Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM)
Not a member yet
    1492 research outputs found

    KAWASAN DERMAGA WISATA PASAR TERAPUNG MUARA KUIN

    Get PDF
    Muara Kuin Floating Market is a place that can boost tourism for science-based markets, which are shrinking and falling. The goal is designed to turn an area that has the value of local culture and the activities of the Banjar tribe so that the jetty area is able to provide a suitable place for tourist destinations where only a few places can exist around the world.  The Tourism Area of Muara Kuin Floating Market has a quality as a tourism destination. The Muara Kuin Floating Market Tourism Area is a place where visitors can enjoy tours and visit the Muara Kuin Floating Market which is one of the floating markets praised as the oldest market and is long well-known as the economic center of Banjarmasin City. There is an architectural problem as the floating market jetty area is neglected and disorganized due to the place has been no longer used by the local government. This situation has resulted on ​​the area of ​​Muara Kuin to be less known to many people. To achieve the goal as the Muara Kuin Floating Market Tourism Area, a "Conceptual" concept is applied and "Programming" design method is aimed at reviving the Floating Market Area and to accommodate the related activities in order to restore the characteristics determining the area and to support the area development. The goal is achieved by making the area which has local cultural elements and Banjar tribal activities so that it is able to provide a suitable tourism place which is only a few found in the world. By applying the concepts and design methods in order to be able to provide an attraction to the area and is expected to be able to overcome problems and achieve the objectives of the design of the Muara Kuin Floating Tourism.Dermaga Wisata Pasar Terapung Muara Kuin memiliki potensi sebagai tempat pariwisata. Kawasan Dermaga Wisata Pasar Terapung Muara Kuin merupakan tempat dimana pengunjung dapat menikmati wisata dan mengunjungi Pasar Terapung Muara Kuin yang merupakan salah satu pasar terapung yang didaulat sebagai pasar tertua dan dikenal sebagai penggerak perekonomian Kota Banjarmasin sejak dulu. Terdapat permasalahan arsitektur pada dermaga pasar terapung yaitu terbengkalainya area dermaga oleh pemerintah setempat yang tidak menggunakan dermaga ini lagi dan tata kawasan yang menjadi tidak tertata akibat terbengkalainya dermaga pasar terapung muara kuin. Hal tersebut yang membuat dermaga pasar terapung muara kuin tidak lagi diketahui banyak orang. Untuk mencapai tujuan sebagai Kawasan Dermaga Wisata Pasar Terapung Muara Kuin maka diterapkan sebuah konsep perancangan “Contextual” dan metode perancangan “Programming” dengan tujuan menghidupkan kembali dermaga pasar terapung dan untuk mewadahi aktivitas dermaga pasar terapung agar mengembalikan identitas kawasan serta untuk mendukung perkembangan dermaga kembali. Tujuan tersebut dicapai dengan cara menjadikan dermaga yang memiliki nilai unsur budaya lokal dan aktivitas suku Banjar sehingga dermaga ini dirancang agar dapat memberikan tempat yang layak sebagai tempat pariwisata yang mungkin hanya ada beberapa di dunia.  Dengan penerapan konsep dan metode perancangan tersebut agar dapat memberikan daya tarik pada dermaga dan diharapkan mampu mengatasi masalah dan mencapai tujuan dari perancangan Dermaga Wisata Pasar Terapung Muara Kuin

