UM-Tapsel Press : Institusional Publisher
Not a member yet
8277 research outputs found
Sort by
PENGEMBANGAN MEDIA BIMBINGAN STRIP STORY SEBAGAI LAYANAN INFORMASI UNTUK PENCEGAHAN PERILAKU BULLYING SISWA
Penelitian ini mengembangkan media bimbingan strip story sebagai layanan informasi untuk pencegahan perilaku bullying siswa yang berangkat dari kurangnya pemahaman siswa tentang informasi bullying di SD Inpres Isoak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui; 1) Gambaran kebutuhan siswa terhadap media Bimbingan Strip story sebagai layanan informasi untuk pencegahan perilaku bullying siswa SD Inpres Isoka; 2) Bentuk prototype media Strip story sebagai layanan informasi untuk pencegahan perilaku bullying siswa SD Inpres Isoka; 3) Tingkat validitas dari media Strip story sebagai layanan informasi untuk pencegahan perilaku bullying siswa SD Inpres Isoka; 4) Tingkat kepraktisan dari media Strip story sebagai layanan informasi untuk pencegahan perilaku bullying siswa SD Inpres Isoka. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yaitu model penelitian pengembangan yang memiliki 5 tahapan, yakni: 1) Analysis; 2) Design; 3) Development; 4) Implementation; (5) Evaluation. Kesimpulannya, tingkat validitas dari media strip story sebagai layanan informasi untuk pencegahan perilaku bullying dinyatakan telah valid untuk digunakan siswa. Dan kepraktisan dari media strip story dinyatakan telah praktis sesuai dengan hasil uji praktisi yang dilakukan oleh guru SD Inpres Isoka sehingga media layak untuk diuji cobakan secara luas
HUBUNGAN ANTARA KONTROL DIRI DENGAN PROKRASTINASI AKADEMIK PADA SISWA KELAS X SMA N 5 SEMARANG
Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) hendaknya menjadi pembelajarmandiri. Berbagai pekerjaan akademik harus diselesaikan tepat waktu. Pekerjaan rumahdapat menyebabkan penundaan dalam belajar. Itu semua tergantung pada kemampuansiswa dalam mengendalikan diri terhadap penundaan dalam belajar. Penelitian inidiharapkan dapat mengungkap hubungan antara kebijaksanaan dan keraguan ilmiah dikelas X siswa SMA N 5 Semarang. Teknik koneksi kuantitatif adalah metodologi yangdigunakan. Jumlah penduduk dalam ulasan ini terdiri dari 432 siswa kelas SMA N 5Semarang, dan contohnya adalah 68 pria dan 110 wanita berusia 14 hingga 17 tahun,dengan usia rata-rata 16 tahun. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalahAverill Discretion Scale dan McCloskey Scholarly Delaying Scale. Investigasi datayang digunakan adalah pemeriksaan hubungan kedua produk Pearson. Hasilnyamenunjukkan nilai koefisien -0,600 dan nilai kepentingan 0,000. Hasil ini menunjukkanbahwa ada hubungan negatif yang dilacak antara kebijaksanaan dan penundaan ilmiah.Semakin besar pengendalian diri yang dimiliki seorang siswa, semakin kecilkemungkinannya untuk menunda-nunda dan sebaliknya. Memprovokasi danmengalihkan perhatian dari kegiatan yang bertentangan dengan tujuan dapat diatasi olehsiswa yang memiliki pengendalian diri yang kuat
POTENSI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN TERHADAP PENAMBAHAN VARIASI KONSENTRASI SARI BERAS MERAH (Oryza nivara) PADA PEMBUATAN YOGURT
Yogurt adalah produk yang dibuat dari susu yang difermentasi oleh bakteri asam laktat. Bakteri ini memberikan manfaat kesehatan ketika dikonsumsi, seperti memperbaiki mikroflora dalam saluran pencernaan, sehingga dapat digunakan sebagai bentuk makanan fungsional dengan kolaborasi bahan yang kaya antioksidan. Tingginya paparan radikal bebas dari berbagai sumber seperti radiasi, asap rokok, polusi kendaraan dan pabrik, pestisida, obat-obatan, dan lainnya menyebabkan peningkatan risiko kesehatan. Jumlah radikal bebas dan antioksidan yang tidak seimbang dalam tubuh menyebabkan terjadinya stres oksidatif. Salah satu jenis makanan yang berpotensi menangkal radikal bebas dan sangat akrab bagi masyarakat Indonesia adalah beras merah. Beras merah mengandung karbohidrat tinggi yang merupakan sumber antioksidan utama seperti asam fenolik, flavonoid, tokoferol, tokotrienol, proantosianidin, y-oryzanol, asam fitat, antosianin dan termasuk bagian dari serealia. Metode yang digunakan pada uji antioksidan menggunakan metode DPPH, dirancang dengan melihat nilai absorpsi. menggunakan spektrofotometer uv – vis. Hasil yang diperoleh pada penelitian yogurt sari beras merah didapatkan antioksidan kuat pada konsentrasi sari beras merah 30% dengan hasil 72,67 ppm.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA
This Classroom Action Research was carried out in two cycles and aimed to improve the creative thinking skills of Bina Bersaudara Medan Private Junior High School students by using a project-based learning model. 26 students from Bina Bersaudara Private Junior High School in Medan who are in grades VIII-2 of this study. Original, fluent thinking, flexibility, and elaboration are the four stages involved in each cycle. The results of this study show that a learning model based on projects can be applied. The average score of students increased from 37.33 in the very low category to 68.29 in the1medium category and 87.18 in1the high category in the second cycle. Students' classical abilities also improved, with 17 students (65.4%) achieving complete in the first cycle
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS CANVA PADA MATA KULIAH FISIKA TEKNIK
The teaching and learning activity is a very important role in education because it involves the process of transferring knowledge, both at the basic and higher education levels. Efforts to instill understanding for students can be done by using modules, various learning models, and learning media. In the current digital era, there are various visual applications that can be utilized as learning media, one of which is Canva. Canva-based learning media was developed in this research for the Engineering Physics course. This research is R & D type with 4D model. This research was held on first semester students of the Computer Science study program in Graha Nusantara University Padangsidimpuan in year 2023/2024. Validation sheet instrument was used to collect data. The collected assessment results are converted to a Likert scale. The results from the validator show 84% for material validation and 81% for media validation, both of which are included in the valid criteria. Thus, Canva-based learning media is feasible to using in Engineering Physics courses in force and motion subject
PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA: KOMPARASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK DAN METODE KONVENSIONAL
The Realistic Mathematics Education approach emphasizes understanding concepts through the context of everyday life, while conventional methods can provide a solid foundation in mathematical concepts. Therefore, teachers use conventional and realistic methods in teaching mathematics to improve student learning outcomes. Comparative analysis is the research method used in this study. The purpose of the Comparative Study between Realistic Mathematics Learning and Conventional Methods in Improving Students' Understanding of Mathematics Concepts is to compare how well the two approaches, realistic mathematics learning and conventional methods, in improving students' understanding of mathematics concepts. This research aims to find out whether the conventional approach or the Realistic Mathematics learning method is more effective in helping students understand mathematical concepts. It is expected that the information or data obtained from this research can provide an overview of learning strategies that are more effective in improving students' understanding of mathematical concepts. The final result of this research is expected to provide important data related to learning strategies that are more feasible to help students in understanding numerical ideas. The results of this study will have a significant impact on the development of more efficient methods for teaching mathematics in the classroom
MEDIA PEMBELAJARAN AUGMENTED REALITY DENGAN METODE MARKER BASED TRACKING: TINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA
Teknologi inovatif yang semakin maju memberikan pengaruh yang besar khususnya dunia pendidikan, yang berarti dunia pndidikan juga harus berubah menjadi lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan sebelum dan sesudah menggunakan media pembelajaran Augmented Reality dengan metode Marker Based Tracking terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Metode yang digunakan adalah Pre experimental design dengan desain pretest dan posttest dan teknik pengambilan data menggunakan purposive sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas XII. Instrument yang diujikan adalah soal pilihan berganda. Hasil analisis data menunjukkan bahwa media pembelajaran Augmented Reality dengan metode Marker Based Tracking dapat melatih kemampuan berpikir kritis siswa dilihat dari peningkatan setiap pretest dan posttest. Dapat disimpulkan bahwa setelah menggunakan media pembelajaran Augmented Reality dengan metode Marker Based Tracking dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa sehingga berguna untuk membantu proses belajar mengajar
Violation Maxim of Quantity Found in “Wednesday” Movie Series
