Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM)
Not a member yet
1492 research outputs found
Sort by
STATUS MUTU AIR PADA AKTIVITAS BUDIDAYA IKAN DI KAWASAN KERAMBA JARING APUNG (KJA) ALIRAN SUNGAI RIAM KANAN: WATER QUALITY STATUS IN FISH CULTIVATION ACTIVITIES IN THE AREA OF FLOATING NET CRAPS (KJA) RIVER FLOW RIGHT
Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengetahui kualitas air dan tingkat pencemaran di aliran Sungai Riam Kanan yang disebebkan oleh keberadaan KJA. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak tiga kali, variabel yang diamati terdiri dari parameter fisika dan kimia antara lain Kecepatan arus, Kecerahan, Suhu, pH, DO, Amoniak, Nitrat dan Fosfat. Hasil yang diperoleh dengan metode perhitungan Indeks Pencemaran (IP) pada lokasi penelitian menunjukkan kondisi perairan tergolong pada status Cemar Ringan.
Riam Kanan Reservoir is one of the reservoir in South Kalimatan which has a main funcation, namely, as irrigation, hydropowe, it is also used in the fisheries and tourism sectors. Utilization of the reservoir that is not yet optimal needs to be unbeatable with water quality. This study aims to see the air quality and pollution level in the Riam Kanna river which is caused by the presence of floting net cage activities. The research was consisted of physical and chemical, including curret velocity, brightness, tenperatire, pH, dissoved oxygen, ammonia, nitrate and phosphate. The results obtained by the Pollution Index (IP) calculation method at the research location indicate that the water conditiona are classified as mildly polluted
KERAGAAN KOMUNITAS BIOTA PERAIRAN DI BADAN AIR PADA LUBANG SISA BUKAAN AKHIR TAMBANG BATUBARA PT ARUTMIN INDONESIA DI ATA SELATAN KECAMATAN MENTEWE KABUPATEN TANAH BUMBU: PERFORMANCE OF AQUATIC BIOTA COMUNITIES IN WATER BODIES AN TE FINAL OPENING OF THE COAL MINE OF PT ARUTMIN INDONESIA IN ATA SOUTH, MENTEWE SUB-DISTRICK, TANAH BUMBU DISTRICT
Penelitian ini dilaksanakan di badan air lubang sisa bukaan akhir tambang batubara bertujuan untuk mengetahui keberadaan biota air pada perairan lubang sisa bukaan akhir tambang batubara (void). Pada hasil penelitian didapatkan nilai kelimpahan plankton menunjukan kesuburan perairan sedang, struktur komunitas cukup stabil, penyebaran jenis sangat merata tidak terjadi dominasi jenis. Nilai kelimpahan biota benthos menunjukan kesuburan perairan sedang, struktur komunitas tidak stabil, penyebaran jenis lebih merata, adanya dominasi jenis pada lokasi penelitian . Biota nekton kelimpahan jenis rendah, kelimpahan individu melimpah, struktur komunitas cukup stabil, penyebaran jenis sangat merata, terjadi dominasi jenis. frekuensi kemunculan makrofita tertinggi pada jenis Alternanthera philoxeroides. Pada tingkat penutupan relatif makrofita tertinggi pada jenis Learsia hexandra.
This research was carried out in the water body of the last opening of the coal mine with the aim of knowing the presence of aquatic biota in the waters of the void. The results showed that the abundance of plankton showed moderate water fertility, the community structure was quite stable, the species distribution was very even, there was no species dominance. The abundance value of benthos biota shows moderate water fertility, unstable community structure, more even distribution of species, and species dominance at the study site. Biota nekton species abundance is low, individual abundance is abundant, community structure is quite stable, species distribution is very even, species dominance occurs. the highest frequency of occurrence of macrophytes was in the Alternanthera philoxeroides species. The highest macrophyte relative cover level was in the Learsia hexaandra species
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK DALAM VIDEO PEMBELAJARAN PJOK KD 3.1 DAN 4.1 KELAS VII SMP NEGERI 3 MARTAPURA PADA MASA PANDEMI COVID-19
Tujuan penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran bagaimana penerapan pendekatan saintifik dalam video pembelajaran PJOK Kd 3.1 dan 4.1 Kelas VII SMP Negeri 3 Martapura tahun ajaran 2020/2021. Populasi dalam penelitian ini adalah satu orang guru PJOK Kelas VII SMP Negeri 3 Martapura, dan sampel yang digunakan adalah dua buah video pembelajaran PJOK Kd 3.1 dan 4.1 yang dibuat oleh guru PJOK Kelas VII SMP Negeri 3 Martapura yang dipublikasikan pada channel youtube Dy Azka Channel. Hasil Penelitian Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Martapura Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan dapat disimpulkan: (1) Dalam indikator karakteristik pembelajaran dengan pendekatan saintifik berdasarkan data yang diperoleh dalam penelitian ini pendidik sangat rendah, (2) Dalam indikator Tujuan pendekatan saintifik pendidik masih kurang baik membentuk kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah secara sistematik, (3) Dalam indikator prinsip pendekatan saintifik masih kurang baik berdasarkan data yang diperoleh dari dua buah video pembelajaran dalam penelitian, (4) Dalam indikator pendekatan saintifik dalam pembelajaran PJOK peserta didik kurang aktif dalam melakukan proses pembelajaran
