Jurnal Universitas Kadiri Kediri
Not a member yet
2692 research outputs found
Sort by
The Influence of Executive Leadership Competencies, Organizational Commitment, and Work Environment on PT.PLN Nusantara Power Surabaya\u27s Utilization on the Ellipse ERP Information Systems and Performance of Employees
Bureaucratic reforms launched by the government are manifested in the form of regulations or policies that must be implemented by all government agencies under the ministry. One form of this policy is the implementation of the integrity zone and the standardization of human resources as a strategic plan which is realized in the form of a competency gap analysis. This study aims to measure compliance behavior, level of complexity, clarity of organizational goals, and level of employee participation in competency gap analysis and implementation of the integrity zone. This descriptive quantitative research takes employee sampling through saturated sampling technique and data analysis is measured through path analysis. The results of the analysis prove the value of t = 2.166; p=0.034 (p<0.05), which proves that there is an effect of the level of compliance on the competency gap; t value = -0.399; p=0.691 (p>0.05) the effect of the level of program complexity on the competency gap was not proven and the value of t = 12.835; p = 0.000 (p <0.05) proves that there is an effect of the competency gap on the implementation of the integrity zone. Competency gap analysis and employee participation levels are classified as being more capable of contributing to the implementation of the integrity zone at the Surabaya Industrial Research and Standardization Institute
The Influence of Determinant Factors on Safety Behavior for Infusion Installation in Emergency Room Nurses
Hospitals are unique and complex workplaces, with potential health and safety hazards that cannot be avoided, such as being pricked by needles used by patients. Healthcare Associated (HAIs) is one of the risks faced by health workers and occurs frequently throughout the world with the highest incidence in poor countries and developing countries, WHO shows around 8.7% of 55 hospitals in 14 countries in Europe, the Middle East, and Southeast Asia and the Pacific occur HAIs. The level of work safety knowledge and motivation is most strongly related to work safety behavior. This study aims to analyze the influence of determinant factors on the safety behavior of infusion installation among nurses in the emergency room at Dr. RSUD. Haryoto Lumajang. This research uses quantitative research methods with a cross-sectional research design, sampling technique, namely a total sampling of 21 people. Results: Based on the results of the linear regression test, there is an influence of gender (sig. value 0.004), length of service (sig. value 0.031) and K3 training/socialization (sig. value 0.004) on the safety behavior of infusion installation. The demands of work as a nurse, especially in the ER, which is the first door for patients to enter, where patient safety is prioritized sometimes require nurses to work unsafely.
Pendahuluan: Rumah Sakit sebagai tempat kerja yang unik dan kompleks, dengan potensi bahaya kesehatan dan keselamatan kerja tidak dapat dihindari seperti tertusuk jarum bekas pasien. Healthcare Associated (HAIs) merupakan salah satu risiko yang dihadapi oleh tenaga kesehatan dan banyak terjadi di seluruh dunia dengan kejadian terbanyak di Negara miskin dan Negara berkembang, WHO menunjukkan sekitar 8,7% dari 55 rumah sakit di 14 negara di Eropa, Timur Tengah, dan Asia Tenggara dan Pasifik terjadi HAIs. Tingkat pengetahuan dan motivasi keselamatan kerja yang paling kuat terkait dengan perilaku keselamatan kerja. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor determinan terhadap safety behavior pemasangan infus pada perawat di IGD RSUD Dr. Haryoto Lumajang. Metode: penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional, teknik pengambilan sampel yaitu total sampling sejumlah 21 orang. Hasil: Berdasarkan hasil uji regresi linier terdapat pengaruh jenis kelamin (nilai sig. 0,004), masa kerja (nilai sig. 0,031) dan pelatihan/sosialisasi K3 (nilai sig. 0,004) terhadap safety behavior tindakan pemasangan infus. Kesimpulan: tuntutan pekerjaan sebagai seorang perawat terutama di IGD yang merupakan pintu pertama pasien masuk, dimana keselamatan pasien yang diutamakan terkadang menuntut perawat bekerja dengan tidak aman.
