Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM)
Not a member yet
1492 research outputs found
Sort by
PENGEMBANGAN ALAT EVALUASI BERBASIS HOTS UNTUK MENGUKUR KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK PADA MATERI STATISTIKA KELAS VIII BERBANTUAN APLIKASI QUIZIZZ
Kurikulum 2013 dirancang dengan pendalaman dan perluasan materi yang sesuai agar peserta didik memiliki kemampuan berpikir kritis dan analisis sesuai dengan standar internasional. Peserta didik perlu dibekali kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS) sebagai salah satu langkah dalam membiasakan berpikir kritis. Inovasi pembelajaran juga diperlukan untuk memenuhi tujuan tersebut. Penggunaan aplikasi berbasis game dapat menjadi salah satu alternatif inovasi dalam menunjang pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan alat evaluasi berbasis HOTS berbantuan quizizz yang valid dan praktis serta dapat digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas VIII. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu Research and Development dengan model 4D. Intrumen penelitian berupa validasi dilakukan oleh dua orang ahli, serta penilaian kepraktisan dilakukan oleh 22 peserta didik kelas VIII MTsN 3 Barito Kuala. Hasil validasi alat evaluasi yang dikembangkan memenuhi kriteria valid dan hasil kepraktisan memenuhi kriteria sangat praktis. Alat evaluasi yang dikembangkan berupa satu paket soal sebanyak 10 soal pilihan ganda yang memenuhi 3 indikator kemampuan berpikir kritis yaitu menganalisis argumen, menginduksi dan mempertimbangkan hasil induksi, serta menentukan tindakan. Jadi, dihasilkan alat evaluasi berbasis HOTS untuk mengukur kemampuan berpikir kritis peserta didik pada materi statistika kelas VIII berbantuan aplikasi quizizz yang valid dan praktis
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) INTERAKTIF BERBASIS HOTS PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR BERBANTUKAN POWERPOINT ISPRING
Pembelajaran tidak lepas dari adanya perangkat pembelajaran yang disiapkan guru. Perangkat pembelajaran ini salah satunya adalah LKPD. Pada penerapan secara umum kebanyakan guru menggunakan LKPD yang bersifat konvensional yang mana LKPD ini membuat peserta didik kurang aktif dalam pembelajaran. Salah satu cara mengatasi hal tersebut adalah melalui pengembangan LKPD yang memiliki sifat interaktif. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menghasilkan (LKPD) interaktif berbasis HOTS pada materi bangun ruang sisi datar berbantukan PowerPoint Ispring yang valid dan praktis. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model pengembangan 4D yang dilakukan sampai tahap ketiga yaitu define, design, dan develop dengan subjek penelitian yaitu peserta didik kelas VIII SMP Dhammasoka Banjarmasin yang berjumlah 13 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar validasi dan lembar angket untuk peserta didik. Validasi dilakukan oleh dua orang validator dan diperoleh rata-rata seluruh aspek sebesar 4,17 dengan kategori valid. Pada uji coba kelompok kecil hasil skor nilai kepraktisan sebesar 90,77% dengan kategori sangat praktis. Dengan demikian, berdasarkan hasil penelitian didapat bahwa (LKPD) interaktif berbasis HOTS pada materi bangun ruang sisi datar berbantukan PowerPoint Ispring yang dikembangkan merupakan (LKPD) yang valid, praktis
PENGEMBANGAN E-MODUL SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL KONTEKS LINGKUNGAN LAHAN BASAH UNTUK MELATIHKAN PEMAHAMAN MATEMATIS SISWA
