UM-Tapsel Press : Institusional Publisher
Not a member yet
8277 research outputs found
Sort by
KETENTUAN SERTA BEBAN PEMBUKTIAN PIDANA ATAS PERILAKU PELAKU USAHA YANG MENGAKIBATKAN KERUGIAN KONSUMEN (FISIK MAUPUN MATERI)
Bila berbicara hukum atau suatu perbuatan hukum tidak terlepas dari suatu beban pembuktian atasnya, tidak terkecuali di dalam ranah perlindungan konsumen. Pelaku usaha ditutut secara rigid oleh peraturan peraturan yang ada guna memberikan suatu kualitas barang ataupun jasa yang berkualitas kepada konsumen, akan tetapi dalam prakteknya kerap ditemui perilaku curang dari pelaku usaha yang mengakibatkan kerugian, baik secara fisik maupun materi. Metode yang dipakai merupakan metode deskriptif normatif/yuridis deskriptif dengan mengandalkan data data sekunder yang diperoleh lalu dikumpulkan secara kualitatif. Aspek tersebut yang akan di bahas pada penelitian kali ini bagaimana penerapan suatu aturan pidana bagi pelaku usaha tersebut dan beban pembuktian apa saja yang akan dijatuhkan pada pelaku usaha. sehingga hasil dari penelitian ini menghasilkan beban pembuktian mengenai pidana di dalam ruang lingkup perlindungan konsumen ini menggunakan ketentuan pembuktian biasa sebagaimana dimaksud Pasal 183 dan 184 KUHAP di sini pun menganut asas pembuktian terbali
IMPROVING READING COMPREHENSION OF NARRATIVE TEXT BY USING JIGSAW TECHNIQUE AT SMP NEGERI 1 SIDUAO’RI
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman membaca teks naratif untuk siswa kelas VIII B di SMP Negeri 1 Siduaori dengan menggunakan teknik jigsaw. Siswa mengalami kesulitan dalam membaca karena kurangnya minat dan latar belakang pengetahuan, terutama dengan teks bahasa Inggris. Untuk mengatasi hal ini, Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dilakukan melalui dua siklus yang melibatkan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pada siklus pertama, siswa dibagi menjadi beberapa kelompok, di mana setiap anggota belajar dan kemudian mengajarkan sebagian teks naratif. Hasil pre-test menunjukkan nilai rata-rata 51,86, dengan 16,37% siswa memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Setelah siklus pertama menggunakan teknik jigsaw, skor rata-rata post-test meningkat menjadi 68,23, dengan 27,27% siswa mencapai KKM. Pada siklus kedua, fokus pada struktur teks naratif (orientasi, komplikasi, resolusi, reorientasi) meningkatkan pemahaman siswa. Nilai post-test meningkat menjadi 80,55, dengan 80,55% siswa memenuhi KKM. Teknik jigsaw secara efektif meningkatkan pemahaman dan kolaborasi siswa. Teknik ini direkomendasikan untuk digunakan dalam pembelajaran membaca untuk meningkatkan motivasi dan pemahaman, terutama untuk teks naratif.
PENERAPAN PROGRAM PENGAJARAN DAN PERENCANAAN TERHADAP EFEKTIVITAS BELAJAR MENGAJAR DALAM PEMBELAJARAN PPKn DENGAN MATERI POKOK NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA KELAS X MA YPKS PADANGSIDEMPUAN
Penelitian ini adalah “Apakah dengan adanya penerapan program pengajaran dan perencanaan terhadap efektivitas belajar mengajar dalam pembelajaran PPKn dengan materi pokok Negara Kesatuan Republik Indonesia di kelas X MA YPKS Padangsidempuan Tahun Pelajaran 2023-2024.Dan hasil tes tersebut meliputi, pada siklus I memperoleh nilai rata-rata 54,33 jumlah peserta didik yang tuntas 20 orang dan persentase ketuntasan 33,33% , dan yang tidak tuntas 40 orang dan persentase sebesar 66,67%. Karena pada siklus I belum memperoleh indikator keberhasilah yang ditetapkan sebesar 75%. Dan pada siklus II tersebut pencapaian indikatornya belum terpenuhi dan penelitian dilanjutkan pada siklus III, yang memperoleh nilai rata-rata 80,33 dan jumlah peserta didik yang tuntas sebayak 51 orang dan persentase ketuntasan 85% kemudian peserta didik yang tidak tuntas 9 orang dengan persentase sebesar 15% dari siklus II ke siklus III meningkat 38,34%. Dan dinyatakan pada siklus III tersebut pencapaian indikatornya terpenuhi
