UM-Tapsel Press : Institusional Publisher
Not a member yet
8277 research outputs found
Sort by
Perlindungan Konsumen dan Pentingnya Asuransi dalam Perusahaan Jasa Pengangkutan Laut
Perlindungan Konsumen dalam jasa pengangkutan laut merupakan hal yang penting. Selain mengandalkan perlindungan konsumen, asuransi dalam pengangkutan laut juga menjadi hal yang penting sebagai upaya untuk melimpahkan suatu risiko pengangkutan melalui jalur laut dari tertanggung kepada penanggung. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif, dengan menggunakan pendekatan undang-undang. Data yang digunakan adalah data sekunder, yang mencakup bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier. Hasil dari penelitian ini yakni perusahaan angkutan di perairan bertanggung jawab terhadap keselamatan dan keamanan penumpang dan/atau barang yang diangkutnya. Dalam pengangkutan laut, asuransi sangatlah penting bagi pihak perusahaan pengangkutan sebagai pengalihan risiko dan ganti rugi atas kerugian laut yang dapat timbul karena terjadinya berbagai macam kejadian yang tidak terduga selama proses pengangkutan. Dalam asuransi terdapat beberapa unsur penting, salah satunya adalah polis asuransi. Ketentuan mengenai syarat yang harus termuat di dalam polis asuransi secara umum terdapat di dalam pasal 256 dan pasal 529 Kitab Undang-Undang Hukum Dagang
IMPLIKASI TEKANAN AKADEMIK PADA KESEHATAN MENTAL SANTRI: STUDI KASUS SANTRI PENGHAFAL ALFIYYAH DI PONDOK PESANTREN
Penelitian ini mengkaji dampak tekanan akademik yang dialami santri dalam proses menghafal Al-Fiyyah di Pondok Pesantren Darussalam, di mana mereka sering menghadapi kesulitan belajar akibat padatnya jadwal kegiatan dan tuntutan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak tekanan akademik terhadap kesehatan mental santri dan mengevaluasi beberapa treatment yang diterapkan untuk mengurangi dampaknya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data ini yang digunakan meliputi observasi partisipatif untuk mengamati langsung santri selama proses hafalan, wawancara mendalam dengan santri untuk menggali pengalaman pribadi, serta wawancara dengan ustadzah untuk memperoleh informasi terkait perkembangan hafalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa treatment yang diterapkan efektif dalam mengurangi stres, meningkatkan kesejahteraan mental, dan performa akademik santri, di mana manajemen waktu membantu pengelolaan jadwal yang baik, pendampingan psikologis melalui konseling mengurangi kecemasan, serta evaluasi hafalan yang fleksibel membuat santri merasa lebih fokus dan tidak terbebani
IMPLEMENTASI PENDEKATAN COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY DALAM BIMBINGAN DAN KONSELING KELOMPOK
Pendekatan cognitive behavior therapy (CBT) adalah pendekatan psikoterapi jangka pendek yang dirancang untuk memengaruhi emosi, perilaku, dan kognisi disfungsional, melalui prosedur sistematis yang berorientasi pada tujuan. Pendekatan ini memiliki karakteristik unik yang membedakannya dari sebagian besar pendekatan kelompok lain, karena bergantung pada prinsip dan prosedur metode ilmiah, dan prinsip pembelajaran yang diperoleh secara eksperimental. Pendekatan ini semakin banyak digunakan untuk masalah kesehatan mental, dan diterapkan dalam layanan bimbingan dan konseling kelompok sebagai intervensi untuk penanganan perilaku-perilaku maladaptive. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pendekatan CBT merupakan suatu metode terapi perilaku kognitif yang bertujuan untuk mengurangi tekanan dan disfungsi psikologis dengan mengeksplorasi dan mengatasi integrasi pikiran, perasaan, dan perilaku yang berkontribusi pada munculnya suatu masalah. Tujuan dan manfaat pendekatan CBT dalam bimbingan dan konseling kelompok sebagai preventif dan perbaikan perilaku maladaptive melalui penguasaan keterampilan praktis untuk membuat perubahan dalam pikiran, perilaku, dan emosi serta cara mempertahankannya dari waktu ke waktu. Peran pemimpin dalam kelompok CBT yaitu sebagai guru dan pendorong bagi anggotanya untuk mempelajari dan mempraktikkan keterampilan sosial dalam kelompok yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Tahapan pelaksanaan CBT dilakukan melalui tiga tahap yaitu; tahap awal, tahap kerja, dan pengakhira
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATEMATIKA BERBASIS KOMIK DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA SMP KELAS VIII
Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui tingkat kevalidan bahan ajar matematika berbasis komik digital untuk meningkatkan minat belajar siswa, (2) untuk mengetahui tingkat kepraktisan produk bahan ajar matematika berbasis komik digital untuk meningkatkan minat belajar siswa, (3) untuk mengetahui tingkat keefektifan bahan ajar matematika berbasis komik digital untuk meningkatkan minat belajar siswa (4) untuk mengetahui peningkatan minat belajar matematika siswa dengan menggunakan bahan ajar berbasis komik digital. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan ADDIE. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII 3 SMP Negeri 17 Medan dan objek penelitian ini adalah bahan ajar berbasis komik digital untuk meningkatkan minat belajar siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Produk yang dikembangkan memenuhi kriteria valid dengan rata-rata validasi ahli materi sebesar 84,2% dan validasi ahli media sebesar 91,6%. (2) Produk yang dikembangkan memenuhi kriteria praktis dengan hasil angket respon guru sebesar 81,8% dan hasil angket respon siswa sebesar 81,5%. (3) Produk yang dikembangkan memenuhi kriteria efektif dengan hasil angket respon siswa terhadap efektivitas bahan ajar berbasis komik digital sebesar 85,1% dan hasil tingkatan minat belajar dari 49,7% menjadi 85,1% . (4) Peningkatan minat belajar siswa dimana kegiatan belajar sebelum menggunakan bahan ajar berbasis komik digital (pretest) dalam kriteria rendah dengan rata-rata sebesar 148,25 (persentase 49,7%) dan meningkat setelah menggunakan bahan ajar berbasis komik digital (posttest) dengan rata-rata sebesar 256 (85,1%) dan perhitungan menggunakan rumus N-gain menghasilkan peningkatan minat sebesar 0,69
IDENTIFIKASI PENYEBARAN DAN POPULASI TUMBUHAN JAMBU AIR (Syzygium aqueum) DI KECAMATAN NAMORAMBE
Jambu air (Syzygium aqueum) merupakan tumbuhan buah yang populer di Asia Tenggara. Tumbuhan ini memiliki nilai ekonomis dan budaya yang tinggi, sehingga penting untuk memahami penyebaran dan populasinya. Jambu air tumbuh subur di daerah tropis dengan curah hujan yang cukup dan suhu yang hangat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penyebaran dan populasi tumbuhan jambu air di suatu wilayah tertentu. Penelitian ini menggunakan penelitian jenis deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data menggunakan metode survei dan eksperimental. Metode survei transek digunakan untuk mengumpulkan data tentang lokasi, kepadatan, dan distribusi populasi jambu air. Penelitian dilakukan di Kecamatan Naborambe, Kabupaten Deli Serdang. objek penelitiannya yaitu tumbuhan jambu air (Syzygium aqueum). Data dianalisis menggunakan teknik jelajah bebas. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa jambu air (Syzygium aqueum) memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan di Kecamatan Namorambe, baik dari segi ekologis maupun ekonomi. Meskipun ada perbedaan dalam jumlah individu dan ukuran pohon antara Desa Jati kesuma dan Desa Jaba, kedua lokasi menunjukkan kondisi yang sehat dan mendukung pertumbuhan tanaman. Keberadaan jambu air memberikan manfaat ekologis, seperti penahan erosi tanah, serta manfaat ekonomi melalui produk olahan.
PENGARUH PENDEKATAN METAKOGNITIF BERBANTUAN FLIP PDF TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA DI SMP
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan apakah teknik metakognitif, dibantu oleh Flip Pdf, memiliki dampak pada pemahaman siswa SMP terhadap ide-ide matematika lebih efektif daripada yang dapat mereka lakukan dengan instruksi tradisional saja. Penelitian ini adalah penelitian dengan desain kuasi-eksperimental. Siswa dari SMP Harapan 1 Medan merupakan populasi penelitian ini. Ada 30 siswa di kelas eksperimen, kelas VIII-A, dan kelas kontrol, kelas VIII-C. Tindakan digunakan di kelas eksperimen untuk belajar menggunakan pendekatan metakognitif dengan bantuan Flip Pdf, sedangkan kelompok kontrol tidak menerima terapi dan hanya belajar secara normal. Pretest dan posttest adalah alat yang digunakan di kedua kelas penelitian. Menurut temuan penelitian, kemampuan kelas eksperimen untuk memahami konsep matematika lebih dipengaruhi oleh pendekatan metakognitif yang didukung oleh Flip Pdf daripada kelompok kontrol, yang menggunakan pembelajaran reguler. Data dari tes yang menggunakan Independent Sample T-test memberikan bukti untuk ini. Dapat ditentukan bahwa pada taraf signifikansi = 5% dan df = 58, t_(hitung) = 2,754 dan t_(tabel) = 1,671. Hal ini menunjukkan bahwa rasio penyelesaian klasik adalah 86,6% dan bahwa t_(hitung) > t_tabel (2,754 > 1,671). Kata Kunci: Pendekatan metakogniti, Flip PDF, kemampuan pemahaman konsep matemati
KOMBINASI PUPUK ORGANIK CAIR LIMBAH TAHU DAN KOTORAN KAMBING DALAM MEMACU PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI KACANG PANJANG (Vigna sinensis L.)