Tujuan penelitian ini yaitu (1) mengetahui proses pengembangan e-modul materi sistem persamaan linear dua variabel dengan konteks lingkungan lahan basah (2) mengetahui efektivitas e-modul materi sistem persamaan linear dua variabel dengan konteks lingkungan lahan basah dalam melatih pemahaman siswa. Penelitian ini dilakukan dengan metode Research and Development (R&D) berdasarkan model dari ADDIE. Tahap yang dilakukan yaitu tahap analisis (analysis), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (depelopment), tahap implentasi (implementation), dan tahap evaluasi (evaluation). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah angket siswa dan guru, dokumentasi, wawancara, lembar validasi, serta tes. Validasi dilakukan oleh 3 orang validator. Uji kepraktisan dilakukan kepada 12 siswa dan uji keefektivan dilakukan kepada 28 siswa. Berdasarkan angket yang diisi validator, dapat disimpulkan e-modul sangat valid karena diperoleh skor rata-rata yaitu 86,39%. Berdasarkan uji coba, e-modul dikatakan efektif, karena siswa yang memperoleh nilai lebih dari atau sama dengan KKM mencapai 80%, serta respon siswa terhadap e-modul adalah sangat baik dengan skor 85,93%. Berdasarkan hal yang telah diuraikan, maka dengan demikian kriteria kevalidan dan keefektifan e-modul sistem persamaan linear dua variabel dengan konteks lingkungan lahan basah ini dapat dikatakan tercapai
STATUS KUALITAS AIR DI SEKITARAN SUNGAI GUNUNG BATU DI KECAMATAN BATI-BATI KABUPATEN TANAH LAUT PROVINSI KALIMANTAN SELATAN: WATER QUALITY STATUS AROUND THE GUNUNG BATU RIVER IN BATI-BATI DISTRICT, TANAH LAUT REGENCY, SOUTH KALIMANTAN PROVINCE
ungai Gunung Batu di Kecamatan Bati-Bati Kabupaten Tanah Laut Provinsi Kalimantan Selatan merupakan aliran air yang berada di daerah PT. Bridgestone Kalimantan Plantation perusahaan ini merupakan industri yang bergerak dibidang pengolahan karet dan memproduksi barang setengah jadi.
Proses pengolahan karet sendiri selain menghasilkan produk juga menghasilkan limbah buangan seperti pencemaran udara, limbah padat dan limbah cair. Pembuangan limbah cair diperairan akan menimbulkan dampak negatif bagi ekosistem dan masyarakat yang tinggal di daerah aliran sungai selain itu juga mempengaruhi kondisi kelayakan air untuk kegiatan perikanan. Untuk mengetahui status mutu air maka dilakukan pengambilan sampel dengan parameter Fisika dan Kimia yaitu : Suhu, Kecerahan, DO (Oksigen Terlarut), pH (Derajat Keasaman), Nitrat (NO3), Fosfat (PO4) dan Amonia (NH3). Analisis data dengan menggunakan metode STORET.
Hasil Penelitian menunjukkan bahwa terdapat parameter yang sudah melewati dan belum mencapai batas baku mutu yaitu parameter pH (7,51-4,51), NO3 (20,7-0,1) dan PO4 ( 2,44-0,09) hasil ini didapat menurut Peraturan Pemerintah No 82 Tahun 2001. Sedangkan hasil analisis dengan menggunakan metode STORET yaitu pada stasiun 1 (-28), stasiun 2 (-16) dan stasiun 3 (-22) hasil ini menunjukan aliran sungai gunung batu kecamatan bati-bati masuk kedalam katagori kelas C yaitu Tercemar Sedang
Gunung Batu River Flow in Bati-Bati District, Tanah Laut Regency, South Kalimantan Province, is a water flow in the area of PT. Bridgestone Kalimantan Plantation is a company engaged in rubber processing and producing semi-finished goods. In addition to producing rubber products, the rubber processing process itself also produces waste products such as air pollution, solid waste and liquid waste. Disposal of liquid waste in water will have a negative impact on ecosystems and people living in watersheds while also affecting the condition of water worthiness for fisheries activities. To find out the status of water quality, samples were taken with Physics and Chemical parameters, namely: Temperature, Brightness, DO (Dissolved Oxygen), pH (Acidity), Nitrate (NO3), Phosphate (PO4) and Ammonia (NH3). Data analysis using the STORET method. The results showed that there are parameters that have passed and have not yet reached the quality standard, namely pH (7.51-4.51), NO3 (20.7-0.1) and PO4 (2.44-0.09) results this was obtained according to Government Regulation No. 82 of 2001. While the results of the analysis using the STORET method are at station 1 (-28), station 2 (-16) and station 3 (-22) these results indicate the flow of the mountain river of Batu batu sub-district of bati-bati into the category C class that is Medium Contaminated
