UM-Tapsel Press : Institusional Publisher
Not a member yet
8277 research outputs found
Sort by
Efektivitas Pemanfaatan Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan di Kelurahan Batang Ayumi Julu Kecamatan Padangsidimpuan Utara Kota Padangsidimpuan
The purpose of this study was to find out how the use of social assistance for the Family Hope Program was effective, how effective was the use of social assistance for the Family Hope Program and how effective was the use of social assistance for the Family Hope Program in Batang Ayumi Julu Village, North Padangsidimpuan District, Padangsidimpuan City. The research method used is a type of quantitative research, by taking as many as 59 households as respondents. Collecting data through the distribution of questionnaires and tested the analysis using the product moment correlation formula. The results in this study are the use of the Family Hope Program social assistance in Batang Ayumi Julu Village is still not used as the purpose of the program because more recipients use it for their personal needs so they are not used for health checks for pregnant women and children, paying for children's school needs and fulfilling social welfare for the elderl
KESALAHAN BERBAHASA PADA BANNER DAN BROSUR MAKANAN DI PASAR GEDE SOLO
Bahasa Indonesia merupakan salah satu bahasa resmi negara yang digunakan oleh masyarakat Indonesia. Melalui bahasa masyarakat mampu menyampaikan ide ataupun informasi bahkan adanya kemampuan untuk menciptakan keterkaitan antar sesama. Penelitian ini bertujuan melihat kesalahan penulisan media dalam ruang khususnya pada banner dan brosur makanan di lantai 2 Pasar Gede Solo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yakni teknik dokumentasi dan catat. Objek penelitian berupa media dalam berupa banner dan brosur makanan di lantai 2 Pasar Gede Solo. Dalam analisisnya peneliti menganalisis dan mengategorikan dalam 3 jenis kesalahan berbahasa. Penelitian ini menghasilkan adanya 3 jenis kesalahan berbahasa, yakni 4 kesalahan penulisan kata tidak baku, 5 kesalahan penulisan tanda baca, dan 7 kesalahan istilah asing. Kesalahan tersebut paling banyak terjadi pada kesalahan penulisan bahasa asing
PELATIHAN MENULIS CERITA RAKYAT BERBASIS KEARIFAN LOKAL PADA SISWA SMP IT HUDA WAN NUR KOTA LANGSA
Program pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan pelatihan penulisan cerita rakyat Aceh Berbasis Kearifan Lokal di SMP IT Huda Wan Nur. Kegiatan PKM ini dilakukan dengan memberikan pemahaman terkait (1) Menentukan tema; (2) Pemilihan dan penetapan topik; (3) Menentukan tujuan penulisan dan bentuk karangan; (4) Membuat outline/kerangka tulisan; (5) Membaca kembali tulisan; (6) Mengirimkannya ke penerbit atau menerbitkannya sendiri. Metode pelaksanaan pengabdian akan dilakukan dengan tiga tahap, yaitu tahap persiapan, tahap pelatihan penulisan cerita rakyat berbasis kearifan lokal; terakhir, tahap monitoring dan evaluasi. Peserta kegiatan pengabdian ini berjumlah 30 siswa SMP IT Huda Wan Nur. Hasil yang diperoleh selama kegiatan pengabdian masyarakat adalah para siswa menunjukkan perhatian yang sangat tinggi terhadap materi pengabdian masyarakat. Pada kegiatan ini telah mampu mendorong siswa dalam memahami materi tentang penulisan cerita rakyat berbasis kearifan lokal dan 85% siswa telah mampu memahami dengan baik
IMPLEMENTASI CERDIK : EDUKASI PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN PENYAKIT TIDAK MENULAR (PTM) PADA MASYARAKAT KELURAHAN MANTUIL
