UM-Tapsel Press : Institusional Publisher
Not a member yet
8277 research outputs found
Sort by
EDUKASI DAMPAK DAN PENCEGAHAN GHOST FISHING DI LAUT
Ghost fishing adalah fenomena yang memiliki dampak negatif bagi ekosistem laut. Salah satu penyebab maraknya fenomena ghost fishing adalah alat penangkap ikan yang tersangkut dan hanyut di dasar perairan, sehingga mengakibatkan ikan terjerat pada alat tangkap rusak dan mengundang datangnya predator yang akan memakan ikan kecil dan ikut terjerat didalamnya kemudian mati. Pentingnya sosialisasi terkait ghost fishing akan meningkatkan kesadaran nelayan untuk dapat mencegah ghost fishing dengan melakukan beberapa upaya penting. Maka dari itu, pengabdian kepada masyakarat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan, pengetahuan dan wawasan nelayan tentang dampak dan pencegehan ghost fishing di laut. Edukasi ini dilaksanakan di wilayah Pelabuhan Perikanan Cikidang, Kelurahan Babakan, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran. Metode yang digunakan adalah metode pendekatan community development dan konsep pendekatan teori. Peserta kegiatan merupakan nelayan penuh yang melakukan aktivitas penangkapan dan melakukan bongkar muat di sekitar Pelabuhan Perikanan Cikidang. Hasil edukasi ini diawali dengan kegiatan survei dana wawancara kepada kelompok nelayan peserta kegiatan ini. Kemudian, pelaksanaan edukasi dilaksanakan dengan konsep pendekatan yaitu dengan kelas teori. Materi yang disampaikan adalah pengertian tentang ghost fishing, penyebab adanya fenomena ghost fishing, sumber sampah laut, dampak ghost fishing bagi ekosistem laut dan cara pencegahannya. Hasil monitoring dan evaluasi menyebutkan bahwa nelayan mendapatkan banyak manfaat dalam menggunakan alat tangkap baru dan memberikan wawasan jkepada nelayan tentang cara mencegah ghost fishing di laut. Persepsi nelayan disekitar PP Cikidang menjadi positif dan memiliki pemahaman yang baik tentang pentingnya pencegahan ghost fishing dalam upaya menjaga kelestarian laut dan mendukung keberlanjutan ekosistem pesisir
PELATIHAN BOOK DESIGN PADA SMKN SUAK TAPEH
Kegiatan pelatihan Book Design di SMKN Suak Tapeh merupakan penguatan sofskill bagi para partisipan agar lebih siap terjun di dunia kerja. Di tengah keadaan new normal ini, pemerintah Indonesia terus mendorong industri kreatif. Buku yang dapat masuk dalam sektor Penerbitan maupun sektor Desain Komunikasi Visual, masih bertahan hingga saat ini meski mengalami penurunan sejak tahun 2017. Universitas Indo Global Mandiri Palembang senantiasa berupaya menyelenggarakan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) sebagai wujud kepedulian civitas akademika untuk menaikan taraf hidup masyarakat. Hingga akhirnya, kelompok pengabdian masyarakat Universitas Indo Global Mandiri Palembang akan berkolaborasi dengan SMKN Suak Tapeh pada sistem pelayanan internal yaitu: Artinya, 1) memberikan wawasan tentang desain buku dan penerapannya, 2) menyediakan keterampilan InDesign kepada partisipan pelatihan, 3) meningkatkan keterampilan partisipan yang telah mempunyai landasan dalam bidang seni dan desain, dan 4) Dorongan dan nasihat bagi partisipan untuk terus belajar dan berkreasi. Cara yang digunakan dalam kegiatan pelatihan perancangan buku ini yaitu metode interaksi dan presentasi, metode peragaan dan pengajaran, serta metode partisipasi. Penataran desain buku di SMKN Suak Tapeh akan memungkinkan partisipan menciptakan buku yang memenuhi standar nasional dan mempunyai nilai jual
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN BERDASARKAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN ENTITAS MIKRO KECIL DAN MENENGAH (SAK EMKM) BERBASIS EXCEL FOR ACCOUNTING (EFA)
Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) diwajibkan untuk menyajikan laporan keuangan yang mengacu pada Standar Akuntansi Keuangan – Entitas Mikro, Kecil dan Menengah (SAK EMKM) sebagai perwujudan pertanggungjawaban perusahaan serta untuk mengetahui kondisi keuangan perusahaan. Selain itu, laporan keuangan yang kredibel dan andal akan memudahkan UMKM untuk mendapatkan fasilitas pembiayaan dari lembaga perbankan untuk pengembangan usaha. Laporan keuangan yang baik harus dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan. PT ESTIMA adalah sebuah industri UMKM yang bergerak pada bidang elektronik dan pemesinan yang berlokasi di Jalan Matoa Raya No. 18 Bulak Indah, Kel. Karangasem, Kec. Laweyan, Kota Surakarta. PT ESTIMA sebelumnya telah berusaha dengan maksimal untuk menyusun laporan keuangannya. Namun, dikarenakan kurangnya pengetahuan dan keahlian personalia bagian keuangan, PT ESTIMA masih belum mengimplementasikan SAK EMKM pada saat melakukan pencatatan laporan keuangannya. Penyusunan laporan keuangan yang masih sederhana juga menyebabkan PT ESTIMA terlalu lama dalam proses penyajian laporan keuangan. Berdasarkan pemaparan tersebut, tim pengabdian masyarakat mengadakan kegiatan pengabdian berupa pelatihan dan pendampingan yang bertujuan untuk menambah tingkat pengetahuan PT ESTIMA terhadap SAK EMKM dan meningkatkan keahlian dalam pembuatan desain laporan keuangan menggunakan Excel For Accounting (EFA). Metode pelatihan dan pendampingan ini adalah observasi, pemaparan materi, diskusi dan praktik kerja dengan rentang wakti pendampingan selama lima bulan, dan alur kegiatan pendampingan yang terdiri dari: observasi permasalahan mitra, persiapan kegiatan pengabdian masyarakat, pelatihan dan pendampingan, serta evaluasi dan tindak lanjut. Kegiatan pelatihan dan pendampingan ini merupakan salah satu implementasi Tri Darma Perguruaan Tinggi dengan cara membantu pertumbuhan dan perkembangan salah satu industri UMKM di Indonesia
SOSIALISASI PELAKSANAAN PEMILU BERINTEGRASI MENANGGULANGI PENGARUH BUZZER DI DESA DANGIN PURI KELOD
Sosialisasi Pelaksanaan Kuliah kerja Nyata (KKN) Tematik ini Membahas “Pelaksanaan Pemilu Berintegrasi Menanggulangi Pengaruh Buzzer Di Desa Dangin Puri Kelod.” Latar belakang laporan ini menyoroti tentang pelaksanaan pemilu serentak 2024 yang damai melalui sosialisasi di tingkat desa. Desa Dangin Puri Kelod dipilih sebagai objek penelitian karena perannya yang penting dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan demokrasi pemilu. Masyarakat Banjar Jayagiri terlibat aktif dalam program kerja yang telah dirancang untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya menggunakan hak suara mereka, dengan harapan bahwa mereka akan berperan aktif dalam pemilu di masa depan dan menyadarkan masyarakat untuk menghindari konflik akibat perbedaan pilihan, sehingga menciptakan pemilu yang damai. Laporan ini membahas tahapan pemilihan program kerja, pelaksanaan program untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menggunakan hak suara, pencegahan pengaruh buzzer dan penyebaran berita hoax, analisis faktor-faktor yang mempengaruhi pemilu, hasil dari pengabdian kepada masyarakat, dan rencana berkelanjutan. Melalui pendekatan ini, diharapkan bahwa di masa depan, Desa Dangin Puri Kelod dapat menjadi wadah demokrasi yang kuat yang melibatkan seluruh masyarakat dalam partisipasi aktif dalam kegiatan demokrasi
DARI TRADISI KE TEKNOLOGI: PELATIHAN SISTEM INFORMASI GAMPONG (SIGAP) MENGUBAH DINAMIKA ADMINISTRATIF DI GAMPONG ACEH
Penggunaan teknologi informasi dalam administrasi desa atau gampong memiliki potensi besar untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan partisipasi masyarakat. Jurnal Pengabdian Masyarakat ini mendokumentasikan pelatihan penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Gampong (SIGAP) di Provinsi Aceh dengan tujuan memperkenalkan dan meningkatkan keterampilan penggunaan teknologi informasi di tingkat lokal. Pelatihan ini melibatkan pemerintah gampong, petugas administrasi, dan mahasiswa sebagai peserta. Metodologi pelatihan mencakup sesi teori, demonstrasi, dan praktik langsung menggunakan SIGAP. Evaluasi dilakukan untuk mengukur efektivitas pelatihan dan dampaknya pada peningkatan kemampuan administratif di gampong. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan penerapan SIGAP di antara peserta. Selain itu, aplikasi ini berhasil mempercepat proses administratif, meningkatkan akurasi data, dan memfasilitasi komunikasi antara pemerintah gampong dan masyarakat. Pelatihan SIGAP di Provinsi Aceh mendorong partisipasi aktif dalam pemanfaatan teknologi informasi di tingkat lokal, mendukung upaya pemberdayaan masyarakat, dan memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan administrasi gampong yang modern dan efisien
