IKADO E-Journal (Institut Informatika Indonesia)
Not a member yet
470 research outputs found
Sort by
STUDI LITERATUR KRIPTOGRAFI DENGAN ALGORITMA MESSAGE DIGEST 5 (MD5)
Didalam melakukan pengiriman suatu pesan, hingga pesan itu diterima, terdapat persoalan yang sangat penting untuk diperhatikan, kerahasiaan, autentikasi, keutuhan dan tak berbantahkan (non-repudiation). Message Digest 5 (MD5) adalah salah satu algoritma yang dapat memberikan garansi bahwa pesan yang dikirim akan sama dengan pesan yang diterima, hal ini dilakukan dengan cara membandingkan ‘sidik jari’ atau ‘intisari pesan’ kedua pesan tersebut. MD5 merupakan pengembangan dari MD4 dimana terjadi penambahan satu ronde. MD5 memproses teks masukan ke dalam blok-blok bit sebanyak 512 bit, kemudian dibagi ke dalam 32 bit sub blok sebanyak 16 buah. Keluaran dari MD5 berupa 4 buah blok yang masing-masing 32 bit yang mana akan menjadi 128 bit yang biasa disebut nilai hash. Studi literatur kriptografi ini memiliki tujuan untuk menganalisa proses keutuhan atau perubahan pesan dengan menggunakan algoritma MD5
PERANCANGAN SISTEM PAKAR PENDETEKSI GANGGUAN KEHAMILAN
Sistem pakar pendeteksian gangguan kehamilam ini merupakan sistem untuk mengetahui jenis-jenis gangguan kehamilan sekaligus solusi yang tepat. Sistem ini mempermudah calon ibu untuk mendapatkan informasi tentang gangguan kehamilan. Sistem pakar ini dianalisa dari prosesnya dengan Data Flow Diagram dan Flowchart. Untuk alur konsultasi sistem pakarnya dibuat analisa Decision Tree dan Rule Base. Di mana untuk decision tree memakai Backward Chaining dan untuk metode dalam inferensinya menggunakan Depth First Search
STUDI DAN IMPLEMENTASI STEGANOGRAFI METODE ALGORITMA DAN TRANSFORMASI PADA CITRA JPEG
Steganografi adalah seni dan ilmu menulis atau menyemhunyikan pesan tersembunyi dengan suatu cara sehingga selain si pengirim dan si penerima, tidak ada seorangpun yang mengetahui atau menyadari bahwa ada suatu pesan rahasia. lstilah steganografi termasuk penyemhunyian data digital dalam komputer Ada beberapa metode steganografi, salah satunya adalah metode Algorithms and Transformation. Metode menyembunyikan data dalam fungsi matematika yang disebut algoritma compression. Dua fungsi tersebut adalah Discrete Cosine Transformation (DCT) dan Wavelet Transformation. Fungsi DCT dan Wavelet yaitu untuk mentransformasikan data dari satu tempat (domain) ke tempat (domain) yang lain. Fungsi DCT yaitu mentransformasi data dari tempat spatial (spatial domain) ke tempat fiekuensi (frequency domain)
FUZZY SEBAGAI ALAT BANTU REKOMENDASI PERINGKAT PRODUK PADA KASUS PEMILIHAN PONSEL
Pada saat ini keberadaan ponsel sebagai salah satu alat komunikasi adalah suatu benda yang tergolong primer bagi banyak orang. Hampir setiap orang yang kita jumpai pasti memiliki dan memanfaatkan alat komunikasi ini. Hal ini menyebabkan semakin tingginya permintaan pasar atas kebutuhan alat komunikasi ini. Dengan tingginya permintaan pasar atas kebutuhan alat komunikasi ini, maka muncul berbagai jenis dan merek ponsel beserta fitur-fitur yang berkembang mengikuti perkembangan Teknologi Informasi saat ini. Selain itu perlu dibangun sebuah aplikasi berbasis web yang menggunakan fuzzy sebagai alternatif membantu memberikan rekomendasi pilihan ponsel yang sesuai dengan keinginan calon pembeli. Pada implementasinya, agar memudahkan calon pembeli/pengguna sistem ini, penyampaian informasi tentang kriteria yang di inginkan menggunakan bahasa sehari-hari yang hasilnya disajikan berupa daftar peringkat atau ranking list
STUDI MENGENAI APLIKASI STEGANOGRAFI CAMOUFLAGE
Steganografi adalah ilmu dan seni menyembunyikan pesan rahasia di dalam pesan lain sehingga keberadaan pesan rahasia tersebut tidak dapat diketahui secara kasat mata. Secara umum, steganografi dapat dikatakan sebagai suatu teknik yang digunakan untuk menyimpan data di dalam data lainnya. Penggunaan steganografi dapat dilakukan untuk berbagai jenis data, seperti citra, audio, atau bahkan video. Beberapa metode dapat digunakan untuk menyimpan informasi dalam berbagai jenis data tersebut, antara lain metode LSB (least significant byte), spread spectrum, ataupun injection.