Penyakit tidak menular (PTM) menjadi penyebab kematian tertinggi didunia seperti kardiovaskular, kanker, penyakit pernafasan kronis, diabetes dan cidera. Zaman sekarang kegiatan merokok, konsumsi alcohol serta obat-obatan ada yang menjadikan gaya hidup sehingga penderita penyakit degenerative semakin meningkat serta menjadi penyebab ancaman kehidupan. Upaya pencegahan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan, menanamkan pola hidup sehat, mengenali tanda dan gejala penyakit, penegahan terjadinya PTM dan penyakit yang mengikutinya. Berdasarkan Analisa situasi ditemukan kurangnya pengetahuan masyarakat tentang penyakit tidak menular (PTM) dan perilaku cerdik. Maka tujuan dari pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan, perilaku, informasi masyarakat tentang upaya pencegahan penyakit tidak menular di keluarga dan Masyarakat. Pada kegiatan ini terdapat beberapa tahapan yaitu, tahap pembentukan kader lalu tahap pelatihan pemeriksaan fisik dan edukasi dan terakhir tahap monitoring status kesehatan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan nilai pengetahuan tentang penyakit tidak menular khususnya hipertensi dan diabetes mellitus sebesar 21.39 dan terjadi peningkatan pada aspek keterampilan pengukuran tekanan darah menunjukkan peningkatan sebesar 13.39 poin, Kader mengikuti pelatihan dengan antusias dan mengatakan menjadi lebih percaya diri melaksanakan tugas sebagai kader di posbindu PTM. Melihat hasil yang ada maka dapat disimpulkan implementasi CERDIK : edukasi pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular (PTM) pada masyarakat Kelurahan Mantuil berhasil dan berjalan sesuai dengan tujuan
GAMBARAN PENGETAHUAN MENGENAI ANEMIA PADA REMAJA DI SMP 9 MUHAMMADIYAH NGEMPLAK
Anemia merupakan suatu keadaan dimana terjadinya penurunan kadar hemoglobin (Hb), hematokrit, dan jumlah sel darah merah di bawah nilai normal. Anemia dapat menyebabkan efek negatif ke kesehatan dan produktivitas. Berdasarkan hasil Riskesdas, 2007, 2013, dan 2018, jumlah kasus anemia pada remaja cenderung meningkat. Penyuluhan tentang anemia pada remaja bertujuan untuk menurunkan angka kejadian anemia pada generasi muda dengan membagikan informasi dan menganalisis tingkat perubahan pengetahuan tentang anemia pada murid SMP 9 Muhammadiyah Ngemplak menggunakan fasilitas kuis online. Responden terdiri dari 39 siswa putra dan putri yang mengikuti penyuluhan. Kuis yang digunakan memuat 10 pertanyaan yang terkait dengan anemia, yang dibagi menjadi pre test dan post test. Kegiatan penyuluhan berupa pemaparan materi tentang anemia pada remaja dapat meningkatkan pengetahuan siswa SMP 9 Muhammadiyah Ngemplak
PELANGGARAN HUKUM TERHADAP PRAKTIK JUAL BELI BUKU BAJAKAN DI PLATFORM MARKET PLACE (Studi Kasus Pusat Penjualan Buku Bekas Titi Gantung Medan)
Dunia akan berkembang dan berevolusi dengan seiring berjalannya waktu kemajuan teknologi dan informasi di era yang lebih modern mendorong manusia untuk berinovasi di dalam kehidupan dengan kemajuan teknologi, transformasi sosial dan ekonomi di era digital transaksi jual beli barang dan jasa dilakukan secara konvensional pada masa lampau namun semakin berkembangnya teknologi dan informasi kegiatan berbelanja telah marak dilakukan dengan melalui situs online atau e-commerce studi ini mengkaji permasalahan praktik jual beli buku bacakan di platform marketplace. Metode penelitian yang diterapkan dalam penelitian ini ialah penelitian hukum normatif dan empiris dengan studi kasus lapangan dengan menggunakan data sekunder atau penelitian doktrinal. Hasil penelitian ini memaparkan undang-undang nomor 28 tahun 2014 dan undang-undang nomor 11 tahun 2008. Dalam penelitian ini dalam penelitian ini efektivitas penegak hukum dalam menegakkan undang-undang terhadap perlindungan karya cipta yang dibajak dengan beberapa kasus pemasaran buku bajakan di e-commerce yang berkembang sampai saat ini.