Kata kunci: tingkat_pengetahuan, motivasi_Keselamatan Kerja, pemasangan_infu
Pengelolaan Sumber Daya pada UMKM ADK Terbang Menggunakan Metode American Productivity Center untuk Meningkatkan Produktivitas dan Profitabilitas
Productivity is the key for business actors to compete in a highly competitive market. Productivity is closely related to the effectiveness and efficiency of using resources in producing output. This research focuses on Flying ADK MSMEs, which shows a significant increase in production in three periods (May 2023 – March 2024). Production achievement that continues to approach the set targets shows great potential for growth, but requires further strategic interventions to improve efficiency and competitiveness. The purpose of the study is to analyze the level of productivity, profitability, and price improvement factors in ADK Fly MSMEs and provide recommendations for improvement. The method used is the American Productivity Center (APC), to measure productivity, profitability, and price improvement factors through optimizing the use of resources such as labor, raw materials, energy, and capital. The measurement results showed an increase in productivity of 1.4% in the second period and 0.4% in the third period. Profitability also increased by 1.4% and 0.4% in the same period. The price improvement index increased every year, reaching 0.97% in the second period and 0.93% in the third period, which had a positive impact on the company\u27s productivity and profitability. This increase was analyzed in detail using a fishbone diagram. The results of this study provide recommendations that can be used by business actors to optimize resources and improve operational efficiency
PENGARUH PRODUK, KUALITAS PELAYANAN DAN CITRA MEREK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN (Studi pada Konsumen Bakpao Kimyen Kota Kediri)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh produk, pelayanan dan citra merek terhadap keputusan pembelian Bakpao Kimyen Kota Kediri. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif karena data penelitiannya berupa angka-angka dan dianalisis menggunakan statistik serta telah memenuhi kaidah- kaidah ilmiah yaitu kongkrit, obyektif, terukur, rasional, dan sistematis. Karakteristik dari penelitian ini adalah semua orang yang menjadi konsumen pada Bakpao Kimyen Kota Kediri yang menyukai kulitas produknya yang menarik sehingga tertarik untuk melakukan keputusan pembelian, dan populasi dalam penelitian ini jumlahnya tidak dapat dihitung secara pasti. Sampel dalam penelitian ini adalah para konsumen pada Bakpao Kimyen Kota Kediri sebanyak 100 orang/responden. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan non probability sampling dengan metode pengambilan sampel yang digunakan adalah accidental sampling. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara dan kuesioner. Metode analisis data dengan uji kualitas data, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, uji hiopotesis, dan koefisien determinasi (r square). Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: (1) Berdasarkan hasil pengujian hipotesis pertama diterima, ini menunjukkan bahwa Produk berpengaruh terhadap keputusan pembelian Bakpao Kimyen Kota Kediri. (2) Berdasarkan hasil pengujian hipotesis pertama diterima, ini menunjukkan bahwa Pelayanan berpengaruh terhadap keputusan pembelian Bakpao Kimyen Kota Kediri. (3) Berdasarkan hasil pengujian hipotesis pertama diterima, ini menunjukkan bahwa citra merek berpengaruh terhadap keputusan pembelian Bakpao Kimyen Kota Kediri. (4) Berdasarkan hasil uji F variabel produk, pelayanan, dan citra merek secara simultan berpengaruh terhadap keputusan pembelian Bakpao Kimyen Kota Kediri
PELATIHAN PEMBUATAN PAKAN ALTERNATIF BERBAHAN SAYURAN TERFERMENTASI UNTUK MENINGKATKAN KESEHATAN TERNAK
Utilizing vegetables as animal feed obtained from the yard is a practical and economical solution to meet the nutritional needs of livestock. Planting various types of vegetables such as kale, spinach, and cassava in the yard not only provides a source of fresh food for the family, but can also be processed into quality animal feed. The process of processing vegetables is done by blending until smooth and mixing with a little water. To increase the nutritional content, this mixture can be added with fine bran or flour, then stirred until evenly distributed. This processed feed is easily digested by livestock, thus helping to optimize nutrient absorption. Utilizing the yard to grow animal feed vegetables also supports sustainable agricultural practices and reduces dependence on commercial feed that may contain chemicals
PENGABDIAN PENGEMBANGAN GAME VIRTUAL REALITY SEBAGAI SARANA REHABILITASI BAGI PENYANDANG DISABILITAS FISIK
