UM-Tapsel Press : Institusional Publisher
Not a member yet
8277 research outputs found
Sort by
PEMBUATAN APLIKASI DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN PENGELOLAAN USAHA PADA BANK SAMPAH MLINJO BERSIH
Sampah masih menjadi permasalahan serius bagi pemerintah Indonesia dan juga kabupaten Sukoharjo. Mengatasi masalah sampah perlu melibatkan peran aktif semua pihak dalam penanganannya. Mlinjo Bersih merupakan bagian dari bank sampah yang berada di Sukoharjo didirikan dari tanggapan atau respon warga masyarakat atas kesadaran dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Permasalahan yang dihadapi bank sampah Mlinjo Bersih adalah proses pencatatan transaksi seperti pencatatan hasil penimbangan, tabungan, harga dasar jenis sampah, dan pencairan tabungan masih mengandalkan sistem manual yang memiliki potensi timbulnya permasalan human error dan ketidakakuratan data. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah dengan melakukan pembuatan aplikasi digital bank sampah berbasis web dan pendampingan serta pelatihan penggunaan aplikasi untuk penginputan transaksi penerimaan sampah dan transaksi keuangan bank sampah. Digitalisasi pada proses pencatatan transaksi menggunakan aplikasi berbasis web dapat meningkatkan pelayanan bank sampah Mlinjo Bersih. Dengan aplikasi pengurus dapat mencatat data penerimaan sampah penabung/anggota, sehingga anggota bisa melihat saldo tabungan sampah secara realtime. Pengurus bank sampah dapat melihat total tonase sampah secara realtime sehingga dapat dengan mudah dilaporkan ke dinas pemerintahan terkait. Penggunaan Aplikasi mampu meningkatkan manajemen bank sampah khususnya dalam hal pelaporan keuangan
KONTRIBUSI MAHASISWA KKN DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN PROGRAM PEMBERDAYAAN PENDIDIKAN DI KELURAHAN PONDOK KARYA
Sumber daya manusia yang berkualitas bersumber dari kualitas pendidikannya. Pendidikan merupakan hal terpenting bagi setiap individu yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan diri, mencerdaskan kehidupan bangsa dan menjadikan manusia yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Pendidikan dapat berasal dari pendidikan formal dan non-formal. Pendidikan non-formal khususnya pada bidang agama Islam di Kelurahan Pondok Karya bernama majelis Ibnu Aly, sementara lembaga formal tingkat dasar di Kelurahan Pondok karya terdapat 2 sekolah dasar yaitu MI Baiturrahim dan SDN Pondok Karya. Penelitian ini menggunakan metode PAR (Participatory Action Research) dengan subjek penelitian siswa dari MI Baiturrahim, SDN Pondok Karya dan majlis Ibnu Aly Kelurahan Pondok Karya melalui kegiatan Dasawara mengajar, Science for Fun (SFF), English Club, Seminar, Ananta Loka, Reading Habit (Rabbit) dan mengaji sebagai bentuk optimalisasi yang dilakukan KKN 202 Dasawara di Kelurahan Pondok Karya
PENDAMPINGAN PKK DESA GAMLAMO MELALUI PEMANFAATAN IKAN TERI NASI SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI DESA GAMLAMO, KABUPATEN HALMAHERA BARAT
