Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM)
Not a member yet
1492 research outputs found
Sort by
PRARANCANGAN PABRIK ETIL ASETAT DARI ASAM ASETAT DAN ETANOL DENGAN PROSES ESTERIFIKASI MENGGUNAKAN KATALIS AMBERLYST-15 KAPASITAS 57.000 TON/TAHUN
Etil asetat (CH3CH2OC(O)CH3) merupakan produk turunan dari asam asetat yang digunakan pada industri makanan sebagai perasa buah untuk es krim, kue, pada industri tinta, cat, polimer, dll. Berdasarkan data impor etil asetat yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Indonesia bahwa permintaan pasar Indonesia pada tahun 2015-2019 selalu mengalami peningkatan yaitu rata-rata 6% per tahunnya. Untuk mengurangi angka impor, maka dirancang pabrik Etil Asetat yang direncanakan akan didirikan pada tahun 2025 dengan kapasitas 57.000 ton/tahun. Pabrik akan didirikan di kecamatan Bungah, kabupaten Gresik, Jawa Timur. Direncanakan pabrik ini beroperasi selama 330 hari/tahun dengan umlah karyawan 170 orang.
Pembuatan etil asetat dilakukan melalui reaksi esterifikasi antara asam asetat dan etanol dengan bantuan Amberlyst-15 sebagai katalis. Reaktor yang digunakan merupakan Reaktor Batch Tangki Berpengaduk (RBTB) dengan kondisi operasi pada suhu 80°C dan tekanan 1 atm selama 5,8 jam dengan reaksi yang bersifat eksotermis. Pemisahan katalis dari keluaran reaktor menggunakan Rotary Drum Vacum Filter. Sedangkan pemurnian menggunakan alat menara distilasi 1, tangki berpengaduk, dekanter dan menara distilasi 2. Produk akhir berupa etil asetat dengan kemurnian 99,98%.
Bentuk perusahaan yang direncanakan berupa Perseroan Terbatas (PT) dengan sistem organisasi line dan staff. Berdasarkan analisa ekonomi menunjukkan bahwa pabrik ini membutuhkan Total Capital Investment (TCI) sebesar Rp. 2.980.884.906.495,04. Pabrik ini dinyatakan layak dilihat dari nilai Return of Investment (ROI) sebesar 19,4 %, Pay Out Time (POT) sebesar 3,4 tahun, Break Event Point (BEP) sebesar 46% dan Shut Down Point (SDP) sebesar 28%.
Kata kunci: Asam asetat, etanol, etil asetat,esterifikasi, katali
PRARANCANGAN PABRIK AMONIUM NITRAT DARI AMONIA DAN ASAM NITRAT DENGAN PROSES PRILLING KAPASITAS 120.000 TON/TAHUN
Prarancangans pabrik amonium nitrat dari amonia dan asam nitrat dengan proses Prilling kapasitas 120.000 aton/tahun didirikana agar memenuhi kebutuhan produksi amonium nitrat yang semakin meningkat pada tahun 2024 yang akan datang. Amonium nitrat merupakan bahan utama untuk menunjang terjadinya peledakan (blasting) di dalam industri pertambangan. Perkembangan industri pertambangan menjadi pertimbangan utama dalam perancangan pabrik ini agar dapat memenuhi kebutuhan produk nasional amonium nitrate.s
Amoniuma Nitrat terbentuk dari proses reaksia netralisasia antara amonia dan asam nitrat dengan proses prilling. Proses ini terjadi di dalam reaktor bubble, pada kondisie operasi reaktor dengan temperature 175°C bertekanan 4.5 atm. Keluaran amonium nitrat dari reaktor dialirkan ke dalam evaporator bertujuan agar produk yang dihasilkan semakin pekat hinggaw 99%. Produk kemudian dialirkan ke dalam mixer sebelum menuju ke prilling tower. Produk amonium nitrat yang berada di dalam prilling tower akan membeku pada temperature 170 oC dan keluar pada temperature 55 oC. Prill yang terbentuk lalu dipindahkan melalui cooling conveyor menuju screener agar ukuran prill tersebut didapatkan sekitar 8 mesh. Produk yang telah disesuaikan ukurannya lalu dialirkan ke dalam bin dan siap dikemas dalam packaging unit. Pabrik ini dilokasikan di daerah Bontang, Kalimantan Timur di area sektor Kaltim Industrial Estate.Bentuk perusahaan yang dipilih yakni Perseroan Terbatas (PT) dengan struktur organisasi line and staff. Sistem kerja karyawan dibagi berdasarkan pembagian menurut jam kerja secara shift dan non-shift dengan total jumlah karyawan sekitar 150 orang.asd
Pabrik Amonium Nitrat ini direncanakan beroperasi selama 1 tahun atau sekitar 330 hari. Analisa ekonomi pabrik ini dijabarkan sebagai berikut: besar Percent Return of Investment (ROI) setelah pajak 54%, Pay Out Time (POT) setekah pajak 1,59 tahun. Break Event Point (BEP) sebesar 45,48 % dan Shut Down Point (SDP) sebesar 38,68%. Berdasarkan perhitungan nilai ekonomi Pabrikd Amoniumn Nitrat ldirencanakanj beroperasi m330 khari lselamaf 1 ktahun. hHasil fanalisa ekonomi pabrik ini dapat disimpulkan pabrik amonium nitrat dengan kapasitas 120.000 ton/tahun layak untuk didirikan.
