Jurnal Universitas Kadiri Kediri
Not a member yet
2692 research outputs found
Sort by
Hubungan Antara Lama Pemakaian Kb Suntik 3 Bulan (DMPA) Dengan KejadianPeningkatan Berat Badan Pada Akseptor Kb Suntik
Salah satu jenis kontrasepsi adalah KB suntik 3 bulan. KB suntik 3 bulan dapat mengakibatkan peningkatan berat badan pada akseptor KB. Survey Pendahuluan yang dilakukan terhadap 10 akseptor KB suntik 3 Bulan di Puskesmas Sukorame didapatkan hasil 6 ibu (60%) mengalami peningkatan berat badan dengan lama pemakaian 3-5 tahun, 2 ibu (20%) mengalami peningkatan dengan lama pemakaian 2 tahun dan 2 orang (20%) tidak ada peningkatan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara lama pemakaian KB suntik 3 bulan dengan kejadian peningkatan berat badan pada akseptor KB di Puskesmas Sukorame Tahun 2024.
Berdasarkan tujuan penelitian termasuk penelitian analitik korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah akseptor KB suntik 3 Bulan di Puskesmas Sukorame Tahun 2024 Sampel yang diperoleh sebesar 45 responden dengan teknik simple random sampling. Pengumpulan data melalui wawancara dan rekam medik pasien. Dianalisis dengan uji Spearman-Rho.
Hasil penelitian didapatkan hampir setengah (46,7%) lama pemakaian KB suntik 3 bulan termasuk sedang dan sebagian besar (60%) mengalami peningkatan berat badan. Hasil uji Spearman Rho p- value < a (0,000 < 0,005), yang berarti H0 ditolak dan H1 diterima.
Disimpulkan bahwa ada hubungan antara lama pemakaian KB suntik 3 bulan dengan kenaikan berat badan akseptor KB di Puskesmas Sukorame Kota Kediri tahun 2024
PERAN TERAPI HERBAL DALAM MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP PASIEN HIV/AIDS
Abstrak
HIV/AIDS masih menjadi tantangan kesehatan global, dengan dampak signifikan pada kualitas hidup Orang yang Hidup dengan HIV/AIDS (ODHA). Meskipun terapi antiretroviral (ARV) secara efektif mengendalikan replikasi virus, penggunaan jangka panjangnya sering kali menimbulkan efek samping yang menurunkan kesejahteraan fisik dan psikologis. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas terapi herbal, khususnya Curcuma longa (kunyit) dan Andrographis paniculata (sambiloto), dalam meningkatkan kualitas hidup ODHA yang menjalani terapi ARV di Klinik HIV/AIDS di Kota Kediri, Indonesia. Desain kuasi-eksperimental dengan pendekatan kelompok kontrol pretest-posttest digunakan, melibatkan 40 peserta yang dibagi menjadi kelompok intervensi (herbal + ARV) dan kontrol (hanya ARV). Suplemen herbal diberikan dengan dosis 500 mg per kapsul, dua kali sehari, selama delapan minggu. Kualitas hidup diukur menggunakan kuesioner WHOQOL-HIV BREF, yang mencakup kesehatan fisik, kesehatan psikologis, hubungan sosial, dan lingkungan. Data dianalisis menggunakan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbaikan signifikan dalam semua domain kualitas hidup untuk kelompok intervensi, termasuk kesehatan fisik (55,3 hingga 70,2) dan kesehatan psikologis (50,7 hingga 67,4), dibandingkan dengan perubahan minimal pada kelompok kontrol. Tidak ada efek samping utama yang dilaporkan. Namun, keterbatasannya meliputi ukuran sampel yang kecil dan durasi intervensi yang singkat. Penelitian ini dibatasi oleh ukuran sampel yang kecil, durasi intervensi yang singkat, dan fokus pada pengukuran subjektif tanpa menyertakan parameter klinis objektif seperti viral. Penelitian ini berkontribusi pada integrasi terapi herbal ke dalam perawatan HIV/AIDS, memberikan bukti bagi dokter, pembuat kebijakan, dan peneliti untuk mendukung pendekatan kesehatan holistik bagi ODHA.