Stunting merupakan salah satu masalah gizi yang serius di Indonesia, terutama pada anak-anak di bawah usia lima tahun. Fenomena ini menjadi tantangan besar bagi kesehatan masyarakat. Desa Gamlamo yang terletak di Kabupaten Halmahera Barat, adalah salah satu wilayah yang menghadapi tantangan ini. Tingkat stunting yang masih tinggi di Kabupaten Halmahera Barat mencerminkan kebutuhan untuk meningkatkan pola makan dan asupan gizi keluarga. Salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah pemanfaatan ikan teri nasi sebagai sumber makanan bergizi. Tujuan dari PKM ini ialah memberikan edukasi dan pelatihan kepada masyarakat tentang pemanfaatan ikan teri nasi kering sebagai makanan pendamping ASI (MPASI), cara pengolahannya yang efektif dan efisien, serta memberdayakan masyarakat dalam mengurangi angka stunting di Desa Gamlamo. Tahapan pelaksanaan PKM terdiri dari persiapan (survei lokasi, observasi, dan penentuan prioritas masalah); pelaksanaan (sosialisasi, pelatihan, dan penerapan teknologi); dan evaluasi. Berdasarkan evaluasi kegiatan yang dilakukan, program PKM yang dilaksanakan dapat meningkatkan pengetahuan mitra. Evaluasi dilakukan sebanyak 2 kali. Keduanya menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan (p < 0,05). Pada evaluasi pertama, nilai rata-rata pre-test sebesar 50 dan meningkat menjadi 85 pada saat post-test. Sedangkan untuk evaluasi kedua, nilai rata-rata pre-test sebesar 51 dan meningkat menjadi 87 pada saat post-test. Hasil tersebut menunjukkan bahwa program PKM yang dilaksanakan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra
MENGENAL KANKER MELALUI EDUKASI PENCEGAHAN KANKER PADA ANAK SEKOLAH DASAR
Kanker terjadi dengan dimulainya perubahan genetik pada sel dan tumbuh menjadi massa (atau tumor), yang menyerang bagian tubuh lainnya dan menyebabkan kerusakan dan kematian jika tidak ditangani. Sebagian besar kanker pada anak tidak diketahui penyebabnya dan sangat sedikit kanker pada anak yang disebabkan oleh faktor lingkungan atau gaya hidup. Upaya pencegahan kanker pada anak harus berfokus pada perilaku yang dapat mencegah anak terkena kanker yang dapat dicegah saat dewasa. Untuk itu diperlukan pengenalan bahaya kandungan makanan yang dapat memicu kanker. Sehingga diperlukan kegiatan penyampaian informasi kepada anak-anak mengenai apa saja makanan penyebab kanker serta bagaimana mencegah terjadinya kanker pada anak. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk melaporkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan mengidentifikasi pengetahuan siswa sekolah dasar sebelum dan setelah diberikan edukasi mengenai pencegahan kanker. Mitra dalam kegiatan ini adalah Sekolah Islam Muhammad Al Fatih Pontianak. Sasaran yang dalam kegiatan ini adalah siswa sekolah dasar antara usia 10 hingga 12 tahun. Kegiatan ini berlangsung selama satu hari dan melibatkan hampir 40 peserta termasuk guru pendamping. Hasil dari kegiatan ini adalah terdapatnya gambaran peningkatan pengetahuan pada anak sekolah terkait pengenalan bahaya kanker
PERAN DINAS PERDAGANGAN BALIKPAPAN DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING PRODUK UMKM MELALUI KEGIATAN FRIDAY IS YOUR FREE DESIGN DAY
UMKM memainkan peran penting dalam perekonomian Indonesia, terutama dalam penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi. Namun, tantangan kualitas desain kemasan masih menghambat daya saing mereka. Untuk mengatasi hal ini, Dinas Perdagangan Balikpapan menginisiasi program “Friday Is Your Free Design Day”, yang menyediakan layanan desain kemasan gratis bagi UMKM setiap Jumat. Program ini bertujuan meningkatkan daya tarik produk UMKM di pasar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan wawancara mendalam pada UMKM peserta program untuk mengkaji efektivitasnya. Hasilnya menunjukkan bahwa desain kemasan profesional mampu meningkatkan nilai jual produk dan minat konsumen serta memperkuat posisi UMKM dalam persaingan pasar di Balikpapan