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEMBELI LELANG YANG DIGUGAT OLEH PEMILIK TANAH SEBELUMNYA
Penjualan secara lelang mulai diminati oleh masyarakat Indonesia sejak beberapa waktu lalu, barang didapatkan dengan harga relatif murah tetapi kualitas yang baik. Pelaksanaan kegiatan ini diadakan penyelenggara yaitu Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang dan Pejabat Lelang Kelas II. Pendekatan yang digunakan dengan metode Statute Approach (pendekatan undang-undang) dan Conceptual Approach (pemahaman konsep-konsep hukum positif), hal ini meneliti dari bahan pustaka lalu dianalisis untuk mendapatkan jawaban dari permasalahan pada topik jurnal ini. Pencegahan kasus melalui asas kepastian hukum untuk seseorang dari dan melakukan tindakan sewenang-wenang, kemanfaatan sosial dengan hasil dari penegakan hukum yang tidak menimbulkan keresahan ditengah masyarakat, sedangkan keadilan berkaitan dengan berbagai kepentingan masyarakat. Bentuk perlindungan hukum adanya institusi-institusi penegak hukum seperti pengadilan, kepolisian, kejaksaan dan lembaga-lembaga penyelesaian sengketa di luar pengadilan seperti mediasi, arbitrase, negosiasi dan konsolidasi. Sebelum melakukan lelang kreditur wajib untuk memeriksa kembali objek yang akan dijadikan objek lelang agar untuk menjamin kepastian hukum si objek tersebut dan untuk menjaga kepastian hukum untuk pemenang objek lelang tersebut
Analisis Interdisipliner terhadap Anak Berkonfllik Hukum
Keadaan psikososial merupakan hasil dari interaksi antara sistem biologis, psikologis, dan sosial yang dapat memberikan dampak pada perkembangan manusia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran mengenai keadaan psikososial anak yang terlibat dalam konflik hukum.dengan memadukan Teori Labeling yang menjadi suatu materi dalam Kriminologi dengan Psikoanalisis yang kemudian digunakan dalam Ilmu Psikologi. Penelitian ini mengaplikasikan pendekatan hukum normatif dalam metodologi penelitiannya, yang digunakan untuk menganalisis situasi anak yang terlibat dalam konflik hukum. Sehingga Ketika kita menempelkan label pada seorang anak, setelah melekat, label tersebut sulit untuk dihilangkan. Hal ini karena label dapat memiliki dampak yang signifikan pada tingkat kepercayaan diri, perilaku, dan tanpa disadari, juga membentuk identitas diri anak
EKSPERIMEN FISIKA MATERI FLUIDA STATIS DI SMAN 1 ANGKOLA TIMUR KELAS X BERBASIS SCIENTIFIC INQUIRY
The aim of this research is to design a scientific inquiry model experiment on static fluid material which consists of 4 (four) phases, [1] presenting the problem to students, [2] students formulating the problem, [3] students identifying the problem in the investigation, [4] students find ways to overcome difficulties. Experiments carried out by students aim to improve students' investigative abilities. Where the results of the student's experimental assessment in experiment I correspond to phase [1] presenting the problem to students 71.87% [2] students formulating the problem 79.10 [3] students identifying the problem in the investigation 81.23% [4] students finding ways to overcome difficulties 84.33%. That aspects of students' investigative abilities based on the average score in each experiment have increased.
PENERAPAN ASSESSMEN KINERJA BERBASIS MODEL INQUIRY TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK MATERI ELASTISITAS DI SMA N 1 SIABU
The learning process through instant social media can foster selfishness and weak independence among students. Learning without a process of identifying problems, making hypotheses, and solving them leads to students being weak in critical thinking. Students’ performance becomes poor in problem-solving and teamwork among them diminishes. The implementation of performance assessment based on the guided inquiry model aims to develop students' scientific attitudes in solving problems independently. This research is quantitative in nature. The subjects of this study were students of class XI IPA 1 at SMA N 1 Siabu. This research used Classroom Action Research, which consisted of two cycles. The indicators of success in this study were an average score of 75 with a mastery level of 70%. Based on the results of the study, the average score for Cycle I on the performance assessment based on the guided inquiry model was 69.16 with a mastery level of 60%, which led to the continuation of Cycle II since it was below the success indicator. In Cycle II, the average score increased to 78.66 with a mastery level of 86.66%, indicating an improvement above the success indicator. The average critical thinking score in Cycle I was 72 with a mastery level of 66.66%, meaning it was not yet completed, so it continued to Cycle II. In Cycle II, the average score for critical thinking skills was 76.83 with a mastery level of 86.66%, thus indicating that the study was completed successfully