Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM)
Not a member yet
    1492 research outputs found

    PUSAT CLOTHING LINE BRAND LOKAL BANUA DI BANJARBARU DENGAN ARSITEKTUR EKSPRESIONIS

    Get PDF
    Banua Local Pride is a breakthrough for the local Banua brand clothing line community to get legal support and deserve to be the host when local fashion brands develop globally. The bazaar as a place for collaboration has not been able to become a place for developing BLP. The Banua Local Brand Clothing Line Center in Banjarbaru is an expressive identity space for the community and an interactive commercial center for local brands with the expression of their identity. The Clothing Line Center is a place for the community to recognize and appreciate the potential of Banua Local Pride. The design uses the Expressionist Architecture method using the concept of Expression-Identity through Expression-Enterprise, Community Based, and Locality-Global so that the space is present as a form of support for commercial expression with the potential for community collaboration space.Banua Local Pride merupakan gebrakan komunitas clothing line brand lokal banua untuk mendapat dukungan legal dan layak menjadi tuan rumah dikala berkembangnya brand fashion lokal secara global. Bazar sebagai wadah kolaborasi belum bisa menjadi wadah berkembang BLP. Pusat Clothing Line Brand Lokal Banua di Banjarbaru merupakan ruang identitas ekspresif komunitas dan pusat komersial interaktif brand lokal dengan ekspresi identitasnya. Pusat Clothing Line menjadi wadah masyarakat mengenal dan mengapresiasi potensi Banua Local Pride. Perancangan menggunakan metode Arsitektur Ekspresionis dengan menggunakan konsep Ekspresi-Identitas melalui Ekspresi-Enterprise, Community Based dan Lokalitas-Global sehingga ruang hadir sebagai wujud dukungan ekspresi komersial dengan potensi ruang kolaborasi komunitas

    PLANETARIUM DI BANJARBARU

    Get PDF
    Astronomy is one of the oldest sciences of human civilization. In the past, our ancestors navigated the sea using the stars as navigation and the sky as a determinant of the period of cultivation. Astronomy has provided many benefits to our life up to now. Nowadays, astronomical phenomenons are associated with certain beliefs and even the public at large does not yet understand why those occurred. It is very important to socialize Astronomy to support the rapid development of science and technology, so the planetarium can be the answer, as a bridge between humans and science. The architectural problem raised in this design were "What is the design of a planetarium in Banjarbaru that is able to provide spatial experiences with different contexts/stories in each space, has an recreative-educative function, and provides a futuristic visual image with the concept of Space Walkers using the Space Simulation method?" This design was realized by using the Spatial Simulation method as a space for user interaction and the solution to problems using the concept of Space Walkers so that space is not only limited to space but is able to tell stories and provide experiences with different contexts/stories.Astronomi merupakan ilmu pengetahuan yang dianggap sebagai ilmu tertua dari peradaban manusia. Di masa lalu nenek moyang kita mengarungi laut menggunakan bintang sebagai navigasi pelayaran dan mengamati langit sebagai penentu masa bercocok tanam. Ilmu Astronomi telah banyak menyumbangkan manfaat terhadap kehidupan hingga saat ini. Di masa sekarang fenomena-fenomena Astronomi seringkali dikaitkan dengan kepercayaan-kepercayaan tertentu dan bahkan masyarakat luas belum mengerti dan memahami penyebab-penyebab terjadinya. Sangat penting memasyarakatkan ilmu Astronomi untuk menunjang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat, maka planetarium dapat menjadi jawaban sebagai jembatan antara manusia dan ilmu pengetahuan. Permasalahan arsitektural yang diangkat dalam perancangan ini adalah “Bagaimana desain Planetarium di Banjarbaru yang mampu memberikan pengalaman ruang dengan konteks/cerita yang berbeda-beda pada setiap ruangnya serta memiliki fungsi recreative-educative dan memberikan citra visual futuristic dengan konsep Space Walkers dan menggunakan metode Space Simulation?” Perancangan ini diwujudkan dengan menggunakan metode Space Simulation sebagai ruang interaksi para pengguna dan solusi permasalahan menggunakan konsep Space Walkers sehingga ruang bukan hanya sebatas ruang tapi mampu bercerita dan memberikan pengalaman dengan konteks/cerita yang berbeda-beda