Berasal riset yang dilakukan pada tahun 2022 dan 2023 telah menghasilkan inovasi dalam pemanfaatan Virtual Reality (VR) sebagai media rehabilitasi bagi penyandang disabilitas fisik, menunjukkan peningkatan efektivitas terapi hingga 20% dan perbaikan dalam regulasi emosi. YPK Bali, sebuah yayasan kemanusiaan, tertarik mengadopsi VR untuk memperkaya program terapinya. YPK telah memberikan layanan fisioterapi dan dukungan psikologi tanpa biaya sejak 2001 dan memperluas layanannya dengan program edukasi dan rehabilitasi keliling. Di Bali, terdapat 12.806 penyandang disabilitas, dan 30% mengalami disabilitas fisik, seringkali merasa tidak nyaman dan terisolasi dalam masyarakat. Terapi menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas layanan dan mengembangkan potensi penyandang disabilitas sesuai Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016. VR, yang umumnya digunakan untuk permainan, kini juga berpotensi sebagai sarana terapi berkat riset yang mengungkap manfaatnya dalam neuroscience dan rehabilitasi fisik, seperti pada pasien post-stroke. YPK Bali berinisiatif untuk mengembangkan lebih lanjut pemanfaatan VR dalam terapi, membutuhkan keilmuan arsitektur dan IT untuk menciptakan lingkungan virtual interaktif, desain yang fungsional dan estetis, serta infrastruktur yang mendukung kegiatan terapi VR. Terdapat sinergi antara peneliti, mitra, dan penyandang disabilitas fisik untuk mengembangkan aplikasi VR, dengan harapan menjadi solusi rehabilitasi masa depan
Kajian Kesesuaian Lahan, Penyusunan Rekomendasi dan Sosialisasi Budidaya Jeruk Di Nagari Payo Kota Solok Sumatra Barat
Research findings must be disseminated to the public, either to specific groups or broadly, to create a positive impact on development. The Payo area in Solok City is an agrotourism region with potential for citrus cultivation and citrus-picking tourism. Socialization on land suitability studies and fertilization recommendations is essential to inform farmers. Recommendations for citrus cultivation in Payo serve as guidelines for the future development of citrus farming. This activity aims to deliver cultivation recommendations based on land suitability and fertilization, contributing to sustainable agricultural development. It was conducted in Nagari Payo, Solok City, covering several activities, including land suitability and agro-climate analysis using primary and secondary data, analysis of soil physical and chemical properties for fertilization recommendations, and socialization of citrus cultivation to the community. The analysis revealed that Payo is suitable for citrus planting, with recommended varieties such as Keprok Batu 55, Keprok Brastepu, Keprok Garut, Keprok Tejakula, and Siam Pontianak. However, soil fertility in Payo is generally low, necessitating improvement through liming, the application of ameliorants, and organic and inorganic fertilization. Evaluation of the activity showed that farmers were enthusiastic and understood the information provided. Three months after the activity, all planted seedlings were growing well.
Hasil penelitian harus disebarluaskan kepada masyarakat, baik kepada kelompok tertentu maupun publik, untuk memberi dampak positif pada pembangunan. Daerah Payo di Kota Solok merupakan kawasan agrowisata yang potensial untuk budidaya dan wisata petik jeruk. Sosialisasi mengenai kesesuaian lahan dan rekomendasi pemupukan perlu dilakukan untuk memberikan informasi kepada petani. Rekomendasi budidaya jeruk di Payo menjadi pedoman pengembangan tanaman jeruk di masa depan. Kegiatan ini bertujuan menyampaikan rekomendasi budidaya tanaman jeruk berdasarkan kesesuaian lahan dan pemupukan, dengan harapan dapat berkontribusi pada pembangunan pertanian berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan di Nagari Payo, Kota Solok, meliputi analisis kesesuaian lahan dan agroklimat berdasarkan data primer dan sekunder, analisis sifat fisik dan kimia tanah untuk rekomendasi pemupukan, serta sosialisasi budidaya jeruk kepada masyarakat. Hasil analisis menunjukkan Payo cocok untuk penanaman jeruk, dengan varietas yang direkomendasikan seperti Keprok Batu 55, Keprok Brastepu, Keprok Garut, Keprok Tejakula, dan Siam Pontianak. Namun, kesuburan tanah rendah sehingga memerlukan perbaikan melalui pengapuran, pemberian amelioran, serta pemupukan organik dan anorganik. Evaluasi kegiatan menunjukkan petani antusias dan memahami informasi yang diberikan. Hingga tiga bulan setelah kegiatan, seluruh bibit yang ditanam tumbuh dengan baik
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGELOLAAN PEMAKAMAN DI DESA SAMBIREJO GAMPENGREJO KABUPATEN KEDIRI DALAM PERSPEKTIF MERILEE S. GRINDLE
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Peraturan Desa No. 5 Tahun 2022 tentang pengelolaan pemakaman di Desa Sambirejo serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi aktif masyarakat, kolaborasi antar pihak terkait, serta sosialisasi yang efektif menjadi kunci keberhasilan implementasi peraturan tersebut. Temuan ini mendukung teori Grindle (2007) tentang pentingnya penerimaan kelompok sasaran dalam keberhasilan kebijakan. Kendati demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi sejumlah tantangan seperti perubahan kondisi desa, keterbatasan sumber daya, konflik kepentingan, dan terbatasnya lahan pemakaman. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemerintah desa perlu memperkuat penegakan peraturan dan meningkatkan kerjasama dengan pihak terkait, terutama developer perumahan, untuk mengatasi permasalahan keterbatasan lahan pemakaman.