This research aims to analyze the violations of the cooperative principle, especially maxims of quantity in the Movie Series entitled Wednesday. Cooperative principles theorized by Grice (1975) explained how people use the language well and efficiently. This study used the descriptive qualitative method to analyze the data. The researcher collected the data in three ways: first watching the movie repeatedly to know the specifics of the conversation among the characters, second, observing the dialogue by taking notes. Third is sorting out the correct maxim quantity that can be analyzed. The result of this study shows five per utterance characters that violated the maxim of quantity. This happens because the context of the movie which is a mystery genre refers to the situation of the characters taking excessive or exceeding normal actions to solve a mystery that occurs in the Nevermore school. This study is useful whether in presentations, discussions, or even writing to understanding the Cooperative Principle helps us convey our messages clearly, concisely, and relevantly so that they can be easily understood by listeners
ANALISIS TERHADAP PROSES BELAJAR DALAM MENGGUNAKAN KREATIF BERBAHASA PRODUKTIF
Terdapat dua keterampilan berbahasa di dalam Bahasa Indonesia yaitu keterampilan Bahasa resptif dan keterampilan berbahasa produktif. Fokus dari penelitian ini yaitu keterampilan berbahasa produktif yaitu berbicara. Materi yang dianalisis adalah Keterampilan berbicara ini mencakup berpidato atau berretorika, berbicara dengan teman sebaya dan guru atau dosen, berbicara tentang wawancara, berbicara sebagai pembawa acara, MC atau presenter. Tujuan dari penelitian ini adalah menjabarkan dan mendeskripsikan mengenai kegiatan mahasiswa dan hasil proses belajar mereka dikelas berbahasa produktif. Produk yang mereka hasilkan dari kelas ini adalah membuat teks pidato, berpidato didepan kelas, berbicara dengan teman sebaya, guru atau dosen, dan membuat teks wawancara, mewawancarai seseorang,dan yang terakhir menjadi seorang pembawa acara atau berita. Sedangkan metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil analisis yang ditemukan didalam keterampilan berbahasa produktif adalah masih terdapat beberapa mahasiswa masih kurang mampu dalam berbicara dengan gaya Bahasa yang sesuai, pemilihan Bahasa yang tepat dan penggunaan kata yang bagus. Walaupun beberapa mahasiswa sudah mampu berbahasa produktif sesuai materi yang telah diajarkan, tetapi penggunaan Bahasa gaul masih menjadi problema utama bagi mereka. Performa yang menarik, Intonasi dan nada yang sesuai didalam pembawa berita juga menajadi kekurangan mereka didalam pembawa acara
KESALAHAN PENGGUNAAN KATA SIFAT“JIU”DAN “LAO” PADA MAHASISWA STBA-PIA SEMESTER IV T.A. 2017/2018
ABSTRAKDalam bahasa Mandarin, terdapat banyak kata yang memiliki arti yang hampir sama, tetapi memiliki penggunaan yang berbeda, sehingga sering terjadi kesalahan ketika penggunnaan. “jiu” dan “lao” adalah kata sifat yang memiliki arti yang hampir sama. Berdasarkan latar belakang tersebut penelitian ini bertujuan untuk memaparkan jenis kesalahan dan faktor penyebab kesalahan yang dibuat oleh mahasiswa STBA-PIA semester IV dalam menggunakan kata keterangan waktu “jiu” dan “lao”.Untuk mencapai tujuan tersebut, peneliti menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini memiliki sampel 30 orang yang diambil dengan metode snowball sampling. Penelitian ini menggunakan teknik elisitasi dan wawancara untuk menemukan jenis kesalahan dan faktor penyebab kesalahan.Dari hasil analisis data, ditemukan bahwa kesalahan pemilihan dilakukan oleh 18 responden sebanyak 42 kalimat. Faktor penyebab munculnya kesalahan penggunaan kata sifat “jiu” dan “lao” dikarenakan faktor antarbahasa (interlingual) sebanyak 12 orang dan faktor intrabahasa (intralingual) sebanyak 6 orang. ABSTRACTIn Mandarin, there are many words that have almost the same meaning, but have different uses, so mistakes often occur when using them. “jiu” and “lao” are adjectives that have almost the same meaning. Based on this background, this research aims to explain the types of errors and factors that cause errors made by IV semester STBA-PIA students in using the adverbs of time "jiu" and "lao".To achieve this goal, researchers used descriptive qualitative research methods. This study had a sample of 30 people taken using the snowball sampling method. This research uses elicitation and interview techniques to find types of errors and factors that cause errors.From the results of data analysis, it was found that 18 respondents made selection errors in 42 sentences. The factors causing errors in the use of the adjectives "jiu" and "lao" were due to interlingual factors as many as 12 people and intralingual factors as many as 6 people