IKADO E-Journal (Institut Informatika Indonesia)
Not a member yet
470 research outputs found
Sort by
Perancangan Komik Strip Bagi Anak-Anak Usia 7-12 Tahun Untuk Menumbuhkan Rasa Persatuan dan Kesatuan Berlandaskan Bhinneka Tunggal Ika
Indonesia merupakan sebuah negara kepulauan dengan masyarakat majemuk dimana terdapat beragam suku, ras, adat-istiadat, bahasa, golongan, kelompok, agama, dan strata sosial. Keanekaragaman ini disatukan dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang berarti berbeda-beda tetapi tetap satu jua. Semboyan tersebut perlu dipahami dan diimplementasikan secara tepat dan benar, khususnya untuk anak-anak Sekolah Dasar sebagai generasi penerus bangsa agar terhindar dari perilaku yang menyimpang. Salah satu upaya untuk memperkenalkan nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika adalah melalui komik strip. Media tersebut merupakan satu dari beberapa hiburan yang digemari oleh anak-anak. Dalam tugas akhir ini, dirancang dan dibuat komik strip berjudul Cahaya Pahlawan dengan gaya gambar yang menyesuaikan usia dan pola pikir anak-anak. Buku komik strip ini membahas nilai-nilai Pancasila dengan tujuan menumbuhkan rasa persatuan dan kesatuan, dengan menghasilkan 4 buku komik strip Cahaya Pahlawan dengan seri kekeluargaan, toleransi, disiplin dan seri spesial “Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.” Dalam buku komik strip ini, Budi, Toni, dan Intan merupakan karakter utama yang akan membantu teman-teman mereka dalam menghadapi permasalahan-permasalahan semasa Sekolah Dasar. Media buku komik strip dibantu dengan adanya media pendukung sebagai sarana promosi untuk memperkenalkan buku komik strip Cahaya Pahlawan kepada masyarakat, khususnya anak-anak agar tertarik membaca dan mengaplikasikan hal-hal positif dalam kehidupan sehari-hari
Design Language in Motorcycle Design
Design language as a form of non-verbal communication is comprised of shapes, colour, texture, pattern, etc. These elements of design language are the penultimate way of communication for designers, especially industrial and product designers. It is the cue that guides the consumer on how to navigate and behave with a product. In relation with motorcycle design, the author investigated on the design language of various motorcycle designs, including how different types of motorcycles for different use could significantly alter the whole design language. This research was carried out with the elements of design language in mind in order to understand it a little further and how it can assist the design process
Perancangan Buku Cerita Tentang Bangunan Peninggalan Zaman Penjajahan Kolonial Belanda di Kota Surabaya
Kota Surabaya zaman penjajahan kolonial Belanda, merupakan kota yang dikelilingi oleh tembok, kawasan dalam tembok inilah yang dikenal sebagai Kota Bawah (Benedenstaad) atau Soerabaia Lama (Oud Soerabaia), kawasan tersebut kini menjadi lingkungan cagar budaya, namun hingga saat ini masih terdapat bangunan peninggalan zaman penjajahan kolonial Belanda yang kurang terawat, bahkan masyarakat Surabaya khususnya para generasi muda banyak yang tidak mengenali sejarah bangunan peninggalan kolonial Belanda tersebut. Maka perlunya peracangan buku cerita tentang bangunan peninggalan zaman penjajahan kolonial Belanda di Kota Surabaya, dengan menggunakan teknik ilustrasi digital. Perancangan buku cerita tersebut terbagi menjadi 3 seri meliputi, seri 1 dan 2 yang membahas mengenai kawasan Eropa, serta seri 3 mengenai kawasan Pecinan dan Arab, hal ini bertujuan untuk menjadi sarana informasi serta edukasi untuk masyarakat kota Surabaya untuk mengenal sejarah bangunan zaman kolonial Belanda. Dengan adanya buku cerita ini diharap bisa menumbuhkan rasa nasionalisme serta rasa cinta terhadap kota Surabaya, khususnya para generasi muda
Rekomendasi Pembelian Barang Pada Sistem Retail Dengan Metode Dekomposisi Census II