Katasskuncih: Amonium nitrat,BEP, Prill, Reaktor bubble, SD
Pengujian Dua Belas Jenis Trichoderma Untuk Mengendalikan Penyakit Antraknosa (Colletotrichum gloeosporioides) pada Bawang Merah (Allium ascalonicum L.)
Telah dilakukan penelitian uji dua belas jenis Trichoderma untuk mengendalikan penyakit antraknosaColletotrichum gloeosporioides pada pertanaman bawang merah. di Kalimantan Selatan tujuandaripada penelitian ini untuk mengetahui kemampuan 12 jenis Trichoderma spp., dalam menghambatpertumbuhan C. gloeosporioides. Pengujian ini terdiri dari uji antagonis menggunakan mode kulturganda dan uji Trichoderma spp. terhadap pertumbuhan C. gloeosporioides. Penghambatan yang palingtinggi sebesar 23,93 % isolat dari Trichoderma spp. asal Sinar Baru, Rantau Badauh, KalimantanSelatan. dan penghambatannya yang terendah 7,31 % isolat Trichoderma spp. asal Margasari,Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan
Keanekaragaman Arthropoda di Permukaan Tanah pada Tanaman Kedelai (Glycine max L.) yang Diaplikasi dengan Beberapa Pestisida Di Lahan Pasang Surut
Telah dilakukan penelitian keanekaragaman arthropoda di permukaan tanah pada tanaman kedelai(Glycine Max L.) yang diaplikasi dengan beberapa pestisida di lahan pasang surut. Penelitiandilaksanakan pada bulan Oktober – Desember 2018. Tempat penelitian di Desa Sidomulyo KecamatanTamban Catur Kapuas. Identifikasi serangga dilakukan di Laboratorium Entomologi FakultasPertanian Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru. Keanekaragaman ditentukan dengan indekskeanekaragaman (H’) (Shannon-Winner). Di samping itu juga ditentukan kelimpahan arthropodanya,dengan menghitung arthropoda yang tertangkap. Perlakuan yang diberikan adalah Kontrol (tanpapestisida), pestisida Biologi (pestisida berbahan aktif Bacillus thuringiensis), pestisida Piretroid(berbahan aktif Deltametrin), pestisida Nabati ( campuran ekstrak buah cabe jawa dan biji Srikayadengan perbandingan 1:9), pestisida Organofosfat (bahan aktif Propenopos) dan diulang 5 kali. Hasilpenelitian yang menunjukkan nilai indeks keanekaragaman tertinggi adalah perlakuan pestisidaPiretroid (H’= 2,51), diikuti dengan perlakuan pestisida Nabati (H’= 2,39), pestisida Biologi (H’=2,33) tanpa penggunaan pestisida /Kontrol (H’=2,31) dan pestisida Organofosfat (H’=2,51). Nilaikelimpahan arthropoda yang tertinggi yaitu Piretrioid merupakan perlakuan dengan tingkat kelimpahanarthropoda tertinggi sebesar (130 ekor), diikuti dengan perlakuan Biologi (118 ekor), Nabati (112ekor) tanpa penggunaan pestisida /Kontrol (107 ekor) dan Organofosfat (100 ekor)
Aplikasi Pestisida Nabati Larutan Kemangi Terhadap Hama Penghisap Daun Cabai
This research was carried out with the aim of knowing the effect of the application of basil solution on chili leaf-sucking pests (whitefly, thrips and aphids) which was carried out in the garden of the Faculty of Agriculture, Lambung Mangkurat University, Banjarbaru for 5 months from December 2020 to May 2021. The research method used a randomized design. Complete (CRD) with 4 treatments of concentration of basil solution and 2 controls (without treatment and chemistry) with observation parameters in the form of abundance of leaf-sucking pests, seriousness of pest attacks on plants and indications of virus attack events. Each treatment was repeated 4 times to create 24 experimental units. Each treatment consisted of 4 polybags. Each polybag is planted with 1 plant so that the total number of plants is 4 samples. In total there are 96 plants. The lowest seriousness of the attack occurred in the TKC and TKD treatments, whereas the lowest population abundance was in the TKA and TKB treatments. From the results, it can be concluded that the use of basil leaf solution can reduce the attack of leaf-sucking pests on chili.Riset ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi larutan kemangi terhadap hama penghisap daun cabai (kutu kebul, thrips serta aphids) yang dilaksanakan di