Produksi kacang panjang (Vigna sinensis L.) dipengaruhi oleh teknik pemupukan dan jenis pupuk yang dipakai. Penggunaan dosis yang tepat serta waktu yang tepat akan memaksimalkan produktivitas buah yang dihasilkan. Penelitian tentang penggunaan pupuk cair limbah tahu dan kotoran kambing terhadap pertumbuhan dan produksi kacang panjang untuk mengetahui efektivitas dosis pupuk dan pengaruhnya masing-masing. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan perlakuan penambahan pupuk organik cair limbah tahu dan kotoran kambing. Faktor pertama adalah pemberian pupuk kendang kambing, yaitu konsentrasi 0 g (PK0), 200 g (PK1), 400 g (PK2), dan 600 g (PK3). Faktor kedua adalah POC air tahu, yaitu konsentrasi 0 ml/l (PC0), 10 ml/l (PC1), 20 ml/l (PC2), dan 30 ml/l (PC3). Hasil pengujian menunjukkan perlakuan terbaik parameter tinggi tanaman dengan dosis PC1 (233,7 cm), parameter jumlah daun perlakuan terbaik pada PC2 (46,66) dan parameter berat buah terbaik pada perlakuan PK2 (465,50 gr). Penggunaan pupuk organik cair limbah tahu dan kotoran kambing efektif memacu pertumbuhan dana produksi kacang panjang
DEVELOPING AN INTERACTIVE ELECTRONIC ENGLISH SUPPLEMENTARY MODULE FOR EIGHTH-GRADE STUDENTS UNIVERSITY MUHAMMADIYAH OF PURWOKERTO
This research aimed to describe: (1) the teacher and students’ needs before developing the module, (2) the development validation of the product,(3) the evaluation to the use of the product. ADDIE Models was used as the research model. Interview, observation, questionnaire (expert, students, teacher), and test were used as the instrument. Qualitative and quantitative were used as the data analysis. Findings from the need analysis indicated that teachers and students require an additional module to facilitate the teaching and learning process. Each module had exercises, resources, and interactive activities. The development of an e-module was needed because printed books were expensive and had limited availability. Moreover, the five processes of the ADDIE model-analyze, design, develop, implement, and evaluate were applied in the process of creating the e-module. In addition the findings of module validation of the media expert, the design expert, and the content expert all came into the "Very Good category. Finally, the Mann Whitney U test was used to determine the product's effectiveness where Asymp was depicted, If the significance level was higher than α (0.000) > (0.05), then it was considered significant. Additionally, the results of the product evaluation indicated that the product fell into the "Very Good category" since the percentage of teachers and students who achieved a result was between 76% - 100%. To augment teaching and learning resources, an electronic module might be utilized as an additional book.Keywords: E-module, ADDIE model, Need analysis, Interactive learning, Development Process, and E-learning.
TOEFL PREPARATION IN EFL CLASS: STUDENTS’ PROBLEMS AND TEACHER’S STRATEGIES
This research aimed to describe: students’ problems in TOEFL Preparation Class; strategies employed by the teacher to overcome the students’ problems; and how TOEFL Preparation Class should be organized to meet students’ need. Using a descriptive qualitative design, the study collected data through observation, questionnaires, interviews, and documentation. The findings revealed: (1) students faced two types of problems: specific difficulties in each section (limitations of memory, unfamiliar topics, difficulties to catch the speaker say, lack of grammar and vocabulary mastery and difficulty determining main ideas); general problems like less practice, fewer basic skill, lack of motivation, lack of concentration, and shortage preparation; (2) Strategies used by the teacher were: fun learning activities, providing access to TOEFL practice materials, drills and practice, tips and tricks, note-taking, reviewing tenses and grammar, skimming and scanning techniques, and structured assignments in LMS; (3) Developing the TOEFL Preparation Class to meet students’ needs involved: knowing students’ problems, analyzing student needs, selecting materials, determining teaching strategies, giving evaluation and feedback, providing resources and facilities, determining class schedule and duration, assessing results and effectiveness, and implementing continuous improvement.Keywords: TOEFL Preparation Class, Students’ Problems, Teacher’s Strategie
PENGARUH IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PADA UMKM
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak implementasi sistem informasi akuntansi terhadap kualitas laporan keuangan UMKM. Metode yang dipergunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linear sederhana, untuk menguji hubungan antara implementasi sistem informasi akuntansi sebagai variabel bebas dan kualitas laporan keuangan sebagai variabel terikat. Data diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan kepada pemilik dan pengelola UMKM di Kota Medan, dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilaksanakan menggunakan SPSS, yang mencakup uji t untuk menguji pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa implementasi sistem informasi akuntansi mempunyai pengaruh signifikan terhadap kualitas laporan keuangan UMKM. Uji t menciptakan nilai t hitung sebesar 6,145 dengan p-value 0,00, yang lebih kecil dari 0,05, memperlihatkan adanya pengaruh positif yang signifikan. Hasil uji koefisien determinasi (R²) sebesar 0,750 memperlihatkan bahwa 75% variasi kualitas laporan keuangan dapat diuraikan oleh implementasi sistem informasi akuntansi. Secara keseluruhan, penerapan sistem informasi akuntansi yang efektif dapat menguatkan kualitas laporan keuangan UMKM. Oleh karena itu, UMKM disarankan untuk mengoptimalkan penerapan sistem informasi akuntansi guna menguatkan akurasi, transparansi, dan kepatuhan terhadap standar akuntansi, yang pada akhirnya akan mendukung pengambilan keputusan dan peningkatan kinerja keuangan