    PRARANCANGAN PABRIK ASETOSAL DARI ASAM SALISILAT, ASETAT ANHIDRAT DAN KALSIUM OKSIDA DENGAN PROSES ESTERIFIKASI KAPASITAS 2.300 TON/TAHUN

    Get PDF
    Asam asetilsalisilat atau asetosal merupakan senyawa organik yang memiliki rumus kimia C9H8O4. Senyawa ini dihasilkan dari reaksi esterifikasi asam salisilat dan asetat anhidrat. Produk turunan dari asam salisilat ini digunakan dalam bidang farmasi sebagai obat analgesik, antipiretik, dan antiinflamasi. Perancangan pabrik asetosal ini direncanakan berdiri pada tahun 2026 dengan kapasitas produksi 2.300 ton/tahun. Asetosal dihasilkan dari reaksi esterifikasi antara asam salisilat dan asetat anhidrat dengan perbandingan stoikiometri tertentu bersama dengan kalsium oksida. Pembuatan asetosal diawali dengan mengumpankan asam salisilat, asetat anhidrat dan kalsium oksida masuk dan bereaksi dalam reaktor tangki berpengaduk (batch)  dengan menjaga suhu operasi 70 oC dan tekanan 1 atm, dengan panjang waktu proses reaksi 30 menit. Produk berupa slurry hasil keluaran dari reaktor masuk ke filter. Produk keluaran dari filter dialirkan ke crystallizer untuk diperoleh padatan berupa kristal, untuk memisahkan mother liquor dan kristal asetosal maka dialirkan ke centrifuge. Kristal basah dikeringkan agar didapat asam asetilsalisilat (asetosal) dalam bentuk powder dengan kemurnian 98% berat. Kristal produk hasil rotary dryer diangkut menuju ball mill untuk dihaluskan, kemudian produk dari ball mill dibawa menuju screen sehingga ukuran kristal yang dingginkan seragam. Produk akhir siap di-packing yang selanjutnya dibuat tablet pada industri farmasi. Yield dari proses ini diperkirakan mencapai 98-99%. Pabrik Asetosal berbentuk Perseroan Terbatas (PT) dengan sistem organisasi line and staff. Tenaga kerja yang dibutuhkan sebanyak 144 orang. Berdasarkan analisa ekonomi didapatkan ROI sebelum pajak sebesar 25,74 % dan ROI sesudah pajak sebesar 16,70 %. POT sebelum pajak yaitu 2,8 tahun dan POT sesudah pajak sebesar 3,7 tahun. Sehingga diperoleh BEP sebesar 42% dan SDP sebesar 22%. Berdasarkan pertimbangan hasil analisa ekonomi tersebut, maka pabrik Asetosal dengan kapasitas 2.300 ton/tahun memungkinkan untuk dilanjutkan ke tahap perancangan. Kata kunci: asetosal, asam salisilat, asetat anhidrat, kalsium oksida, esterifikas

    PRARANCANGAN BIODIESEL DARI CRUDE PALM OIL PARIT DENGAN PROSES ESTERIFIKASI DAN TRANSESTERIFIKASI KAPASITAS 24.000 TON/TAHUN

    Get PDF
    Bahan bakar minyak (BBM) merupakan salah satu kebutuhan utama masyarakat yang digunakan pada berbagai bidang kehidupan. Minyak solar bisa disebut juga Automotive Diesel Oil (ADO) merupakan bahan bakar yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan energi khususnya pada sektor transportasi, industri, pembangkit listrik dan rumah tangga. Penggunaan ADO setiap tahunnya semakin meningkat, sehingga pemerintah mengimpor dari luar negeri untuk mencukupi kebutuhan ADO. Oleh karena itu, perlu dikembangkan bahan bakar alternatif yang dapat menggantikan penggunaan ADO. Salah satunya biodiesel merupakan bahan bakar yang dapat dimanfaatkan untuk menggantikan ADO.  CPO Parit merupakan salah satu limbah yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan biodiesel. Kandungan FFA dan trigliserida pada CPO Parit direaksikan dengan metanol untuk membentuk biodiesel melalui tahap esterifikasi dan transesterifikasi. Tahap esterifikasi mereaksikan FFA-metanol menggunakan katalis H2SO4 dengan konversi 98% pada suhu 50oC dan tekanan 1 atm. Tahap transesterifikasi  mereaksikan trigliserida-metanol menggunakan katalis NaOH dengan konversi 98% pada suhu 65 oC dan tekanan 1 atm. Biodiesel B-70 yang dihasilkan sesuai dengan standar ASTM D6751 dan EN 14214.  Pemilihan CPO parit sebagai bahan baku dapat mengurangi pencemaran lingkungan serta bernilai ekonomis. Biodiesel berbahan baku CPO parit diproduksi dengan kapasitas 24.000 ton/tahun dengan 330 hari kerja dalam 1 tahun dan dioperasikan mulai tahun 2026. Lokasi pabrik direncanakan di daerah Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan dengan luas area 36.640 m2. Tenaga kerja yang dibutuhkan sebanyak 115 orang dan bentuk perusahaan Perseroan Terbatas  (PT) dengan system  organisasi garis dan staf. Berdasarkan hasil analisa ekonomi, didapat BEP sebesar 41,88% dan SDP sebesar 20,75% sehingga dapat disimpulkan bahwa pabrik ini layak untuk didirikan. Kata Kunci: bahan bakar, biodiesel, CPO parit, esterifikasi, transesterifikasi

    PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN PERMAINAN BOLA BESAR GERAK MANIPULATIF MENENDANG DAN MENGGIRING PADA PESERTA DIDIK KELAS X DI SMAN 1 MARTAPURA

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penggunaan media pembelajaran dalam pembelajaran permainan bola besar gerak manipulatif menendang dan menggiring pada peserta didik kelas X di SMAN 1 Martapura. Media yang digunakan dalam penelitian ini adalah media gambar (picture and picture). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan dilakukan dalam dua kali pertemuan observasi. Sempel dalam penelitian ini adalah kelas X MIPA 1 di SMAN 1 Martapura. Teknik pengumpulan data dengan observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan persentase. Hasil analisis data dilihat dari hasil belajar pada pertemuan observasi akhir. Dari hasil penelitian yang telah dilaksanakan, hasil pertemuan awal (observasi awal) dapat mengetahui permasalahan-permasalahan yang terjadi. Pada observasi akhir peserta didik yang mencapai ketuntasan dengan standar nilai KKM 75 berjumlah 30 orang dengan persentase 88,24% dan yang tidak mencapai standar nilai KKM berjumlah 4 orang dengan persentase 11,76%. Berdasarkan hasil analisis data diatas, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa dalam penggunaan media gambar pada proses pembelajaran permainan bola besar gerak manipulatif menendang dan menggiring dapat membantu dan meningkatkan kemampuan psikomotor dalam koordinasi gerak yang baik serta motivasi peserta didik pada kelas X di SMAN 1 Martapura dalam belajar. Dengan penggunaan media pembelajaran berupa media gambar pada proses pembelajaran permainan bola besar gerak manipulatif menendang dan menggiring di SMAN 1 Martapura dapat dinyatakan efektiv

    MINAT SISWA KELAS VIII DALAM MENGIKUTI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI DI SMP NEGERI 2 MARTAPURA

    Get PDF
    Penelitian bertujuan agar mengetahui, minat siswa kelas VIII dalam mengikuti pembelajaran pendidikan jasmani, di SMP Negeri 2 Martapura, Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa angket/kuesioner, Populasi penelitian ini adalah SMP Negeri 2 Martapura yang berjumlah 548 orang dan untuk populasi kelas VIII berjumlah 174 orang. Sampel penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 2 Martapura berjumlah 90 orang menggunakan purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah angket/kuesioner (daftar soal/pertanyaan) Hasil penelitian ini ditemukan bahwa: Minat siswa kelas VIII dalam mengikuti pembelajaran pendidikan jasmani di SMP Negeri 2 Martapura tergolong tinggi

    LEVEL PENILAIAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN PADA ASPEK KOGNITIF JENJANG SEKOLAH MENENGAH ATAS TAHUN AJARAN 2019/2020