MENINGKATKAN PROFESIONALISME PETANI DESA SIMPANG PEUT MELALUI PELATIHAN MENAJEMEN KEUANGAN USAHA
Memahami konsep pengelolaan keuangan adalah kunci untuk membuat keputusan yang tepat dalam penggunaan dan penyaluran dana yang dimiliki oleh petani. Mitra kegiatan ini adalah kelompok petani Berdikari yang berada di Desa Simpang Peut, Kabupaten Aceh Timur. Urgensi dari kegiatan ini adalah petani tidak memiliki dan mengelola catatan keuangan dengan baik dan benar, sehingga petani tidak mengetahui berapa modal yang dimiliki serta posisi keuangan usaha. Tujuan kegiatan ini adalah: a) Petani memiliki pengetahuan dalam mengelola keuangan yang benar, b) Petani mempunyai pengetahuan akan produk keuangan yang sesuai dengan usaha tani yang dikelola, c) Petani memiliki ketrampilan dalam mengelola keuangan dengan baik dan mampu membuat pembukuan sederhana. Hasilnya melalui pre dan post test sepuluh dari dua puluh anggota mitra memahami konsep manajemen keuangan. Dari monitoring sepuluh dari dua puluh petani telah mempraktikkan pencatatan keuangan usah
ANALISIS PROGRAM SWARGALOKA MELALUI PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL UNTUK MENINGKATKAN PELAYANAN PUBLIK DI KOTA SURABAYA
Penelitian ini bertujuan untuk menemukan dan mendeskripsikan bagaimana pelaksanaan, faktor pendukung, serta faktor penghambat dari Swargaloka Kota Surabaya. Pelaksanaan Swargaloka Kota Surabaya ini digunakan untuk meningkatkan pelayanan publik, khususnya administrasi kependudukan. Swargaloka adalah media publikasi digital melalui media sosial yang mereka miliki agar lebih efektif dan efisien, seperti informasi tentang Kartu Tanda Penduduk, Kartu Identitas Anak, Kartu Keluarga, akta kelahiran, akta kematian, surat pindah datang, akta perkawinan, dan akta perceraian. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Fokus penelitian ini terbagi menjadi 5 indikator pelayanan publik yang prima dan berkualitas, yaitu transparansi, akuntabilitas, kondisional, partisipatif, dan kesamaan hak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Swargaloka Kota Surabaya, khususnya dalam menyebarkan informasi tentang administrasi kependudukan terbilang cukup baik dimana beberapa masyarakat sudah ada yang mengenal apa dan fungsi dari Swargaloka. Transparansi dan kondisional menjadi indikator yang dianggap lebih menonjol sebagai faktor pendukung sedangkan partisipasi menjadi indikator yang dianggap masih kurang sebagai faktor penghambat dari pelaksanaan Swargaloka. Pemerintah Kota Surabaya hendaknya dapat memperhatikan lebih mendalam pelayanan administrasi kependudukan agar semakin efektif dan efisien agar mampu menjangkau semua lapisan masyarakat di Surabaya tanpa terkecuali