Kata kunci: Terapi herbal, ODHA, terapi ARV, kualitas hidup, Curcuma longa, Andrographis paniculat
EFEKTIFITAS KINERJA PEGAWAI DALAM MENUNJANG TUNJANGAN PENGHASILAN PEGAWAI DI KANTOR KELURAHAN SINGONEGARAN
Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas kinerja pegawai dalam menunjang tambahan penghasilan pegawai di Kelurahan Singonegaran dengan menggunakan metode kualitatif, deskriptif dan pendekatan induktif dengan melakukan wawancara dengan pegawai Kelurahan Singonegaran beserta penilaian masyarakat yang terlibat. Hasil yang didapat adalah pemberiam tambahan penghasilan sudah cukup efektif dalam meningkatkan efektifitas kinerja pegawai.
Hubungan Antara Keaktifan Kelas Ibu Hamil Dengan Kecemasan Pada Ibu Hamil PrimigravidaTM III Dalam Menghadapi Persalinan Di Puskesmas KumbeKab. Merauke Provinsi Papua Selatan
Kehamilan adalah pertumbuhan dan perkembangan janin intrauteri mulai sejak konsepsi dan berakhir sampai permulaan persalinan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan keikutsertaan kelas ibu hamil dengan tingkat kecemasan ibu hamil primigravida trimester III dalam menghadapi persalinan di Puskesmas Kumbe Kab. Merauke Provinsi Papua Selatan.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil primigravida trimester III di Puskesmas Kumbe Kab. Merauke Provinsi Papua Selatan pada bulan Januari 2025 berjumlah 43 ibu hamil primigravida trimester III. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 43 ibu hamil primigravida trimester III. Teknik sampling yang digunakan adalah Total Population dengan instrument pengumpulan data menggunakan lembar pengumpulan data uji statistik yang digunakan yaitu uji sperman rho.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa p value sebesar 0,000, (ρ-value : α (0.05) karena ρ-value <0,05 maka H0 ditolak, dan H1 diterima, yang berarti ada hubungan antara keaktifan kelas ibu hamil dengan adanya kecemasan ibu hamil primigravida TM III dalam menghadapi proses persalinan. Sementara itu nilai r sebesar 0,865 menunjukkan hubungan antara keaktifan kelas ibu hamil dengan adanya kecemasan ibu hamil primigravida TM III dalam menghadapi proses persalinan mempunyai korelasi dalam tingkat sangat kuat, dengan arah positif, yang artinya semakin ibu hamil aktif mengikuti kelas ibu hamil maka semakin berkurang adanya kecemasan dalam menghadapi proses persalinan pada ibu hamil TM III di Puskesmas Kumbe Kab. Merauke Provinsi Papua Selatan.
Tenaga kesehatan hendaknya lebih banyak memberikan penyuluhan tentang manfaat kelas ibu hamil untuk ibu hamil primigravida TM III untuk mengurangi adanya kecemasan pada saat menghadapi proses persalinan
Analisis Ketidakberaturan Horizontal Struktur Rangka Gedung Oval Dengan Pushover Analysis Pada Rumah Sakit UPT Vertikal Surabaya
Building A at the Surabaya UPT Vertical Hospital is an example of using limited land to meet space needs. However, the oval shaped geometry of the building causes the frame structure to be different from usual. This changes in geometry has an impact on the occurences lateral and mass irregularities in the building structure. This study aims to analyze the stability and performance of oval structures by considering the influence of earthquake loads. The capacity level of structure is evaluated using the Performance Based Design method. This method involves conducting a Pushover Analysis by applying a predefined lateral dynamic load to the structure and gradually increasing it until the structure reaches its maximum capacity, ultimately leading to the structural failure. The results of this research obtained a ductility value of 1.21 for the X axis and 1.46 for the Y axis, this value makes the structure classified as partially ductile and not fully ductile. The performance level of the structure on the longitudinal axis (X) is 0.002 and on the transverse axis (Y) is 0.0019, so the structure is classified as SP-1 Immediate Occupancy, which means that the damage caused is not dangerous even if an earthquake occurs. The results of this research can be used as a guide in planning and evaluating oval or other irregular building structures, especially for vital buildings in areas with high earthquake risk
Pengaruh Information Quality, Product Variety Dan Delivery Service Terhadap Kepuasan Konsumen