Masalah ketersediaan stok masih menjadi salah satu hal penting dalam menjalankan bisnis di dunia perdagangan, khususnya bisnis retail. Ketersediaan stok berhubungan erat dengan keputusan pembelian barang yang dilakukan oleh toko. Jika keputusan dalam menentukan jumlah barang yang dibeli kurang tepat, maka bisa berakibat jumlah stok yang terlalu banyak (overestimate) atau terlalu sedikit (underestimate). Untuk mendukung keputusan penentuan jumlah barang yang dibeli, diperlukan suatu sistem yang dapat membantu menyediakan rekomendasi jumlah barang yang sebaiknya dibeli, berdasarkan data histori permintaan barang, stok gudang, serta stok pesanan ke pemasok maupun stok pesanan dari pelanggan. Studi kasus dalam penelitian ini adalah toko yang menjual air mineral kemasan galon dan gas tabung LPG. Untuk dapat memperkirakan jumlah permintaan barang diperlukan peramalan (forecasting) dengan metode tertentu, sehingga dapat dihasilkan peramalan permintaan barang yang mendekati kondisi riil. Pada penelitian ini, peramalan permintaan barang dilakukan dengan metode Dekomposisi Census II, di mana tingkat akurasi kesalahan dihitung menggunakan Mean Absolute Error (MAE). Metode Dekomposisi Census II digunakan dalam penelitian ini karena metode ini mampu memisahkan data dari unsur musiman, tren, siklus, dan random sehingga ketepatan hasil ramalan meningkat. Hasil uji coba menunjukkan bahwa MAE periode bulanan mempunyai nilai yang lebih kecil dibandingkan periode tahunan, sehingga diperoleh kesimpulan bahwa peramalan periode bulanan memiliki ketepatan yang lebih tinggi dibanding periode tahunan
Pemanfaatan Fitur Analisis Data Menggunakan K-Means Cluster Dalam Point of Sales (POS)
Pemanfaatan big data untuk meningkatkan performa usaha banyak menjadi pembahasan penelitian akhir-akhir ini. Ketersediaan data yang mampu diakses secara cepat untuk mereproduksi informasi baru yang penting dalam pengambilan keputusan menjadi salah satu faktor kunci yang menentukan keberhasilan organisasi. K-Means cluster sebagai salah satu algoritma data mining dengan kemampuan pengelompokan data merupakan salah satu tools yang penting untuk melakukan hal ini. Penelitian ini akan membahas implementasi algoritma K-Means untuk menghasilkan informasi baru berupa klasifikasi kelompok produk berdasarkan data transaksi penjualan di masa lalu. Algoritma ini selanjutnya akan menjadi fitur pada Sistem Informasi Point of Sales (POS) yang dikembangkan. Dengan adanya fitur baru pada sistem informasi POS, diharapkan pemilik usaha dapat merencanakan jumlah dan waktu pembelian produk dengan lebih baik, mengurangi jumlah persediaan barang di gudang, dan memberikan keleluasaan bagi pemilik usaha untuk menganalisis permintaan dengan mudah
Perancangan Kampanye Sosial Tentang Penyu di Indonesia Melalui Teknik Hologram 3D Untuk Dewasa Awal Usia 18-40 Tahun
Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki keanekaragaman satwa tertinggi di dunia dengan tingkat kepunahan jenis satwa yang cukup tinggi. Penyu adalah salah satu jenis satwa yang saat ini berada di ambang batas kepunahan. Dalam perancangan kampanye sosial ini, dibuat video hologram 3D tentang penyu yang bertujuan untuk dapat memberikan informasi tentang penyu secara unik dan inovatif dengan memanfaatkan teknologi piramida hologram. Konten yang terdapat pada video terbuat dari desain 3D sehingga dalam penerapannya sangat mendukung media piramida hologram tersebut. Perancangan ini bertujuan untuk mengenalkan dan memberikan informasi-informasi mengenai penyu yang terdapat di Indonesia agar khalayak dapat sadar akan pentingnya kehidupan penyu dan dapat ikut ambil bagian dalam upaya penyelamatan penyu dari ancaman kepunahan. Pada akhir perancangan didapatkan hasil bahwa dalam merancang piramida hologram terdapat beberapa pertimbangan-pertimbangan yang perlu dipikirkan secara matang dalam mewujudkannya. Pertimbangan-pertimbangan tersebut antara lain, kondisi cahaya ruangan, jenis dan ketebalan material yang digunakan, sudut kemiringan, piramida hologram, serta media pemancarnya
Autokorelasi Spasial Untuk Analisis Pola Pengawasan Kawasan Lindung Di Kota Ambon Maluku
Kota Ambon memiliki kawasan lindung yang ditetapkan untuk melindungi kelestarian lingkungan dan sangat sensitif terhadap dampak negatif untuk memenuhi kebutuhan manusia dalam penggunaan lahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola pengawasan kawasan lindung dalam bentuk data perubahan penutupan lahan pada 50 wilayah di Kota Ambon dengan menggunakan uji autokorelasi indeks Global Moran’s I dan Local Indicator of Spatial Association (LISA), selanjutnya melakukan peramalan pola spasial pada data perubahan penutupan lahan di tahun 2020. Penelitian ini menunjukkan terdapat autokorelasi spasial dari perubahan penutupan lahan untuk kawasan lindung tetapi korelasi melemah dengan nilai indeks Moran’s I berubah dari 0,283362665 menjadi -0,042523054. Peramalan tahun 2020 menunjukkan terdapat autokorelasi spasial pada tingkat perubahan penutupan lahan yang berkorelasi negatif dengan nilai indeks Moran’s I -0,011095491