Saat ini telah terdapat banyak aplikasi yang diciptakan untuk memfasilitasi penggunaan steganografi, bahwa steganografi tidak hanya diperuntukkan untuk para ahli namun juga dapat digunakan secara luas oleh masyarakat awam. Salah satu contoh aplikasi steganografi yang ada saat ini adalah Camouflage. Camouflage memungkinkan pengguna komputer untuk menjaga keamanan arsip-arsip personal yang dimilikinya tetap aman dari pengganggu. Camouflage memungkinkan pengguna untuk menyembunyikan arsip dengan mengacaknya dan menyisipkannya ke dalam arsip lain yang dipilih. Arsip yg telah di-camouflage akan tetap tampak dan berlaku seperti arsip normal lainnya, dan dapat disimpan atau dikirim tanpa menimbulkan kecurigaan apapun. Penelitian ini akan membahas mengenai steganografi, pengenalan terhadap aplikasi Camouflage berikut dengan penggunaanya, pembahasan mengenai bentuk data yang telah dimanipulasi oleh Camouflage, dan pemecahan algoritma yang digunakan oleh Camouflage dalam menyembunyikan informasi ke dalam data yang ada
ANALISA KOMPRESI CITRA DIGITAL MENGGUNAKAN METODE HADAMARD
Kompresi data adalah proses mengubah suatu input data menjadi data lain dengan format berbeda dan ukuran yang lebih kecil, atau proses pengkodean dari suatu data untuk mengurangi kebutuhan akan media penyimpanan. Salah satu jenis file yang paling banyak membutuhkan proses kompresi adalah file citra.
Tujuan dari penelitian kali ini adalah menganalisa kembali hasil penelitian yang telah dilakukan oleh Yudi Prayudi dan Ali Facruddin, dosen pada salah satu universitas di Yogyakarta.
Berdasarkan hasil percobaan yang dilakukan oleh Yudi Prayudi dan Ali Fachruddin, didapat hasil bahwa kompresi citra dengan menggunakan matriks 4x4 membutuhkan waktu yang lebih singkat dibandingkan dengan menggunakan matriks 8x8
STUDI ANALISA DATA STORAGE DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM NAS-DAS-SAN
Teknologi storage (penyimpanan) berkembang cukup pesat. Sampai saat ini, begitu banyak teknologi storage yang tersedia, dengan segala macam keunggulan dan keterbatasan. Di antara teknologi storage yang telah dikenal adalah DAS (Direct Attached Storage), NAS (Network Attached Storage), dan SAN (Storage Area Network).
Tujuan penelitian makalah ini, untuk memahami cara kerja data data storage dan memahami kelebihan menggunakan sistem NAS, DAS, SAN.
Hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat aspek-aspek tertentu yang harus dipertimbangkan dalam pemilihan penagaman data pada sistem penyimpanan data di dalam suatu jaringan komputer
ANALISA KODE HUFFMAN UNTUK KOMPRESI DATA TEKS
Huffman Algorithm adalah sa1ah satu algoritma kompresi tertua yang disusun oleh David Huffman pada tahun 1952. Algoritrna tersebut digunakan untuk membuat kompresi jenis loss compression, yaitu pemampatan data dimana tidak satu byte pun hilang sehingga data tersebut utuh dan disimpan sesuai dengan aslinya. Prinsip kerja algoritma Huffman adalah mengkodekan setiap karakter ke dalam representasi bit. Representasi bit untuk setiap karakter berbeda satu sama lain berdasarkan frekuensi kemunculan karakter. Semakin sering karakter tersebut muncul, maka semakin pendek panjang representasi bit nya. Sebaliknya bila semakin jarang frekuensi karakter muncul, maka semakin panjang representasi bit untuk karakter tersebut Teknik kompresi algoritma Huffman mampu memberikan penghematan pemakaian memori sampai 30%. Algoritma Huffman mempunyai kompleksitas 0 (n log n) untuk himpunan dengan n karakter
APLIKASI ALGORITMA GENETIKA DALAM MENENTUKAN SPESIFIKASI PC BERDASARKAN KEMAMPUAN FINANSIAL KONSUMEN
Komputer adalah salah satu peralatan yang pada saat ini banyak pula digunakan baik oleh individu maupun isntitusi. Dipergunakannya komputer tetntunya tak lepas dari upaya manusia untuk membantu menyelesaikan permasalahan yang ditemui agar dapat dengan cepat diselesaikan. Banyak aplikasi yang telah dibuat untuk mendukung pekerjaan dalam bidang-bidang tertentu, salah satunya adalah aplikasi dengan metode algoritma genetika.
Hasil penelitian ini adalah sistem dapat melakukan pencarian dengan menggunakan metode algoritma genetika untuk mendapatkan solusi yang optimal dengan output berupa spesifikasi PC, dimana total harga yang didapat mendekati dengan kemampuan finansial yang telah di-inputkan oleh konsumen
IDENTIFIKASI SIDIK JARI DENGAN MENGGUNAKAN STRUKTUR MINUTIA
Penelitian ini membahas tentang sistem identifikasi personal dengan menggunakan kesesuaian biometrik pada pola sidik jari. Sesuai atau tidak sesuainya sebuah sidik jari dapat diketahui setelah melampaui serangkaian proses. Dimulai dari akuisisi citra sidik jari, memperbaiki kualitas citra, kemudian menggali fitur-fitur minutia yang ada pada citra sidik jari, hingga akhirnya dapat diukur nilai kesesuaiannya. Minutiae based matching adalah metode yang dipilih untuk mengukur tingkat kesesuaian pola sidik jari karena metode ini diyakini akan memberikan tingkat akurasi yang lebih baik jika dibandingkan dengan metode pattern based matching yang mana pada metode tersebut hanya membandingkan citra dari dua buah sidik jari