    PRARANCANGAN PABRIK UREA FORMALDEHID DENGAN PROSES D.B. WESTERN KAPASITAS 20.000 TON/TAHUN

    Get PDF
    Urea formaldehid adalah senyawa hasil dari proses kondensasi antara urea dan formaldehid serta termasuk ke dalam jenis resin polymer. Urea formaldehid merupakan resin yang memiliki sifat tidak mudah larut serta memiliki ketahanan terhadap keasaman dan kebasaan. Perusahaan ataupun konsumen yang memanfaatkan urea formaldehid sebagai main raw material dan juga support raw material terus meningkat. Urea formaldehid sering dipakai dalam banyak aplikasi seperti bahan perekat (61%), papan memiliki densitas sedang (27%), peningkat ketahanan kayu (5%) dan laminate (7%) pada produk mabel serta jenis produk lainnya. Proses pembuatan urea formaldehid diawali dengan menguapkan metanol sebagai umpan di reaktor fixed bed multitube yang direaksikan dengan udara untuk menghasilkan formaldehid dengan bantuan katalis iron molybdenum oxide. Suhu di reaktor sebesar 240 oC dengan tekanan 1,2 atm. Hasil keluaran reaktor kemudian diumpankan menuju absorber agar terjadi proses absorbsi formaldehid dengan menggunakan larutan urea sehingga menghasilkan urea formaldehid. Formaldehid diumpankan ke absorber dimana kondisi operasi dalam absorber tersebut memilik suhu 77 oC dengan tekanan 10 atm. Urea formaldehid yang terbentuk kemudian disimpan didalam tangki penyimpanan. Kapasitas produksi urea formaldehid sebesar 20.000 ton/tahun dengan 330 hari pabrik beroperasi selama 1 tahun serta mulai beroperasi dari tahun 2024. Direncanakan pendirian pabrik berlokasi pada wilayah Bontang, Kalimantan Timur dengan luas area 35.328,8 m2. Pegawai diperlukan sejumlah 120 orang dan bentuk perusahaan merupakan  Perseroan Terbatas (PT) yang memiliki bentuk organisasi line dan juga staf. Kebutuhan utilitas diambil dari sungai Nyerakat sebanyak 2.544.105 kg/hari. Sedangkan  kebutuhan listrik untuk operasional pabrik sebesar 911,842 kW. Berdasarkan hasil analisa ekonomi, didapat angka  Return on Invesment (ROI) after tax pada pabrik ini sebesar 29,01%, Pay Out Time (POT) after tax didapat selama 2,44 tahun. Sedangkan angka Break Even Point (BEP) didapatkan persentase 42,68% dan Shut Down Point (SDP) didapatkan persentase 20,06%. Nilai-nilai tersebut menunjukkan bahwa pabrik ini bisa dipertimbangkan pendiriannya dan dapat diteruskan ke tahap perencanaan pabrik. Sehingga bisa dinyatakan pendirian pabrik ini layak dari sisi ekonomi.  Kata Kunci: formaldehid, urea, urea formaldehid, break event point dan shut down poin

    PRARANCANGAN PABRIK ETILEN GLIKOL DARI ETILEN OKSIDA DENGAN PROSES HIDRASI NON KATALITIK KAPASITAS 200.0000 TON/TAHUN

    No full text
    Etilen Glikol dengan rumus molekul C2H6O2 adalah senyawa organik yang tidak berwarna, tidak berbau serta berwujud cairan. Pada umumnya etilen glikol digunakan untuk tambahan serat pada polyester, wadah yang menggunakan PET, antifreeze dan pendingin pada mesin. Di Indonesia secara umum dan komersial, etilen glikol digunakan sebagai bahan baku industri tekstil (polyester) dan digunakan sebagai bahan baku tambahan pembuatan cat, cairan, lem, solvent (pelarut), tinta cetak, tinta pada pena, kosmetik dan bahan anti beku. Kebutuhan ini dipenuhi oleh PT Polychem Tbk, sedangkan kekurangannya dipenuhi dari  impor berbagai negara. Pabrik ini direncanakan beroperasi selama 330 hari/tahun dengan kapasitas produk etilen glikol sebesar 200.0000ton/tahun dan rencana didirikan pada tahun 2024 untuk memenuhi kebutuhan etilen glikol di Indonesia, sehingga mengurangi angka impor. Bahan baku utama yang diperlukan adalah etilen oksida yang diperoleh dari PT Polychem Tbk dan untuk air diperoleh dari sungai Mahakam yang berada dekat area pabrik. Pabrik akan didirikan di Muara Jawa, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Proses yang digunakan untuk pembuatan etilen glikol adalah hidrasi non katalitik dari etilen oksida, pada tekanan 18 atm dan suhu 190°C, reaktor yang digunakan adalah Reaktor Alir Pipa dan reaksi bersifat eksotermis (melepaskan panas). Keluaran reaktor yang sudah melalui proses hidrasi non katalitik dialirkan menuju evaporator untuk tahap pemisahan air dari larutan glikol. Keluaran bawah evaporator berupa campuran air, etilen glikol kemudian dimurnikan menuju Menara distilasi. Keluaran bottom  menara distilasi berupa produk etilen glikol kemudian didinginkan dan dialirkan ke tangki penyimpanan produk. Distilat berupa air dan etilen oksida kemudian dialirkan menuju kondensor yang akan dialirkan sebagai arus recycle. Pemasaran etilen glikol diutamakan untuk konsumsi dalam negeri. Bentuk perusahaan berupa Perseroan Terbatas (PT) dengan sistem organisasi line dan staff. Sistem kerja karyawan berdasarkan pembagian  menurut  jam  kerja yang  terdiri dari  shift  dan  non-shift dengan  tenaga kerja yang dibutuhkan sebanyak 169 orang. Selain itu diperoleh juga Return of Investment (ROI) sebelum pajak sebesar 36 % dan Return of Investment (ROI) sesudah pajak sebesar 23%. Pay Out Time (POT) sebelum pajak yaitu 2,3 tahun dan Pay Out Time (POT) sesudah pajak sebesar 3,2 tahun. Sehingga diperoleh Break Event Point (BEP) sebesar 49% dan Shut Down Point (SDP) sebesar 28%. Berdasarkan pertimbangan hasil evaluasi tersebut, maka pabrik etilen glikol dengan kapasitas 200.000 ton/tahun ini layak untuk dikaji lebih lanjut. Kata kunci : Etilen Glikol, Etilen Oksida, air, RAP, Evaporator, Menara Distilas

