UM-Tapsel Press : Institusional Publisher
Not a member yet
    8277 research outputs found

    OPTIMALISASI PERAN KELUARGA DALAM PENCEGAHAN WASTING MELALUI HEALTH EDUCATION TENTANG GIZI DAN TUMBUH KEMBANG ANAK

    Full text link
    Pertumbuhan dan perkembangan anak sangat tergantung pada pemenuhan asupan gizi, dimulai sejak masa kehamilan bahkan sejak ibu remaja. Untuk mencapai hal tersebut secara optimal, anak- anak perlu mendapatkan nutrisi seimbang dalam jumlah dan kualitas yang memadai, Kesehatan anak dan stimulasi yang sesuai dengan tahapan usianya juga berperan penting. Penting bagi ibu dan keluarga untuk memahami dan menyediakan makanan terbaik, disesuaikan dengan kemampuan dan ketersediaan bahan makanan. Salah satu permasalahan Kesehatan mengenai pemenuhan gizi pada balita selain stunting adalah wasting. Wasting dikenal dengan anak kurus yang menunjukkan penurunan berat badan akut dan parah sehingga anak beresiko terkena berbagai penyakit akibat kurang gizi, imun yang kurang bahkan juga gangguan kecerdasan dan intelektual bahkan menyebabkan kematian. Untuk menghindari hal tersebut terjadi pada anak maka perlu mengoptimalkan peran keluarga, salah satunya dengan menambah dan meningkatkan pengetahuan keluarga tentang gizi dan tumbuh kembang anak melalui Health Education. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan mitra Masyarakat kelurahan Baurung, Kecamatan Banggae Timur, yang dihadiri sebanyak 25 orang Ibu, pengetahuan ibu tentang gizi, dan wasting diukur dengan menggunakan kuisioner sebelum dan setelah diberikan edukasi. Rata-rata nilai pengetahuan ibu sebelum kegiatan adalah 6,80, sedangkan rata-rata nilai pengetahuan ibu setelah kegiatan adalah 7,92. Kesimpulannya kegiatan edukasi berhasil meningkatkan pengetahuan ibu. Diharapkan Pemberian edukasi kepada keluarga memberikan kesempatan untuk mengubah perilaku yang tidak sehat terkait gizi dan pola makan. Orang tua yang teredukasi akan lebih mungkin untuk membuat pilihan makanan yang lebih baik dan mempraktikkan pola asuh yang mendukung Kesehatan anak untuk mencegah terjadinya wasting

    PENYULUHAN DAN PENGUKURAN TINGKAT PERSONAL HYGIENE PADA SISWA SD SATHYA SAI DENPASAR

    Full text link
    Cacingan adalah salah satu penyakit di daerah beriklim tropis yang sering kali diremehkan dan diabaikan. Penyakit cacingan pada manusia disebabkan adanya infeksi cacing yang ditularkan melalui tanah (Soil Transmitted Helminth). Prevalensi cacingan di Indonesia umumnya masih tinggi dengan persentase 60-90%. Anak-anak yang berada dalam usia sekolah dasar adalah golongan yang paling berisiko mengalami infeksi ini. Penyuluhan mengenai cacingan serta perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) penting dilakukan utamanya kepada anak-anak sekolah dasar untuk mencegah cacingan. Oleh karena itu, Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis Universitas Bali Internasional melaksanakan penyuluhan kesehatan di SD Sathya Sai Denpasar untuk mengukur personal hygiene dan skrining risiko cacingan dari siswa di sekolah tersebut. Metode yang digunakan adalah penyuluhan, wawancara dan pemeriksaan langsung. Berdasarkan hasil kegiatan, diketahui bahwa secara umum, para siswa sudah memiliki kebiasaan personal hygiene yang baik. Hasil pemeriksaan potongan kuku siswa menunjukkan tidak ditemukan telur cacing, yang berarti risiko cacingan pada siswa SD Sathya Sai tergolong rendah