PENDEKATAN KULTURAL DALAM MENGHADAPI PERMASALAHAN BANJIR PADA MASYARAKAT DI KELURAHAN SETIA KECAMATAN BINJAI KOTA KOTA BINJAI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pendekatan Kultural Dalam Menghadapi Permasalahan Banjir Pada Masyarakat di Kelurahan Setia Kecamatan Binjai Kota Kota Binjai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Banjir yang terjadi di Kelurahan Setia dikarenakan curah hujan yang tinggi di hulu sehingga banjir kiriman datang dari hulu, kondisi wilayah dengan tanah yang rendah, dan sebagian masyarakat masih membuang sampah dan limbah rumah tangga ke sungai. Strategi dalam pendekatan kultural yang dilakukan masyarakat sebelum banjir dimulainya kebiasaan tidak membuang sampah kesungai, melakukan gotong royong membersihkan parit dan sungai. Saat terjadinya banjir, mengevakuasi para korban dan memindahkan barang-barang korban ketempat yang aman. Selanjutnya kebiasaan saat pasca banjir adalah melaksanakan gotong royong membersihkan sampah-sampah dari sisa banjir, membantu mengeluarkan barang-barang yang terendam banjir untuk dijemur dan mengangkat barang-barang yang diungsikan kembali masuk kedalam rumah, serta membantu di dapur umum. Kemudian bentuk pengawasan yang dilakukan pemerintah setempat adalah melakukan pemantauan di sungai-sungai ketika hujan turun terus-menerus, ketika banjir terjadi akan segera didata, dibangunnya dapur umum serta posko kesehatan. Permasalahan banjir belum dapat terselesaikan karena wilayah Kelurahan Setia yang memang diapit oleh dua sungai serta rata-rata masyarakatnya tinggal di bantaran sungai.
PERUBAHAN DEDAIN HIASAN BUSANA ADAT TRADISIONAL WANITA TAKULUAK BAREMBAI
Penelitian ini mendeskripsikan perubahan yang terjadi dalam busana adat tradisional wanita takuluak barembai kabupaten Kuantan Singingi. Fokus utama dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perubahan desain hiasan dalam elemen motif dan teknik hias pada busana adat tradisional wanita takuluak barembai Kabupaten Kuantan Singingi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data primer dan skunder melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 1) motif yang digunakan pada busana adat tradisional wanita takuluak barembai dulunya menggunkan motif anyaman, motif bunga tanjung, motif tampuk manggis dan motif lebah begayut berganti menjadi motif anyaman modifikasi, motif tampuk manggis, dan motif siku tunggal, 2) teknik hias busana adat tradisional wanita takuluak barembai dahulunya menggunakan teknik hias lekapan renda dan bordir berganti menjadi tekni hias lekapan renda dan payet. Penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana busana tradisional dapat beradaptasi seiring peruban zaman, sekaligus menunjukan pengaruh budaya modren terhadap tradisi lokal
PERKAWINAN SERUMPUN ANTARA MARGA LIMBONG DAN SAGALA DI DESA AEK SIPITUDAI KECAMATAN SIANJUR MULAMULA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang melatarbelakangi perkawinan serumpun antara marga Limbong dan Sagala serta bagaimana implikasi perkawinan serumpun antara marga Limbong dan Sagala. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini menggunakan teori Fenomenologi Edmund Husserl. Lokasi penelitian ini adalah Desa Aek Sipitudai, Kecamatan Sianjur Mula-mula. Adapun teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah Perkawinan satu rumpun marga antara marga Limbong dan Sagala ini terjadi karena faktor pengetahuan atau pendidikan dan faktor umur. Pengetahuan masyarakat masih bertahan dari zaman dahulu hingga sampai sekarang ini yaitu masih mempercayai janji tentang tumbuhnya kayu yang ditancapkan. Kurangnya pendidikan non formal dari keluarga merupakan salah satu penyebab perkawinan ini berlangsung sampai saat ini. Faktor umur merupakan faktor masih berlanjutnya perkawinan ini karena banyak pemuda setempat sudah memiliki umur cukup untuk menikah namun tidak memiliki jodoh, maka masyarakat akan menyuruh mengawini pariban yang masih antara marga Limbong dan Sagala. Dampak dari perkawinan ini adalah terjadinya kekacauan tutur sapa dalam kehidupan sehari-hari. Perkawinan ini menimbulkan kebingungan dalam penyebutan kekerabatan dan semangat juang masyarakat berkurang
PERAN PEMERINTAH DESA DAN PENYULUH KELUARGA BERENCANA DALAM MENGURANGI ANGKA PERNIKAHAN DI BAWAH UMUR DI DESA TAMANSARI KECAMATAN LICIN KABUPATEN BANYUWANGI
