Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM)
Not a member yet
    1492 research outputs found

    Inventarisasi Lalat Buah pada Cabai Rawit (Capsicum frustescens l.) di Desa Karya Maju Kecamatan Marabahan Kabupaten Barito Kuala

    Get PDF
    One of the obstacles in the cultivation of cayenne pepper plants is the invasion of fruit flies. Yield reduction caused by fruit flies ranges from 50-75% moreover can reach 100% The aim of this research is to identify the species of fruit flies that attack cayenne pepper plantations. In this research, the total number of fruit flies caught was 2,786. Land 1 (1,352 individuals) and land 2 (1, 434 individuals). There were 4 species identified in the cayenne pepper field, namely Bactrocera dorsalis, B. papaya, B. carambolae, and B. umbrosa. B. dorsalis predominates in all these species. The highest number of species was B. dorsalis (858 individuals in field 1 and 866 individuals in land 2), B. papayae (368 individuals in field 1 and 393 individuals in land 2). B. carambolae (117 individuals in land 1 and 171 individuals in land 2). land 2), B. umbrosa (9 individuals in field 1 and 4 individuals in field 2).Salah satu hambatan dalam pembudidayaan tumbuhan cabai rawit merupakan serbuan lalat buah. Penyusutan hasil panen yang diakibatkan oleh lalat buah berkisar 50- 75% apalagi bisa menggapai 100% Tujuan riset ini Mengidentifikasi spesies lalat buah yang menyerang pertanaman cabai rawit. Pada riset ini diperoleh jumlah totalitas lalat buah yang tertangkap 2. 786 ekor.  Lahan 1 (1.352 ekor) serta pada lahan 2 (1. 434 ekor). Ada 4 spesies yang teridentifikasi pada lahan cabai rawit, ialah Bactrocera dorsalis, B. papaya,   B. carambolae, serta B. umbrosa. B. dorsalis mendominasi dari semua spesies tersebut. Jumlah spesies paling banyak ialah B. dorsalis (858 ekor di lahan 1 dan 866 ekor di lahan 2), B. papayae (368 di lahan 1 dan 393 di lahan 2), B. carambolae (117 ekor di lahan 1 dan 171 ekor di lahan 2), B. umbrosa (9 ekor di lahan 1 dan 4 ekor di lahan 2)

    TTHE CORRELATION BETWEEN STUDENTS' MOTIVATION AND ENGLISH ACADEMIC ACHIEVEMENT

    Get PDF
    The motivation was called an essential role in affecting students' English academic achievement. The motivation can encourage students to change their attitude in studying English and get a better English Academic achievement. Recently, many students could not reach the standard criteria of English subject at school even though they have high motivation does not guarantee students to have good achievement. Based on the problem, the researcher conducts a correlational study. The research objective was to find out whether or not there is any correlation between students' motivation and English academic achievement of the Eighth-grade students at SMPN 1 Binuang in the academic year 2018/2019. This research involved the second-grade students of SMPN 1 Binuang as the population. Then, the sample was 53 students consisted of two classes: class VIIIB  and class VIIIC. This research used quantitative research and correlational study as the approach. The questionnaire and documentation were used as the instruments of this research. In analyzing the data, the result was 4.7. The findings showed that there is any correlation between students' motivation and their English academic achievement of the Eighth-grade students at SMPN 1 Binuang in the academic year 2018/2019. As suggestions, students should increase their motivation, and setting up the right goal in studying English. Teachers should have a good relationship with the students to lighten students' anxiety by creating a harmonious and co-operative classroom. &nbsp

    Language Learning Strategies Used By English for Foreign Language Students

    No full text
    This study describes the EFL pupils' language learning strategies implemented by English Department batch 2016 of Lambung Mangkurat University. The study implemented descriptive quantitative as a method. Fifty-five EFL pupils were taken as the sample by using total sampling. In collecting data, the analyst implemented a questionnaire, EFL pupils' GPA documentation, and interview. There were 48 questionnaire items about language learning strategy, which were already valid and reliable to use. In analysing the data, the analyst calculated the result of all questionnaire items to discover the language learning strategy of English Department EFL pupil batch 2016.  The collection of the data implemented questionnaire adapted from Oxford (1990), EFL pupils' GPA score, and the interview guide adopted from Chamot and Kupper (1989). The findings of this study showed that English Department batch 2016 EFL pupils implemented learning strategies for the highest rank (22%) was for metacognitive strategy while for the lowest (12%) was an effective strategy and the others implemented compensation, social, cognitive, and memory. Moreover, it was discovered that their strategies influenced EFL pupils' achievement. The EFL pupils with high scores showed a metacognitive strategy (22%) as their language learning. On contrary, the EFL pupils who had medium scores showed that their strategy was compensation (40%). Considering all findings, it can be concluded that although indirect strategies get higher means from the participants but they do not only focus on using indirect strategies. They combine those with direct strategies. Furthermore, to make EFL pupils be more successful on their education process, the institution, including lecturers as well as the academic community, should raise the effort of teaching learning strategies for helping their pupils in eliminating their weakness in learning English