    PRARANCANGAN PABRIK BUTYL ACETATE DENGAN PROSES ESTERIFIKASI DARI ACETIC ACID DAN BUTANOL DENGAN KATALIS SULFURIC ACID KAPASITAS 26.000 TON/TAHUN

    Get PDF
    Butyl acetate merupakan ester dengan rumus molekul CH3COOC4H9 atau C6H12O2. Senyawa ini dihasilkan dari reaksi esterifikasi senyawa asam  karboksilat dan alkohol. Aplikasi dari senyawa butyl acetate dalam industri kimia digunakan sebagai pelarut diantaranya solvent aktif untuk film former, pelarut pada kerajinan kulit, plastik, tekstil dan sebagai solvent ekstraksi pada proses bermacam-macam minyak dan obat-obatan. Perancangan pabrik butyl acetate ini direncanakan akan didirikan pada tahun 2025 dengan kapasitas 26.000 ton/tahun. Bahan baku utama yang diperlukan adalah acetic acid yang diperoleh dari PT. Indo Acidatama Chemical Industry di Surakarta, Butanol diperoleh dari PT. Petro Oxo Nusantara diiGresik dan sulfuric acid diperoleh dari PT. Petrokimia Gresik. Kebutuhan air akan dipenuhi oleh air Bengawan solo yang terletak dekat dengan pabrik. Pabrik akan didirikan di kecamatan Gresik, KabupatenGresik, Provinsi Jawa Timur. Pabrik butyl acetate yang dirancang diproduksi dari acetic acid dan butanol melalui reaksi esterifikasi. Acetic acid dan butanol beroperasi pada tekanan 1 atm dan temperatur 30 oC  yang  temperaturnya akan dinaikkan hingga mencapai 100 oC menggunakan heater. Pembuatan butyl acetate terjadi dalam reaktor continous stirred tank reactor (CSTR) dengan fase cair cair dengan bantuan katalis sulfuric acid. Reaksi berlangsung pada suhu 100oC dantekanan 1 atm selama 15  menit dan bersifat eksotermis, kemudian butyl acetate yang telah terbentuk dimurnikan dengan menggunakan menara distilasi. Produk butyl acetate akhir didapat dengan kemurnian 99%. Pemasaran butyl acetate diutamakan untuk konsumsi dalam negeri. Bentuk perusahaan berupa Perseroan Terbatas (PT) dengan sistem organisasi line dan staff. Sistem kerja karyawan berdasarkan pembagian menuruttjam kerja yang terdiri dari shift dan non-shift dengan tenaga kerja yang dibutuhkan sebanyak 130 orang. Selain itu diperoleh juga Return of Investment (ROI) sebelum pajak sebesar 44 % dan Return of Investment (ROI) sesudah pajak sebesar 22%.. Pay Out Time (POT) sebelum pajak yaitu 1,77 tahun dan Pay Out Time (POT) sesudah pajak sebesar  3,09 tahun. Sehingga diperoleh Break Event Point (BEP) sebesar 44% dan Shut Down Point (SDP) sebesar 21%. Berdasarkan pertimbangan hasil evaluasi tersebut, maka pabrik butyl acetate denga nkapasitas 26.000 ton/tahun ini layak untuk dikaji lebih lanjut.   Kata Kunci:  butyl acetate, esterifikasi, ester, eksotermi