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PJOK DI DAERAH LAHAN BASAH PADA SAAT PANDEMI COVID-19 DITINJAU DARI ASPEK SOSIOLOGIS DI KECAMATAN DAHA UTARA KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN
Implementasi pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan di daerah lahan basah pada masa pandemi covid-19 ditinjau dari sosiologis kecamatan daha utara kabupaten hulu sungai selatan. Mengingat betapa pentingnya hasil dari pengimplementasian pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan dengan menganalisis data temuan berupa pengisian kuesioner yang bisa menjadi gambaran serta tolak ukur untuk guru, murid, wali murid, dan sekolah. Berdasarkan hasil dari penelitian ini bisa diperoleh kesimpulan bahwa implementasi pembelajaran pjok di sd, smp, dan sma yang berada di kecamatan daha utara pada masa pandemi covid-19 terlaksana dengan baik karena dengan adanya pengaruh sosiologis serta letak geografis yang berperan sebagai pendukung dalam terlaksana dan tercapainya proses belajar mengajar (pbm) dengan baik
REALISASI DAN STRATEGI FONOLOGIS BAHASA INDONESIA OLEH MAHASISWA ASING ASAL FILIPINA
Tujuan penelitian ini (1) mendeskripsikan bentuk realisasi fonem vokal, diftong, konsonan, klaster, dan silabel bahasa Indonesia oleh mahasiswa asing asal Filipina (2) mendeskripsikan strategi fonologis MAF dalam mempelajari bahasa Indonesia. Penelitian merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus kolektif (collective case study). Pada hasil penelitian, realisasi fonem vokal seperti fonem /a/ direalisasikan [e], [∂], dan [ɛ]. Konsonan, fonem /c/ direalisasikan [k] dan [ʃ]. Diftong [kalau] direalisasikan [kalo]. Klaster, seperti [kathͻlIk] direalisasikan [katͻhͻlIg]. Silabel seperti <t∂rs∂rah> dan <s∂ratus> direalisasikan [s∂tarus] dan [s∂t∂ra?]. Strategi fonologis yang digunakan yaitu; asimilasi, aspirasi, metatesis, pemaduan, netralisasi, glotalisasi, monoftongisasi, penambahan fonem dan pelesapan fonem
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DENGAN APLIKASI ZOOM DI KELAS VIII SMPN 24 BANJARMASIN
Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pembelajaran daring Bahasa Indonesia menggunakan aplikasi Zoom Meeting. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini yaitu kelas VIII D dan VIII H di SMPN 24 Banjarmasin berjumlah 64 peserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan terbagi menjadi tiga yaitu observasi, survei menggunakan angket melalui Google Form, dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pembelajaran daring menggunakan aplikasi Zoom Meeting efektif. Faktor pendukung yang membuat pembelajaran daring dalam penelitian ini efektif adalah tingkat kreativitas guru dalam melakukan pembelajaran daring lebih bervariasi, penjelasan yang komprehensif dari guru membuat aspek psikomotorik dalam pembelajaran baik, dan sinyal internet yang lancar dapat membantu pembelajaran daring berjalan dengan baik. Hal lainnya yang mendukung pembelajaran daring efektif dapat dilihat dari hasil respon angket dan wawancara pada siswa tidak ada kendala yang berpengaruh besar dalam melakukan pembelajaran daring dengan Zoom
PRESUPOSISI LEKSIKAL DAN STRUKTURAL DALAM TUTURAN KELUARGA DAYAK BAKUMPAI
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menguraikan bentuk dan makna presuposisi leksikal dan struktural dalam tuturan keluarga Dayak Bakumpai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dengan menyesuaikan rumusan masalah dan tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini. Peneliti menggunakan jenis analisis tuturan dengan metode deskriptif agar membahas masalah yang dirumuskan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Hal tersebut dilakukan agar peneliti dapat mendeskripsikan data dengan melakukan analisis secara berulang. Hasil dari penelitian ini sebagai berikut. Presuposisi leksikal terdiri atas 18 penanda. Presuposisi Penanda presuposisi struktural terdiri dari 8 penanda disertai bentuk dan makna masing-masing presuposisi. Penanda presuposisi yang ditemukan menjadi acuan dalam kalimat yang dipresuposisikan dalam penelitian
STASIUN RISET BEKANTAN PADA LAHAN BASAH
Wetlands are a natural habitat for endemic animals of South Kalimantan, namely proboscis monkeys (Nasalis larvatus). These primates are one indicator in wetlands conservation, but now the status of proboscis monkeys is endangered which means wetlands are naturally also damaged. This makes The Indonesian Proboscis Monkey Friends Foundation worried about the preservation of these primates who are endangered in a side the number of foreign researchers who are interested in proboscis monkeys so it also weakens status proboscis monkeys as endemic animals.The Indonesian Proboscis Monkey Friends Foundation wants the proboscis monkey in South Kalimantan to become an identity in the area along with the wetland ecosystem which is the habitat of proboscis monkeys. Therefore a fundamental problem with the design of the Proboscis Monkey Research Station on Wetlands is how the design of the proboscis