    TEACHING READING NARRATIVE TEXT AT CERDAS ISTIMEWA CLASS OF SMPN 1 BANJARMASIN

    No full text
    English is a foreign language. Learning a foreign language needs a lot of practice and learning. A teacher plays an important role in learning English, especially for the Cerdas Istimewa program. The success of this class depends on the material, media, and techniques used by the English teacher. This research aims to describe the implementation of teaching reading in terms of material, media, and techniques at the fourth semester of Cerdas Istimewa class in SMPN 1 Banjarmasin academic year 2019/2020. This research used qualitative research. The subject of this research is the English teacher at Cerdas Istimewa class. The instruments of this research are observation, interview, and documentation. Based on the research finding, the teacher used material from textbooks and also from other sources such as the internet. The teacher used various media in his teachings such as LCD, pictures, music videos, and film. For the techniques in teaching reading, the teacher used SQ3R, the three-phase technique, and the question and answer relationship. The teacher implemented media based on curriculum 2013, selected the material based on students’ needs, and also from the syllabus of Cerdas Istimewa

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE ROTATING TRIO EXCHANGE TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA

    Get PDF
    Kemampuan pemecahan masalah adalah kemampuan pokok bagi siswa dalam pembelajaran matematika. Tetapi, rata-rata siswa tidak terbiasa mengerjakan soal pemecahan masalah dan kesulitan dalam memahami soal.  Model pembelajaran yang memberikan kesempatan siswa mendiskusikan permasalahan dari sebuah soal dan mencari strategi penyelesaian untuk memecahkan sebuah masalah adalah model pembelajaran kooperatif tipe Rotating Trio Exchange (RTE). Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh dari model pembelajaran kooperatif tipe RTE terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Eksperimen kuasi adalah metode yang diterapkan dengan desain Nonequivalent Posttest-Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini yakni siswa kelas VIII SMP Negeri 15 Banjarmasin dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling, sehingga diperoleh dua kelas yang menjadi sampel dimana kelas kontrol di kelas VIII C dan kelas eksperimen di kelas VIII G. Teknik pengumpulan data berupa dokumentasi dan tes. Teknik analisis data menggunakan statistika deskriptif dan statistika inferensial. Hasil dari penelitian menyatakan bahwa: model pembelajaran RTE tidak ditemukan pengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Hal tersebut bahwa kualifikasi kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematis yang pembelajarannya mengaplikasikan model pembelajaran langsung dan  kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematis yang  pembelajarannya mengaplikasikan model pembelajaran kooperatif tipe RTE sama-sama pada kualifikasi cukup

    PENERAPAN BLENDED LEARNING DENGAN COURSESITE DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS X-TKJ 1 SMKN 1 PELAIHARI

    Get PDF
    Inovasi pembelajaran dewasa ini adalah pembelajaran menggunakan internet. Pembelajaran yang menggabungkan pembelajaran online dan tatap muka disebut blended learning. e-learning yang digunakan adalah coursesite. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana proses pembelajaran, hasil belajar, serta tanggapan siswa setelah penerapan bended learning. Metode penelitian yaitu deskriptif, subjek dalam penelitian ini siswa kelas X-TKJ 1 SMK Negeri 1 Pelaihari berjumlah 30 siswa, dan objeknya adalah hasil belajar. Instrumen penelitian yaitu tes, angket, dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan proses pembelajaran dalam klasifikasi baik, rata-rata hasil belajar siswa dalam klasifikasi baik, dan tanggapan siswa terhadap penerapan blended learning sebanyak 30% siswa sangat setuju, 30% siswa setuju, dan sisanya ragu-rag

    PENGEMBANGAN MASALAH MATEMATIS BERNUANSA ETNOMATEMATIKA PADA MATERI LINGKARAN UNTUK SISWA KELAS VIII

    Get PDF
    Matematika sering dinilai sulit dan rumit salah satunya berhubungan dengan masalah matematis ditambah rendahnya pengetahuan siswa tentang keterkaitan budaya dengan matematika yang disebut etnomatematika, sehingga diperlukan adanya sumber alternatif masalah matematis sebagai sarana pelestarian kebudayaan dan bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan masalah matematis bernuansa etnomatematika pada materi lingkaran untuk siswa kelas VIII yang valid. Metode penelitian yang digunakan Tipe Formative Research dengan dua tahap yaitu Self Evaluation dan Expert Review. Budaya Banjar yang diangkat adalah Topi Tanggui, Nyiru, Payung Kerajaan Banjar dan kue khas Banjar yaitu Lempeng Pisang, Bingka Berandam, Wadai Lapis, Wadai Amparan Tatak, Wadai Kakaraban, Wadai Sarimuka, Wadai Lapis. Hasil penelitian berupa masalah matematis yang divalidasi oleh tiga pakar pendidik matematika dengan kriteria telaah mencakup materi, konstruk, dan bahasa. Rata-rata kevalidan untuk masing-masing paket A dan B adalah   3,13 dan 3,01 yang masuk dalam kategori sangat valid