PELATIHAN PENYUSUNAN RANCANGAN PERATURAN DESA TENTANG KEMANANAN DAN KETERTIBAN MASYARAKAT DESA DI DESA PUNGPUNGAN KECAMATAN KALITIDU KABUPATEN BOJONEGORO
Dalam menghadapi persoalan pada masyarakat pedesaan yang semakin kompleks menyebabkan pemerintah desa sebagai pihak yang secara langsung berhadapan dengan masyarakat harus secara aktif menjadi garda terdepan dalam menghadapi maupun menyelesaikan setiap problematika yang timbul dalam masyarakat tersebut. Desa Pungpungan merupakan salah satu desa yang berada di wilayah administratif Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro Provinsi Jawa Timur yang memiliki keberagaman jenis organisasi pencak silat mulai dari Pagar Nusa, Persaudaraan Setia Hati Terate, Kera Sakti, maupun Pencak Organisasi. Keberadaan organisasi pencak silat tersebut sedikit banyak juga menimbulkan gesekan-gesekan di masyarakat hingga akhirnya timbul perkelahian antar individu organisasi. Belum lagi banyaknya persoalan ketertiban lainnya di masyarakat semacam banyaknya pengamen, sales yang keluar masuk rumah masyarakat membuat semakin tidak nyaman lingkungan masyarakat di Desa Pungpungan. Selain itu, pada masyarakat desa juga masih banyak yang tidak peduli terhadap kebersihan lingkungan, sungai, maupun fasilitas umum lainnya menyebabkan kompleksitas persoalan yang dihadapi pemerintah desa pungpungan berinisiatif untuk menyusun regulasi di tingkat desa berupa peraturan desa yang setidaknya dapat dijadikan dasar hukum dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat desa. Mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan salah satu tugas dari pemerintah desa agar masyarakat merasa nyaman dengan lingkungan tempat tinggalnya agar menjadi anggota masyarakat yang semakin produktif dan energik
PENINGKATAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT PADA ANAK DI TAMAN BACA AMALIA TANGERANG SELATAN
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) belum berhasil secara optimal karena berbagai faktor dan hambatan. Oleh karena itu, pentingnya PHBS dimasukkan ke dalam visi misi Indonesia sehat 2010. Selain itu, PHBS juga termasuk dalam rencana strategis Kementerian Kesehatan 2010-2014 dan mulai disosialisasikan melalui berbagai kegiatan di desa/kelurahan siaga aktif. Kegiatan ini bertujuan untuk membangkitkan perilaku hidup bersih dan sehat di kalangan anak-anak pemulung berusia dini serta masyarakat sekitar. Metode pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan dengan memberikan edukasi dan bimbingan. Materi penyuluhan meliputi PHBS dan CTPS. Selama tiga sesi kegiatan, materi disampaikan menggunakan metode ceramah, video animasi, dan praktik langsung yang disesuaikan dengan kebutuhan anak-anak usia dini. Data hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat sebelum dilakukan pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa anak-anak sekitar Taman Baca Amalia cenderung kurang mempraktikkan PHBS dan CTPS dengan tingkat pemahaman rata-rata sebesar 46,3%. Evaluasi tingkat pemahaman anak-anak setelah kegiatan pengabdian pada masyarakat menunjukkan bahwa rata-rata pemahaman mencapai 98,54%. Hal ini menandakan bahwa anak-anak telah memahami dengan baik materi PHBS dan CTPS yang disampaikan. Pengabdian kepada masyarakat berhasil meningkatkan kesadaran dan pemahaman anak-anak tentang pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat serta cara mencuci tangan dengan benar
PENINGKATAN LITERASI KEUANGAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN KEUANGAN DI DESA TALANG NANGKA KECAMATAN LEMBAK, MUARA ENIM , SUMATERA SELATAN