    Get PDF
    Untuk tujuan penelitian ini ialah agar mendapatkan penilaian penjaskesrek pada aspek kognitif yang baik. Penelitian dilakukan dengan SMA yang kerjasama dengan ULM Banjarbaru dengan metode yang dipakai penelitian survei dengan cara pengumpulan datanya berupa dokumen Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Kemudian dokumen tersebut dianalisis lagi dengan instrumen lembar observasi yang telah dibuat peneliti berdasarkan persetujuan Ahli. Berdasarkan dari 2 (dua) sampel Sekolah Menengah Atas di Kota Banjarbaru yang bermitra dengan Universitas Lambung Mangkurat maka peneliti menyimpulkan bahwa pada Aspek Kognitif sampel pertama perangkat pembelajaran, pendidik menyatakan tidak membuat perangkat pembelajaran melainkan hanya mengambil melalui website random, dan website tersebut tidak dapat diakses. Maka dari itu perangkat pembelajaran yang digunakan oleh pendidik dapat diasumsikan tidak ada. Sedangkan pada sampel kedua peneliti menyimpulkan bahwa pada Aspek Kognitif hanya memuat level C1 (Mengingat) dan C6 (Mencipta) yang artinya level penilaian Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan pengalami penurunan yang seharusnya memuat level C4 (Menganalisis) dan C5 (Mengevaluasi). Secara keseluruhan, hasil dari penelitian yang telah dilakukan dengan menggunakan Dokumen Instrumen Level penilaian yang dibuat oleh Pendidik Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di Kota Banjarbaru belum sesuai dengan level penilaian

    TINGKAT KESEGARAN JASMANI PESERTA DIDIK SMP NEGERI 5 PELAIHARI USIA 13 - 15 TAHUN DITINJAU DARI LATAR BELAKANG PEKERJAAN DAN EKONOMI ORANG TUA

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini agar mengetahui tingkat kesegaran jasmani peserta didik di SMP Negeri 5 Pelaihari usia 13 - 15 tahun ditinjau dari latar belakang pekerjaan dan ekonomi orang tua. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian survei, dengan pengumpulan datanya menggunakan tes dan pengukuran. Menurut Maksum (2009: 17) “penelitian survei adalah penelitian yang mengambil sampel dari satu populasi dan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data yang pokok”. Populasi penelitian ini adalah peserta didik SMP Negeri 5 Pelaihari Kabupaten Tanah Laut yang berusia 13 - 15 tahun yang berjumlah 31 orang dari peserta didik putra sebanyak 11 orang dan peserta didik putri sebanyak 20 orang, sedangkan sampel penelitian berusia 13 - 15 tahun berjumlah 31 orang dengan teknik total sampling atau sampel jenuh. Menurut Sugiyono (2015: 60) total sampling atau sampel jenuh adalah teknik penentuan sampel bila semua anggota populasi dijadikan sampel. Hasil penelitian Sekolah Menengah Pertama Negeri 5 Pelaihari Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan disimpulkan: (1) Tingkat kesegaran jasmani peserta didik SMP Negeri 5 Pelaihari berkategori Baik Sekali (BS) 0 %, Baik (B) 0 %, Sedang (S) 19,36 %, Kurang (K) 74.19 %, Kurang Sekali (KS) 6.45 %. (2) Tingkat kesegaran jasmani dan pekerjaan orang tua 3 peserta didik atau 9,68 % dengan bekerja sebagai PNS, 10 peserta didik atau 32,26 % orang tua bekerja sebagai Pedagang, 1 peserta didik atau 3,22 % dengan orang tua bekerja sebagai pegawai swasta dan 17 peserta didik atau 54,84 % orang tua bekerja sebagai buruh/petani. (3) ekonomi orang tua, 5 peserta didik dengan latar belakang keluarga yang lebih dari Rp. 3.000.000 dengan persentase 16,13 %, 4 peserta didik dengan latar belakang ekonomi orang tua dengan rentang penghasilan Rp. 2.000.000 – Rp. 3.000.000 dengan persentase 12,90 %, 4 peserta didik dengan latar belakang ekonomi orang tua sebesar Rp. 1000.000 – Rp. 2.000.000 dengan persentase 12,90 % dan 18 peserta didik dengan latar belakang ekonomi orang tua berpenghasilan di bawah Rp. 1.000.000 dengan persentase 58,07 %