kebun Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru sepanjang 5 bulan semenjak bulan Desember 2020 hingga Mei 2021. Metode riset memakai Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan konsentrasi larutan kemangi serta 2 kontrol (tanpa perlakuan serta kimia) dengan parameter pengamatan berbentuk kelimpahan populasi hama penghisap daun, keseriusan serangan hama pada tumbuhan serta peristiwa indikasi serangan virus. Tiap-tiap perlakuan diulang sebanyak 4 kali sehingga tercipta 24 unit satuan percobaan. Tiap perlakuan terdiri dari 4 polybag. Tiap polybag ditanami dengan 1 tumbuhan sehingga jumlah totalitas 4 tumbuhan contoh. Jumlah totalitas terdapat 96 tumbuhan. Keseriusan serbuan terendah terjalin pada perlakuan TKC serta TKD, sebaliknya kelimpahan populasi terendah diperlakuan TKA serta TKB. Dari hasil yang terdapat bisa disimpulkan pemakaian larutan daun kemangi bisa mengurangi serangan hama penghisap daun pada cabai
FITOREMEDIASI ECENG GONDOK (Eichhornia crassipes) PADA LIMBAH DOMESTIK DAN TIMBAL DI HILIR SUNGAI BENGAWAN SOLO GRESIK SEBAGAI SOLUSI KETERSEDIAAN AIR BERSIH SEKARANG DAN MASA DEPAN
Ketersediaan air bersih merupakan hal penting yang termuat dalam Sustainable Development Goals (SDGs) 2030. Pencemaran menjadi salah satu faktor rendahnya kualitas air bersih yang tersedia. Salah satu wilayah yang mengindikasikan adanya pencemaran air adalah hilir sungai bengawan solo di wilayah Gresik berdasarkan pengukuran kadar BOD, TDS, kandungan logam timbal, dan pH. Fitoremediasi menjadi salah satu upaya untuk mengatasi pencemaran air dengan menggunakan Eceng gondok (Eichhornia crassipes). Berdasarkan kajian literasi, fitoremediasi menggunakan tanaman eceng gondok efektif untuk mereduksi limbah domestik dan Pb. Fitoremediasi menggunakan tanaman eceng gondok memiliki efektivitas berupa penurunan BOD, TDS, COD, TSS, penurunan kadar Pb, dan dapat mengubah pH. Teknologi fitoremediasi menggunakan tanaman eceng gondok berdampak positif terhadap kehidupan baik di masa sekarang dan masa mendatan
STUDI TIMBULAN DAN KOMPOSISI SAMPAH RUMAH TANGGA KOTA BANJARMASIN
Salah satu bidang yang akan diintegrasikan dalam Metropolitan Banjar Bakula adalah pengelolaan sampah berupa TPA regional. Kota Banjarmasin akan menjadi penyumbang terbesar sampah yang masuk ke TPA regional karena jumlah penduduknya yang paling banyak dan termasuk kota besar. Oleh karena itu, diperlukan kegiatan pengelolaan untuk mengurangi sampah yang masuk ke TPA regional tersebut. Berdasarkan penjelasan di atas, diperlukan penelitian mengenai timbulan dan komposisi sampah rumah tangga di Kota Banjarmasin. Identifikasi kondisi eksisting pengelolaan sampah berkaitan dengan usaha reduksi sampah dilakukan dengan metode observasi lapangan dan wawancara. Analisis timbulan dan komposisi sampah rumah tangga mengacu pada SNI 19-3964-1994. Kondisi eksisting pengelolaan sampah berkaitan dengan usaha reduksi sampah di Kota Banjarmasin berupa pengomposan di beberapa lingkungan rumah tangga, TPS 3R dan rumah kompos. Pemilahan sampah dilakukan oleh petugas di TPS 3R dan pemulung di TPA untuk mengambil sampah yang masih bernilai ekonomis. Selain itu Kota Banjarmasin juga melakukan pengelolaan sampah berkaitan dengan usaha reduksi sampah dalam bentuk Peraturan Walikota Banjarmasin Nomor 18 Tahun 2016. Timbulan sampah rumah tangga Kota Banjarmasin adalah 0,26 kg/o/h dan 2,08 l/o/h. Komposisi sampah didominasi oleh sampah organik (55,89%) kemudian sampah kain/tekstil (14,93%) dan plastik (12,77%)
USING PICTURE STORYBOOK IN TEACHING READING COMPREHENSION FOR EIGHTH GRADERS OF SMPN 15 BANJARBARU