Implementasi Algoritma Genetika dan Google Maps API Dalam Penyelesaian Traveling Salesman Problem with Time Window (TSP-TW) Pada Penjadwalan Rute Perjalanan Divisi Pemasaran STMIK El Rahma
Divisi pemasaran STMIK El Rahma memiliki permasalahan dengan penjadwalan rute kunjungan ketika harus melakukan perjalanan multi destinasi ke sekolah-sekolah untuk melakukan promosi. Perjalanan multi destinasi dengan mempertimbangkan waktu kunjungan merupakan permasalahan Travelling Salesman Problem with Time Windows (TSP-TW). Algoritma Genetika merupakan salah satu metode pencarian yang dapat digunakan untuk memberikan rute perjalanan yang optimal. Rekomendasi yang diberikan tidak hanya mempertimbangkan jarak tetapi juga waktu tempuh didapatkan menggunakan Google Maps API. Skenario pengujian yang dilakukan adalah pengujian banyak generasi optimal, pengujian banyak populasi optimal, pengujian kombinasi probabilitas crossover (Pc) dan proabilitas mutasi (Pm), serta pengujian konsistensi solusi yang dihasilkan Algoritma Genetika. Hasil pengujian menunjukan bahwa jumlah individu terbaik adalah 150 individu dalam satu populasi. Kriteria berhenti jika setelah 127 generasi berturut-turut didapatkan nilai fitness tertinggi yang tidak berubah dan kombinasi probabilitas crossover dan probabilitas mutasi yang paling optimal adalah {0.3 : 0.7}
Identifikasi Varietas Benih Jagung (Zea Mays L.) Menggunakan Pengolahan Citra Digital Berbasis Jaringan Syaraf Tiruan
Identifikasi varietas perlu dilakukan untuk membedakan galur yang dihasilkan dengan varietas yang telah ada sehingga sangat penting bila dikaitkan dengan perlindungan varietas tanaman dan hak kekayaan intelektual. Salah satu metode yang umum diterapkan untuk identifikasi varietas jagung adalah dengan cara mendeskripsikan morfologi benih. Namun, hal tersebut membutuhkan waktu lama dan sulit jika dilakukan pengukuran secara manual. Pengolahan citra (image processing) dan jaringan syaraf tiruan (JST) dapat dijadikan sebagai salah satu metode identifikasi varietas yang dapat membantu mengidentifikasi varietas benih jagung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variabel citra yang dapat digunakan untuk identifikasi varietas benih jagung sehingga dapat disusun algoritma jaringan syaraf tiruan terbaik dan mengetahui tingkat akurasinya dalam menduga varietas benih jagung. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah benih jagung hibrida BISI 18, Pioneer P21, Pioneer P27 dan PERTIWI. Pada masing-masing varietas diambil 600 sampel untuk data training dan 200 sampel untuk data testing, keseluruhan sampel adalah 3200 benih jagung. Penelitian ini menggunakan pengolahan citra digital dengan menggunakan analisis statistik untuk menentukan variabel yang dapat dipergunakan dalam penerapan jaringan syaraf tiruan sebagai metode identifikasi. Hasil penelitian menunjukkan variasi JST terbaik untuk menyusun program identifikasi benih jagung adalah variasi A3 dengan 20 node hidden layer. Hasil validasi menunjukkan, program identifikasi benih jagung memiliki tingkat akurasi dalam menduga varietas sebesar 59,1 %
Model Data Mining Dalam Mengidentifikasi Pola Laju Pertumbuhan Antar Sektor Ekonomi di Provinsi Sumatera Selatan dan Bangka Belitung
Salah satu fungsional dari data mining adalah analisis asosiasi. Asosiasi sering disebut analisis keranjang pasar karena biasa digunakan untuk mengidentifikasi item-item produk yang kemungkinan dibeli oleh konsumen bersamaan dengan produk lain. Pada penelitian ini metode asosiasi diterapkan untuk melihat pola laju pertumbuhan antar sektor ekonomi penyusun Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di wilayah Provinsi Sumatera Selatan dan Bangka Belitung. Data yang diteliti adalah data kurun waktu tahun 1993 hingga tahun 2018. Adapun algoritma yang digunakan dalam melakukan analisis asosiasi adalah algoritma apriori. Pengolahan data mengikuti tahapan proses knowledge discovery from data (KDD) dengan bantuan perangkat lunak Rapid Miner. Hasil akhir penelitian ini diperoleh dari 17 sektor ekonomi yang ada terdapat 7 buah pola hubungan antar sektor ekonomi di Provinsi Sumatera Selatan dan 14 buah pola hubungan antar sektor ekonomi di Provinsi Bangka Belitung. Melalui penelitian ini diharapkan dapat memberi manfaat bagi pemerintah, khususnya pemerintah kedua provinsi, dalam merancang program pembangunan untuk masa yang akan datang. Penelitian ini juga dapat digunakan pada penelitian yang lain sebagai referensi pengaplikasian analisis asosiasi data mining di luar data transaksi belanja