    STATUS GIZI DITINJAU DARI PENGETAHUAN POLA HIDUP SEHAT PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR NEGERI MARABAHAN 2 KABUPATEN BARITO KUALA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status gizi dan pengetahuan peserta didik tentang pola hidup sehat, peserta didik Sekolah Dasar Negeri Marabahan 2 Kabupatn Barito Kuala. Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Dengan menggunakan instrumen angket dan pengukuran. Populasi dalam penelitian ini peserta didik Sekolah Dasar Negeri Marabahan 2 Kabupatn Barito Kuala dengan jumlah populasi 419 orang dan sampel berjumlah 35 orang dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian status gizi peserta didik Sekolah Dasar Negeri Marabahan 2 Kabupatn Barito Kuala dengan jumlah sampel 35 (100%) orang dengan status gizi baik. Hasil angket pengetahuan pola hidup sehat jumlah sampel 35 orang peserta didik Sekolah Dasar Negeri Marabahan 2 Kabupataen Barito Kuala, kategori sangat baik 0 (0%) orang, kategori baik 18 (51%) orang, kategori cukup 17 (49%) orang, kategori kurang baik 0 (0%) orang, kategori tidak baik 0 (0%). Kesimpulan hasil penelitian status gizi ditinjau dari pengetahuan pola hidup sehat peserta didik Sekolah Dasar Marabahan 2 Kabupatn Barito Kuala dengan jumlah sampel 35 (100%) orang dengan status gizi baik. Sedangkan pengetahuan pola hidup sehat peserta didik Sekolah Dasar Marabahan 2 Kabupatn Barito Kuala dengan dapat disimpulkan dalam ketegori baik

    KESIAPAN PERANGKAT PEMBELAJARAN GURU PENDIDIKAN JASMANI DI SMA NEGERI SE-KOTA BANJARBARU TAHUN AJARAN 2019/2020

    Get PDF
    Tujuan didalam penelitian ini ialah agar dapat mengetahui apakah guru tersebut sudah menerapkan atau tidak perangkat pembelajaran seperti RPP, Silabus, Bahan Ajar PHB, Media. Jenis penelitian yang dipakai ialah survey dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Populasinya ialah pendidik PJOK kelas X dengan sampel diambil menggunakan teknik Cluster sampling yang berjumlah 20%. Instrumen yang digunakan adalah kuisioner dengan skala likert. Berdasarkan hasil penelitian setelah dianalisis dengan menggunakan rumus persentase yaitu sangat kuat dengan skor 83% untuk SMAN 3 banjarbaru, 50% untuk SMAN 2 Banjarbaru, 33,3% untuk SMAN 4 Banjarbaru.Dan 0% untuk SMAN 1 Banjarabaru. Tapi bukti dokumentasi yang diterima tidak sesuai, banyak sekali kekurangannya. Kesimpulan dari penelitian ini ialah pendidik PJOK masih belum siap dalam perangkat pembelajaran seperti Silabus, RPP, Bahan Ajar, PHB, dan Media di SMAN se-Kota Banjarbaru tahun ajaran 2019-2020

    KETERSEDIAAN SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN JASMANI YANG DIGUNAKAN DALAM PEMBELAJARAN DAN PRESTASI DI SMA NEGERI KABUPATEN BANJAR

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan jasmani yang digunakan dalam pembelajaran dan prestasi di SMA Negeri Kabupaten Banjar. Metode digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif yaitu peneliti sebagai instrumen. Data didapatkan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek Penelitian ini adalah peserta didik, Guru Olahraga, Wakasek dan Kepala Sekolah di SMA Negeri Se-Kabupaten Banjar. Hasil penelitian menyatakan ketersediaan sarana dan prasaran di SMA Negeri sekabupaten Banjar sudah dapat dikatakan cukup ideal dan penggunaannya pun sudah sesuai. Hanya saja untuk prestasi, dua sekolah yang diteliti sudah dinyatakan memiliki prestasi yang bagus di bidang olahraga, tapi ada satu yang masih belum memiliki prestasi karena merupakan sekolah baru

    REPRESENTASI KELUARGA PESANTREN PADA NOVEL “PEREMPUAN BERKALUNG SORBAN” KARYA ABIDAH EL KHALIEQY

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan unsur pembangun berupa unsur intrinsik dan representasi keluarga pesantren pada novel Perempuan Berkalung Sorban karya Abidah El Khalieqy berdasarkan kajian sosiologi karya sastra. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini ialah novel Perempuan Berkalung Sorban karya Abidah El Khalieqy. Data penelitian ini ialah kata dan kalimat. Teknik pengumpulan data berupa teknik baca dan teknik catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua temuan, yaitu: pertama, unsur pembangun atau unsur intrinsik yang terdiri dari: (a) tema, (b) tokoh dan penokohan, (c) alur, (d) latar. Kedua, keluarga pesantren yang terdiri dari mendidik anak, mengelola pesantren, pemikiran luas, menuntut ilmu, ketidakadilan gender, perjodohan antar sahabat, kebiasaan setempat, dan pernikahan antar keluarga