PELATIHAN RAGAM KEGIATAN KELAS MULTIBAHASA: UPAYA PENINGKATAN LITERASI DI SDN KRAMAT 2 KOTA MAGELANG
Tulisan ini mendeskripsikan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh tim dosen FKIP Universitas Tidar di SDN Kramat 2 Kota Magelang melalui pelatihan ragam kegiatan kelas dengan menggunakan multibahasa. Tujuan pelatihan ini adalah guna meningkatkan kemampuan literasi Bahasa Indonesia siswa di SDN Kramat 2 Kota Magelang. Program pengabdian ini direalisasikan melalui dua tahap, yaitu tahap persiapan dan tahap pelaksanaan pelatihan. Hasil dari program ini adalah guru-guru di SDN Kramat 2 Kota Magelang kini telah memiliki beberapa alternatif kegiatan di kelas dengan menggunakan lebih dari satu bahasa, yaitu bahasa Jawa, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Praktik kegiatan kelas dengan mengaktifkan kemampuan multibahasa ini diharapkan dapat menjadikan bahasa daerah, yang dalam hal ini adalah bahasa Jawa, sebagai bahasa yang menjembatani pemahaman terhadap bahasa Indonesia sehingga rapor literasi SDN Kramat 2 dapat meningkat di tahun berikutnya. Selain itu, penggunaan bahasa daerah dalam kegiatan kelas juga termasuk dalam tindakan untuk mempreservasi bahasa lokal
EDUKASI PENCEGAHAN HIV/AIDS PADA REMAJA DI LEMBAGA KESEJAHTERAAN SOSIAL ANAK ‘AISYIYAH KLATEN
Pendidikan tentang HIV/AIDS menjadi sangat penting bagi remaja sebagai upaya pencegahan infeksi dan pengurangan stigma yang menyertainya. Remaja merupakan kelompok yang rentan terhadap informasi yang salah dan perilaku berisiko. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja mengenai HIV/AIDS dan mempromosikan sikap positif terhadap individu yang terinfeksi. Melalui pendekatan interaktif, program ini mencakup penyuluhan, diskusi kelompok, dan distribusi materi edukasi. Kegiatan dilakukan di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak ‘Aisyiyah Klaten, dimana 100 remaja berpartisipasi. Metode evaluasi menggunakan pre-test dan post-test untuk menilai perubahan pengetahuan peserta. Hasil menunjukkan bahwa sebelum program, hanya 30% peserta yang memiliki pengetahuan memadai tentang HIV/AIDS, sedangkan setelah program, angka ini meningkat menjadi 85%. Selain itu, sikap peserta terhadap individu yang hidup dengan HIV juga mengalami perbaikan signifikan, dari 60% memiliki sikap negatif menjadi hanya 25% setelah mengikuti program. Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga mengurangi stigma dan meningkatkan perilaku pencegahan di kalangan remaja. Dengan demikian, kegiatan edukasi serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan remaja memiliki pengetahuan yang akurat dan dapat mengambil tindakan pencegahan yang tepat terhadap HIV/AIDS
MENTORING NUTRIPRENEUR DALAM MEMPRODUKSI MAKANAN SELINGAN PENCEGAH STUNTING
Indonesia adalah negara ketiga dengan tingkat stunting tertinggi di wilayah Asia Tenggara Timur setelah India dan Timor Leste. Prevalensi stunting anak pada tahun 2022 sebesar 21,6% turun dari tahun 2021 24,4% dan ditargetkan pada tahun 2024 sebesar 14%. Di sisi lain, anemia ditemukan di Indonesia pada anak bawah lima tahun (balita) 33,7% anak laki-laki dan 49,2% anak perempuan. Di usia 5–14 tahun, 42,8% anak laki-laki dan 49,2% anak perempuan. Makanan bergizi dapat dibuat dengan menggunakan bahan lokal seperti ikan lele, daun kelor, singkong, dan sebagainya. Selain itu, lulusan gizi dari Poltekkes Malang memiliki keterampilan dalam bisnis dan