KERAGAAN ORGANISME PLANKTON DI SUNGAI RIAM KANAN KECAMATAN KARANG INTAN KABUPATEN BANJAR PROVINSI KALIMANTAN SELATAN: THE SACREDNESS OF PLANKTON ORGANISMS IN THE RIAM KANAN RIVER KARANG INTAN SUB-DISTRICT BANJAR REGENCY PROVINCE OF SOUTH KALIMANTAN
Perairan pada umumnya terdapat berbagai macam organisme yang hidup didalamnya, salah satunya yaitu plankton. Plankton merupakan hewan yang hidup di air bentuknya berukuran mikroskopis dan hidupnya melayang mengikuti arus. Penelitian ini dilakukan di Sungai Riam Kanan dalam kurun waktu 5 bulan, yang bertujuan untuk mengetahui jenis plankton, tingkat kesuburan perairan berdasarkan kelimpahan plankton dan kondisi kualitas air di Sungai Riam Kanan pada lokasi stasiun yang berbeda peruntukannya. Lokasi penelitian terbagi 3 yaitu perkebunan/tambang pasir, pariwisata dan permukiman. Pengambilan sampel plankton dilakukan secara Periodical Sampling sebanyak 3 kali dengan interval waktu 7 hari. Pengukuran parameter insitu meliputi, suhu, DO, pH, kecerahan dan arus. Pengukuran eksitu meliputi nitrat, fosfat dan analisis plankton. Fitoplankton yang ditemukan di Sungai Riam Kanan terdiri dari 7 Filum Bacillariophyta, Euglenophycota, Ochrophyta, Chlorophyta, Cyanobacteria, Charophyta, Ciliophora, dan zooplankton terdiri dari 2 filum yaitu Arthropoda, Rotifera. Dari hasil skor perhitungan Indeks Kesuburan Plankton bahwa Sungai Riam Kanan termasuk kedalam kategori dengan tingkat kesuburan yang sedang. Lokasi stasiun 3 (permukiman) cenderung memiliki kualitas perairan yang cukup baik untuk mendukung pertumbuhan plankton.
Water in general there are various organisms that live in it, one of which is plankton. Plankton are animals that live in microscopic-sized water and their lives drift along the current. This research was conducted in the Riam Kanan River within 5 months, which aims to find out the type of plankton, the fertility rate of the waters based on the abundance of plankton and water quality conditions in the Riam Kanan River at different station locations. The research site is divided into 3 namely plantations/ sand mines, tourism and settlements. Plankton sampling is conducted periodically sampling 3 times with a time interval of 7 days. Measurements of insitu parameters include, temperature, DO, pH, brightness and current. Measurements include nitrates, phosphate and plankton analysis. Phytoplankton found in the Riam Kanan River consist of 7 Phylum Bacillariophyta, Euglenophycota, Ochrophyta, Chlorophyta, Cyanobacteria, Charophyta, Ciliophora,and zooplankton consisting of 2 phylums namely Arthropoda, Rotifera. From the results of the calculation score of Plankton Fertility Index that the Riam Kanan River belongs to the category with a moderate fertility rate. Station location 3 (settlement) tends to have good water quality to support plankton growth
STRUKTUR KOMUNITAS MAKROZOOBENTHOS DI BEBERAPA KAWASAN YANG BERBEDA DI KELURAHAN SUNGAI PARING KECAMATAN MARTAPURA KABUPATEN BANJAR PROVINSI KALIMANTAN SELATAN: MACROZOOBENTHOS COMMUNITY STRUCTURE IN DIFFERENT AREAS IN SUNGAI PARING VILLAGE, MARTAPURA DISTRICT, BANJAR DISTRICT, SOUTH KALIMANTAN PROVINCE