Kabupaten Banyuwangi pada tahun 2023 masuk peringkat ke-empat tertinggi angka pernikahan dibawah umur di Jawa Timur. Sepanjang tahun 2022-2023 ada sebanyak 877 kasus. Penyumbang tingginya angka tersebut salah satunya adalah pernikahan dibawah umur Desa Tamansari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Pemerintah Desa dan Penyuluh Keluarga Berencana dalam mengurangi angka pernikahan di bawah umur. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Desa Tamansari aktif dalam mengurangi pernikahan di bawah umur melalui pemberian nasihat tentang risiko pernikahan dini, sosialisasi dan edukasi masyarakat melalui PKK dan program Bina Keluarga Remaja (BKR). Adapun peran Penyuluh Keluarga Berencana yaitu melakukan pantauan catin melaluai aplikasi Elsimil, serta melaksanakan program PIK Remaja dan Bina Keluarga remaja (BKR). Faktor pendukung dalam upaya mengurangi pernikahan di bawah umur meliputi kemudahan akses informasi, kemitraan yang solid, dan partisipasi aktif masyarakat. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu kultur masyarakat, dampak negatif media sosial, dan kurangnya tenaga penyuluh Keluarga Berencana
MENINGKATKAN PEMAHAMAN TENTANG HAKIKAT GURU, PESERTA DIDIK, DAN INTERAKSI EDUKATIF DALAM PROSES PEMBELAJARAN DI KELAS X SMK MUHAMMADIYAH 5 KISARAN
Penelitian bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang hakikat guru, peserta didik, dan interaksi edukatif dalam proses pembelajaran di kelas X SMK Muhammadiyah 5 Kisaran. Permasalahan yang diambil berupa kurangnya pemahaman guru mengenai peranannya sebagai pendidik yang mengutamakan interaksi edukatif yang positif, serta partisipasi peserta didik yang cenderung pasif dalam proses pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari tiga siklus, dengan subjek penelitian adalah guru dan siswa sebanyak 30 orang. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan tes hasil belajar untuk menilai perubahan dalam interaksi edukatif. Hasil penelitian diperoleh bahwa melalui peningkatan pemahaman guru terhadap hakikat dirinya sebagai fasilitator dan motivator, serta penerapan strategi pembelajaran yang melibatkan peserta didik secara aktif, interaksi edukatif yang lebih produktif dan positif dapat tercipta. Begitu juga dengan peserta didik menunjukkan peningkatan yaitu partisipasi aktif dan motivasi belajar yang lebih tinggi. Oelh karena itu, penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemahaman yang lebih baik mengenai hakikat guru dan peserta didik, serta pengelolaan interaksi edukatif yang efektif, dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas
PELATIHAN SELEI BUAH NAGA DALAM UPAYA PENINGKATAN EKONOMI KELUARGA DI DESA MACCINI BAJI KECAMATAN BATANG KABUPATEN JENEPONTO
Pengabdian masyarakat ini fokus pengabdian kepada pelatihan Pengolahan buah naga menjadi selai buah nag. Metode yang digunakan yaitu ABCD (Asset Base Community Development). Pengabdian kepada masyarakat ini membantu petani buah naga di Desa Maccinibaji Kecamatan Batang Kabupaten Jeneponto, memiliki pengetahuan dan katerampilan mengolah buah naga melalui pelatihan pengolahan buah naga menjadi selei buah naga yang berkualitas dan marketable sehingga dapat meningkatkan nilai ekonomi buah naga dan mengangkat produk olahan tersebut menjadi produk unggulan untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat Desa Maccinibaji Kecamatan Batang Kabupaten Jenepont
INOVASI DAN DIGITALISASI TERHADAP UMKM DI DESA PARBABA DOLOK KECAMATAN PANGURURAN, KABUPATEN SAMOSIR
UMKM memegang peranan penting dalam membangun perekonomian, di era digitalisasi digitalisasi UMKM sangat penting untuk dimanfaatkan guna meningkatkan daya saing dan pendapatan pelaku UMKM, tujuan dari penelitian ini adalah untuk membantu para pelaku UKM di Desa Parbaba Dolok untuk memanfaatkan dan dieksploitasi era digitalisasi melalui konsultasi dan pendampingan. Metode yang digunakan terdiri dari tiga tahap yaitu konsultasi dan penyampaian materi, pelatihan di tempat, review hasil digitalisasi UMKM. Temuan penelitian ini adalah tentang pemahaman pemanfaatan digitalisasi pada UMKM, kesadaran akan manfaat digitalisasi bagi UMKM, kemampuan memanfaatkan GPT chat sebagai alat untuk membuat narasi iklan di media sosial dan meningkatkan basis konsumen dan pendapatan