    PELANGGARAN MAKSIM TUTUR DALAM NOVEL HUJAN KARYA TERE LIYE

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelanggaran maksim tutur, yaitu maksim kuantitas, maksim kualitas, maksim relasi, dan maksim cara dalam novel Hujan karya Tere Liye dan faktor yang mempengaruhinya dengan metode deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah dialog yang mengandung pelanggaran maksim tutur. Pengumpulan data menggunakan teknik catat. Analisis data menggunakan metode reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan 155 pelanggaran maksim tutur, yaitu pelanggaran maksim kuantitas 41 tuturan, pelanggaran maksim kualitas 28 tuturan, pelanggaran maksim relasi 46 tuturan, dan pelanggaran maksim cara 40 tuturan. Wujud pelanggaran maksim tutur ditandai adanya tuturan yang tidak sesuai dengan jawaban, tuturan yang tidak sesuai dengan bukti, tuturan yang tidak sesuai dengan topik, dan tuturan yang berbelit-belit. Faktor pelanggaran maksim tutur yang ditemukan berjumlah 11 faktor, yaitu faktor kesedihan, faktor kejelasan informasi, faktor antusias, faktor lingkungan, faktor kepanikan, faktor keraguan, faktor basa-basi, faktor menutupi informasi, faktor emosi, faktor penasaran, dan faktor tergesa-gesa

    PENATAAN KAWASAN TEPIAN SUNGAI SEBAGAI RUANG TERBUKA DI MURUNG KENANGA, MARTAPURA

    Get PDF
    Riverbanks in Murung Kenanga have the potential to be developed as green open space on the banks of a river that can maintain sustainability the function of the river and becomes a forum for community outreach. This potential has not been fully developed. The existing condition of the river bank which is used as shelter and disposal, causing edge damage river. The conditions of slums around the area become an obstacle to additional handling of this area. Therefore, this area requires the arrangement is right on target and has a positive impact on the surrounding environment. The urban acupuncture method was chosen by making the riverbank area in Murung Kenanga as an open green space and a positive activity point for the surrounding community. The principle of the application of urban acupuncture used in design points in the region is the target focus, low cost applies in every situation, instant effects, facilitate needs, and simple actions. The method supports the concept of environmental & recreation waterfront that is applied by making the area river banks as open spaces that are creative and considerate of the environment. Application of concepts and methods applied through, 1) Quality improvement regional environment through exploiting the natural potential and returning functions rivers with the development of pond areas, the use of riverbank vegetation and ecological plaster 2) Utilization of river banks as recreation areas with designing playgrounds & reading for children, relaxing parks, sports parks, and areas culinary 3) Triggering positive community activities by providing open space green equipped with supporting facilities therein.Kawasan tepian sungai di Murung Kenanga berpotensi untuk dikembangkan sebagai ruang terbuka hijau tepian sungai yang dapat mempertahankan kelestarian fungsi sungai dan menjadi wadah sosialisasi masyarakat. Potensi ini belum diolah secara maksimal.Kondisi eksisting kawasan tepian sungai yang dimanfaatkan sebagai tempat tinggal dan pembuangan sehingga menyebabkan rusaknya kondisi tepian sungai. Kondisi permukiman kumuh yang berada disekitar kawasan menjadi kendala tambahan dalam penanganan kawasan ini. Oleh karena itu, kawasan ini memerlukan adanya penataan yang tepat sasaran dan memberikan dampak positif terhadap lingkungan di sekitarnya.Metode urban acupuncture dipilih dengan menjadikan kawasan tepian sungai di Murung Kenanga sebagai RTH dan titik aktivitas positif masyarakat sekitar kawasan. Prinsip penerapan urban acupuncture yang digunakan dalam titik rancangan pada kawasan ini adalah fokus target, biaya rendah, berlaku disetiap situasi, efek instan, memfasilitasi kebutuhan dan tindakan sederhana. Metode menjadi penunjang konsep environmental & recreation waterfront yang diterapkan dengan menjadikan kawasan tepian sungai sebagai ruang terbuka yang rekreatif dan memperhatikan lingkungan. Penerapan konsep dan metode yang diterapkan melalui, 1) Peningkatan kualitas lingkungan kawasan melalui pemanfaatan potensi alam dan pengembalian fungsi sungai dengan pengembangan area tambak,penggunaan vegetasi tepian sungai dan turap ekologis 2) Pemanfaatan tepian sungai sebagai area rekreasi dengan perancangan taman bermain & baca anak, taman santai, taman olahraga dan area kuliner 3) Memicu aktivitas positif masyarakat dengan pengadaan ruang terbuka hijau yang dilengkapi dengan fasilitas penunjang di dalamnya

    1,406

    full texts

    1,492

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