Ekosistem air tawar memiliki kepentingan yang sangat penting karena memiliki sumber yang paling dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan manusia salah satunya perairan sungai. Perairan Sungai Paring yang terletak di kecamatan Martapura kabupaten banjar digunakan sebagai pemasok air oleh masyarakat yang bermukim disekitaran aliran air. Adanya aktivitas masyarakat disekitar perairan sehingga dapat menimbulkan permasalah-permasalahan yang mengganggu keseimbangan perairan terutama organisme Makrozoobenthos. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas makrozoobenthos & pengaruh parameter pendukung kualitas air terhadap makrozoobenthos. Berdasarkan perhitungan makrozoobenthos struktur komunitas Indeks keanekaragaman (H’) pada Stasiun I dengan kategori rendah, Stasiun II & III kategori sedang. Indeks Keseragaman (E) pada stasiun I rendah sampai dengan sedang, pada Stasiun II & III kategori tinggi dan Indeks Dominasi (C) pada Stasiun I menunjukkan ada yang mendominasi yaitu Tubifex sp, sedangkan Stasiun II & III tidak ada yang mendominasi. Berdasarkan Analisis Regresi Linier Sederhana menunjukkan adanya hubungan antara keanekaragaman makrozoobenthos dengan kualitas air ketiga Stasiun pada variabel BOD menunjukkan hubungan yang sangat kuat sedangkan variabel DO menunjukkan hubungan yang sangat rendah.
Freshwater ecosystems have very important interests because they have the most needed sources to meet human needs, one of which is river waters. The waters of the Paring River, which is located in the Martapura sub-district, Banjar Regency, are used as a water supplier by the people who live around the water flow. There are community activities around the waters that can cause problems that disturb the balance of waters, especially macrozoobenthos organisms. This study aims to determine the community structure of macrozoobenthos and the effect of parameters supporting water quality on macrozoobenthos. Based on the calculation of macrozoobenthos community structure diversity index (H') at Station I with low category, Stations II & III medium category. The Uniformity Index (E) at Station I was low to moderate, at Stations II & III the high category and the Dominance Index (C) at Station I showed that one dominated, namely Tubifex sp, while Stations II & III did not dominate. Based on the Simple Linear Regression Analysis, it shows that there is a relationship between macrozoobenthos diversity and water quality for the three stations, the BOD variable shows a very strong relationship, while the DO variable shows a very low relationship
PEMANFAATAN WAKTU LUANG DILUAR JAM SEKOLAH PADA PESERTA DIDIK SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI DI KABUPATEN TAPIN
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pemanfaatan waktu luang di luar jam sekolah pada peserta didik Sekolah Menengah Pertama Negeri di Kabupaten Tapin. Jenis penelitian ini adalah survey menggunakan metode ex-post facto. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas 7,8,9 di 7 SMPN yang berada di Kabupaten Tapin. Sample dalam penelitian sebanyak 585 peserta didik dengan teknik sampling purposive. Kriteria dalam penentuan sample dalam penelitian ini adalah yang mengisi angket sejumlah 585 peserta didik karena mempertimbangkan situasi dan kondisi saat penelitian berlangsung, keterbatasan perangkat android yang dimiliki peserta didik, durasi penelitian, jarak tempat penelitian dan menyesuaikan jadwal di sekolah tempat penelitian. Berdasarkan dari data hasil penelitian dan pembahasan dari bab terdahulu pemanfaatan waktu luang peserta didik diluar jam sekolah di 7 sekolah SMPN di Kabupaten Tapin