    Inventarisasi dan Identifikasi Serangga Pada Tanaman Rockmelon (Cucumis melo Var Reticulatus)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis serangga pada pertanaman rockmelon (Cucumis melo var reticulatus). Penelitian ini dikerjakan dari bulan Maret - Agustus 2020, pada fase vegetatif dan generative, Penelitian dilaksanakan di lahan pertanaman rockmelon di Daerah Jalan Aneka Tambang Kelurahan Loktabat Selatan Kota Banjarbaru. dan di Laboratorium Entomologi Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru. Dengan menggunakan metode survey eksploratif. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan perangkap lalat buah, perangkap likat kuning, pengambilan secara langsung menggunakan  tangan dan jaring serangga. Serangga yang diperoleh diletakan didalam botol koleksi yang telah berisi alkohol 70%. Hasil akhir menunjukkan serangga tertangkap di fase vegetatif  ada  216 ekor, terdiri atas 10 ordo, 10 famili. sedangkan pada fase generatif serangga yang tertangkap terdiri dari 10 ordo dan 23 famili dengan jumlah populasi serangga lebih besar yaitu 666 ekor. Status serangga yang paling dominan pada pertanaman rockmelon adalah sebagai hama, dengan persentase 56%, terdiri 7 ordo, 19 spesies serta 14 famili, serangga predator sebanyak 26%, 4 ordo, 9 spesies dan 6 famili. Polinator sebanyak 18 %, 3 ordo, 6 spesies dan 4 famili

    Ketahanan Penyakit Bercak Coklat (Helminthosporium sp.) pada Padi Beras Merah, Padi Beras Hitam, Lokal Siam, dan Unggul Ciherang

    Get PDF
    Helminthosporium sp. ialah pemicu penyakit bercak coklat pada padi. Cendawan ini memiliki inang yang luas serta gampang tersebar. Penyakit ini menyebabkan mengakibatkan kehilangan produksi mencapai 50- 91%. Pemakaian varietas tahan ialah pemecahan yang sesuai buat pengendalian penyakit ini. Riset ini bertujuan buat menguji tingkatan ketahanan padi beras merah, padi beras hitam, lokal siam serta unggul Ciherang terhadap penyakit bercak coklat, mengenali lamanya masa inkubasi serta laju infeksi cendawan Helminthosporium sp. sampai memunculkan indikasi gejala pada masing- masing padi yang diujikan. Tipe padi yang diuji merupakan padi beras merah, padi beras hitam, lokal siam serta unggul Ciherang dengan 6 ulangan, sehingga diperoleh 24 unit percobaan. Hasil riset menampilkan seluruh tipe padi uji memiliki tingkatan ketahanan yang sama ialah jenis rentan. Keseriusan penyakit pada padi beras hitam 41, 11%, padi beras merah 34, 07%, lokal siam 34, 07% serta unggul Ciherang 36, 56%. Masa inkubasi tercepat terjalin pada lokal siam, diiringi padi beras merah serta padi beras hitam ialah pada hari ke 2 inokulasi, serta masa inkubasi yang sangat lambat terjadi pada padi unggul Ciherang ialah pada hari 4 setelah inokulasi. Masing- masing varietas padi uji mempunyai tingkatan laju pertumbuhan penyakit yang berbeda-beda. Pada riset ini rata- rata laju pertumbuhan penyakit paling cepat ialah padi beras merah 0, 344 unit/ hari, padi beras hitam 0, 186 unit/ hari, lokal siam 0, 115 unit/ hari serta unggul Ciherang 0, 141 unit/ hari.Helminthosporium sp. is the cause of brown spot disease in rice. This fungus has a wide host and is easily spread. This disease causes a loss of production reaching 50-91%. The use of resistant varieties is an appropriate solution for controlling this disease. This research aims to test the resistance level of red rice, black rice, local Siamese and superior Ciherang to brown spot disease, identify the length of incubation period and the infection rate of the fungus Helminthosporium sp. until it gives rise to indications of symptoms in each of the rice tested. The types of rice tested were brown rice, black rice, local Siamese and superior Ciherang with 6 replications, in order to obtain 24 experimental units. The results of the research show that all types of tested rice have the same level of resistance, namely susceptible types. The seriousness of the disease in black rice was 41, 11%, brown rice 34, 07%, local Siamese 34, 07% and superior Ciherang 36, 56%. The fastest incubation period occurred in local Siamese, accompanied by brown rice and black rice, on day 2 of inoculation, and the slowest incubation period for superior Ciherang rice was on day 4 after inoculation. Each test rice variety has a different rate of disease growth rate. In this study, the fastest average disease growth rate was red rice 0.344 units/day, black rice 0.186 units/day, local Siam 0.115 units/day and Ciherang 0.141 units/day

    1,406

    full texts

    1,492

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