpose of the study was to study the physicochemical parameters of water quality in fish farming based on the Ministerial Regulation of the Ministry of Marine Affairs and Fisheries No. 75/Permen-KP/2016. The study was conducted in Banjarpanji Village, Tanggulangin District, Sidoarjo Regency, East Java. The study began from January to February 2024. Meanwhile, water sample analysis activities were conducted at the Land Resources Laboratory I and II, Faculty of Agriculture, National Development University "Veteran" East Java. Data collection used a survey method by conducting reviews and direct observations at the research location. The station sample points were determined by purposive sampling based on the distribution of grid divisions. The results showed that most water quality parameters, such as temperature, salinity, pH, dissolved oxygen, ammonia, nitrite, and nitrate, were outside the ideal limits for optimal cultivation. The salinity at all points of the pond was very low, for example, indicating a mismatch with the ideal needs for milkfish cultivation, which requires a specific salinity range for optimal growth. In addition, inadequate dissolved oxygen levels can inhibit the respiration of aquatic organisms and result in dangerous anoxic conditions
PENDEKATAN MSN DALAM IMPLEMENTASI KEBIJAKAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 72 TAHUN 2022 TENTANG PENYELENGGARAAN IDENTITAS KEPENDUDUKAN DIGITAL
Berkembangnya teknologi informasi menuntut semua negara mengikuti pergerakan globalisasi yang syarat dengan kecepatan dan keterbukaan. Dengan adanya hal tersebut pemerintah Indonesia bersama sumberdaya yang dimiliki telah berupaya membuat suatu kebijakan yang menunjang tercapainya identitas kependudukan digital. Salah satu kebijakan tersebut yaitu dengan dikeluarkannya PERMENDAGRI no. 72 tahun 2022 tentang Penyelanggaraan Identitas Kependudukan Digital atau disingkat (IKD). Penelitian ini akan menyajikan potret implemntasi Permendagri Penyelenggaraan Identitas Kependudukan Digital di Kelurahan Warujayeng Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk. Alasan ditentukannya Kelurahan Warujayeng dikarenakan penerapan Identitas Kependudukan Digital belum optimal semenjak dikeluarkannya kebijakan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan mentality, system, dan networking (MSN) untuk memotret penyelenggaraan kebijakan pencatatan kependudukan secara digital. Hasil penelitian menunjukan bahwa penyelenggaraan Identitas Kependudukan di Kelurahan Warujayeng pada umumnya berlangsung dengan baik, dukungan kepala kelurahan serta para jajaranya dalam pelaksanaan program telah membantu dalam mendapatkan Identitas Kependudukan Digital, namun ada beberapa temuan kendala terkait penyelenggaraan di kelurahan ini. Ada hal yang muncul ke permukaan dan menonjol yaitu pemerintah setempat tidak memeberikan waktu tambahan tertentu dan perlakuan khusus dalam pelayanan program ini seperti misalnya pelayanan jemput bola ke rumah warga dan juga sikap dan kesadaran masyarakat yang kurang akan pentingnya pemahaman program kependudukan digital
Factors Influencing Accident Prevention in Children: Literature Review
Anak merupakan salah satu tahapan penting dalam tahap perkembangan yang sering disebut sebagai “masa keemasan”. Pada tahapan usia ini terjadi pematangan fungsi fisik dan mental yang membuat mereka siap dalam menghadapi perubahan lingkungan. Di masa mendatang, masalah kesehatan utama yang dapat terjadi adalah kecelakaan dan cedera pada anak, sehingga masyarakat khususnya orang tua harus memahami bahwa tindakan pencegahan dan pertolongan pertama merupakan hal yang paling penting. Tinjauan ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi panduan antisipatif dalam mencegah kecelakaan pada anak. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kepustakaan. Jenis kajian yang digunakan adalah kajian kepustakaan tradisional tentang pencegahan kecelakaan pada anak prasekolah. Jumlah artikel yang dianalisis dalam penelitian ini sebanyak 13 artikel. Terdapat hubungan yang saling terkait mengenai pemberian pendidikan kesehatan Anticipatory Guidance kepada orang tua (ibu) dalam mencegah terjadinya kecelakaan pada anaknya. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi ibu dalam mencegah terjadinya kecelakaan pada anak seperti pengetahuan, usia, pola asuh, dan pengalaman. Sangat penting bagi orang tua untuk turut serta dalam mencegah kecelakaan pada anak sesuai usianya untuk mencegah terjadinya terjatuh atau terpeleset, menghindari terjadinya luka bakar, keracunan dan tidak meraih benda tajam yang berbahaya.ABSTRAK
Anak-anak merupakan tahapan yang signifikan dalam tahapan perkembangan yang sering disebut sebagai “usia emas”. Pada tahap usia tersebut terjadi penyesuaian fungsi fisik dan mental, yang membuat mereka siap tanggap dalam perubahan lingkungan (Najmarani, 2018). Di masa mendatang, masalah kesehatan utama yang dapat terjadi adalah kecelakaan dan cedera pada anak-anak, sehingga khususnya masyarakat tua harus memahami bahwa tindakan pencegahan dan penanganan pertama adalah yang paling penting.
Tujuan : Kajian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pedoman antisipatif terhadap pencegahan kecelakaan pada anak
Metode : Penelitian ini menggunakan desain penelitian literatur. Jenis review yang diguanakan adalah tinjauan literatur tradisional tentang pencegahan kecelakaan pada anak pra sekolah.
Hasil : Jumlah artikel yang dianalisis dalam penelitian ini adalah 13 artikel. Terdapat kaitan-kaitan yang saling berhubungan tentang pemberian Pedoman Antisipatif pendidikan kesehatan kepada orang tua (ibu) dalam mencegah kecelakaan terhadap anaknya. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi ibu dalam pencegahan kecelakaan pada anak seperti pengetahuan, usia, pola asuh, dan pengalaman .
Simpulan dan Saran : Sangat penting bagi orang tua untuk berpartisipasi dalam pencegahan kecelakaan pada anak-anak sesuai dengan usia mereka agar tidak terjadi jatuh atau terpeleset, terhindar dari luka bakar, keracunan dan tidak menjangkau benda tajam yang berbahaya