    CEK KESEHATAN DAN PELATIHAN PEMBUATAN OBAT TRADISIONAL UNTUK HIPERTENSI DI DESA RAMEA KABUPATEN PANDEGLANG

    Full text link
    Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan utama di masyarakat pedesaan yang sering kali tidak disadari hingga timbul komplikasi serius. Desa Ramea, Kabupaten Pandeglang, memiliki populasi yang rentan terhadap hipertensi, terutama karena kurangnya akses terhadap layanan kesehatan. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam mengelola hipertensi melalui dua pendekatan yaitu pemeriksaan kesehatan dan pelatihan pembuatan obat tradisional berbasis tanaman lokal. Pemeriksaan kesehatan dilakukan dengan mengukur tekanan darah warga, memberikan konsultasi kesehatan, dan melakukan penyuluhan mengenai hipertensi. Sementara itu, pelatihan pembuatan obat tradisional melibatkan penggunaan bahan herbal seperti daun seledri, sereh, jahe dan kunyit.. Hasil menunjukkan bahwa 30% dari warga yang diperiksa terdiagnosis hipertensi, sementara pelatihan pembuatan obat tradisional mendapatkan tanggapan positif dari peserta. Program ini berhasil meningkatkan pemahaman warga tentang pengelolaan hipertensi dan penggunaan obat tradisional, meskipun terdapat beberapa kendala terkait fasilitas dan pengetahuan awal masyarakat. Rekomendasi untuk program lanjutan mencakup monitoring jangka panjang dan pelatihan tambahan tentang gaya hidup sehat

    MENINGKATKAN KESADARAN PUBLIK TENTANG TRANSFORMASI DIGITAL UMKM TRADISIONAL KE E-COMMERCE MELALUI WEBINAR NASIONAL 'FORUM DIGITALK'

    Full text link
    Transformasi digital Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ke e-commerce adalah topik penting di tengah perkembangan teknologi yang pesat saat ini. Dengan lebih dari 65 juta UMKM yang berperan besar dalam PDB dan pasar tenaga kerja di Indonesia, peralihan dari metode bisnis tradisional ke e-commerce sangat penting untuk menjaga pertumbuhan dan daya saing UMKM. Progam pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu UMKM dalam mengadopsi teknologi digital untuk meningkatkan efektivitas operasi bisnis dan memperluas jangkauan pelanggan. Secara khusus, data statisik menunjukkan 83,8% UMKM di Indonesia telah mulai memanfaatkan platform digital. UMKM yang memanfaatkan e-commerce mencakup 13%. Meskipun ada kemajuan, UMKM masih menghadapi hambatan seperti infrastruktur teknologi yang terbatas dan rendahnya literasi digital. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menyimpulkan bahwa UMKM perlu mengadopsi transformasi digital, terutama dengan mengintegrasikan social commerce dan kecerdasan buatan (AI), agar tetap relevan di pasar masa depan. Secara keseluruhan, studi ini menekankan pentingnya dukungan dan edukasi berkelanjutan untuk membantu UMKM melakukan transformasi digital dengan efektif

    PENINGKATAN KETRAMPILAN KOMUNIKASI KADER INTERAKTIF CEPAT ATASI STUNTING (KOKI CANTING)

    Full text link
    Pemerintah Kabupaten Boyolali meluncurkan Gerakan Cegah Stunting, Sayang Ibu, Sayang Anak Dengan Kader Remaja (GERCEP SIAR)  sebagai salah satu upaya  inovasi dalam aksi konvergensi penangan intervensi spesifik untuk mempercepat penurunan angka stunting melalui pendekatan yang terstruktur dan terintegrasi. Dalam pelaksanaannya masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki, terutama pengetahuan kader dalam berkomunikasi interaktif. Melihat hal tersebut maka tujuan PKM ini untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan kader kesehatan dalam komunikasi interaktif yang efektif untuk mempercepat upaya pencegahan dan penanganan stunting di Kabupaten Boyolali. Metode wawancara digunakan dalam survey yang melibatkan  44 Kader dari berbagai Puskesmas di kabupaten Boyolali. Hasil PKM didapatkan  enam domain yang salah satunya adalah Sumber daya dan edukasi untuk kader, terutama masalah komunikasi. Maka dibuatlah implementasi berbentuk seminra dan pelatihan tentang Komunikasi kader interaktif cepat atasi stunting (KOKI CANTING). Tingkat pendidikan kader 2,27% SD, 13,64% SMP,59,09% SMA, 4,55% Diploma dan 20,45% Sarjana. Rata-rata nilai pretest adalah 89,52, sementara rata-rata nilai posttest meningkat menjadi 93,39. Ini menunjukkan adanya kenaikan rata-rata sebesar 5,31% dari nilai awal. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah kegiatan Komunikasi kader interaktif cepat atasi stunting (KOKI CANTING) sangat efektif dalam menambah wawasan dan pengetahuan kader dalam melakukan komunikasi kepada masyarakat