Peningkatan literasi keuangan di kalangan masyarakat pedesaan menjadi penting dalam mengatasi masalah keuangan yang dihadapi oleh mereka. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat di Desa Talang Nangka melalui program pelatihan dan pendampingan keuangan. Metode yang digunakan adalah identifikasi kebutuhan literasi keuangan masyarakat, merancang program pelatihan, melaksanakan pelatihan, menyediakan sesi pendampingan kepada peserta, mengadakan sesi evaluasi dan pengukuran peningkatan literasi keuangan setelah program berlangsung selama enam bulan. Hasil program pengabdian masyarakat ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam literasi keuangan masyarakat Desa Talang Nangka, adanya peningkatan pemahaman tentang perencanaan keuangan pribadi, pengelolaan utang, investasi yang cerdas, dan penggunaan layanan perbankan. Selain itu, masyarakat lebih aktif menabung dan merencanakan keuangan masa depan. Pengabdian masyarakat ini berhasil meningkatkan literasi keuangan masyarakat Desa Talang Nangka melalui program pelatihan dan pendampingan keuangan. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang keuangan, diharapkan masyarakat dapat mengelola keuangan mereka dengan lebih bijak dan mengurangi masalah keuangan yang mereka hadapi. Program ini juga menunjukkan manfaat kolaborasi antara universitas, mahasiswa KKN dan masyarakat desa dalam upaya meningkatkan literasi keuangan
PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN NUMERASI DAN KEPEMIMPINAN MENGGUNAKAN TEKNOLOGI DIGITAL UNTUK SISWA SB KEPONG MALAYSIA
Numerasi atau yang lebih dikenal dengan pembelajaran angka saat ini menjadi dasar fundamental pembelajaran di sekolah. Numerasi menjadi bagian penting dalam menunjang bidang ilmu lain dan dapat diterapkan secara aplikatif di kehidupan sehari-hari. Berdasarkan hal tersebut, dibutuhkan suatu pendekatan teknologi yang dapat menunjang proses pembelajaran numerasi sekaligus literasi kepemimpinan menggunakan teknologi digital. Pengabdian ini dilakukan secara luring dengan melakukan kegiatan di Sanggar Bimbingan (SB) Kepong Malaysia. Kegiatan pengabdian ini dibagi menjadi dua sesi yaitu pembelajaran numerasi dan literasi kepemimpinan menggunakan teknologi digital. Sesi numerasi menggunakan teknologi digital berupa game interaktif yang dapat dimainkan secara berkelompok. Sedangkan untuk sesi pembelajaran digital menggunakan video interaktif sekaligus pemaparan. Metode evaluasi yang digunakan adalah angket dengan butir tingkat penerimaan teknologi terhadap dua topik numerasi dan kepemimpinan. Hasil kegiatan pengabdian menunjukan bahwa sebesar 82,7% anak-anak memahami pembelajaran numerasi menggunakan teknologi digital dan 86,5% terkait pemahaman kepemimpinan. Implementasi penggunaan teknologi dalam menunjang pembelajaran numerasi dan kepemimpinan di SB Kepong memberikan dampak positif terhadap penerimaan terhadap anak-anak Sanggar Bimbingan
MENYULAM WARISAN BUDAYA: PELATIHAN KETERAMPILAN MEMBATIK UNTUK GENERASI Z DALAM MERAJUT TRADISI BATIK TEGALAN
Batik merupakan kekayaan budaya Indonesia yang kaya akan sejarah dan makna. Pada tahun 2009, UNESCO secara resmi mengakui batik Indonesia sebagai Warisan Budaya Tak Benda Manusia, menandakan perlunya upaya perlindungan dan promosi untuk memastikan kelestarian tradisi ini. Hingga saat ini, batik tetap menjadi simbol identitas bangsa Indonesia dan terus berkembang dalam berbagai bentuk motif dan teknik pembuatan. Batik Tegal merupakan salah satu varian batik yang berasal dari daerah Tegal, Jawa Tengah, Indonesia. Batik Tegal memiliki ciri khas motif dan corak yang khas, sering kali terinspirasi oleh alam sekitar dan budaya lokal Tegal. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat Politeknik Harapan Bersama dalam mengatasi permasalahan untuk meningkatkan minat generasi Z terhadap budaya, khususnya batik, melalui pelatihan keterampilan membatik. Peserta pelatihan adalah generasi Z yang diikuti 50 peserta. Bentuk kegiatan pelatihan keterampilan membatik untuk meningkatkan minat generasi Z terhadap budaya, khususnya batik, dapat dirancang dengan berbagai format yang menarik dan interaktif antara lain Workshop Keterampilan Membatik, Sesi Edukasi dan Diskusi, Kunjungan ke Sentra Batik. Dosen berperan sebagai pemateri sekaligus pendamping, pelatih dan pembimbing dari UKM batik berperan mendampingi dan memberikan pelatihan. Secara keseluruhan, kegiatan berjalan dengan baik selama satu hari pada tanggal 9 Mei 2024. Antusiasme peserta terlihat dari tidak adanya yang absen dan mereka mengikuti setiap tahapan kegiatan dengan baik. Dari kegiatan ini, dapat disimpulkan bahwa keterlibatan UKM (Usaha Kecil Menengah) dan perguruan tinggi untuk memberikan pelatihan sesuai bidang dan kompetensi masing-masing adalah sangat penting