ANALISIS KEBUGARAN JASMMANI DARI ASPEK FREKUENSI AKTIVITAS FISIK PADA PESERTA DIDIK SMPN 1 MEKARSARI KABUPATENN BATOLA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kebugaran jasmani dari aspek frekuansi aktivitas fisik pada peserta didik SMPN 1 Merakarsari Kabupaten Barito Kuala. Metode peneliatian ini adalah penelitian yang berbentuk kuantitatif deskriptif yang di lakukan dengan test dan angket/kuisioner. Peserta didik SMPN 1 Mekarsari sebanyak 80 peserta didik, diantaranya 41 peserta didik laki-laki dan 39 peserta perempuan dengan usia 13-15 tahun.teknik pengumpulan data menggunakan sampel purposive sampling
HASIL GUNA PENILAIAN PADA PEMBELAJARA PJOK DI SMPN 1 BANJARBARU
Pada penelitian ini peneliti memiliki tujuan untuk mengetahui hasil guna penilaian pada pembelajaran PJOK hanya sampai dengan rapot atau di arah kan ke prestasi pada peserta didik di SMPN 1 Banjarbaru. Penelitian ini menggunakan penelitian kuanlitatif dengan metode ex post facto Sampel dari penelitian adalah guru PJOK di SMP Negeri 1 Banjarbaru sebanyak 4 orang. Pada penelitian ini peneliti menggunakan analisis data yaitu statistic deskriptif yang disajikan dalam presentasi. Teknik Sampel yang digunakan Sampling Purposive dengan pertimbangan SMPN 1 merupakan sekolah favorit di Banjarbaru. Pada penelitian ini maka didapatkan hasil guna atau manfaat penilaian hasil belajar pada mata pelajaran PJOK di SMPN 1 Kota Banjarbaru bahwa tidak terlaksananya atau tidak ada tindak lanjut ke arah prestasi bagi siswa yang mendapatkan penilaian bagus dalam pembelajaran PJOK
PERANCANGAN FASILITAS KAMPUNG WISATA DI SUNGAI JINGAH BANJARMASIN
Banjarmasin holds rich history and culture along its riversides which is supposedly to be conserved. Regarding this, the Department of Tourism of Banjarmasin City created a program Called Kota Pusaka and are willing to develop Sungai Jingah’s riverside settlement to become a Tourism Village. In this work of planning the writer applies Infill Design method to synthesize designs corresponding the surrounding houses, whether it would be matching or given the context of nowadays technology and materials. Infill Design also allows for contrasting designs to be formed. The purpose of applying Infill Design method is to add the functions of tourism into the existing settlement. The results are that the area able to be built on are empy sites and sites with broken down houses. The mass shapes for matching and compatible buildings and elements are gable roof or stepped-up roof. The mass shapes for contrasting buildings and elements are composed of transformed shapes with folds and rolls.Banjarmasin memiliki sejarah dan budaya yang begitu kaya di sepanjang tepian sungainya. Hendaknya hal tersebut terus dilestarikan. Menanggapi demikian, Dinas Pariwisata Kota Banjarmasin membuat program Kota Pusaka dan berniat membenahi kawasan tepian sungai untuk menjadi Kampung Wisata. Pada perancangan ini penulis menerapkan metode Infill Design untuk mendapatkan rancangan yang menyerupai bangunan sekitar baik sama persis maupun dengan penambahan konteks teknologi dan material zaman sekarang. Selain itu penerapan Infill Design juga membolehkan penulis mendapatkan rancangan yang bersifat kontras terhadap bangunan sekitar. Tujuan penerapan Infill Design adalah untuk menambahkan fungsi wisata pada permukiman di Sungai Jingah dengan tetap mempertahankan identitas kawasan.Hasil yang didapat adalah area yang dapat dibangun fasilitas wisata adalah tanah kosong ataupun bangunan yang sudah usang. Bentukan bangunan matching dan compatible menggunakan bentuk atap pelana atau berundak. Bentukan bangunan contrasting akan menggunakan bentuk-bentuk hasil transformasi dengan adanya lipatan atau gulungan pada gubahan massanya