    PENERAPAN APLIKASI KOPERASI SIMPAN PINJAM BERBASIS DIGITAL PADA KOPERASI WANITA DESA TANGKIT JAMBI

    Full text link
    Proposal pengabdian ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi Koperasi Wanita RT.13 Desa Tangkit, Kec. Sungai Gelam, Kab. Muaro Jambi dalam pengelolaan keuangan, dimana untuk pencatatan keuangan yang dijalankan selama ini masih bersifat manual berbasis Microsoft Excel, sehingga membutuhkan waktu yang lama dan dapat menimbulkan kesalahan dalam perhitungan dan proses pembuatan laporan keuangan. Pengelolaan keuangan melibatkan pelatihan dan pendampingan dalam penggunaan aplikasi simpan pinjam berbasis digital yang dapat memudahkan dalam proses pencatatan dan pengelolaan keuangan. Di samping itu, setelah dilaksanakannya kegiatan pendampingan dan pelatihan akan dilakukan juga evaluasi terkait penggunaan aplikasi yang telah digunakan untuk pengembangan sistem yang lebih baik lagi jika ditemukan kekurangan ataupun kendala dalam penggunaannya. Melalui serangkaian kegiatan ini, diharapkan Koperasi Wanita RT. 13 Desa Tangkit Kec. Sungai Gelam, Kab. Muaro Jambi dalam pengelolaan keuangannya dapat berjalan lebih baik lagi

    SOSIALISASI DALAM UPAYA DIVERSIFIKASI PRODUK OLAHAN NANAS DI KECAMATAN MEDANG KAMPAI, KOTA DUMAI (PKM PADA KELOMPOK TANI KPK KEMUNING)

    Full text link
    Pengolahan buah nanas yang melimpah saat musim panen belum mampu meningkatkan penghasilan masyarakat karena harga jualnya sangat rendah. Solusi dari masalah ini adalah membuat produk olahan nanas yang tidak hanya mengatasi rendahnya harga jual, tetapi juga bisa menjadi ikon kelurahan untuk menarik wisatawan lokal maupun internasional serta mendukung ketahanan pangan mandiri. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota Kelompok Petani Kecil (KPK) Kemuning di Kelurahan Medang Kampai, Kecamatan Mundam, Kota Dumai, dalam mengolah nanas menjadi produk berkualitas. Metode yang digunakan meliputi ceramah atau sosialisasi tentang kualitas nanas serta evaluasi melalui tanya jawab dan kuesioner. Hasil evaluasi menunjukkan 85% peserta merasa kegiatan ini sangat bermanfaat, memberikan kontribusi besar dalam memecahkan masalah dan meningkatkan pengetahuan dan pemberdayaan peserta pengabdian