pengembangan produk pangan. Mahasiswa Jurusan Gizi Poltekkes Malang telah diberi pelatihan untuk menjadi pengusaha dalam bidang gizi. Namun, tidak banyak orang yang memulai bisnis mandiri. Maka perlu memberikan informasi yang bermanfaat. Khususnya informasi yang berkaitan dengan produk yang terbuat dari bahan pangan lokal. Pada tahap pertama telah dilakukan pelatihan terkait pembuatan produk, pendaftaran PIRT dan fotografi untuk mempromosikan produk melalui smartphone. Pada tahap 2 kegiatan ini menguatkan tenant terkait komposisi produk, pembukuan sederhana dan pengurusan sertifikasi halal. Selanjutnya dilakukan pendampingan agar target penjualan dapat tercapai, dan membantu peserta dalam mengurus sertifikasi halal. Penguatan dilakukan juga dengan kunjungan ke mitra bisnis yaitu PT Striata di Singosari, Malang
Alternatif Penyelesaian Sengketa IMB Secara Damai Melalui Hambor Di Kabupaten Manggarai
Alternatif penyelesaian sengketa merujuk pada mekanisme penyelesaian perbedaan pendapat atau perselisihan yang disepakati oleh para pihak melalui prosedur yang tidak melibatkan pengadilan, melainkan melalui konsultasi, negosiasi, mediasi, konsiliasi atau penilaian ahli.Hambor berfungsi sebagai ritus perdamaian dalam budaya masyarakat Manggarai, yang berakar kuat dan memiliki makna mendalam yang mencerminkan filosofi luhur khas daerah tersebut.Melalui tulisan ini, ingin menyampaikan prosedur dan langkah penyelesaian sengketa IMB secara damai melalui hambor di kabupaten Manggarai.Penelitian ini menggunakan pendekatan hukum normatif, yakni sebuah metode penelitian yang berfokus pada analisis bahan pustaka atau data sekunder. Penelitian ini memanfaatkan tiga jenis sumber data utama.Pertama, bahan hukum primer.Kedua, bahan hukum sekunder Ketiga, bahan hukum tersier.Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan dengan mengumpulkan data sekunder yang terdiri dari ketiga jenis bahan hukum tersebut.Analisis data dilakukan secara kualitatif, Hambor sendiri adalah sebuah ritual adat yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat Manggarai, baik untuk menyelesaikan sengketa, merayakan peristiwa penting, maupun sebagai sarana komunikasi spiritual dengan leluhur.Konflik seringkali merusak keharmonisan dalam kehidupan bersama, menciptakan situasi yang memperburuk hubungan sosial dan menggambarkan aspek-aspek yang tidak manusiawi. Salah satu alternatif untuk mencapai perdamaian, yaitu dengan melalui konsep yang dikenal sebagai Hambor. Dalam proses Hambor, kedua belah pihak yang bersengketa menyampaikan inti permsalahan kepada tokoh atau penjabat yang memiliki kewenangan sebagai mediator perlu adanya Pelestarian tradisi hambor merupakan tanggung jawab bersam
Pentingnya Naskah Akademik dalam Pembentukan Peraturan Perundang-undangan terkait Pengelolaan Sampah DiKabupaten Flores Timur
Penelitian ini menganalisis urgensi Naskah Akademik sebagai bagian penting di dalam pembentukan peraturan perundang-undangan terkait pengelolaan sampah di Kabupaten Flores Timur. Mempergunakan pendekatan normatif, penelitian ini mengaplikasikan metode analisis perundang-undangan dan konseptual. Naskah Akademik, dalam konteks pembentukan peraturan, berperan sebagai dokumen awal yang menjadi landasan penyusunan rancangan undang-undang dan peraturan daerah. Tujuan utamanya adalah untuk mengakomodasi serta menginstitusionalisasi kondisi sosial dan peristiwa tertentu dalam masyarakat ke dalam sistem hukum formal yang berlaku