AbstractBased on the 2013 Curriculum and Syllabus, reading is required to comprehend and find out the text's information. In teaching reading, using appropriate media is one of the keys to success. Besides, it could make students reading comprehension get an increase in the teaching and learning process. One of the media is a picture storybook, as visual media has a good influence on understanding the text. Therefore, this research aims to describe the use of picture storybooks in teaching reading comprehension of recount text to eighth-grade students' of SMPN 15 Banjarbaru. The method was descriptive qualitative research. The subjects were eighth-grade students of VIIC consisting of 31 students. Interviews and observations were used to collect the data. Data triangulation was used to analyze the data. The results of this research were 1) the teaching process of using picture storybook in reading comprehension of recount text at eighth-grade students' at SMPN 15 Banjarbaru 2) the technique used by the teacher are pre-reading, while-reading, and post-reading 3) the strength and weakness of picture storybook. It suggested that the teacher use a kind of media to support the learning and teaching process. The teacher should keep using picture storybooks as the media in learning and teaching in the classroom, especially in reading activities, making students achieve better scores and learning motivation
ILLOCUTIONARY ACTS USED BY ENGLISH TEACHER WHILE TEACHING AND LEARNING PROCESS
The goal is to find out what English teachers do in the teaching and learning process at SMA Negeri 1 Candi Laras Selatan in the academic year 2018/2019, according to Searle's theory of speech law. This is a quality education. The information or goal of this study is words, phrases, and words spoken by English teachers. The information from the recording will be accompanied by the audio recording. From there, they will be translated in writing, chosen according to the study objectives recorded in the data table, interpreted and analyzed using the verbal theory of Searle's theory. Analyze the data using the interactive qualitative methods proposed by Miles and Huberman (1994). The coding system is also used to make researchers more easily identify the data. Researchers use theoretical triangles. Compare the data with Searle's theory. The results show that among the 326 words, the most commonly used behavior mimics are references (64.044%), which occurred 195 times, while the top 100 are the most rare (2.247%) 7 times. The use of advice can be understood because the relationships between teachers and students are not equal. Using questions by teachers helps students become more involved in the lesson. When asking questions, the teacher will know whether students understand the lesson. At the same time, questions are also used to test students' basic knowledg
PENERAPAN MODEL COURSE REVIEW HORAY DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA UNTUK MEMBINA KARAKTER KERJA KERAS DAN KOMUNIKATIF SISWA SMP
Model pembelajaran Course Review Horay (CRH) ialah model pembelajaran koperatif dimana siswa dilatih untuk bekerjasama dengan kelompoknya untuk memudahkan siswa bertanya dan berkomunikasi. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk (1) mengetahui apakah penerapan model CRH dapat membina karakter kerja keras siswa dalam pembelajaran matematika, (2) mengetahui apakah penerapan model CRH dapat membina karakter komunikatif siswa dalam pembelajaran matematika, (3) mengetahui apakah penerapan model CRH dapat memperbaiki hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika, dan (4) mengetahui hubungan antara karakter kerja keras dan komunikatif siswa dengan hasil belajar siswa melalui penerapan model CRH dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode kuasi eksperimen desain time series sebanyak enam kali pertemuan. Seluruh siswa kelas VIII SMPN 26 Banjarmasin menjadi populasi pada penelitian ini, sedangkan sampelnya adalah siswa kelas VIIIE. Data penelitian ini diperoleh melewati observasi dan tes. Uji korelasi dan regresi digunakan untuk menelaah data yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan: penerapan model CRH dapat membina karakter kerja keras, karakter komunikatif siswa dan memperbaiki hasil belajar siswa. Terdapat hubungan yang kuat antara karakter kerja keras dan komunikatif siswa dengan hasil belajar siswa kelas SMP