The purpose of this study was to determine the effect of information quality, product variety and delivery service on marketplace user consumer satisfaction Sociolla in Indonesia. This type of research is a quantitative research population of Indonesian people who make transactions on the marketplace Sociolla. This study used purposive sampling with a number of samples 186 respondents.. Data analysis technique using multiple regression to test the hypothesis using the t test. Results research shows that information quality and product variety significant effect in a positive direction on user consumer satisfaction the Sociolla marketplace in Indonesia, while the delivery service has no significant effect but has a positive direction towards consumer satisfaction using the Sociolla marketplace in Indonesia.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh information quality, product varierty dan delivery dervice terhadap kepuasan konsumen pengguna marketplace Sociolla di Indonesia. Jenis penelitian merupakan penelitian kuantitatif dengan populasi masyarakat Indonesia yang melakukan transaksi pada marketplace Sociolla. Penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 186 responden. Teknik analisis data menggunakan regresi berganda dengan uji hipotesis menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa information quality dan product variety berpengaruh signifikan dengan arah positif terhadap kepuasan konsumen pengguna marketplace Sociolla di Indonesia, sedangkan delivery service tidak berpengaruh signifikan namun memiliki arah positif terhadap kepuasan konsumen pengguna marketplace Sociolla di Indnesia
PENGARUH PELATIHAN, PENDAMPINGAN DAN PEMBINAAN TERHADAP KINERJA USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) BINAAN PUSAT LAYANAN USAHA TERPADU KOPERASI USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (PLUT-KUMKM) BANJARBARU
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan, pendampingan, dan pembinaan terhadap kinerja Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan PLUT-KUMKM Kota Banjarbaru. Pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional digunakan dalam penelitian ini. Sebanyak 52 pelaku UMKM dipilih melalui teknik convenience sampling dari penerima manfaat aktif tahun 2024. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis dengan regresi linier berganda menggunakan SPSS versi 26. Instrumen penelitian telah melalui uji validitas, reliabilitas, serta uji asumsi klasik. Uji Kolmogorov-Smirnov menunjukkan residual terdistribusi normal (sig. = 0,195), serta tidak ditemukan gejala heteroskedastisitas dan multikolinearitas (VIF < 10). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan dan pendampingan berpengaruh signifikan secara parsial terhadap kinerja UMKM (sig. = 0,000), sedangkan pembinaan tidak berpengaruh signifikan (sig. = 0,724). Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap kinerja UMKM (sig. = 0,000), dengan nilai koefisien determinasi (Adjusted R²) sebesar 0,872. Variabel pelatihan menjadi faktor yang paling dominan (β = 0,628). Studi ini merekomendasikan penguatan program pelatihan dan pendampingan secara berkelanjutan serta evaluasi mendalam terhadap efektivitas pembinaan dalam mendukung peningkatan kinerja UMKM di bawah naungan PLUT-KUMKM Banjarbar
OPTIMALISASI SISTEM KEUANGAN MELALUI INOVASI APLIKASI SAKTI UNTUK PENGELOLAAN YANG EFISIEN
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana aplikasi tersebut diimplementasikan dan faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitasnya dalam pengelolaan keuangan di Madrasah Negeri Kabupaten Sidenreng Rappang.. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif yang dilaksanakan pada Madrasah Kabupaten Sidenreng Rappang. Informan penelitian ini yaitu staf dan operator keuangan MAN Sidenreng Rapppang sebanyak 7 informan. Data dalam penelitian ini merupakan hasil wawancara dan observasi terhadap staf dan operator keuangan Madrasah Negeri Sidenreng Rappang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa secara keseluruhan, madrasah telah menunjukkan kesiapan yang cukup baik dalam melakukan transformasi keuangan berbasis digital melalui aplikasi SAKTI. Rancangan SAKTI di Madrasah Aliyah Negeri Sidenreng Rapppang sudah cukup sesuai dengan kebutuhan pengelolaan keuangan, baik itu penganggaran, pelaksanaan, pelaporan, dan monitoring. Tanggapan terhadap transformasi SAKTI secara umum positif. Rata-rata informan merasa bahwa aplikasi SAKTI memudahkan dan meningkatkan efektivitas terutama efisiensi serta transparansi dalam pengelolaan keuangan