research station on wetlands is in harmony with natural conditions around it so that it can become the identity of the region. Settlement the problem was solved through the metabolism-organic method and the visual identity-metaphor method. The metabolism-organic method is the solution to the problem of harmony building with nature, while the visual identity-metaphor method is the solution in the matter of regional identity. Based on the two methods, the concept proposed for this design is the concept of "subject-object interaction" which is realized through the concept of "wetland ecology". This concept of "subject-object interaction and wetland ecology" is a concept that elevates interactions between researchers and wetland organisms such as proboscis monkeys by entering the wetland elements into the design of this research station.Lahan basah merupakan habitat alami hewan endemik Kalimantan Selatan, yaitu bekantan (Nasalis larvatus). Hewan primata tersebut menjadi salah satu indikator dalam pelestarian lahan basah, namun sekarang bekantan berstatus terancam punah yang berarti lahan basah sebagai alaminya juga mengalami kerusakan. Hal ini membuat Yayasan Sahabat Bekantan Indonesia (SBI) khawatir terhadap pelestarian primata tersebut yang berstatus terancam punah di samping banyaknya peneliti asing yang tertarik dengan bekantan sehingga juga memperlemah status bekantan sebagai hewan endemik
SEKOLAH KHUSUS / SLB MELATI CERIA SAMPIT
ABSTRACT
According to the World Health Organization (WHO), around 5% of the world's population - about 466 million people - is diagnosed with what they call 'crippling hearing loss'. Although these statistics are divided into several levels of the inability of hearing, partial or total (hearing loss or the deaf), the percentage of the whole is characterized by hearing loss more than 40dB for adults and more than 30dB for children. The reduction of the capacity hearing does require a certain way to experience the environment. With the approach design principles "DeafSpace", which is based on the knowledge of the built environment, largely constructed for the people who bothered pendengaranya, presenting a variety of challenges addressed by the Deaf in a certain way to change their environment to fit with its environment.
ABSTRAK
Menurut World Health Organization (WHO), sekitar 5% dari populasi dunia – sekitar 466 juta orang - didiagnosis dengan apa yang mereka sebut 'melumpuhkan gangguan pendengaran'. Walaupun statistik ini dibagi menjadi beberapa tingkat ketidakmampuan pendengaran, parsial atau total (gangguan pendengaran atau penderita tunarungu), persentase keseluruhannya ditandai dengan gangguan pendengaran lebih dari 40dB untuk orang dewasa dan lebih dari 30dB untuk anak-anak. Pengurangan kapasitas pendengaran memang memerlukan cara tertentu untuk mengalami lingkungan. Dengan pendekatan prinsip-prinsip desain "DeafSpace", yang didasarkan pada pengetahuan lingkungan yang dibangun, sebagian besar dibangun untuk orang-orang yang terganggu pendengaranya, menghadirkan berbagai tantangan yang ditanggapi oleh Tunarungu dengan cara tertentu untuk mengubah lingkungan mereka agar sesuai dengan lingkungannya.
 
TAMAN PINTAR PELAIHARI
Pelaihari Smart Park is a park that designed to accommodate tourism and learning activities at the same time, smart parks have been widely applied in big cities in Indonesia, therefore many people decide to travel to smart parks, besides being fun, smart parks also provide useful knowledge , Pelaihari is a city that has many tourist attractions ranging from mountains to beaches, but the tourist attractions that are owned are just fun places, there are no tourist attractions that can develop people's interest in learning, so a smart park is designed in the city of Pelaihari, with a recreational and creative approach. Educative people will be presented with a variety of fun tourist objects that can provide experience and knowledge simultaneously, with this method it is hoped that people's interest in learning can increase and change perspectives if learning is not boring.Taman Pintar Pelaihari merupakan sebuat taman yang dirancang untuk mewadahi aktivitas wisata dan belajar secara bersamaan, taman pintar sudah banyak diterapkan pada kota-kota besar di Indonesia, karenanya banyak masyarakat yang memutuskan untuk berwisata ke taman pintar, selain menyenangkan taman pintar juga memberikan pengetahuan yang bermanfaat, Pelaihari adalah kota yang memiliki banyak tempat wisata mulai dari pegunungan sampai pantai, namun tempat wisata yang dimiliki hanya sekedar tempat bersenang-senang tidak ada tempat wisata yang bisa mengembangkan minat masyarakat dalam belajar maka di rancanglah taman pintar di kota Pelaihari, dengan pendekatan Rekreatif dan Edukatif masyarakat akan disuguhkan berbagai macam objek-objek wisata menyenangkan yang dapat memberikan pengalaman serta pengetahuan secara bersamaan, dengan metode tersebut diharapkan minat masyarakat dalam belajar dapat lebih meningkat dan mengubah perspektif kalau belajar itu bukanlah hal yang membosankan