    ANALISIS LAYANAN ADMINISTRASI PEMERINTAHAN PADA BIRO UMUM SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI RIAU

    Full text link
    Tugas dan Fungsi Biro Umum Tugas Biro Umum yaitu menyelenggarakan perumusan kebijakan, monitoring, pemantauan, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas manajerial dan teknis yang meliputi Bagian Tata Usaha Umum dan Rumah Tangga Pimpinan, Bagian Keuangan Sekretariat Daerah, Bagian Perlengkapan Sekretariat Daerah, dan Bagian Protokol Dan Persandian, dan penyelenggaraan tugas lainnya yang tidak menjadi tugas dan fungsi SKPD yang lain, dan penyelenggaraan tugas teknis lainnya yang tidak menjadi tugas dan fungsi biro dan SKPD yang lain. Tujuan kegiatan magang ini adalah:Dapat melihat proses kerja di Kantor Gubernur Riau. Mengetahui struktur organisasi di Kantor Gubernur Provinsi Riau Dapat mengetahui cara mengelola pada penerimaan surat masuk dan penerimaan surat keluar. Dapat mengetahui yang namanya etika kerja, disiplin di dalam dunia kerja. Berdasarkan laporan kerja praktek diatas tentang “Prosedur Pengelolaan Surat Masuk pada Sub Bagian Tata Usaha Biro Umum Kantor Gubernur Riau”, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut : Pencatatan surat masuk pada Sub Bagian Tata Usaha Biro Umum terdiri dari tiga sarana pencatatan yaitu agenda surat masuk (komputer), buku agenda surat masuk (manual) dan lembar pengantar surat. Prosedur Pengelolaan surat masuk pada Sub Bagian Tata Usaha Biro Umum dapat dikatakan baik dan lancar. Prosedur surat masuk pada Sub Bagian Tata Usaha Biro Umum terdiri atas 1) penerimaan surat, 2) membaca dan meneliti surat, 3) penyortiran surat, 4)mengelompokkan surat, 5) mencatat dan menginput surat, 6) penandatangan surat, 7) pendistribusian surat, 8) penyimpanan arsip lembar pengantar surat, 9) menunggu surat turun, 10) menerima surat turun, 11) menginput dan mencatat surat turun, 12) pendistribusian surat turun, 13) penyimpanan arsip lembar pengantar. Prosedur pengarsipan surat masuk, lembar pengantar surat dan tanda terima undangan pada Sub Bagian Tata Usaha Biro Umum yaitu menggunakan sistem tangga

    PENGARUH KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK SELF MANAGEMENT UNTUK MEREDUKSI PERILAKU MEMBOLOS PADA SISWA KELAS VIII SMPN 2 PETIR TAHUN AJARAN 2023/2024

    Full text link
    Perilaku membolos merupakan salah satu masalah yang dapat mengganggu proses belajar siswa dan membutuhkan penanganan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konseling kelompok dengan teknik self-management untuk mereduksi perilaku membolos siswa kelas VIII di SMPN 2 Petir. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, metode pra-eksperimen dengan one group pretest-posttest design. Pengambilan sampel penelitian mengunakan Teknik Purposive Sampling yang di peroleh 10 sampel dengan kategori membolos tertinggi kemudian diberikan treatment. Teknik analisis yang digunakan dalam pengujian hipotesis yaitu Wilcoxon signed ranks test. Hal ini dibuktikan dengan adanya penurunan secara signifikan dari nilai rata-rata sebesar 81,1 menjadi 47,3. Analisis uji Wilcoxon signed ranks test pada proses pengambilan keputusan hipotesis, nilai 0.005 < 0.05, Maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis dinyatakan diterima. Dengan demikian Ha diterima dan Hօ ditolak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konseling kelompok dengan teknik self management berpengaruh mereduksi perilaku membolos siswa

    INOVASI PENGAWETAN IKAN DENGAN EKSTRAK DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) SEBAGAI ALTERNATIF ALAMI

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan antimikroba daun kelor (Moringa oleifera) dengan cara destruksi air kemudian dilakukan sedimentasi menggunakan centrifuge hingga diperoleh daun kelor (Moringa oleifera) murni. Penelitian ini ditujukan untuk pengawetan ikan laut dan air tawar dan biasanya menjadi antimikroba jika dibiarkan pada suhu ruangan. Melihat banyaknya kasus yang terjadi terkait ikan di pasaran, mereka menggunakan bahan pengawet dengan bahan berbahaya yaitu formalin. Oleh karena itu, perlu diciptakan sumber alternatif yang dapat digunakan sebagai pengganti bahan pengawet agar lebih baik dan sehat. Untuk memperoleh daun kelor murni (Moringa oleifera) yang berkualitas baik, peneliti melakukan perbandingan yang tepat yaitu dengan 500 gram daun kelor (Moringa oleifera) yang bersih dan kering, kemudian ditambahkan 250 ml etanol dengan perbandingan yang sesuai, sehingga setelah dipisahkan dengan cara sentrifugasi, hasil yang diinginkan diperoleh. Dan karena kita belum mengetahui apakah benar daun kelor (Moringa oleifera) bersifat antimikroba, maka dilakukan uji salmonella dan e.coli pada ikan yang diuji. Penelitian antimikroba ini resmi karena dilakukan di Balai Standarisasi Dan Pelayanan Jasa Industri (BSPJI) Medan dan pengujian ini menyatakan penelitian berhasil

    7,585

    full texts

    8,277

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UM-Tapsel Press : Institusional Publisher
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