PERBEDAAN EFFEKTIFITAS PEMBERIAN JUS ALPUKAT DENGAN BUAH NAGA SUPER RED (HYLOCEREUS COSTARISESNSIS) TERHADAP TEKANAN DARAH PADA WANITA MENOPAUSE
Abstrak
Hipertensi adalah suatu keadaan dimana seorang mengalami peningkatan tekanan darah diatas normal yang mengakibatkan peningkatan angka kesakitan (morbiditas) dan angka kematian/mortalitas. Tekanan darah 140/90 mmHg didasarkan pada dua fase dalam setiap denyut jantung yaitu fase sistolik 140 menunjukkan fase darah yang sedang dipompanya oleh jantung dan fase diastolik 90 menunjukkan fase rahag yang kembali ke Jantung. Berdasarkan survey awal di Desa Salamrejo Berbek Nganjuk dari 15 Wanita menopause didapatkan 9 (60 %) mengalami Hipertensi. Berdasarkan data diatas didapatkan masih tingginya angka kejadian Hipertensi pada wanita Menopause. Penatalaksaan pada penderita hipertensi terdiri dari modifikasi pola hidup dan dilanjutkan dengan pemberian obat-obat antihipertensi. Salah satu terapi non farmakologis yang bisa menurunkan hipertensi adalah Jus Alpukat dan Konsumsi Buah Naga Super Red karena mengandung Flavonoid. Design penelitian menggunakan Quasy Eksperimen dengan jumlah sampel 16 responden di masing – masing kelompok. Uji analais menggunakan uji Beda Mann Whitney. Hasil penelitian didapatkan bahwa tekanan darah sistolik P-Value sebesar 0,000 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan Ho Ditolak dan H1 diteruma yang artinya ada perbedaan Effektifitas jus Alpukat dan Konsumsi Buah Naga Super Red untuk menurunkan Tekanan darah pada Wanita Menopause hipertensi. Dan tekanan Darah diastolic Uji Mann Whitney didapatkan P-Value sebesar 0,006 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan Ho Ditolak dan H1 diteruma yang artinya ada perbedaan Effektifitas jus Alpukat dan Konsumsi Buah Naga Super Red untuk menurunkan Tekanan darah pada Wanita Menopause hipertensi. Hal ini menunjukkan bahwa tJus Alpukat Lebih effektif menurunkan tekanan darah pada Wanita menopause dari pada Konsumsi Buah Naga Super Red.
Kata Kunci : Jus Alpukat, Buah Naga Super Red, Hipertensi, Menopaus
Analysis of The Supply Chain Performance of Sugar Palm Fruit in Tasikmalaya Regency, West Java
During Ramadan, demand for palm fruit (kolang kaling) increases by approximately 60%. However, fulfillment of this demand is constrained by the limited availability of palm trees, weak coordination among supply chain actors, and delivery delays. This study aims to describe the overall condition of the palm fruit supply chain and evaluate its performance. A mixed-methods approach was employed, utilizing qualitative analysis through the Food Supply Chain Network (FSCN) framework to map the supply chain, and quantitative analysis using the SCOR model to assess performance. Sampling was conducted through purposive sampling, targeting farmers and processors with consistent production, complemented by snowball sampling to reach actors not easily identified through formal data. The findings indicate that the target market for palm fruit extends beyond local consumption to regional markets. The supply chain structure consists of interdependent collaboration among farmers, artisans, intermediaries, wholesalers, and retailers, and is characterized by three principal flows: product, information, and finance. Constraints are evident in the limited availability of technological and equipment resources. Business processes employ push and pull strategies, depending on demand fluctuations. Performance evaluation reveals weaknesses in several indicators, particularly order fulfillment, compliance with quality standards, asset management, and supply chain cost efficiency. These limitations highlight the urgency of establishing an association of palm fruit supply chain actors to strengthen communication and coordination, thereby supporting the development, sustainability, and competitiveness of palm fruit farming