    SURVEI SARANA DAN PRASARANA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI KECEMATAN MARABAHAN

    Get PDF
    Proses Pembelajaran dipengaruhi oleh sarana dan prasarana, sehingga jika sarana prasarana dalam keadaan baik dan banyak maka akan memudahkan tercapainya suatu tujuan Pendidikan jasmani olahraga dan Kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Sarana Prasarana Olahraga dan Kesehatan dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani dan Olahraga di Sekolah Menengah Pertama Negeri Kecamatan Marabahan. Mengingat sebegitu perlunya pengadaan dalam sarana dan prasarana dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di sekolah yang bisa menjadi gambaran serta tolak ukur untuk tercapainya suatu tujuan Pendidikan jasmani olahraga dan Kesehatan disekolah. Berdasarkan hasil dari penelitian ini bisa diperoleh kesimpulan bahwa bahwa rasio ketersediaan sarana prasarana dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan terhadap jumlah siswa dilihat dari Kompetensi Dasar kurikulum 2013 sesuai tingkatan kelas, di SMPN 1 Marabahan kelas VII A, B, C, D dan VIII A, B dan C cukup baik sedangkan kelas IX A, B, C dan D kurang, SMPN 3 Marabahan kelas VII A, B, C dan VIII A, B, C cukup baik, kelas IX A, B dan C kurang. SMPN 4 Marabahan kelas VII A, B, C dan VIII A, B, C cukup baik , kelas IX A, B dan C kurang. SMPN 5 Marabahan kelas VII A, B, C, VIII A, B, C dan IX A, B, C cukup baik

    IMPLIKASI CITRAAN DAN STRATA NORMA TERHADAP KUALITAS PUISI ANAK DALAM MAJALAH “BOBO” EDISI 2020

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan citraan dan strata norma serta implikasinya terhadap kualitas puisi anak di majalah Bobo edisi 2020. Penelitian ini berjenis kualitatif. Data tertulis menggunakan diksi, larik, dan bait bersumber dari dua belas puisi anak dalam majalah Bobo edisi 2020. Teknik pengumpulan data melalui studi kepustakaan. Teknik analisis data deskriptif kualitatif. Hasil penelitian terdapat citraan penglihatan, pencecapan, pendengaran, penciuman, perabaan, dan gerak. Analisis lapis bunyi ditemukan asonansi, aliterasi, efoni, kakofoni, lambang rasa, dan sajak. Asonansi didominasi bunyi [a]. Aliterasi didominasi bunyi [m] dan [k]. Efoni terdapat sebelas puisi dan kakofoni satu puisi. Terdapat sebelas lambang rasa suasana riang dengan bunyi ringan. Satu puisi mengandung bunyi berat dengan suasana sedih. Satu puisi mengandung persajakan akhir berpola khusus. Pada analisis lapis arti terdapat majas, citraan, dan kiasan yang memperluas pemaknaan dan menunjang keindahan. Puisi yang berkualitas ditunjukkan melalui kekayaan lapis norma yang terkandung dalam puisi

    KETERAMPILAN MENULIS TEKS ANEKDOT MENGGUNAKAN INSTAGRAM AKUN “KOMIKIN_AJAH” PADA PESERTA DIDIK KELAS X SMAN 7 BANJARMASIN

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan menulis teks anekdot pada peserta didik Kelas X SMA Negeri 7 Banjarmasin berdasarkan aspek struktur dan aspek kebahasaan. Metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Pengumpulan data utama dalam penelitian ini berupa tes hasil tulisan peserta didik dalam menulis teks anekdot dengan dua data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan menulis teks anekdot tanpa media ada 14 (40%) peserta didik dalam kategori baik, ada 11 (31,43%) peserta didik dalam kategori cukup baik, dan ada 10 (28,57%) peserta didik dalam kategori kurang baik. Dari yang menggunakan media, ada 16 (44,45%) peserta didik dalam kategori baik, ada 12 (33,33%) peserta didik dalam kategori cukup baik, dan ada 8 (22,22%) pesertadidik dalam kategori kurang baik. Berdasarkan perolehan tersebut, dapat diketahui bahwa keterampilan menulis teks anekdot menggunakan media termasuk lebih baik daripada tanpa media

    1,406

    full texts

    1,492

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